P. 1
Kosmetik

Kosmetik

|Views: 189|Likes:

More info:

Published by: Ca' NinNa Rahayu Syamrid on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2015

pdf

text

original

KOSMETIK

Sejarah singkat kosmetik
 

200 tahun yang lalu, Cleopatra menggunakan susu sebagai rendaman saat mandi. Hippocrates ( 460 – 370 SM ) dan kawan-kawanya mempunyai peran yang penting dalam sejarah awal pengembangan kosmetik dan kosmetologi modern melalui dasar-dasar dermatologi, diet, dan olahraga sebagai sarana yang baik untuk kesehatan dan kecantikan Renaissance ( 1300 – 1600 ), Banyak universitas didirikan di Inggris, Eropa Utara, Eropa Barat, dan Eropa Timur kemudian pada masa itu ilmu kedokteran semakin bertambah luas, hingga kemudian ilmu kosmetik dan kosmetikologi di pisahkan dari ilmu kedokteran ( Henri De Medovile, 1260 – 1325 ).

ilmu kosmetik untuk merias atau decoration yang dipakai untuk pengobatan kelainan patologi kulit, Hingga pada tahun 1700 – 1900, pembagian tersebut dipertegas lagi dengan Cosmetic treatment yang berhubungan dengan ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan lainya. Pada tahun 1970 oleh Jellinek, kosmetologi diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari hukum-hukum fisika, Biologi, maupun mikrobiologi tentang pembuatan, penyimpanan, dan penggunaan (aplikasi) kosmetik, Selanjutnya di tahun 1997 Mitsui menyebut kosmetologi sebagai ilmu kosmetik yang baru, yang lebih mendalam dan

Definisi

Kosmetik berasal dari kata yunani kosmetikos yang berarti keterampilan menghias, mengatur. Definisi dalam peraturan Menteri Kesehatan RI No.445/MenKes/Permenkes 1998 sbgai berikut ; “Kosmetik adalah sediaan atau paduan bahan yang siap untuk digunakan pada bagian luar badan ( epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ kelamin bagian luar ), gigi, dan rongga mulut untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan, melindungi supaya tetap dalam keadaan baik, memperbaiki bau badan tetapi tdk dimaksudkan yntuk mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit ’’.

Syarat Kosmetik Secara Umum

  

1. Tidak kotor dan rusak. 2. Tidak mengandung bahan beracun yang melampaui batas yang ditetapkan. 3. Tidak terdapat zat renik berbahaya. 4. Tidak menggangu kesehatan manusia. 5. Wadah, pembungkus dan penandaan harus menurut persyaratan.

Penggolongan kosmetik

I.

a.

b.
c. d.

Menurut peraturan Menteri Kesehatan RI, menurut sifat modern atau radisionalnya, dan menurut kegunaannya bagi kulit : Menurut peraturan MenKes RI, kosmetik dibagi dlam 13 kelompok yaitu : preparat untuk bayi Preparat mandi Preparat untuk mata Preparat wangi-wangian

e. Preparat untuk rambut f. Preparat pewarna rambut g. Preparat make-up h. Preparat untuk kebersihan mulut i. Preparat untuk kebersihan badan] j. Preparat kuku k. Preparat perawatan kulit l. Preparat cukur m. Preparat suntan dan sunscreen

II. Penggolongan menurut sifat dan cara pembuatannya : a. Kosmetik modern b. Kosmetik tradisional 1. betul-betul tradisional 2. Semi tradisional 3. Hanya nama yang tradisional

III. Penggolongan menurut kegunaanya bagi kulit: a) Kosmetik perawatan kulit  Cleansing ( Kosmetik pembersih )  Moisturizing ( Kosmetik pelembab )  Protecting ( Kosmetik pelindung )  Thining ( Kosmetik penipis ) a) Kosmetik riasan  Rias Wajah.  Rias Rambut.  Rias Kuku.  Rias Bibir  Rias Mata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->