P. 1
Analisis Situasi Dancow

Analisis Situasi Dancow

|Views: 387|Likes:
Published by dwinta_mentari

More info:

Published by: dwinta_mentari on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2014

pdf

text

original

Analisis Situasi Di Indonesia saat ini terdapat banyak merek susu bubuk yang beredar di pasaran, dimana masing

-masing menawarkan berbagai keunggulan. Di antara berbagai merek susuk bubuk tersebut yang paling berhasil merebut hati konsumen susu Indonesia, alias market leader ialah Nestle dengan merk Dancow. Berdasarkan hasil riset MARS Indonesia di 7 kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Denpasar) dan termuat dalam “Indonesian Consumer Profile 2008”, susu Dancow menguasai 48,1% market share. Angka ini kendati lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 72,7%, namun susu Dancow tetap memimpin pasar susu bubuk di dalam negeri.1 Meski Dancow tetap menjadi market leader susu bubuk anak-anak, namun demikian penurunan angka market share yang terjadi cukup mengkhawatirkan, yakni 24,6%. Oleh karena itu, Nestle Dancow berusaha untuk kembali memperbaiki angka market share, melalui berbagai program salah satunya ialah dengan program CSR (Corporate Social Resposibility). Sementara itu, dalam mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) atau Tujuan Pembangunan Milenium, pemerintah mendorong swasta untuk dapat

memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mencapai MDGs. Namun, kepedulian sektor swasta terhadap isu gizi masih terbilang minim. Umumya, hanya perusahaan swasta yang bergerak di bidang kesehatan saja, yang biasanya memiliki program CSR untuk memerangi gizi buruk di Indonesia. Untuk itulah, Nestle Dancow sebagai salah satu perusahan susu terbesar di Indonesia memilih turut mengambil peran dalam upaya memperbaiki gizi anak-anak Indonesia yang merupakan aset berharga bagi keberlangsungan bangsa Indonesia. Kami sadar bahwa salah satu komponen penting untuk mendorong kemajuan bangsa dalam mencapai perbaikan kualitas kesehatan anak diperlukan perbaikan gizi serta peningkatan pengetahuan tentang gizi. Problema gizi di Indonesia masih menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia dan membutuhkan perhatian bersama. Maka dari itu

1

http://swa.co.id/updates/dancow-tetap-piimpin-pasar-susu-bubuk

yakni di atas 30 persen.Sekolah. dan daya tangkap anak pada saat sekolah. Di Indonesia. sekitar 44. GS dirumuskan oleh Departemen Kesehatan tahun 1995. hidup bersih. Salah satu solusi untuk menangani masalah gizi adalah dengan menerapkan Gizi Seimbang (GS). secara nasional. malnutrisi yang terjadi pada usia sekolah memengaruhi kesehatan. Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi Tirta Prawita Sari mengatakan.program “Cinta Dancow Untuk Jawa Timur” ini kami wujudkan sebagai bentuk nyata kepedulian kami dalam menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang sehat. Hasil yang mirip ditemui pada kelompok praremaja dan remaja. prevalensi anak pendek dengan usia 6-18 tahun masih tinggi. ditandai dengan diluncurkannya 13 pesan dasar GS dan logo Tumpeng Gizi Seimbang sebagai suatu bentuk edukasi gizi nasional yang dilakukan secara serempak. dan usia remaja (16-18 tahun). Contohnya.com/read/2011/01/25/0416225/Gizi. aktivitas dan pengendalian berat badan.kompas.Anak. akan berkontribusi terhadap menurunnya prestasi belajar anak. Jika dibiarkan. usia praremaja (13-15 tahun). GS adalah anjuran makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan gizi secara umum dengan prinsip: beragam.4 persen anak umur 7-12 tahun konsumsi energinya kurang dari 70 persen berdasarkan tabel angka kecukupan gizi.co. Salah satu penyebab malnutrisi pada anak usia sekolah ialah kurangnya asupan energi dan protein.sarihusada.2 Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2010.Usia. Adapun 59.id/ina/news-detail/9209042012153413/pemenuhan-kebutuhan-gizi-mikrotantangan-terbesar-gizi-anak-masa-kini/ .7 persen anak usia itu konsumsi proteinnya kurang dari 80 persen berdasarkan tabel angka kecukupan gizi. masalah kekurangan konsumsi energi dan protein terutama terjadi pada anak usia sekolah (6-12 tahun).Memprihati nkan 2 http://www. kebugaran. Prevalensi anak pendek juga ikut mencerminkan adanya riwayat kurang gizi. http://health. Selain itu. cerdas dan berkualitas.

" tegasnya. kebutuhan energi dan proteinnya meningkat lagi menjadi masing-masing sebesar 2. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr.9 persen. Gizi kurang maupun gizi lebih. Ketika memasuki umur 7-9 tahun. Senin (2/5/2011). "Selain masalah gizi kurang. Apabila 'gizi salah' semacam ini dibiarkan tanpa penanganan sistematis dan terencana. Selanjutnya.Sejauh ini. kini sebagian anak sekolah pun menderita gizi lebih. Zainal berpendapat. bayi dan balita. membeberkan.550 kkal dan 39 gram.5 persen dari 220 anak yang diteliti di lima SD di wilayah DKI Jakarta mengkonsumsi kalori di bawah 1800 kkal. Padahal menurut angka kecukupan gizi (AKG) rata-rata yang dianjurkan perorang untuk perhari anak usia enam tahun. maka akan berdampak bagi kesehatan. "Masih jarang yang memperhatikan masalah gizi anak sekolah. ahli gizi dari Universitas Indonesia. kebutuhan energi dan proteinnya berturut-turut sebesar 1.050 kkal dan 50 gram.Jakarta . fokus pembangunan kesehatan Indonesia lebih ditujukan pada ibu hamil. Jakarta Pusat. Saptawati Bardosono. keduanya merupakan gizi salah." imbuh Pendiri Yayasan Gerakan Masyrakat Sadar Gizi (YGMSG) itu. terangnya. Hal ini tentu akan berkontribusi pada menurunnya prestasi belajar anak di sekolah yang pada gilirannya akan menghambat pembentukan karakter bangsa. Gizi seimbang adalah susunan menu sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. 36/2009 tentang Kesehatan disebutkan. menunjukan adanya permasalahan gizi kronis pada anak usia sekolah. dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan. . "Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Dr. dan berat badan ideal. 94. kebugaran dan kecerdasannya. Pada Undang-undang No. MHKes.3 persen. Sedangkan pada anak perempuan usia sekolah 10. Angka ini menurut dr. kebutuhan energi dan proteinnya meningkat menjadi masing-masing sebesar 1800 kkal dan 45 gram. hidup bersih. Zaenal. secara eksplisit mengenai ‘gizi seimbang’ di dalam program perbaikan gizi nasional. aktivitas fisik. angka prevalensi kurus secara nasional pada anak laki-laki usia sekolah (6-14 tahun) adalah 13. ketika berumur 10 tahun." urainya di usai sosialisasi masalah gizi di SDN 02 Menteng. Zaenal Abidin. maka dari itu kita mendirikan Yayasan. Padahal. sebab ada suatu rangkaian dari proses panjang yang kemungkinan sudah diidap anak sekolah ketika masih usia balita. masalah 'salah gizi' pada anak usia sekolah tak kalah penting.

termasuk aspek kebersihan (makanan. sebenarnya potensi pasar susu anak masih sangat besar di Indonesia. bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara Asiapun masih cukup rendah. jumlah balita di Jawa Timur tahun 2009 tercatat 3. dan Nestle dengan merk andalan Dancow merasa mampu untuk memperluas pasaran yang nantinya akan bermanfaat pada peningkatan market share Nestle Dancow sendiri. anak. Zainal yang juga Ketua Umum terpilih PB IDI dan baru bertugas 2012 mendatang.co.marketing.co. peralatan makan. namun merupakan bagian penting dari investasi pembangunan bangsa. Data dari Dinkes Provinsi Jawa Timur.today. mengingat tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia yang belum tinggi." tegas dr.7 %. namun juga tetap memberi manfaat pada masyarakat sekitar dengan program CSR yang akan dilakukan. dst) dan aspek keamanan. masalah gizi ternyata bukanlah masalah kesehatan semata. yang mengalami Gizi buruk 2. Mulai dari susu untuk bayi. agar tidak kehilangan sebagian maknanya.3 Oleh karena itu. Kondisi Sosial itulah yang kemudian memberikan inspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Timur untuk mendesain kebijakan perbaikan Gizi kedalam sebuah produk legislasi berupa Peraturan Daerah Tentang Perbaikan Gizi di Jawa Timur. cuci tangan.Tingginya keadaan gizi buruk juga sangat terasa di Provinsi Jawa Timur. Ketertinggalan ini menyeluruh di semua kategori umur. hingga dewasa. hususnya Balita.id/2010/04/01/susu-bernutrisi-harga-terjangkau/ . http://www. "Gizi seimbang pun harus dibarengi aspek sehat.027. 3 http://www. masih belum ada yang menonjol dalam tingkat konsumsinya.id/read/2011/05/02/29137/anak_indonesia_usia_sekolah_masuk_giz i_kronis Tidak hanya itu.298.

pengambil keputusan dalam pembelian. guna menunjang kesehatan dan berpengaruh penting dalam menentukan kualitas pendidikan.Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) perbaikan gizi bagi anak-anak usia sekolah penting. Dancow cukup memuaskan. Dancow masih teratas karena berhasil menancapkan mereknya kuat-kuat di benak masyarakat. Apa pun alasannya. . Kepuasan pelanggan lebih pada perannya sebagai decider dan buyer. dengan munculnya pesaing-pesaing baru. Setidaknya di mata para orang tua. bukan user-nya (anak-anak). Himawan melihat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->