Cara Budidaya Ayam Pedaging yang Benar

Blogiztic.net – Ayam pedaging merupakan ayam yang bisa tumbuh dalam waktu yang relatif cepat. Di jaman sekarang ini, sumber makanan seperti daging banyak diminati oleh masyarakat apalagi pada saat hari-hari besar. Maka dari itu bagaimankah manausia dalam budiaya ayam pedaging yang bemar dan tepat. Masyarakat sering menyembut ayam pedaging dengan sebutan ayam broiler. Ternyata berbudidaya ayam pedaging dibutuhkan perhatian yang intensif agar terbebas dari penyakit. Blogiztic akan mengulas budidaya ayam pegaing yamng benar sebagai berikut. Pemilihan bibit ayam pedaging Diperlukan bibit ayam yang baik karena bibit yang baik mempengaruhi keturunan serta kesehatan ayam tersebut. Ada beberapa yang harus anda perhatikan: - sehat dan aktif bergerak - bentuk tubuh bulat(gemuk) - Bulu bersih - hidung bersih dan mata tajam - lubang anus(bersih)

Kondisi kandang yang ideal - lokasi kandang harus jauh dari pemukiman - kandang harus membentang dari timur ke barat - suhu dalam kandang harus diperhartikan. Informasi selengkapnya suhu dalam berbudidaya ayam pedaging sebagai berikut. umur 1-7 hari suhu harus 34-32 derajat celcius umur 8-14 hari suhu harus 29-27 derajat celcius umur 15-21 hari suhu harus 26-25 derajat celcius umur 21-28 hari suhu harus 24-23 derajat celcius umur 29-35 hari suhu harus 23-21 derajat celcius Perkembangan ayam pedaging Tipe ayam pedaging alias broiler adalah panggung dan tanpa panggung. Tipe panggung lantai kandang lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke tanah, tidak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih efisien, tetapi biaya pembuatan kandang lebih besar. Tipe litter lebih banyak dipakai peternak, karena lebih mudah dibuat dan lebih murah. Pada awal pemeliharaan, kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh. Kepadatan kandang yang ideal untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah 8-10 ekor/m2, lebih dari angka tersebut, suhu kandang cepat meningkat terutama siang hari pada umur dewasa yang

Minggu Pertama (hari ke-1-7). Kebutuhan pakan adalah 48 gr per ekor atau 4. .8 kg untuk 100 ekor. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan berbentuk butiran-butiran kecil (crumbles).3 kg untuk 100 ekor ayam. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari). Pemeliharaan ayam pedaging . sehingga pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ADG) tinggi.Minggu Ketiga (hari ke 15-21).Minggu Kedua (hari ke 8 -14).Mulai hari ke-2 hingga ayam dipanen air minum sudah berupa air dingin dengan penambahan POC NASA dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari (diberikan saat pemberian air minum yang pertama).Pakan merupakan 70% biaya pemeliharaan. yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. segera diberi air minum hangat yang ditambah POC NASA dengan dosis + 1 – 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis + 1 cc/liter air minum/hari dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Vaksinasi Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. . yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap.3 kg untuk 100 ekor ayam. Pakan yang diberikan harus memberikan zat pakan (nutrisi) yang dibutuhkan ayam. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya.menyebabkan konsumsi pakan menurun. vitamin dan mineral. Vaksinasi yang pertama dilaksanakan pada hari ke-4. Kebutuhan pakan untuk minggu kedua adalah 33 gr per ekor atau 3. Jika menggunakan air minum. Jumlah tersebut adalah kebutuhan minimal. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari). lemak.Apabila menggunakan pakan dari pabrik. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata. pada prakteknya pemberian tidak dibatasi. yaitu karbohidrat. maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam. yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Pakan dapat diberikan dengan kebutuhan per ekor 13 gr atau 1. yang mempunyai kandungan nutrisi lebih banyak dan lengkap. protein. ayam cenderung banyak minum. sebaiknya ayam tidak diberi air minum untuk beberapa saat lebih . Pemberian pakan dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi). pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit. Pakan ayam pedaging . Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas. Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama. . . dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum. Pada akhir minggu (umur 21 hari) dilakukan vaksinasi yang kedua menggunakan vaksin ND strain Lasotta melalui suntikan atau air minum.Penambahan POC NASA lewat air minum dengan dosis 1 – 2 cc/liter air minum memberikan berbagai nutrisi pakan dalam jumlah cukup untuk membantu pertumbuhan dan penggemukan ayam broiler. meskipun lebih ringan.Dapat juga digunakan VITERNA Plus sebagai suplemen khusus ternak dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari. . Pemanas sudah dapat dimatikan terutama pada siang hari yang terik. stress. . Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo.

ayam sudah mencapai bobot 2. Perlakuan vaksin tersebut juga tetap ditambah POC NASA atau VITERNA Plus dengan dosis tetap. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit. Perawatan Hewan . . Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8. yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Budidaya Ayam Pedaging. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi. Dengan bobot tersebut. Pemeliharaan Hewan. Pada umur 28 hari. agar ayam benar-benar merasa haus sehingga akan meminum air mengandung vaksin sebanyak-banyaknya. Pertumbuhan yang normal mempunyai berat badan minimal 1.5 kg untuk 100 ekor ayam.dahulu.Minggu Keenam (hari ke-36-42). Related Posts :                Cara Budidaya Ikan Bandeng yang Benar Cara Budidaya Ikan Lele yang Benar Cara Budidaya Udang yang Benar Cara Budidaya Burung Parkit yang Benar Cara Budidaya Sapi Perah yang Benar Cara Budidaya Ikan Mas yang Benar Cara Budidaya Burung Walet yang Benar Macam-macam Hama dan Penyakit Ayam Pedaging Lengkap Cara Budidaya Ternak Bebek yang Benar (Versi ll) Cara Budidaya Ikan Nila yang Benar Cara budidaya Ikan Gurami yang Benar Cara Budidaya Bebek yang Benar Cara Merawat Ikan Bawal yang Benar Cara Budidaya Cacing Sutra yang Benar Cara Merawat Ikan Mas Koki yang Benar Leave a comment | Trackback Aug 21st. Pada umur ini dengan pertumbuhan yang baik. . 2011 Tags: Ayam Pedaging. dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam. maka kontrol terhadap ayam dan lantai kandang tetap harus dilakukan. .25 kg. perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering.25 kg. Jika ingin diperpanjang untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi. Pada minggu ini.8 kg untuk 100 ekor ayam. Kebutuhan pakan adalah 65 gr per ekor atau 6. Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1.Minggu Keempat (hari ke 22-28).Minggu Kelima (hari ke 29-35). ayam sudah dapat dipanen.8 – 2 kg. Budidaya Hewan. Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat.

CARA TERNAK AYAM HERBAL. cara merawat ayam pedaging. cara merawat ayam broiler. merawat ayam pedaging. ayam cepat gemuk. Begitu juga dengan saya. pakan ayam cepat gemuk. agar ayam cepat gemuk. ayam broiler cepat besar. temperatur ayam broiler. cara perawatan ayam potong. Leave a comment XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> . cara perawatan ayam pedaging. obat2 ayam potong yg lbh cpt besar. pakan ayam agar cepat gemuk.Profil muslih21 (Penulis) Berbagai aktifitas pasti membutuhkan pengorbanan skil dan waktu. agar ayam broiler cepat besar. cara budidaya hewan unggas. cara merawat ayam boiler « Cara Budidaya Udang yang Benar Macam-macam Hama dan Penyakit Ayam Pedaging Lengkap » No comments yet. Search Keywords: Penyakit ayam potong. supaya ayam cepat gemuk. Mewujudkan sesuatu yang berguna bagi Masyarakat Indonesia adalah impian dan harus saya tingkatkan dari sekarang. suhu untuk ayam broiler. tips perawatan ayam pedaging.

NATURAL NUSANTARA berupaya membantu peningkatan produktivitas. kualitas dan efisiensi usaha peternakan ayam broiler secara alami (non-Kimia). Suhu ideal kandang sesuai umur adalah : Umur (hari) Suhu ( 0C ) 01 . Lokasi kandang Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk. Kondisi Teknis yang Ideal a. PT. ventilasi kandang harus baik. arahnya membujur dari timur ke barat.Suhu udara dalam kandang. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi. II. mata tajam dan bersih serta lubang kotoran (anus) bersih III.BUDIDAYA AYAM PEDAGING (BROILER) I. Pendahuluan Ayam Pedaging (Broiler) adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). c.25 24 . mudah dicapai sarana transportasi.14 15 . tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat). bulu bersih dan kelihatan mengkilat.21 21 . kuantitas. Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.Pergantian udara dalam kandang.28 34 . b. terdapat sumber air. Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak.32 29 .23 . hidung bersih.27 26 . Pemilihan Bibit Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak.07 08 .

yang mempunyai kandungan nutrisi lebih banyak dan lengkap. .2 cc/liter air minum memberikan berbagai nutrisi pakan dalam jumlah cukup untuk membantu pertumbuhan dan penggemukan ayam broiler. yaitu bentuk panggung dan tanpa panggung (litter). stress. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya.2. berat rata-rata 2 kg. lebih dari angka tersebut. yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Tata Laksana Pemeliharaan 4. Cara menghitungnya adalah. IV. . lemak. Tipe panggung lantai kandang lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke tanah. karena lebih mudah dibuat dan lebih murah.Pakan merupakan 70% biaya pemeliharaan. yaitu karbohidrat. berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg. maka FCR-nya adalah : Berat total ayam hasil panen = 1000 x 2 = 2000 kg FCR = 3125 : 2000 = 1. Pakan yang diberikan harus memberikan zat pakan (nutrisi) yang dibutuhkan ayam.Dapat juga digunakan VITERNA Plus sebagai suplemen khusus ternak dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari. ayam cenderung banyak minum.1 Perkembangan Tipe kandang ayam Broiler ada dua. tidak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih efisien. vitamin dan mineral.Apabila menggunakan pakan dari pabrik. maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam. kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan. yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap.29 . jumlah pakan selama pemeliharaan dibagi total bobot ayam yang dipanen. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari). yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. Pakan .Kemudahan mendapatkan sarana produksi Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan poultry shop atau toko sarana peternakan.6 . -Penambahan POC NASA lewat air minum dengan dosis 1 . . Tipe litter lebih banyak dipakai peternak. Kepadatan kandang yang ideal untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah 8-10 ekor/m2. Contoh perhitungan : Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor. suhu kandang cepat meningkat terutama siang hari pada umur dewasa yang menyebabkan konsumsi pakan menurun. Pada awal pemeliharaan. Pemberian pakan dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi). 4. sehingga pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ADG) tinggi. tetapi biaya pembuatan kandang lebih besar.35 23 . bukan untuk produksi panas tubuh. protein. sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan.21 d. pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari).Efisiensi pakan dinyatakan dalam perhitungan FCR (Feed Convertion Ratio).

Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas. Pada akhir minggu (umur 21 hari) dilakukan vaksinasi yang kedua menggunakan vaksin ND strain Lasotta melalui suntikan atau air minum. Vaksinasi Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat.Semakin rendah angka FCR.Minggu Kelima (hari ke 29-35). Jumlah tersebut adalah kebutuhan minimal. dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan berbentuk butiran-butiran kecil (crumbles).Minggu Keempat (hari ke 22-28). . dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam. segera diberi air minum hangat yang ditambah POC NASA dengan dosis + 1 . meskipun lebih ringan.5 kg untuk 100 ekor ayam. Kebutuhan pakan adalah 48 gr per ekor atau 4. semakin baik kualitas pakan.Minggu Ketiga (hari ke 15-21).4. Pada umur 28 hari. Pakan dapat diberikan dengan kebutuhan per ekor 13 gr atau 1. pada prakteknya pemberian tidak dibatasi.3 kg untuk 100 ekor ayam. 4. agar ayam benar-benar merasa haus sehingga akan meminum air mengandung vaksin sebanyak-banyaknya. . Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo. Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama.Minggu Kedua (hari ke 8 -14). Teknis Pemeliharaan .3 kg untuk 100 ekor ayam. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya.2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis + 1 cc/liter air minum/hari dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. .3.2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari (diberikan saat pemberian air minum yang pertama). 4. Jika menggunakan air minum. Vaksinasi yang pertama dilaksanakan pada hari ke4. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata.Mulai hari ke-2 hingga ayam dipanen air minum sudah berupa air dingin dengan penambahan POC NASA dengan dosis 1 .25 kg.Minggu Pertama (hari ke-1-7). karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit. Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut. Kebutuhan pakan adalah 65 gr per ekor atau 6. Perlakuan vaksin tersebut juga tetap ditambah POC NASA atau VITERNA Plus dengan dosis tetap. Kebutuhan pakan untuk minggu kedua adalah 33 gr per ekor atau 3. Pertumbuhan yang normal mempunyai berat badan minimal 1. .8 kg untuk 100 ekor. sebaiknya ayam tidak diberi air minum untuk beberapa saat lebih dahulu. . Pemanas sudah dapat dimatikan terutama pada siang hari yang terik. .

peradangan disekitar dubur. Penularan secara langsung melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan. yaitu kaki lumpuh. Sering menyerang pada umur 36 minggu. . leher berpuntir dan ayam berputar-putar yang akhirnya mati. Infeksi bibit penyakit mudah menimbulkan penyakit.Berak Kapur (Pullorum). Gejala diawali dengan hilangnya nafsu makan.2 kg. Gejalanya ayam sering megapmegap. nafsu makan turun. maka kontrol terhadap ayam dan lantai kandang tetap harus dilakukan. Disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum.Tetelo (Newcastle Disease/ND) Disebabkan virus Paramyxo yang bersifat menggumpalkan sel darah.5. Dengan bobot tersebut. Pengobatan belum dapat memberikan hasil yang memuaskan. Pada umur ini dengan pertumbuhan yang baik. Kematian dapat terjadi pada hari ke-4 setelah infeksi. karena mudah menularkan kepada ayam lain melalui kotoran dan pernafasan. perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering. serta cuaca yang jelek. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1. diare dan tubuh bergetar-getar. 4. Penyakit Penyakit yang sering menyerang ayam broiler yaitu : . ayam sudah mencapai bobot 2. terlalu dingin atau . sayap terkulai. Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8. Pada ayam muda menyebabkan tubuh lemah. yang dapat dilakukan adalah pencegahan dengan vaksin Gumboro.8 . . ayam suka bergerak tidak teratur. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan. ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap kering. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi. Disebut penyakit berak kapur karena gejala yang mudah terlihat adalah ayam diare mengeluarkan kotoran berwarna putih dan setelah kering menjadi seperti serbuk kapur.25 kg.Minggu Keenam (hari ke-36-42). air minum dan peralatan yang tercemar. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai.8 kg untuk 100 ekor ayam. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan. Setelah 1 . yang sebaiknya dilakukan adalah pencegahan dengan perbaikan sanitasi kandang. Ayam yang terserang secepatnya dipisah. yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Penularan melalui kotoran.Gumboro (Infectious Bursal Disease/IBD) Merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan virus golongan Reovirus. maka untuk mengurangi kematian. diare dan senang berkumpul pada tempat yang hangat. mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau. Kedua hal tersebut banyak disebabkan oleh kondisi lantai kandang yang kotor. jika ayam dalam keadaan lemah atau stres. Jika ingin diperpanjang untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi. . Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. . ayam sudah dapat dipanen.2 hari muncul gejala syaraf. Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara seperti alat-alat. kuning keputih-keputihan. Cuaca yang mudah menyebabkan ayam lemah dan stres adalah suhu yang terlalu panas.Penyakit Ngorok (Chronic Respiratory Disease) Merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum Gejala yang nampak adalah ayam sering bersin dan ingus keluar lewat hidung dan ngorok saat bernapas.Pada minggu ini.

seperti N. Setelah itu dibiarkan minimal selama 10 hari sebelum budidaya lagi untuk memutus siklus hidup virus dan bakteri. jaringan. Dapat juga menggunakan VITERNA Plus yang merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan : 1. Phenylalanine. . yaitu A. Isoleucine. Dilakukan dengan beberapa tahap. Lycine. Vitamin-vitamin lengkap.6. Untuk sanitasi yang sempurna selanjutnya dilakukan penyemprotan dengan formalin. mampu meningkatkan pertumbuhan ayam. D. K. P. Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati. pemberian POC NASA dapat dicampur dengan Hormonik dosis 1 botol POC NASA dicampur dengan 1-2 tutup botol Hormonik. terutama yang disebabkan oleh virus sukar untuk disembuhkan. yang tidak mati oleh perlakuan sebelumnya.berubah-ubah secara drastis. pembentukan darah dan lain-lain. mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Thryptophan. Asam-asam amino utama seperti Arginin. 2. organ luar dan dalam. Sanitasi/Cuci Hama Kandang Sanitasi kandang harus dilakukan setelah panen. Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak. ketahanan tubuh ayam. dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel. K. Histidin. Untuk itu harus dilakukan sanitasi secara rutin dan ventilasi kandang yang baik. yaitu pencucian kandang dengan air hingga bersih dari kotoran limbah budidaya sebelumnya. Penyakit. untuk membunuh bibit penyakit. Tahap kedua yaitu pengapuran di dinding dan lantai kandang. 4. dan organ tubuh 3. Untuk hasil lebih optimal. Ca. Methionine . E. Mg. atau 1 botol POC NASA dicampur dengan 2-4 kapsul Asam Amino. Threonine. Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang. C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful