CONTOH LAPORAN PKL

Posted by Dedy Riz , at 08:08 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam era globalisasi ini banyak masalah yang timbul diberbagai kalangan, dan semua masalah muncul karena perbedaan pendapat antara manusia satu dengan manusia lainnya. Dari sekian banyak masalah yang paling sering dihadapi oleh setiap masyarakat adalah sulitnya mencari lahan pekerjaan. Kita sebagai manusia yang memiliki Visi Misi, tujuan dan Strategi, wawasan kedepan hendaknya tidak melupakan akan perkembangan teknologi Administrasi Manajerial yang mempunyai arti penting dalam suatu pekerjaan, karena hal tersebut mentuntut kita untuk mengikuti perkembangan zaman agar tidak ketinggalan dengan informasi yang ada. Saat ini Ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi dengan sangat pesat serta dukungan dari media informasi yang sedemikian rupa sehingga mengakibatkan perubahan pola hidup di berbagai kalangan masyarakat tanpa kelas. Dewasa ini kebutuhan untuk memperoleh ilmu pengetahuan informasi sangat meningkat dan semua ini dikarenakan oleh persaingan manusia atau kelompok / instansi yang sangat ketat demi kemajuan usahanya, sehingga hal ini berdampak terhadap beban setiap siswa karena mereka dituntut untuk mampu menggali informasi dari berbagai sumber, baik secara Administratif manajerial mau pun di dalam dunia Pendidikan Setiap Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ), baik Teknik maupun Non teknik diwajibkan untuk memberangkatkan siswa dan siswi mereka untuk melaksanakan Kegiatan Praktek Kerja Lapangan ( PKL). Kegiatan praktek ini dilakukan di berbagai Perusahaan/ Instansi milik Negara maupun Swasta guna untuk melatih keterampilan dan mental seseorang di lapangan. Kegiatan praktek ini sangat menguntungkan siswa dan siswi karena dapat menambah pengetahuan khususnya dalam bidang Pekerjaan Admisistrasi dan Manajemen, pengalaman serta keprofesionalan dalam melakukan suatu bidang pekerjaan. Di samping itu, kegiatan praktek ini sangat berpengaruh terhadap nilai kelulusan siswa-siswi di sekolah. Karena merupakan kenyataan bahwa pendidikan khususnya Pendidikan Sekolah Kejuruan non teknik belum sepenuhnya menyiapkan tenaga terampil yang siap kerjasama secara mahir atau propesional, mungkin dengan kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini dapat membantu siswa dan siswi lebih terampil dalam dunia usaha. B. Tujuan 1. Tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) dilaksanakan penulis dengan maksud dan tujuan sebagai berikut: 1. Memperoleh pendidikan untuk menjadi tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional. 2. Mengetahui perbedaan antara lingkungan Dunia Usaha / Dunia Industri dengan lingkungan Sekolah 3. Memberikan gambaran bagi penulis mengenai bagaimana cara bekerja yang baik dan benar,

Tujuan Pembuatan Laporan Tujuan pembuatan laporan antara lain: 1. Sebagai laporan dari hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilaksanakan secara tertulis. Melaksanakan pekerjaan yang menyeluruh. 4. yang meliputi: kesimpulan Saran dan Masukan/ kritikan yang berkaitan dengan kendala. . Mengumpulkan data. namun demikian tentu ada antisifasi yang tertuang di dalamnya. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 2. Bab V Penutup Membahas tentang rangkuman operasional pekerjaan yang terdapat di Kantor Kecamatan Parungkuda. 2. 5. Sebagai bukti melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada Kantor / Pemerintahan Kecamatan Parungkuda 2. 233/4/97 tentang Penyelenggaraan Pendidikan system ganda pada SMK 3. ada pun jenis kegiatan yang dilakukan terlampir dalam lampiran kegiatan harian Bab IV Ketentuan Pelaksanaan Tata Tertib Trayning Job di Kantor Pemerintahan Kecamatan Parungkuda. Ruang Lingkup Pembahasan Ruang Lingkup Pembahasan Terdiri dari : Bab I Pendahuluan Berisikan tentang latar belakang tujuan dan kerangka laporan. 6. DASAR HUKUM PERAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) Dalam rangka rencana kegiatan Peraktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun diklat 2008/2009 didasiri oleh : 1. kalender Pendidikan SMK Tahun Diklat 2008/2009. yang berkaitan dengan judul yang diberikan oleh pembimbing Peraktek Kerja Lapangan dari Sekolah. melaksanakan pekerjaan pelaporan yang terdapat di Kantor Pemerintaha kecamatan Parungkuda. Bab III Jenis dan Uraian yang dilaksanakan peserta PKL Kegiatan dimaksud adalah : Operasional pekerjaan yang dilakukan di Kantor Pemerintahan kecamatan Parungkuda. Proses kerja yang dilaksanakan dan beberapa manfaat yang dirasakan selama penulis melaksanakan prakerin ini. 4. BabII Tinjauan umum tentang sejarah singkat berdirinya lembaga / tempat PKL. Secara Umum. Undang-Undang Republik Indonesia No. Perogram Kerja Kepala SMK Islam Annazhiriyah Tahun Diklat 2008/2009. guna kepentingan sekolah dan khususnya penulis sendiri dan juga untuk menunjang peningkatan pengetahuan siswa tingkat selanjutnya. baik yang berkaitan dengan judul PKL atau pun pekerjaan di luar ketentuan. Berisikan tentang Struktur Organisasi Pemerintah Kantor Kecamatan Parungkuda dengan bidang pekerjaan. Sebagai pedoman untuk pembuatan karya tulis selanjutnya. keputusan Mentri Pendidikan dan kebudayan No. Surat keputusan Kepala Sekolah Nonomor: 010/SMK AN/KEPSEK/VI/2008.sesuai dengan pendidikan yang didapat si dunia pendidikan atau disekolah. 3. 29 Tahun 2003 tentang istem Pendidikan Nasional. Secara khusus. 3.

Tahun 1972 . dipimpin oleh Camat : Drs. S. M 7. dipimpin oleh Camat : Thendy Hendrayana. Samad 7 Langgensari Epi Hudapi 8 Babakan Jaya Ujat Sudrajat Sedangkan yang termasuk kepada kecamatan pamekaran adalaah menjadi Kecamatan Bojong Kokosan Genteng. Jajang 9.1984.Si Lokasi Kecamatan Parungkuda . Profil Kecamatan Parungkuda 1. dipimpin oleh Camat : Drs. dan sebelum ada perubahan wilayah Kecamatan Parungkuda termasuk wilayah III Kewedanaan Cicurug. Abdul Riva’i 11. Desa : Cibodas 3. Rachmat 2. Kecamtan Parungkuda sejak diresmikannya sampai dengan sekarang telah terjadi beberapa perubahan kepemimpinan (Camat) sebagi berikut: 1. dipimpin oleh Camat : Drs.1996. dipimpin oleh Camat : Drs. dipimpin oleh Camat : Drs. Tahun 2002 . Yogi SM. Suhendi 3 Parungkuda Ujang Suwardi 4 Bojongkokosan Kurniawan 5 Kompa Empef Andri 6 Pondok Kaso Landeuh M. Anwar Afandi AS 8. Kantor Kecamatan Parungkuda sebelum dimekarkan terdiri dari 13 Desa dan pada tanggal 12 April 1988 Kecamatan Parungkuda dibagi 2 (dua) yaitu: Kecamatan Induk namanya masih tetap Parungkuda dengan membawahi desa-desa adalah sebagai berikut: No.2006.1972. Tahun 1970 . Sejarah Kecamatan Parungkuda Menurut catatan bahwa Kantor Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. dipimpin oleh Camat : Sri Haryanto. Ba 5. Tahun 2006 . Tahun 1997 . dipimpin oleh Camat : Dede Mulyadi 6. adalah Kecamatan Interlen ke-Ibu kota Negara (Jakarta) yang terletak di dinding utara Kabupaten Sukabumi dengan tofografi berbukit/bergelombang dengan ketinggian dari permukaan laut lebih dari kurang 600M dengan suhu rata-rata 28oC. H. dipimpin oleh Camat : Wawin 3. dipimpin oleh Camat : Drs.1997. A.1970. Tahun 1989 .IP. Tahun 1981 . Tahun 1996 . Desa Nama Kades 1 Palasarihilir H.BAB II TINJAUAN UMUM PEMERINTAH KECAMATAN PARUNGKUDA A. Jaenal. Nandang Fermana AR 10.2002. Desa : Cipanengah Pada tahun 1988 tanggal 12 April kedua kecamatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jabar Moch. Desa : Berekah 5. Desa : Bojong Galing 4. Mansur 2 Sundawenag U.1989. Desa : Bojong Genteng 2.M. dipimpin oleh Camat : Drs. Tahun 1992 . Tahun 1968 . Dengan membawahi lima desa adalah sebagai berikut: 1.…….1981..1992. Tahun 1984 . Oneng AR 4.

Kepalaseksi Trantib : Yahya Sudaryawanto. Desa Palasarihilir Luas Wilayah 725. Kepala Seksi KESOS : Syaepul Rahman .IP.Dari Ibu Kota Negara/Jakarta : 100 Km . S.Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Parungkuda . Penyelenggaran pelayanan umum kepada masyarakat 8. Desa Bojongkokosan Luas Wilayah 175.630. Penggalian pendapatan daerah 9. Pengkoordinasi pelaksanaan atas Instansi di Kecamatan 5.54 ha 7.30 ha 4. Pelaksnaan Tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokoknya 2. Kepala Seksi Pelayanan Umum : Yuli Hermansyah 6. Pembinaan Terhadap Pemerintah Kelurahan 6. 89 Parungkuda Jawa Barat.Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Bojongkokosan Adapun jarak tempuh perjalanan dari pusat kota adalah sebagai berikut: . Geografis dan Tofografis Secara geografis Kecamatan Parungkuda mempunyai luas 2.Ratu : 50 Km 3. Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan 2. Desa Babakanjaya Luas Wilayah 332.Sebelum Utara berbatasan dengan Kecamatan Cicurug dan Cidahu . SH 5.00 ha Batas Administratif Wilayah Kecamatan Parungkuda adalah sebagai berikut: . Kepala Seksi Pemerintahan : Udin Saprudin 4.Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibadak .55 ha 5.61 Ha. Camat : Thedi Hendrayana. Tujuan Didirikannya Kecamatan Parungkuda 1.00 ha 6. Desa Kompa Luas Wilayah 232.Si 2.87 ha 2.80 ha 3. Zatmika. Desa Langgensari Luas Wilayah 293. Penyelenggaraan pembangunan di Kecamatan 3.Dari Ibu Kota Kabupaten Sukabumi /Plb. Kepala Seksi Pendapatan : Mutia Agustin 7.Kecamatan Parungkuda terletak di Jl.M. Desa-desa yang termasuk wilayah Kecamatan Parungkuda dengan luas wilayah adalah sebagai berikut: 1. Kecamatan Parungkuda terdiri dari 8 (delapan) Desa. Struktur Organisasi 1. Siliwangi No. Berdasarkan wilayah Administrasi. Penyelenggaraan Pembinan Kemasyarakatan di Kecamatan 4. Pembinaan Kesejahtraan Masyarakat 11. HS 3. Desa Pondok Kaso Landeuh Luas Wilayah 253.55 ha 8. Z. Pemeliharaan dan pembinan ketertaman dan ketertiban 10. 65 RW dan 232 Rt. Desa Parungkuda Luas Wilayah 1887. Pembimbing dan fasilitas terhadap Pemerintahan Desa 7. Kepala Seksi Pembangunan : Fendi Efendi 8. Sekmat : M. Desa Sundawenang Luas Wilayah 429.Dari Ibu Kota Provinsi bandung : 110 Km .

Kepala Seksi Pemerintahan . 2. Urusan keuangan : Kurnia Sudirman b. Sekretaris camat a. Pengorganisasian perumusan kebijakan Operasional pemerintah kecamatan. Pengelolaan Administrasi Pemerintah kecamatan 3. Urusan kepagawaian : A. administrasi. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana sekretaris Kecamatan mempunyai fungsi : 1.B. Penyelenggaraan Urusan Rumah Tangga. Kepala urusan keuanagan 3. kesisteman. Pemeliharaan dan pembinaan dan ketentraman dan ketertiban 10. sekretaris kecamatan dibantu oleh . Ruang Lingkup Struktur Organisasi a. Kepala urusan tata usaha dan rumah tangga 3. Urusan Pembangunan : Ade Budi latif g Urusan Pembinaan Sosial : Oleh h. Ruang Lingkup Usaha a. Pengelolaan dan pembinaan Sumber Daya Aparatur. Basuni c. 11. Pembinaan terhadap pemerintah kelurahan 6. Penyelenggara Pemerintah di Kecamatan. 2. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai tugas pokoknya d. Urusan kependudukan : Janten Firmansyah e. dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Camat. pembangunan dan pembinaan masyarakat di wilayah Kecamatan 2. organisasi dan tatalaksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan pemerintah Kecamatan. c. Urusan Pemerintah : Ramdhon d. Tugas pokok pemerintah di kecamatan ini adalah berfungsi sebagai : 1. Sekretaris kecamatan adalah unsure staf Pemerintah kecamatan. b. 3. b. Sekretarist Kecamatan mempunyai tugas pokok membantu camat adalah penyelenggara pemerintahan kecamatan. Pembimbing dan pasilitator terhadap pemerintahan Desa 7. 4. Pembinaan kesejahteraan masyarakat. Penyelenggaraan pelayanan umum terhadap masyarakat 8. Keuangan. 5. Dalam melaksanakan tugasnya. Urusan Ekonomi : Ade Budi latif f. Pengkoordinasian pelaksanaan Tugas Instansi di Kecamatan 5. Sarana dan Prasarana. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas pokoknya. Menyelenggarakan Pembangunan di Kecamatan. Penggalian Pendapatan daerah 9. Penyelenggara pembinaan kemasyarakatan di Kecamatan 4. Camat Menetapkan pelaksanaan serta menyelenggarakan segala urusan pemerintahan. Tugas pokok di Kecamatan Sebagai penyelenggara pembangunan dan pembina masyarakat di wilayah kecamatan sebagai pelimpahan wewenang dari Kapubaten Kota yaitu Bupati. Urusan Pelayanann Sosial : Ismatullah C. Kepala urusan kepegawaian 2. 1. 1.

Tugas pokok para seksi adalah membantu Camat mengelola pendapatan. Dalam pelaksanaannya seksi pembangunan ini mempunyai fungsi sebagai berikut : . ketertiban. Mengupayakan ketentraman. 3. Kepala Seksi Pendapatan. social. Mengembangkan sumber-sumber pendapatan e. Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat. Membina pemerintah tingkat kelurahan atau pedesaan g. Membina persatuan dan kesatuan i. Dalam operasional penyelenggara pemerintah di Kecamatan memerlukan perumusan kinerja di pemerintah kecamatan b. Mengorganisir dan mengelola pendapatan d. Penginventarisiran pengolahan data Pemerintah di tingkat kecamatan c. Memfasilitasi hubungan antar warga dan lembaga i. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Melayani dan menjadi fasilitator penghubung informasi dari pemerintah pusat k. Tugas para seksi ketentraman dan Ketertiban yang bertanggungjawab kepada Camat : a. mempunyai seksi yang bertanggung jawab kepada ketentraman umum dalam melindungi masyarakat. Dalam tugas pokok sebagaimana fungsi seksi-seksi Pemerintah di Kecamatan adalah sebagai berikut : a. 1. Melindungi dan meningkatkan ketentraman di masyarakat f. Tugas pokok yang membantu Pemerintahan di kecamatan adalah seksi-seksi. Melayani dan mengatasi mengerjakan administrasi kependudukan d. Melaksanakan tugas selain tugas pokok yang sesuai dengan pekerjaan di Kecamatan. Menilai dan mengevaluasi hasil kinerja di kantor Kecamatan j. 5. Ketentraman. 1. Mengelola dan melayani administrasi pertanahan f. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Seksi – seksi tersebut bertanggungjawab kepada Camat dalam mengelola dan menjalankan opersional pendapatannya. Pengolahan administrasi pemerintah e. Melaksanakan perundang-undangan dan peraturan di pemerintahan h. Pengkajian keluar masuk pendapatan c. dan ketertiban d. Tugas para seksi dalam bidang Ketentraman. Tugasnya para seksi Keamanan dan Ketertiban berfungsi sebagai berikut : a. Menginventarisir dan mengevaluasi pendapatan g. Untuk melaksanakan tugas pokoknya seksi mempunyai fungsi sebagai berikut : a. g. polotik dan kemasyarakatn. 2. Memfasilitasi organisasi-organisasi di masyarakat. Merumuskan kebijakan operasional dibidang keamanan dan ketertiban b. melindungi masyarakat umum 2.Tugas pokok menyusun program kegiatannya sesuai dengan program kerja pemerintah di Kecamatan. Mencatat Administrasi pendapatan f. Merumuskan kebijakan dibidang pendapatan b. Seksi Pembangunan bertugas untuk membantu Camat dalam bidang pembangunan b. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban c. Menjadi fasilitator terhadap pemerintahan kelurahan atau pedesaan h. 1. 2. 4.

g. Seksi kesejahteraan social mempunyai tugas pokok membantu Camat dibidang kesejahteraan soasial 2. d.1. Menjadi fasilitator melayani informasi pembangunan 8. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Menyediakan fasilitas sarana keagamaan c. Membimbing dan memfasilitasin pembangunan dalam bidang kesejahteraan social b. Merumuskan dan mengolah dalam bidang pembangunan 4. Menelaah kebijakan operasional dalam bidang kesejahteraan soaial 5. distribusi dan lain-lain 5. e. Dalam Melaksanakan Tugas operasional dalam bidang Kesejahteraan social pemerintah kecamatan mempunyai seksi yang bertugas : a. Membina perekonomian produksi. Meningkatkan Kesejahteraan dibidang social dalam lembaga-lembaga yang ada di masyarakat. operasional pekerjaan sekretaris kecamatan adalah bagian dari pekerjaan yang diabdikan atau di tugaskan kepada sekretaris dari camat. Membina masyarakat supaya terangsang untuk berpartisifasi dalam bidang pembangunan. menginventarisir segala sesuatu . industri. Namun demikian selain itu pekerjaan yang dilakukan adalah mencatat pengarsipan keluar masuk surat yang ada di kantor tersebut. selain itu pembenahan administrasi secara tertulis diantaranya melayani masyarakat yang keluar masuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik setempat mau pun di luar tempat kantor wilayah Kecamatan Parungkuda. 6. dalam ketentuan umum pekerjaan yang dilaksanakan adalah menyelesaikan segala bentuk tugas pengadministrasian baik secara tertulis mau pun pelaksanaan secara tidak tertulis. Merumuskan program lingkungan hidup. Kepala Seksi Bidang kesejahtraan 1. 7. Dalam melaksanakan tugasnya seksi Kesejahteraan Soaial berfungsi sebagai berikut 3. Selain itu di luar pekerjaan yang bersifat incidental adalah membuat laporan Sekmat pertahun. Merumuskan kebijakan dalam bidang pembangunan 2. Membina Masyarakat agar sejahtera dalam bidang social. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Mensupervisi dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan 3. Ada pun kegiatan operasional pekerjaan yang ada di kantor Kecamatan parungkuda di antaranya adalah melaksanakan orientasi lingkungan dengan melihat ruangan sebagai bentuk perkenalan di area kantor kecamatan Parungkuda yang nantinya akan menjadi sarana pasilitas dalam pekerjaan PKL. dan melayani kebutuhan masyarakat dalam keseharian menjadi tuntutan pekerjaan utama yaitu melayani pembuatan Kartu Penduduk atau KTP. Pembuatan pelaporan Sekmat pertahun adalah : Gambaran dari kinerja sebagai Sekretaris Camat wilayah kantor kecamatan Parungkuda. Mengumpulkan data dan mengolahnya dalam bidang kesejahteraan social 4. Meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesejahteraannya. 6. BAB III JENIS URAIAN KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN PESERTA PKL Dalam melaksanakan operasional pekerjaan yang dilakukan pada kantor pemerintahan kecamatan Parungkuda sebagaimana tercantum di dalam bab II dan bab lainnya. dari mulai mengkatagorikan penduduk sewilayah kecamatan parungkuda. Meningkatkan pasrtisifasi masyarakat dibidang kesejahteraan dan social f.

c. Kendala : a. Berusaha terus menerus supaya keingintauan tetap menyala. Kesimpulan : Peraktik Kerja Lapangan atau PKL adalah merupakan salah satu syarat untuk menempuh ujian tengah semester di kelas dua dalam jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Informatika yaitu SMKI. Cigadog Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Semua di lakukan dengan baik meski pun ada kendala dan hambatan. Demikian operasional yang dilakukan selama menjalani tugas Praktek Kerja Lapangan (PKL) di wilayah kantor Kecamatan Parungkuda yang sarat dengan kebutuhan keterampilan khusus. b. pendataan penduduk di sesuaikan dengan tahap pekerjaan. tetapi secara incidental. Menghadapi dan menyelesaikan pekerjaan tidak sistimatis. akan tetapi pekerjaan tersebut hanya di lakukan apabila peralatan tersebut rusak atau stagnan tidak bias dipakai sama sekali. Menjalankan tugas sesulit apa pun selalu ada jalan keluarnya. Selalu di mulai dengan tidak faham atau tidak sefaham dengan pekerjaan selama melayani masyarakat. adalah sebuah kode etik pekerjaan manusia sebagai rahasia peribadi. meski pun jauh dari sempurna dan benar tapi saya tetap mengerjakannya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan di kantor tersebut. Sistem pekerjaan terkadang sulit untuk bisa selesai dalam kurun waktu relative. 3. seperti keluar untuk motcopy. 2. BAB IV KENDALA YANG DI HADAPI DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) 1. menghadapi pekerjaan dan kendala apa pun.yang ada di kantor kecamatan. Antisifasi : 1. . Hal yang meliputi di luar pekerjaan pengadministrasian adalah bersifat pengabdian. Mengenai pekerjaan dan hal yang tidak tercantum yang dilakukan oleh saya. hal ini di lakukan tidak setiap hari. mengidentifikasi penduduk secara bertahap. BAB V PENUTUP A. Menginstal segala peralatan computer demi kebutuhan kantor adalah pekerjaan yang menarik selama yang dikerjakan itu dapat terkuasi. 2. namun demikian tidak berarti semua pekerjaan tidak dapat dilakukan. Menata ruangan untuk kepentingan sidang dan membagikan konsumsi kattring bagi peserta rapat bagi masyarakat dan karyawan serta staf di kantor kecamatan Parungkuda sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. dan Alhamdulillah Allah senantiasa memberi jalan terbaik bagi saya. bersifat berkesinambungan atau terus menerus. namun demikian segala sesuatunya dapat dilakukan dengan bertahap meski pun di luar kewajiban secara structural dan Administratif. Menjadi pesuruh secara pariatif dan di kerjakan secara bergiliran adalah menjadi suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dikantor tersebut. kewarung sekedar untuk membeli kebutuhan kantor atau konsimsi. dengan alamat Kp. Belajar dari kesalahan adalah sesuatu perbuatan yang mencerminkan bahwa kita sabar. begitu pariatif dan menarik. Pekerjaan di luar pengadministrasian yang menjadi sebuah bentuk pengabdiaan atau ketaatan adalah keluar masuk untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh staf atau karyawan. untuk mendapatkan hasil yang baik dan sempurna. keluar masuk keuangan global.

Terkesan dari seluruh pekerjaan selama PKL adalah menikmati seluruh pekerjaan yang ada. agar kami para PKL dapat cepat memahami apa yang kami kerjakan yang sesuai dengan pembelajaran yang didapat di sekolah yang nantinya akan dijadikan bentuk laporan sesuai dengan apa yang kami kerjakan. Pembianaan Mayarakat dalam Kesejahteraan Sosialnya. C. 3. diantaranya adalah : 1. B. Saran dan Masukan : 1. Pemerintah Kecamatan mempunyai beberapa fungsi. tidak faham menjadi faham. tidak disiplin menjadi taat. Tugas pokok Pemerintahan di kecamatan Parungkuda adalah Menyelenggarakan Operasional Pemerintahan dalam Pembangunan. berbuat dan berkreasi. adalah manusia tempatnya berfikir. PMembina pemerintah di pedesaan atau di Kelurahan 6. Sekolah : Dalam Praktek Kerja Lapangan PKL sebaiknya dibimbing secara kontinyu dan terarah. Menyelenggarakan Pembangunan di Tingkat kecamatan 3. . berinisiatif. Kesan Menjadi manusia yang diciptakan Allah adalah sesuatu Anugrah yang tiada tara. 2.Untuk lebih jelasnya dalam penyimpulan ini saya menuliskan beberapa hal penting untuk di ketahui di ataranya adalah : 2. maka itu sebaiknya ada fasilitas atau program bagi generasi berikutnya untuk yang ber PKL akan di sesuaikan dengan jurusan di sekolahnya masing-masing. Ketidak sesuaian dengan ilmu atau pendidikan yang di dapat di sekolah dengan pekerjaan yang saya terima di kantor kecamatan adalah salah satu kendala.Instansi Kantor Kecamatan Parungkuda. bekerja dan beramanah. Membimbing dan memfasilitasi Pemerintah Desa atau Kelurahan 4. dari tidak tau menjadi tau. Bentuk Organisasi yang di pakai adalah organisasi lini statif. Mengkoordinasi Pelaksanaan Tugas Instansi di Tingkat Kecamatan 5. tidak bisa menjadi bisa. Menyelenggaraka Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat di Tingkat Kecamatan 4. Dan Pemerintahan Kecamatan tersebut sebagai pelimpahan kewewenangan dari Pemerintah Kabupaten yaitu Bupati. berniat. Penyelenggara Pemerintahan di tingkat kecamatan 2.