P. 1
Sakit Perut Bagian Kanan - Pleno

Sakit Perut Bagian Kanan - Pleno

|Views: 688|Likes:

More info:

Published by: Gandhis Apri Widhayanti on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/30/2015

pdf

text

original

Sakit perut bagian kanan

Kelompok 9 Tutor Dr.dr.Tjahaja Haerani S.Msc.SpParK

• Yuli Triretno • Mutiara Sartika S • Galuh Ajeng Laraswati • Gandhis Apri Widhayanti • Bunga Kartika Yunus

Sakitnya bersifat mendadak.Skenario !!! Seorang laki-laki 35 tahun. Kata Kunci !!! •Laki-laki 35 tahun •Sakit perut kanan dan menjalar ke bawah •Sakitnya mendadak •Mual tapi tidak muntah •Tidak ada demam . Penderita merasa mual tapi tidak muntah. tidak ada demam. datang ke RS dengan keluhan sakit di daerah perut kanan dan menjalar ke bawah 5 jam yang lalu.

Jelaskan Struktur Anatomi pada Abdomen! 3. Jelaskan Penyakit apa saja dengan Gejala Klinis sakit perut dibagian kanan dan kiri! 5.Mengapa sakit bersifat mendadak dan adakah hubungan antara waktu (frekuensi) timbulnya rasa sakit pada skenario? 6. Differensial Diagnosis: Batu Ginjal 10. Apa saja jenis batu saluran kemih dan bagaimanakah proses pembentukan batu?. Mengapa penderita merasa mual tapi tidak sampai muntah serta tidak ada demam dan adakah hubungan antara keluhan utama dan gejala pada skenario? 7. Differensial Diagnosis: Batu Ureter 9. 8.1. Jelaskan patomekanisme sakit perut sebelah kanan dan faktor penyebab sakit sebelah kanan! 2. Differensial Diagnosis: Apendiksitis Usus Buntu . Jelaskan penjalaran sakit pada skenario! 4.

2. Lumbal kiri 7. Epigastrik 1. Ilium kiri . Ilium kanan 9. Hipogastrik 6.Hipokhondria k kiri 4. Lumbal kanan 8.Hipokhondr iak kanan 5. Pusar (umbilikus ) 3.

ginjal. jejunum. pankreas. transversum bag.Ileum. uterina. Colon Duodenum. Lobus kiri hati. uterus. colon ovarium. Colon bag. tuba gland. tuba ureter. Caput Colon ileum. supra renal Supra desc. ureter. Ginjal. . vesica descendens bag. Kantung empedu. BAWAH Cecum.atas.superior. colon tranversum bag. QUADRANT KIRI BAWAH Prox. uterina. Spleen.QUADRANT KANAN QUADRANT KIRI ATAS ATAS lobus kanan hati. colon ascenden.dan cauda Appendix. sebagian lambung.kanan. ovarium. QUADRANT KANAN sebagian lambung. corpussigmoid. uterus. Ascending colon vesica urinaria urinaria.kiri .

adalah pankreas dalam sebuah lekukan usus terhubung dikelilingi umbilicus ileokdik yaitu di : rongga badan.tubuh/sebagai alkali. di kananhalus dan dimulai yang usus di suatu daerah a. besar) terpisah dan nyata.dengan Bersangkutan membentuk getah tulang delapan organ beserta : sebagai sampaiadalah a. dibuat tersimpan di dalamnya distal. depannya. Protein diubah menjadi pekat. Tempat halus kelenjer di b. insulin → mengubah gula pepton. dari katup danluar dilindungi Hati Secara pada illeum serta Fungsi esophagus adalah Fungsi exokrine sebelah permukaan bawah bagian kolon menanjak besar. c. sebuah meter panjang setengah kantong ventrikulus Lambung atau berbentuk di bagian teratas dalam saluran yang menghubungkan strukturnya sangat mirip terong dan merupakan yang Usus buntu atau sekum dalam keadaan hidup. sampai di besar. kelompok kecil sel getah empedu. garam dan Absorpsi aktif berperan khususnya enzim immunoglobulin Fungsilambung : makanan sekresi dan c. Hati juga mengubah asam darah menjadi gula otot amino menjadi glukosa. elektrolit.centimeter. pankreas dan yang dalam berisi secara air. e.(suatu kekebalan tubuh) Fungsi endokrine adalah : dan darah. terletak di terletak kelenjar sekat darimembranbawah diafragma. c. c. terdapat kelompoksebagai tempat persediaan khime dari terbesar dalam b.Usus berupa suatu kantong Ususronggaadalah sambungan besar abdomen di sebelah antara rongga kantung mulut dengan adalah berotot. apendiks adalah menjadi beberapa bagian yang terlindung di belakang iga-iga a.b. b. Getah empedu yang d. . mengenai Yeyenumrawannya. sebagian usus besar kira-kira satu: Fungsi lambung. Hati sementara. Sekresi musin oleh adalah diantara mengabsorpsi mana memiliki/berisi kelenjar mencernamerupakanpankreas makanan dan alvedi bekerja dia. Mencampur makanan. Mendorong yang jelas ke matabolisme.sebelah bawah imunologik Duodenum Fungsi metabolismedua belas dan usus besar tubuh. duodenum adalahpengantar Defekasi (pembuangan air epitelium makanan b. fungsi Panjangnya : setengah meter. Melunakkan makanan. terbesar Fungsi ususpenyimpanan a. Panjang Lambung terletak di sebelah tempat menyalurkan makanan dari sisa oleh iga-iga. hati dibagi sekretori lobulanya. Menghasilkan hormon buangan dan bahan racun.isi kimia lambung selulosa.Usus halus adalah tabung Hati adalah kelenjer terbesar Kandung empedu adalah yangPankreas adalah kelenjar kira-kira sekitar dua di dalam tubuh yang terletak majemuk bertandan. Usus dilaksanakan oleh sel halus usus pinggiran dapat adalah atas kiri abdomen. Fungsi lambung. a. d. makanan. Kandung empedupabrik dalam lapisan dalam. ke hati. Penyiapanlimfoid. d.Hati mengubah zat c. Letaknya halus dengan di bawah ludah. b.pengaruhnya atas empedu Ileum kangdung Fungsiglukosa.

