P. 1
Seleksi Alam

Seleksi Alam

|Views: 296|Likes:

More info:

Published by: galiss-odri-auliaa-5330 on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2014

pdf

text

original

Seleksi alam

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Seleksi alam dan Kebugaran (biologi)

Seleksi alam populasi berwarna kulit gelap. Seleksi alam adalah proses di mana mutasi genetika yang meningkatkan keberlangsungan dan reproduksi suatu organisme menjadi (dan tetap) lebih umum dari generasi yang satu ke genarasi yang lain pada sebuah populasi. Ia sering disebut sebagai mekanisme yang "terbukti sendiri" karena:
  

Variasi terwariskan terdapat dalam populasi organisme. Organisme menghasilkan keturunan lebih dari yang dapat bertahan hidup Keturunan-keturunan ini bervariasi dalam kemampuannya bertahan hidup dan bereproduksi.

Kondisi-kondisi ini menghasilkan kompetisi antar organisme untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Oleh sebab itu, organisme dengan sifat-sifat yang lebih menguntungkan akan lebih berkemungkinan mewariskan sifatnya, sedangkan yang tidak menguntungkan cenderung tidak akan diwariskan ke generasi selanjutnya. Konsep pusat seleksi alam adalah kebugaran evolusi organisme. Kebugaran evolusi mengukur kontribusi genetika organisme pada generasi selanjutnya. Namun, ini tidaklah sama dengan jumlah total keturunan, melainkan kebugaran mengukur proporsi generasi tersebut untuk membawa gen sebuah organisme.[86] Karena itu, jika sebuah alel meningkatkan kebugaran lebih daripada alel-alel lainnya, maka pada tiap generasi, alel tersebut menjadi lebih umum dalam populasi. Contoh-contoh sifat yang dapat meningkatkan kebugaran adalah peningkatan keberlangsungan hidup dan fekunditas. Sebaliknya, kebugaran yang lebih rendah yang disebabkan oleh alel yang kurang menguntungkan atau merugikan mengakibatkan alel ini menjadi lebih langka.[2] Adalah penting untuk diperhatikan bahwa kebugaran sebuah alel bukanlah karakteristik yang tetap. Jika lingkungan berubah, sifat-sifat yang sebelumnya bersifat

seperti seleksi kelompok. Kasus khusus seleksi alam adalah seleksi seksual. dan sering mengakibatkan dua nilai yang berbeda menjadi lebih umum (dengan menyeleksi keluar nilai rata-rata).[96] Dua inti pokok dari teori darwin : 1. dapat dikategorikan menjadi tiga jenis. Namun karena limbah jelaga industri di inggris yang semakin banyak dan mengotori pepohonan sehingga pohon menjadi gelap yang akhirnya menjadi lebih adaptif untuk .netral atau merugikan bisa menjadi menguntungkan dan yang sebelumnya menguntungkan bisa menjadi merugikan. merupakan seleksi nilai ekstrem. gen yang disebut transposon berusaha menkopi dirinya di seluruh genom. sehingga individu yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut akan terus hidup dan beranak pinak.[89] Sifat-sifat yang berevolusi melalui seleksi seksual utamanya terdapat pada pejantan beberapa spesies hewan. kelompok organisme. Awal mulanya lingkungan inggris yang bersih sangat baik untuk adaptasi kupukupu yang bersayap cerah. yaitu seleksi terhadap nilai-nilai ektrem. dengan seleksi alam diajukan bekerja pada tingkat gen. Walaupun sifat ini dapat menurunkan keberlangsungan hidup individu jantan tersebut (misalnya pada tanduk rusa yang besar dan warna yang cerah dapat menarik predator). Yang pertama adalah seleksi berarah (directional selection). sel. 2. menyebabkan penurunan variasi di sekitar nilai rata-rata. yaitu yang bersayap terang cerah dengan yang bersapap gelap.[94] Di bawah tingkat individu. Seleksi alam dalam sebuah populasi untuk sebuah sifat yang nilainya bervariasi. Ketiga. Contoh peristiwa seleksi alam adalah pada kupu-kupu biston betularia di inggris. tiada yang eksklusif. misalnya tinggi badan.[90] Ketidakuntungan keberlangsungan hidup ini diseimbangkan oleh keberhasilan reproduksi yang lebih tinggi pada penjantan. Evolusi terjadi karena adanya proses seleksi alam (natural selections) Pengertian dan arti definisi seleksi alam adalah seleksi yang terjadi pada individu-individu yang hidup di alam. dapat mengijinkan evolusi ko-operasi.[1]. sedangkan organisme dengan tinggi menengah tidak. dan bahkan spesies.[88] Hal ini dapat menyebabkan organisme secara pelahan memiliki tinggi badan yang sama.[87] Kedua. Kupu-kupu biston betularia terdapat dua jenis.[92][93] Dari model-model ini. seleksi pemutus (disruptive selection). dan seleksi dapat bekerja pada beberapa tingkatan secara serentak. seleksi pemantap (stabilizing selection). organisme individu. sedangkan yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan alam lingkungan sekitarnya akan musnah dan hilang dimakan waktu.[91] Bidang riset yang aktif dalam bidang biologi evolusi pada saat ini adalah satuan seleksi. misalnya organisme cenderung menjadi lebih tinggi.[95] Seleksi pada tingkat di atas individu. yang merupakan geseran nilai rata-rata sifat dalam selang waktu tertentu. Spesies yang hidup di masa sekarang berasal dari makhluk hidup yang berasal dari masa lampau. Hal ini terjadi apabila baik organisme yang pendek ataupun panjang menguntungkan. yang merupakan seleksi untuk sifat-sifat yang meningkatkan keberhasilan perkawinan d engan meningkatkan daya tarik suatu organisme.

udara di Inggris masih bebas dari asap industri. sedangkan darwin pada seleksi alam. jumlah ngengat biston betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. . Persamaan teori lamack dengan tori darwin adalah evolisi sama-sama terjadi karena pengaruh faktor lingkungan. di mana lamarck disebabkan oleh kuantitas penggunaan organ tubuh. Namun setelah terjadinya revolusi industri. udara di Inggris menjadi gelap oleh asap dan debu industri. • Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. sehingga populasi ngengat biston betularia putih menurun karena tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan. Hasilnya perkembangan kupu2 bersayap gelap meningkat tajam dan sayap cerah berkurang drastis.kupu-kupu yang bersapap gelap daripada yang terang. sehingga populasi ngengat biston betularia hitam menurun karena tidak dapat beradaptsi dengan lingkungannya. Sedangkan perbedaannya adalah pada yang menyebabkan perubahan makhluk hidup. Pada saat sebelum terjadinya revolusi di Inggris. Ini terjadi karena ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. namun setelah revolusi industri. akibatnya mudah ditangkap oleh pemangsanya. Ngengat biston betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat biston betularia hitam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->