IDHOFAH

َِ َ ِ ‫الضافة‬
Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah ..................... Dosen Pengampu: Dullah............

Disusun Oleh: BAMBANG SU PICEK NIM : 010000022

\

JURUSAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM (PMI) FAKULTAS DAKWAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2010

.... .......................................................................................................... ................ BAB I ................ ....................................................................................................................................................................................... Daftar Isi............. Pengertian dan Jenis-Jenis Idhofah................... ........................... Kandungan Idhofah....... .................................................DAFTAR ISI BAB I Pendahuluan............. BAB II Pembahasan.......................... Struktur dan Syarat-syarat Idofah.......................................... Hukum-hukum Idhofah........... BAB III Penutup............................................................................

sosiologisnya dan yang tentunya aspek gramatikal sebagai bagian integral dari kajian bahasa. bahasa Arab adalah bahasa kesaksian Negara yang sejarahnya berumur 13 abad. dan fashah (kefasihan/kejelasan) yang merujuk kepada mereka. Ilmu nahwu sebagai bagian terpenting dalam kajian bahasa arab telah mengalami alur sejarah yang panjang. Dengan bahasa arab yang jelas. Itu karena i’rab. Fulan (yaitu menjelaskannya. Secara umum. Hal ini bukan tidak lain karena bahasa arab itu sendiri merupakan medium yang syah dan telah ditentukan oleh Allah SWT. Masnion. gagasan. Sebagaimana Ia telah menyampaikan pada ayat As-Syura ayat 192-195 yang artinya : ”Dan sesungguhnya al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. i’rab adalah ibanah (menjelaskan) dan ifshah (ekspresi). maupun keadaan. seorang ahli bahasa dari prancis bahwa bahasa Arab adalah bahasa kesadaran dan kesaksian.PENDAHULUAN Dalam diskursus bahasa yang panjang pada alur tertentu ia merupakan perwujudan dari sistem untuk mewakili benda. tindakan. bayan (kejelasan). Adapun kondifikasi bahasa arab secara sistematis diawali pada masa kholifah Ali bin Abi Thalib yakni atas perintahnya Abul Aswad Ad-Duali mulai menyusun kaidah-kaidah bahasa arab. Pada segi fungsi studi tentang bahasa sebagai alat komunikasi yang didorong oleh adanya tujuan agar setelah menguasai bahasa-bahasa tersebut seseorang yang mempelajarinya akan mampu menggunakannya sebagai alat komunikasi. Bahasa arab sebagai salah satu bahasa terpenting di dunia tentunya akan sangat penting dikaji.” Merunut pendapat guru besar Prof. Ibnu Jinni mengatakan bahwa asal kata ini adalah ucapan mereka (). Baik dalam alur sejarah. Adapun masalah-masalah yang pertama di tulis 3 . Bahasa arab memiliki keunikan-keunikan tersendiri diantaranya adalah i’rabnya. Ke dalam hatimu (Muhamad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. Dia dibawa oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril).Seyogianya ia diselamatkan dengan harga apapun untukmempengaruhi bahasa Negara di masa mendatang. yaitu bentuk mashdar dari (’aroba ’ani syaii) apabila ia menjelaskannya (). Secara khusus. Namun bila kita merunut pada segi pendekatan Fiqh al-Lughah mempelajari bahasa disebabkan karena fungsi bahasa sebagai media atau pengantar untuk mempelajari kebudayaan atau peradaban suatu bangsa.

keduanya adalah tarkib nahwiyah yang hampir sama. kemudian menyimpan makna (al-bayaniyah) dengan menggunakan huruf mim. Dalam waktu selanjutnya pembahasan bahasa arab semakin koperhensip. kalimat ta’ajjub (kekaguman). dan menyimpan makna (al-dzarfiyah) dengan menggunkan huruf fii. Makalah ini kami dedikasikan dalam pembahasan salah satu kajian bahasa arab yakni bab tentang idhofah (penyandaran).adalah bab pembagian kata. dan bentuk idhofah (penyandaran). Bab ini mampunyai keunikan sebagaimana babbab yang ada dalam tata bahasa arab yang lain. yaitu sama-sama susunan dari dua isim sekalipun sering dijumpai na’at itu terdiri dari fi’il. Dan terutama bagi khasanah pengembangan ilmu dalam makna umum dan kemajuan tata bahasa arab pada khususnya. Idhofah yang dimakanai sebagai penyandaran satu isim terhadap isim yang lain dimana dihubungkan oleh huruf jar yang tersirat. BAB II PENBAHASAN . Pada segi tertentu idhofah memiliki karakterinsik yang sama dengan tarkib na’at. Perbedaanya adalah jika tarkib na’at itu menjelaskan kata yang pertama. Huruf-huruf jar menyimpan makna (al-lamiyah) dengan menggunakan huruf lam. Hal ini dengan ditandai banyaknya ilmu-ilmu yang membidangi masalah bahasa arab dan tentunya bermunculannya ulama-ulama ahli bahasa arab. maka idhofah kedua isim tersebut saling berhubungan. Semoga akan mampu menjadi kemanfaatan baik bagi diri kami maupun bagi yang lain yang ingin mengkaj ilebih jauh tentang kajian idhofah. Dengan keunikan dan kekhasan idhofah tersebut penulis mencoba ingin mengkaji idhofah lebih jauh. bab inna dan saudaranya.

وإلى. والكاف. والتضاء. Huruf Jar yang diperkirakan di antara kedua isim tersebut adalah Lam. وما يقدر بمن. وعلى. وهضي الضواو. وبمضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضذ. واللم. ومخفضضوض بالضضضافة.‫باللم.A. ورب‬ ّ ُ َ ِ َ ََ َ ْ َ َ ََِ ْ ِ ِ ّ َ ْ َ َ َ ُ َ ِ ْ َ ْ ِ ُ ُ ْ َ ْ ّ َ َ ِ َ َِ ُ ّ َ ُ َْ َ ُ َ ْ َ ِ َ ِ َ َ ْ ِ ُ ُ َِ ِ ّ َ ِ َ ْ َ ِ َْ َ ‫والباء. وبحروف القسضم.نحو "ثوب خز" و"باب ساج" و"خاتم حديد‬ Apabila mengacu pada pengertian di atas maka idhofah pada dasarnya merupakan bagian dari isim-isim yang dikhofad (di-jer) kan. وتضضابع‬ ُْ َ َ ِ ْ َ ْ ِ ٌ ُْ َ ٍ َ ْ َ ُ ََ َ ُ َ ُْ َ َْ ِ ‫للمخفو‬ ‫ِْ َ ُْ ض‬ . Fi. فنحو قولك "غلم زيد" َهو علضضى قسضمين مضضا يقضدر‬ . ومنضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضضذ‬ ُْ َ ْ ُ َِ ّ ُ ُ ّ َ ُ َ ِ ْ َ ْ ِ ََ َ ُ ‫ََ ّ َ ُ ْ َ ُ ِ ِْ َ َ ِ َ َ ْ ُ َ ِْ َ ُ َ ُ َ ْ ٍ و‬ ‫وأما ما يخفض بالضافة. وعن. Ia merupakan bagian dari isim mu’rob yang di jarkan (makhfudlotil Asma). dan Mim. والبضاء. Contoh : ُ َِ ٍ ّ َ ُ ‫محمد كتاب‬ (Kitabnya Muhammad) ُ ِْ ِ َ ْ ِ ‫السلم دين‬ (Agama Islam) Apabila kita mengacu pada koidah nadhom Jurummiyah : ٌ ِ َ َ ِ َ َ ِْ ِ ٌ ‫المخفوضضضات ثلث ضة أن ضواع مخفضضوض بضضالحرف. وفي.رب. Pengertian dan Jenis-Jenis Idhofah Secara umum idhofah dimaknai sebagai bentuk penyandaran suatu isim dengan dengan isim yang lain.‫فأما المخفوض بالحرف فهو ما يختص بمن. فالذي يقدر بضضاللم نحضو "غلم زيضد" والضذي يقضدر بمضن‬ ْ ِ ِ ُ ّ َ ُ ِ ََّ ٍ ْ َ ُ َ ُ ُ ْ َ ِ ّ ِ ُ ّ َ ُ ِ ََّ ْ ِ ِ ُ ّ َ ُ َ َ ِ ّ ِ ٍ َِ َُ َ َ ٍ َ ُ َ َ ّ َ ُ ْ َ ُ ْ َ ‫. Terkadang istilah ihofah dikenal dengan istilah mudhof-Mudhof Ilaihi dalam pengertian lain Idhofah memiliki makna dua sisim yang dihubungkan oleh huruf Jar yang tersirat. 5 . وبضواو‬ ُ ‫. Sedangkan jenis-jenis idhofah ada 2 macam yakni : • Idhofah Lafdziah Adlah idhofah yang mana mudhof ilaihinya boleh dimasuki ‫( ﺍﻝ‬alif lam) • Idhofah Maknawiyah Sedangkan idhofah maknawiyah memiliki pengertian idhofah yang mudhof ilihinya tidak boleh dimasuki ‫( ﺍﻝ‬alif lam).

