P. 1
Rhodamin B

Rhodamin B

|Views: 893|Likes:
Published by setha04

More info:

Published by: setha04 on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2014

pdf

text

original

APA ITU RHODAMINE B ???

http://en.wikipedia.org/wiki/Rhodamine_B

C28H31N2O3Cl BM 479.000
9 - (2-carboxyphenyl)-6-dietilamino-3xanthenylidene]-dietilamonium klorida

Rhodamine B adalah zat pewarna sintetis yang digunakan untuk tekstil, kertas, plastik dan cat

SIFAT FISIK RHODAMINE B
http://catatankimia.com/catatan/rhodamin-b.html

• Berbentuk kristal hijau atau serbuk ungukemerah – merahan. • Tidak berbau • Titik leburnya pada suhu 1650C • Sangat larut dalam air yang akan menghasilkan warna merah kebiru-biruan • Larut dalam alkohol, HCl, dan NaOH • Berfluorensi kuat • Dapat menyerap ke dalam plastik, oleh karena itu harus disimpan dalam gelas

NAMA LAIN DARI ATAU SINONIM / NAMA DAGANG RHODAMINE B
http://www.pom.go.id/katker/doc/Rodamin%20B.htm

Tetraethylrhodamine; C.I. Basic violet 10; C.I. 749; C.I. 45170; C.I. Food red 15; FD and C red No. 19; Food Red 15; Rheonine B; Rhodamine; Basic violet 10; BrilliantPink B; D&C Red No. 19. Ammonium, (9-(Ortho-Carboxyphenyl)-6-(Diethylamine)3H-xanthen-3-Ylidene ) Diethyl-, chloride;

PENGGUNAAN RHODAMINE B
http://catatankimia.com/catatan/rhodamin-b.html

• Pada awalnya zat ini digunakan untuk kegiatan histologi • Digunakan sebagai bahan pewarna dasar tekstil, kertas dan cat. • Sekarang berkembang untuk berbagai keperluan yang berhubungan dengan sifatnya dapat berfluorensi dalam sinar matahari • Digunakan sebagai pereaksi untuk identifikasi Pb, Bi, Co, Au, Mg, dan Th Rhodamine B TIDAK BOLEH digunakan untuk makanan, minuman dan kosmetik

BAHAYA RHODAMINE B BAGI KESEHATAN MANUSIA
http://catatankimia.com/catatan/rhodamin-b.html

• Bersifat karsinogenik kuat • Sifat racunnya tidak hanya disebabkan oleh senyawa organiknya saja tetapi juga oleh senyawa anorganiknya (Subandi, 1999) • Dapat mengakibatkan gangguan fungsi hati hingga kanker hati • Dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafas, kulit, mata, dan pada saluran pencernaan

MENGAPA RHODAMIN B DILARANG DIGUNAKAN PADA MAKANAN & MINUMAN

TOKSISITAS RHODAMIN B
http://www.pom.go.id/katker/doc/Rodamin%20B.htm

MENCIT LD50 oral : 887 mg/kg; LD50 intravena : 144 mg/kg; LD50 subkutan : 180 mg/kg.

TIKUS
LD50 intraperitonial : 112 mg/kg; LD50 intravena : 89 mg/kg.

CIRI MAKANAN YANG MENGANDUNG RHODAMIN B
• Warna kelihatan cerah (berwarnawarni), sehingga tampak menarik • Warna tidak pudar akibat pemanasan (akibat digoreng atau direbus); • Ada sedikit rasa pahit (terutama pada sirup atau limun • Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya • Baunya tidak alami sesuai makanannya

KEBIJAKAN PEMERINTAH
Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No.239/Menkes/Per/V/85 menetapkan 30 zat pewarna berbahaya. Rhodamin B termasuk salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan.

PENYALAHGUNAAN RHODAMIN B PADA MAKANAN & MINUMAN
http://arycho.wordpress.com/

Hasil pengawasan BPOM di wilayah Jawa Timur didapatkan makanan yang biasa mengandung rhodamin B antara lain :

Es Sirup

Arum Manis

Kerupuk Merah

Terasi

DJARISMAWATI, SUGIHARTI DAN RIRIS NAINGGOLAN, 2004 1. Pasar Keramat Jati, JKT (12 pedagang) 2. Pasar Tanah Abang,JKT ( 5 pedagang) 3. Pasar Minggu,JKT (13 pedagang)

DARI 90 SAMPEL YANG DIKOLEKSI, TERNYATA SEBANYAK 57 SAMPEL (63 %) CABE MERAH GILING POSITIF MENGANDUNG RHODAMINE B

BPOM MAKASSAR MELAKUKAN PEMERIKSAAN SEJUMLAH SAMPEL MAKANAN DAN MINUMAN RINGAN
Republika Kamis 5 Januari 2006. http://www.republika.co.id/online_detail.asp?=229881&kat_id=23.

Rhodamin B ditemukan pada makanan dan minuman seperti :  Kerupuk;  Sambal botol dan;  Sirup.

IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR RHODAMIN B PADA JAJANAN KUE BERWARNA MERAH MUDA YANG BEREDAR DI KOTA MANADO
Paulina V. Y. Yamlean Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi Manado

Sampel kue ku dan bolu kukus diambil pada dua penjual jajanan kue di empat pasar yang ada di kota Manado yaitu pasar Karombasan, pasar Bahu, pasar Bersehati dan pasar Tuminting, pada tanggal 1 November 2008.

KESIMPULAN : Kue bolu kukus yang beredar di kota Manado masih ada yang menggunakan Rhodamin B sebagai pewarna, sedangkan untuk kue ku tidak menggunakan Rhodamin B sebagai pewarna. Kadar Rhodamin B (μg/ml) Penjual I 0,0019798 0,00123415 0,00241365 Penjual II 0,0011963 0,00122575 -

Pasar Karombasan Bersehati Tuminting

ARSY APRIANTY, (2010)
MAKANAN JAJAN BERWARNA MERAH DI PASAR MALAM SEKATEN YOGYAKARTA

Dari 13 jenis sampel ditemukan tiga jenis makanan yang mengandung Rhodamin B yaitu : 1. Tempura merah (kadar : 14,4316 ± 0,3958 μg/100 g) 2. Arum manis dan; (kadar : 7,2768 ± 0,2729) μg/100 g) 3. Kolang-kaling(kadar : 7,5424 ± 0,1885) μg/100 g)

HERMAN
Media Analis Kesehatan, Vol. 1, No. 1, 2010

IDENTIFIKASI PEWARNA RHODAMIN B PADA MINUMAN RINGAN TANPA MEREK YANG DIJUAL DI PASAR SENTRAL KOTA MAKASSAR

 Pengambilan sampel tahun 2009  Dari 6 sampel minuman ringan berwarna merah ditemukan 2 sampel yang mengandung Rhodamin B

http://makassar.antaranews.com/berita/18466/kandungan-rhodaminb-ditemukan-pada-jajanan-buka-puasa

MAKASSAR - RAZIA MAKANAN. Sejumlah petugas Balai Besar Pengawasa Obat dan Makanan (POM) memeriksa berbagai jenis jajanan berbuka puasa di Pasar Pabaengbaeng, Makassar, Selasa (24/8/2010). Hasil laboratorium dari 11 sampel jenis jajanan berbuka puasa 6 diantaranya mengadung Rhodamin B atau zat pewarna testil.

ANALISA RHODAMIN B PADA JAJANAN ANAKANAK SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN, SUMATERA UTARA
(Jansen Silalahi & Fathur Rahman. J. Indon. Med. Assoc. Vol. 61, No. 7, Juli 2011)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 28 sampel yang diperiksa positif mengandung Rhodamin B, yaitu : • 0,6 ppm untuk Es doger dari SDN Torgamba; • 59,0 ppm untuk Kerupuk dari SDN Sumberjo dan; • 50,0 ppm untuk Saos Tomat dari SDN Kampung Rakyat

http://surabaya.detik.com/read/2012/02/22/111829/1848705/466/sebagianmakanan-di-pasar-genteng-mengandung-pewarna-tekstil

Rabu, 22/02/2012.

Beberapa sampel makanan tradisional seperti tahu, mie basah, krupuk, tahu, sayur asin, manisan mangga dan beberapa makanan lainnya, diuji lab di mobil lab Balai Besar POM Surabaya, yang diparkir di depan Pasar Genteng.

TANDA DAN GEJALA AKUT BILA TERPAPAR RHODAMIN B
• Jika tertelan, dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan dan menimbulkan gejala keracunan dan air seni berwarna merah atau merah muda • Jika terkena kulit, dapat menimbulkan iritasi pada kulit • Jika terkena mata, dapat menimbulkan iritasi pada mata, mata kemerahan, oedema pada kelopak mata • Jika terhirup dapat menimbulkan iritasi pada saluran pernafasan.

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KERACUNAN RHODAMINE B
• Bila terhirup segera pidahkan korban dari lokasi kejadian, pasang masker berkatup atau perlatan sejenis untuk melakukan pernapasan buatan, bila perlu hubungi dokter. • Bila terkena kulit segera lepaskan pakaian perhiasan dan sepatu penderita yang terkontaminasi/terkena Rodamin B. • Cuci kulit dengan sabun dan air mengalir sampai bersih dari Rodamin B, selama kurang lebih 15 menit sampai 20 menit. Bila perlu hubungi dokter. • Bila terkena mata, bilas dengan air mengalir atau larutan garam fisilogis, mata dikedip kedipkan sampai dipastikan sisa Rodamin B sudah tidak ada lagi atau sudah bersih. bila perlu hubungi dokter

TEST KIT RHODAMINE B
Test Kit Rhodamin B untuk 50 kali analisis, hanya Rp.200.000,-

http://w29.indonetwork.co.id/pdimage/19/2110519_img_0373.jpg

PROSEDUR PENGUJIAN SENYAWA PEWARNA SINTETIK WARNA MERAH (ATAU RHODAMIN B) PADA MAKANAN / MINUMAN 1. Ambil 1 sendok teh bahan makanan yang akan diuji, lalu cacah menjadi bagian-bagian kecil atau iris menjadi bagian kecil-kecil (kalau bahan berupa cairan ambil 1 sendok teh / 2-3 ml) 2. Tambahkan air panas sebanyak 2 sendok makan (10 ml) lalu aduk agar rhodamin b yang ada pada makanan tertarik ke fase air. Biarkan dingin. Jika produk berupa cairan, cukup gunakan air dingin dengan jumlah / volume yang sama

Lanjutan prosedur pengujian

3. Ambil 1 sendok teh (sekitar 1-2 ml) fase air. Tambahkan reagent a sebanyak 10 tetes. Kocok dengan keras (kencang) atau dapat menggunakan vortex untuk pengocokan.

4. Warna merah pada larutan akan menghilang atau berkurang drastis intensitas warnanya. 5. Tambahkan 4 tetes reagent b, kocok kembali. Bila warna merah kembali muncul atau menguat intensitas warnanya berarti terdapat pewarna sintesis merah (RHODAMIN B) pada makanan / minuman yang diuji.

LAPORAN INVESTIGASI

KERUPUK (SOLO) KUE (BALI) MAKANAN & MINUMAN (SMRG) JAJANAN BERBAHAYA SOSIS BERBAHAYA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->