Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, Indonesia, dari Ujung

Kulon di ujung barat pulau Jawa hingga sekitar Brebes (mencakup wilayah administrasi propinsi Jawa Barat, Banten, sebagian DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Tengah. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Kerana letaknya yang berdekatan dengan ibu kota negara maka hampir seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia terdapat di provinsi ini. 65% penduduk Jawa Barat adalah Suku Sunda yang merupakan penduduk asli provinsi ini. Suku lainnya adalah Suku Jawa yang banyak dijumpai di daerah bagian utara Jawa Barat, Suku Betawi banyak mendiami daerah bagian barat yang bersempadan dengan Jakarta. Suku Minang dan Suku Batak banyak mendiami Kota-kota besar di Jawa Barat, seperti Bandung, Cimahi, Bogor, Bekasi, dan Depok. Sementara itu Orang Tionghoa banyak dijumpai hampir di seluruh daerah Jawa Barat.

Sejarah Suku Sunda
Pada tahun 1998, suku Sunda berjumlah lebih kurang 33 juta jiwa, kebanyakan dari mereka hidup di Jawa Barat. Diperkirakan 1 juta jiwa hidup di propinsi lain. Berdasarkan sensus tahun 1990 didapati bahwa Jawa Barat memiliki populasi terbesar dari seluruh propinsi yang ada di Indonesia yaitu 35,3 juta orang. Demikian pula penduduk kota mencapai 34,51%, suatu jumlah yang cukup berarti yang dapat dijangkau dengan berbagai media. Kendatipun demikian, suku Sunda adalah salah satu kelompok orang yang paling kurang dikenal di dunia. Nama mereka sering dianggap sebagai orang Sudan di Afrika dan salah dieja dalam ensiklopedi. Beberapa koreksi ejaan dalam komputer juga mengubahnya menjadi Sudanese. Sejarah singkat pra-abad 20 ini dimaksudkan untuk memperkenalkan orang Sunda di Jawa Barat kepada kita yang melayani di Indonesia. Pada abad ini, sejarah mereka telah terjalin melalui bangkitnya nasionalisme yang akhirnya menjadi Indonesia modern. SISTEM KEPERCAYAAN MULA-MULA Suku Sunda tidak seperti kebanyakan suku yang lain, dimana suku Sunda tidak mempunyai mitos tentang penciptaan atau catatan mitos-mitos lain yang menjelaskan asal mula suku ini. Tidak seorang pun tahu dari mana mereka datang, juga bagaimana mereka menetap di Jawa Barat. Agaknya pada abad-abad pertama Masehi, sekelompok kecil suku Sunda menjelajahi hutan-hutan pegunungan dan melakukan budaya tebas bakar untuk membuka hutan. Semua mitos paling awal mengatakan bahwa orang Sunda lebih sebagai pekerjapekerja di ladang daripada petani padi. Kepercayaan mereka membentuk fondasi dari apa yang kini disebut sebagai agama asli orang Sunda. Meskipun tidak mungkin untuk mengetahui secara pasti seperti apa kepercayaan tersebut, tetapi petunjuk yang terbaik ditemukan dalam puisi-puisi epik kuno (Wawacan) dan di antara suku Badui yang terpencil. Suku Badui menyebut agama mereka sebagai Sunda Wiwitan [orang Sunda yang paling mula-mula]. Bukan hanya suku Badui yang hampir bebas sama sekali dari elemen- elemen Islam (kecuali mereka yang ditentukan ada lebih dari 20 tahun yang lalu), tetapi suku Sunda juga memperlihatkan karakteristik Hindu yang sedikit sekali. Beberapa kata dalam bahasa Sansekerta dan Hindu yang berhubungan dengan mitos masih tetap ada. Dalam monografnya, Robert Wessing mengutip beberapa sumber yang menunjukkan suku Sunda secara umum, "The Indian belief system did not totally displace the indigenous beliefs, even at the court centers."[1] Berdasarkan pada sistem tabu, agama suku Badui bersifat animistik. Mereka percaya bahwa roh-roh yang menghuni batu-batu, pepohonan, sungai dan objek tidak bernyawa lainnya. Roh-roh tersebut melakukan hal-hal yang baik maupun jahat, tergantung pada ketaatan seseorang kepada sistem tabu tersebut. Ribuan kepercayaan tabu digunakan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.

gotong gagak. calung. KESENIAN KIRAB HELARAN Kirap helaran atau yang disebut sisingaan adalah suatu jenis kesenian tradisional atau seni pertunjukan rakyat yang dilakukan dengan arak-arakan dalam bentuk helaran. KEBUDAYAAN SUKU SUNDA Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan. menyambut tamu. Secara umum kemiskinan di Jawa Barat disebabkan oleh kelangkaan sumber daya manusia. Selatan. A. kegiatan HUT Kemerdekaan RI dan kegiatan harihari besar lainnya. engrang. Demang Hardjakusumah itu. diikuti oleh kelompok-kelompok masyarakat yang menyajikan seni budaya Sunda. diantaranya orang-orang Baduy yang tinggal di Banten Tetapi juga ada yang beragama Katolik. Kebudayaankebudayaan tersebut akan dijabarkan sebagai berikut : 1. Rd. kendang rampak. adalah lakon pantun Lutung Kasarung. Hanya sebagian kecil yang tidak beragama Islam. Budha. . Sistem ini mengintensifkan usaha-usaha pemerintah untuk menguras hasil bumi yang lebih banyak yang dihasilkan dari tanah ini. Tanah diambil dari tangan petani dan diberikan kepada para tuan tanah besar. Sistem budaya ini memeras seperlima hasil tanah petani sebagai pengganti pajak. salah satu tokoh budaya mereka. Melewati pertengahan abad. yang percaya adanya Allah yang Tunggal (Guriang Tunggal) yang menitiskan sebagian kecil diriNya ke dalam dunia untuk memelihara kehidupan manusia (titisan Allah ini disebut Dewata). Pengaruh ekonomi ke pedesaan bersifat dramatis dan percabangan sosialnya penting. dan klub motor. kopi dan teh. pembinaan. hukum agraria dipandang perlu untuk melindungi hak-hak rakyat atas tanah. Pertunjukannya biasa ditampilkan pada acara khitanan atau acara-acara khusus seperti .SISTEM BUDAYA Kesalahan politik yang paling terkenal yang dilakukan Belanda dimulai pada tahun 1830. Seperti yang diikuti ratusan orang dari perwakilan seluruh kelurahan di Cimahi. 2. SISTEM KEPERCAYAAN Hampir semua orang Sunda beragama Islam. Kesalahan politik ini disebut sebagai Sistem Budaya namun sebenarnya lebih tepat jika disebut sistem perbudakan. Kebanyakan tidak suka merantau atauhidup berpisah dengan orang-orang sekerabatnya. Maka yang dibutuhkan adalah pengembangan sumber daya manusia yang berupa pendidikan. reog. MATA PENCAHARIAN Suku Sunda umumnya hidup bercocok tanam. hiburan peresmian. Menjelang 1870. Ini mungkin bisa menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan Kabar Baik kepada mereka. Hindu. yang berupa arak-arakan yang pernah digelar pada saat Hari Jadi ke-6 Kota Cimahi. seperti sisingaan. dll. Praktek-praktek sinkretisme dan mistik masih dilakukan. Kirap ini yang bertolak dari Alun-alun Kota Cimahi menuju kawasan perkantoran Pemkot Cimahi. Dengan mengadakan hasil panen yang baru seperti gula. Kristen. investasi swasta di tanah Jawa Barat mulai tumbuh dan mulai muncul perkebunan-perkebunan. Jln. Hal yang menarik dalam kepercayaan Sunda. maka lebih besar lagi tanah pertanian yang diolahnya. 3. Kebutuhan orang Sunda terutama adalah hal meningkatkan taraf hidup. sedangkan keseimbangan sosial dipertahankan dengan kegiatan saling memberi (gotong royong). Pada dasarnya seluruh kehidupan orang Sunda ditujukan untuk memelihara keseimbangan alam semesta.Keseimbangan magis dipertahankan dengan upacara-upacara adat. barongsai. Menurut data dari Bappenas (kliping Desember 1993) di Jawa Barat terdapat 75% desa miskin.

klompen cianjuran. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik seperti Kendang. Saron. dimana alat musik kendang terdengar paling menonjol selama mengiringi tarian. Sebagai tarian yang menarik. Suluk Wuyung Aya 11. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang. Wahosan Tumpawarang 12. penduduk tempatan menyebutnya “Maempo Cikalong”. b. Daerah Cianjur sudah sejak dahulu terkenal sebagai daerah pengembangan kebudayaan Sunda seperti. dsb. Degung bisa diibaratkan ‘Orkestra’ dalam musik Eropa/Amerika. Jaipong sering dipentaskan pada acara-acara hiburan. Babad Cerbon 2. Carita Waruga Guru 6. hampir seluruh perguruan pencak silat melengkapi teknik perguruannya dengan aliran ini. berpasangan atau berkelompok. Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari daerah ini. Go’ong.KARYA SASTRA Di bawah ini disajikan daftar karya sastra dalam bahasa Jawa yang berasal dari daerah kebudayaan Sunda. selamatan atau pesta pernikahan. Wawacan Angling Darma 13. Kitab Waruga Jagat 7. Carita Purwaka Caruban Nagari 5. Khususnya di Jawa Barat dan diseluruh Nusantara pada umumnya. Jaipongan atau Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah moderen karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. Carita Ratu Galuh 4. pakaian moda Cianjuran yang sampai kini dipergunakan dll. Kitab Pramayoga/jipta Sara PENCAK SIALAT CIKALONG Pencak silat Cikalong tumbuh dikenal dan menyebar. Layang Syekh Gawaran 8. TARI JAIPONGAN Tanah Sunda (Priangan) dikenal memiliki aneka budaya yang unik dan menarik. SENI TARI a. TARI TOPENG . musik kecapi suling Cianjuran. Wawacan Syekh Baginda Mardan 14. Pustaka Raja Purwa 9. 1. Kacapi. Ciri khas dari Tari Jaipong ini adalah musiknya yang menghentak.Tari Jaipong ini dibawakan dengan iringan musik yang khas pula. TARI MERAK c. Cariosan Prabu Siliwangi 3. yaitu Degung. Sajarah Banten 10.

Dalam Wayang Golek. yaitu pada malam hari (biasanya semalam suntuk) dimulai sekitar pukul 20. seperti Ramayana atau Perang Baratayudha. Seorang Dalang yang pintar akan memainkan tokoh tersebut dengan variasi yang sangat menarik. KETUK TILU Ketuk Tilu adalah suatu tarian pergaulan dan sekaligus hiburan yang biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan. 5.00 – 21. Seperti halnya Jaipong. Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam). 4. . Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Ceritanya banyak diilhami oleh budaya Hindu dari India. Penyanyi ini biasanya seorang wanita yang dinamakan Sinden. Seni terbang itu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan “Terbang”. Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe dari angklung. 2. Bubuy Bulan Es Lilin Manuk Dadali Tokecang Warung Pojok WAYANG GOLEK Jepang boleh terkenal dengan ‘Boneka Jepangnya’. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian local atau tradisional 3. 2. Dalam memainkan Degung biasanya ada seorang penyanyi yang membawakan lagu-lagu Sunda dengan nada dan alunan yang khas. seperti Dawala dan Cepot. cara menabuh calung adalah dengan mepukul batang (wilahan. Wayang Golek biasanya dipentaskan pada acara hiburan. pesta pernikahan atau acara lainnya. acara hiburan penutup kegiatan atau diselenggrakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Waktu pementasannya pun unik.Dibawah ini salah salah satu musik/lagu daerah Sunda : 1. 4. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan. Tokoh-tokoh ini digemari karena mereka merupakan tokoh yang selalu memerankan peran lucu (seperti pelawak) dan sering memancing gelak tawa penonton. Cerita yang dibawakan berkisar pada pergulatan antara kebaikan dan kejahatan (tokoh baik melawan tokoh jahat).00 hingga pukul 04. bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Seorang Dalang memiliki keahlian dalam menirukan berbagai suara manusia. ALAT MUSIK 1. namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). Tokoh-tokoh dalam cerita mengambil nama-nama dari tanah India. Tidak sembarangan orang dapat menyanyikan lagu yang dibawakan Sinden karena nada dan ritme-nya cukup sulit untuk ditiru dan dipelajari. Wayang Golek adalah pementasan sandiwara boneka yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh seorang sutradara merangkap pengisi suara yang disebut Dalang. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil. tanah Sunda juga terkenal dengan seni suaranya. ada ‘tokoh’ yang sangat dinantikan pementasannya yaitu kelompok yang dinamakan Purnakawan. yaitu semacam rebana tetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. pementasan Wayang Golek diiringi musik Degung lengkap dengan Sindennya. maka tanah Sunda terkenal dengan kesenian Wayang Golek-nya.SENI MUSIK DAN SUARA Selain seni tari.00 pagi. Oleh karena itu tari ketuk tilu ini banyak disukai masyarakat terutama di pedesaan yang jarang kegiatan hiburan. SENI BANGRENG Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni “Terbang” dan “Ronggeng”. Pemunculan tari ini di masyarakat tidak ada kaitannya dengan adat tertentu atau upacara sakral tertentu tapi murni sebagai pertunjukan hiburan dan pergaulan. 3.

harapan. anak saudara piut. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Masalah pendidikan dan teknologi di dalam masyarakat suku Sunda sudah bisa dibilang berkembang baik. memakai Bendo.5. KECAPI SULING Kacapi Suling adalah salah satu jenis kesenian Sunda yang memadukan suara alunan Suling dengan Kacapi (kecapi). takwa dan pakai kain serta selop. Budak sunat tersebut dihias seperti seorang Raja atau Satria. dan sebagai alat pengembang serta pendukung kebudayaan Sunda itu sendiri. 5. Muncul sekitar tahun 1964 di daerah Kabupaten Cianjur dan orang yang pertama kali memunculkan dan mempopulerkannya adalah H. Pembangunan pendidikan merupakan dasar bagi pembangunan lainnya. garis keturunan ditarik dari pihak ayah dan ibu bersama.Dalam suku Sunda dikenal adanya pancakaki yaitu sebagai istilah-istilah untuk menunjukkan hubungan kekerabatan. Pembangunan pendidikan merupakan salah satu bagian yang sangat vital dan fundamental untuk mendukung upaya-upaya pembangunan Jawa Barat di bidang lainnya. saudara yang berhubungan langsung. Dalam bahasa Sunda dikenal pula kosa kata sajarah dan sarsilah (salsilah. silsilah) yang maknanya kurang lebih sama dengan kosa kata sejarah dan silsilah dalam bahasa Indonesia. saudara yang berhubungan tidak langsung dan langsung serta vertikal seperti keponakan anak kakak. Cara penyajiannya yaitu. seekor kuda atau lebih di hias warna-warni. Kedua. Kacapi Suling berkembang pesat di daerah Cianjur dan kemudian menyebar kepenjuru Parahiangan Jawa Barat dan seluruh dunia. Selain itu bahasa Sunda merupakan bagian dari budaya yang memberi karakter yang khas sebagai identitas Suku Sunda yang merupakan salah satu Suku dari beberapa Suku yang ada di Indonesia. Ketiga. mengingat secara hakiki upaya pembangunan pendidikan adalah membangun potensi manusia yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan. Dicontohkannya. atau uwak. 4. Bentuk kesenian ini sudah diambil dari tata cara masyarakat sunda dahulu ketika menanam padi sampai dengan menuainya 6. Majalengka dan Karawang. budak sunat dinaikkan ke atas punggung kuda tersebut. RENGKONG Rengkong adalah salah satu kesenian tradisional yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Sunda. ayah yang bertindak sebagai kepala keluarga. KUDA RENGGONG Kuda Renggong atau Kuda Depok ialah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat di Kabupaten Sumedang. yakni “Dengan Iman dan Takwa Jawa Barat sebagai Provinsi Termaju di Indonesia dan Mitra Terdepan Ibukota Negara Tahun 2010″ merupakan kehendak. udeg-udeg. Sopjan. bisa pula meniru pakaian para Dalem Baheula. kaitsiwur atau gantungsiwur. Visi Pemerintah Jawa Barat. Pemerintah Jawa Barat memiliki tugas dalam memberikan pelayanan pembangunan pendidikan bagi warganya. incu (cucu). Dalam keluarga Sunda. dan seterusnya. SISTEM KEKERABATAN Sistem keluarga dalam suku Sunda bersifat parental. keponakan anak adik. 7. Yaitu anak. Bahasa Sunda adalah bahasa yang diciptakan dan digunakan sebagai alat komunikasi oleh Suku Sunda. bao. sebagai hak warga yang harus dipenuhi dalam pelayanan pemerintahan. pertama. Ikatan kekeluargaan yang kuat dan peranan agama Islam yang sangat mempengaruhi adat istiadat mewarnai seluruh sendi kehidupan suku Sunda. BAHASA Bahasa yang digunakan oleh suku ini adalah bahasa Sunda. buyut (piut). komitmen yang menjadi arah kolektif pemerintah bersama seluruh warga Jawa Barat dalam mencapai tujuan pembangunannya. Makna sajarah adalah susun galur/garis keturunan. bibi. . ke bawah.Ini terlihat dari peran dari pemerintah Jawa Barat. 6. dan vertikal. canggahwareng atau janggawareng. saudara yang berhubungan tidak langsung dan horizontal seperti anak paman. anak saudara kakek atau nenek. iramanya sangat merdu yang biasanya diiringi oleh mamaos (tembang) Sunda yang memerlukan cengkok/ alunan tingkat tinggi khas Sunda.

ADAT ISTIADAT UPACARA ADAT PERKAWINAN SUKU SUNDA Adat Sunda merupakan salah satu pilihan calon mempelai yang ingin merayakan pesta pernikahannya. 2. perabot rumah tangga. maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah. Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri. makanan. termasuk di bidang pendidikan. pakaian. Seserahan (3 – 7 hari sebelum pernikahan). maka penting untuk senantiasa mempertimbangkan karakteristik dan potensi setempat. Membuat lungkun. Nendeun Omong. bageur. o Membuka kain putih penutup pengeuyeuk. budaya dan karakteristik tersendiri. dan lain-lain. uang. Upacara Prosesi Pernikahan . filosofi tersebut harus dijadikan pedoman dalam mengimplementasikan setiap rencana pembangunan. o Diiringi lagu kidung oleh pangeuyeuk o Disawer beras. 7. agar hidup sejahtera. Disertai seseorang berusia lanjut sebagai pemimpin upacara. tur singer tersebut. Lamaran. Khususnya mempelai yang berasal dari Sunda. Jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan. Dilaksanakan orang tua calon pengantin beserta keluarga dekat. falsafah kehidupan masyarakat Jawa Barat yang telah diakui memiliki makna mendalam adalah cageur. Adapun rangkaian acaranya dapat dilihat berikut ini. seperangkat pakaian wanita sebagai pameungkeut (pengikat). Dalam kaitan ini. bertata krama. o Pengeuyek mewejang kedua calon pengantin agar meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambanglambang atau benda yang disediakan berupa parawanten. tur singer. pinter. Pinter. 4. bener. Bawa lamareun atau sirih pinang komplit. o Membelah mayang jambe dan buah pinang (oleh calon pengantin pria). yaitu penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis. memiliki ilmu pengetahuan.Dalam setiap upaya pembangunan. penyayang dan takwa. Digulung menjadi satu memanjang. Singer artinya kreatif dan inovatif. ditempuh pendekatan social cultural heritage approach. melambangkan kemantapan dan keabadian. o Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali (oleh calon pengantin pria). Berebut uang di bawah tikar sambil disawer. 6. Secara sosiologis-antropologis. Jika dibawa. bisanya berupa cincing meneng. pinter.Sebagai sebuah upaya mewujudkan pembangunan pendidikan berfalsafahkan cageur. Melambangkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga. Diikat dengan benang kanteh. masyarakat Jawa Barat yang mayoritas suku Sunda memiliki potensi. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. Bener yaitu jujur. 5. 8. Dalam konteks ini. pangradinan dan sebagainya. Maknanya. Cageur mengandung makna sehat jasmani dan rohani. bener. perabot dapur.) o Dipimpin pengeuyeuk. o dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja. bageur. Ngeuyeuk seureuh (opsional. sopan santun. agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan. Melalui pendekatan ini diharapkan akan lahir peran aktif masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan pendidikan yang digulirkan pemerintah 7. 3. Calon pengantin pria membawa uang. Dilakukan ‘patuker beubeur tameuh’. 1. amanah. Bageur berperilaku baik. Cincin tidak mutlak harus dibawa. Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. yaitu pembicaraan orang tua atau utusan pihak pria yang berminat mempersunting seorang gadis. Tunangan. ramah.

Saweran. pintu dibuka. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung. Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah.gunung dan tempat-tempat serupa lainnya dianggap keramat oleh rakyat. atau meningkatkan kehidupan seseorang dalam berbagai cara. Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. Sejak lahir hingga mati hanya sedikit keputusan penting yang dibuat tanpa meminta pertolongan dukun. sistem mantera magis juga memainkan peran utama berkaitan dengan kekuatan-kekuatan roh. oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya. Sungkeman. Beberapa dukun ini akan melakukan black magic tetapi banyaknya adalah jika dianggap sangat bermanfaat bagi orang Sunda. yang berarti penyatuan dua insan yang masih murni.o o o o o o o o Penjemputan calon pengantin pria. Rakyat juga memanggil roh-roh yang tidak terhitung banyaknya termasuk arwah orang yang telah meninggal dan juga menempatkan roh-roh (jurig) yang berbeda jenisnya. Kebanyakan orang mengenakan jimat-jimat di tubuh mereka serta meletakkannya pada tempat-tempat yang menguntungkan dalam harta milik mereka. Mereka mengadakan kontak dengan kekuatan-kekuatan supernatural yang melakukan perintah para dukun ini. pengantin pria sudah berada di tempat nikah. Banyak kuburan. kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan. Di tempat-tempat ini. Buka pintu.pelaksana ilmu magis yang disebut dukun. ada pelaksana. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. Diawali mengetuk pintu tiga kali. pepohonan. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar. Kebanyakan aktivitas ini terjadi di luar wilayah Islam dan merupakan oposisi terhadap Islam. Tetapi orang-orang ini tetap dianggap sebagai Muslim. lalu didudukkan di sebelah kiri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang. Wejangan. para saksi. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita. Pengantin masuk menuju pelaminan MANTERA-MANTERA MAGIS Dalam penyembahan kepada ilah-ilah ini. ibu calon pengantin wanita menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria. petugas KUA. gunung. seseorang dapat memperoleh kekuatan-kekuatan supernatural untuk memulihkan kesehatan. Salah satu sistem tersebut adalah Ngaruat Batara Kala yang dirancang untuk memperoleh kemurahan dari dewa Batara Kala dalam ribuan situasi pribadi. pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah. Setelah kalimat syahadat dibacakan. Akad nikah. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Dukun-dukun ini aktif dalam menyembuhkan atau dalam praktek-praktek mistik seperti numerology (penomoran). pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Beberapa orang bahkan melakukan mantera atau jampi-jampi sendiri tanpa dukun. . DUKUN-DUKUN Untuk membantu rakyat dalam kebutuhan spiritual mereka. Lantas harupat dipatahkan pengantin pria. pantun sawer dinyanyikan. menambah kekayaan. oleh utusan dari pihak wanita Ngabageakeun. kedua pengantin didudukkan di kursi. Nincak endog. Meuleum harupat. Sambil penyaweran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful