TUGAS MAKALAH MATA KULIAH BAHASA INDONESIA

NALAR SISKOM
K E L O M P O K 5
KELAS 1D1 (SORE)
1. Winanda 2. Robertus B 3. Ahmad Ferry DOSEN PENGASUH :

STIE ‘INDONESIA’
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ‘INDONESIA’

PONTIANAK

KATA PENGANTAR
Segala Puji dan Syukur Kami Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Berikut ini, kami dari kelompok V mempersembahkan sebuah makalah (karya tulis) yang berjudul “NALAR SISKOM” Dalam penyusunan makalah ini, kami banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Olehnya itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.

Pontianak, 16 April 2012 Penyusun

........................................................................................................ Saran .................................10 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................................................................... ii PENDAHULUAN ............PRINSIP KOMUNIKASI................9 PRINSIP ...........................................................1 PENGERTIAN KOMUNIKASI.................................................11 PENUTUP - Kesimpulan ............................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................................................................. i DAFTAR ISI.........................................................................................................................................................................................................................................................................................11 ..........2 TUJUAN KOMUNIKASI.

mengenal mereka dan diri kita sendiri. teman seprofesi. mengevaluasi diri sendiri tentang ini dan itu. melalui komunikasi antar pribadilah kita membina. Melalui komunikasi antar pribadi kita berinteraksi dengan orang lain. mempertimbangkan keputusan-keputusan yang akan diambil dan menyiapkan pesan-pesan yang akan kita sampaikan kepada orang lain. kekasih. pengetahuan dan keterampilan yang menyangkut komunikasi termasuk di antara yang paling penting dan berguna.PENDAHULUAN Dari semua pengetahuan dan keterampilan yang kita miliki. . kadang-kadang merusak (dan ada kalangnya memperbaiki) hubungan pribadi kita. Melalui komunikasi intrapribadi kita berbicara dengan diri sendiri. teman sekerja. Apakah kepada pimpinan. dan mengungkapkan diri sendiri kepada orang lain. memelihara. atau anggota keluarga. mengenal diri sendiri.

Dari banyak pengertian tersebut jika dianalisis pada prinsipnya dapat disimpulkan bahwa komunikasi mengacu pada tindakan.PENGERTIAN KOMUNIKASI Pengertian komunikasi sudah banyak didefinisikan oleh banyak orang. dan ada kesempatan untuk melakukan umpan balik. terjadi dalam suatu konteks tertentu. oleh satu orang atau lebih. pidato terbuka. Konteks (Lingkungan Saluran/ media Umpan balik Pesan Sumber/ enkoder Penerima/ dekoder Gangguan Sumber/ enkoder Penerima/ dekoder Pesan Umpan balik Saluran/ media . antarpribadi. jumlahnya sebanyak orang yang mendifinisikannya. kelompok kecil. yang mengirim dan menerima pesan yang terdistorsi oleh gangguan (noise). Ini mengandung elemen-elemen yang ada dalam setiap tindak komunikasi. atau komunikasi masa. terlepas dari apakah itu bersifat intrapribadi. Gambar berikut menggambarkan apa yang dapat kita namakan model universal komunikasi. mempunyai pengaruh tertentu.

Anda menerima pesan dengan mendengarkan. Lingkungan atau konteks ini juga mencakup rasa persahabatan atau permusuhan. Ketika anda berbicara dengan orang lain. Temporal (waktu). hari. anda juga menerima pesan. 2. membaca. Anda mengirimkan pesan ketika anda berbicara. anda memandangnya untuk mendapatkan tanggapan (untuk mendapatkan dukungan. Perubahan-perubahan tersebut dapat menimbulkan banyak perubahan lain. meliputi. ketika anda mengirimkan pesan. Sosial-psikoilogis.KOMPONEN KOMUNIKASI A. Anda menerima pesan anda sendiri (anda mendengar diri sendiri. persetujuan. peran yang dijalankan orang. masing-masing mempengaruhi dan dipengaruhi oleh yang lain. Sebagai contoh. atau sejarah dimana komunikasi berlangsung. pengertian. dan sebagainya. formalitas atau informalitas. serius atau senda gurau. anda menjalankan fungsi . Sumber-Penerima Kita menggunakan istilah sumber-penerima sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa setiap orang yang terlibat dalam komunikasi adalah sumber (atau pembicara) sekaligus penerima (atau pendengar). melalui pendengaran. yang kemudian dapat menyebabkan perubahan kedekatan fisik dan pemilihan rumah makan untuk makan malam (dimensi fisik). dan sebagainya). Tetapi. merasakan gerakan anda sendiri. serta aturan budaya masyarakat di mana mereka berkomunikasi. atau bahkan melalui rabaan dan penciuman). dapat mengakibatkan berubahnya suasana persahabatan-permusuhan (dimensi sosial-psikologis). misalnya tata hubungan status di antara mereka yang terlibat. Lingkungan komunikasi Lingkungan (konteks) komunikasi setidak-tidaknya memiliki tiga dimensi: 1. simpati. Proses komunikasi tidak pernah statis. Ketiga dimensi lingkungan ini saling berinteraksi. adalah ruang dimana komunikasi berlangsung yang nyata atau berwujud. dan melihat banyak isyarat tubuh anda sendiri) dan anda menerima pesan dari orang lain (secara visual. menulis. mencakup waktu dalam hitungan jam. membaui. Ketika anda menyerap isyarat-isyarat non-verbal ini. 3. B. Fisik. atau memberikan isyarat tubuh. terlambat memenuhi janji dengan seseorang (dimensi temporal).

Oleh karenanya kita menamai pembicara atau penulis sebagai enkoder (encoder). Enkoding-Dekoding Dalam ilmu komunikasi kita menamai tindakan menghasilkan pesan (misalnya. . Seperti halnya sumber-penerima. kita melakukan enkoding. yang anda punyai untuk melakukan komunikasi sehari-hari. berbicara atau menulis) sebagai enkoding (encoding). Kompetensi ini mencakup hal-hal seperti pengetahuan tentang peran lingkungan (konteks) dalam mempengaruhi kandungan (content) dan bentuk pesan komunikasi (misalnya. D. Kita menamai tindakan menerima pesan (misalnya. makin tinggi kompetensi anda). Proses ini serupa dengan proses mempelajari perbendaharaan kata: Makin banyak kata anda ketahui (artinya. kita menjelmakan gagasan-gagasan tadi ke dalam kode tertentu. Kompetensi Komunikasi Kompetensi komunikasi mengacu pada kemampuan anda untuk berkomunikasi secara efektif (Spitzberg dan Cupach. C. Dengan menuangkan gagasan-gagasan kita ke dalam gelombang suara atau ke atas selembar kertas. makin banyak cara yang anda miliki untuk mengungkapkan diri. serta kedekatan fisik) juga merupakan bagian dari kompetensi komunikasi. anda melakukan dekoding. kita menuliskan enkoding-dekoding sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menegaskan bahwa anda menjalankan fungsi-fungsi ini secara simultan. Pengetabuan tentang tatacara perilaku nonverbal (misalnya kepatutan sentuhan. mendengarkan atau membaca) sebagai dekoding (decoding). Jadi.penerima. Makin banyak anda tahu tentang komunikasi (artinya. suara yang keras. Dengan menerjemahkan gelombang suara atau kata-kata di atas kertas menjadi gagasan. Jadi. makin banyak pilihan. 1989). Ketika anda berbicara (enkoding). anda menguraikan kode tadi. makin tinggi kompetensi perbendaharaan kata anda). dan pendengar atau pembaca sebagai dekoder (decoder). tetapi mungkin tidak layak bagi pendengar dan lingkungan yang lain). Dengan meningkatkan kompetensi anda. anda akan mempunyai banyak pilihan berperilaku. pengetahuan bahwa suatu topik mungkin layak dikomunikasikan kepada pendengar tertentu di lingkungan tertentu. anda juga menyerap tanggapan dari pendengar (dekoding).

Kita juga berkomunikasi secara nonverbal (tanpa kata). Kita mengirimkan dan menerima pesan ini melalui salah satu atau kombinasi tertentu dari panca indra kita. berjabatan tangan. Umpan Balik Umpan balik adalah informasi yang dikirimkan balik ke sumbernya. . Seringkali kita saling menyentuh. Sebagai contoh. Sebagai contoh. menggelengkan kepala. Artinya. Gangguan menghalangi penerima dalam menerima pesan dan sumber dalam mengirimkan pesan. Kita juga memancarkan dan mencium bau-bauan (saluran olfaktori). Tabel dibawah menyajikan ketiga macam gangguan ini secara lebih rinci. tersenyum. atau empat saluran yang berbeda secara simultan. Walaupun biasanya kita menganggap pesan selalu dalam bentuk verbal (lisan atau tertulis). Saluran Saluran komunikasi adalah media yang dilalui pesan. seperti juga cara kita berjalan. Umpan balik dapat berasal dari anda sendiri atau dari orang lain. g. Umpan balik ini dapat datang dalam berbagai bentuk: Kerutan dahi atau senyuman. Gangguan dikatakan ada dalam suatu sistem komunikasi bila ini membuat pesan yang disampaikan berbeda dengan pesan yang diterima. psikologis (pemikiran yang sudah ada di kepala kita). semuanya adalah bentuk umpan balik. f. kita menggunakan dua. Anda mendengar apa yang anda katakan. dan. Jarang sekali komunikasi berlangsung melalui hanya satu saluran. atau semantik (salah mengartikan makna). tepukan di bahu atau tamparan di pipi. dalam interaksi tatap muka kita berbicara dan mendengarkan (saluran suara). anggukan atau gelengan kepala. busana yang kita kenakan. menyisir rambut. segala hal yang kita ungkapkan dalam melakukan komunikasi. Pendeknya. Dalam diagram universal komunikasi tanda panah dari satu sumber-penerima ke sumber-penerima yang lain dalam kedua arah adalah umpan balik. ini pun komunikasi (saluran taktil). Pesan Pesan komunikasi dapat mempunyai banyak bentuk. dengan cara berbicara kepada orang lain anda juga mendengar diri anda sendiri. anda menerima umpan balik dari pesan anda sendiri. tiga. Selain umpan balik sendiri ini. Gangguan ini dapat berupa gangguan fisik (ada orang lain berbicara).E. Bila anda menyampaikan pesan misalnya. ini bukanlah satu-satunya jenis pesan. anda merasakan gerakan anda. Gangguan Gangguan (noise) adalah gangguan dalam komunikasi yang mendistorsi pesan. tetapi kita juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat ini secara visual (saluran visual). duduk. h. anda melihat apa yang anda tulis. anda menerima umpan balik dari orang lain.