• Mudhof ilihi bentuk mabni Mudhof ilihi dalam bentuk mabni mempunyai ketentuan tidak mengalami perubahan harokat pada akhir katanya.Sebenarnya masih ada satu lagi bentuk idhofah jenis ke-3 yang seakan terdapat ”fiiy” di dalamnya. Contoh : ُ َْ ِ َ ٍ ّ َ ُ ‫محمد حقيبة‬ Bentuk idhofah tersebut terdiri dari ٌ ِْ َِ ‫ = حقيبة‬mudhof ٌّ َ ُ ‫ = محمد‬mudhof ilaihi B. misalnya ayat al-Qur’an surat al-Baqoroh: 226 (‫تربص أربعة‬ ِ َ َ ْ َ ُ َّ َ ٍ ُْ َ ‫ )أشهر‬dengan makna seperti ‫تربص في أربعة أشْهر‬ ٍ ُ َ ِ َ َ ْ َ ِ ُ َّ َ Mengacu pada ketentuan umum idhofah di atas bahwa idhofah terdiri dari mudhof dan mudhof ilaihi. Struktur dan Syarat-Syarat Idhofah . mudhof & mudhof iliahinya tidak sejenis.atau mudhof iliahiu mempunyai dua bentuk. Contoh : َ ََ ‫يداي‬ bentuk idhofah tersebut terdiri dari ِ ََ ‫ : يدان‬sebagai mudhof َ ‫ي‬ • : sebagai mudhof ilaihi Mudhof ilihi bentuk mu’rob Mudhof ilihi dalam bentuk mu’rob mempunyai ketentuan harus selalu majrur pada harokat akhirnya. hal ini jika mudhof ilaihi adalah dzorof/keterangan dari mudhof. Di sini kami akan menjelaskan pembagian mudhof ilaihi.

ذه‬ ‫َ َب‬ dalam susunan idhofah tersebut yang menjadi mudhof ilaihi Dalam tata bahasa arab setiap Jumlah akan memiliki syarat-syarat tertentu sehingga ia mampu membentuk suatu Jumlah. Contoh : ٍ َ َ َُ َ ‫خاتم ذهب‬ َُ َ ‫.خاتم‬ • Mudhaf Ilaihi dalam susunan Idhofah tersebut yang nenjadi mudhof adalah Mudoh Ilaihi merupakan kata terakhir yang berbentuk isim dalam susunan idhofah Contoh : ٍ َ َ َُ َ ‫خاتم ذهب‬ adalah ٍ ‫. Contoh : 7 . Contoh : ٌ ِْ ِ َ ‫ = حقيبة‬mudhof ٌّ َ ُ ‫ = محمد‬mudhof ilaihi Susunan idhofahnya adalah : ‫محمد‬ ٍّ َ ُ ُ َْ ِ َ ‫( حقيبة‬Tas Muhammad) ٌ َّ ‫ = جوﺍﻝ‬mudhof ٌّ َ ُ ‫ = محمد‬mudhof ilaihi Susunan idhofahnya adalah : ‫محمد‬ ٍّ َ ُ ُ َّ ‫( جوﺍﻝ‬Handphone Muhammad) b) Membuang nun mutsanna atau jama’ pada mudhof.Setiap Jumlah dalam bahasa arab pasti akan pasti memiliki struktur dimana setiap struktur akan memiliki syarat-syarat tertentu yang musti dipenuhi oleh Jumlah tersebut. Adapun syarat-syarat idhofah adalah : a) Mudhof tidak boleh ditanwin. Adapun Idofah secara garis besar memiliki struktur sebagai berikut : • Mudhaf Mudhaf merupakan kata pertama yang berbentuk isikm dalam susunan idhofah.

Contoh : ُ َ ‫( باب‬Pintu Masjid) ٌ ْ ِ ُ ٍ ّ َ ُ ُ َِ ‫( كتاب محمد مفيد‬Bukunya Muhammad bermanfaat) ٍ ّ َ ُ ‫َ َْ ِ ْ ُ َِ ب‬ ‫( أستعير كتا َ محمد‬Aku meminjam bukunya Muhammad) ٍ ّ َ ُ ‫َ ِ ِ ْ ُ َ َ َ ُ َ ْ ُ ْ َ ٌ ِ َِ ب‬ ‫( هذه الملحظة موجودة في كتا ِ محمد‬Catatan ini terdapat di . Baik ketika ia berdiri sendiri maupun ketika tersusun dalam suatu kalimat lengkap. HUKUM-HUKUM IDHOFAH Dalam kelanjutannya secara Jumlah.ِ َ َِ ‫ = كتابان‬mudhof ٌّ َ ُ ‫ = محمد‬mudhof ilaihi Susunan idhofahnya adalah : ‫محمد‬ ٍّ َ ُ ‫( كتابا‬Kitab Muhammad) َ َِ َ ْ ُ ّ َُ ‫ = مدرسون‬mudhof ٌَ ْ َ ‫ = معهد‬mudhof ilaihi Susunan idhofahnya adalah : ‫معهد‬ ٍَ ْ َ c) Membuang alif lam dari mudhof Contoh : ْ ُ ّ َُ ‫( مدرسو‬Para pengajar ma’had) ُُّْ ‫ = ﺍلرسوﻝ‬mudhof ُ ‫ = ﺍل‬mudhof ilaihi Susunan idhofahnya adalah : ‫( رسوﻝ ﺍل‬Rasulullah) ِ َُُْ ُ َ ‫ = ﺍلباب‬mudhof ُِ ْ َ ْ ‫ = ﺍلمسجد‬mudhof ilahi Susunan idhofahnya adalah : ‫ﺍلمسجد‬ ِِ ْ َ ْ C. Idhofah memiliki hokum-hukum tersendiri seperti halnya hokum-hukum yang ada pada tata bahasa arab yang ada pada setiap Jumlah. • I’rab mudhaf adalah mengikuti kedudukannya didalam kalimat adapun I’rab mudhaf ilaihi adalah selalu majrur.

‫ ﺍلهدى‬dan ya’ mutakallim (‫)ي‬ َ ُ َْ َ َِ ‫( سواي‬Selainku) Asalnya adalah. maka ketika diidhofahkan kepada ya’ ََ ََ mutakallim menjadi ‫. ‫ ﺍل ُحامي‬dan ya’mutakallim (‫)ي‬ ِ َ ‫َ ْم‬ ّ ِْ ُ ‫( مفتي‬Muftiku) Asalnya adalah. ‫ مدرسين‬dan ya’ mutakallim (‫)ي‬ َ ِْ ّ َُ ِّ َُ ‫( محامي‬Pengacaraku) Asalnya adalah. nunnya dibuang sehingga bentuknya menjadi ِ ََ ‫ . Contoh : ّ ِ ّ َُ ‫( مدرسي‬Para pengajarku) Asalnya adalah.bukunya Muhammad) • Apabila mudhof berupa isim yang berakhiran dengan alif. Contoh : َ ََ ‫( يدﺍي‬Kedua tanganku) Asalnya adalah ‫ يدان‬sebagai mudhof. Contoh : ْ ُ ّ َُ ٍَ ْ َ ‫معهد مدرسو‬ 9 . dan mudhof ilaihi berupa ya’ mutakallim. ‫ مفتي‬dan ya’ mutakallim (‫)ي‬ ِْ ُ • Idhofah disebut nakiroh jika mudhof ilihinya nakiroh. ‫ سوى‬dan ya’ mutakallim (‫)ي‬ َِ • Apabila mudhof berupa isim yang berakhiran dengan ya’ dan mudhof ilaihi berupa ya’ mutakallim. يدا‬mengingat ‫ يدا‬berakhiran alif. maka ya’ ditulis dengan fathah yang ditasdid. maka ya’ ditulis dengan harakat fathah. يداي‬ َ ََ َ َُ ‫( هداي‬Petunjukku) Asalnya adalah.

• Idhofah disebut ma’rifat jika mudhof ilaihinya ma’rifat. Sebagai suatu jumlah dalam tata bahas arab tentunya memiliki kandungan makna. Bermakna ‫( من‬dari) ِْ Contoh : ٍ ِْ َ ُ َ َ ‫( خاتم حديد‬Cincin besi) Maknanya adalah ٍ ِْ َ ْ ِ ٌَ َ ‫( خاتم من حديد‬Cincin dari besi) • Bermakna ‫( ﻝ‬milik) ِ Contoh : ّ َِ ُ ْ َ ‫( بيت علي‬Rumah Ali) Maknanya adalah ّ َِ ِ ٌ ْ َ ‫( بيت لعلي‬Rumah milik Ali) • Bermakna ‫( في‬di dalam) ِ Contoh : ِ َْ ُ َ َ ‫( عذﺍب ﺍلقبر‬Azab Kubur) Maknanya adalah ِ َْ ِ ٌ َ َ ‫( عذاب في القبر‬Azab di dalam kubur) BAB III PENUTUP . Adapun kandungan idhofah secara garis besar terbagi menjadi 3 arti : • . Contoh : ‫محمد كتابا‬ َ َِ ٍ ّ َ ُ D. KANDUNGAN IDHOFAH. B egitupun idhofah bahwa premis awal yang mengatakan bahwa idhofah adalah bentuk penyandaran isim terhadap isim lainnya memiliki makna.

lantas bagaimana struktur dan syarat-syarat suatu idhofah dibentuk. Sebagaimana tergambartkan dalam sejarah bahwa bahasa arab mula pertama lahir pada masa kholifah Ali bin Abi Thalib yang dimotori oleh Abul Aswad Ad-Duali mulai menyusun kaidah-kaidah bahasa arab. Akhirnya tulisan ini kami dedikasikan kepada seluruh khasanah ilmu pengetahuan yuang tentunya akan selalu menggiring manusia menuju peradaban yang lebih berarti. keinginan dan perbuatan-perbuatan.at yang dipakai untuk membentuk pikiran dan perasaan. Bahasa tidak akan pernah terpisahkan dari manusia dan akan mengikuti dalam setiap gerak langkahnya. pada hakekatnya ia juga masih memakai bahasa karena bahasa adalah al. Dan di ujung pembahasan kami beberkan bagaimana makna atau kandungan idhofah ketika digunakan pada suatu kalimat. Dengan berakhirnya kajian ini semoga akan bermanfaat bagi diri kami ataupun bagi para peneliti yang akan lebih lanjut mengkaji idhofah lebih luas maupun bahasa arab pada umumnya. Disini kami memaparkan bagaimana secara definitif idhofah dijelaskan dengan beberapa jenis klasifikasinya. Idhofah sebagai bagian yang tak terpisahkan pada kajian bahasa arab tentunya akan menjadi perhatian. Bahkan ketika manusia diam. Yang memiliki tiga tinjauan dan tiga makna. bahasa arab sebagai salah satu bahasa terpenting di dunia tentunya akan snagat penting untuk dikaji. Sedangkan pada kurun hukum-hukumnya idhofah akan mengalami derivasi yang lebar karena bagaimanapun suatu bahasa akan tetap mengalami perkembangan selaras dengan perkembangan manusia. Dalam fitalnya manfaat bahasa. Daftar Pustaka 11 . namun kenyataannya bahasa mampu membawa manusia hingga mencapai taraf peradaban yang besar. Adapun masalah-masalah yang pertama di tulis adalah bab pembagian kata. bab inna dan saudaranya.Bahasa memanglah bukan hal terpokok dalam alur sejarah manusia. dan bentuk idhofah (penyandaran). kalimat ta’ajjub (kekaguman).

... Ramli. (......) Nadhom jurrumiyah (... 1993..... Umum.. Kaidah Tata Bahasa Arab..SAMSURI.....) Nadhom Al-fiyah Ibnu Malik............. Sejarah asal Mula Ilmu Nahwu .1987 Malang.... Darul Ulum Press.. Pedoman Dasar Ilmu Nahwu... Khotib dkk........ 1993.. Darul Ulum Press.Analisis Bahasa.. Khotib dkk. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan..... Umum.. Jakarta.. Jakarta.. Idrus..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful