P. 1
(2) Modul Latihan Kepemimpinan Ldk Ugm

(2) Modul Latihan Kepemimpinan Ldk Ugm

|Views: 549|Likes:
Published by Selly AmeLia

More info:

Published by: Selly AmeLia on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2014

pdf

text

original

MODUL LATIHAN KEPEMIMPINAN LDK UGM

*
LATIHAN KEPEMIMPINAN I Target 1. Peserta paham esensi dan konsep dakwah terutama dakwah thulabby (dakwah kampus) 2. Peserta memiliki komitmen untuk berdakwah melalui LDK Materi 1. 2. 3. 4. 5. Konsep diri Problematika umat Konsep dakwah Ke-LDK-an Amal jama‟i

Deskripsi Materi Materi Target
 Peserta memahami hakikat penciptaan manusia (sebagai abdullah dan khalifatullah)  Peserta mengenali potensi diri dan idealita seorang manusia  Peserta memiliki kebanggaan menjadi seorang muslim dan bagian dari umat Islam  Peserta peka terhadap kondisi dirinya dan lingkungannya  peserta mampu mengidentifikasi permasalahan diri dan masyarakatnyat dalam konteks kekinian  peserta memiliki semangat untuk bergerak melakukan perubahan diri dan sosial masyarakat sekitar  Peserta paham akan dakwah sebagai solusi atas permasalahan umat  Peserta paham konsep dakwah Rasul dan dakwah dari masa ke masa  Peserta paham urgensi dan konsep dakwah kampus  Peserta paham secara utuh LDK (SKI) sebagai sarana dakwah  memiliki komitmen untuk terus bergerak di LDK (SKI)  Peserta urgensi dan konsep amal jama‟i  Peserta mengenal dan memiliki ukhuwah terhadap seluruh pengurus LDK

Deskripsi singkat
Ada dua hal pokok yang dibahas pada materi kali ini. Pertama, hakikat penciptaan manusia yaitu sebagai seorang hamba dan khalifah di muka bumi dimana akan mempertanyakan dari mana, untuk apa, akan kemana seorang manusia diciptakan. Kedua, idealitas seorang muslim dan peradaban Islam dimana Rasulullah sebagai sosok teladan dan zaman Rasul sebagai inspirator peradaban sehingga akan terbangun sebuah kebanggaan akan jati dirinya sebagai seorang muslim. Materi ini akan membenturkan idealita umat Islam dan realitanya saat ini dimana keterpurukan terjadi pada semua lini kehidupan. Jika ditarik akar permasalahannya akan ada dua faktor: internal umat Islam dan eksternal umat Islam. Pada tataran internal, masih ada sebagian umat Islam yang masih dangkal pamahaman keislamannya. Sementara di sisi lain, seperti ada sebuah koalisi besar yang bersatu untuk melumat umat Islam secara terorganisir. Materi akan membahas tentang posisi dakwah sebagai jembatan antara realita dan idealita (solusi atas problematika umat) dan bagaimana konsep dakwah Rasul serta dakwah dari masa ke masa terutama dakwah kekinian. Lalu, membahas konsep dakwah kampus sebagai salah satu metode dakwah kekinian dan kedisinian. Materi ini akan membahas urgensi adanya LDK sebagai sarana dakwah masa kini, sejarah LDK, visi misi, serta LDK saat ini (SWOT, grandtheme, struktur, arahan kerja, pengurus, dsb) Materi akan membahas tentang urgensi dan konsep amal jama‟i sebagai salah satu hal yang asasi dalam dakwah yang terorganisir. Selanjutnya akan lebih mengenalkan antara pengurus yang satu dengan yang lain.

Konsep diri

Probelmatika Umat

Konsep Dakwah

Ke-LDK-an

Amal Jama‟i

LATIHAN KEPEMIMPINAN II Target 1. Peserta memiliki ruh dakwah yang kokoh 2. Peserta memiliki alur berfikir yang matang dalm menyusun rencana-rencana dakwahnya Materi 1. Analisis Shirah 2. Analisis Sosial 3. Desain Kegiatan Deskripsi Materi Materi Target
 Peserta paham sejarah dakwah Rasul  Peserta paham akan solusi-solusi yang Rasul lakukan untuk menyingkapi problematika dakwah  Peserta memiliki ruh dakwah yang semakin kokoh

Deskripsi singkat
Menggambarkan sejarah dakwah Rasul dari pra kenabian hingga wafatnya Rasul serta mengambil hikmah atas peristiwa-peristiwa yang terjadi saat itu. Selain itu juga menggambarkan metode-metode dakwah Rasul yang kemudian dibagi atas beberapa fase (secara sembunyisembunyi, terang-terangan, membangun dan memimpin daulah Islam)

Analisis Shirah

 Peserta memiliki alur berfikir yang matang dalam menyusun sebuah rencana dakwah (kegiatan atau proker) Analisis Sosial  Peserta paham konsep analisis sosial dan Desain dan desain kegiatan sebagai salah satu Kegiatan metode berfikir  Peserta mampu mengaplikasikan metode analisis sosial dan desain kegiatan dalam kehidupan berorganisasi

Menggambarkan tentang urgensi atas alur berfikir yang matang dalam menyususn rencana kerja LDK. Lalu, menggambarkan ansalisis sosial dan desain kegiatan sebagai salah satu metode berfikir kritis serta langkah-langkahnya sehingga peserta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan dakwahnya

LATIHAN KEPEMIMPINAN III Target 1. Peserta memiliki memiliki pemikiran strategis dan komitment untuk mengembangkan lembaga Materi 1. 2. 3. 4. Konsepsi Tauhid Problematika global umat Islam Renstra Lembaga Sinergitas dakwah kampus

Deskripsi Materi Materi Target
 Peserta paham tentang konsep Allah dalam tauhid uluhiyah, rububiyah, mulkiyah, asma wa sifat  Peserta paham tentang urgersi dan metodologi untuk membumikan kalimat tauhid  Peserta paham kondisi umat Islam secara global  Peserta mampu menganalisis penyebab permasalahan baik secara internal maupun eksternal  Peserta mengerti langkah-langkah untuk membuat renstra lembaga (LDK-SKI) masing-masing  Peserta mampu mengamplikasikan renstra ini di masa yang akan datang  Peserta paham akan urgensi sinergitas dakwah kampus  Peserta paham tentang peta politik dakwah kampus terutama lini da‟awy  Peserta mampu bersinergis dalam mengembangkan dakwah kampus melalui lembaga masing-masing

Deskripsi singkat
Menggambarkan tentang konsep ketauhidan Allah yang tercermin dalam tauhid yang empat sehingga tercermin konsep islam yang ideal dimana islam sebagai sebuah dien (agama) dan daulah (tat dunia). Menggambarkan pula bagaimana metodologi untuk membumikan kalimat tauhid Mengambarkan tentang kondisi terkini umat Islam yang lemah di antara ideologi-ideologi besar dunia yang. Faktor internal, pemahaman Islam yang dangkal dan perpecahan antar pemikiran Islam menyebabkan Umat Islam yang beraada dalam posisi sulit di tengah-tengah ideology-ideologi besar dunia, semisal kapitalisme, lberalisme, sekulerisme, sosialisme, zionisme, dsb Menggambarkan urgensi serta metode pembuatan renstra lembaga melalui metode analisis sosial. Produk minimal dari materi ini adalah peserta mampu membuat renstra lembaga satu tahun mendatang secara detail mulai dari grandtheme hingga arahan kerja sebagai hasil atas analisis sosial medan dakwah. menggambarkan tentang urgensi dan kondisi sinergitas dakwah kampus terutama lini da‟awy melalui FSLDIK. Dan juga membedah FSLDIK, mulai dari sejarah, visi misi, kondisi FSLDIK saat ini serta FSLDIK masa datang. Selain itu, bagaimana membangun sinergitas gerak dengan lembagalembaga pergerakan lain yang terkait (BEM, KM/Hima, UKM. Dsb)

Konsepsi Tauhid

Problematika Global Umat Islam

Renstra Lembaga

Sinergitas Dakwah Kampus

*Materi dan target disarikan dari training kaderisasi FSLDIK, Februari 2009 dan modul Taining Kepemimpinan Jamaah Shalahhuddin dari masa ke masa

cita-cita. cth: the message (ar-risalah)  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Mencari dan membaca artikel yang berisi data tentang problematika umat baik yang di Indonesia maupun mancanegara  Focus Group Discussion yang akan mendiskusikan tentang problematika umat berdasarkan data-data yang ada. Struktur. kelebihan.  Presentasi dari hasil FGD tersebut dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Problematika Umat  Nonton film atau video tentang contoh nyata problematika umat kontemporer dan kemudian di bedah  Spreeding ke masyarakat untuk melihat realita masyarakat secara langsung sebagai sampel problematika umat  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Focus Group Discussion yang akan mendiskusikan tentang solusi atas problematika umat Konsep Dakwah yang kemudian diarahkan solusi atas itu semua yaitu dakwah dan konsep-konsepnya  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Presentasi tentang profil LDK (Sejarah. dsb) Ke-LDK-an  Haflah yang menggambarkan profil lembaga  Talkshow tentang profil lembaga dari beberapa perspektif  Training manajerial: team building Amal Jama‟i  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Out bond dengan hikmah ke-amaljama‟i-an  Tugas membaca Shirah Nabawiyah dari penulis manapun  Tugas diskusi dengan Ustadz dengan bahasan shirah nabawiyah dan hikmahnya  FGD dengan bahasan diskusi tentang shirah nabawiyah dan hikmah yang dapat diambil Analisis Shirah dalam konteks kekinian dan kedisinian  Presentasi dari hasil FGD tersebut dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. dsb)  Tugas membaca artikel atau buku (ref: Model Manusia Muslim Abad XXI karya Anis Matta) yang menggambarkan tentang konsep diri yang ideal Konsep diri  Focus Group Discussion yang akan mendiskusikan tentang konsep diri yang ideal  Nonton film atau video tentang konsep diri yang ideal misal nonton film biografi tokoh Islam. karakter. kekurangan.  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Tugas mencari dan mempelajari data yang akan didiskusikan untuk dianalisis  Pemberian materi tentang ansos dan desain kegiatan Analisis Sosial dan  Workshop ansos dan desain kegiatan dimana peserta akan melakukan analisis sosial terhadap Desain Kegiatan suatu tema tertentu berdasarkan data yang ada dengan metode ansos dan kemudian membuat suatu kegiatan berdasarkan hasil ansos dengan metode desain kegiatan  Presentasi dan pengkritisan terhadap hasil workshop  Tugas membaca artikel atau buku tentang konsep tauhid (ref: Petunjuk Jalan karya Sayyid Quthb)  Bedah buku Petunjuk Jalan karya Sayyid Quthb dimana peserta akan membedah buku ini Konsepsi Tauhid secara otodidak bab per babnya  Presentasi atas hasil bedah buku Petunjuk Jalan  Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi  Tugas mencari dan mempelajari data tentang ideologi-ideologi besar dunia dan pemikiranProblematika Global pemikiran besar Islam Umat Islam  Tugas membaca buku tentang ideologi-ideologi besar dunia dan pemikiran-pemikiran besar Islam (ref: Gerakan Keagamaan dan Pemikiran penyusun WAMY dan Menuju Jama‟atul .METODOLOGI PENYAMPAIAN METERI (Jamaa’ah Shalahuddin Version)* Materi Metodologi**  Membuat tulisan tentang “Who Am I” yang menggambarkan tentang deskripsi diri (biodata. Misi. Visi.

gabungan dari beberapa metode yang ada. atau kreasi atas metode-metode yang ada .      Renstra Lembaga    Dakwah   Sinergitas Kampus Muslimin karya Husain bin Muhammad bin Ali Jabir) FGD tentang ideologi-ideologi besar dunia dan pemikiran-pemikiran besar Islam Presentasi hasil FGD Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi Mencari dan mempelajari data tentang medan dakwah LDK Memahami AD/ART LDK Tugas diskusi tentang LDK bersama alumni LDK maupun tokoh yang paham akan ke-LDKan Penjelasan tentang materi Renstra Lembaga Workshop pembuatan renstra lembaga dimana peserta akan menganalisis kebutuhan kebuhan medan dakwah yang produk akhirnya adalah renstra lembaga (AD/ART dan Grand design) Presentasi pengkritisan terhadap hasil workshop FGD tentang sinergitas dakwah kampus Klasikal dimana ada penceramah yang menerangkan tentang materi *Beberapa metodologi yang pernah digunakan dalam Training Kepemimpinan JS **Metodologi ini disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan dimana bisa hanya salah satu.

Aku sosial : Aku seperti yang dipahami orang lain disekitarku Cara orang memahami kita akam mempengaruhi diri kita. Abu Bakar pernah berdoa. Al-Qur‟an menyebutkannya dalam beberapa sisi. tentu memiliki kedudukan yang berbeda dari ciptaan-Nya yang lain. Untuk memahami siapa diri kita maka kita harus paham konsepsi akan diri kita dimana kita memahami diri kita berdasarkan subjektifikasi (aku diri). hanya aku diri. sehingga banyak mengabaikan pengaruh sosial atau komentar orang terhadap mereka. Dengan mengetahui konsep diri yang jelas. Buka Al Qur‟an dan di banyak sekali ayat Allah memberi gambaran tentang bagaimana bumi ini berjalan. . Di antaranya. Siapa saya? Atau dari mana saya berasal? 2. kita akan mengetahui secara terfokus apa yang dapat kita kontribusikan. tingkatan konsep diri terbagi menjadi 3 hal besar. bagaimana karakteristik dan kriteria manusia. 2. Oleh karena itu mereka mempunyai imtiyazat (keistimewaan) sebagai makhluk Allah Swt. orang inilah yang disebut sebagai pemimpi. Secara mudah. “Ya Allah. tapi pada saat itu juga coba ajak pikiran kita untuk berfikir tentang logika penciptaan berdasarkan ilmu atau teori yang kalian pahami agar kesadaran atas diri yang terserak selama ini kembali pada fitrah. Dalam membentuk konsep diri. Dan di banyak ayat lain akan kita temukan bahwa Allah menyediakan alam semesta dengan segala potensinya ini untuk orang-orang yang berakal. Proses pembentukan makna dibentuk secara kumulatif dalam diri kita. objektifikasi (aku sosial) dan idealnya diri kita (aku ideal). Orang seperti ini idak mendasari aku ideal dengan aku dirinya. Bagaimana saya hidup? Banyak sekali derivasi dari 3 pertanyaan besar tersebut. fungsikan seluruh panca indera kita lalu bukalah pikiran dan hati kita. Manusia sebagai makhluk Allah Swt. malaikat. jin. Jadilah ia orang yang biasa-biasa saja. Sebelum mulai mengenali diri. kita memerlukan suatu standar. Aku diri : Aku yang seperti aku pahami Ini merupakan cara kita mempersepsi diri kita. Dengan apresiasi inilah pemahaman kita berkembang. bagaimana agar menjadi manusia yang baik. hubungkan keduanya melalui sebuah kesadaran awal bahwa kita adalah ciptaan Dzat Yang Maha Besar dan dilahirkan dalam keadaan fithrah (bersih dan suci). Yang kita lakukan dalam Latihan Kepemimpinan 1 ini adalah memberi sebuah awalan dan alur berpikir untuk mencoba menjawab 3 pertanyaan besar di atas sesuai dengan konsep diri muslim. dll. 3. Kunci utama mengenali diri adalah kejujuran dan keterbukaan. Aku Ideal : Aku yang aku inginkan Ada orang yang begitu kuat keyakinan aku idealnya namun tidak memiliki korelasi dengan aku diri. Setiap kita memiliki pemahaman diri kita apa adanya. Hal ini dapat terjadi karena dia tidak mengetahui subjek apa yang terdapat dalam aku diri untuk di-upgrade menjadi aku ideal. Kenapa saya hidup? Dan untuk apa saya hidup? 3.KONSEP DIRI Ada pertanyaan-pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh seorang manusia terutama dalam posisinya sebagai seorang muslim. 1. apa saja yang boleh dan tidak boleh atau sebaiknya tidak dan sebaiknya kita lakukan. yaitu: 1. Nilai Islam harus kita jadikan standar yang membimbing kita. Maka milikilah keduanya pada hati dan pikiran kita. Para psikolog mengatakan bahwa laki-laki memiliki self confident yang lebih kuat daripada wanita. orang-orang yang mau berpikir dan mau memahami. ampunilah aku atas apa yang mereka tidak ketahui tentang diriku dan jadikanlah aku lebih dari apa yang mereka duga”. Dengan konsep diri kita akan mengetahui sejauh mana arah yang kita miliki. Ada pula orang yang tidak memiliki aku ideal.

dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadannya. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan segala apa yang keluar daripadanya. karena Allah tidak meremehkan amal-amal kecil yang bernilai misalnya saja: senyum . Yang perlu kita yakini adalah bahwa tidak ada satu makhluk pun yang diciptakan sia-sia. tergantung kita mau memanfaatkan diri kita untuk memberi manfaat pada sekitar kita atau tidak. Manusia bisa mengarungi samudera yang luas. 2. tapi kita jarang memuji Pemberi mata kita. setiap diri kita pasti berguna untuk orang lain. Jadi. Kita sering memuji-muji indahnya pemandangan alam yang terhampar di depan mata. mereka tidak berani melanggar perintah dan larangan Allah. Dengan tampilan fisik dan bentuk yang bagus manusia juga diberikan keistimewaan lainnya. dan setiap dosa akan berujung pada siksa api neraka. Ma’rifatullah akan melahirkan rasa takut pada siksa Allah."Barang siapa yang mengerjakan amal kebaikan seberat dzarrah pun niscaya dia akan mendapatkan balasannya. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” (QS. Dan Allah Maha Melihat apa kamu kerjakan” (QS Al-Hadid: 4). menikmati panorama indahnya alam raya. Sebutir debu yang diterbangkan angin di tengah padang pasir yang luas ada dalam kuasa-Nya. Deburan ombak di tengah samudera ada dalam genggaman-Nya. yakin bahwa Allah Maha Pengasih dan Penyayang. karena Allah Maha Melihat dan Maha Mengawasi. Kita sering merasakan nikmatnya aneka makanan yang disajikan. Bentuk fisik yang bagus dengan tata letak yang tepat menjadikan dirinya berbeda dengan makhluk lainnya. Dan Dia besamamu di mana saja kamu berada. Mengelilingi dunia. Mereka yang menunaikan tugasnya dengan baik manusia berhak meraih anugerah keridhaan dan surga-Nya. Semut hitam yang berjalan di atas batu hitam di malam kelam tak luput dari pengawasan-Nya. Ad Dzariyat: 56) 3. manusia diberikan keistimewaan. Orang yang ma’rifah (mengenali) kepada Allah meyakini bahwa setiap gerak langkahnya. Mukarram (makhluk yang dimuliakan) Sebagai makhluk yang dimuliakan Allah Swt. dan getaran hatinya selalu diawasi oleh Allah. Kemudian Dia bersemayam di atas Arsy. tapi kita lupa pada Pemberi lidah. Renungkanlah! Orang yang mengenal Allah dengan pengenalan yang mendalam. mereka tidak berani berdusta. tapi sering tidak disadari oleh manusia. Dengan kelebihan dan karunia yang diberikan kepada mereka. Mukallaf (makhluk yang dibebankan tugas). Sehelai daun kering yang jatuh dari pohonnya di tengah hutan belantara tak lepas dari perhitungan-Nya. "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku" (QS. yakni ditundukkannya alam semesta untuk kehidupannya. Mereka tidak berani memakan harta yang bukan miliknya. Setiap pelanggaran akan ada dosa. Az Zalzalah: 7 – 8). Dengan keyakinan seperti ini. Dan barang siapa yang mengerjakan amal kejahatan seberat dzarrah pun niscaya dia akan mendapatkan balasannya pula" (QS.1. tapi jarang sekali kita mengagumi kepada Pencipta telinga kita. manusia dibeban tugaskan untuk beribadah dan mengatur serta merawat jagat raya yang menjadi sarana hidupnya dengan sebaik-baiknya. At Tiin: 4). Agar mereka menyadari bahwa karunia itu tidak datang dengan sendirinya melainkan ia adalah pemberian Tuhan sehingga mereka seharusnya berterima kasih pada-Nya dengan senantiasa beribadah. dan mereka tidak berani melangkah di luar garis yang telah ditetapkan oleh Allah. Betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada manusia. Kita sering kagum mendengar suara gemercik air mengalir dari bebatuan. “Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa. ucapannya. Mujzi (makhluk yang mendapatkan balasan atas amalannya) Dalam menjalankan beban tugasnya manusia pun mendapatkan balasan atas amalannya.

9-11 Mei 2008 Modul Training Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin I. Konsep diri seorang manusia tergambar secara sempurna pada diri seorang Rasul sebagaimana Aisyah yang menggambarkan Akhlak Rasul bak Al qur‟an yang berjalan. Terkadang kita mengalami hambatan yaitu penilaian orang lain terhadap kita. atau menyingkirkan batu di jalan. Kaliurang 17-19 Juni 2005 . Sumber: Modul Training Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin I. Sementara itu. menjaga lisan kita dari gibah. Turgo. Dan akan kita saksikan pula bagaimana zaman Rasul sebagai sebuah zaman terbaik yang pernah tercatat dalam lembar sejarah umat manusia. Yang harus kita lakukan adalah introspeksi diri dan ini butuh kejujuran dan keterbukaan. (QS Al Ahzab: 21). hidup sebagai seorang pemimpin bagi keluarga dan umat dan bagaimana pula beliau hidup untuk membangun peradaban ideal (baca: peradaban Islam). dalam kehidupan ini kita memiliki satu contoh teladan yang digariskan Allah hidup sebagai Rasul akhir zaman. Tapi jangan selau menjadikan ini sebagai bentuk apologi. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Bagaimana Rasul hidup sebagai seorang hamba Allah. tidak ada hal dapat kita lakukan saat ini selain introspeksi sembari merenungi kembali hakikat diri sebagai seorang muslim sejati dimana Rasul sebagai acuan yang paripurna. itu semua adalah hal-hala kecil yang dengan mudah bisa kita lakukan asal ada kemauan dan tekad. Jadi. Untuk mengatasi yang satu ini kita yakin saja bahwa tidak ada manusia yang sempurna.adalah sedekah.

492 anak putus sekolah dasar. Bila diperinci 4.332 anak putus sekolah menengah pertama dan 325. dan Rp. ekonomi.       Laporan UNDP. Sepanjang tahun 2007. apa yang harus kita lakukan? Dirangkum dari berbagai sumber .3 Trilyun (2004). hukum. 658 Trilyun. sosial. yakni bekerja kurang dari 35 jam/minggu. Rp.3 Trilyun (2005). anak yang mampu melanjutkan studi ke tingkat perguruan tinggi hanya sekitar 14 %. budaya.879 pengaduan kasus korupsi. dan sisanya 11 juta anak sisanya buta huruf karena tidak sekolah (Suara Islam.4 % dari total angkatan kerja atau sekitar 10 juta orang (hampir ½ penduduk Malaysia) sementara jumlah yang bekerja paruh waktu (underemployed). Di Asia Pasifik. Setiap tahun cicilan hutang LN yang jatuh tempo Rp. pengangguran terbuka (open unemployed) mencapai 10. 4.9 juta orang atau 31.9 Milyar dan Utang domestik Rp. Dalam Latihan Kepemimpinan I kali ini.75 % penduduk Indonesia tergolong miskin (2006) dan 37.go. jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan naik jadi 60% atau 132 juta orang (sebagai perbandingan.05 juta atau 17. Perhatikan dan kaji data-data di bawah ini tentang gamabarn umat Islam Indonesia saat ini sebagai data yang mungkin dapat mewakili gambaran umat Islam di seluruh dunia. Secara mudah. sebesar 29. sapi di Eropa mendapat subsidi US $ 2. 5. sebuah kata yang sangat familiar di teliga kita semua. Sumber: BPS dan Kompas Data Bappenas 2006. politik. maka 39.17 juta atau 16. terdiri dari : utang Luar Negeri USD 67. 14.296.id) Kerugian negara akibat korupsi Rp.4 % (Sumber: www. Pertanyaannya. 4-17 Januari 2008). (ICW) Dengan asumsi kemiskinan jika berpenghasilan di bawah USD 1 per hari.393 anak putus sekolah menengah atas. Sepanjang 2006 terdapat 6. 96 Trilyun. sedangkan yang tidak mampu sekitar 80%. 11. 11 juta anak berusia 7-8 tahun buta huruf dan sama sekali tidak mengenyam bangku sekolah. Namun demikian tampaknya problematika akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Komisi Nasional Perlindungan Anak mengungkapkan 33.9 juta anak Indonesia dilanggar hak pendidikannya.PROBLEMATIKA UMAT Problematika. Pada 2006. Problematika sedapat mungkin harus dihindari oleh siapa pun. plus beban hutang domestik Rp. Yang mungkin dilakukan adalah bagaimana memanajemennya agar tidak terlalu berdampak negatif bahkan mungkin mampu memberikan dampak yang positif. problematika umat menjadi salah satu topik yang coba dikaji.66 Trilyun. pendidikan.5 perhari).58 % penduduk Indonesia tergolong miskin (2007). sedangkan sisanya putus sekolah. hutang Indonesia sebesar USD 130 Milyar. Dari jumlah tersebut. kualitas SDM Indonesia ada pada peringkat 10 dari 14 negara berkembang. Pada tahun 2006. Bila standar dinaikkan US $ 2 perhari (standar World Bank).     Dsb Dapat kita rangkum bahwa problematika global umat Islam terjadi pada semua sektor kehidupan: ideologi. kita dapat memahami problematika adalah suatu kondisi dimana kenyataan (realita) berbeda dari apa yang seharusnya terjadi (idealita).4 Trilyun (2006).bps. Sebagian besar krupsi terjadi di BUMN dan BUMD dengan kerugian mencapai Rp. 60 Trilyun (Total Rp 150 – 170 Trilyun pertahun). 18. dan hankam.370. kualitas guru di Indonesia ada pada peringkat 14 dari 14 negara berkembang. Untuk menghindarinya rasanya tak mungkin.

dan ketiga. (Ini adalah) Kitab yang kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka. Dakwah merupakan sebuah istilah yang tidak asing lagi di telinga kita. mengikuti tuntunan Rosulullah dalam berdakwah. Ibrahim: 1). Allah berfirman: Alif. Dakwah merupakan tugas agung yang telah diemban oleh setiap nabi dan rosul Allah dari masa ke masa. Berdakwah dengan bashiroh bisa dijabarkan bahwa seseorang yang mau berdakwah maka harus memiliki 3 hal yaitu pertama. panggilan atau ajakan. artinya ketika telah ada sebagian dari umat ini yang melakukannya maka telah gugur kewajiban tersebut bagi sebagian umat yang lainnya. ikhlas hanya mengharap ridlo Allah dan kedua. Sehingga barangsiapa yang berdakwah dengan mengharapkan sesuatu selain Allah maka Allah akan menolak amalan dakwahnya. Sifat-sifat tersebut diantaranya: pertama. kita mulai berfikir apa yang harus kita lakukan sebagai agen perubahan. Setelah kita mengetahui tentang dakwah. Kemudian. Sebagaimana Allah berfirman: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. dan Aku bukan termasuk orang-orang yang musyrik". dan dari kegelapan maksiat menuju cahaya taat. dengan kondisi dunia sekarang ini yang dipenuhi dengan kemungkaran dan kemaksiatan kepada Allah. Bagaimana dengan hukum berdakwah? Hukum dakwah pada asalnya adalah fardlu kifayah. Allah ta‟ala berfirman: Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku. Kedua. namun dakwah harus dilakukan dengan hikmah (bijaksana). Dakwah merupakan salah satu bagian dari ibadah kepada Allah. maka dakwah harus memenuhi dua syarat pokok yaitu pertama. . yaitu ilmu syariat.KONSEP DAKWAH Kita semua sudah sangat memahami kondisi umat Islam saat ini jauh dari idealita yang ada. pengetahuan tentang kondisi objek dakwah. (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. Bashiroh bisa diartikan sebagai hujjah (argumen) yang jelas. An-Nahl: 125). Tujuan dakwah adalah mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya yaitu dari dari kegelapan syirik menuju cahaya tauhid. dari kegelapan bid‟ah menuju cahaya sunnah. Dan barangsiapa yang berdakwah menyimpang dari metode/petunjuk Rosulullah maka dakwahnya hanya akan merusak dan tidak memperbaiki. Selanjutnya bagaimana metodenya? Pada dasarnya dakwah itu dilakukan dengan lemah lembut. pengetahuan tentang metode dakwah. Sedangkan secara istilah dakwah adalah mengajak manusia kepada jalan Allah berupa kebaikan dan petunjuk. maka langkah selanjutnya kita juga harus mengetahui sifat-sifat atau akhlak-akhlak yang harus dimiliki oleh seorang aktivis dakwah. dan menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat munkar yang dilarang Allah dan Rosul-Nya untuk mencapai kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat. dan banyaknya manusia yang mulai meninggalkan ajaran agama ini maka kewajiban dakwah berubah menjadi fardlu „ain. sudah tahukah kita apa itu dakwah. agar apa yang ingin didakwahkan sampai kepada objek yang didakwahi. Namun. Kemudian dakwah juga harus dilakukan diatas bashiroh. artinya diwajibkan kepada setiap muslim sesuai dengan kemampuannya masingmasing. dan kemudian dilanjutkan oleh da‟i-da‟i Allah yang mendapatkan petunjuk yaitu orang-orang yang menyampaikan ilmu yang benar. Para Rasul telah mengajarkan kita akan satu hal yang kemudian menjadi solusi atas setiap problematika yang hadir: dakwah. Maha Suci Allah. mengamalkannya dan mendakwahkannya hingga akhir zaman nanti. Dakwah secara bahasa artinya seruan. Namun jika kita bertanya pada diri kita sendiri. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Setelah kita mengetahui difinisi dakwah maka selanjutnya kita perlu mengetahu apa tujuan dari dakwah ini. pengetahuan tentang apa yang akan didakwahkan. laam raa. Aku dan orangorang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan bashiroh. (QS.

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) pada suatu kampus menjadi sebuah kebutuhan. Dakwah kampus merupakan sebuah fase yang penting dalam dakwah secara umum. tapi minimal 4 sifat itu yang harus kita miliki. Dapat kita simpulkan bahwa dakwah adalah sebuah perubahan sosial masyarakat. faniy (keprofesian) dan ilmiy (keilmuan). Dengan peran ini. Dalam perjalanan hidup kita. Yang menjadi pertanyaan kemudian adalah bagaimana dakwah ini kita turunkan dalam konteks kekinian dan kedisinian. dakwah di kampus juga bisa dijadikan sebagai tempat latihan beramal. apalah arti hidup ini. Sebenarnya masih banyak sifat-sifat yang lain. mempersiapkan diri untuk memasuki medan dakwah yang lebih berat. Dia berfungsi sebagai garda terdepan dalam syi‟ar Islam di Kampus. ternyata LDK dirasa perlu melakukan sebuah ekspansi terhadap agenda dakwahnya ke arah siyasi (sosial dan politik). Salah satu tujuannya adalah mensuplai alumni yang berafiliasi terhadap Islam serta mengoptimalkan peran kampus dalam proses transformasi masyarakat menuju masyarakat yang madani. Seiring waktu berjalan. maka dakwah kampus merupakan sebuah dakwah yang harus dilakukan. Untuk seorang Aktivis Dakwah Kampus (ADK). Dakwahlah nafas kehidupan itu. Itulah dakwah. beramal dengan dakwahnya dan menjadi contoh yang baik dari apa yang didakwahkannya. membekali diri dengan ilmu agama. sabar dalam mengemban beban dakwah serta tidak tergesa-gesa dan lemah lembut dalam berdakwah. Saat ini posisi kita adalah sebagai seorang dai yang sedang menempuh pendidikan tinggi di UGM sehingga kita harus paham konsep dakwah kontekstual: dakwah kampus.ikhlas dalam berdakwah kepada Allah. dakwah adalah aktivitas yang menjadi shahabat setia. Bukankah kita adalah da‟i sebelum menjadi sesuatu? Sumber: Modul Training Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin I 1427 H Buku Risalah Manajemen Dakwah Kampus . Tanpa dakwah. yakni dakwah di masyarakat kelak. Ketiga. Keempat. Adanya ekspansi dakwah ini bertujuan agar dakwah yang dilakukan bisa merangkul semua masyarakat dan melingkupi semua aspek kehidupan. Dia mempunyai fungsi utama dalam hal dakwiy (syi‟ar dan kaderisasi) dan khidamy (pelayanan). Kedua. Dua fungsi utama ini menjadi target awal bagi sebuah LDK dalam menjalankan amanahnya. Dan itulah tugas seorang Nabi dan Rasul beserta para penerus dakwahnya.

Namun saat ini Pembina JS masih dipercayakan kepada bapak Drs. Dr. Ir. kampus tertua di Indonesia. Koesnadi Hardjasoemantri. Ir. akhirnya dirintis kegiatan shalat Jum’at di Gelanggang Mahasiswa. Dalam perjalanan awalnya. profesional. Di antaranya menghadirkan tokoh-tokoh budaya (Dialog Budaya oleh YB Mangunwijaya. Chairil Anwar. SH. Prof. muncul gagasan untuk menamai Jama'ah Shalahuddin yang diusulkan oleh beberapa orang di antaranya Muslikh Zainal Asikin. drs. A Luqman. Untunglah perintah itu ditolak oleh Rektor UGM saat itu. JS memang LDK yang terbilang cukup tua. Menurut beliau hal ini tidak bertentangan dengan syariat.Sc. Kegiatan ini berupaya menampilkan Islam dalam perspektif budaya ilmiah kampus. Shalahuddin waktu itu berkonsultasi dengan Bapak AR Fachruddin. Pemerintah sendiri lewat Mendikbud Daoed Joesoef pernah memerintahkan Rektor UGM untuk membubarkan Jama'ah Shalahuddin. Organisasi Jama'ah Shalahuddin yang legal terbentuk pertama kali ini diketuai oleh Mansur Romi. Seiring bergulirnya waktu. disiplin. Untuk itu Jama'ah Shalahuddin berhak mendapatkan sepetak tempat di Gelanggang Mahasiswa. Diantara lembaga-lembaga da‟wah kampus (LDK) yang berjumlah sekitar 200-an lebih di seluruh Indonesia. telah tertorehkan di Universitas Gadjah Mada. Lihat saja usianya yang hingga saat ini telah mencapai 25 tahun sejak didirikan pada tahun 1976. Samhari Baswedan. Jama'ah Shalahuddin sendiri ditetapkan menjadi Unit Kerohanian Islam di bawah Pembantu Rektor III mulai tahun 1987 oleh Rektor UGM saat itu. dan tatapan masa depan yang jauh. Pada tahun 1976 di bulan Ramadhan. serta Drs. Sardjito) dirasa tidak strategis. drs. Hasan Basri (dosen Psikologi) dan bapak Dr. Amri Yahya dll). Taufiq Ismail. Pada saat itu muncul pemikiran untuk mengemas dakwah dalam bentuk yang lain. Wagiyo. Syu’bah Asa. Aslam Hadi. Menteri yang sama pernah pula mempertanyakan kegiatan sholat Jum’at dan Tarawih di Gelanggang Mahasiswa UGM. dr. Basith Wahid. Pembina UKI saat itu yang ditunjuk Rektor adalah Prof. Akhmad Fanani dan Djafnan Tsan Affandi. DAN MASA DEPAN Sejarah panjang Jama‟ah Shalahuddin yang dikenal dengan sebutan JS atau Jasha. Ahmad Muhammad Djojosugiro (alm. disamping Jama‟ah Masjid Kampus Salman ITB dan Jama‟ah Masjid Kampus Arief Rahman Hakim UI. dengan dalih banyak pengurus Jama'ah Shalahuddin terlibat demonstrasi menentang pemberlakuan NKK/BKK pada tahun 1978. M. Sehingga diadakan peringatan Maulid Nabi yang besar yang dinamakan Maulid Pop. bekas ruang rias.Sc. Hiruk pikuk kegiatan rutin ini tentu membutuhkan sekretariat untuk shalat Jum’at. Pak AR juga berjanji akan sholat Jum’at di Gelanggang Mahasiswa jika tidak ada jadwal mengisi khutbah di tempat lain. Drs. Karena acaranya yang besar dan membutuhkan tempat strategis maka dipilihlah tempat yang representatif yaitu Gelanggang Mahasiswa UGM. AD Pirous. Ir. KINI. Nama Shalahuddin dipilih karena ia adalah tokoh pahlawan Islam yang mampu menerjemahkan Islam tidak hanya sebagai doktrin ibadah yang sempit. Chairil Anwar (dosen FMIPA). Hasan Basri. Dr. . Mari kita simak sekelumit sejarah terbentuknya JS … Sekitar tahun 1974-1975 organisasi kemahasiswaan masih berbentuk Dema (Dewan Mahasiswa). karena organisasi terbentuk dan membutuhkan kegiatan yang berkesinambungan. Hadi Prihatin (founding fathers Jama'ah Shalahuddin).KE-LDK-AN* JAMAAH SHALAHUDDIN DAHULU. Syahirul Alim) dan dimeriahkan dengan adanya pameran lukisan (Ahmad Sadali. Mengenai masalah syariat seperti shalat Jum’at. Erlius. wafat dalam tragedi Mina). Saefullah Mahyudin dan Bapak AR Fachrudin (Ketua Muhammadiyah saat itu). Jama'ah Shalahuddin banyak mendapat dukungan tokoh-tokoh Islam Yogyakarta di antaranya AR Baswedan. M Toyibi. Pada bulan Ramadhan dibentuk kepanitiaan Ramadlan In Campus (RIC). RHA Syahirul Alim M. Amri Yahya. Ir. tetapi dapat menjabarkannya melalui kerja keras. Muhyidin Mawardi. masa rezim Orde Baru. Selain itu dipertimbangkan jika dilaksanakan di Masjid Mardliyah (selatan RSU Dr.

Perlulah kita ketahui sekilas sejarah berdirinya Masjid Kampus UGM. Perjuangan ini makin mendorong pemikiran untuk mewujudkan Masjid Kampus. Hal ini barangkali cukup wajar karena JS merupakan satu-satunya lembaga keIslaman di tingkat universitas. Hingga tanggal 31 Desember 1988 telah dicapai titik terang tentang lokasi masjid. perjuangan itu tidak berhenti di tengah jalan. Hal ini bisa kita lihat mulai munculnya mushola-mushola di hampir tiap fakultas di UGM. Pembicaraan yang terakhir ini melibatkan pula Sie Kerohanian Islam (SKI) fakultas. Mengapa JS pindah ke Maskam (Masjid Kampus) ? Hal ini atas kepercayaan pihak Rektor kepada JS agar Maskam ada yang mengelola pemakmurannya. UGM yang merupakan universitas tertua dengan jumlah fakultas dan alumni terbesar di Indonesia ini malah belum memilikinya. yaitu direncanakan di sebelah tenggara Fak. Seiring perjalanan waktu. Bahkan ada beberapa yang memiliki lebih dari satu. Hal ini berlangsung sangat lama. Mahasiswa yang dilibatkan dalam kepanitiaan Masjid Kampus dalam hal ini diwakili oleh Jama'ah Shalahuddin yang kebagian peran sebagai tim dana dan kesekretariatan. Menurut catatan dalam Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Jama'ah Shalahuddin tahun 1989 tercantum bahwa seluruh universitas negeri di Indonesia (khususnya di Jawa) telah memiliki Masjid Kampus. Dan pada saat Jama'ah Shalahuddin telah ditarik menjadi UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) maka makin jelas bahwa mereka berharap terhadap Jama'ah Shalahuddin untuk bersama-sama memperjuangkan berdirinya Masjid Kampus. Dan tak bisa dipungkiri ini adalah realita bahwa bagaimana pun masjid adalah kebutuhan. Pada tanggal 23 Februari 1989 team dari Jama'ah Shalahuddin yang menangani masalah Masjid Kampus menghadap rektor dan rektor meminta untuk menunda pembicaraan masalah tersebut. Sumbangsih mahasiswa terhadap keberadaan Masjid Kampus tidak hanya sebatas itu. sebagai rumah barunya. mahasiswa-mahasiswa Arsitektur yang tergabung dalam KMA Wiswakharman ikut berperan besar. Psikologi (saat itu masih berupa tanah makam Cina). Kehausan untuk memiliki sebuah masjid sendiri terasa sekali di kalangan civitas akademika UGM. Hal yang melegakan mahasiswa ini bukan merupakan titik akhir perjuangan mahasiswa untuk mewujudkan Masjid Kampus. beralih ke bagaimana menyikapi tawaran tersebut. Di laporan pertanggungjawaban itu tertulis bahwa isu Masjid Kampus mulai gencar pada Ramadlan 1407 H. Karena KMA adalah wadah penggodokan rancangan awal sebuah fisik masjid lengkap dengan fasilitasnya yang dibutuhkan arah yang jelas yang akan dituju oleh masyarakat masjid. Dua permasalahan mendasar Masjid Kampus adalah lokasi dan sumber dana. Merasakan benar panjang dan terjalnya perjuangan yang harus dilalui. Maksudnya setiap bagian bangunan yang akan berdiri mempunyai makna dan . Semula berbicara tentang bagaimana mewujudkan Masjid Kampus. Harapan mahasiswa UGM untuk merasakan sejuknya sebuah Masjid Kampus menjadi bekal dalam setiap langkah perjuangan. Perjuangan mahasiswa atas Masjid Kampus terjawab dengan terbentuknya panitia pembangunan Masjid Kampus oleh rektorat tahun 1990. Permasalahan dana belum dibahas secara intensif sampai tanggal 31 Desember 1988 saat Rektor menginformasikan adanya tawaran dari Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP). Akibat tawaran itu tersebut arah pembicaraan tentang Masjid Kampus berubah. Namun posisi bekas sekretariat di Gelanggang Mahasiswa akan tetap difungsikan sebagai sarana dakwah dan fungsional sehari-hari sebagai mushola Gelanggang Mahasiswa. Kemudian pembicaraan Masjid Kampus mulai terhenti. Mahasiswa muslim UGM benar-benar rindu kehadiran sebuah masjid kampus. yang dalam hal ini peran JS cukup signifikan di dalam memperjuangkan berdirinya Maskam .Akhir tahun 1999. Demikian pula SKI. Salah satu pertimbangan untuk menolak tawaran tersebut adalah kemampuan UGM (termasuk alumninya) untuk membangun sendiri masjidnya. Bahkan dengan terbentuknya panitia ini semakin jelas bahwa untuk mendirikan Masjid Kampus tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan mereka telah membuat pernyataan bersama tentang sikap keberatan itu dan disampaikan ke rektor pada tanggal 27 Januari 1989. Pembicaraan pengurus Jama'ah Shalahuddin berkesimpulan bahwa pengurus keberatan untuk menerima tawaran YAMP itu. pada momentum Ramadhan Di Kampus 1420 H menjelang pergantian millenium Jama'ah Shalahuddin hijrah ke Masjid Kampus UGM.

Jama'ah Shalahuddin adalah Unit Kerohanian Islam UGM yang sarat kegiatan sehingga sewajarnya tahu kebutuhan tempat apa saja yang perlu dibangun oleh Masjid Kampus. 2. Sehingga keterlibatan dalam kepanitiaan berjalan fluktuatif tergantung pada personal pengurus Jama'ah Shalahuddin. Karena saat itu panitia masih menunggu kepastian tempat untuk memindahkan makam.fungsi tertentu. Hal ini menyebabkan pencarian dana tidak diekspose karena belum adanya kepastian. Hal ini menyebabkan panitia Masjid Kampus nampak lamban menanganinya. Selama makam masih berada di sana maka jelas sulit memastikan kapan pembangunan masjid dimulai. Pada tahun 1990-an. Senantiasa berbenah diri mengambil hikmah dari pihak manapun untuk meningkatkan kualitas dalam usaha mencapai misinya. Jama'ah Shalahuddin secara struktural masuk ke dalam kepanitiaan. Dari sini menyebabkan panitia pembangunan Masjid Kampus mengadakan pertemuan tidak secara reguler. Perlu disadari bahwa Jama'ah Shalahuddin adalah organisasi kemahasiswaan di mana pergantian generasinya berjalan secara periodik satu tahun-an. Tidak sesederhana masjid itu berdiri tetapi dibutuhkan penggalian konsep yang mendasari setiap bagian bangunan itu. Pelaku dakwah berjuang dan bergerak dengan tujuan semata-mata mancari ridho Allah SWT. Pertemuan dilaksanakan sewaktu-waktu di saat masih ada perubahan informasi. Secara logika hubungan keduanya sangat erat. Mewujudkan Jama'ah Shalahuddin sebagai pusat pergerakan. Hal inilah jati diri JS yang ada sejak berdirinya dan akan senantiasa diwariskan oleh para pendahulu kepada generasi selanjutnya. 4. pembinaan. Hingga akhirnya pada tahun 1998 dilaksanakanlah peletakan batu pertama pendirian Masjid Kampus. Pembangunan Masjid Kampus sendiri terkesan lamban karena ada permasalahan krusial yaitu permasalahan lokasi yang masih berupa makam. Saat ini JS memiliki visi dan misi yang perlu kita pahami bersama. 3. Memakmurkan masjid kampus UGM dan mengupayakannya sebagai pusat keislaman (Islamic Centre) Untuk mewujudkan visi dan misinya maka setiap anggota dan pengurus diharapkan memiliki prinsip-prinsip dasar dalam melaksanakan segala aktivitasnya. Jama'ah Shalahuddin adalah lembaga dakwah yang merupakan bagian dari muslimin di dunia yang bergerak demi kejayaan Islam. Dari tahun 1990-1996 Panitia Pembangunan Masjid Kampus menitikberatkan pada pemindahan makam dan sudah ada 3 tempat secara berturut-turut yang disediakan untuk makam yaitu Gunung Sempu. pengkajian dan pelayanan. Dengan demikian. 2. Gamping dan terakhir adalah Piyungan menjadi tempat pilihan untuk lokasi makam. yaitu : Visi Jama'ah Shalahuddin 1. tidak boleh . pengkaderan. yaitu ikhlash dalam beramal dan selalu tampil prima dengan kata lain memiliki jiwa dan semangat itqan/profesional. yang pada tahun tersebut merupakan momentum lahirnya Orde Reformasi yang cukup monumental dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Dalam KMA sendiri secara kebetulan terdapat aktivis Jama'ah Shalahuddin. Transfer ide dan informasi ke setiap generasi belum tentu menjamin generasi berikutnya seperti atau serupa generasi sebelumnya. Sehingga secara tidak langsung Jama'ah Shalahuddin sendiri memberikan kontribusi dasar dalam pembangunan Masjid Kampus. Misi Jama'ah Shalahuddin 1. Perjuangan muslim adalah menegakkan kalimatullah di muka bumi sampai tidak ada lagi fitnah dan agama ini hanya milik Allah SWT. Enam tahun adalah waktu yang terlalu lama untuk sebuah penantian kepastian tempat itu. Dan selama 6 tahun itu pula pengurus Jama'ah Shalahuddin telah berganti-ganti dan perjuangan mewujudkan Masjid Kampus tetap berjalan. Kiprah JS selama ini tentu saja tidak akan pernah terlepaskan dengan visi dan misi yang diembannya. Di mana Jama'ah Shalahuddin sendiri pada saat itu adalah organisasi yang paling representatif untuk menggali konsep kemasjidan tersebut dikorelasikan oleh bangunan masjid.

Dan masih banyak lagi kiprah para alumni dalam berbagai bidang. berbekal tempaan yang pernah mereka dapatkan di JS dengan segala pernik-perniknya. Perlu kita ketahui ada ikatan alumni JS yang bernama Keluarga Alumni Jama‟ah Shalahuddin (KAJASHA) yang sekarang ketuanya adalah Dr. Wasis Wildan (dosen Teknik. Aseli Dagadu Djokdja). mantan Ketua Umum JS). Drs. diantarannya seperti : Dr. mantan Ketua Umum JS). Di bidang pendidikan. Barangkali ini dahulu yang perlu kami sampaikan dan sebenarnya masih banyak yang perlu Anda ketahui. Zaid Suprih Hidayat (DPRD II Sleman). PT. diantaranya : Ir. Edi Setijono (Direktur PT. banyak yang menjadi dosen. Oleh karena itu silakan datang ke Sekretariat JS di Sayap Selatan Masjid Kampus UGM untuk menatap masa depan bersama Shalahuddin. Di bidang perekonomian. Sumber: Modul Training Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin I dari masa ke masa *ke-LDK-an merupakan materi yang menggambarkan tantang LDK masing-masing . Tidak boleh takut untuk berbuat dan berusaha bangkit dengan semangat yang tidak boleh padam. Di bidang Sosial Politik. Di bidang sosial budaya. baik tingkat daerah maupun nasional. Edi Meiyanto (dosen Farmasi). SE (Direktur BMT Al Ikhlash). Latihan demi latihan harus terus dilakukan. Wajdi Rahman (DPRD II Kodya YK). Chairil Anwar (dosen FMIPA). Alhamdulillah. Merpati Nusantara Airlines.mengenal putus asa dalam berusaha untuk mencapai ikhlash dan prima. telah bermunculan para alumni JS yang sukses di bidangnya. SH (Wakil Ketua DPRD I DIY). walau hambatan dan tantangan senantiasa datang menerpanya. Dr. dr. Drs. Mansyur (dosen Kedokteran. Wahyu Hidayat (Dirut. mantan ketua RDK). Ahmad Sumiyanto. diantaranya : Emha Ainun Najib. diantaranya : Boedi Dewantoro.

untuk mencapai tujuan tertentu. Tirmidzi. Mukmin yang satu dengan mukmin yang lain seperti bangunan yang saling topang satu sama lain”     Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja.S. dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharap perhiasan kehidupan dunia ini. Lihat kisah:     Fir'aun [26:34-37] Ratu Balqis [27:32-33] Nabi Musa AS [20:29-32] Kaum kafir Makkah [8:30] .S. Bagi seorang muslim. Jama'i berasal dari kata jama'ah. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya.” (Q. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.” (Q. 18:28) “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. baik eksplisit maupun implisit yaitu:  “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah.” (Q. 61:4) “Sesungguhnya serigala memakan kambing yang sendirian” Al-Mukmin lil mukmin kalbunyani yasyuddu ba’dhuhum ba’dha.” [Dikeluarkan oleh Ahmad. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang.AMAL JAMA’I AMAL JAMA’I „Amal jama‟i merupakan proses dakwah yang terekam dengan kuat di dalam al-Quran dan as-Sunnah. Pentingnya Amal Jama'i Manusia. menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara. dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah kami lalaikan dari mengingati Kami. 3:103-104) “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orang-orang untuk mencapai hal-hal tertentu. agar kamu mendapat petunjuk. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya. maka Allah mempersatukan hatimu. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. berbuat atau menghasilkan. Baihaqi. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. dan janganlah kamu bercerai berai. serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas. Daraimi. umat dan agama. beramal berarti berbuat. seranjang zaman. Hakim. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. merekalah orang-orang yang beruntung. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan.S." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya.

Syarat-Syarat Organisasi lslam      Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. 61:4] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen:     Planning. tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. 3:146-148] . serta struktur organisasi yang tersusun rapi. Islam bukan agama individu. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. Selain itu. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. Merupakan nikmat dari Allah [3:103. perencanaan yang matang. dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. Ciri-ciri Amal Jama'i     Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. melainkan agama satu umat. konsep yang baik Actuating. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. 3:104].Bagi manusia muslim. diperlukan kerja jama'ah. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. pelaksanaan Controling. maka ia adalah wajib". Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. Lidi. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Untuk menggalang kekuatan [55:33] An-Ni'mah. jika hanya sebatang. Urgensi Pengorganisasian     Fitrah. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. satu tanah air dan satu tubuh. PENGORGANISASIAN DALAM ISLAM Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] Ash-shulthon. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. 8:62-63] Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73. Oganizing. pengawasan dan pengendalian yang baik.

Amal Jama'i: Gerakan Bersama. Yusuf Al-Qordhawi. Pustaka Tadabbur. Legitimasi Amal Jama'i. Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat.Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam    Sikap Moral. dan tidak asal-asalan. Dr. Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. berencana. teratur. Sikap Operasional. agar:   Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas. Musthafa Masyhur. AL-Qiyadah Wal Jundiyah. yaitu Ihsan. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. Dan sumber-sumber lainnya . yaitu Islam. Sikap Hasil. Hubungan kerja antar anggota teratur. yaitu iman. AL-lslahi Press. Usamah Press. Dasar Struktur Organisasi   Pembagian Kekuasaan/wewenang (authority) Tanggung jawab (responsibility). Sumber: Musthafa Masyhur. berdasarkan ilmu. Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. Al-Islahi Press Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf.

Sumber: Sa‟id Ramadhan Al-Buthy. Kita akan melihat berbagai permasalah yang hadir dalam gerak dakwah Rasul dari yang paling simpel hingga yang paling kompleks. dan sebagai Muslim secara keseluruhan (kaffah) yang dapat melakukan secara imbang antara kewajiban beribadah kepada Allah dan bergaul dengan keluarga dan sahabatnya dengan baik. Madinah. Atau diperjuangkan. Juga menjadi sarana paling tepat dalam menumbuhkan semangat perjuangan menegakan nilai-nilai Islam. tidak sepatutnya kita menganggap kajian fikih Sirah Nabawiyah termasuk sejarah. sebagai panglima perang ang mahir. Selain.ANALISIS SHIRAH Kehidupan Rasulullah Saw memberikan kepada kita contoh-contoh mulia. Serta menjadi salah satu upaya pendekatan dalam nantinya melakukan desain dakwah (desain kegiatan) melalui tahapan analisa sosial. Oleh karena itulah dalam Latihan Kepemimpinan II kali ini mengambil fokus bahasan pada Analisis Sirah Nabi sebagai suatu upaya dalam menjaga proses dakwah ini tetap berada dalam asholah-nya. serta teraplikasikan dalam gerak dakwah. sebagaimana kajian tentang sejarah hidup salah seorang Khalifah. ataupun sebagai da‟i kepada Allah dengan hikmah dan nasehat yang baik. dimana nilainilai Islam saat itu direalisasikan. Maka Lembaga Dakwah Kampus sebagai salah satu komunitas dakwah. Begitu pentingnya pemahaman akan materi Sirah Nabi sebagai gambaran kehidupan paling utuh. sebagai suami teladan dan seorang ayah yang penuh kasih sayang. atau sesuatu periode sejarah yang telah silam. satu hal lagi yang diharapkan dengan adanya penekanan pada materi ini. maka Lembaga Dakwah Kampus kedepan bisa menjadi lebih bergairah lagi. Dengan bimbingan Allah. Tujuan mengkaji Sirah Nabawiyah bukan sekedar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa sejarah yang mengungkapkan kisah-kisah dan kasus yang menarik. Mulai dari awal mula Islam diserukan sampai kemudian disebar-luaskan hingga membentuk suatu masyarakat yang paling sempurna dalam menerapkan nilai-nilai Islam. Rasul secara apik mengemas solusi permasalahan itu dalam sebuah gerakan dakwah yang cerdas namun tetap militan. Juga sebagai kepala negara yang mengatur segala urusan dengan cerdas dan bijaksana. sangat perlu untuk memahami dan mengambil intisari-intisari (ibrah) dari berbagai peristiwa kehidupan nabi. bersemangat lagi dalam mendakwahkan Islam disebabkan pemahaman akan Fiqh Dakwah yang komprehensif melalui Fiqh Sirah ini. yang mengerahkan segala kemampuan utnuk menyampaikan risalahnya. sebagai negarawan ynag pandai dan jujur. baik sebagai pemuda Islam yang lurus perilakunya dan terpercaya di antara kaum dan juga kerabatnya. Dengan kita kembali mempelajari kembali sejarah dakwah Rasul maka diharapkan akan tertanamkannya nilainilai atau ”ruh” semangat dakwah aqidah Rasulullah Saw dalam diri pribadi. Itulah beberapa hal yang melatar-belakangi kenapa materi Sirah Nabi menjadi begitu penting. dikarenakan seakan-akan mengalami sendiri tiap-tiap bagian dari episode perjuangan Nabi. Sirah Nabawiyah: Analisis Ilmiyah Manhajiyah terhadap Sejarah Pergerakan Islam di Masa Rasulullah SAW Modul Training Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin II dari masa ke masa . Karena itu.

berfikir prosedural dari awal hingga akhir. Satu kebutuhan biasanya bisa dipenuhi dengan lebih dari satu penyelesaian/solusi. apa determinannya dan apa kepentingan di baliknya) Kuasai teknik-teknik memfasilitasi pertemuan dan pemrosesan data. kelemahan. parameternya adalah Islam itu sendiri. yaitu memutuskan masalah yang menjadi sebab utama dari munculnya masalah-masalah lainnya. Cara termudah dalam menentukan akar masalah adalah dengan merujuk kepada rosyiquna fi ‟ilmi. Langkah-langkah dalam analisis sosial:  Identifikasi masalah. Metode analisis sosial adalah sebuah metode metode perumusan prosedural/beralur. apa visi misi kita. Analisis sosial juga merupakan alat yang memungkinkan kita menangkap realita sosial yang kita hadapi. yaitu mendaftar masalah yang ada dan yang mungkin akan ada. Kuasai alat analisa yang akan banyak digunakan pada saat pengumpulan data. yaitu menentukan penyelesaian-penyelesaian/ solusi-solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. dan siapa yang menjadi objek ansos kita. Penggunaan data sangatlah penting dalam hal ini untuk akurasi identifikasi masalah yang kita lakukan. Setiap poin-poin kesimpulan dalam setiap tahapannya tidak lahir begitu saja melainkan kelanjutan dari alur tahapan sebelumnya. Dalam melakukannya perlu proporsional disesuaikan dengan kebutuhannya untuk memilih penyelesaian akhir. karena akan sangat berpengaruh pada aplikasi di lapangan nanti. Dalam konteks LDK. Analisis kebutuhan. tidak ada tahapan yang terputus. Penentuan akar masalah. ketiganya bisa diketahui setelah menelaah AD/ART LDK. Sedangkan pada saat analisis jangan mengabaikan analisis aktor dan analisis faktor sebagai kerangka berfikir (misalnya : siapa aktornya. yang relevan dengan visi misi kita. Perumusan masalah. dan ancaman. Kelemahan SWOT adalah tingkat subjektivitas yang      . Pilihan kata/ istilah sangatlah penting untuk diperhatikan. yaitu mengukur kemampuan diri kita dengan mempertimbangkan kekuatan. pengetahuan yang mendalam tentang Islam sangatlah dibutuhkan. Metode perumusan beralur hingga kini masih merupakan metode terbaik yang paling sesuai dengan logika manusia.ANALISIS SOSIAL DAN DESAIN KEGIATAN Analisis Sosial Pengertian analisis sosial adalah usaha untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai situasi sosial dengan menelaah kaitan-kaitan historis dan struktural. Syarat-syarat sebelum melakukan analisis sosial        Pahami lebih dulu siapa diri kita. Sesuatu dikatakan sebagai masalah atau bukan. Pahami benar apa itu Ansos agar tidak terjebak pada intelektualisme dan scientism. yaitu para ulama yang dipercaya ilmu dan agamanya. Dan semuanya akan selalu berhubungan terus. kesempatan. Alternative penyelesaian. Dalam tahapan ini. Pertajam kepekaan terhadap kondisi dan budaya lokal. Kuasai alat analisa (media) yang akan banyak digunakan untuk mendefinisikan masalah. Dalam mengklasifikasikan dan merumuskan masalah disarankan untuk menggunakan istilah-istilah Islam. Cermat dalam menentukan paradigma yang digunakan untuk mendefinisikan masalah. yaitu melakukan klasifikasi dan merumuskan masalah-masalah tersebut. sehingga metode ini masih dipakai terus di Lembaga Dakwah Kampus dalam menentukan geraknya. Sehingga akan membantu kita menentukan langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah sosial tersebut. Analisis SWOT. yaitu menentukan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan akar masalah. tidak boleh asal-asalan.

  tinggi. terkait dengan masalah sosial yang dihadapi. yang merupakan simbol dari penyelesaian akhir yang akan dilaksanakan oleh LDK. Prosedur adalah memuat sistematika/alur tahap demi tahap tentang apa yang harus dipersiapkan agar kegiatan bisa terlaksana sesuai yang direncanakan. Ciri khas kegiatan LDK yang perlu diperhatikan:     Kreatif dan Inovatif Efektif dan Efisien Profesional Syar’i Tahapan Tahapan Design Kegiatan    Analisa Sosial (Ansos) Proses analisis kondisi sosial. yaitu menentukan penyelesaian akhir yang dipilih untuk dikerjakan dari alternatif yang ada setelah mempertimbangkan kemampuan diri. Parameter ditentukan untuk daoat mengukur tercapai tidaknya target yang telah kita tetapkan Materi adalah sekumpulan sesuatu yang digunakan untuk bisa mencapai target yang telah ditentukan dan tujuan yang telah ditetapkan. maka diperlukan wisdom (kearifan. Penyelesaian akhir.  Pra Kegiatan:  List Kebutuhan  Membuat Job Description/ Arahan Kerja Panitia  Membuat Time Schedule/ Petunjuk Pelaksanaan (juklak)  Melakukan koordinasi. baik materiil maupun non materiil. Bentuk kegiatan akan muncul dalam tahapan ini. Operasionalisasi Operasionalisasi adalah tahapan pelaksanaan kegiatan setelah dibentuknya OC atau kepanitiaan kegiatan. kebijaksanaan) dari para pelakunya. Tujuan ini diambil dari penyelesaian akhir yang kita peroleh. adalah sesuatu yang hendak kita tuju. diawali dengan analisis sosial hingga realisasi penyelesaian masalah dengan operasionalisasi konsep. Metode adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan materi-materi yang telah disusun. dan evaluasi      . Desain Kegiatan Design kegiatan merupakan sebuah proses kreatif penciptaan sebuah kegiatan. Target adalah sesuatu yang harus dicapai saat kegiatan yang kita lakukan itu selesai. komunikasi. Bentuk harus konkrit dan spesifik. Menentukan tema besar. untuk kebutuhan yang ingin dicapai. pengidentifikasian maslah hingga penentuan solusi penyelesaiannya. Instrumen adalah segala hal yang diperlukan untuk mendukung metode. yaitu rangkaian kata yang akan menjadi jargon dan semangat bagi anggota LDK dan menjadi bahasa publik ke masyarakat. Data juga penting untuk akurasi analisis. kontrol. Harus terukur (parameternya). Tujuan. Design kegiatan merupakan sebuah penjabaran dari konsep penyelesaian masalah dalam analisis sosial yang telah dilakukan.

dan apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan evaluasi total tsb. Juga dibandingkan antara modul dengan dokumentasi proses yang berlangsung sehingga bisa diketahui di mana terjadi penyimpangan. Dokumentasi ini kemudiaan disimpan di perpustakaan JS sebagai sebuah referensi baru. yang sebenarnya sudah dipikirkan solusinya oleh pendahulu mereka.    Sumber/. Membuat Run Down/ Petunjuk Teknis (juknis)  Hari-H Kegiatan:  Briefing Panitia  Mengkoordinir Acara  Melakukan Evaluasi Akhir Evaluasi akhir merupakan evaluasi total yang dilakukan pada akhir penyelenggaraan kegiatan untuk keseluruhan paket kegiatan. Pada tahapan ini kita merencanakan kapan evaluasi total dilakukan. Membuat Laporan Pertanggungjawaban [LPJ] Setelah selesai evaluasi maka panitia diwajibkan membuat laporan pertanggungjawaban secara lisan maupun tertulis kepada ketua Jama‟ah Shalahuddin. Dokumentasi disatukan dan dijilid hardcover secara rapi. Dokumentasi arsip dan file-file kegiatan juga wajib dilakukan oleh panitia. Dan pada akhirnya yang mereka lakukan adalah pemilkiran tentang teknik/metode baru yang lebih maju dan lebih efektif untuk suatu kegiatan. Modul Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin II dari masa ke masa . Pada sesi ini di evaluasi apakah target kegiatan terpenuhi atau tidak. Inti dari isi LPJ ini terkait dengan seberapa jauh pencapaian target kegiatan. Selain itu LPJ ini juga untuk kebutuhan pelaporan atas penggunaan dana rektorat kepada pihak universitas. Sehingga mereka tidak mengulang kesalahan yang sama maupun tidak memikirkan masalah yang sama. Membuat Dokumentasi Tujuan dari dokumentasi ini adalah agar kepanitiaan selanjutnya mendapatkan gambaran tentang kegiatan yang sejenis.

Tiada Pencipta dan Pengatur . Jika pioner kebangkitan umat menginginkan keberhasilan sebagaimana keberhasilan generasi pertama ini. Intinya. Perubahan yang terjadi karena tauhid adalah perubahan revolusioner pada diri seseorang atau bangunan umat. mereka tidak menjadikan Qur‟an sebagai sumber ilmu. tidak pula keadilan sosial dan perbaikan moral. Perubahan Islam berarti mencampakkan hukum buatan hamba untuk merengkuh dan mengaplikasikan hukum Allah. manhaj Qur'an. Nasionalisme. Pertama. Sebuah transformasi total dari penghambaan terhadap makhluk dan ciptaannya menjadi penghambaan terhadap Allah semata. Namun. tauhid. Qur'an Makki selama 13 tahun telah mengajarkan jalan dakwah bagi generasi pertama umat ini. Saat dakwah dihalangi oleh kekuatan politik atau kekuasaan. maka jihad harus menetralisir kekuatan itu sehingga dakwah bebas disebarkan. Manhaj yang sama seperti dipahami Ibnul Qayyim dalam Zaadul Maad. ketenangan. Ini lebih karena tiga faktor. Perubahan inilah yang akan memuliakan manusia. ia akan terpatri kuat memberi daya dorong yang hebat. Maka. dsb pun gagal memimpin dunia akibat kekeringan nilai meskipun melimpah akan materi. Inilah generasi Qur‟ani yang unik. mereka menjadikan Qur‟an sebagai suatu perintah yang harus dilaksanakan tanpa ada sanggahan sedikitpun. jihad bukan defensif. Inilah jalan yang diinginkan Allah terhadap tentara-tentaraNya. maupun sumber keindahan meskipun didalamnya ada nilai-nilai ini. Rasulullah tidak mendakwahkan nasionalisme Arab. meskipun peluang mendapatkan perlawanan lebih besar dari pada dakwah lain. Konsep dimana seorang manusia akan dikembalikan pada Tuhannya dengan meniadakan nilai-nilai selainNya. Inilah konsepsi tauhid. Sosialisme. apalagi masalah cabang/furu'iyah bahkan syariat. Ini pula yang dijadikan seruan dakwah oleh Rasulullah. Generasi ini berjaya bukan karena Rasul hidup ditengah-tengah mereka. persoalan jihad juga harus diterima apa adanya sebagaimana konsep Qur'an yang telah dijelaskan Sayyid Quthb dalam Fi Zhilalil Qur'an saat menafsirkan surat Al-Anfal dan AtTaubah. Generasi ini mampu berjaya sebagai sebuah konsekuensi logis akan interaksi mereka akan Qur‟an yang diturunkan melalui Rasul. pengetahuan. Bukankah Rasul diutus untuk umat hingga akhir zaman. tetapi ia bisa menjadi Tuhan baru dan bersifat rapuh. Kedua. Selama masa yang amat panjang ini Qur‟an tidak pernah megajarkan generasi ini selain konsep aqidah dan Qur'an tidak melompat pada pembahasan lain. Bukan. Meskipun ketiga hal terakhir ini peluangnya lebih besar untuk didukung orang-orang Arab. Jadi. mereka tidak memiliki sumber pedoman hidup selain Qur‟an sehingga mereka bersih akan konsep dan sistem selain sistemNya. Generasi awal umat Islam dengan gemilang berhasil menurunkan kalimat Ilahiah menjadi bahasa peradaban manusia. generasi yang menerima Islam dengan paripurna melalui Qur‟an yang diwahyukan dan Sunnah yang dicontohkan oleh Rasul. Kehancuran akibat hilangnya nilai dari semua ideologi yang pernah dan sedang memimpin dunia.KONSEPSI TAUHID “Seluruh umat manusia kini berada dalam jurang kehancuran. Liberalisme. ada satu masa ketika dunia pernah kaya akan nilai dimana sebuah peradaban besar telah sukses mengejawantahkan sistemnya yang penuh akan nilai: Islam. di samping itulah kebenaran hakiki yang harus menjadi pondasi setiap perubahan. mereka harus meneladani karakter pribadi dan karakter dakwah pada masa mereka. Marxisme. Sebab perubahan Islam berarti peralihan dari mengikuti manhaj makhluk menuju manhaj Pencipta. mereka dengan Qur‟an itu mampu mengubah hidup secara total dari kejahiliahan menuju cahaya Ilahi.” kata Sayyid Quthb dalam permulaan Petunjuk Jalan. setelah hidup penuh dengan kehinaan dan kelemahan. Sedangkan aqidah. mustahil faktor keberadaan Rasul yang hidup di tengah-tengah sebuah gererasi menjadi faktor penentu. Perubahan Islam berarti meninggalkan sistem produk manusia untuk memilih sistem ciptaan Allah. Tapi. Ketiga. Pioner umat yang akan melakukan misi perubahan revolusioner ini harus percaya diri dengan manhajnya. serta membawa mereka menuju rahmat. manhaj Islam. tetapi ofensif.

panji kekerabatan. Tiada kuasa selain kuasaNya. Tauhid ini pula yang kemudian mengakar kuat dalam diri umat dan peradabannya menjadi suatu budaya yang penuh akan nilai tanpa harus meninggalkan identitasnya. maupun pujian. kekuasaan. Jalan yang dihiasi bukan dengan materi. Inilah jalan itu.selain Allah. Namun. maupun panji nasionalisme sempit. Inilah jalan itu. Sumber: Ma‟alim Fi ath-Thariq (Petunjuk Jalan) karya Sayyid Quthb . Bukan panji kesukuan. jalan yang kemudian dihiasi dengan onak dan duri. Jalan yang sengaja Allah pilihkan untuk hambanya yang kuat lagi beriman. Jalan yang menyatukan seluruh manusia dalam satu panji. Laa ilaha illallah. melainkan panji Tauhid. Dan kita sebagai pioner kebangkitan itu hanya mampu berdoa sembari tawakal yang total kepada pemilik segala kekuasaan agar bumi ini kembali dihiasi dengan kalimat Tauhid. Tiada yang berhak diibadahi selainNya. Tiada yang memiliki asma yang agung selain asmaNya.

11. 1. 3.PROBLEMATIKA GLOBAL UMAT ISLAM Umat Islam saat ini berada dalam dilema yang luar biasa. umat Islam berada pada hegemoni ideologi-ideologi besar dunia. 10. 5. Sementara itu. Hizbut Tahrir . 6. Dalam buku Gerakan Keagamaan dan Pemikiran yang diterbitkan oleh WAMY tak kurang dari 50 lebih ideologi besar dunia telah hadir dan berkembang baik yang masih eksis hingga yang telah menjadi sejarah. Westernisasi Westernisasi adalah sebuah arus besar yang mencoba mewarnai dunia terutama dunia Islam dengan gaya Barat dengan cara menggusur kepribadian kaum muslimin sehingga menjadi kaum muslimin menjadi tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. Di satu sisi. Dakwah Salafiyah (Wahabbi) Dakwah Salafiyah (Wahabbi) adalah gerakan ishlah (reformasi) yang menyerukan agar akidah Islam dikembalikan kepada asalnya yang murni dan menekankan pada pemurnian tauhid dari syirik dengan segala manifestasinya. Zionisme Zionisme adalah sebuah gerakan politik ekstrim Yahudi yang berupaya mendirikan negara Israel di tanah Palestina dan kemudian dari negara ini diharapkan bisa memimpin dunia seluruhnya. Darwinisme Darwinisme adalah gerakan pemikiran yang dinisbatkan kepada penggagas teori evolusi Charles Darwin dengan teori penciptaan dan pertumbuhannya yang mengguncang nilai-nilai agama. Dunia kini kaya akan pemikiran dan gerakan. Komunisme Komunisme adalah sebuah aliran berfikir berlandaskan kepada atheisme yang menjadikan materi sebagai asas segala-galanya dan menganggap sejarah manusia hanya diwarnai sebagai pertarungan kaum borjuis terhadap kaum proletar yang kemudian berakhir dengan kediktatoran kaum proletar. baik keislaman maupun non keislaman. Kristenisasi Kristenisasi adalah sebuah gerakan yang lahir untuk mewarnai dunia dengan nilai-nilai kristiani dan lebih bersifat politis kolonialis. 7. internal umat Islam yang kaya akan pemikiran dan gerakan menyebabkan umat Islam seolah-olah diserap seluruh energinya untuk menuntaskan masalah-masalah internalnya yang dalam tataran ideal seharusnya tidak perlu terjadi. 8. 2. Jama‟ah Tabligh Jama‟ah Tabligh adalah sebuah jamaah islamiyah yang dakwahnya berpijak pada penyampaian (tabligh) tentang keutamaan Islam beserta ibadahnya kepada setiap orang yang dapat dijangkau dengan menjauhi bentuk-bentuk kepartaian dan masalah-masalah politik. Ikhwanul Muslimin Ikhwanul Muslimin adalah gerakan Islam terbesar saat ini yang mecoba mengembalikan kejayaan Islam dengan berlandaskan Qur‟an dan sunnah dan dengan prinsip universalitas Islam dimana tidak mengenal adanya pemisahan antara satu aspek dengan aspek lain dalam gerakannya. Kapitalisme Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi yang filsafat sosial dan politiknya didasarkan kepada asas pengembangan hak milik pribadi dan pemeliharaannya serta perluasan paham kebebasan dengan tujuan utama yaitu meraih profit sebesar-besarnya walaupun harus melampaui batas yang ada. 9. Berikut ini adalah beberapa gerakan dan pemikiran baik Islam maupun selainnya yang dinilai paling berpengaruh dalam kehidupan umat Islam dalam konteks kekinian. 4. Sekulerisme Sekulerisme adalah paham yang memisahkan antara kegiatan duniawi dengan kegiatan ukhrawi dimana tidak ada campur tangan agama atas segala urusan duniawi.

Hizbut Tahrir adalah partai politik Islam yang dakwahnya berpijak di atas keharusan untuk mengembalikan khilafah Islamiyah yang bertopang pada fikrah (ide) sebagai sarana paling pokok dalam perubahan. Sebagai contoh. gerakan Islam tradisional seperti NU dan Muhammadiyah. Syi‟ah Imamiyah Syi‟ah Imamiyah adalah sebuah kelompok umat Islam yang berpegang teguh bahwa Ali lah yang berhak mewarisi khlaifah dan bukan Abu Bakar. dan Ustman ra dan meyakini adanya dua belas imam sebagai penerus dakwah Nabi. MMI dan FPI. gerakan Islam modern dan cenderung moderat seperti Tarbiyah (IM). Umar. Sumber: Gerakan Keagamaan dan Pemikiran yang diterbitkan oleh WAMY Sumber lainnya . Dalam konteks ke-Indonesia-an kita akan menemukan banyak sekali ragam dari gerakan pemikiran Islam di Indonesia. Dan umat Islam ditantang untuk memanfaatkan semua potensi yang ada demi menjaga eksistensinya dalam percaturan global. Dari realita yang ada dapat kita simpulkan bahwa ada sebuah arus global yang mencoba menggoyahkan pondasi Umat Islam yang saat ini cenderung lemah dan defensif. dan gerakan Islam fundamentalis dan cenderung ekstrim kanan seperti HTI. 12.

yaitu melakukan klasifikasi dan merumuskan masalah-masalah tersebut. Dalam tahapan ini.. Cara termudah dalam menentukan akar masalah adalah dengan merujuk kepada rosyiquna fi ‟ilmi. Pilihan kata/ istilah sangatlah penting untuk diperhatikan. Dalam konteks LDK. Langkah-langkah dalam analisis sosial:  Identifikasi masalah. Penggunaan data sangatlah penting dalam hal ini untuk akurasi identifikasi masalah yang kita lakukan. ketiganya bisa diketahui setelah menelaah AD/ART LDK. yaitu menentukan penyelesaian-penyelesaian atau solusi-solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. dan ancaman. Sesuatu dikatakan sebagai masalah atau bukan. yaitu mengukur kemampuan diri kita dengan mempertimbangkan kekuatan. Analisis sosial akan membantu kita untuk menemukan akar masalah dari berbagai masalah yang menimpa umat Islam. Penyelesaian akhir. maka LDK akan mampu mengetahui posisi dan peran strategisnya dalam dakwah dan perbaikan umat menuju tegaknya kalimat tauhid di muka bumi. Perumusan masalah.RENSTRA LEMBAGA Design Lembaga Dakwah Kampus (LDK) adalah tahapan proses merencanakan langkah strategis dakwah yang akan ditempuh oleh LDK untuk beberapa tahun ke depan. kesempatan. maka diperlukan wisdom (kearifan. Dalam mengklasifikasikan dan merumuskan masalah disarankan untuk menggunakan istilah-istilah Islam. Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam menyusun rencana strategis (renstra) 1. yaitu memutuskan masalah yang menjadi sebab utama dari munculnya masalah-masalah lainnya.        . Satu kebutuhan biasanya bisa dipenuhi dengan lebih dari satu penyelesaian/solusi. Kelemahan SWOT adalah tingkat subjektivitas yang tinggi. Alternatif penyelesaian. yaitu melakukan sistematisasi atau mencoba mengetahui apakah ada hubungan sebab akibat antar masalah-masalah yang sudah dirumuskan sebelumnya. Sebelum melakukan ansos. apa visi misi kita. yaitu menentukan penyelesaian akhir yang dipilih untuk dikerjakan dari alternatif yang ada setelah mempertimbangkan kemampuan diri. Dalam melakukannya perlu proporsional disesuaikan dengan kebutuhannya untuk memilih penyelesaian akhir. Analisis kebutuhan. Analisis SWOT. tidak boleh asal-asalan. kita perlu mengetahui lebih dulu siapa diri kita. karena akan sangat berpengaruh pada aplikasi di lapangan nanti. yang relevan dengan visi misi kita. kebijaksanaan) dari para pelakunya. Penentuan akar masalah. yaitu mendaftar masalah yang ada dan yang mungkin akan ada. Disini juga. pengetahuan yang mendalam tentang Islam sangatlah dibutuhkan. Sistematisasi masalah. kelemahan. Analisis sosial juga merupakan alat yang memungkinkan kita menangkap realita sosial yang kita hadapi. Data juga penting untuk akurasi analisis. sangatlah dibutuhkan pemahaman Islam yang komprehensif dan integral. ANALISA SOSIAL (ANSOS) adalah untuk memperoleh gambaran yang lengkap mengenai situasi dan kondisi sosial objek dan medan dakwah dengan menelaah kaitan-kaitan historis dan struktural. yaitu menentukan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan akar masalah. dan siapa yang menjadi objek ansos kita. Dengan begitu. yaitu para ulama yang dipercaya ilmu dan agamanya. parameternya adalah Islam itu sendiri.

) Software (sumber daya manusia) – Human Resource Planning (HRP).  Kebutuhan/ Spesifikasi kader untuk menjalankan metode/strategi dahwah. Materi adalah sekumpulan sesuatu yang digunakan untuk bisa mencapai target yang telah ditentukan dan tujuan yang telah ditetapkan. baik kualitas maupun kuantitasnya.  Temukan ”gaps” atau kesenjangannya. Metode adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan materi-materi yang telah disusun untuk mencapai tujuan dan target. Selain itu sebelum merumuskan metode/ strategi dakwah. yaitu 1) dimana posisi LDK sekarang? 2) kemana LDK akan dibawa? (posisi peran LDK ingin dimana. 2. yang merupakan simbol dari penyelesaian akhir yang akan dilaksanakan oleh LDK. Kaderisasi mjd tanggungjawab bersama.)  Membangun lingkungan kerja dan budaya organisasi yang mendukung.. Tujuan ini diambil/dikutip dari penyelesaian akhir yang kita peroleh. islami.(mis. terkait dengan masalah sosial yang dihadapi.. adalah sesuatu yang hendak kita tuju.. Bentuk harus konkrit dan bisa terukur (dilengkapi dengan parameter).. maka perlu menjawab beberapa beberapa pertanyaan berikut. Menentukan tema besar.departemen/bso/arahankerja. Target yang disusun mencakup target jangka panjang (4 tahun) dan target jangka pendek (1 tahun kepengurusan). Di tahapan metode ini. Materi ini biasanya berupa konsep atau bagian dari ajaran Islam. dalam menentukan metode perlu memperhatikan misi dan beberapa prinsip dakwah dakwah LDK. Profesional. Target adalah sesuatu yang harus dicapai dalam jangka waktu tertentu. DESIGN LDK   Tujuan. yaitu rangkaian kata yang akan menjadi jargon dan semangat bagi anggota LDK dan menjadi bahasa publik ke masyarakat. sehingga pembahasan metode adalah pembahasan yang cukup panjang dan penting.. amanah. Materi ini sifatnya agak detail. Instrumen ini bisa juga dibagi kembali menjadi 2 yaitu: Hardware (organisasi). Selanjutnya beberapa hal berikut bisa dipertimbangkan untuk melengkapi isi strategi kita: • • • • • •  Bagaimana memenuhi kebutuhan umat akan dakwah Bagaimana merespon perubahan lingkungan dakwah Bagaimana mengalahkan musuh dakwah Bagaimana memperbesar peran kita dalam dakwah Bagaimana mengelola fungsi dan mengembangan kemampuan organisasi dakwah kita Bagaimana mencapai visi dan target strategis dakwah kita   Instrumen adalah segala hal yang diperlukan untuk mendukung metode.)  Menentukan Kebijakan-Kebijakan/ Prosedur Umum Organisasi. . kita juga harus menyusun strategi dakwah..  Menentukan Struktur Organisasi (mis. Dalam konteks mendesign LDK. perlu dirumuskan dan disistematisasikan/ dialurkan. (mis. baik materiil maupun non materiil. Materi ini diturunkan dari target jangka panjang hingga menjadi materi untuk target jangka pendek. kebutuhan dakwah apa yang ingin dipenuhi dan lahan dakwah mana yang ingin digarap).  Kondisi kader saat ini yang tersedia. Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan berpengaruh pada metode.

atau ide baru... Sumber: Modul Kepemimpinan Jama‟ah Shalahuddin III dari masa ke masa . Prosedur ini berisikan time schedule dan tahapan aksi nyata yang akan dilakukan. Operasionalisasi adalah tahapan menjalankan rencana aksi yang ada di dalam prosedur.. musyker kapan.. kesempatan baru. (mis.   Prosedur adalah memuat sistematika/alur tahap demi tahap tentang apa yang harus dilakukan (action plan) dari strategi dan instrumen yang sudah disusun diatas. dll.mtt.  Cari cara/solusi hilangkan ”gaps” tersebut. kaderisasi. Evaluasi adalah tahapan melakukan monitoring dan evaluasi dari apa yang sudah dijalankan.. Revisi dilakukan jika memang diperlukan karena adanya evaluasi pelaksanan kinerja.) Tahapan mendesign LDK berakhir sampai disini. Open recruitmen kapan aja. . perubahan kondisi. bagaimana membangun profesionalisme.

gambaran FSLDIK digambarkan dengan bagan di bawah ini. Keempat. pengelolan kader irisan dan transfer kader mampu berjalan dengan optimal. Dan juga. Tujuannya pun sejalan dengan tujuan da‟wah Islam. Harus ada pola koordinasi yang jelas antara elemen da‟awy. dengan sinergitas tersebut mampu melakukan pengelolaan media baik cetak maupun elektronik yang dimiki JS dan SKI. Maka da‟wah thulabi mampu menjadi sarana yang memberikan kontribusi signifikan dalam agenda da‟wah „alami. Bagaimana pula Jamaah Shalahuddin benar-benar berfungsi sebagaimana idealnya sebagai pemimpin atau qiyadah bagi SKI. Secara umum. . JS dan SKI mampu menjadi inisiator bagi tercipta dan berjalan efektifnya jaringan mihani atau keprofesian pada ranah nusantara. Kelima. Tanpanya. bagaiamana mampu mengelola isu-isu kontemporer strategis sehingga JS dan SKI mampu menjadi issue maker di kampus UGM. sebagai sarana untuk menciptakan sinergitas baik struktural maupun fungsional maka dalam tataran teknisnya. jaringan. bagaimana ada sebuah pola komunikasi dan koordinasi yang optimal antara Jama‟ah Shalahuddin sebagai LDK dan Sentra Kerohanian Islam sebagai LDF. syi‟ar. Dalam konteks da‟awy. yaitu sebagai lingkaran awal pembentukan masyarakat Islami. disepakati lahirnya sebuah wasilah bernama Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Intra Kampus (FSLDIK). Sinergitas yang dibutuhkan dakwah kampus ini begitu kompleks. Dalam perjalanannya. dakwah kampus akan kehilangan arah yang nantinya akan menghilangkan eksistensi dakwah kampus itu sendiri. Selain itu. dengan adanya sinergitas. Mengembalikan peran umat sebagai guru dunia dan mercusuar peradaban umat manusia sehingga Islam menjadi Rahmatan Lil-„Alamin. siyasi. Oleh karena itu. sinergitas tersebut mampu melakukan pengelolaan syi‟ar-syi‟ar Islami yang masif dan optimal dengan berlandaskan standar kualifikasi syi‟ar (SKS). Sinergitas yang kokoh inilah yang kemudian menjadi pondasi utama bangunan ideal dakwah kampus. sinergitas yang ada mampu menghasilkan kader yang mampu mencapai standar mutu kader (SMK) yang telah disepakati dan setiap lembaga mampu melakukan alur formal kaderisasi dengan muatan dan materi yang terstandardisasi. Pertama. media. Ketiga. setidaknya ada dua ranah sentral yang harus disinergiskan: struktural dan fungsional. Sinergitas ini mutlak dibutuhkan. Selain itu dengan adanya sinergitas. FSLDIK kemudian mencoba menawarkan satu bentuk pola sinergitas dengan adanya pusat komunikasi (Puskom) yang berisikan para mas‟ul SKI-JS dan adanya lima jaringan khusus (Jarsus) yang mengampu fungsi-fungsi strategis yang ada dengan berisikan penanggung jawab fungsi di masing-masing lembaga. Media yang ada mampu berfungsi dengan optimal sebagai sarana pewacanaan JS dan SKI. Dakwah kampus butuh sebuah pengkoordinasian yang matang dan cerdas antar lininya. Kedua. dengan adanya sinergitas SKI-JS mampu mengefektifkan pengelolaan jaringan-jaringan yang ada di masing-masing lembaga. Dalam bahasa yang lebih mudah bagaimana sinergitas yang ada benar-benar mampu memposisikan JS sebagai payung SKI yang mengayomi seluruh SKI di bawahnya. dan kemuslimahan. ada pengelolaan yang baik terkait syi‟ar dan pembinaan kemuslimahan JS dan SKI. Secara fungsional. Dalam perjalanannya. maupun elemen-elemen vital lainnya. mulai dari sinergitas sumber daya manusia sebagai aset terbesar dakwah hingga sinergitas arah gerak elemen dakwah kampus. ilmi. Secara struktural. setidaknya ada lima fungsi startegis yang diprioritaskan untuk disinergiskan antara JS dan SKI: kaderisasi.SINERGITAS DAKWAH KAMPUS Da‟wah thulabi atau lebih spesifik dakwah kampus adalah bagian integral dari da‟wah Islam secara umum. dakwah kampus membutuhkan sinersitas antar elemen-elemen penyusunnya.

Bagaimana di masa yang akan datang pola komunikasi dan koordinasi antara JS dan SKI menjadi benar-benar optimal dan efektif. Yang kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua selaku stake holder dakwah kampus UGM adalah bagaimana lebih mengefektifkan pola sinergitas. Disarikan dari: Matrikulasi Kader SKI-JS Desember 2009 Grand Design FSLDIK UGM 1430-1431 H . namun juga banyak kelemahan dengan pola seperti ini.Pusat Komunikasi Jaringan Khusus Kaderisasi Jaringan Khusus Syi'ar Jaringan Khusus Jaringan Jaringan Khusus Media Opini Jaringan Khusus Kemuslimahan Sudah bertahun-tahun pola sinergitas dijalankan melalui wasilah FSLDIK. Banyak kelebihan. Dan itu pekerjaan besar kita bersama demi sebuah cita akan sinergitas dakwah kampus UGM.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->