Pada setiap tindak komunikasi selalu ada konsekuensi. maka ada masalah etik di sini. pikiran yang sempit Orang berbicara dengan bahasa yang berbeda. j. kacamata Psikollogis Interferensi kognitif atau mental Prasangka dan bias pada sumber-penerima. ini adalah dampak atau efek psikomotorik. ini adalah efek atau dampak intelektual atau kognitif. . emosi. mempelajari keterampilan mengirim dan menerima pesan nonverbal. dan perasaan anda. Efek Komunikasi Komunikasi selalu mempunyai efek atau dampak atas satu atau lebih orang yang terlibat dalam tindak komunikasi. serta meningkatkan keterampilan mendengarkan dan menerima serta mengirimkan umpan balik adalah beberapa cara untuk menanggulangi gangguan. anda mungkin memperoleh sikap baru atau mengubah sikap. anda mungkin memperoleh cara-cara atau gerakan baru seperti cara melemparkan bola atau melukis. ini adalah dampak afektif. kita dapat mengurangi gangguan dan dampaknya. prinsip-prinsip komunikasi yang etis sulit dirumuskan. dengungan komputer. melakukan sintesis. selain juga perilaku verbal dan noverbal yang patut. i. maka ada aspek benar-salah dalam setiap tindak komunikasi. menggunakan jargon atau istilah yang terlalu rumit yang tidak dipahami pendengar Semantik Pembicaraan dan pendengar memberi arti yang berlainan Gangguan dalam komunikasi dan tidak walaupun terhindarkan.Macam Fisik Definsi Interferensi dengan transmisi fisik isyarat atau pesan lain Contoh Desingan mobil yang lewat. Menggunakan bahasa yang lebih akurat. Sebagai contoh. Kedua. Tidak seperti prinsip-prinsip komunikasi yang efektif. anda mungkin memperoleh pengetahuan atau belajar bagaimana menganalisis. kita tidak Semua dapat komunikasi mengandung gangguan. Karena komunikasi mengandung konsekuensi. Ketiga. atau mengevaluasi sesuatu. Etik dan Kebebasan Memilih Karena komunikasi mempunyai dampak. keyakinan. meniadakannya samasekali.

Kita mengasumsikan bahwa orang-orang ini sudah cukup umur dan berada dalam kondisi mental yang memungkinkan mereka melaksanakan pilihan secara bebas. bukan jins. seseorang setidak-tidaknya harus melepaskan sebagian hak mereka untuk menentukan pilihan sendiri. bukan roti keju. memilih jenis obat). Komunikasi dikatakan etis bila menjamin kebebasan memilih seseorang dengan memberikan kepada orang tersebut dasar pemilihan yang akurat. anggota tentara seringkali harus melepaskan kebebasan memilih dan makan nasi bungkus. Dimensi etik dari komunikasi makin rumit karena etik begitu terkaitnya dengan falsafah hidup pribadi seseorang sehingga sukar untuk menyarankan pedoman yang berlaku bagi setiap orang. anak-anak berusia 5 atau 6 tahun tidak akan siap untuk menentukan pilihan sendiri (memilih menu mereka sendiri. sehingga harus ada orang lain yang melakukannya untuk mereka. pertimbangan etik tetaplah merupakan bagian integral dalam setiap tindak komunikasi. Begitu juga. kebebasan memilih yang kita miliki tidak boleh menghalangi orang lain untuk menentukan pilihan mereka sendiri. landasannya adalah gagasan kebebasan memilih serta asumsi bahwa setiap orang mempunyai hak untuk menentukan pilihannya sendiri. bukan tidur. Selanjutnya. Dengan menjadi tentara. seorang pejabat rekruting perusahaan mungkin saja membesar-besarkan manfaat bekerja di Perusahaan X dan dengan demikian mendorong anda untuk menentukan pilihan yang secara normal tidak akan anda ambil (jika saja anda mengetahui fakta-fakta sebenarnya). dan berdasarkan pengamatan ini. Apakah komunikasi itu etis atau tidak etis. memilih waktu untuk tidur. Oleh karenanya. kita mengasumsikan bahwa kebebasan memilih dalam situasi mereka tidak akan menghalangi kebebasan memilih orang lain. . Meskipun sukar. ada beberapa persyaratan. Sebagai contoh. Komunikasi dikatakan tidak etis bila mengganggu kebebasan memilih seseorang dengan menghalangi orang tersebut untuk mendapatkan informasi yang relevan dalam menentukan pilihan. komunikasi yang tidak etis adalah komunikasi yang memaksa seseorang (1) mengambil pilihan yang secara normal tidak akan dipilihnya atau (2) tidak mengambil pilihan yang secara normal akan dipilihnya. Sebagai contoh. situasi lingkungan kehidupan seseorang dapat membatasi kebebasan memilih ini. kita tidak dapat mengamati kebenaran atau ketidakbenaran suatu tindak komunikasi. merumuskan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif.Seringkali kita dapat mengamati dampak komunikasi. Di samping itu. Keputusan yang kita ambil dalam hal komunikasi haruslah dipedomani oleh apa yang kita anggap benar di samping juga oleh apa yang kita anggap efektif. Dalam etik yang didasarkan atas kebebasan memilih ini. lari pagi. Sebagai contoh. Tetapi. seseorang yang menderita keterbelakangan mental membutuhkan orang lain untuk mengambilkan keputusan tertentu bagi mereka. Akhirnya. mengenakan seragam militer.

karena dengan memberikan kebebasan ini kita menghalangi korban pencurian untuk menikmati kebebasan memilih mereka—hak untuk memiliki barang dan hak untuk merasa aman dalam rumah mereka. .Kita tidak bisa membiarkan seorang pencuri memiliki kebebasan untuk mencuri.

perang. komunikasi juga memungkinkan kita untuk menemukan dunia luar—dunia yang dipenuhi objek. Kita mendapatkan banyak informasi dari media. olahraga. misalnya bahwa perasaan kita ternyata tidak jauh berbeda dengan perasaan orang lain. 1984. a. meskipun. Kenyataannya. anda belajar mengenai diri sendiri selain juga tentang orang lain. juga tidak perlu mereka yang terlibat menyepakati tujuan komunikasi mereka. serta produk-produk baru yang dapat dibeli. Sekarang ini. Banyak yang kita peroleh dari media ini berinteraksi dengan yang kita peroleh dari interaksi antarpribadi kita. Tetapi. dan manusia lain. melalui perbandingan kemampuan.TUJUAN KOMUNIKASI Ada empat tujuan atau motif komunikasi yang perlu dikemukakan di sini. persepsi-diri anda sebagian besar dihasilkan dari apa yang telah anda pelajari tentang diri sendiri dari orang lain selama komunikasi. bagaimanapun hebatnya revolusi elektronika dan revolusi-revolusi lain yang akan datang." Cara lain di mana kita melakukan penemuan diri adalah melalui proses perbandingan sosial. Dari perjumpaan menyadari. sikap. peristiwa. khususnya dalam perjumpaan-perjumpaan antarpribadi. misalnya) tujuan komunikasi pada dasarnya tetap sama. Selanjutnya. nilai. pembangunan ekonomi. dapat dikenali ataupun tidak. dan akhirnya mempelajari . Artinya. mendiskusikannya dengan orang lain. Pengukuhan positif ini membantu kita merasa "normal. Menemukan Salah satu tujuan utama komunikasi menyangkut penemuan diri (personal discovery) Bila anda berkomunikasi dengan orang lain. pendapat. (Arnold dan Bowers. kita mengevaluasi diri sendiri sebagian besar dengan cara membanding diri kita dengan orang lain.1984). Naisbit. prestasi. ini kita perilaku kita. kita mengandalkan beragam media komunikasi untuk mendapatkan informasi tentang hiburan. dan kegagalan kita dengan orang lain. bekerja dengan komputer. teknologi komunikasi berubah dengan cepat dan drastis (kita mengirimkan surat elektronika. Motif atau tujuan ini tidak perlu dikemukakan secara sadar. masalah kesehatan dan gizi. Tujuan dapat disadari ataupun tidak. Dengan berbicara tentang diri kita sendiri dengan orang lain kita memperoleh pemikiran. umpan dan balik yang berharga mengenai seperti perasaan. Dengan berkomunikasi kita dapat memahami secara lebih baik diri kita sendiri dan diri orang lain yang kita ajak bicara.

meyakini bahwa sesuatu itu salah atau benar. Demikian pula banyak dari perilaku komunikasi kita dirancang untuk menghibur orang lain (menceritakan lelucon mengutarakan sesuatu yang baru. Untuk berhubungan Salah satu motivasi kita yang paling kuat adalah berhubungan dengan orang lain (membina dan memelihara hubungan dengan orang lain). rnengambil mata kuliah tertentu. Kita menghabiskan banyak waktu dan energi komunikasi kita untuk membina dan memelihara hubungan sosial. Kita ingin merasa dicintai dan disukai. Media dapat hidup karena adanya dana dari iklan. membaca buku. kita juga menghabiskan banyak waktu untuk melakukan persuasi antarpribadi. Kita berusaha mengajak mereka melakukan sesuatu. sedikit saja dari komunikasi antarpribadi kita yang tidak berupaya mengubah sikap atau perilaku. mencoba cara diit yan baru. menyetujui atau mengecam gagasan tertentu. dan sebagainya. menjadi editor sebuah majalah. Sekarang ini mungkin anda lebih banyak bertindak sebagai konsumen ketimbang sebagai penyampai pesan melalui media. yang diarahkan untuk mendorong kita membeli berbagai produk. pembicaraan. Daftar ini bisa sangat panjang. tetapi . musik. Adakalanya hiburan ini merupakan tujuan akhir. menonton film. dan mengaitkan cerita-cerita yang menarik). b. di kantor. anak-anak. pemancar televisi. baik sebagai sumber maupun sebagai penerima. atau bekerja pada biro iklan. tetapi tidak lama lagi barangkali anda-lah yang akan merancang pesan-pesan itu— bekerja di suatu surat kabar. Anda berkomunikasi dengan teman dekat di sekolah. Anda berinteraksi dengan mitra kerja. Kita mendengarkan pelawak. Tetapi. d. atau berbagai bidang lain yang berkaitan dengan komunikasi. Untuk meyakinkan Media masa ada sebagian besar untuk meyakinkan kita agar mengubah sikap dan perilaku kita. Dalam perjumpaan antarpribadi sehari-hari kita berusaha mengubah sikap dan perilaku orang lain. dan barangkali melalui telepon. Untuk bermain Kita menggunakan banyak perilaku komunikasi kita untuk bermain dan menghibur diri. Anda berbincang-bincang dengan orangtua. c. dan saudara anda. dan kemudian kita juga ingin mencintai dan menyukai orang lain. membeli produk tertentu. Memang.atau menyerap bahan-bahan tadi sebagai hasil interaksi kedua sumber ini. dan film sebagian besar untuk hiburan.

