P. 1
Proses Datangnya Jepang Ke Indonesia

Proses Datangnya Jepang Ke Indonesia

5.0

|Views: 3,254|Likes:

More info:

Published by: Fauzi Akbar Al-Qaddafi on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

 Proses Datangnya Jepang Ke Indonesia

Awal mula ekspansi Jepang ke Indonesia didasari oleh kebutuhan Jepang akan minyak bumi untuk keperluan perang. Menipisnya persediaan minyak bumi yang dimiliki oleh Jepang untuk keperluan perang ditambah pula tekanan dari pihak Amerika yang melarang ekspor minyak bumi ke Jepang. Langkah ini kemudian diikuti oleh Inggris dan Belanda. Keadaan ini akhirnya mendorong Jepang mencari sumber minyak buminya sendiri. Pada tanggal 1 Maret 1942, sebelum matahari terbit, Jepang mulai mendarat di tiga tempat di Pulau Jawa, yaitu di Banten, Indramayu, dan Rembang, masing-masing dengan kekuatan lebih kurang satu divisi. Pada awalnya, misi utama pendaratan Jepang adalah mencari bahan-bahan keperluan perang. Pendaratan ini nyatanya disambut dengan antusias oleh rakyat Indonesia. Kedatangan Jepang memberi harapan baru bagi rakyat Indonesia yang saat itu telah menaruh kebencian terhadap pihak Belanda. Tidak adanya dukungan terhadap perang gerilya yang dilakukan oleh Belanda dalam mempertahankan Pulau Jawa ikut memudahkan pendaratan tentara Jepang. Melalui Indramayu, dengan cepat Jepang berhasil merebut pangkalan udara Kalijati untuk dipersiapkan sebagai pangkaan pesawat. Hingga akhirnya tanggal 9 Maret tahun Showa 17, upacara serah terima kekuasaan dilakukan antara tentara Jepang dan Belanda di Kalijati. Sikap Jepang pada awal kedatangannya semakin menarik simpati rakyat Indonesia. Dan kemenangan Jepang atas perang Pasifik digembor-gemborkan sebagai kemenangan bersama, yaitu kemenangan bangsa Asia. Saat tentara Jepang hendak mendarat di Indonesia, Pemerintah Jepang mengeluarkan slogan-slogan : ”India untuk orang India, Birma untuk orang Birma, Siam untuk orang Siam, Indonesia untuk orang Indonesia.” Jepang juga memberikan janji kemerdekaan “Indonesia shorai dokuritsu”, dan membiarkan bendera Indonesia dikibarkan. Bahkan sebelum Jepang mendarat di Pulau Jawa, siaran Tokyo sering menyiarkan lagu kebangsaan Indonesia. Tindakan lain yang dilakukan oleh Jepang adalah melakukan pelarangan terhadap penggunaan bahasa Belanda. Sejak itulah bahasa Indonesia ikut berkembang dengan pesat. KESIMPULAN : 1. Jepang telah berhasil menghancurkan pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941; 2. 3. Negeri-negeri induk (Inggris, Perancis, dan Belanda) sedang menghadapi peperangan di Eropa melawan Jerman; Bangsa-bangsa di Asia sangat percaya dengan semboyan Jepang (Jepang pemimpin Asia, Jepang cahaya Asia, dan Jepang pelindung Asia) sehingga tidak memberi perlawanan. Bahkan, kehadiran Balatentara Jepang disambut dengan suka cita karena Jepang dianggap sebagai „saudara tua‟ yang akan membebaskan bangsa-bangsa Asia dari belenggu penjajahan negara-negara Barat. Secara resmi Jepang telah menguasai Indonesia sejak tanggal 8 Maret 1942, ketika Panglima Tertinggi Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat di Kalijati, Bandung,. Jepang tanpa banyak menemui perlawanan yang berarti berhasil menduduki Indonesia. Bahkan, bangsa Indonesia menyambut kedatangan balatentara Jepang dengan perasaan senang, perasaan gembira karena akan membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan bangsa Belanda. Sebenarnya, semboyan Gerakan 3A dan pengakuan sebagai „saudara tua‟ yang disampaikan Jepang merupakan tipu muslihat agar bangsa Indonesia dapat menerima kedatangan Balatentara Jepang. Pada awalnya, kedatangan pasukan Jepang disambut dengan hangat oleh bangsa Indonesia. Namun dalam kenyataannya, Jepang tidak jauh berbeda dengan negara imperialis lainnya. Jepang termasuk negara imperialis baru, seperti Jerman dan Italia. Sebagai negara imperialis baru, Jepang membutuhkan bahan-bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan industrinya dan pasar bagi barang-barang industrinya. Oleh karena itu, daerah jajahan menjadi sangat penting artinya bagi kemajuan industri Jepang. Apalah arti kemajuan industri apabila tidak didukung dengan bahan mentah (baku) yang cukup dengan harga yang murah dan pasar barang hasil industri yang luas. Dengan demikian, jelas bahwa tujuan kedatangan Balatentara Jepang ke Indonesia adalah untuk menanamkan kekuasaannya, untuk menjajah Indonesia. Artinya, semboyan Gerakan 3A dan pengakuan sebagai „saudara tua‟ merupakan semboyan yang penuh kepalsuan. Hal itu dapat dibuktikan dari beberapa kenyataan yang terjadi selama pendudukan Balatentara Jepang di Indonesia. Bahkan, perlakuan pasukan Jepang lebih kejam sehingga bangsa Indonesia mengalami kesengsaraan. Sumber-sumber ekonomi dikontrol secara ketat oleh pasukan Jepang untuk kepentingan peperangan dan industri Jepang, melalui berbagai cara berikut: a. Tidak sedikit para pemuda yang ditangkap dan dijadikan romusha. Romusha adalah tenaga kerja paksa yang diambil dari para pemuda dan petani untuk bekerja paksa pada proyek-proyek yang

Created By Fauzi Akbar Setiko

sampai akhir tahun 1940. bahwa Amerika Serikat.274 pesawat tempur. Namun tiga kapal induk Amerika selamat. sisa kekuatan Angkatan Laut yang mereka miliki. Admiral Isoroku Yamamoto. Admiral Chuichi Nagumo memimpin armada yang ditugaskan menyerang Pearl Harbor. mengembangkan strategi perang yang sangat berani. tanggal 7 Desember 1941. Kongres Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang. Tanggal 8 Desember 1941. Sedangkan kekuatan kedua. akan menyerang secara mendadak basis Armada Pasifik Amerika Serikat di Pearl Harbor di kepulauan Hawaii. Banyak rakyat kita yang meninggal ketika menjalankan romusha. 18 kapal penjelajah berat. 4 kapal pengangkut perlengkapan. Kekuatan yang dikerahkan ke Asia Tenggara adalah 11 Divisi Infantri yang didukung oleh 7 resimen tank serta 795 pesawat tempur. termasuk Indonesia. Hari minggu pagi tanggal 7 Desember 1941. yang sangat mereka butuhkan. Bulan Oktober 1941. karena umumnya mereka menderita kelaparan dan berbagai penyakit. Sebenarnya. 11 kapal perusak serta lebih dari 1. Jawa dirancang sebagai pusat penyediaan bagi seluruh operasi militer di Asia Tenggara. Inggris dan Belanda harus dihadapi sekaligus. namun sejak pertengahan tahun 1941 mereka melihat. terutama minyak bumi. Kekuatan pertama. 360 pesawat terbang yang terdiri dari pembom pembawa torpedo serta sejumlah pesawat tempur diberangkatkan dalam dua gelombang. guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya. baik untuk industri di Jepang. Hewan peliharaan penduduk dirampas secara paksa untuk dipotong guna memenuhi kebutuhan konsumsi perang. 3. Lebih dari 2. Jenderal Hideki Tojo menggantikan Konoe sebagai Perdana Menteri Jepang. c. Perang Pasifik ini berpengaruh besar terhadap gerakan kemerdekaan negara-negara di Asia Timur. 65 kapal selam serta 2. yang akan dilanjutkan ke Jawa. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hndia-Belanda adalah untuk menguasai sumber-sumber alam.dikembangkan pemerintah pendudukan Jepang. pimpinan militer Jepang tidak menghendaki melawan beberapa negara sekaligus. dan Sumatera sebagai sumber minyak utama. 20 kapal penjelajah ringan. 2. Para petani diawasi secara ketat dan hasil-hasil pertanian harus diserahkan kepada pemerintah Balatentara Jepang. Seluruh operasi direncanakan selesai dalam 150 hari. yaitu 6 kapal induk.140 lainnya luka-luka. 112 kapal perusak. mendukung Angkatan Darat dalam Operasi Selatan. 2 kapal perang. 4. Pengeboman Pearl Harbor ini berhasil menenggelamkan dua kapal perang besar serta merusak 6 kapal perang lain. Seluruh potensi Angkatan Laut Jepang mencakup 6 kapal induk (pengangkut pesawat tempur).400 pesawat tempur. Selain itu pemboman Jepang tesebut juga menghancurkan 180 pesawat tempur Amerika. maupun untuk keperluan perang. apabila mereka ingin menguasai sumber daya alam di Asia Tenggara.330 serdadu Amerika tewas dan lebih dari 1. Panglima Angkatan Laut Jepang. karena pada saat itu tidak berada di Pearl Harbor.  Sepak Terjang Jepang di Indonesia Organisasi Yang di Prakarsai Jepang       Pembela Tanah Air Gakukotai Heiho Seinendan Fujinkai Putera (Peta) (Laskar Pelajar) (Barisan Cadangan Prajurit) (Barisan Pemuda) (Barisan Wanita) (Pusat Tenaga Rakyat) Created By Fauzi Akbar Setiko .  Latar Belakang Jepang Menduduki Indonesia 1. yaitu penyerangan atas Filipina dan Malaya/Singapura. Apalagi setelah Amerika melancarkan embargo minyak bumi. yaitu mengerahkan seluruh kekuatan armadanya untuk dua operasi besar. 10 kapal perang. b.

diboncengi NICA (Netherland Indies Civil Administration . 2 Jepang mengendalikan seluruh organisasi nasional. seperti faktor kelangkaan dan profesionalitas seseorang. terdapat pergeseran struktur pekerjaan dan angkatan kerja. Menurut Sekutu sebagai pihak yang memenangkan Perang Dunia II. Misalnya. bahwa negara-negara sekutu bersepakat untuk mengembalikan wilayah-wilayah yang kini diduduki Jepang pada pemilik koloninya masing-masing bila Jepang berhasil diusir dari daerah pendudukannya. Dampak Pendudukan Jepang Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Bangsa Indonesia Aspek Politik Kebijakan pertama yang dilakukan Dai Nippon (pemerintah militer Jepang) adalah melarang semua rapat dan kegiatan politik. Akibatnya. tentara sekutu tiba di Jakarta. Sebaliknya. orang yang berpendidikan rendah ditempatkan pada strata bawah. dikeluarkan peraturan yang membubarkan semua organisasi politik dan semua bentuk perkumpulan. Pada tanggal 8 September 1942 dikeluarkan UU no. orang yang berpendidikan tinggi sangat dihargai oleh masyarakat industri. Namun saat ini. Di perkotaan. Kehadiran tentara sekutu ini.pemerintahan sipil Hindia Belanda) yang dipimpin oleh Dr Hubertus J van Mook. Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Industri Modern Saat ini. industrialisasi modern tentu membawa dampak yang jauh lebih luas daripada industrialisasi pada masa Kolonial Belanda. Tentara Australia diberi tanggung jawab terhadap Kalimantan dan Indonesia bagian Timur. yaitu jasa konsultan. Angkatan kerja juga mengalami pergeseran. Jepang cahaya dan Jepang pelindung Asia) Melancarkan simpati lewat pendidikan berbentuk beasiswa pelajar. Lord Mountbatten sebagai Komandan Tertinggi Sekutu di Asia Tenggara adalah orang yang diserahi tanggung jawab kekuasaan atas Sumatra dan Jawa. Aceh. Pada 23 Agustus 1945 tentara Belanda mendarat di Sabang. advokasi. Melancarkan politik dumping Created By Fauzi Akbar Setiko . ia didampingi Dr Charles van der Plas. penentuan kelas sosial tidak lagi hanya ditentukan oleh aspek ekonomi semata. Dahulu. tetapi juga ditentukan oleh aspek lain.    Jawa Hokokai Keibodan Jibakutai Kempetai (Barisan Pembantu Polisi) (Pasukan Berani Mati) (Barisan Polisi Rahasia) Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Jepang Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang menempatkan golongan bumiputera di atas golongan Eropa maupun golongan Timur Asing. sekarang muncul jenis-jenis pekerjaan baru yang dahulu tidak ada. Sesuai dengan perjanjian Wina pada tahun 1942. kecuali Jepang. Berdasarkan hal tersebut. Hal ini disebabkan oleh masyarakat industri yang memang sangat mengahrgai kreativitas yang mampu memberi nilai tambah dalam pekerjaan. Pada tanggal 20 Maret 1942. dan lembaga bantuan hokum. Jepangpun melakukan propaganda untuk menarik simpati bangsa Indonesia dengan cara:       Menganggap Jepang sebagai saudara tua bangsa Asia (Hakko Ichiu) Melancarkan semboyan 3A (Jepang pemimpin. Selain itu. wakil Belanda pada Sekutu. Hal ini disebabkan oleh Jepang ingin yang mengambil hati rakyat Indonesia untuk membantu mereka dalam perang Asia Timur Raya. 15 September 1945. kaum perempuan telah berperan di segala bidang pekerjaan. terutama dalam hal gender. Menarik simpati umat Islam untuk pergi Haji Menarik simpati organisasi Islam MIAI. tenaga kerja sangat dimonopoli kaum laki-laki.

pabrik. Maluku dan Irian Jaya dibawah kekuasaan armada selatan kedua dengan pusatnya di Makassar. Jepang menyita seluruh hasil perkebunan. Contoh Jawa menjadi 17 daerah. Soekarno. Pembatasan teh. yang membawahi Kalimantan. M. Nusa Tenggara. Penerapan sistem Autarki (daerah yang harus memenuhi kebutuhan sendiri dan kebutuhan perang). dan Meinsefu (daerah yang diperintah Angkatan Laut) 3 daerah. Menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki (memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang). Pembentukan Angkatan Darat/Rikuyun. karena tidak langsung berkaitan dengan kebutuhan perang. Banyak lahan pertanian yang terbengkelai akibat titik berat kebijakan difokuskan pada ekonomi dan industri perang. membawahi Jawa dan Madura dengan Batavia sebagai pusat dan dikenal dengan tentara ke enam belas dipimpin oleh Hitoshi Imamura. Sistem ini diterapkan di setiap wilayah ekonomi. Bank dan perusahaan penting. Maluku dan Irian dengan pusatnya Ujung Pandang (Makasar) yang dikenal dengan Armada Selatan ke dua dengan nama Minseifu dipimpin Laksamana Maeda. Anda akan menemukan bagaimana praktek eksploitasi ekonomi dan sosial yang dilakukan Jepang terhadap bangsa Indonesia dan Anda bisa membandingkan dampak ekonomi dan sosial dengan dampak politis dan birokrasi. kopi. Sumatera 3 daerah. pemaksaan menanam pohon jarak dan kapas pada lahan pertanian dan perkebunan merusak tanah. Selain kebijakan politik di atas. Hatta serta Sutan Syahrir. Jawa Hokokai (Himpunan kebaktian Jawa) merupakan organisasi sentral dan terdiri dari berbagai macam profesi (dokter. kebaktian wanita pusat dan perusahaan). kopi dan tembakau. karet. dengan cara membebaskan tokoh tersebut dari penahanan Belanda. Jepang juga melakukan berbagai tindakan nyata berupa pembentukan badan-badan kerjasama seperti berikut:   Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dengan tujuan membujuk kaum Nasionalis sekuler dan intelektual agar menyerahkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada Jepang. Drs. Mengajak untuk bergabung tokoh-tokoh perjuangan Nasional seperti: Ir. yang membawahi Sumatera dengan pusat Bukit Tinggi (Sumatera Barat) yang dikenal dengan tentara ke dua puluh lima dipimpin oleh Jendral Tanabe. Pengawasan tersebut diterapkan pada penggunaan dan peredaran sisa-sisa persediaan barang. Aspek Ekonomi dan Sosial Pada kedua aspek ini. Hal ini jelas amat menyengsarakan rakyat baik fisik maupun material. Sulawesi. Konsekuensinya tugas rakyat beserta semua kekayaan dikorbankan untuk kepentingan perang. pemerintah Militer Jepang juga melakukan perubahan dalam birokrasi pemerintahan. pendidik. Selain propaganda. Monopoli tebu dan gula. diantaranya adalah pembentukan organisasi pemerintahan di tingkat pusat dengan membentuk Departemen dan pembentukan Cou Sang In/dewan penasehat. Untuk mempermudah pengawasan dibentuk tiga pemerintahan militer yakni:    Pembentukan Angkatan Darat/Gunseibu. Setelah penyerahan kekuasaan dari Belanda kepada Jepang di Kalijati maka seluruh daerah Hindia Belanda menjadi 3 daerah pemerintahan militer:    Daerah bagian tengan meliputi Jawa dan Madura dikuasai oleh tentara keenambelas denagn kantor pusat di Batavia (Jakarta). tebu dan sekaligus memonopoli penjualannya. Pengendalian harga untuk mencegah meningkatnya harga barang. Kondisi tersebut menyebabkan produksi pangan menurun dan kelaparan serta kemiskinan meningkat drastis. Daerah bagian Timur meliputi Kalimantan. Daerah bagian Barat meliputi Sumatera dengan kantor pusat di Bukittinggi dikuasai oleh tentara keduapuluhlima. Untuk kedudukan pemerintahan militer sementara khusus Asia Tenggara berpusat di Dalat/Vietnam. Nusantara. Jepang menerapkan sistem pengawasan ekonomi secara ketat dengan sanksi pelanggaran yang sangat berat. Hal-hal yang diberlakukan dalam sistem pengaturan ekonomi pemerintah Jepang adalah sebagai berikut:  Kegiatan ekonomi diarahkan untuk kepentingan perang maka seluruh potensi sumber daya alam dan bahan mentah digunakan untuk industri yang mendukung mesin perang. Pembentukan Angkatan Laut/Kaigun.   Created By Fauzi Akbar Setiko . Pengawasan perkebunan teh. Sulawesi.

kondisi politis dan militer Jepang mulai terdesak. sehingga mau tak mau ikut mendukung semangat nasionalisme Indonesia. Kondisi tersebut diperparah dengan jatuhnya Guadalacanal yang merupakan basis kekuatan Jepang di Pasifik (Agustus 1943). ada beberapa kebijakan pemerintah pendudukan Jepang yang memberikan dampak positif. Akan tetapi tidak semuanya itu benar. Pengakuan Jepang ini mengukuhkan posisi para pemimpin nasional Indonesia dan memberikan mereka kesempatan memimpin rakyatnya. Hal ini disebabkan karena situasi di medan pertempuran (Asia – Pasifik) semakin menyulitkan Jepang. Mendirikan sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun. Bisa Anda bayangkan bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan bangsa Indonesia pada masa Jepang (bahkan rakyat dipaksa makan makanan hewan seperti keladi gatal. bekicot. SMP 9 tahun. Mulai dari pukulan Sekutu pada pertempuran laut di Midway (Juni 1942) dan sekitar Laut Karang (Agustus ‟42 – Februari 1943). sehingga tuntutan akan kebutuhan bahan-bahan perang makin meningkat. selain itu hampir tidak adanya tantangan yang berarti kepada Belanda sebelumnya. gizi rendah. Dalam masanya yang singkat itu. Sistem ini menyebabkan kehidupan rakyat semakin sulit. Dampak Positif dan Negatif Pendudukan Jepang di Indonesia Masa Pendudukan Jepang di Indonesia adalah masa yang sangat berpengaruh bagi perkembangan Indonesia. Situasi di atas membuat Jepang melakukan konsolidasi kekuatan dengan menghimpun kekuatan dari kalangan pemuda dan pelajar Indonesia sebagai tenaga potensial yang akan diikutsertakn dalam pertempuran menghadapi Sekutu. Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia. Dari sini muncullah ide Pancasila. Jepang semakin intensif mendidik dan melatih pemuda-pemuda Indonesia di bidang militer. 30% untuk lumbung desa dan 40% menjadi hak pemiliknya. misalnya perubahan namaBatavia menjadi Jakarta. umbiumbian). dan SLTA Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu rukun tetangga (RT) atau Tonarigumi Diperkenalkan suatu sistem baru bagi pertanian yaitu line system (sistem pengaturan bercocok tanam secara efisien) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan. serta instansi resmi pemerintah. Anda akan memahami bahwa badan-badan militer yang dibuat Jepang semata-mata karena kondisi militer Jepang yang semakin terdesak dalam perang Pasifik. Aspek Kehidupan Militer Pada aspek militer ini. gairah kerja menurun. kekurangan pangan. Memasuki tahun kedua pendudukannya (1943). Jepang mendekati pemimpin nasional Indonesia seperti Sukarno dengan harapan agar Sukarno mau membantu Jepang memobilisasi rakyat Indonesia. Jepang mendukung semangat anti-Belanda. Pada umumnya kebanyakan beranggapan masa pendudukan Jepang adalah masa-masa yang kelam dan penuh penderitaan. Untuk mengatasinya pemerintah Jepang mengadakan kampanye penyerahan bahan pangan dan barang secara besar-besaran melalui Jawa Hokokai dan Nagyo Kumiai (koperasi pertanian). penyakit mewabah melanda hampir di setiap desa di pulau Jawa salah satunya: Wonosobo (Jateng) angka kematian 53. Jepang membawa dampak yang positif dan juga membawa dampak yang negatif bagi bangsa Indonesia pada umumnya. Dibentuknya BPUPKI dan PPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.7%. terutama dalam pembentukan nasionalisme Indonesia dan pelatihan militer bagi pemuda Indonesia. rakyat dibebankan menyerahkan bahan makanan 30% untuk pemerintah.       Created By Fauzi Akbar Setiko . Dampak Positif Pendudukan Jepang Tidak banyak yang mengetahui tentang dampak positifnya Jepang menduduki Indonesia. Ada pun dampak positif yang dapat dihadirkan antara lain :   Diperbolehkannya bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa komunikasi nasional dan menyebabkan bahasa Indonesia mengukuhkan diri sebagai bahasa nasional. Antara lain menolak pengaruh-pengaruh Belanda. Dampak dari kondisi tersebut.Pada tahun 1944. Dalam bidang ekonomi didirikannya kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama.7% dan untuk Purworejo(Jateng) angka kematian mencapai 224.

menangkap. Akibatnya beras dan berbagai bahan pangan petani dirampas Jepang sehingga banyak rakyat yang menderita kelaparan. Namun oleh pemuda hal ini dijadikan modal untuk berperang yang dikemudian hari digunakan untuk menghadapi kembalinya pemerintah kolonial Belanda. Namun Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah. Hal ini karena dicetaknnya uang pendudukan secara besar-besaran sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.     Created By Fauzi Akbar Setiko . Jepang juga membawa dampak negatif yang luar biasa antara lain :  Penghapusan semua organisasi politik dan pranata sosial warisan Hindia Belanda yang sebenarnya banyak diantaranya yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Terjadinya kekacauan situasi dan kondisi keamanan yang parah seperti maraknya perampokan. Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio pada tanggal 10 Agustus 1945. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang menuju kehancuran tetapi Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.           Upaya Jepang Menarik Simpati Bangsa Indonesia   Kaisar Jepang Berjanji Kepada Bangsa Indonesia Akan Diberikan Kemerdekaan. Saat Soekarno. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI. sosial. 15 Agustus . Pelarangan terhadap buku-buku berbahasa Belanda dan Inggris yang menyebabkan pendidikan yang lebih tinggi terasa mustahil. Ini menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya.Jepang menyerah kepada Sekutu. Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat. semuanya dibawah pengawasan Jepang. Pembatasan pers sehingga tidak ada pers yang independen. pangan. Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan ke Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan. Dalam pendidikan dikenalkannya sistem Nipon-sentris dan diperkenalkannya kegiatan upacara dalam sekolah. Kebijakan fasis pemerintah militer Jepang yang menyebar polisi khusus dan intelijen di kalangan rakyat sehingga menimbulkan ketakutan. sebuah bom atom dijatuhkan ke dua kota di Jepang. Jepang dengan terprogram melatih dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi kepentingan Jepang pada awalnya.  Dampak Negatif Pendudukan Jepang Selain dampak positifnya tadi diatas. dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar. di Indonesia. Pada 6 Agustus 1945. logam. bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. mobilisasi rakyat Indonesia (terutama warga Jawa) untuk kerja paksa dalam kondisi yang tidak manusiawi. dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang. Pada 9 Agustus 1945 Soekarno. dan kesejahteraan warga. bahkan menghukum mati siapa saja yang dicurigai atau dituduh sebagai mata-mata atau anti-Jepang tanpa proses pegadilan. dan minyak demi kepentingan perang. Pemerintah Jepang bebas melanggar hak asasi manusia dengan menginterogasi. ekonomi. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Belanda. Krisis ekonomi yang sangat parah.BPUPKI berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). 7 Agustus . Kebijakan self sufficiency (kawasan mandiri) yang menyebabkan terputusnya hubungan ekonomi antar daerah. Romusha. pemerkosaan dan lain-lain. Banyak guru-guru yang dipekerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang menyebabkan kemunduran standar pendidikan secara tajam. Penghimpunan segala sumber daya seperti sandang. Sementara itu. Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air pada tanggal 14 Agustus1945. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

termasuk Chaerul Saleh. dan tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan. Beberapa hari sebelumnya. Soekarno. mulai bertugas pada 31 Agustus. 23 Agustus . Jawa Tengah. Badan Keamanan Rakyat. bertemu dengan Jenderal Moichiro Yamamoto dan bermalam di kediaman Laksamana Muda Maeda Tadashi. mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang. Maluku. Pemerintahan Republik Indonesia yang baru. Republik Indonesia yang baru lahir ini terdiri 8 provinsi: Sumatra. Pada 22 Agustus Jepang mengumumkan mereka menyerah di depan umum di Jakarta. Jawa Barat. dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno dan Hatta. Malam harinya. 18 Agustus . yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran. kelompok muda radikal. Jawa Timur. apa pun risikonya. beberapa batalion PETA telah diberitahu untuk membubarkan diri. 29 Agustus . Kalimantan. Di sini. Mengetahui bahwa proklamasi tanpa pertumbahan darah telah tidak mungkin lagi. dihilangkan dari mukadimah konstitusi yang baru. Hatta dan anggota PPKI lainnya malam itu juga rapat dan menyiapkan teks Proklamasi yang kemudian dibacakan pada pagi hari tanggal 17 Agustus 1945. dan Sunda Kecil. angkatan bersenjata Indonesia yang pertama mulai dibentuk dari bekas anggota PETA dan Heiho.Soekarno mengirimkan pesan radio pertama ke seluruh negeri Indonesia. Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Soekarno dan Hatta secara resmi diangkat menjadi Presiden dan Wakil Presiden. PPKI kemudian berubah nama menjadi KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat). dan membawanya ke Rengasdengklok. KNIP ini adalah lembaga sementara yang bertugas sampai pemilu dilaksanakan. ditetapkan sebagai UUD 45.  Pasca-Kemerdekaan      Created By Fauzi Akbar Setiko . Tentara Pembela Tanah Air. Piagam Jakarta yang memasukkan kata "Islam" di dalam sila Pancasila. Adam Malik juga mengirim pesan singkat pengumuman Proklamasi ke luar negeri. Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Banyak anggota kelompok ini yang belum mendengar tentang kemerdekaan. Kabinet Presidensial.Rancangan konstitusi bentukan PPKI yang telah diumumkan pada 18 Agustus.PPKI membentuk sebuah pemerintahan sementara dengan Soekarno sebagai Presiden dan Hatta sebagai Wakil Presiden. Jepang melucuti senjata mereka dan membubarkan PETA Dan Heiho. Dari komunikasi antara Hatta dan tangan kanan komandan Jepang di Jawa ini. Sulawesi. dan rakyat Jakarta mengorganisasi pertahanan di kediaman Soekarno. Selebaran kemudian dibagi-bagikan berisi tentang pengumuman proklamasi kemerdekaan.    Para pemuda pejuang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->