.

daerah urinaria dapat disebut kira-kira 13.7-16. Uretra kandung kemih dan -Dinding pars membranosa dekat kandung kemih ureter. letaknya d muskuler berbentuk ke kepalan tangan pubis luar. seukuran menyalurkan air kemihsilinder buah pir (kendi). suplai saraf. Ekskresi bahan buangan disini hanya sebagai saluran bagian dalam) dan kelebihan garam. Tunika terletak keseimbangan asam basa di sebelahLapisan 4. Mengatur keseimbangan 3.7 cm di Uretra karet.2 cm. cairan limfatik. ginjal menuju kandung kemih. ekskresi . 3. panjangnya(lapisan berotot).maksimum sekitar 1. Tunika b.2. Uretra pada wanita 2. seperti urinaria ini berbentuk saluran -Organ yg berfungsi Ureter adalah suatu -Beratnya 150 gr.dari: (terdapat spinchter terdiri berjalan dari hilus ginjal Fungsi ginjal adalah : urethra 1. menghantarkan urin dari belakang simfisis yang -Sisi medial merupakan Pada laki-laki panjangnya didalam rongga panggul. Lapisan externa) menuju kandung kemih.7-6. Mengaturkira-kira 3. diluar yang berpangkal pada vesika penampung urine rongga peritoneum. air. spt vena renalis. atas vagina (antara darah. muskularis konsentrasi garam dalam darah dan Sphincter urethra submukosa. sebelah luar (peritoneum). a.sekitar Vesika lekukan yang Panjang ureter adalah Hilum tempat lewatnya arteri terdiri dari: dengan diameter mengembang dan mengempis 20-30 cm danbalonpars Prostatica 1. dan 2. (lapisan dan urethra clitorisdan vagina) mukosa c.Ginjal Urethra -Terletak pada dinding sbgi Merupakan saluran sempit -Vesika urinaria bekerja posterior abdomen. Uretra pars spongiosa.

Sumbatan oleh batu Peregangan parenkim Spasme dan hiperperistaltik otot halus kalises Rangsang nervus L1 dan L2 (ureter) Penyampaian rangsang nyeri Medulla oblongata N.Sphlancnicus Medula spinalis Batu di ureter Nyeri (btk memanjang ke bawah) Menjalar ke bawah .

Kata kunci Laki laki 35 tahun Sakit di daerah perut kanan Menjalar sampai ke bawah Sakitnya bersifat mendadak Merasa mual tapi tidak sampai muntah Tidak ada demam BATU URETER + + + + + BATU GINJAL + + _ + + APENDIXITI S + _ _ + + + + .

2. Teori Teori Teori Teori Teori supersaturasi/kristalisasi nukleasi/adanya nidus tidak adanya inhibitor epitaksi kombinasi .1. 3. 5. 4.

Kristal Sistin Kristal Asam Urat Kalsium Oksalat Fosfat Amorf Urat Amorf Kalsium Karbonat Kristal Struvite Kristal Brushite .

halus. radiopak.radiolusen.Tipe Kalsium Oksalat Frekuensi 70% Faktor Predisposisi Hiperkalsemia : Hiperparatiroidisme primer Neoplasma metastasis pd tlg Hiperkalsiuria idiopatik Hiperoksaluria : Herediter Penyakit usus (ileitis Crohn) Diet kaya sayuran hijau.keras permukaan halus. radiopak.multipel. n sistin= radiopak xantin= radiolusen .kecil pH berapapu spt lilin. abu” putih. Sebagia n besar kasus timbul pada pasien dgn kadar as. xantinuria Kekuningan.besar dan soliter. umumnya Proteus spp. multipel. Kuning-coklat:kecil. atau tidak rata.urat serum normal Bersifat basa Lunak.bulat. mengisi sistem pelviokalises. keras. Batu Fosfat 15% Infeksi sal kemih oleh bakteri pemecah urea. n bulat. kopi tanpa kafein Asupan vit C tinggi Keracunan etilen glikol pH urine Morfologi Batu berukuran kesil pH berapapu (<5mm).lunak.sering kali multipel.mungkin licin. Asam urat 10% Bersifat asam Batu sistin dan xantin Jarang Sstinuria.

BATU URETER Gejala •Nyeri hebat (kolik). Nyeri ini dapat menjalar hingga ke perut bagian depan. dan sampai ke kemaluan Mendadak •Batu sblh distal  nyeri pada saat kencing atau sering kencing •Mual •Muntah •Demam Gejala BATU GINJAL APPENDIKSITIS Gejala •Nyeri pada pinggang •nyeri pada saat kencing atau sering kencing •Mual •Muntah •Lemah •Lesu -nyeri/ tanda tdk enak d umbilikus  bergeser k kanan . daerah inguinal.anoreksia -Mual -Muntah -Lemah -Demam . perut sebelah bawah.

•dunia rata-rata terdapat 1 – 12 % penduduk menderita batu ureter  Epidemiologi •tinggi pada negara maju daripada Negara berkembang •paling sering ditemukan pada usia 20 sampai 40 tahun •paling sering ditemukan pada usia 20 sampai 40 tahun . Cacing . Etiologi •Idiopatik •gangguan aliran kemih •gangguan metabolisme •Dehidrasi •benda asing •jaringan mati (nekrosis papil) •infeksi saluran kemih oleh mikroorganisme bisa membuat urease (proteus mirabilis)  Etiologi •-Idiopatik •gangguan aliran kemih •gangguan metabolisme •Dehidrasi •benda asing  Etiologi: -Infeksi bakteri .lympoid -Peny.obstruksi lumen apendiks fekalit .benda asing dalam tubuh  Epidemiologi •Pria > wanita •Menyerang semua orang •negara maju lebih banyak dijumpai penyakit batu ureter karena pengaruh status gizi dan aktivitas. •dunia rata-rata terdapat 1 – 12 % penduduk menderita batu ureter  Epidemiologi •Pria > wanita •Menyerang semua orang •negara maju lebih banyak dijumpai penyakit batu ureter karena pengaruh status gizi dan aktivitas.hiperplasia jar.

PNL (Percutaneous Nephro Litholapaxy) apendiksitis Medika mentosa .Pembedahan laparoskopi 6. Pielolitotomi 6. Istirahat 2.Antibiotik Nonmedika mentosa -menjaga imunitas tubuh -Apendektomi P E N A T A L A K S A N A A N Medika mentosa Hiperurikosuri: •Alopurinol 3 x 100 mg •potassium sitrat Hipositraturi: • potassium sitrat Hiperkalsiuri: •natrium selulosa fosfat Batu sistin: •D-penicillamine Obat alternatif: •Analgesik: NSAID. Opiat •Antispasmodik Non medika mentosa 1. Diet: rendah protein Rendah garam 4. Banyak minum 3. Opiat •Antispasmodik Non medika mentosa 1.ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsi) 5. Istirahat 2.Batu Ureter Batu Ginjal Medika mentosa Hiperurikosuri: •Alopurinol 3 x 100 mg •potassium sitrat Hipositraturi: • potassium sitrat Hiperkalsiuri: •natrium selulosa fosfat Batu sistin: •D-penicillamine Obat alternatif: •Analgesik: NSAID. Banyak minum 3.ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsi) 5. Diet: rendah protein Rendah garam 4. PNL (Percutaneous Nephro Litholapaxy) .

menghindari dehidrasi 2.menghindari dehidrasi 2. Rendah protein  memacu eksresi kalsium urine  suasana urine lebih asam 2.diet untuk mengurangi kadar zat pembentuk batu 3. apendiksitis -Sering makan makanan berserat dan menjaga kebersihan -makan makanan yang meliputi sayuran segar dan buah -1. Rendah oksalat 3. Rendah garam • mengurangi kekambuhan : 1. Rendah protein  memacu eksresi kalsium urine  suasana urine lebih asam 2. pemberian medikamentosa • mengurangi kekambuhan : 1. Batu ginjal •pencegahan pembentukan batu tergantung kepada komposisi batu yang ditemukan pada penderita.Batu Ureter •pencegahan pembentukan batu tergantung kepada komposisi batu yang ditemukan pada penderita. pemberian medikamentosa 1. Rendah oksalat 3.diet untuk mengurangi kadar zat pembentuk batu 3. Rendah garam .

KOMPLIKASI -hidronefrosis -Infeksi saluran kemih -Gagal ginjal KOMPLIKASI -hidronefrosis -Infeksi saluran kemih -Gagal ginjal KOMPLIKASI .perforasi .8% .peritonitis . Secara umum angka kematian pasien apendiks akut adalah 0.Bila ditangani dengan baik.2-0.abses apendiks PROGNOSIS -baik jika batu batu dapat dihancurkan atau dikeluarkan dari ureter PROGNOSIS -baik jika batu batu dapat dihancurkan atau dikeluarkan dari ginjal PROGNOSIS . prognosis apendiks adalah baik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->