Tetapi keempat tujuan yang disebutkan di atas tampaknya merupakan tujuan-tujuan yang utama. setiap komunikasi barangkali didorong oleh kombinasi beberapa tujuan bukan hanya satu tujuan. masih banyak tujuan komunikasi yang lain. Selanjutnya tidak ada tindak komunikasi yang didorong hanya oleh satu faktor. Tentu saja. Oleh karenanya.adakalanya ini merupakan cara untuk mengikat perhatian orang Iain sehingga kita dapat mencapai tujuan-tujuan lain. sebab tunggal tampaknya tidak ada dunia ini. tujuan komunikasi bukan hanya ini. .

atau kombinasi dari keduanya. Sebagai contoh. Tetapi bila ada ketidakwajaran---bila jabatan tangan yang lemah menyertai salam verbal. bila gerak-gerik gugup menyertai pandangan yang tajam. Seluruh tubuh—baik secara verbal maupun nonverbal—bekerja bersama-sama untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan . dan kejujuran orang yang bersangkutan. Kita tidak mengutarakan rasa takut dengan kata-kata sementara seluruh tubuh kita bersikap santai. apakah ini melibatkan pesan verbal. kita kurang memperhatikan sifat paket dari komunikasi. misalnya datang terlambat untuk suatu janji penting. Selanjutnya kita akan menggali sifat atau hakikat atau karakteristik komunikasi dengan menyajikan delapan prinsip komunikasi. atau media masa. Kita menyaksikan pesan yang kontradiktif (juga dinamai "pesan berbaur" oleh beberapa penulis) pada pasangan yang mengatakan bahwa mereka saling mencintai tetapi secara nonverbal melakukan hal-hal yang saling menyakiti. Semua bagian dari sistem pesan biasanya bekerja bersama-sama untuk mengkomunikasikan makna tertentu. Orang ini mengirimkan pesan yang kontradiktif. kelompok kecil. Biasanya. Kita tidak mengungkapkan rasa marah kita. tetapi anda juga sambil tersenyum.PRINSIP-PRINSIP KOMUNIKASI Dalam pembahasan yang lalu kita mendefinisikan komunikasi dan menjelaskan beberapa komponen komunikasi. 1. anda mungkin menyukai seseorang dan ingin mengkomunikasikan perasaan positif ini. menghindari kontak mata. Dalam segala bentuk komunikasi. pidato di muka umum. isyarat tubuh. Komunikasi Adalah Paket Isyarat Perilaku komunikasi. atau tidak saling menyentuh. perilaku verbal dan nonverbal saling memperkuat dan mendukung. bila kegelisahan menyertai ekspresi nyaman dan santai—kita memperhatikannya. Ia berlalu begitu saja. Pesan-pesan tersebut ada juga yang mengatakan sebagai "diskordansi" (discordance) merupakan akibat dari keinginan untuk mengkomunikasikan dua emosi atas perasaan yang berbeda." tetapi. apakah antarpribadi. biasanya terjadi dalam "paket". berusaha menghindari kontak mata langsung dan melihat kesana-kemari untuk mengetahui siapa lagi yang hadir. Pesan yang Kontradiktif Bayangkanlah seseorang yang mengatakan "Saya begitu senang bertemu dengan anda. mengenakan pakaian yang tidak disukai pasangannya. Memahami prinsip-prinsip ini sangat penting untuk memahami komunikasi dalam segala bentuk dan fungsinya. Selalu saja kita mulai mempertanyakan ketulusan.

setidak-tidaknya sampai batas tertentu. berkaitan dengan dunia nyata atau sesuatu yang berada di luar (bersifat ekstern bagi) pembicara dan pendengar. atau aspek hubungan tetap sama sedangkan isinya berbeda. Tetapi. Orang tua dan anak. bawahan menemui atasan setelah rapat. Tetapi. Mereka yang hubungannya akrab akan menyadari bahwa mengenali isyarat-isyarat orang lain memerlukan waktu yang sangat lama dan seringkali membutuhkan kesabaran. Aspek isi mengacu pada tanggapan perilaku yang diharapkan—yaitu. Hasilnya adalah anda mengkomunikasikan kedua perasaan itu. Aspek hubungan menunjukkan bagaimana komunikasi dilakukan. Bahkan penggunaan kalimat perintah yang sederhana sudah menunjukkan adanya perbedaan status di antara kedua pihak Atasan dapat memerintah bawahan. melainkan juga mempunyai arti yang berbeda untuk istilah yang mereka gunakan. Sebagai contoh. Komunikasi Adalah Proses Penyesuaian Komunikasi hanya dapat terjadi bila para komunikatornya menggunakan sistem isyarat yang sama. Anda tidak akan bisa berkomunikasi dengan orang lain jika sistem bahasa anda berbeda. sekaligus. Ini jelas kelihatan pada orang-orang yang menggunakan bahasa berbeda. kita harus mengenal sistem isyarat orang itu. atasan dapat mengatakan kepada bawahan "Sebaiknya anda menjumpai saya setelah rapat ini" atau "Dapatkah kita bertemu . seorang atasan mungkin berkata kepada bawahannya. dimensi isi mungkin tetap sama tetapi aspek hubungannya dapat berbeda. 3. dan memahami apa artinya. atau content) dan aspek hubungan (relational). Hal ini akan terasa janggal dan tidak layak karena melanggar hubungan normal antara atasan dan bawahan. 2." Pesan sederhana ini mempunyai aspek isi (kandungan. prinsip ini menjadi sangat relevan bila kita menyadari bahwa tidak ada dua orang yang menggunakan sistem isyarat yang persis sama. Ini barangkali akan lebih jelas terlihat bila kita membayangkan seorang bawahan memberi perintah kepada atasannya. Komunikasi Mencakup Dimensi Isi Dan Hubungan Komunikasi. misalnya. Sebagai contoh. satu secara verbal dan lainnya secara nonverbal.tidak menyukai orang itu dan ingin mengkomunikasikan perasaan negatif ini juga. mengenali bagaimana isyarat-isyarat tersebut digunakan. bukan hanya memiliki perbedaan kata yang berbeda. Sebagian dari seni komunikasi adalah mengidentifikasikan isyarat orang lain. Dalam setiap situasi komunikasi. komunikasi juga menyangkut hubungan di antara kedua pihak. Jika kita ingin benar-benar memahami apa yang dimaksud seseorang. "Datanglah ke ruang saya setelah rapat ini. bukan sekadar mengerti apa yang dikatakan atau dilakukannya.

yang lain mengangguk. Masing-masing orang dalam hubungan simetris perlu menegaskan kesebandingan atau keunggulannya dibanding yang lain. jika yang satu pasif. pesan dikomunikasikan untuk mendapatkan tanggapan perilaku yang sama— tetapi dimensi hubungannya sangat berbeda. Ketidakmampuan Membedakan Dimensi Isi dan Hubungan Banyak masalah di antara manusia disebabkan oleh ketidakmampuan mereka mengenali perbedaan antara dimensi isi dan hubungan dalam komunikasi. yang lain memperlihatkan rasa cemburu. yang lain pasif. Tentu saja. Dal kalimat pertama. Kericuhan lebih menyangkut tentang siapa yang berhak memutuskan. atasan mengisyaratkan hubungan yang lebih setara dan memperlihatkan penghargaan kepada bawahan. Kericuhan ini lebih menyangkut siapa pihak yang lebih kompeten. Jika salah seorang mengangguk.setelah rapat ini?" Dalam kedua hal. kita dapat memeriksa buku atau bertanya kepada seseorang tentang apa yang sesungguhnya terjadi. jika yang satu menampakkan rasa cemburu. Tetapi. dengan penekanan pada meminimalkan perbedaan di antara kedua orang yang bersangkutan. Perbedaan/perselisihan yang menyangkut dimensi isi relatif mudah dipecahkan: Relatif mudah untuk memeriksa fakta yang dipertengkarkan. . Terjadilah perebutan pengaruh. Pada yang kedua. 4. jelas tampak hubungan atasan-bawahan. Hubungan ini bersifat setara (sebanding). kericuhan ini sebenarnya tidak menyangkut tentang bagaimana sesuatu itu harus dilakukan. Jika. Perilaku satu orang tercermin pada perilaku yang lainnya. Dalam hubungan simetris dua orang saling bercermin pada perilaku lainnya. masing-masing pihak berusaha mempertahankan kesetaraan atau keunggulannya dari yang lain. bahkan terasa kesan merendahkan bawahan. isi pesan pada dasarnya sama—artinya. pihak yang lain akan menangkapnya sebagai pernyataan bahwa ia tidak cukup kompeten untuk memutuskan bagaimana sesuatu itu harus dilakukan. sebagian karena kita jarang sekali mau mengakui bahwa per tengkaran itu sesungguhnya menyangkut soal hubungan. pertengkaran yang menyangkut dimensi hubungan jauh lebih sulit diselesaikan. Sebagai contoh. Komunikasi Melibatkan Transaksi Simetris dan Komplementer Hubungan dapat berbentuk simetris atau komplementer. salah satu pihak mengatakan bahwa sesuatu itu harus dilakukan dengan cara tertentu. bukan soal isi. misalnya. Hubungan simetris bersifat kompetitif. Cara lain melihat hubungan simetris adalah dalam bentuk persaingan dan perebutan pengaruh di antara dua orang.

Salah satu masalah dalam hubungan komplementer. yang satu aktif. kita membagi proses kontinyu dan berputar ini ke dalam sebab dan akibat. yang satu atasan. tuntutan pengakuan akan kesetaraan (atau keunggulan) seringkali menimbulkan pertengkaran dan permusuhan. Orang menempati posisi yang berbeda. Tetapi. hubungan antara guru dan murid. Dalam hubungan komplementer perbedaan di antara kedua pihak dimaksimumkan. Masing-masing kejadian dapat dianggap sebagai stimulus dan masing-masing kejadian dapat pula dianggap sebagai efek. Setiap tindakan merangsang tindakan yang lain. yang lain lemah . budaya membentuk hubungan seperti ini —misalnya. adalah yang disebabkan oleh kekakuan yang berlebihan. tetapi tidak bisa ditentukan mana yang stimulus dan mana yang tanggapan. Artinya. Kita menamai beberapa di antaranya sebagai sebab atau stimulus dan lainnya sebagai efek atau tanggapan. yang satu kuat. Perubahan yang begitu penting untuk pertumbuhan tidak dimungkinkan terjadi. Dalam hubungan komplementer kedua pihak mempunyai perilaku yang berbeda. kita mensegmentasikan arus kontinyu komunikasi ini ke dalam potongan-potongan yang lebih kecil. Sementara hubungan komplementer antara seorang ibu yan melindungi dan membimbing dengan anaknya yang sangat bergantung kepadanya pada suatu saat sanglt penting dan diperlukan untuk kehidupan si anak. hubungan yang sama ketika anak ini beranjak dewasa menjadi penghambat bagi pengembangan anak itu selanjutnya. Sebagai pemeran serta atau sebagai pengamat tindak komunikasi. Tidak ada awal dan akhir yang jelas. Jika kita menghendaki komunikasi efektif—jika kita ingin memahami maksud orang lain—maka kita harus melihat rangkaian kejadian seperti yang dipunktuasi orang lain. atau antara atasan dan bawahan—. yang lain pasif. kita harus . masih ada masalah.Seperti dapat dengan mudah dipahami. atau ke dalam stimulus dan tanggapan. yang dikenal baik oleh banyak mahasiswa. Perilaku salah seorang berfungsi sebagai stimulus perilaku komplementer dari yang lain. Rangkaian Komunikasi Dipunkuasi Peristiwa komunikasi merupakan transaksi yang kontinyu. Pada masanya. Selanjutnya. Walaupun hubungan komplementer umumnya produktif di mana perilaku salah satu mitra melengkapi atau menguatkan perilaku yang lain. tidak ada stimulus awal. yang lain bawahan. 5. Masing-masing tindakan berfungsi sebagai stimulus bagi yang lain.

Komponen-komponen Komunikasi Saling Terkait Dalam setiap proses transaksi. setiap komponen berkaitan secara integral dengan setiap komponen yang lain. Karena sifat saling bergantung ini. Sebagai contoh. orang yang kita ajak berkomunikasi. . perubahan-perubahan lain akan menyusul sebagai akibatnya. kemudian ibu anda datang masuk ke kelompok. Barangkali anda atau teman-teman anda akan mengubah bahan pembicaraan atau mengubah cara membicarakannya. perubahan pada sembarang komponen proses mengakibatkan perubahan pada komponen yang lain. Misalnya. Kita tidak dapat bereaksi. dan seterusnya. Segala hal dalam komunikasi selalu berubah —kita. dan bahwa para komunikatornya beraksi dan bereaksi sebagai suatu kesatuan atau keseluruhan. karena kita tidak demikian terkotak-kotak. dan tidak akan umpan balik tanpa adanya penerima. Kita bereaksi dengan tubuh dan pikiran. secara fisik dan kognitif. misalnya. komunikasi tidak pernah seperti itu. Apa pun perubahan yang pertama. Kita pasti akan bereaksi secara emosional dan intelektual. Komunikasi adalah Proses Komunikasi merupakan suatu proses. tidak akan ada pesan tanpa sumber. Komunikator bertindak sebagai satu kesatuan Setiap orang yang terlibat dalam komunikasi beraksi dan bereaksi sebagai satu kesatuan yang utuh.menyadari bahwa punktuasi kita tidaklah mencerminkan apa yang ada dalam kenyataan. Ini juga dapat mempengaruhi berapa sering orang tertentu berbicara. dan lingkungan kita—. tidak mungkin ada sumber tanpa penerima. yang diam. Komunikasi adalah proses transaksional Komunikasi adalah transaksi. tidak pernah independen: Masing-masing komponen dalam kaitannya dengan komponen yang lain. Walaupun kita mungkin membicarakan komunikasi seakan-akan ini merupakan suatu yang statis. suatu kegiatan. melainkan merupakan persepsi kita sendiri yang unik dan bisa keliru. Perubahan "khalayak" ini akan menyebabkan perubahan-perubahan lain. Dengan transaksi dimaksudkan bahwa komunikasi merupakan suatu proses. Komponen komunikasi saling bergantung. anda sedang berbincang-bincang dengan sekelompok teman. Secara biologis kita dirancang untuk bertindak sebagai makhluk yang utuh. hahwa komponen-komponennya saling terkait. hanya pada tingkat emosional atau intelektual saja.

Proses seperti ini dinamakan proses reversibel. jika kita melihat seseorang melirik ke arah kita. 7. Prosesnya hanya bisa berjalan dalam satu arah." . kita pasti bereaksi dengan cara tertentu. bila kita dalam situasi interaksi. ketiadaan reaksi ini sendiri pun merupakan reaksi. anda tidak bisa tidak mengkomunikasikannya. keadaan kesehatan kita. Komunikasi termasuk proses seperti ini. anda tidak bisa tidak berkomunikasi. Sebagai contoh. emosi kita saat itu. Tetapi ada sistem lain yang bersifat tak reversibel (irreversible). 6. melainkan juga oleh cara kita menafsirkan apa yang dikatakan. anda dapat mengubah air menjadi es dan kemudian mengembalikan es menjadi air. Sekali anda mengkomunikasikan sesuatu. Seandainyapun kita tidak bereaksi secara aktif atau secara terbuka. misalnya. mengatakan. jika kita tidak menyadari lirikan itu. Tetapi. dan termotivasi secara sadar. Jadi. anda dapat saja. tidak hanya bergantung pada kata-kata dan gambar dalam film tersebut melainkan pada semua yang ada pada kita —pengalaman masa lalu kita. jelas bahwa komunikasi tidak terjadi. Selanjutnya. pengetahuan kita. Tidaklah berarti bahwa semua perilaku merupakan komunikasi. komunikasi tidak terjadi. setiap orang menafsirkannya secara berbeda. dan itu berkomunikasi. Anda. Walaupun kata-kata dan simbol yang digunakan sama. Sekali lagi. "Saya sangat marah waktu itu. misalnya. dapat mengubah buah anggur menjadi minuman anggur (sari anggur). seringkali pula komunikasi terjadi meskipun seseorang tidak merasa berkomunikasi atau tidak ingin berkomunikasi. tidak bisa dibalik. anda dapat berusaha mengurangi dampak dari pesan yang sudah terlanjur anda sampaikan. bertujuan. saya tidak benar-benar bermaksud mengatakan seperti itu. dan anda dapat mengulang-ulang proses dua arah ini berkali-kali sesuka anda. misalnya. misalnya. Komunikasi Bersifat Tak Reversibel Anda dapat membalikkan arah proses beberapa sistem tertentu. Dalam situasi interaksi. Komunikasi Tak Terhindarkan Anda mungkin menganggap bahwa komunikasi berlangsung secara sengaja. misalnya. Tentu saja. kita tidak bisa tidak menanggapi pesan dari orang lain. dan banyak lagi faktor lain. Dalam banyak hal ini memang demikian.Barangkali akibat terpenting dari karakteristik ini adalah bahwa aksi dan reaksi kita dalam komunikasi ditentukan bukan hanya oleh apa yang dikatakan. Kita tidak bisa tidak bereaksi. dua orang yang mendengarkan sebuah pesan seringkali menerimanya dengan arti yang sangat berbeda. Reaksi kita terhadap sebuah film. jika sang murid melihat ke luar jendela dan guru tidak melihatnya. tetapi anda tidak bisa mengembalikan sari anggur menjadi buah anggur. proses tak reversibel.

. tidak bisa dibalikkan. bahkan jutaan orang. dalam interaksi antarpribadi. khususnya dalam situasi konflik. Dalam situasi komunikasi publik atau komunikasi masa.Tetapi apa pun yang anda lakukan untuk mengurangi atau meniadakan dampak dari pesan anda. (Ada pepatah Indonesia yang mengatakan. nasi telah menjadi bubur. Sebagai contoh.) l Prinsip ini mempunyai beberapa implikasi penting komunikasi dalam segala macam bentuknya. sekali telah dikirimkan dan diterima. Pesan yang mengandung komitmen—pesan "aku cinta kepadamu" dengan segala macam variasinya— juga perlu diperhatikao . lika tidak. di mana pesan-pesan didengar oleli ratusan. ribuan. pesan itu sendiri. kita perlu hati-hati untuk tidak mengucapkan sesuatu yang mungkin nantinya ingin kita tarik kembali. sangatlah penting kita menyadari bahwa komunikasi kita bersifat tak reversibel. kita mungkin terpaksa mengikatkan diri kita pada suatu posisi yang mungkin nantinya kitt sesali.

PENUTUP KESIMPULAN .

SARAN .

PT Gramedia Pustaka Utama. 6. Devito. Astrid S. 2. 5. Komunikasi antar manusia (edisi kelima). Don F. Profesional Books. Globalisasi dan komunikasi. Seni Berbicara: kepada siapa saja. Jakarta. Seni komunikasi Efektif: membangun relasi dengan membina gaya percakapan. Jakarta. . 2002. 1986. Faulos. Bill Gilbert. Jakarta.1997. Persuasion: Perception and Responsibility (fourth Edition). 3. Prof. 1996. Larry King. Wadsworth Publishing Company. California. (alih bahasa dra. 4. Larson. Amitya Komara). Deborah Tannen. dimana saja (editor Tanti Lesmana). PT Gramedia Pustaka Utama. kapan saja. Dr. PT Remaja Rosdakarya. Bandung. MA. Wayne Pace.D. 2002. Ph. Komunikasi Organisasi: Strategi meningkatkan kinerja perusahaan (editor Deddy Mulyana. Charles V. 1995. Susanto-Sunarto.). R.DAFTAR PUSTAKA 1. Joseph A. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful