Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang sampai dewasa ini. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. Nilai-nilai kehidupan tersebut mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia. Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri, yang merupakan kepribadiannya. Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan kehidupannya bermasyarakat. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang diyakini kebenaranya. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi negara. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18 agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Kesepakatan bersama tersebut sipatnya luhur, tiada boleh diganti ataupun diubah. Masyarakat pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan, artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai luhur tersebut. Untuk mewujudkan masyarakat pancasila, diperlukan suatu hukum yang berisi norma-norma, aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Hukum yang dimaksud yaitu UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita. 1.2 Pengertian Pancasila sebagai dasar nagara Rebublik indonesia di tetapkan pada tanggal 18 Agustus 1945, sebagai dasar nagara, maka nilai-nilai kehidupan bernegara dan berpemerintahan sejak saat itu haruslah berdasarkan pada pancasila. Pancasila dapat diartikan secara etimologis dan secara termonomologis. Secara etimologis kata pancasila berasal dari bahasa sangsakerta yang mempunyai arti “panca” artinya “lima” dab “sila” artinya “alas” dasar” (Moh Yamin). Perkataanpancasila mula-mula digunakan di dalam 1

Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 masyarakat India yang beragama budha, yang mengartikan lima aturan yang harus ditaati penganutnya. Sisa pengaruh pengertian pancasila menurut pengamat budha itu masih di kenal di masyarakat jawa, dengan di kenal 5 M, yaitu dilarang: Mateni (membunuh), Maling, wadon (berjina), mabuk dan main. Secara termologis istilah Pancasila artinya lima dasar atau lima alas, untuk nama dasar negara kita RI, istilah ini mulai di usulkan oleh Bung Karno dalam sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945 sebagai dasar negara RI dan baru disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. 1.3 Perumusan Masalah Pancasila, UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945 mempunyai hubungan dalam dua aspek, yaitu aspek kesejarahan, dan aspek kemakmuran. Hubungan aspek kesejarahan, yaitu bahwa riwayat singkat perumusan dan kesepakatan Pancasila bersama dengan perumusan naskah Proklamasi dan Undang-Undang Dasar, yang dilakukan oleh para tokoh perjuangan kemerdekaan dan opendiri negara RI. Yang tergabung dalam BPUPKI dan PPKI dri tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan tanggal 18 Agustus 1945. Hubungan aspek kemakmuran, yaitu bahwa rumusan Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan pokok kaidah negara fundamental, dengan demikian Pancasila mempunyai hakikat, sifat dan kedudukan serta fungsi sebagai pokok kaidah negara fundamental. Yang menjalankan dirinya sebagai dasar kelangsungan hidup negara RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Negara kesatuan RI yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan Pancasila sebagai dasar Negaranya dan UUD 1945 sebagai hukum dasar tersebut, merupakan puncak perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Corak pergerakan perjuangan kemerdekaan tersebut dapat dibagi atas tiga corak, yaitu ada yang bercorak kebangsaan, ada yang bercorak religius dan ada yang bercorak sosiolistik. Pergerakan perjuangan yang bercorak kebangsaan yaitu pergerakan yang bertujuan untuk mendirikan negara merdeka yang menjadi milik semua orang dan golongan dalam masyarakat, urusan agama tidak termasuk urusan negara. Pergerakan perjuangan yang bercorak religius, yaitu pergerakan yang bertujuan untuk memdirikan negara merdeka dengan agama islam sebagai dasarnya. Pergerakan perjuangan 2

Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 yang bercorak sosiollistik, negara merdeka dengan dasar sosiolistik, negara merdeka dengan dasar sosiolisme dan komunisme. Untuk membatasi ruang lingkup dalam pembahasan masalah, penulis hanya akan membatasi : 1. Makna garuda pancasila sebagai lambang negara Indonesia 2. Pengertian Pancasila ditinjau dari fungsinya, yaitu : a. Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia b. Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia c. Sebagai Dasar Idiologi Bangsa dan Negara Indonesia 3. Hubungan Pancasila dengan UUD 1945. 1.4 Maksud Dan Tujuan Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk mempelajari pancasila yang benar mengamalkan pancasila dan mengamalkan pancasila. Mempelajari pancasila yang benar, yakni yang dapat di pertanggung jawabkan baik secara yuridis, konstitusional, maupun secara objektif – ilmiah. Secara yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara. Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut pendapat sendiri. Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat, suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian harus logis dan diterima oleh akal sehat 1.5 Metode Dalam penyusunan makalah ini, Penulis menggunakan metode analisis dan penelaahan literature yang dinilai cukup efektif dalam memperoleh data dan fakta-fakta yang selanjutnya ditanggapi oleh penulis sehubungan dengan relevensinya pada saat ini

3

Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 yang ternyata ditemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan dan penggeseran nilai-nilai luhur Pancasila karena pengaruh berkembangnya zaman 4 .

2 Metode Pengumpulan Data Dalam pembuatan makalah ini.3 Metode Analisis Penyusunan makalah ini berdasarkan metode deskriptif analistis. 2.1 Objek Penulisan Objek penulisan makalah ini adalah mengenai Pengertian Pancasila ditinjau dari fungsinya. Sebagai referensi juga diperoleh dari situs web internet yang membahas mengenai makna lambang Negara Indonesia. pengertian pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. yaitu mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta dan data yanag ada. Dalam makalah ini dibahas mengenai makna garuda pancasila sebagai lambang negara Indonesia. metode pengumpulan data yang digunakan adalah kaji pustaka terhadap bahan-bahan kepustakaan yang sesuai dengan permasalahan yang diangkat dalam makalah ini yaitu mengenai Pancasila. pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. pengertian Pancasila ditinjau dari segi fungsi dan hubungan pancasila dengan UUD 1945. menganalisis permasalahan berdasarkan pustaka dan data pendukung lainnya. 2. serta mencari alternatif pemecahan masalah BAB III 5 . dan pancasila sebagai dasar idiologi bangsa dan negara Indonesia serta hubungan pancasila dengan UUD 1945.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 BAB II METODE PENULISAN 2.

Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Sukuh dan Cetho dalam bentuk 6 . Garuda Pancasila yang diresmikan penggunaannya pada 11 Februari 1950. Rancangan awal Garuda Arca Raja Airlangga digambarkan sebagai Wishnu mengendarai Garuda. kendaraan (wahana) Wishnu tampil di berbagai candi kuno di Indonesia. dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Indonesia berbentuk burung Garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan (dari sudut pandang Garuda). yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno. masih tanpa jambul dan posisi cakar di belakang pita. seperti Prambanan. Belahan. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. Penataran. Mendut. Pancasila oleh Sultan Hamid II masih menampilkan bentuk tradisional Garuda yang bertubuh manusia. Garuda. Sojiwan.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 PEMBAHASAN 3. dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. 43/1958.1 Garuda Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda.

Di candi Siwa Prambanan terdapat relief episode Ramayana yang menggambarkan keponakan Garuda yang juga bangsa dewa burung. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah. Jatayu. dan cakar elang. Arca anumerta Airlangga yang digambarkan sebagai Wishnu tengah mengendarai Garuda dari Candi Belahan mungkin adalah arca Garuda Jawa Kuna paling terkenal. Selain Indonesia. kesetiaan. Garuda juga dipilih sebagai nama maskapai penerbangan nasional Indonesia Garuda Indonesia. dan RM Ng Poerbatjaraka sebagai anggota. dan disiplin. mencoba menyelamatkan Sinta dari cengkeraman Rahwana. sebagai perwujudan ideologi Pancasila. keberanian. sayap. pengetahuan. dirasakan perlunya Indonesia (saat itu Republik Indonesia Serikat) memiliki lambang negara. Garuda dimuliakan sebagai "Tuan segala makhluk yang dapat terbang" dan "Raja agung para burung". Thailand juga menggunakan Garuda sebagai lambang negara. paruh. Sebagai kendaraan Wishnu. Biasanya digambarkan dalam ukiran yang halus dan rumit dengan warna cerah keemasan. Posisi mulia Garuda dalam tradisi Indonesia sejak zaman kuna telah menjadikan Garuda sebagai simbol nasional Indonesia. terutama di Jawa dan Bali. Di Bali ia biasanya digambarkan sebagai makhluk yang memiliki kepala. Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua. kini arca ini disimpan di Museum Trowulan. disusul pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949. Setelah Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949. Garuda muncul dalam berbagai kisah. akan tetapi tidak ditemukan arca Garuda di dalamnya. Ki Hajar Dewantoro. Dalam banyak kisah Garuda melambangkan kebajikan. M A Pellaupessy.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 relief atau arca. 7 . Garuda juga memiliki sifat Wishnu sebagai pemelihara dan penjaga tatanan alam semesta. Di Prambanan terdapat sebuah candi di muka candi Wishnu yang dipersembahkan untuk Garuda. Dalam tradisi Bali. atau dalam adegan pertempuran melawan Naga. Moh Natsir. digambarkan dalam posisi sebagai kendaraan Wishnu. kekuatan. tetapi memiliki tubuh dan lengan manusia.

AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Dep Hankam. Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang. dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II). Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih "gundul" dan tidak berjambul seperti bentuk sekarang ini. Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Karya M. Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta. rancangan lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS. Rancangan lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan kembali.Tanggal 8 Februari 1950. yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan "Bhineka Tunggal Ika". rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal 11 Februari 1950. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri. karena adanya keberatan terhadap gambar burung Garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap terlalu bersifat mitologis. terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M Yamin. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari yang menampakkan pengaruh Jepang. Pusat Sejarah ABRI menyebutkan. Setelah rancangan terpilih. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan 8 .Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Disingkat Garuda Pancasila. Mereka bertiga sepakat mengganti pita yang dicengkeram Garuda. sehingga tercipta bentuk RajawaliGaruda Pancasila.

Pada tanggal 20 Maret 1950 Soekarno memerintahkan pelukis istana. setelah sebelumnya diperbaiki antara lain penambahan "jambul" pada kepala Garuda Pancasila. 9 . Dullah. ditetapkan sebagai lambang negara Republik Indonesia. sayap. atas masukan Presiden Soekarno. dan cakar yang melambangkan kekuatan dan tenaga pembangunan. Garuda digunakan sebagai Lambang Negara untuk menggambarkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan negara yang kuat. Rancangan Garuda Pancasila terakhir ini dibuatkan patung besar dari bahan perunggu berlapis emas yang disimpan dalam Ruang Kemerdekaan Monumen Nasional sebagai acuan. yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara. Deskripsi dan arti filosofi Garuda • Garuda Pancasila sendiri adalah burung Garuda yang sudah dikenal melalui mitologi kuno dalam sejarah bangsa Indonesia. Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara. serta mengubah posisi cakar kaki yang mencengkram pita dari semula di belakang pita menjadi di depan pita. Garuda memiliki paruh. melukis kembali rancangan tersebut. dan desainnya tidak berubah hingga kini. yaitu kendaraan Wishnu yang menyerupai burung elang rajawali.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes Jakarta pada 15 Februari 1950. Dipercaya bahwa alasan Soekarno menambahkan jambul karena kepala Garuda gundul dianggap terlalu mirip dengan Bald Eagle. • • Warna keemasan pada burung Garuda melambangkan keagungan dan kejayaan. Untuk terakhir kalinya. Soekarno terus memperbaiki bentuk Garuda Pancasila. Lambang Amerika Serikat. ekor.

Sedangkan pada bagian tengahnya berwarna dasar hitam. antara lain: o o o o 17 helai bulu pada masing-masing sayap 8 helai bulu pada ekor 19 helai bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor 45 helai bulu di leher Perisai • Perisai adalah tameng yang telah lama dikenal dalam kebudayaan dan peradaban Indonesia sebagai bagian senjata yang melambangkan perjuangan. 10 • . Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan kapas dan padi di bagian kanan bawah perisai berlatar putih. Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar negara Pancasila. 3. 5. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan cahaya di bagian tengah perisai berbentuk bintang yang bersudut lima berlatar hitam. • Di tengah-tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang melukiskan garis khatulistiwa yang menggambarkan lokasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan dengan tali rantai bermata bulatan dan persegi di bagian kiri bawah perisai berlatar merah. • Warna dasar pada ruang perisai adalah warna bendera kebangsaan Indonesia "merah-putih". 4. Pengaturan lambang pada ruang perisai adalah sebagai berikut . Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dilambangkan dengan kepala banteng di bagian kanan atas perisai berlatar merah. pertahanan. 2.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 • Jumlah bulu Garuda Pancasila melambangkan hari proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 1. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin di bagian kiri atas perisai berlatar putih. yaitu negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa membentang dari timur ke barat. dan perlindungan diri untuk mencapai tujuan.

yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya tetap adalah satu kesatuan. terpasang di Ruang Kemerdekaan Monas.1. 11 . UUD Sementara 1950. Sebelumnya lambang negara diatur dalam Konstitusi RIS. dan Peraturan Pemerintah No. Kata "bhinneka" berarti beraneka ragam atau berbeda-beda. Secara harfiah Bhinneka Tunggal Ika diterjemahkan "Beraneka Satu Itu". TLN 5035). kata "tunggal" berarti satu. ras. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah kutipan dari Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular. bahwa di antara pusparagam bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. (LN 2009 Nmr 109.2 Beberapa aturan Patung besar Garuda Pancasila. • 3. bahasa daerah. dan Lambang Negara. serta Lagu Kebangsaan. Bahasa. Warna merah di bagian kanan atas dan kiri bawah perisai. suku bangsa. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya. Lambang Negara menggunakan warna pokok yang terdiri atas: 1. 43/1958. Jakarta. kata "ika" berarti itu. Penggunaan lambang negara diatur dalam UUD 1945 pasal 36A dan UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 Pita bertuliskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika • Kedua cakar Garuda Pancasila mencengkeram sehelai pita putih bertuliskan "Bhinneka Tunggal Ika" berwarna hitam. agama dan kepercayaan.

2. Warna kuning emas untuk seluruh burung Garuda. menggambari. Mencoret. ijazah. Lambang Negara ditempatkan di sebelah kiri dan lebih tinggi daripada Bendera Negara. menghina. organisasi dan/atau perusahaan yang sama atau menyerupai Lambang Negara. Uang logam dan uang kertas. Warna alam untuk seluruh gambar lambang. 3. 3. 3. 4. menulisi. dan perbandingan ukuran. gambar Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden. 2. warna.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 2. Paspor. dan 12 . Dalam hal Lambang Negara ditempatkan bersama-sama dengan Bendera Negara. tambahan lembaran negara. dan dokumen resmi yang diterbitkan pemerintah. Warna hitam di tengah-tengah perisai yang berbentuk jantung. Lembaran negara. gambar resmi Presiden dan/atau gambar Wakil Presiden ditempatkan sejajar dan dipasang lebih rendah daripada Lambang Negara. Setiap orang dilarang: 1. berita negara. Dalam gedung. dan tambahan berita negara. perkumpulan. atau 6. Membuat lambang untuk perseorangan. atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai. dan 2. Lambang Negara wajib digunakan di: 1. penggunaannya diatur dengan ketentuan : 1. 4. dan 5. Meterai. kantor. atau ruang kelas satuan pendidikan. Luar gedung atau kantor. 5. Warna putih di bagian kiri atas dan kanan bawah perisai. atau merendahkan kehormatan Lambang Negara. partai politik. Menggunakan Lambang Negara yang rusak dan tidak sesuai dengan bentuk.

persatuan Indonesia. Peri Kemanusiaan. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah. Menggunakan Lambang Negara untuk keperluan selain yang diatur dalam UndangUndang ini. agama. peradaban.1 Sejarah Perumusan Dalam upaya merumuskan Pancasila sebagai dasar negara yang resmi. dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undangundang Dasar 1945. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Peri Ketuhanan.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 4. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan. terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu : • Lima Dasar oleh Muhammad Yamin. Peri Kerakyatan. kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa perumusan Pancasila pada tahun 1945. dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. 3.2.2 Pancasila Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. dan Kesejahteraan Rakyat. 13 . Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa. tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut. yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. 3.

katanya: Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan. dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu. perwakilan. Insiden ini sendiri masih menjadi perdebatan di tengah lingkungan akademisi mengenai siapa penggiatnya dan apa motif dibelakangnya. Akan tetapi otoritas militer dan kelompok reliji terbesar saat itu menyebarkan kabar bahwa insiden tersebut merupakan usaha PKI mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis. internasionalisme.tanggal 15 Agustus 1950 Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959) • • 3. kekal dan abadi. tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa namanya ialah Pancasila. permusyawaratan.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 • Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945 dalam pidato spontannya yang kemudian dikenal dengan judul "Lahirnya Pancasila".tanggal 27 Desember 1949 Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara . Internasionalisme. Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah : • • • Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) . Sukarno mengemukakan Mufakat.tanggal 18 Agustus 1945 Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat .tanggal 22 Juni 1945 Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar .2 Hari Kesaktian Pancasila Pada tanggal 30 September 1965. lima bilangannya.2. mufakat. dan ketuhanan. Namanya bukan Panca Dharma. kesejahteraan. Sila artinya azas atau dasar. Ketuhanan. untuk 14 . dasar-dasar dasar sebagai berikut: dasar Kebangsaan. terjadi insiden yang dinamakan Gerakan 30 September (G30S). Kesejahteraan.

3. Gejolak yang timbul akibat G30S sendiri pada akhirnya berhasil diredam oleh otoritas militer Indonesia. Tidak semena-mena terhadap orang lain.2. 4. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. 4. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.3 Butir-butir pengamalan Pancasila Ketetapan MPR no. 3. 5. 2. yaitu sebagai berikut : A. SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB 1. B. Saling mencintai sesama manusia. Mengembangkan sikap tenggang rasa. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh oleh oknumoknum yang digambarkan pemerintah sebagai upaya kudeta.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 membubarkan Partai Komunis Indonesia dan membenarkan peristiwa Pembantaian di Indonesia 1965–1966. 15 . Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain. SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA 1. 2. Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia. Pemerintah Orde Baru kemudian menetapkan 30 September sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September G30S dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Percaya dan Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan penganutpenganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup. Pada hari itu.

Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah. D. dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. 4. SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN 1. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 6. kepentingan. C. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. 3. SILA PERSATUAN INDONESIA 1. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan. 3. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. Cinta Tanah Air dan Bangsa. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilainilai kebenaran dan keadilan. Menempatkan kesatuan. SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA 16 . 5. 5. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia. persatuan. karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. 7. Berani membela kebenaran dan keadilan. 2. E. 7. 4. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. 6. 8. 2.

3. 2. sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 4. Suka memberi pertolongan kepada orang lain. 5. 12. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 1. Ketetapan ini kemudian dicabut dengan Tap MPR no. 6. Bersikap adil. Tidak bersifat boros. Menghargai hasil karya orang lain. 17 . 10. 11. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 3. yaitu sebagai berikut : Sila pertama : Bintang 1. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa. masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. I/MPR/2003 dengan 45 butir Pancasila. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Menghormati hak-hak orang lain. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. 7. 5. 2. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 9. 4. Tidak bergaya hidup mewah. 8. Suka bekerja keras. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Sila ketiga : Pohon Beringin 1. dan kewajiban asasi setiap manusia. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. perdamaian abadi. kedudukan sosial. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Maha Esa kepada orang lain. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. 5. 7. 4. 2. kesatuan. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. 18 . Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. Mengakui persamaan derajat. Berani membela kebenaran dan keadilan. 3. kepercayaan. 7. 10. jenis kelamin. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. warna kulit dan sebagainya. 6. dan keadilan sosial. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. tanpa membeda-bedakan suku. Mampu menempatkan persatuan. 4.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 6. 9. 2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. agama. keturunan. Sila kedua : Rantai 1. 5. persamaan hak. 3. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. 8.

Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. Mengembangkan perbuatan yang luhur. Sebagai warga negara dan warga masyarakat. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Sila keempat : Kepala Banteng 1. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. hak. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Sila kelima : Padi Dan Kapas 1. 2. 8. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. 4. 10. dan kewajiban yang sama. 3. Menghormati hak orang lain. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. 19 . 4. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. 6. 9. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. 7. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 6. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan. 3. 5. 7.

Pandangan hidup berfungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. secara berturut – turut lingkungan keluarga. 11.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 5. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. Suka bekerja keras. 7. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. dalam perjuangan untuk perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna.3 Pengertian Pancasila Ditinjau Dari Fungsi 3. 10. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. lingungan bangsa dan lingkungan negara yang merupakan lembaga masyarakat utama yang 20 . 9.1 Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang maha esa. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. Nilai-nilai luhur adalah: merupakan suatu tolak ukur kebaikan yang terkenaan dengan hal hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. 3.3. 6. senantiasa memerlukan nilai nilai luhur yang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hidup. lingkungan masyarakat . oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. ia senantiasa memerlukan orang lam. Dalam pengertian inilah maka manusia pribadi senantiasa hidup sebagai bagian dari lingkungan social yang lebih luas. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. 8. Sebagai makhluk individu dan makhluk social manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. seperti cita – cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkayan nilai – nilai luhur sendiri.

Budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur (Darmodihardjo. dalam budaya serta dalam agama-agama sebagai pandangan hidup masyarakat Indonesia. serta sidang PPKI kemudian ditentukan dan disepakati sebagai dasar negara republik indonesia dan dalam pengertian inilah maka pancasila sebangai pandangan hidup negara dan sekaligus sebagai idiologi negara Bangsa Indonesia dalam hidup bernegara telah memiliki suatu pandangan hidup bersama yang bersumber pada akar budayanya dan nilai-nilai religiusnya dengan pandangan hidup 21 .Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 diharapkan dapat menyalurkan dan mewujudkan pandangan hidupnya. Pandangan yang ada pada masyarakat indonesia tersebut kemudian menjelma menjadi pandanga hidup yang telah terintis sejak zaman sriwijaya. Dalam pengertian inilah maka proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dilembagakan menjadi pandangan hidup bangsa dan selanjutnya pandangan hidup bangsa dituangkan. nilai-nilainya telah terdapat pada bangsa Indonesia dan adat istiadat . Panitia Sembilan.Transformasi pandangan hidup masyarakat menjadi pandangan hidup bangsa dan akhirnya menjadi dasar negara juga terjadi pada pan dangan hidup pancasila. Dalam proses penjabaran dan kehidupan modren antara pandangan hidup masyarakat dengan pandangan hidup bangsa memiliki hubungan yang bersifat timbal balik. yaitu kewajiban pemerintah dan lain-lain penyelenggaraan negara untuk memelihara. Pandangan hidup bangsa diproyeksikan kembali kepada pandangan hidup masyarakat serta tercermin dalam sikap hidup pribadi warganya. Dengan demikian. Pancasila sebelum dirumuskan menjadi dasar negara serta idiologi negara. Dengan demikian dalam kehidupan bersama. dalam negara Pancasila pandangan hidup masyarakat tercermin dalamkehidupan negara yaitu pemerintahan terikat oleh kewajiban konstitusional. kemudian diangkat dan dirumuskan oleh pada pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. Pandangan hidup bangsa dapat disebut sebagai idiologi bangsa (nasional). 1996). dan pandangan hidup negaradapat disebut sebagai idiologi negara. dan dilembagakan menjadi pandangan hidup negara. Majapahit kemudian sumpah pemuda 1928. Cita-cita yang ingin di capainya yang bersumber pada pandangan hidupnya tersebut.

2 Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kehidupannya ini rering disebut sebagai dasar filsafat atau dasar falsafah negara (philosoficche Gronslag) dari negara. Maka pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. Sebagai inti sari dari nilai budaya masyarakat Indonesia. dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan lain perkataan pencasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Dengan demikian pandangan hidup bangsa indonesia yang Bhineka Tunggal Ika tersebut merupakan asas kesatuan bangsa sehingga tidak boleh mematikan keanekaragaman. Oleh karena itu pancasila sebagai pandangan hidup bangsa merupakan suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat indonesia. ekonomi. Dengan suatu pandangan hidup yang di yakininya bangsa indonesia akan mampu memandang dan memecahkan segala persoalan yang dihadapinya secara tepat sehingga tidak terombang-ambing persoalan tersebut.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 yang mantap maka bangsa Indonesia akan mengetahui kearah mana tujuan yang ingin dicapainya. barbangsa dan bernegara. maka pandanagn hidup dijunjung tinggi oleh warganya kerana pandangan hidup bansa pancasila berakar pada budaya dan pandangan hidup masyarakat. idiologi negara atau (Staatsidee0. maka pancasila merupan cita-cita moral bangsa yang menberikan pedoman dan kekuatan rohaniah bagi bangsa untuk berprilaku luhur dalam kehidupan sehari dalam bermasyarakat. hukum. dijabarkan diderivasikan dari nilai-nilai pancasila.3. Dengan suatu pandangan hidup yang jelas maka bangsa indonesia akan memiliki pegangan atau pedoaman bagaimana mengenal dan memecahkan berbagai maslah politik. hamkan dan persoalan lainya dalam gerak masyarakat yang semakin maju. 3. pancasila merupakn sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara 22 . Konsekuensinya seluruh pelaksana dan penyelenggara negara segala peraturan terutama segala peraturan perundang-undangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa tersebut terkandung di dalamnya konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan yang terkandung dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. sosial budaya.

Pancasila merupakan suatu asa kerokhanian yang meliputi suatu kebatinan atau cita-cita hukum. Kedudukan pancasila sebagai dasar negara tersebut dapat terinci sebagai berikut : a. e. Merupankan sumber semangat dari UUD 1945. c.. Meliputi suasana kebatinan (Geislichenhintergrund) dari UUD 1945. yang pada akhirnya dikongkritisasikan atau di jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. baik moral maupun hukum negara.. norma serta kaidah. Mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara (baik hukum dasar tertulis maupun tidak tertulis). bagi penyelenggara negara. yang meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945. menurut dasar kemanusian yang adil dab beradab”. serta hukum positif lainnya... Dalam kehidupannya sebagai dasar negara. Dengan demikian pancasila merupakan asas kerohanian tertib hukum Indonesia yang dalam pembukaan UUD 1945 di jelmakan lebih lanjut ke dalam empat pokok pikiran. Hal 23 . Hal ini sebagaimana tercantum dalam pokok pikiran keempat yang bunyinya sebagai berikut “ . dan menguasai hukumdasar baik yang tertulis atau Undang-Undang Dasar maupun yang tidak tertulis atau convensi. wilayah. kemudian dijelmakan atau dijabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran. d.... Sebagai dasar negara. Pancasila sebagai dasar negara adalah merupakan sumber dan segala sumber hukum (sumber tertib hukum) Indonesia.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 Republik Indonesia berserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. serta pemerintahan negara. para pelaksana pemerintahan (juga para penyelenggara partai dan golongan finagsial).. Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa. sehingga merupakan suatu sumber nilai. b. pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum... Mengandung norma yang mengharuskan UUD mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain pennyelenggara negara (termasuk para penyelenggara dan golongan fungsional) memegang tegus cita-cita moral rakyat yang luhur. Sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum Indonesia maka Pancasila tercantum dalam ketentuan tertinggi yaitu Pembukaan Uud 1945.

Sebagaimana telah ditentukan pembentukan negara bahwa tujuan utama dirumuskannya pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. kerakyatan serta keadilan. mengembalikan kedudukan pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia yang tercantum dalam Tap. kemanusiaan. keadilan sosial. oleh karena itu segala agenda dalam proses reformasi. Reformasi tidak mungkin menyimpan dari nilai ketuhanan. namun Pancasila diangkat dari nilai24 . cita-cita politik mengenai sifat. bentuk dan tujuan negara. kemerdekaan bangsa. No. ketetapan No XX/MPRS/1966. XVIII/MPR/1998. Oleh karena itu fungsi pokok pancasila adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. yang meliputi berbagai bidang selain berdasarkan pada kenyataan aspirasi rakyat (Sila IV) juga harus mendasar pada nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 ini dapat dipahami karena semangat adalah penting bagi pelaksanaan dan penyelenggaraan negara.3 Pancasila Sebagai Ideology Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakekatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain di dunia. perdamaian nasional dan mondial.3. persatuan. bahkan harus bersumber kepadanya. Dalam proses reformasi dewasa ini MPR melalui sidang istimewa tahun 1998. V/MPR/1973 dan ketetapan No. karena masyarakat dan negara indonesia senantiasa tumbuh dan berkembang seiring zaman dan dianmika masyarakat dan negara tetap diliputi dan di serahakan asas kerohanian negara. IX/MPR/1978. kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak dari negara indonesia selanjutnya dikatakan bahwa cita-cita tersebut meliputi cita-cita mengenai kemerdekaan individu. perikemanusian. di jelaskan bahwa pancasila sebagai sumber dan sumber hukum atau sumber tertib hukum indonesia yang pada hakikatnya merupakan suatu pandangan hidup. cita-cita moral mengenai kehidupan ke masyarakatan dan keagamaan sebagai pengejawatanhan dari budi nurani manusia. (ketetapan MPR No. 3. Hal ini sesuai dasar yuridis sebagaimana tercantum dlam UUD 1945.

bangsa perjanjian luhur serta tujuan yang hendak diwujudkan.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 nilai adat istiadat.unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan okeh para pendiri negara. Dalam Pembagian pembukaannya terdapat pokok-pokok pikiran tentang kehidupan bermasyarakat. bernegara yang tiada laindalah pancasila pokok-pokok pikitran 25 . Pancasila merupakan kesadaran cita-cita hukum serta cita-cita moral luhur yang memiliki suasana kejiwaan serta watak bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan proklamasi kemerdekaan maka panitia persiapan kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah menetapkan UUD 1945 merupak hukum dasar yang tertulis yang Mengikat pemerintah. Oleh karena ciri khas Pancaila itu maka memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia. setiap lembaga/masyarakat. Dengan demikian Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideology dari bangsa lain. melandasi prolamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa negara Indonesia. 3. sehingga bangsa ini merupakan kuasa materialis (asal bahan) Pancasila. melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa sehingga Pancasila pada hakekatnya untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara komperensif.4 Hubungan Pancasila dengan UUD 1945 Pancasila dasar negara kita dirumuskan dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia yang berasal dari pandangan hidup bangsa yang merupakan kepribadian. warga negara dan penduduk RI pada tanggal 18 Agustus 1945. sehari setelah proklamasi kemerdekaan tersebut. Unsur. Karena itu pancasila di jadikan idiologi negara. Selain itu Pancasila juga bukan hanya merupakan ide-ide atau perenungan dari seseorang saja yang hanya memperjuangkan suatu kelompok atau golongan tertentu. dengan lain perkataan unsurunsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup Masyrakat sendiri.

merupakan satu keasatuan nilai dan norma yang terpadau yang tidak dapat dipisahkan dengan rangkaian pasal-pasal dan batang tubuh UUD 1945. hal inilah yang harus kita ketahui.maka undang-undang dasar adalah mengikat. Disinilah arti dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara. secara teknis dapat dikatakan bahwa pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam pembukaanUUD 1945 adalah garis besar cita. ini sumber dan landasan UUD 1945. dipahami dan dihayati oleh setiap orang Indonesia. Atau dengan kata lain bahwa pembukaan UUD 1945 yang membuat dasar falsafah negara pancasila. Ketuhanan yang merupakan perintah secara pokok itu perlu diberi penjelasan. Menurut penjelasan UUD 1945 pokok-pokok pikiran tersebut meliputi suasana kebatinan dari undang-undang negara Indonesia. Hal ini mengandung pengertian bahwa sebagai hukum. .aturaaturanatu ketentuan-ketantuanyang 26 harus dilaksanakandan ditaati.mengikat tembaga negara dan lembaga masyarakatdan juga mengikat semua negaraindonesia dimana saja dan setiap penduduk warga indonesi.maka undang-undang dasar berisi norma-norma. Kedua bagian (kompenan) UUD 1945 tersebut dijelaskan dalam penjelasan otentik seperti telah dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan undang-undang dasar adalah hukum dasar yang tertulis. Hal itulah yang termuat dalam penjelasan otentik UUD 1945.dan sebagai hukum.yang terkandung dalam pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suasana kebatianan UUD1945 dan cita-cita hukum UUD 1945 tidak lain adalah bersumber kepada atau dijiwai dasar falsafah negara pancasila.mengikat perintah. dan mewujudkan cita-cita hukum (Rechtsidee) yang menguasai hukum negara baik hukum yang tertulis maupun tidak tertulis. Jadi pancasila itu disamping termuat dalam pembukaan UUD 1945 (rumusannya dan pokok-pokok pikiran yang terkandung didalamnya) dijabarkan secara pokok dalam wujud pasal-pasal batang tubuh UUD 1945.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 tersebut yang diwujudkan dalam pasal-pasal batang tubuh UUD 1945 yang merupakan aturan aturan pokok dalam garis-garis besar sebagai intruksi kepada pemerintah dan lainlain penyelenggara negara untuk melaksanakan tugasnya. Pokok-pokok pikiran itu dijelmakan dalam pasal-pasal dan UUD itu. Jadi pancasila adalah jiwa. Batang tubuh UUD 1945 merupakan pokok-pokok nilai-nilai pancasila yang disusun dalam pasal-pasal.

sedangkan pancasila itu sendiri memancarkan nilai-nilai luhur yang telah mampu memberikan semangat kepada dan terpancang dengan khidmat dalam perangkat UUD 1945.pembukaan undang-undang dasar 1945mengandung pokok-pokok pikiran itu diciptakan oleh undang-undang dasar 1945dalam pasal-pasalnya.peraturan pemerinytah atau keputusan pemerintah. yang menurut 27 .Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 UUD bukanlah hukum dasar biasa. Selain dari apa yang diuraikan di muka dan sesuai pula dengan penjelasan undangundang dasar 1945. semangat dan yang disemangati pada hakikatnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang yidak dapat dipisahkan. masih ada hukum dasar yang tidak tertulis yang juga merupkan sumber hukum.melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum. keadilan sosial.merupakan hukum yang berlaku yang menempati kedudukan yang tinggi. yang tidak lainadalah sila dari pancasila. Seperti telah disinggung di muka bahwa di samping Undang-Undang dasar.setiap produk hukum misalnya undang-undang. Dalam kedudukan yang demikianlah.bahkan setiap kebijak sanaan pemerintah haruslah berlandaskan atau bersuberkan pada peraturan tang lebih tinggi.sehubungan dengan undang-undang dasar juga berfungsi sebagai alat control untuk mengecekapakah norma hukum yang redah yang berlaku sesuai atau tidak dengan ketentuan undang-undang dasar. pembukaan undang-undsang dasar1945mempuyai fungsi atau hubungan langsung dengan batang tubuh undang-undang dasar1945 itu sendiri. Dengan tetap menyadari keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan dengan memperhatikan hubungan dengan batang tubuh UUD yang memuat dasar falsafah negara pancasali dan UUD 1945 merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu.ialah bahwa. kedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan dan ketuhanan Yang Maha Esa menurut kemanusiaan yang adil dan beradab.UUDdalam kerangka tata urutan atau tata tingkatan norma hukum yang berlaku. UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal yang merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiranterkandung dalam UUD1945 yang tidak lain adlah pokok pikiran: persatuan Indonesia.yang pada akhirnya dapat di pertanggung jawaban pada ketentuan UUD 1945.

meskipun tidak tertulis’. menubah dan mencabut. makin supel (elastic) Sifatnya aturan itu makin baik. sehingga dengan aturan-aturan pokok itu akan merupakan aturan yg luwes. UUD 1945 yang hanya terdiri dari 37 pasal ditambah dengan Empat pasal Aturan Peralihan dan dua ayatturan Tambahan. maka UUD 1945 termasuk singkat dan bersipat supel atau fleksibal. Undang-Undang dasar yg disingkat itu sangat menguntungkan bagi negara seperti Indonesia ini yang masih harus terus berkembang secarz dinamis. Inilah yang dimaksudkan dengan konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan sebagai pelengkap atau pengisi kekosongan yg timbul dari praktek kenegaraan. Yang penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidupnya negara ialah semangat para pemimpin pemerintahan. BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan 28 . sedang aturan-aturan yg menyelenggarakan aturan-aturan pokok iti diserahkan kepada Undang-Undang yg lebih mudah caranya membuat. Dalam hubumgan ini penjelasan UUD 1945 mengemukakan bahwa telah cukuplah kalau Undang-Undang dasar hanya memuat aturan-aturan pokok garis-garis besar sebagai intruksi kepada Pemerintah pusatdan lain-lain penyelengaraan negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara. karena aturan tersebut tidak terdapat dalam UndangUndang dasar. kenyal. tidak mudah ketinggalan zaman. Oleh karena itu. positif dan konstuktif seperti yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945. Jadi kita harus menjadi supaya sistem Undang-Undang dasar jangan sampai ketinggalan zaman. Yaitu semangat yang dinamis.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 penjelasan UUD 1945 merupakan ‘aturan-auran dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan negara.

A.Z. Penulis menyarankan “marilah bersama-sama memahami mendalami ajaran pancasila secara menyeluruh supaya kita paham dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. S. 2. DAFTAR PUSTAKA 1. Soeprapto. artinya suatu masyarakat Indonesia modern berdasarkan nilai-nilai luhur. dengan tujuan dapat mengurangi sedikit demi sedikit hal hal yang dapat mengancam dan membahayakan pancasila yang tidak hanya dating dari luar tetapi juga dari dalam. Pancasila bersifat sistematis. 3. Alhaj. M. termasuk aturan hukum/perundang-undangan yang berlaku.2 Saran Untuk dapat mencapai suatu tujuan yang sama. 1995. Kaelan. artinya tidak dapat dan tidak boleh ditukar posisi silasilanya. Drs. diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. yaitu menjunjung tinggi dan menerapkan nilai-nilai luhur pancasila di segala bidang kehidupan bermasyarakat. 3. 2. Yogyakarta : Paradigma.Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 Dari data dan fakta-fakta hasil telaahan literatur yang dilakukan. 4. dibutuhkan suatu hubungan yang serosi antara pengambilan pancasila dengan kewajiban mentaati UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis di negara kita. Pendidikan Pancasila. Pargeran. Pancasila sebagai dasar negara membawa konsekuensi bahwa segala yang ada dalam negara tersebut haruslah taat asas (konsisten) dengan dasar tersebut. Demi mewujudkan masyarakat pancasila. 2003. 29 .. Pendidikan Pancasila. terlebih lagi di era globalisasi sekarang ini. Jakarta.S. BAB III Pancasila Sebagai Sistem Filsafat Jakarta: BP. Drs.S. berbangsa dan bernegara.Pusat. H. Dan Drs.Z. Usmani Surya Patria.

Pancasila Sebagai Lambang Negara Indonesia dan Hubungannya Dengan UUD 1945 4. 30 . REMAJA ROSDAKARYA. 2004 Mhir PPKn SMU Kelas 3 Semester II. Bandung: PT. Tim Penulis PPKn.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful