P. 1
Daya Oksidasi Halogen

Daya Oksidasi Halogen

|Views: 967|Likes:
Published by Thresya Desri

More info:

Published by: Thresya Desri on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2012

pdf

text

original

Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida

RONY TULAK RAMBULANGI’
33110027 / I B
DAYA OKSIDASI RELATIF HALOGEN dan IDENTIFIKASI ALKALI TANAH-HALIDA

Tujuan Percobaan : / / Menentukan kekuatan mengoksidasi dari halogen Mengidentifikasi senyawa Alkali tanah - Halida

Alat yang dipakai : / / / / / / / / Gelas kimia 600 ml Pipet ukur 5 ml + 1 ml Tabung reaksi + rak Bola isap Sumbat tabung Lemari asam Sarung tangan Kaca mata 1 Buah 2 + 1 Buah 6 + 1 Buah 1 Buah 6 Buah

Bahan yang digunakan : / Larutan NaI / / / Dasar Teori : Unsur-unsur halogen bersifat relatif reaktif. Unsur-unsur halogen terdiri dari astatin, brom, chlor, fluor, dan iod. Kita tidak melakukan analisa untuk astatin dan fluor, karena astatin bersifat radioaktif dan fluor terlalu reaktif. Atom-atom halogen cenderung menarik 0,1M Larutan NaBr Larutan NaCl Tri Chloro Etana (TCE) / I2 (dlm Air Iod ) / / Br2 (dlm Air Brom) Cl2 (air Clor)

0,1M 0,1M /

Aquadest

Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010

Br . sehingga bila kita mengocok larutan air brom dengan TCE. Halogen merupakan molekul dan zat pengoksidasi serta mempunyai bau.Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida RONY TULAK RAMBULANGI’ 33110027 / I B elektron dan membentuk anion X (Cl . karena kedua zat ini tidak sama walaupun namanya hampir mirip. Warna lapisan TCE akan berubah dari coklat kewarna larutan Cl2 dalam TCE. Ion halida hanya Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010 . I ). I2) dicampur dengan larutan yang berisi ion halida Y (Cl . Kemudian kedalam campuran tersebut ditambahkan larutan yang berisi ion halida. Daya oksidasi bervariasi dari satu unsur ke unsur halogen lainnya di dalam sistem periodik. maka brom akan mengambil elektron dari ion Cl dan berubah menjadi Br dengan reaksi : Br2 (larutan) + 2Cl − (larutan) − − − − 2Br (larutan) + Cl2 (larutan) Bila reaksi diatas terjadi. Br . Ion-ion halida tidak berwarna didalam air dan tidak larut dalam pelarut organik. Brom lebih larut dalam TCE dibandingkan dalam air. maka dapat terjadi reaksi : X2 (larutan) + 2Y − (larutan ) − − − − − − − − 2X (larutan) + Y2 (larutan) Reaksi tersebut dapat berlangsung bila X merupakan oksidator yang lebih baik dari Y. Hanya sedikit larut dalam air dan sangat larut dalam TCE dengan warna yang berbeda. maka warna TCE akan tetap coklat. Brom didalam 1. Didalam air dan khususnya didalam pelarut organik. halogen mempunyai warna yang khas. Bila Br2 merupakan pengoksidasi yang lebih baik dari Cl2.1 TCE berwarna orange (coklat). lalu dikocok dengan baik. maka warna dari lapisan TCE akan berubah.1. Bila Y merupakan oksidator yang lebih baik dari X. maka brom akan pindah ke pelarut TCE dan menghasilkan warna orange. Br2. karena Br2 digunakan dan terbentuk Cl2. sedangkan Cl2 dan I2 dalam pelarut tersebut mempunyai warna lain. Reaksi akan bersifat spontan dengan arah yang berlawanan. Jika larutan yang berisi halogen X2 (Cl2. Dalam percobaan ini kita akan mencampurkan larutan halogen dengan larutan ion halida untuk menentukan daya oksidasi dari unsur-unsur halogen. Kita harus belajar membedakan halogen dengan ion halida. maka reaksi diatas tidak akan terjadi. misalnya Cl . Karena sifat tersebut halogen merupakan oksidator yaitu zat yang cenderung mengoksidasi zat lain. Bila reaksi tidak berlangsung. dan lain-lainnya).

masing Ion)  Untuk Air Clor / / Sampel ditambah dengan 2 Ml TCE dalam tabung reaksi. kocok Ulangi percobaan ini dengan mengganti TCE dengan NaBr. Cl2 dan I2 dalam air maupun Ulangi percobaan diatas dengan menggunakan Air Clor dan Air Kira-kira 2 Ml air brom dimasukkan ke dalam tabung reaksi dan Tutup tabung reaksi dan kocok hingga warna Brom terserap tambahkan TCE sebanyak 2 Ml. kocok Ulangi percobaan ini dengan mengganti TCE dengan NaBr. Prosedur kerja :  Halogen / / oleh TCE. / Iod. hingga warna Clor terserap. (Catat hasilnya di tabel ). Ion halida tidak larut dalam TCE.masing Ion)  Untuk Air Iod Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010 .Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida RONY TULAK RAMBULANGI’ 33110027 / I B terdapat dalam bentuk larutan dalam air. NaCl dan NaI (catat perubahan warnanya masing. tidak berwarna dan tidak berbau dan kebanyakan merupakan zat pengoksidasi. / dalam TCE. Catat setiap perubahan warna Br2.  Reaksi antara Halogen dengan Ion Halida  Untuk Air Brom / / Sampel ditambah dengan 2 Ml TCE dalam tabung reaksi. hingga warna Brom terserap. (Catat hasilnya di tabel ). NaCl dan NaI (catat perubahan warnanya masing.

NaCl dan NaI (catat perubahan warnanya masing. kocok Ulangi percobaan ini dengan mengganti TCE dengan NaBr.1.Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida RONY TULAK RAMBULANGI’ 33110027 / I B / / Sampel ditambah dengan 2 Ml TCE dalam tabung reaksi. Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010 . (Catat hasilnya di tabel ).masing Ion) Data pengamatan :  Warna Halogen Halogen Brom Clor Iod  Halogen TCE Brom Kuning Clor Bening Iod Ungu Pembahasan : Air Larutan berwarna Kuning Larutan tidak berwarna Larutan berwarna Ungu 1. dan warna yang larutan tersebut.  Reaksi antara Halogen dengan Ion Halida / Perubahannya dapat dilihat bentuknya seperti hanya terjadi pemisahan antar larutan.1 Tri Cloro Etana Larutan berwarna Kuning Larutan tidak berwarna Larutan berwarna Ungu Reaksi antara Halogen dengan Ion Halida Ion Brom Kuning muda Bening Ungu Ion Clor Kuning muda Bening (setelah lama Keruh) Ungu Ion Iod Kuning muda Bening Ungu  Warna Halogen / Daya oksidasi dari halogen dapat dilihat dari perubahan warna yang terjadi seperti halnya Brom dan Clor (sedangkan untuk Clor terjadi juga pemisahan antara Clor dengan TCE). hingga warna Iod terserap.

3th. Sedangkan ion C oksidator yang lebih kuat dari pada ion A.+ I2 2 Cl.+ Br2 2 Cl + I2 2I 2I − − − − − Cl2 + 2 BrCl2 + 2 I − I2 + 2 BrI2 + 2 Cl − + Br2 + Cl2 Daftar pustaka : / Jhon Willey & sons.Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida RONY TULAK RAMBULANGI’ 33110027 / I B Kesimpulan : / / Dari hasil percobaan urutan daya oksidasi dari halogen : Cl > Br > I Dari hasil percobaan urutan daya reduksi pada ion halida : Cl < Br < I Jawaban pertanyaan : 1. ternyata tidak terjadi reaksi maka A merupakan oksidator yang lebih baik dari pada B. Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010 . Jika larutan A dicampur dengan larutan yang berisi ion C . zat A.+ Cl2 2 Br. Molly bloomfield. Laboratory eksperiments for chemistry and the living organisme. Br2 + 2 I − − A2 + 2B − 2A + B2 − − Dari reaksi diatas zat yang teroksidasi adalah zat B sedangkan zat yang tereduksi adalah Br2 + 2 Cl 2 Br. Susunan kekuatan oksidator dari yang terkuat adalah C > A > B 2.

19 Oktober 2010 Praktikan Rony Tulak Rambulangi’ 33110027 Emil j. Chemical principle in the laboratory with qualitatives analisis. Brikhaeuser. Japan.Daya Oksidasi Relatif Halogen & Identifikasi Alkali Tanah-Halida RONY TULAK RAMBULANGI’ 33110027 / I B / Int. Wayne wolsey. Masterton. William L. / Laborpraxis. Makassar. Slowinsky. 2 Messmethoden.ed. Holt-saunders Teknik Kimia Politeknik Negeri Makassar 2010 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->