P. 1
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN

PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN

|Views: 61|Likes:
Published by Junaedi Wijaya

More info:

Published by: Junaedi Wijaya on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2012

pdf

text

original

PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN SUCIPTO Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sumatera Utara BAB

I PENDAHULUAN Dalam melaksanakan kegiatannya, perusahaan selalu menghadapi berbagai masalah. Diantaranya adalah bagairnana agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin, sehingga dapat tercaya keuntungan yang maksimal. Untuk menghadapi masalah tersebut, diperlukan suatu sistem pelaporan intern yang memadai, sehingga kalau terjadi penyelewengan ataupun pemborosan dalam proses produksi dapat segera diatasi. Dalam sistem pelaporan intern ini diperlukan akuntansi manajemen. Akuntansi manajemen merupakan jaringan penghubung yang sistematis dalam penyajian informasi yang berguna dan dapat daya untuk membantu pimpinan perusahaan dalam usaha mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Informasi akuntansi manajemen ini terdiri dari informasi akuntansi biaya penuh (full cost accounting), informasi akuntansi deferensial (differential accounting), dan akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting). Jika informasi akuntansi manajemen dihubungkan dalgan objek informasi seperti produk departemen dan aktivitas perusahaan maka akan dihasilkan informasi akuntansi penuh. Jika informasi akuntansi manajemen dihubungkan dengan alternatif yang akan dipilih, maka akan dihasilkan konsep informasi akuntansi diferensial, yang sangat dibutuhkan oleh manajemen untuk tujuan pengambilan keputusan pemilihan beberapa alternatif. Jika informasi akuntansi manajemen dihubungakan dengan wewenang yang dimiliki oleh manajer, maka akan dihasilkan konsep informasi akuntansi pertanggungjawaban yang terutama bermanfaat untuk mempengaruhi perilaku manusia dalam organisasi. Pengambilan keputusan tentang pemilihan beberapa alternatif pada akuntansi diferensial dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: Keputusan jangka panjang dan keputusan jangka pendek. Keputusan jangka panjang merupakan keputusan yang diambil manajer, dimana hasil dari keputusan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih dari satu tahun. Altematif yang perlu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan jangka panjang antara lain yaitu; membeli atau menyewa mesin, membeli mesin secara tunai atau angsuran, dan lainlain. Keputusan jangka pendek merupakan keputusan yang diambil manajer, dimana hasil dari keputusan tersebut dapat langsung dirasakan pada tahun dimana keputusan tersebut diambil. Altrenatif yang harus dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan jangka pendek antara lain yaitu; apakah pesanan dibawah harga pokok diterima atau ditolak, menjual sekarang atau memproses lebih lanjut produk tertentu.

© 2004 Digitized by USU digital library

1

Supriyono (1993. hal. Definisi di atas menjelaskan tentang fungsi akuntansi sebagai sumber informasi keuangan yang dibutuhkan oleh pihak eksternal untuk pengambilan keputusan. informasi atau laporan yang sudah daluwarsa tidak berguna lagi.18) akuntansi dapat didefinisikan sebagai berikut : "Akuntansi adalah aktivitas yang menghasilkan jasa yaitu berfungsi menyajikan informasi kuantitatif yang pada dasarnya bersifat keuangan dari suatu satuan usaha atau organisasi tertentu. Dalam akuntansi manajemen. Hal ini karena luasnya ruang lingkup dari kegiatan akuntansi akibatnya antara definisi yang satu dengan definisi yang lainnya terdapat perbedaan penekanannya. dan yang akan dipilih tentunya altematif yang memberikan keuntungan lebih besar bagi perusahaan. informasi tersebut akan dapat dipakai oleh pihak eksternal maupun pihak internal untuk pengambilan keputusan dengan memilih beberapa alternatif”. Seorang manajer harus dapat menjabarkan teori manajemen dan teoriteori lainnya dalam bentuk angka-angka yang nyata. dan informasi keuangan tersebut digunakan oleh pihak internal untuk pengambilan keputusan dalam pemilihan alternatif. sehingga manajemen dapat menganalisa dan menginterprestasikan angka-angka tersebut dalam rangka pengambilan keputusan. Di pandang dari segi aspek informasi menurut R. © 2004 Digitized by USU digital library 2 . mulai dari badan usaha kecil yang tidak mencari keuntungan sampai pada perusahaan besar yang mencari keuntungan membutuhkan informasi akuntansi yang digunakan sebagai alat perencanaan. Dalam rangka pengambilan keputusan manajemen harus mempertimbangkan tindakan-tindakan alternatif. Pengertian Akuntansi Manajemen Akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia usaha. sehingga apabila manajer membutuhkan data yang dimaksud dapat dengan segera dipenuhi. Akuntansi manajemen merupakan suatu sistem informasi yang mana dengan informasi ini manajemen dapat mengambil keputusan-keputusan dalam hal memimpin selia mengendalikan kegiatan-kegiatan perusahaan. Walaupun demikian definisi-definisi terebut telah memberikan pengertian definisi akuntansi yang menekankan fungsi akuntansi sebagai sumber informasi.BAB II 1. pengawasan maupun sebagai dasar pengambilan keputusan. Akuntansi manajemen timbul karena akibat adanya kebutuhan akan informasi akuntansi yang dapat membantu manajemen dalam memimpin suatu perusahaan yang semakin besar dan semakin kompleks. laporan yang ada pada waktunya meskipun tidak komplit lebih baik dari laporan yang lengkap tetapi telah daluwarsa. Oleh karena itu akuntan manajemen harus menyediakan data-data yang cukup lengkap tentang perhitungan masing-masing altematif. Dilihat dari pengertian akuntansi itu sendiri mempunyai banyak definisi seperti yang selama ini dikenal.A. Dengan demikian pengertian lain dari akuntansi manajemen adalah bagaimana menggunakan data yang tersedia untuk tujuan pengambilan keputusan. Dalam hal ini akuntan manajemen akan mencatat dan mengwnpulkan data-data yang ada di perusahaan baik data moneter maupun non moneter dan juga data-data di luar perusahaan. Pentingnya laporan yang aktual ini terutama untuk melakukan tindakan koreksi yang harus dilaksanakan sebelurn kesalahan-kesalahan menjadi serius.

Homgren (1993. analisa.4) definisi akuntansi manajemen diartikan sebagai berikut : "Akuntansi manajemen (Management Accounting) adalah proses identifIkasi. artinya informasi tersebut harus sesuai dengan masalah yang dihadapi. penafsiran. penyiapan. Definisi akuntansi manajemen yang ada sekarang (positif) dikembangkan oleh sebuah lembaga profesi yang sangat berpengaruh di Amerika Serikat yaitu American Accounting Association (AAA). Definisi akuntansi manajemen yang mempunyai lingkup luas diberikan oleh Management Accounting Practices (MAP) Comite yang dibentuk oleh National Association of Accountants (NAA) seperti yang dikutip RA Supriyono (1993. pengukuran.a. analisa. analisis. evaluasi. pengumpulan. lembaga-lembaga pengaturan. pengukuran.20) berbunyi sebagai berikut : © 2004 Digitized by USU digital library 3 . Definisi akuntansi manajemen di atas merupakan definisi akuntansi manajemen yang seharusnya ada atau apa yang dicita-citakan (nonnatif) dan tidak menjelaskan tentang akuntansi manajemen yang ada sekarang (positif). Definisi akuntansi manajemen dan profesi akuntansi manajemen ini masa yang akan datang. akumulasi. akumulasi. pengendalian dalam suatu organisasi. hal. dan komunikasi informasi finansial yang digunakan oleh manajemen untuk perencanaan. seperti yang dikutip oleh RA Supriono (1987. serta untuk menjamin ketepatan penggunaan sumber-sumber dan pertanggungjawaban atas sumber-sumber tersebut. hal. hal. penyiapan. maka penulis mencoba mengutip definisi akuntansi manajemen dari beberapa teoritikus akuntansi baik perorangan maupun lembaga akuntansi. Untuk menghasilkan informasi yang relevan dan jelas harus melalui proses identifIkasi. evaluasi. Akuntansi manajemen juga meliputi penyiapan laporan finansial untuk kelompok-kelompok non manajemen seperti misalnya para pemegang saham. sehingga manajer tersebut dapat mengambil keputusan dengan tepat.8) yang berbunyi sebagai berikut : " Akuntansi manajemen adalah proses identifikasi. pengukuran. para kreditur. pengendalian dan sebagai pertanggungjawaban atas penggunaan sumber-sumber yang ada dalam perusahaan. Definisi Akuntansi Manajemen Perkembangan yang pesat di bidang akuntansi manajemen pada dasawarsa terakhir.Definisi akuntansi manajemen dituangkan dalam bentuk suatu pernyataan dalam American Statement of Basic Accounting Theory (ASOBAT). Definisi akuntansi manajemen di atas menjelaskan bahwa informasi yang disajikan akuntansi manajemen harus relevan. dan penguasa perpajakan". Karena belum adanya kesepakatan yang umum diterima mengenai definisi manajemen. Akuntansi manajemen menurut komite MAP tidak hanya menyediakan infonnasi untuk pihak inter perusahaan tetapi juga untuk para ekstem. Menurut Charles T. dan komunikasi tentang informasi yang membantu masing-masing eksekutif untuk memenuhi tujuan organisasi". penafsiran dan kemudian dilaporkan kepada manajer yang bersangkutan. Informasi finansial yang telah diidentifikasikan dan dianalisis oleh akuntan manajemen digunakan oleh manajemen untuk perencanaan. mendorong para pakar dan teoritis akuntansi baik perorangan maupun dalam wadah lembaga akuntansi untuk merumuskan definisi akuntansi manajemen.

Jika informasi akuntansi manajeinen dihubungkan dengatl alternatif yang akan dipilih. Pendapatan Dan/atau biaya) Informasi penuh (full information) akuntansi accounting Manfaat Informasi masa lalu Pelaporan keuangan informasi Informasi masa yang akan datang Penyusunan Program Penentuan normal harga jual Analisis kemampuan menghasilkan laba Jawaban atas pertanyaan “Berapa biaya yang telah dikeluarkan untuk sesuatu?” Penentuan harga jual Penentuan transfer harga © 2004 Digitized by USU digital library 4 . hal. b. Jika informasi akuntansi manajemen dihubungkan dengan wewenang yang dimiliki oleh manajer. informasi akuntansi manajemen dihubungkan dengan objek informasi.17) jenis-jenis informasi akuntansi manajemen adalah sebagai berikut : 1. altematif yang akan dipilih dan wewenang manajer. Menurut Mas'ud Macfoedz (1990. Akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting) Informasi akuntansi manajemen dapat dihubungkan dengan tiga hal objek informasi. Jenis Informasi Akuntansi Manajemen Informasi yang digunakan manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan adalah informasi akuntansi manajemen dan merupakan informasi yang utama yang dimiliki perusahaan. hal. Akuntansi biaya diferensial (differential accounting) 3. Akuntansi biaya penuh (full cost accounting) 2. maka akan dihasilkan konsep informasi akuntansi pertanggungjawaban. Menurut Mulyadi (1993. Informasi akuntansi manajemen terutama digunakan oleh pimpinan perusahaan di dalam menunjang pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen khususnya fungi perencanaan dan pengawasan. seperti produk."Akuntansi Manajemen adalah penerapan teknik-teknik dan konsep-konsep yang tepat dalam pengolahan data ekonomi historikal dan yang diproyeksikan dari suatu satuan usaha untuk membantu manajemen dalam menyusun rencana untuk tujuan-tujuan ekonomi yang rasional dan dalam membuat keputusan-keputusan rasional dengan suatu pandangan ke arab pencapaian tujuan tersebut".I7) jenis/tipe dan manfaat dari organisasi akuntansi manajemen yaitu sebagai berikut : Tipe Informasi Akuntansi MAnajemen (Aktiva. yang terutama manfaat untuk mempengaruhi perilaku manusia dalam organisasi. departemen. yang sangat diperlukan oleh manajemen dalam pengambilan keputusan pemilihan altematif. dan aktivitas perusahaan maka akan dihasilkan konsep informasi akuntansi penuh. maka akan dihasilkan konsep infonnasi akuntansi diferensial.

sedangkan biaya tidak langsung merupakan biaya gabungan untuk memproduksi beberapa macam produk.-..(termasuk biaya tetap). Biaya penuh historis terutama digunakan untuk menyajikan laporan keuangan perusahaan baik itu neraca maupun perubahan posisi keuangan.dalam cost – type contract Penentuan harga jual dalam perusahaan yang diatur dengan peraturan pemerintah. Di samping itu biaya penuh juga digunakan untuk menilai prestasi manajer yang memimpin perusahaan. Jadi tidak ada informasi akuntansi diferensial yang bersifat historis. 3. Akuntansi biaya diferensial (differential accounting) Akuntansi biaya diferensial hanya digunakan untuk memilih salah satu alternatif dari alternatif yang ada untuk dijadikan menjadi keputusan perusahaan pada masa yang akan datang. 2. Akuntansi biaya penuh (full cost accounting) Akuntansi biaya penuh merupakan keseluruban biaya yang dibebankan pada setiap produk.000. ANDO membeli komponen kipas angin sebesar Rp. Biaya penuh masa yang akan datang juga digunakan untuk menetapkan berapa harga penjualan normal yang dikehendaki perusahaan supaya perusahaan tidak mengalami kerugian. © 2004 Digitized by USU digital library 5 . Sebagai contoh. PT.serta biaya operasi sebesar Rp.biaya material (suku cadang) sebesar Rp.. 15.000. 25.dan untuk merakit kipas angin tersebut diperlukan biaya-biaya sebagai berikut : Upah tenaga kerja Rp.000. Pengambilan keputusan pemelihan alternatif.000. 2. 5.. Jadi informasi yang digunakan dalam akuntansi diferensial adalah informasi masa mendatang (future estimate). maka biaya penuh dari kipas angin tersebut adalah Rp. dan informasi tersebut merupakan informasi mengenai perbedaan diantara alternatif yang dihadapi para pembuat keputusan. segmen dan devisi baik itu biaya langsung maupun biaya tidak langsung.000. Akutansi biaya penuh dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu biaya penuh historis (historical cost) dan biaya penuh masa yang akan datang (future estimate). baik jangka pendek maupun jangka panjang Informasi akuntansi diferensial (Diferential accounting information) Tidak ada Informasi akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting information Penilaian kinerja manajer Pemotivasian manager Penyusunan anggaran Berikut ini penulis mencoba menjelaskan secara ringkas mengenai jenis-jenis informasi akuntansi manajemen dan manfaatnya sebagai berikut : 1. Pengertian biaya yang ini adalah keseluruhan biaya yang dapat ditelusuri manfaatnya pada produk yang bersangkutan. sedangkan biaya penult masa yang akan datang terutama digunakan untuk semua tipe perencanaan baik itu perencanaan jangka panjang maupun perencanaan jangka pendek atau sering juga disebut pembuatan program yaitu keputusan tentang langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan.

. © 2004 Digitized by USU digital library 6 .000. yaitu sebagai berikut : Dirakit perusahaan sendiri Rp. 3.Rp. Berdasarkan hubungan input dan out put ini. Dari keempat akuntansi diferensial tersebut merupakan informasi masa yang akan datang yang berbeda pada suatu kondisi dibandingkan dengan kondisi yang lain.000. Akuntansi pertanggungjawaban (responsibility accounting) Informasi akuntansi pertanggungjawaban merupakan cara yang ditempuh oleh top manajemen untuk membagi organisasi menjadi segmen-segmen tertentu. pendapatan diferensial (differential revenue).000. 5. 10. 15..Rp.untuk merakit kipas angin tersebut dibutuhkan biaya suku cadang sebesar Rp.dan upah tenaga kerja Rp. 25.Apabila dirakit oleh perusahaan lain.000.. dan aktiva diferensial hanya didasarkan pada prediksi masa yang akan datang.- Komponen kipas angin Suku cadang Upah tenaga kerja Dirakit perusahaan lain Total Penghematan biaya 3. 5.Akuntansi diferensial dapat dibedakan menjadi empat yaitu biaya diferensial (differential cost)..000.-. Sebagai contoh.Rp. Pada umumnya pembentukan pusat pertanggungjawaban erat kaitannya dengan adanya tujuan/sasaran tertentu yang ingin dicapai organisasi. Menurut Anthony.Rp.Rp.000. 15. dan aktiva diferensial.000. penentuan besarnya biaya. PT. laba diferensial (differential profit).197) hakekat dari pusat pertanggungjawaban itu digambarkan sebagai berikut : Pusat pertanggungjawaban Masukan Sumber daya yang digunakan yang biasanya diukur dengan besaran biaya/uang Proses/kerja Keluaran Berupa produk atau jasa Modal Dari gambar di atas kiranya jelas bahwa setiap pusat pertanggungjawaban itu mempunyai masukan dan keluaran. dengan cara demikian diharapkan pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan akan cepat tercapai. 23.000. Berdasarkan masukan dan keluaran inilah diukur prestasi dari manajer pusat pertanggungjawaban.000. 25. maka biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.Rp.000. dimana masing-masing segmen mempunyai otonomi untuk mengatur pusat pertanggungjawaban. 25.Dirakit perusahaan lain Rp.000. pendapatan. 10. 15.000.Rp.Rp. 2. pusat pertanggungjawaban yang ada pada suatu organisasi pada umumnya dikelompokkan menjadi empat yaitu pusat pendapatan (revenue center). Dari informasi tersebut dapat dibuat analisa tentang pemilihan merakit sendiri atau dirakit oleh perusahaan lain.000. ANDO membeli komponen kipas angin dengan harga Rp. laba. hal.000. et al (1990. 3.

) 20.Kenaikan penjualan ini dipengaruhi oleh tingkat kinerja dan motivasi yang diterapkan pada departemen pemasaran yaitu upah lembur dan bonus dinaikkan.800. Manajer setiap lini produk akan bertanggung jawab atas harga pokok barang dan keputusan mengenai pendapatan.• Biaya lain . Sebagai contoh. 500. seorang manajer dari pabrik manufakturing yang diorganisasikan sebagai pusat biaya dapat memperlakukan tiap-tiap departemen di dalam pabrik sebagai pusat biaya yang terpisah.Biaya Penjualan : • Gaji. 48. (Rp.Rp. dimana yang menjadi pusat perhatian adalah laba dan investasi yang digunakan untuk © 2004 Digitized by USU digital library 7 .- Varians Rp. seperti penentuan harga jual. 1.. 850.000. 18. dimana tingkat output atau tingkat keluaran diukur dengan nilai uang akan tetapi tidak ada usaha formal yang dilakukan untuk menghubungkannya dengan biaya atau input. 1. (Rp.Rp.sehingga terjadi varians yang cukup besar antara anggaran dengan realisasi yang terjadi untuk biaya gaji. Akan tetapi dalam konteks ini penulis tidak membahas secara khusus pusat-pusat biaya tersebut. 1.000.. Sebagai contoh. Pusat laba merupakan suatu pusat pertanggungjawaban dimana tingkat output atau tingkat keluaran diukur dengan nilai uang dan ada usaha fonnal yang dilakukan untuk menghubungkannya dengan biaya atau input.000.Rp. Pusat pendapatan pada umumnya dipercayakan kepada bagian pemasaran. 270. Pusat investasi merupakan suatu bentuk pusat pertanggungjawaban. sebuah toko serba ada dapat mendesentralisasikan operasinya menurut lini produk. (Rp. Bonus dan Lembur Rp. Pada umumnya pusat biaya dikelompokkannya menjadi dua yaitu pusat biaya yang terukur dan pusat biaya yang tidak terukur. 120. Contoh : Laporan Prestasi Dari Departemen Pemasaran Untuk bulan April 19XX Budget Realisasi Penjualan Rp..) 990. manajer bertanggung jawab dan berwewenang untuk mengambil keputusan yang mempengaruhi baik biaya maupun pendapatan untuk departemen atau divisi yang bersangkutan. Manajer pusat laba tidak mengambil keputusan sehubungan dengan aktiva tetap yang tersedia untuk pusat laba itu.) 50.• Biaya iklan Rp.pusat laba (profit center).850. 18. pusat investasi (investment center).290. 30. 200. dengan manajer-manajer departemen melaporkan langsung ke manajer pabrik.000. Pusat pendapatan merupakan suatu pusat pertanggungjawaban.-) 70. 2.-) Dari contoh tersebut terlihat bahwa adanya kenaikan penjualan penjualan sebesar Rp.Rp. pusat biaya (expense center).. 550. pertama yang diIakukan adalah menentukan target penjualan untuk mengukur transaksi penjualan yang telah dilakukan.Rp.lain Rp.000.(Rp. Pusat biaya merupakan bagian dari pusat pertanggung-jawaban dimana masukan (input) diukur dengan satuan uang tetapi tidak ada usaha fonnal yang dilakukan menghubungkannya dengan pendapatan (output). (Rp.Rp.• Transportasi Rp.bonus dan lembur tersebut. Dalam pusat pendapatan.dari anggaran yang telah ditetapkan.Rp. 100. Pada sebuah pusat laba. Jadi dengan ditentukan target penjualan ada semacam aspek pengawasan dalam pusat pertanggungjawaban.

Untuk lebih jelasnya berikut ini akan diuraikan pedoman pelaporan akuntansi manajemen seperti yang disebut di atas melalui penjelasan yang sangat singkat. Laporan-laporan pada Umumnya harus Mencakup Komentar. Angka-angka Harus Dapat Diperbandingan Laporan harns dapat diperbandingkan artinya pelaksanaan yang sebenarnya dibandingkan dengan anggaran standar.000. Harus Diterapkan Konsep pertanggungjawaban Laporan akuntansi manajemen sedapat mungkin harus mengungkapkan konsep pertanggungjawaban dari masing-masing bagian organisasi. manajer bertanggung jawab dan berwenang untuk membuat keputusan yang tidak hanya mempengaruhi biaya dan pendapatan. 560.000.000 berdasarkan nilai aktiva yang diinvestasikan sebesar Rp. 4.000 Rp. Secara Umum. Angka-angka Harus Dapat Diperbandingkan. 70.000. sehingga prestasi dari masing-masing bagian (departemen) tersebut dapat diukur. Wilkinson dan John B.6 20% X Rp. laba operasi dari Divisi A sebesar Rp. 3. Sedapat Mungkin Hams Diterapkaan Prinsip pengecualian Laporan akuntansi manajemen sedapat mungkin harus diterapkan prinsip pengecualian yaitu pelaporan harus dibedakan antara hal-hal yang berjalan dengan semestinya dengan hal-hat yang perlu mendapat perhatian.000 2. Sebagai contoh. Harus Diterapkan Konsep "Pertanggungjawaban". 70.550) tersebut adalah sebagai berikut: 1. Secara Umum. Misalnya hanya pengeluaran biaya yang melebihi anggaran di atas 5% saja yang dilaporkan. 5. tetapi juga aktiva tetap yang tersedia untuk pusat itu.000. 2. Sedapat Mungkin Harus Diterapkan Prinsip "Pengecualian". Pada sebuah pusat investasi.000. 3. Pedoman Penyajian Laporan Akuntansi Manajemen Untuk menyajikan laporan yang efektif untuk manajemen intern. yaitu sebagai berikut : 1.000 12. Adapun pedoman pelaporan akuntansi manajemen menurut James D. 350. atau pelaksanaan yang lalu.000. © 2004 Digitized by USU digital library 8 .000. Akuntan manajemen hendaknya menggunakan pedoman/prinsip yang umum dalam membuat laporannya.menghasilkan laba tersebut. Sejauh yang Dapat Dilaksanakan Data harus Semakin Ringkas untuk Jenjang Pimpinan yang Semakin Tinggi. Artinya setiap bagian organisasi harus menyusun laporan internnya. Suatu ukuran yang paling luas digunakan untuk penilaian prestasi divisional pusat investasi adalah tingkat pengembalian atas investasi (Rate of Return On Investment.000.5% x 1. 2. 560.000 Rp. sehingga tingkat kemajuan organisasi dapat di ukur . 350. maka tingkat pemgembalian atas investasi pada Divisi A adalah: ROI ROI ROI ROI = = = = Laba Operasi x Penjualan X _______Penjualan Penjualan aktiva yang diinvestsikan Rp.000 dan penjualan Rp.komentar Interpretatif atau yang Jelas dengan Sendirinya. Campbell (1993 hal.560. artinya laporan harus lebih menonjol operasi-operasi yang menyimpang dari keadaan yang biasa.ROI).

2. 5. karena sistem pelaporan yang ada dalam suatu perusahaan belum tentu cocok dengan perusahaan lain. 4) Laporan operasi. yaitu: 1. antara lain : 1) Laporan mengenai order yang diterima. 11. Selain itu dari kelima prinsip tersebut. misalnya menjelaskan tentang sebab terjadinya masalah. Selalu Distandardisasikan. yaitu sebagai berikut : a. ada faktorfaktor yang dapat membantu untuk menghasilkan laporan intern yang baik menurut James D. 3) Laporan mengenai mesin yang menanggur. 6. Laporan Harus Dinyatakan dalam Bahasa dan Istilah yang Dikenal oleh Pimpinan yang akan Memakainya. Informasi Harus Disajikan dalam Urutan yang Logis. 7. 3. Perhatian yang Diberikan untuk Penyiapan Laporan Harus Sebanding dengan Manfaatnya. 4.552). serta menunjukkan tindakan yang harus diambil untuk memperbaiki kondisi yang menyimpang. maka akuntan manajemen sedapat mungkin harus memuat komentar-komentar singkat. Apabila Mungkin. 2) Laporan mengenai faktur penjualan yang dibuka. 6) Laporan biaya overhead. Laporan Harus Berguna. Pimpinan perusahaan biasanya mempunyai waktu yang terbatas untuk membaca laporan akuntan manajemen. Berikut ini disajikan suatu iktisar dari laporan-laporan intern yang digunakan dalam perusahaan. Laporan harian Laporan harian merupakan ikhtisar pelaksanaan operasi perusahaan sehari-hari.4. sehingga pimpinan dapat memahaminya dalam waktu singkat. Laporan Intern Manajemen Setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk menciptakan sistem pelaporan yang baik dan tepat sesuai dengan sifat dan ukuran besarnya perusahaan. Wilson dan John B. 5. Laporan harus memuat komentar-komentar Karena laporan akuntansi manajemen menggunakan bahasa teknis akuntansi. Campbell (1993. Bentuk Penyajian Harus Disesuaikan dengan Pimpinan yang akan Menggunakanya. 3. Laporan Harus Sederhana dan Jelas. sehingga kalau terjadi penyimpangan yang merugikan perusahaan dapat dengan segera mengambil tindakan yang korektif. maka akuntan manajemen dalam membuat laporan sedapat mungkin harus ringkas. 8. 10. 5) Laporan jumlah pegawai harian. Data harus ringkas Sejauh yang dapat dilaksanakan. hal. Laporan intern manajemen merupakan laporan jalannya operasi perusahaan. Laporan Harus Tepat waktu. Rancangan Laporan Harus Mencerminkan Sudut Pandangan Pimpinan. © 2004 Digitized by USU digital library 9 . data harus semakin ringkas untuk jenjang pimpinan yang semakin tinggi. Laporan Harus Akurat. yaitu dengan membandingkan antara data sebenarnya dengan anggaran. Prinsip pelaporan seperti yang telah dijelaskan di atas merupakan dasar dari suatu sistem pelaporan yang baik. Biaya Penyiapan Laporan Harus Dipertimbangkan. 9.

5) Laporan penjualan. Jadi konsep biaya yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan adalah biaya-biaya relevan. Laporan bulanan Laporan bulanan merupakan laporan ikhtisar pelaksanaan operasi perusahaan dalam jangka waktu satu bulan. Definisi tersebut menjelaskan bahwa orientasi dari akuntansi manajemen adalah data yang akan datang. Laporan mengenai biaya overhead untuk setiap departemen. 3) Laporan laea rugi. hal. Sehubungan dengan konsep biaya untuk tujuan pengambilan keputusan seorang manajer harus menggunakan konsep biaya yang berbeda terhadap pengambilan keputusan yang berbeda. data yang dikumpulkan mengenai kedua merek mesin tersebut sebagai berikut : © 2004 Digitized by USU digital library 10 . ANDO sedang menghadapi pemilihan dua alternatif pembelian mesin merek X dan Y. Dalam proses pengambilan keputusan peranan akuntan manajemen adalah sebagai pengumpul dan pengolahan data-data yang relevan termasuk biaya-biaya relevan yang akan digunakan pimpinan perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan. Seorang akuntan manajemen harus dapat membedakan mana biaya relevan dan mana biaya yang tidak relevan. Oleh karena itu tidak semua biaya harus dilaporkan kepada manajemen untuk bertujuan pengambilan keputusan. sehingga keputusan yang diambil tidak merugikan perusahaan. Laporan bulanan ini terdiri dari : 1) Laporan analisa laba kotor (gross profit analyst). Oleh karena itu konsep sangat penting untuk tujuan pengambilan keputusan. Biaya relevan telah didefinisikan oleh Mulyadi (1989. tetapi suatu biaya menjadi tidak relevan apabila biaya itu sama untuk semua alternatif yang sedang dianalisa. 4. 1) 2) 3) Laporan mingguan Laporan mengenai order penjualan yang belum dipenuhi. dan tidaklah mungkin semua data biaya ini relevan dengan berbagai altematif dalam suatu pengambilan keputusan. 2) Laporan biaya produksi. Data historis hanya digunakan untuk merumuskan ramalan kejadian yang mungkin terjadinya pada masa yang datang. Apabila biaya yang diharapkan terjadi pada masa yang akan datang berbeda pada setiap alternatif yang akan dipilh maka biaya tersebut adalah biaya relevan. Konsep Biaya Untuk Pengambilan Keputusan Para manajer selalu dihadapi pada masalah pengambilan keputusan diantara dua altematif atau lebih.b. Jadi setiap bulan diterbitkan satu laporan yang menginformasikan hasil yang telah dicapai perusahaan pada bulan tersebut. Data-data yang tersedia dalam suatu perusahaan cukup banyak.16) yaitu sebagai berikut: "Biaya relevan adalah biaya masa yang akan datang yang diperkirakan akan berbeda atau terpengaruh oleh suatu pengambilan keputusan pemilihan diantara berbagai macam altematif'. Laporan mengenai pemborosan bahan. c. 4) Laporan penyimpangan biaya bahan. Contoh : Pimpinan perusahaan PT.

3. Informasi akuntansi biasanya dinyatakan dengan sambil uang. jumlah karyawan. dan nilai residu merupakan informasi/data yang tidak relevan dalam pengambilan keputusan karena data tersebut sama.000 5 Tahun Rp. karena biaya tersebut merupakan biaya yang berbeda diantara kedua alternatif tersebut. dan lain-lain. dan lain-lian. 100.000.000.-.000 10 Tahun Rp. misalnya mengenai berat. pengalaman kerja. panjang. misalnya persediaan bahan baku Rp. 500.000 Informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan tentang pemillihan antara mesin merek X dan Y tersebut adalah biaya operasi mesin. dan lain-lain.000 Rp. hal. Informasi bukan akuntansi dapat berupa umur. karena hanya dengan informasi yang baik dan benar seorang manajer dapat mengambil keputusan yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan pada masa yang akan datang. Pada umumnya pengambilan keputusan akan lebih baik jika didasarkan atas analisa dan penilaian yang cermat dari pada keputusan yang hanya didasarkan atas instuisi. misalnya berita.000 Rp. informasi © 2004 Digitized by USU digital library 11 .000 satuan Rp. 500.berita di majalah.000 satuan Rp.Merk X Kapasitas produksi per jam harga beli dan Biaya Pemasangan Biaya operasi mesin per minggu Umur ekonomis Nilai residu pada akhir umur ekonomis 1. Data kapasitas. penggantian direktur. Informasi yang digunakan manajemen dalam pengambilan keputusan menurut Abdul Halim dan Bambang Supomo (1990. harga beli dan biaya pemasangan.4) dapat digambarkan sebagai berikut Informasi kuantitatif merupakan informasi yang berkaitan dengan fakta yang dapat dikuantitatifkan satuannya. baik dalam mesin X maupun pada mesin Y.000. surat kabar. Sedangkan informasi kuantitatif merupakan informasi yang tidak dapat diukur dalam bentuk satuan. umur ekonomis.000 Merek Y1 1. luas. percakapan (dialog). 3.50. isi. 150. 5. Penerapan Akuntansi Manajemen Dalam Proses Pengambilan Keputusan Jangka Pendek Nilai dari sebuah infomlasi dalam proses pengambilan keputusan adalah sangat berharga.

000 PT.700.25 per buah. 3 Rp. Keputusan jangka pendek yang sering diambil oleh pimpinan perusahaan adalah : a.000. dengan tujuan keputusan yang diambil manajer tidak merugikan perusahaan. dan akuntansi pertanggungjawaban.25 per buah) lebih rendah Rp. 500.000 Biaya overhead pabrik variabel Rp. 500. 400. Meskipun secara sepintas lebih menguntungkan bagi PT.000. Dalam hal ini seorang akuntan manajemen harus mempunyai keahlian dari wawasan yang luas dalam bidang akuntansi manajemen. informasi biaya yang perlu dipertimbangkan adalah biaya © 2004 Digitized by USU digital library 12 . akuntansi differensial. ANDO Laporan Biaya Produksi ----------------------------------------------------------------------------------------------Biaya Biaya total Per buah 100. ANDO mendapat tawaran dari perusahaan lain untuk membeli cadang dengan kualitas yang sama dengan Rp.000 Biaya overhead pabrik tetap tidak terhindarkan Rp. 1. 5 Rp.000 buah Biaya bahan baku Rp. inforrnasi biaya yang perlu dipertimbangkan adalah biaya terhindarkan yang merupakan biaya relevan. 300. Seperti yang telah penulis uraikan sebelumnya bahwa akuntansi manajemen terdiri dari akuntansi biaya penuh. Dalam konteks ini penulis hanya membahas mengenai akuntansi differensial tentang pengambilan keputusan pemilihan beberapa altematif. 4 Rp.000 Biaya upah langsung Rp. kebutuhan suku cadang tersebut berjumlah 100. Sehubungan dengan masalah ini.27 per buah). Tindakan yang dilakukan pimpinan PT. karena harga beli dari perusahaan lain (Rp. sebagai penyedia data-data yang diperlukan dalam penyusutan laporan keuangan dan laporan akuntansi manajemen. tetapi dasar analisanya tidak sedemikian sederhananya.000 Biaya overhead pabrik tetap terhindarkan Rp. ANDO untuk membeli suku cadang dari luar. Keputusan apakah membuat sendiri jenis produk dan membeli dari perusahaan lain Pimpinan PT. 2. sedangkan laporan produksi yang diperhitungkan untuk menghasilkan kebutuhan suku cadang tersebut adalah sebagai berikut : PT. 10 Rp. ANDO dihadapkan pada persoalan apakah membuat sendiri suku cadang atau membeli dari supplier lain.operasi merupakan sumber informasi akuntansi yakni. Sehubungan dengan masalah ini. khususnya keputusan jangka pendek. 27 Rp. Biasanya proses pengambilan keputusan jangka pendek tidak memerlukan waktu yang lama karena informasi yang tersedia cukup lengkap (full infonnation). Akuntansi keuangan menghasilkan informasi untuk pihak ekstem dalam bentuk laporan keuangan dan akuntansi manajemen memberikan informasi untuk manajemen. sehingga informasi yang tersedia di perusahaan dapat dianalisa dengan tepat dan relevan dengan masalah yang dihadapi. 5 Rp.2 per buah bila dibandingkan dengan membuat sendiri (Rp. Misalnya dalam pengambilan keputusan ini fasilitas-fasilitas untuk memproduksi suku cadang tersebut dianggap tetap menganggur jika altematif membeli dari luar di pilih. Dari analisa yang dilakukan akuntan manajemen ini pimpinan perusahaan dapat mengambil keputusan membeli suku cadang tersebut atau tetap memproduksi sendiri.000 Total biaya Produksi Rp. ANDO adalah menginstruksikan kepada staf akuntan manajemennya untuk mengadakan analisa terhadap tawaran tersebut.

5 10 3 4 22 25 3 Dari data tersebut membuktikan bahwa altematif tetap mernproduksi sendiri lebih menguntungkan.000.terhindarkan.000. manajer dapat mengambil keputusan lebih baik memproses lebih lanjut menjadi produk B. Rp.000.22 per buah.000.3. Keputusan Menjual sekarang alan memproses lebih lanjut suatu produk Dalam pengambilan keputusan menjual sekarang atau memproses lebih lanjut suatu produk biasanya menggunakan biaya kesempatan (opportunity cost).000 x Rp.4.332) sebagai berikut : © 2004 Digitized by USU digital library 13 . 427) sebagai berikut : Biaya per buah Biava Terhindarkan : Biaya bahan baku Biaya upah langsung Biaya overhead pabrik variabel Biaya overhead tetap terhindarkan Jumlah biaya terhindarkan Harga beli jika membeli dari luar Kerugian jika membeli dari luar Rp. hal. 1.Rp. hal.000. 1.000 unit. Rp.4. karena jika membeli dari luar.- Dari hasil perhitungan tersebut. 15. 75.-) Dikurangi Biaya proses tambahan (10. Misalnya dalam pengambilan keputusan ini fasilitas-fasilitas untuk memproduksi suku cadang dari luar dipilih.-) Keuntungan karena meneruskan proses Rp. Harga jual produk B Rp.Rp.000.-. Jika produk A diproses lebih lanjut menjadi produk B diperlukan biaya tambahan Rp.7.000. Dari data-data tersebut analisa yang dilakukan oleh akuntan manajemen apabila produk A diproses lebih lanjut menjadi produk B adalah sebagai berikut: Hargajual produk B (10. Rp.000 x Rp. karena mendatangkan keuntungan tambahan sebesar Rp. harga jual produk A Rp.-) Opportunity cost (10.000 x Rp. 45.500. Sedangkan penghematan yang diperoleh sebesar Rp.Rp. 15.500. Untuk mempermudah bagi manajer dalam mengambil keputusan memilih alternatif menjual sekarang produk A atau memproses lebih lanjut produk B.000. ANDO mempunyai kapasitas produksi 10. Biaya kesempatan adalah pendapatan atau penghematan biaya yang dikorbankan sebagai akibat dipilihnya alternatif tertentu. ANDO dihadapkan pada persoalan memilih apakah menjual sekarang produk A atau memproses lebih lanjut menjadi produk B.7. Rp. maka perhitungan biaya relevan dapat disajikan menurut Mulyadi (1990. Rp.000. 25 per buah. PT. Rp. biaya yang dikeluarkan adalah Rp.000 per unit.500.000. b. Misalnya PT.500 per unit dengan harga pokok Rp. bahan pembantu).500 per unit berupa biaya variabel (bahkan upah.15.500 per unit. maka akuntan manajemen menyajikan laporan tentang analisa pengambilan keputusan dalam bentuk menurut Mas'ud Machfoedz (1990.

Robert N.500. D. Abdul dan Supomo. Hartanto.000 X Rp. Akuntansi Manajemen . Yogyakarta : BPFE.000. 30.000. Bambang.000.000.-) Rp. Mulyadi. (1991). 000.______________ ______________ Laba Rp.000 X Rp.000.500. Edisi Keenam..000. Akuntansi Yogyakarta: BPFE. 3. Sistem Pengendalian Manajemen. 7. (1990).) Rp.proses ( 10. Machfoedz. Jakarta: Rineka Cipta. Jakarta: Erlangga. 1. 45. 75. Edisi Kelima..000 X Rp. (1990). 4. Buku Satu. (1979). 15.Harga pokok produk A ( 10.000.PT. 30.( 10. Horngren. Charles T. Akuntansi Untuk usahawan (Management Accounting).000.000. Jilid I. ANDO Analisa Pengambilan Keputusan ----------------------------------------------------------------------------------------------Dijual sebagai Dijual Sebagai Produk A Produk B ----------------------------------------------------------------------------------------------Penjualan : ( 10. Yogyakarta : BPFE.. Edisi Revisi. Biaya Untuk Manajemen. Edisi Keempat.000.) Biaya Tambahan karena harus meneruskan Rp. Akuntansi Biaya.000. Ikatan Akuntan Indonesia.) Rp. Edisi Keempat. Edisi Keempat. Yogyakarta : BPFE.000 X Rp. ___________(1991).. Edisi Pertama.al (1994).Rp. Terjemahan Agus Maulana. © 2004 Digitized by USU digital library 14 . (1993). et.- DAFTAR PUSTAKA Anthony. Halim. Jakarta: Erlangga. Pengantar Akuntansi Manajemen. Prinsip Akuntansi Indonesia 1981.000. Jakarta: BPFE-UI. Mas'ud. Akuntansi Manajemen. Edisi Keempat. (1990). 15.500.

Edisi Pertama.___________(1993). Yogyakarta: BPFE. Jakarta: Erlangga. Akuntansi Manajemen I (Konsep Dasar Akuntansi Manajemen dan Proses Perencanaan). James D. Akuntansi Manajemen (Konsep. John B. Yogyakarta : BPFE. Wilson. Supriyono. Terjemahan Tjin-tjin Fenix Tjendra. Edisi Kedua. © 2004 Digitized by USU digital library 15 . (1993). and Campbell. R. (1993). dan Rekayasa).-Tugas Akuntan Manajemen. Controllership .A. Manfaat. Edisi Ketiga.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->