PRINSIP MANAJEMEN “PERENCANAAN (PLANNING)” Dalam manajemen, Perencanaan (Planning) adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi

untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. T. Hani Handoko (1995) mengemukakan bahwa “ Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain (pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan) tak akan dapat berjalan. Bisa juga dirumuskan secara sederhana, perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai sesuatu hasil yang diinginkan. Pembahasan yang agak kompleks merumuskan perencanaan sebagai penetapan apa yang harus dicapai. Selain itu juga dalam fungsi perencanaan sudah termasuk di dalamnya penetapan budget. Lebih tepatnya lagi bila planning dirumuskan sebagai penetapan tujuan, policy, prosedur, budget, dan program dari sesuatu organisasi. Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan. Tujuan Perencanaan Stephen Robbins dan Mary Coulter mengemukakan empat tujuan perencanaan, antara lain : 1. Untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Dengan rencana, karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa rencana, departemen dan individual mungkin akan bekerja sendirisendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.

dan menyusun rencana untuk menghadapinya. Selain itu. manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan. Sasaran Sasaran adalah hal yang ingin dicapai oleh individu. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. Sasaran sering pula disebut tujuan. yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. Seringkali stated goals ini bertentangan dengan kenyataan yang ada dan dibuat hanya untuk memenuhi tuntutan stakeholder perusahaan. ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan. grup. . A. Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa manajer puncak adalah orang yang tahu segalanya karena mereka telah melihat gambaran besar perusahaan. 3. Pada pendekatan ini. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya. yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. Untuk meminimalisir pemborosan. manajer puncak memberikan sasaran-sasaran umum. pengumuman humas. seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan. Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan organisasi untuk mencapai sasarannya. Untuk mengurangi ketidakpastian. laporan tahunan. Untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya. Dengan kerja yang terarah dan terencana. memperkirakan efek dari perubahan tersebut. Stated goals adalah sasaran yang dinyatakan organisasi kepada masyarakat luas. karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. 4. Sedangkan sasaran riil adalah sasaran yang benar-benar dinginkan oleh perusahaan. meramalkan perubahan. Sasaran riil hanya dapat diketahui dari tindakan-tindakan organisasi beserta anggotanya. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. dengan rencana. Elemen Perencanaan Terdapat dua elemen penting perencanaan. Tanpa adanya rencana. atau seluruh organisasi. Sasaran dapat dibagi menjadi dua kelompok.2. yaitu sasaran yang dinyatakan (stated goals) dan sasaran riil. yaitu sasaran (goals) dan rencana itu sendiri (plan). atau pernyataan publik yang dibuat oleh manajemen. Ketika seorang manajer membuat rencana. Sasaran seperti ini dapat dilihat di piagam perusahaan.

adanya kecenderungan karyawan untuk bekerja memenuhi sasarannya tanpa memedulikan rekan sekerjanya. kekhususan. Dengan begini. sehingga kerjasama tim berkurang. Rencana dibagi berdasarkan cakupan. Seringkali.” sehingga bawahan kesulitan menerjemahkan sasaran ini dan akhirnya salah mengintepretasi maksud sasaran itu. Berdasarkan cakupannya. Menurut kekhususannya. dan tindakan-tindakan penting lainnya.Kesulitan utama terjadi pada proses penerjemahan sasaran atasan oleh bawahan. dan frekuensi penggunaannya.” “naikkan profit. Ada juga yang bilang MBO hanyalan sekedar formalitas belaka. B. Pertama. karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat. sehingga kurang cocok bila diterapkan pada lingkungan bisnis yang sangat dinamis. tetapi juga oleh karyawan. jangka waktu. Rencana Rencana atau plan adalah dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai tujuan. Kedua. rencana jangka pendek adalah rencana yang memiliki jangka waktu satu tahun. Rencana biasanya mencakup alokasi sumber daya. Sementara rencana yang berada di antara keduanya dikatakan memiliki intermediate time frame. rencana dapat dibagi menjadi rencana jangka panjang dan rencana jangka pendek. tidak mendetail. Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. Rencana jangka panjang umumnya didefinisikan sebagai rencana dengan jangka waktu tiga tahun. Berdasarkan jangka waktunya. Rencana direksional adalah rencana yang hanya memberikan guidelines secara umum. Rencana strategis adalah rencana umum yang berlaku di seluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah rencana yang mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi. Namun ada beberapa kelemahan dalam pendekatan MBO. sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh manajer puncak saja. Manajer dan karyawan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai. pada akhirnya yang menentukan sasaran hanyalah manajemen puncak sendiri.” atau “kembangkan perusahaan. negosiasi dan pembuatan keputusan dalam pendekatan MBO membutuhkan banyak waktu. Pada pendekatan ini. rencana dibagi menjadi rencana direksional dan rencana spesifik. atasan memberikan sasaran yang cakupannya terlalu luas seperti “tingkatkan kinerja. rencana dapat dibagi menjadi rencana strategis dan rencana operasional. Misalnya seorang manajer menyuruh karyawannya untuk “meningkatkan profit 15%.” Manajer tidak memberi tahu apa yang . jadwa.

Menurut frekuensi dibagi menjadi perencanaan insidental dan perencanaan rutin. Perencanaan jangka panjang memakan jangka waktu lebih dari lima tahun (jangka waktu ini sifatnya relatif). • Selain itu. A. daya laku. perencanaan sementara. B. setelah ada kejelasan masalahnya. menurut frekuensi perencanaan juga bisa dibagi menjadi perencanaan satu kali pakai dan perencanaan berulang-ulang .harus dilakukan untuk mencapai 15% itu. perencanaan penting. misalnya dengan memperluas pasar. dan perencanaan definitif. dan perencanaan formalitas. C. • Perencanaan jangka pendek apabila perencanaan tersebut berjangka waktu sampai 1 tahun. Perencanaan rutin adalah perencanaan yang dibuat secara rutin untuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan berulang-ulang. Perencanaan darurat adalah perencanaan yang dibuat dalam kondisi darurat. Rencana seperti ini sangat fleksibel. Perencanaan definitif adalah perencanaan yang sudah bersifat final atau tetap.dan jangka panjang. perencanaan dibagi menjadi sangat penting. perencanaan dibagi menjadi perencanaan jangka pendek. tidak diadakan perubahan lagi kecuali ada kondisi yang mengharuskan adanya peninjauan lagi. prioritas. dan formalitasnya. Sedangkan rencana spesifik adalah rencana yang secara detail menentukan cara-cara yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan. Perencanaan jangka menengah atau sedang berjangka waktu antar 1 tahun sampai 5 tahun.” ia juga memberikan perintah mendetail. dan akan segera diadakan peninjauan kembali apabila keadaan sudah normal. ruang lingkup. Selain menyuruh karyawan untuk “meningkatkan profit 15%. Perencanaan sementara adalah perencanaan yang dibuat sambilmenunggu ketentuan lebih lanjut. Menurut prioritas. dan lain-lain. fungsi. perencanaan biasa. Pengelompokkan/Klasifikasi Perencanaan Perencanaan dapat diklasifikasikan atau dikelompokan menurut : frekuensi. mengurangi biaya. • Perencanaan insidental adalah perencanaan yang dibuat untuk kegiatan atau masalah yang bersifat incidental. jangka menengah. Menurut daya laku. • • Menurut daya laku perencanaan juga dapat dibagi menjadi perencanaan darurat. . namun tingkat ambiguitasnya tinggi.

D. Mengumpulkan dan menganalisa informasi . perencanaan wilayah atau propinsi. E. perencanaan produksi. Perencanaan formal adalah perencanaan yang dibuat tertulis secara lengkap dengan ketentuan-ketentuan tertentu. Langkah-langkah Menyusun Perencanaan Planning sendiri berarti merencanakan atau perencanaan. Selain itu juga dapat dibagi menjadi perencanaan strategic. Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak dicapai. Perencanaan penting adalah perencanaan yang dibuat dalam rangka mengurangi ketidakpastian. b. Menurut ruang lingkupnya. dan perencanaan tidak resmi . d. dan perencanaan operasional. perencanaan dibagi menjadi perencanaan nasional. kapan dan bagaimana melakukannya. perencanaan daerah atau kabupaten. dan perencanaan mikro. Menurut formalitasnya. Membatasi sasaran dan menetapkan pelaksanaan-pelaksanaan kerja untuk mencapai efektivitas maksimum melalui proses penentuan target. Menetapkan tentang apa yang harus dikerjakan. Menentukan siapa yang akan melakukan dan apa yang mempengaruhi pelaksanaan tindakan tersebut. dengan maksud agar semua tugas dapat dilaksanakan secara teratur sehingga tidak menimbulkan kerugian atau pemborosan. • • • Perencanaan formalitas adalah perencanaan yang sebenarnya tidak perlu tetapi dibuat untuk memenuhi ketentuan yang ada. yaitu : a. c. perencanaan pendidikan. perencanaan manajerial. perencanaan dibagi menjadi perencanaan formal atau resmi. e. F. perencaan nonkeuangan. Menurut fungsi. terdiri dari beberapa langkah. berdasarkan peraturan tertentu dilaksanakan ileh orang yang telah diberi kewenangan untuk itu dan dilaksanakan pengawasan tertentu untuk kegiatan tersebut. perencanaan mezzo. perencanaan dapat dibagi menjadi perencanaan keuangan. Dan dapat dibagi pula menjadi perencanaan makro. Perencanaan tidak resmi adalah perencanaan yang tidak tertulis secara lengkap dibuat hanya untuk pedoman secara garis besar saja. Perencanaan biasa adalah perencanaan yang dibuat dalam rangka tugas sehari-hari atau bersifat rutin. dan perencanaan local atau sekolah.• Perencanaan sangat penting adalah perencanaan yang harus dibuat karena berhubunggan dengan berhasil tidaknya suatu tujuan organisasi. mengurangi kerugian baik material maupun nonmaterial. perencanaan kepegawaian dan sebagainya tergantung fungsi organisasinya.

Specific. artinya ada batas waktu yang jelas. Mingguan. triwulan. artinya perencanaan harus cerdas.f. Mengembangkan alternatif-alternatif g. Dalam perencanaan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Mempersiapkan dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan-keputusan.blogspot.Realistic. Tapi tetap ada tantangan. . artinya dapat dicapai. Jadi bukan angan-angan.Measurable.wordpress. Tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sulit. .Achievable. antara lain .com/2011/06/21/perencanaan-planning/ http://wanvisioner.com/2012/01/12/perencanaan-planning-dalam-manajemenpendidikan/ . atau tahunan sehingga mudah dinilai dan dievaluasi. artinya sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada. semesteran. Tidak terlalu melebar dan idealis. . artinya perencanaan harus jelas maksud maupun ruang lingkupnya. artinya program kerja atau rencana harus dapat diukur tingkat keberhasilannya. bulanan.com/2009/05/poac-planning-organizing-actuating-and.Smart.html http://a410080205.Time. . . PUSTAKA http://wawanherdianto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful