Orde Lama

Dasar Hukum: KUHP (awal), UU 24 tahun 1960 Antara 1951 - 1956 isu korupsi mulai diangkat oleh koran lokal seperti Indonesia Raya yang dipandu Mochtar Lubis dan Rosihan Anwar. Pemberitaan dugaan korupsi Ruslan Abdulgani menyebabkan koran tersebut kemudian di bredel. Kasus 14 Agustus 1956 ini adalah peristiwa kegagalan pemberantasan korupsi yang pertama di Indonesia, dimana atas intervensi PM Ali Sastroamidjoyo, Ruslan Abdulgani, sang menteri luar negeri, gagal ditangkap oleh Polisi Militer. Sebelumnya Lie Hok Thay mengaku memberikan satu setengah juta rupiah kepada Ruslan Abdulgani, yang diperoleh dari ongkos cetak kartu suara pemilu. Dalam kasus tersebut mantan Menteri Penerangan kabinet Burhanuddin Harahap (kabinet sebelumnya), Syamsudin Sutan Makmur, dan Direktur Percetakan Negara, Pieter de Queljoe berhasil ditangkap. Mochtar Lubis dan Rosihan Anwar justru kemudian dipenjara tahun 1961 karena dianggap sebagai lawan politik Sukarno. Nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan asing di Indonesia tahun 1958 dipandang sebagai titik awal berkembangnya korupsi di Indonesia. Upaya Jenderal AH Nasution mencegah kekacauan dengan menempatkan perusahaan-perusahaan hasil nasionalisasi di bawah Penguasa Darurat Militer justru melahirkan korupsi di tubuh TNI. Jenderal Nasution sempat memimpin tim pemberantasan korupsi pada masa ini, namun kurang berhasil. Pertamina adalah suatu organisasi yang merupakan lahan korupsi paling subur. Kolonel Soeharto, panglima Diponegoro saat itu, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi gula, diperiksa oleh Mayjen Suprapto, S Parman, MT Haryono, dan Sutoyo dari Markas Besar Angkatan Darat. Sebagai hasilnya, jabatan panglima Diponegoro diganti oleh Letkol Pranoto, Kepala Staffnya. Proses hukum Suharto saat itu dihentikan oleh Mayjen Gatot Subroto, yang kemudian mengirim Suharto ke Seskoad di Bandung. Kasus ini membuat DI Panjaitan menolak pencalonan Suharto menjadi ketua Senat Seskoad

Komisi Pemberantasan Korupsi, atau disingkat menjadi KPK, adalah komisi di Indonesia yang dibentuk pada tahun 2003 untuk mengatasi, menanggulangi dan memberantas korupsi di Indonesia. Komisi ini didirikan berdasarkan kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada periode 2006-2011 KPK dipimpin bersama oleh 4 orang wakil ketuanya, yakni Chandra Marta Hamzah, Bibit Samad Rianto, Mochammad Jasin, dan Hayono Umar, setelah Perpu Plt. KPK ditolak oleh DPR. Pada 25 November 2010, M. Busyro Muqoddas terpilih menjadi ketua KPK setelah melalui proses pemungutan suara oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Dilanjutkan lagi oleh Abraham Samad sejak 2011.

PERMASALAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA DI LIHAT DARI SOSIOLOGI HUKUM A. PENDAHULUAN Korupsi adalah suatu perbuatan yang sudah lama dikenal di dunia dan di Indonesia. Syed H. Alatas yang pernah meneliti korupsi sejak Perang Dunia Kedua menyebutkan, esensi korupsi adalah melalui penipuan dalam situasi yang mengkhianati kepercayaan. Beliau membagi korupsi ke dalam tujuh macam, yaitu korupsi transaksi, memeras, investif, perkerabatan, defensif, otogenik dan dukungan. Indonesia berusaha untuk memberantas korupsi sejak 1950-an dengan mendirikan berbagai lembaga pemberantas korupsi, terakhir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) suatu “ superbody ” dengan kewenangan istimewa. Peraturan perundang-undangan merupakan wujud dari politik hukum institusi Negara dirancang dan disahkan sebagai undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi. Secara parsial, dapat disimpulkan pemerintah dan bangsa Indonesia serius melawan dan memberantas tindak pidana korupsi di negeri ini. Tebang pilih, Begitu kira-kira pendapat beberapa praktisi dan pengamat hukum terhadap gerak pemerintah dalam menangani kasus korupsi akhir-akhir ini.

B. PERMASALAHAN Penyebab dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia di Lihat dari aspek Sosiologi Hukum? C. PEMBAHASAN Penyebab Korupsi di Indonesia: 1. Tanggungjawab profesi, moral dan sosial yg rendah; 2. Sanksi yg lemah dan penerapan hukum yg tidak konsisten dari institusi penegak hukum, institusi pemeriksa/pengawas yg tidak bersih/independen; 3. Rendahnya disiplin/kepatuhan terhadap Undang-undang dan Peraturan; 4. Kehidupan yg konsumtif, boros dan serakah (untuk memperkaya diri); 5. Lemahnya pengawasan berjenjang (internal) dalam pelaksanaan tugas; 6. Hilangnya rasa malu ber KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme); 7. Wewenang yg besar tidak diikuti evaluasi laporan kinerja; 8. Kesempatan korupsi yg terbuka; 9. Budaya memberi upeti/tips;

Percepatan pemberlakuan ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK". baik memberi maupun menerima. Realitas disekitar kita. termasuk tindak korupsi. 12. Lemahnya penghayatan Pancasila dan pengalaman agama. yang di cap sekolah Favorit malah kita sendiri yang menyediakan uang ekstra agar anak kita dapat diterima. dan tidak menyalahi aturan. Contoh paling sederhana di masyarakat kita adalah bila seseorang ingin membuat KTP dalam waktu satu hari langsung jadi padahal ketentuanya satu minggu. Suap dianggap sebagai bentuk primitif dan induk korupsi. Suap adalah awal lahirnya budaya koruptif dalam skala luas yang terjadi saat ini. konsisten dengan sanksi berat kepada pelaku korupsi.10. Suap terjadi hampir di semua aspek kehidupan dan dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat.tetapi ketika hendak diambil. Penghasilan yg rendah dibandingkan dgn kebutuhan hidup yg layak. Pengaruh lingkungan sosial. kita kalau sudah berita diteken dimedia silahkan ketika ambil musim mendenga pendaftaran anak sekolah SD. . maka jangan ditanya kalau RT\RW diminta. SMP.terangan mengatakan ini adalah suap hanya “membantu”. SMU. UPAYA MEMBERANTAS KORUPSI: 1. 3. program pengaspalan jalan oleh pemerintah berupa pemberian aspal gratis yang harus diambil oleh RT/RW ke kantor setempat. Penegakan hukum yg tegas dan konsisten dengan sanksi berat kepada pelaku korupsi (hukuman mati). “. tidak Selain dapat itu aspal sering gratis. Dari contoh dan realitas diatas suap memakai bahasa lain yang bukan terang. seseorang yang akan membuat KTP itu memberikan uang tambahan/tips kepada pegawai kecamatan agar KTP itu jadinya satu hari. 11. Banyak yang belum memahami bahwa suap. lumrah. Meningkatkan komitmen. sedangkan pemberantasan korupsi dilakukan dengan cara Masyarakat masih menganggap suap sebagai hal yang wajar. 2. Sebenarnya membantu ini adalah hal yang lumrah tapi disalah gunakan demi kepentingan yang lain dan akhirnya justru disalahgunakan demi keuntungan pribadi dan saling menguntungkan antara pemberi dan penerima. Untuk mengisi blanko kuetansi kosong dengan pesan :” kalau tidak bersedia mengisi aspalnya ya.

Korupsi bisa di lihat sebagai sebuah kebudayaan jika kebudayaan memiliki diartikan sebagai sebuah tingkah laku yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. PENUTUP 1. Nilai kebahagiaan yang . Meningkatkan transparansi. Mengembangkan budaya kerja/tertib/malu melakukan KKN. Namun perbedaan pendapat ini didasarkan pada pemahaman kebudayaan yang berbeda-beda pula. pelaksanaan.4. 7. dan penuntutan tindak pidana korupsi. transparansi. Namun secara filosofis. D. 2. Menyempurnakan sistem ketatalaksanaan meliputi: perumusan kebijakan (agar tidak terjadi penyalahgunaan kebijakan). 5. mengkoordinasikan penyelidikan. 6. 4. menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi. 3. akuntabilitas dan pelayanan prima. meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait. sebuah kebiasaan yang terus terpelihara dalam masyarakat baik secara pribadi maupun kelompok yang besar seperti seperti bangsa Indonesia. Ada pihak yang mengatakan bahwa tindakan korupsi merupakan sebuah budaya dan ada juga yang menentang hal ini. meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi. mempertegas tugas dan fungsi yg diemban oleh setiap instansi. 5. perencanaan penganggaran. 6. Berani menindak pelaku korupsi yang melarikan diri ke negara lain. memperjelas. Wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi: 1. korupsi di satu pihak bukanlah sebuah kebudayaan sebab korupsi sungguh bertentangan dengan nilai dan unsur kebudayaan itu sendiri dan di pihak lain korupsi dapat dikatakan sebuah kebudayaan jika meneliti motif dari korupsi itu sendiri. KESIMPULAN Pernyataan korupsi sebagai sebuah kebudayaan tetap menjadi sebuah pernyataan yang melahirkan dua pandangan yang berbeda. pelaporan dan evaluasi pertanggungjawaban kinerja serta KUALITAS PELAYANAN MASYARAKAT. Menata kembali organisasi. penyidikan. 8. Memperbaiki manajemen kepegawaian. melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.

demikian terang Faisal Basri ketika didapuk sebagai keynote speaker dalam diskusi dengan tajuk Masa Depan Pemberantasan Korupsi di Indonesia yang digelar dalam rangka memperingati hari anti korupsi oleh Insight Institute (eksponen Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah) di Aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta. mahasiswa menempati posisi yang penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. dari 3 tahun sekarang tinggal 1. SARAN Dengan kekuatan yang dimilikinya berupa semangat dalam menyuarakan dan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran serta keberanian dalam menentang segala bentuk ketidak adilan. Sedangkan di sisi yang lain. berbeda pada rezim otoriter ketika Soeharto masih bercokol sehingga bersifat sentralistik. ” diskusi kali ini dimaksudkan selain memperingati hari anti korupsi. melainkan kejahatan luar biasa. ”hukuman bagi koruptor malah makin ringan. Hanya saja. di satu sisi. JumÂ’at. mahasiswa mampu mendorong dan menggerakkan masyarakat untuk bertindak atas ketidakadilan sistem termasuk didalamnya tindakan penyelewengan jabatan dan korupsi. terangnya. mahasiswa merupakan faktor penekan bagi penegakan hukum bagi pelaku korupsi serta pengawal bagi terciptanya kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak. menjelaskan secara gamblang modus operandi korupsi yang terjadi di tanah air. 9 Desember 2011.” ujarnya yang juga fungsionaris Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. dalam sambutanya. Karena itu. Karena itu. sehingga korupsi makin menggurita. mengatakan. 2.merupakan hal yang mendasar dari manusia itu sendiri merupakan motif di balik tindakan korupsi itu. Korupsi adalah masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia. korupsi adalah masalah besar yang dihadapi republik ini. Korupsi dijaman reformasi kian terdesentralisasi.9 tahun. Dalam pemaparanya. korupsi bukan lagi dipandang sebagai kejahatan biasa. Direktur Ekskutif Insight Institute. orang makin malas membicarakan korupsi karena hampir setiap saat terjadi korupsi. Patron memegang . juga bertujuan menjaga ingatan publik sehingga korupsi terus menjadi musuh bersama. Abrar Azis. menggunakan sistem etik dan bercorak patron-client sehingga relasinya bersifat asimetris. Ironisnya. dan harapanya bisa berdampak pada pemberantasan korupsi yang kian masif. Kekuatan tersebut bagaikan pisau yang bermata dua. Model sentralistik. Ia menduga orang mengalami kejenuhan. Faisal Basri yang juga merupakan peraih penghargaan Pejuang Anti Korupsi ini.

Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah agar bergaul dengan orang bersih. pada era Orde Baru.35 Bandung.ac. Faisal yang juga bakal calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen ini. Hanya saja. tapi juga karena kasusnya yang tidak diusut tuntas. dalam setiap partai politik dipastikan terdapat faksi politik sehingga hasil korupsi harus dibagi rata. Jln. 9/12] Pemberantasan korupsi hingga akhir tahun 2010 ini dinilai belum optimal. tanpa ada tindakan yang jelas dan tegas. tapi bisa mencakup ke berbagai segi kehidupan masyarakat. Karena itu. Mafia-mafia korupsi yang tertangkap masih dapat melenggang bebas. Kampus Unpad.(Arif Nurul Imam) Unpad. sehingga yang tak kecipratan praktis akan teriak. ujar dia. Rabu (8/12). bukan hanya karena “hadiah” grasi dari pemerintah. “Kejahatan koruptor itu luar biasa.id. optimisme memberantas korupsi ditanah air masih ada. sedang client butuh proteksi penguasa.kekuasaan. Sementara itu. korupsi harus disimpan rapat-rapat. korupsi hanya terjadi pada lingkaran inti kekuasaan. . Apalagi terdapat aturan yang mewajibkan semua pejabat menyerahkan laporan harta kekayaan yang meliputi pendapatan. tak ada partai politik mayoritas ditengah struktur pasar politik yang oligopolistik. juga menyarankan eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah. ia mengusulkan agar diberlakukan pembuktian terbalik dalam mempermudah upaya pemberantasan korupsi. Dipati Ukur No. Sementara disaat era demokratis seperti sekarang. disaksikan moderator dan pembicara lainnya.” ujar Emerson. Pemberantasan korupsi hanyalah komitmen lisan dari pemerintah. Sigid Suseno (kanan). lanjutnya. politisi sebagian besar berwatak tamak kekuasan dan gila harta. Namun karena berwatak tamak. (Foto: Tedi Yusup) Hal tersebut disampaikan Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW). Korbannya tidak satu atau dua orang. Emerson Yuntho. kata Faisal. seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. karena akan terjaga bersihnya. Karena itulah. Hal ini terjadi karena adanya inkonsistensi terhadap pemberantasan korupsi. tak punya tempat di Indonesia. Itu sebabnya. Diskusi yang bertema “Refleksi Akhir Tahun 2010 tentang Pemberantasan Korupsi” ini digelar untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada hari ini (9/12). sambungnya. pengeluaran dan daftar kekayaan. Emerson Yuntho saat memaparkan materinya tentang pemberantasan korupsi di Indonesia. Jangan sampai bergaul dengan orang-orang kotor karena potensial ketularan menjadi kotor. Korupsi. Untuk mempercepat. saat menjadi pembicara dalam Diskusi Publik BEM Fakultas Hukum Unpad di Auditorium Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja. maka kemungkinan semacam itu hampir mustahil.

tapi mereka masih memiliki tabungan yang banyak. Berbagai reaksi telah muncul untuk memberantasnya baik dari masyarakat maupun pemerintah. Sudah tidak terhitung telah banyak pejabat negara dan wakil rakyat yang merasakan getirnya hidup di hotel prodeo. (i) Operasi Militer di tahun 1957. Pembicara lain. . “Yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah menerapkan kebijakan dari segi hukum dan non hukum. selain KPK yang terbentuk di tahun 2003. Strategi pemerintah dinilai tidak fokus. Peradilan bagi para koruptor juga tidak menimbulkan efek jera. mengungkapkan korupsi merupakan kegiatan busuk yang telah dilakukan sejak orde lama. “KPK juga tidak kelihatan road map-nya. Pada tahun 2011. Tapi di Indonesia. Berbagai upaya represif dilakukan terhadap para pejabat publik atau penyelenggara negara yang terbukti melakukan korupsi. Sigid Suseno.0. terdapat 6 lembaga pemberantasan korupsi yang sudah dibentuk di negara ini yakni. (v) dibentuknya Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TKPTPK) pada tahun 1999. Sigid pun mengungkapkan bahwa tindak korupsi merupakan pencerminan dari masyarakat. Berdasarkan sejarah.” ujarnya. Mulai dari munculnya aksi gerakan anti korupsi hingga diberlakukannya Undang-undang baru. (eh)* Pemberantasan korupsi di Indonesia telah berjalan cukup lama. Tindak korupsi di negara-negara maju walaupun ada. dan (vi) tahun 2005 dibentuk Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor). Dari segi non hukum yaitu kebijakan sosial dari pemerintah. (iv) tahun 1987 dengan Tim Optimalisasi Penerimaan Negara dari sektor pajak.Emerson pun mengungkapkan bahwa tindak pemberantasan korupsi dari pemerintah hanya sebatas pencitraan. dosen FH Unpad.” ungkapnya. Kasus Gayus Tambunan dapat dijadikan contoh bahwa mafia pajak masih belum tersentuh oleh hukum. Country rank Year CPI Score Indonesia baru sebesar 3. Salah satu hal menurut Sigid yang membuat tindak korupsi marak terjadi di Indonesia adalah karena kurangnya pendidikan moral dan mental di masyarakat. Indeks ini merefleksikan pandangan pelaku bisnis dan pengamat dari seluruh dunia termasuk para ahli yang menjadi penduduk pada negara yang dievaluasi. bukan manusia. karena hal ini hanya akan mengobati gejalanya saja. aksi korupsi tidak juga hilang. Namun hingga kini. tanpa ada arah dan suatu tujuan yang jelas. (ii) Tim Pemberantasan Korupsi di tahun 1967. tapi terbilang sedikit. yang pro pada rakyat dan meningkatkan kesejahteraan. tindak korupsi`sudah jadi bagian sosial kemasyarakatan. bukan penyebabnya. Pemberantasan korupsi dengan hukum pidana bukanlah satu-satunya cara.” jelas Sigid. (iii) Operasi Tertib pada tahun 1977. “Di Indonesia. pembangunan yang ditonjolkan hanya fisik. Mereka hanya dicopot dari jabatannya. Country rank Year CPI Score mengurutkan negara-negara dalam derajat korupsi tertentu yang terjadi pada para petugas publik dan politikus. Korupsi ada karena manusianya tidak dibangun.

elit ekonomi. denda 200 juta. khususnya dalam kasus MN dapat kita lihat dari rendahnya tuntutan jaksa. sebagaimana yang santer disuarakan para penggiat anti korupsi merupakan vonis yang mengikuti vonis-vonis sebelumnya yang dijatuhkan kepada para terdakwa kasus korupsi. Reimon Aron seorang sosiolog berpendapat bahwa korupsi dapat mengundang gejolak revolusi. elit birokrasi bukan hanya karena kasus itu merupakan kasus yang rumit. merupakan hal-hal yang jamak kita lihat. subsider empat bulan kurungan penjara. Negara dibuat cukup repot karena ulahnya yang melarikan diri. Bahwa kasus korupsi itu merupakan kasus besar. Simanjuntak. yang menjerat tersangka korupsi. atau produkproduk perundang-undangan yang dihasilkan hanya menguntungkan elit politik. Ironisme pemberantasan korupsi di Indonesia. Lihatlah bagaimana besarnya energi negara yang terkuras ketika harus memproses MN secara hukum. alat yang ampuh untuk mengkreditkan suatu bangsa. dimana jaksa yang menangani kasus ini menuntut MN tujuh tahun penjara. Nunun Nurbaeti. Kemudian kebijakan-kebijakan yang diambil. dan pengalamannya dapat mematahkan tuduhan. Korupsi sudah jelas berakibat buruk terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Vonis yang dijatuhkan kepada kebanyakan para pelaku kasus korupsi di Indonesia terbilang ringan jika dibandingkan dengan akibat perbuatannya. Berbelit-belit dan rumitnya pengungkapkan kasus korupsi yang melibatkan elit politik. dan birokrasi secara maksimal.. Bila dilihat dari sisi agama. Kemudian korupsi juga menghambat akses masyarakat mendapatkan layanan kesehatan. Bukanlah tidak mungkin penyaluran akan timbul apabila penguasa tidak secepatnya menyelesaikan masalah korupsi.. sehingga dalam penyelesaiannya membutuhkan waktu dan proses penyelidikan secara mendalam. Muara dari semua ini adalah sirnanya harapan menuju cita-cita kehidupan masyarakat yang adil dan makmur. hal itu karena korupsi yan terjadi di bidang hukum menyebabkan lemahnya penegakan hukum. korupsi sangat merugikan rakyat secara masif. Dengan kata lain vonis yang dijatuhkan hakim kepada MN hanya mengikuti jejak hakim lain yang terlebih dahulu telah menjatuhkan vonis kepada pelaku korupsi. Dari sisi kehidupan bernegara. meski tidak serta merta membebaskan para pelaku korupsi namun pembelaan itu telah mempengaruhi vonis hakim. Tanggal 20 April 2012 Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 4 tahun sepuluh bulan penjara. (B. faktor pelaku korupsi itu juga merupakan kendala dalam pengungkapan kasus ini. 1981: 310).Potret Buram Pemberantasan Korupsi di Indonesia Oleh : Samsuddin. pendidikan. elit birokrasi. perlawanan secara hukum maupun politis. korupsi juga berpengaruh terhadap eskalasi tindakan kejahatan. padahal jaksa menilai MN terbukti melanggar pasal 12 UU Tindak Pidana Korupsi di . tidak ada agama yang membenarkan perbuatan tersebut. sangat jelas. sejarah juga telah membuktikan negara yang telah dikuasai oleh koruptor maka negara tersebut sedang menuju kehancuran. Vonis yang dijatuhkan kepada MN. Lalu setelah MN tertangkap dan diproses secara hukum dengan serta merta ia mendapatkan perlindungan hukum dari para pengacara yang dengan kemampuan.H. kepada terdakwa kasus korupsi wisma atlit SEA GAMES 2011 Muhammad Nazaruddin. alasan berobat. S. usaha pelarian diri seperti yang dilakukan MN. Sehingga vonis hakim jadi lebih ringan. pasal. yang menyebabkan lamban dan sulitnya pengungkapan kasus korupsi di Indonesia.

Uang sebesar ini masih harus dikurang lagi biaya yang dikeluarkannya untuk menyewa pengacara atau berobat. padahal hukuman maksimal yang tertera dalam pasal tersebut adalah lima tahun penjara. subsider. mereka masih tetap dapat hidup sejahtera secara ekonomi. dan tak sebanding dengan kesalahan dan kerugian yang disebabkannya merupakan anti klimaks atau potret buram pemberantasan korupsi di Indonesia karena meski para pelaku tindak pidana korupsi menjalani hukuman dan membayar denda.000.00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.6M ini dikurang biaya denda yang wajib dikeluarkan MN maka sisa uang yang masih dimiliki MN berkisar 4. berikut bunyi pasal 11: dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50. namun hakim tidak menjatuhkan vonis maksimal karena ternyata MN divonis jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa dan lebih ringan dari tuntutan maksimal yang ada di dalam pasal 11. atau penjara maksimal selama 20 tahun. Sementara itu uang suap yang dicurigai telah diterimanya adalah sebesar 4. mereka tetap bisa mendapatkan fasilitas yang berbeda. Duta Graha Indah (DGH) sebesar 4.Indonesia (UU No. karena mereka dengan kekayaan yang ada. berikut bunyi pasal 12 dengan tidak menyertakan uraian dari huruf a-i: dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200. Katakanlah 4.000. Karena meski mereka telah menjalani hukuman itu.4M. ada pembedaan yang sangat kentara antara mereka dengan tahanan biasa. 000.6M. Begitu juga dengan vonis yang dijatuhkan hakim. Dalam kasus MN misalnya. atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya. dan dalam persidangan ia di vonis 4 tahun 10 bulan denda 200 juta.000. Tidak Membuat Jera Vonis untuk MN yang begitu ringan.6M. dan biaya menyewa para pengacara kondang. 000. namun tetap saja itu tidak cukup membuat mereka jera.00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 250. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi). maka kita bulatkan saja sisa uang yang ada ditangannya MN masih berkisar 4M. empat bulan penjara. bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya. Hakim sendiri menilai bahwa MN melanggar pasal 11. dan denda maksimal 250 juta. lihat saja bagaimana ketika mereka sedang menjalani hukuman di penjara. dan substansi dalam pasal tersebut memungkinkan seorang pelaku korupsi dijatuhi hukuman maksimal yaitu hukuman mati. dengan sejumlah uang sebesar ini MN masih terbilang sebagai orang kaya. dipastikan tak ada yang berkurang dari mereka. Dan nanti setelah mereka keluar.000. Justru vonis yang dijatuhkan hakim jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa. dapat kita asumsikan berapa kekayaan MN (sisa uang hasil korupsinya). baik karena hasil asli mata pencarian mereka maupun kekayaan yang didapat dari sisa hasil korupsi setelah dipotong denda. MN di dakwa menerima suap dari PT. apalagi jika uang itu dikalkulasikan dengan harta dari hasil diluar korupsi.00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga. 31 Tahun 1999 Jo UU No.000. . 000.000.00 (satu miliar rupiah).

tetapi pada kenyataanya korupsi dilakukan oleh orang-orang yang beragama. ini tentu saja tugas para ahli pendidikan untuk merumuskanya. perlu dipertimbangkan lagi untuk menambah jam pejaran agama di sekolah-sekolah dari mulai sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Apakah ini berarti pelaku korupsi yang beragama islam tidak pernah melakukan sholat? Tentu tidak juga demikian. yaitu orang-orang yang lalai dalam sholatnya” Di dalam alquran surat yang lain juga ada ayat yang mensiratkan bahwa Jika sholat dilakukan dengan benar dan sungguh-sungguh mengaplikasikan bacaan dan doa-doa yang terkandung dalam sholat. Nah karena hari ini hari jumaat saya akan mencoba menghubungkanya dengan sholat. Seperti kita ketahui porsi pelajaran agama di sekolah-sekolah umum sangat kecil.analisadaily. dan itu adalah tanggung jawab pemerintah dalam bidang pendidikan. KarenanyaJika kita tidak menjalankan sholat dengan benar(Lalai) kemungkinan besar kita tidak akan menjalankan ajaran agama dengan benar. Karena dalam alqurana surat Al-Maun ada ayat yang berbunyi :Artinya: “Celakalah orang-orang yang mengerjakan sholat. Dengan kata lain hukuman untuk para koruptor tidak memberikan efek jera. Kurikulum pelajaran agamapun mungkin harus dirubah untuk lebih mengarahkan siswa pada aplikasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. atau sudah pernah korupsi. atau bahkan sudah sering korupsi. tentu realita ini jauh dari harapan untuk memberikan pelajaran kepada orangorang yang belum pernah melakukan korupsi. namun memiliki kesempatan untuk melakukan korupsi.Dengan demikian MN dan para pelaku korupsi yang telah divonis setelah keluar dari penjara tetap memiliki masa depan yang cerah. Inilah potret buram pemberantasan korupsi di Indonesia. maka orang yang mengerjakan sholat akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar (Q.com/news/read/2012/05/11/50126/potret_buram_pemberantasan_korupsi_d i_indonesia Di tulisan saya terdahulu ada kalimat “korupsi hanya akan berkurang jika kita semua menjalankan ajaran agama dengan benar” Saya yakin tidak ada agama yang menghalalkan korupsi. namun belum pernah ketahuan dan tertangkap . *** http://www. tidak memberikan shock therapy kepada orang lain. Lalu kalau para koruptor dan ia pernah dipenjara kemudian keluar dan kembali ke masyarakat tanpa ada kehilangan yang berarti dari sisi ekonomi dan prestisenya.s 29:45). akar permasalah korupsi adalah Karena para pelaku tidak mengamalkan ajaran agama dengan benar. . salahsatu perbuatan yang melanggar ajaran agama adalah KORUPSI. karenanya dapat disimpulkan bahwa pelaku korupsi tidak menjalankan ajaran agama dengan benar. agar semua orang mengaplikasikan ajaran agama dengan benar adalah harus ditingkatkan pengajaran agama dengan benar dari semenjak kecil. dimana vonis akhir kepada pelaku korupsi tidak memenuhi harapan publik dan selalu mengecewakan. Pemberantasan korupsi tidak akan selesai hanya dengan sanksi hukum. pemberantasan korupsi harus di mulai dari akar permasalahanya.

Dalam konteks ini. sekarang ini mestinya kita sudah memasuki agenda yang lebih jelas. Perintah shalat adalah asas peradaban Nabi yang akan menegakkan keadilan sesuai nilai-nilai ketuhanan dan . kolusi dan kecurangan. Bahkan lebih tegas lagi. tetapi malah mentolerir praktik-praktik korupsi? Adakah jalan keluar bagi upaya pemberantasan korupsi di tanah air? Apakah perspektif teologis shalat bisa digunakan sebagai landasan dalam upaya pemberantasan korupsi? Spirit pemberantasan korupsi Selama ini kita sering disibukkan dengan agenda untuk menformalisasikan Islam ke dalam institusi negara. Aparat penegak hukum sendiri juga terkesan tidak mempunyai political will dalam menjaring para koruptor. Yang inipun tentu saja perlu keteladananan. untuk hukum yang tegas sebagai shok terapi ini harus dilakukan oleh pemimpin tertinggi yaitu Presiden. Di manakah kredibilitas kita sebagai bangsa yang religius. kita serukan dalam bahasa agama kita “jihad melawan korupsi”. Para jaksa pun seperti “ustadz di kampung maling”. yang bentuknya sangat simbolik. Terbukti. Untuk memberantas korupsi dari akarnya harus dimulai dari hal yang paling kecil di dalam lingkungan yang paling kecil. Bahkan disinyalir. Pertanyaannya sudahkan Presiden kita memberi teladan tentang ketegasan ini? Jawabanya tentu kita sudah tahu semuanya bahwa Presiden tidak memberi teladan yang baik dalam pemberantasan korupsi. masih sebatas wacana. Seolah hilang satu tumbuh seribu. Dalam arti. Itulah peribahasa yang mungkin tepat menggambarkan fenomena praktik korupsi di Indonesia yang sudah menjangkit di mana-mana. jika bangsa kita yang dikenal sebagai bangsa religius (beragama) justru jadi ladang subur praktek-praktek korupsi. 15 Juni 2011). Rasanya malu kita menjadi warga negara Indonesia. hanya saja berbeda dengan yang pemberantasan dari akar masalah yang harus dimulai dari keluaraga. Pemberantasan korupsi yang digembar-gemborkan agaknya tidak membumi. berbagai kasus korupsi masih mendera bangsa ini.Selain di sekolah pelajaran agamapun harus selalu diajarkan oleh orang tua di rumah. bak jamur di musim hujan. Karena itulah. masyarakat kini semakin pesimistis bahkan sebagian menjadi permisif atau membiarkan korupsi kian merajalela (Kompas. Setelah yang kecil-kecil dilakukan baru di ikuti dengan shok theraphi yang bebentuk hukuman yang tegas dan berat. akan tetapi bagaimana kita mau mengajarkan ajaran agama dengan benar jika kita sebagai orang tua tidak memberi tauladan yang benar dalam melaksanakan ajaran agama. ibadah shalat melecutkan umat Islam membuka lembaran penegakan keadilan. yakni perang melawan korupsi. ibadah shalat dapat dijadikan spirit jihad pemberantasan korupsi. Kondisi memprihatinkan ini semakin menambah ke-tidakpercayaan rakyat kepada pemimpin pemerintahan yang tidak memberikan teladan dalam pemberantasan tindak korupsi.

Dalam firman Allah Surat Al Ankabut ayat 14 secara eksplisit menjelaskan hubungan antara shalat dan perilaku. Mari kta cermati sejenak. “Menurutku. Shalat menghadirkan teologi amar ma’ruf nahi munkar yang amat efektif sebagai legitimasi jihad menegakkan keadilan. Rutinitas shalat saja memang tidak cukup tanpa pemaknaan dan pemahaman yang mendalam . Ibadah shalat merupakan ajaran Ilahi yang telah diajarkan sejak dini pada umat Islam. maka kita akan menjadi orang yang rendah hati dan tidak sombong. kejahatan. Sesungguhnya shalat memiliki spirit ruhaniah yang dapat memberikan manfaat besar bagi kelangsungan kehidupan kita sebagai manusia. Ritual shalat yang dilakukan secara benar dan teratur tidak hanya berdampak bagi kesehatan. namun juga dapat membentuk karakter muslim yang baik. terkadang masih kita sia-siakan pemanfaatannya. jika kita terus melakukannya dan menghayatinya dengan benar. selain perang melawan bentuk kejahatan kemanusiaan lain. Begitu pentingnya sholat. ucapan dan fikiran secara khusuk yang tertuju kepada yang maha satu. ketepatan waktu atau bahkan dalam pengamalannya dalam kehidupan nyata. siapa yang terlalu menjaga dan memeliharanya berarti dia telah memelihara dirinya. Sang Khalik Allah SWT. dan pengrusakan lingkungan. seperti kemiskinan. perang suci melawan korupsi adalah satu-satunya perang paling legitimate untuk dikumandangkan umat dan bangsa ini. saat takbir kita mengangkat kedua tangan dan diikuti dengan membaca “Allahu Akbar”. Padahal usia kita makin hari makin bertambah. Dari sinilah kita akan dapat mengetahui hakekat shalat dengan mendalami dan memaknai setiap gerakan shalat yang kita lakukan. Khalifah Umar Ibnu Al Khatab mengirim pesannya. Dengan demikian. urusan kalian yang paling penting ialah shalat. Dan siapa yang mengabaikannya. yakni Shalat 5 Waktu. Shalat sebagai Spirit. Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan isra dan mi’raj menghasilkan poin penting. Namun boleh jadi belum ada peningkatan kualitas pengamalan shalat kita yang signifikan. yakni pencegahan perbuatan keji dan munkar. kebodohan. Shalat merupakan kombinasi fisik. maka urusan yang lain akan terabaikan”. Dalam gerakan dan bacaan shalat juga terkandung hikmah dan simbol spiritual yang dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Spirit lahirnya keadilan berbasis ketuhanan dan kemanusiaan menjadi tonggak keteladanan yang harus diserap dalam kesadaran umat dan bangsa.kemanusiaan. waktu yang kita pahami sebagai anugerah Allah untuk mengabdi kepada-Nya. pada saat itulah kita benar-benar terasa kecil dan sangat lemah dihadapan Allah. baik dari segi kualitas kekhusyukan. Maka hendaknya kita tidak hanya melakukan sholat secara ritual namun juga dalam konsep aktual. . sehingga mushalli (pelaku shalat) dapat benar-benar mencegah dirinya dari perbuatan keji dan munkar. ketidakadilan.

orang shalat kok masih korupsi.“Islam KTP”. . dengan melakukannya secara benar dan khusyuk. mulailah memperbaiki shalat kita. keteladanan dan tanggung jawab global (global responsibility) dalam melawan segala kebusukan korupsi yang menyengsarakan masyarakat mesti harus tetap disuarakan. Nurani kita yang akan menjawabnya. Semoga kita menjadi orang-orang yang istiqamah dalam shalat sampai akhir hayat. ada orang yang “selalu shalat. berapa banyak orang yang “melaksanakan shalat” namun masih lalai. tapi belum menemukan hakekat shalat itu sendiri”. Untuk itu. formal dalam identitas manusia tapi belum formal dalam penilaian Allah. Tanggung jawab global ini adalah bagaimana umat dan kaum agamawan melakukan aksi bersama sebagai “rezim” baru non-struktural yang menyuarakan prinsip-prinsip keadilan yang mampu mendorong terciptanya clear and good governance. seperti tidak ada apa-apa.Aplikasi shalat memang tidak hanya ritual spiritual saja. Ya sudahlah. tanggung jawab memberantas korupsi adalah tanggung jawab bersama. sudahkah shalat kita menjaga kita dan memberi solusi untuk kita?. shalatnya masih belum memberi solusi saat bimbang dan shalatnya tidak menjaganya saat kesusahan. Maka dari itu. berzina tapi tak merasa berdosa. Memang ironis kedengarannya. karena banyak orang Islam yang rutin melakukan shalat. shalatnya belum bisa menjaga dirinya dari perbuatan keji dan munkar. Sudah benarkah shalat kita?. itulah orang yang buta nuraninya. apa pun agama dan golongannya. berjudi makin menjadi. Akhirnya. Sudahkah shalat kita menjaga kita dari perbuatan korupsi dan maksiat lainnya?. namun korupsi jalan terus. dituntut membongkar hegemoni korupsi itu demi tegaknya komitmen stabilitas ekonomi dan sosial. sekarang kita evaluasi diri kita. perspektif teologis dalam shalat. disindir sana-sini masih saja buta. Spirit Shalat dalam peristiwa Isra Mi’raj menemukan momentum untuk menggugah umat dan bangsa Indonesia dalam menggugat hegemoni korupsi yang mendera. Mari kita renungkan. Semoga shalat yang kita lakukan mampu mencegah kita dari terjerumus dalam perbuatan keji dan munkar. Kita semua.

Kebijakan pencegahan juga telah diupayakan oleh pemerintah. 52/1970 tentang Pendaftaran Kekayaan Pribadi Pejabat Negara/Pegawai Negeri/ABRI. (iii) Operasi Tertib pada tahun 1977. Peningkatan transparansi dari penyelenggara negara telah menjadi perhatian pemerintah bahkan sejak tahun 1957. Prt/PM/06/1957 tentang Pemberantasan Korupsi. (ii) program . anak atau badan/institusi yang diurus oleh orang tersebut. Pemerintah Indonesia sejak tahun 1957 melalui Kepres No. Tidak berjalannya program-program pemberantasan korupsi di Indonesia selama ini lebih banyak dikarenakan. Dalam tugasnya KPKPN berhasil meletakkan landasan yang baik bagi mekanisme pelaporan kekayaan penyelenggara negara secara komprehensif. (i) dasar hukum untuk melaksanakan tugas dan fungsi dalam pemberantasan korupsi tidak kuat. (v) dibentuknya Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TKPTPK) pada tahun 1999. Sudah tidak terhitung telah berapa banyak pejabat negara yang merasakan getirnya hidup di hotel prodeo. selain KPK yang terbentuk di tahun 2003. 48/1957 Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Abdul Haris Nasution selaku penguasa militer menetapkan Peraturan Penguasa Militer No. (iv) tahun 1987 dengan Tim Optimalisasi Penerimaan Negara dari sektor pajak. didakwa atau sepatutnya disangka melakukan korupsi. termasuk harta benda suami. (ii) Tim Pemberantasan Korupsi di tahun 1967. Berbagai kebijakan dan lembaga pemberantasan yang telah ada tersebut ternyata tidak cukup membawa Indonesia menjadi negara yang bersih dari korupsi. terdapat 6 lembaga pemberantasan korupsi yang sudah dibentuk di negara ini yakni. Berdasarkan kondisi dimana Indonesia tetap dicap sebagai salah satu negara terkorup di dunia tentunya ada beberapa hal yang kurang tepat dalam pelaksanaan kebijakan atau pun kinerja dari lembaga pemberantasan korupsi tersebut. Di orde reformasi dengan adanya UU no. (i) Operasi Militer di tahun 1957. lahir Keppres No. Pada masa orde baru. bahkan nyaris setua umur Republik ini berdiri. dan (vi) tahun 2005 dibentuk Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor). Berbagai upaya represif dilakukan terhadap para pejabat publik atau penyelenggara negara yang terbukti melakukan korupsi. Salah satu aspek penting dalam peraturan tersebut adalah membentuk suatu unit kerja yang bertugas menilik harta benda setiap orang yang disangka. Berdasarkan sejarah. 28/1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih KKN dibentuklah Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN). istri.Sejarah Pemberantasan Korupsi Pemberantasan korupsi di Indonesia sebenarnya telah berjalan cukup lama.

Bea cukai. memperoleh indeks pada kisaran angka 2 dari tahun 2004 hingga tahun 2007. pajak (restitusi pajak. Dengan rentang nilai 0-10. korupsi oleh penegak hukum merupakan kasus korupsi di Indonesia yang harus ditangani lebih efektif. antara lain meliputi ijin-ijin usaha (ijin domisili. sehingga SDM yang ada pada lembaga tersebut tidak memiliki kompetensi yang cukup dalam melaksanakan tugas dalam pemberantasan korupsi. proses pengeluaran dan pemasukan barang di pelabuhan (bea cukai). Kekurangpahaman masyarakat terhadap tugas dan kewajiban pemberi layanan membuat mereka merasa berhutang budi sehinga mereka membalas layanan yang telah mereka terima dengan memberikan imbalan kepada pemberi layanan tersebut. (vii) lembaga dimaksud menjalankan tugas dengan benar hanya pada tahun pertama dan kedua. Hasil dari studi yang dilakukan TI ini sejalan dengan Studi Integritas yang dilakukan oleh Direktorat Litbang KPK di tahun 2007. pengadaan barang dan jasa secara nasional yang korup. money politic. sementara penindakan tindak pidana korupsi dilaksanakan secara sporadis. dan keimigrasian masih memperoleh nilai skor integritas yang rendah. program pendidikan dan pelatihan tidak dirancang untuk meningkatkan profesionalisme pegawai dalam bekerja. imigrasi.). dispensasi pajak). Semua informasi tersebut merupakan kondisi riil tentang luas dan kompleksnya korupsi di Indonesia yang membutuhkan Strategi Pemberantasan Korupsi yang Sistemik. pencegahan.pemberantasan korupsi tidak dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). sementara pemberi layanan memang memiliki kewajiban dan tugas untuk memberi layanan kepada mereka.45 sementara layanan pajak mempunyai skor yang sedikit lebih baik yakni 5. layanan ketenagakerjaan. tahun 2003 dengan lingkup tugas dan fungsi meliputi koordinasi. (iii) sebagian lembaga yang dibentuk tidak punya mandat atau tidak melakukan program pencegahan. penunjukkan langsung). ijin usaha. proses pembayaran termin proyek dari KPKN (Kantor Perbendaharaan Kas Negara). ijin bongkar muat barang. Strategi Pemberantasan Korupsi Kegagalan strategi pemberantasan korupsi di masa lalu adalah pelajaran bagi bangsa untuk menetapkan langkah ke depan strategi dalam pemberantasan korupsi. berusaha untuk tidak mengulang kegagalan lembaga-lembaga sebelumnya. Skor integritas unit layanan yang ada di Indonesia ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan di negara lain seperti Korea. Bahwa unit-unit layanan tersebut seperti Pajak. kejahatan korupsi yang melibatkan perbankan. karena secara umum sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia masih belum berorientasi sepenuhnya terhadap pelaksanaan prinsipprinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). sistem rekrutmennya tidak transparan. (vi) tidak didukung oleh sistem manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel. monitoring. Artinya mereka kurang memahami bahwa layanan yang mereka terima tersebut merupakan hak yang memang seharusnya mereka terima. penindakan. Di Korea. sehingga tidak menyurutkan pelaku korupsi lain dalam melakukan pelanggaran yang sama. IMB.96. layanan TKI di terminal 3 memiliki skor integritas yang rendah yakni 3. pungutan liar oleh polisi. Dua unsur tersebut harus diusahakan agar dapat berjalan seiring saling melengkapi yakni korupsi harus dipetakan secara seksama dan dicari akar permasalahannya kemudian dirumuskan . berdasarkan studi ini. supervisi. Attitude atau perilaku dalam menerima mau pun memberikan suap. pengadaan barang dan jasa pemerintah (proses tender. Berdasarkan studinya Transparansi Indonesia rendahnya IPK Indonesia disebabkan oleh adanya praktek korupsi dalam urusan layanan pada bidang bisnis. rata-rata skor integritas sudah berada di 7 dan telah banyak unit layanan yang memiliki nilai integritas di atas 8 bahkan sudah ada yang mencapai nilai 9. (iv) masyarakat mempunyai persepsi bahwa lembaga anti korupsi yang dibentuk berafiliasi kepada golongan/partai tertentu sehingga masyarakat tidak mempercayai keberhasilan lembaga tersebut dalam memberantas korupsi. Oleh karenanya tidak mengherankan bila Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia berdasarkan survey Transparansi Internasional. Sistem penggajian pegawai yang tidak memadai. penghitungan pajak. 30 tahun 2002. money laundering. tenaga kerja. berdasarkan Undang-Undang No. ijin ekspor. justru rendahnya kualitas layanan yang diterima publik selama ini menyebabkan tumbuhnya persepsi dalam masyarakat (pengguna layanan) bahwa pemberian imbalan merupakan hal yang wajar dalam proses pengurusan pelayanan. yaitu penindakan dan pencegahan. maka setelah itu menjadi lembaga pemberantas korupsi yang korup dan akhirnya dibubarkan. Ironisnya. Pemberantasan korupsi idealnya harus mengandung dua unsur. mekanisme pengeluaran anggaran yang tidak efisien dan pengawasan penggunaan anggaran yang lemah. (v) tidak mempunyai sistem sumber daya manusia yang baik. Pemberian imbalan saat pengurusan layanan dianggap sebagian besar responden dalam penelitian ini sebagai tanda terima kasih atas pelayanan yang diberikan. angkut barang. IPK hingga saat ini diyakini sebagai pendekatan yang sah untuk melihat tingkat korupsi di suatu negara. HGU. Fakta Korupsi di Indonesia Kondisi korupsi di Indonesia masuk dalam kategori kronis dari waktu ke waktu.

konsepsi pencegahannya. diperlukan jangka waktu yang panjang dan konsistensi dalam pelaksanaannya. Kota Yogyakarta. . partisipatif. Provinsi Gorontalo. Kabupaten Jembrana. Apabila pendekatan tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten. dengan mengucapkan sumpah untuk bekerja secara profesional dan secara moral rela mengundurkan diri bila di kemudian hari terbukti menyimpang dari ketentuan yang berlaku. Wujud kongkrit dari penerapan tata kelola pemerintahan yang baik tersebut berupa: 1. Untuk terciptanya pembentukan integritas bangsa yang bebas korupsi. Pembentukan integritas bangsa dapat dimulai dari pelaksanaan pendidikan anti korupsi dengan target semua usia mulai dari usia anak-anak hingga dewasa. Penolakan terhadap lingkungan dan perilaku yang koruptif ini hanya dapat muncul jika telah ada awareness. mengedepankan transparansi melalui pengumuman persyaratan. dan besarnya biaya pengurusan baik dalam lingkup perizinan maupun yang bukan perizinan serta waktu penyelesaian yang cepat dan batas waktu yang jelas. Sementara tidak pidana korupsi yang terus berlangsung harus dilakukan penegakan hukum secara konsisten. 2. dan partisipasi aktif dari masyarakat dengan mengacu kepada prinsip-prinsip yang transparan. administrasi. Kampanye dan Training For Trainers (TOT) dengan materi anti korupsi harus terus diupayakan. keuangan. efisien. Perbaikan sistem untuk lebih transparan dan accountable. Daerahdaerah yang secara sukarela membenahi sistem administrasinya. berdaya guna. hendaknya digali dari best practices yang telah dirancang dan diperkenalkan terlebih dahulu oleh beberapa pemerintah provinsi/kota/kabupaten di wilayah Indonesia. penerapan pakta integritas bagi seluruh pegawai. Kita menyadari bahwa pembentukan mental dan kepribadian seseorang dimulai sejak dini sehingga penyusunan kurikulum anti korupsi untuk dimasukkan dalam kurikulum sekolah formal di Indonesia mulai digalakkan. 4. dan responsif. perbaikan remunerasi. Upaya ini tentunya tidak mudah. salah satu kesimpulan yang bisa diambil adalah bahwa integritas bangsa Indonesia saat ini masih rendah. Kota Palangkaraya. antara lain adalah Kabupaten Solok.  Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang baik (Good Governance) Seiring dengan telah diberlakukannya sistem desentralisasi dalam pemerintahan Indonesia. maka diharapkan pemberantasan korupsi dapat diwujudkan dengan lebih efektif. akuntabel. pemberian tunjangan kinerja. dan beberapa daerah lainnya. kota Denpasar. memperkenalkan layanan satu atap satu pintu (one stop services) dengan menyederhanakan prosedur layanan. yakni pemberian uang tambahan yang didasarkan prestasi kerja bagi setiap individu pegawai. Bidang Pencegahan  Pembentukan Integritas Bangsa Mengingat begitu luas dan kompleksnya korupsi di Indonesia. Kampanye dan pendidikan antikorupsi penting namun hanya sebagian kecil telah dilakukan dalam rangka tumbuhnya awareness antikorupsi. akan terciptalah akulturasi yang menyatukan kesiapan sistem dan awareness antikorupsi di masyarakat. perbaikan pengawasan merupakan salah satu dari strategi yang harus dilakukan untuk menciptakan supply dalam pembentukan integritas bangsa. Jika supply dan demand telah siap. konsisten. pencairan anggaran dengan menyederhanakan jumlah meja yang dilalui dalam proses pengurusan pencairan anggaran. penerapan konsep dasar tata kelola pemerintahan yang baik. dan berhasil guna. Disadari bahwa kampanye dan pendidikan anti korupsi tidak semata-mata dapat menunjang keberhasilan pembentukan integritas bangsa. Yang dimaksud dengan demand di sini adalah penolakan terhadap lingkungan dan perilaku yang koruptif. Kabupaten Sragen. profesional agar pelanggaran serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dibutuhkan upaya untuk membentuk integritas bangsa. supply yang telah disiapkan segala program yang dilakukan pemerintah tidak akan bermanfaat banyak jika tidak ada demand dari masyarakat. Sumber dana yang dapat digunakan adalah melalui penghapusan semua honor dan memberlakukan pemberian satu honor menyeluruh kepada pegawai yang didasarkan pengukuran atas prestasi kerja. sistemik. Akulturasi merupakan jalan dari terciptanya pembentukan integritas bangsa yang bebas dari korupsi. penegakan hukum. 3. Lingkup perbaikan sistem administrasi yang mereka lakukan secara umum meliputi perbaikan layanan publik.

penegakan hukum yang tegas bagi yang melanggarnya. menerapkan anggaran berbasis kinerja dengan melibatkan perwakilan masyarakat dalam menyusun rencana anggaran belanja tahunan yang didasarkan atas kebutuhan riil daerah serta membuka akses bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran. . Meski pun belum seprogresif pelaksanaan di Departemen Keuangan. pengukuran beban kerja. Namun setidaknya dengan kenaikan gaji tersebut tidak ada alasan bagi pegawai di Departemen Keuangan untuk melakukan korupsi akibat desakan ekonomi (Corruption by needs). Ketidakpercayaan terhadap aparat penegak hukum. beberapa kegiatan peningkatan kapasitas hakim. persyaratan/kompetensi jabatan. Dari pengalaman negara-negara tersebut diputuskan bahwa kriteria prioritas pilot project adalah lembaga yg mengelola keuangan (tidak seluruhnya tetapi yang rawan KKN). dan tanggung jawab (nilai jabatan) dalam rangka penegakan reward & punishment. Perlahan-lahan dengan membaiknya kinerja dan transparansi MA. Dengan penerapan prinsip-prinsip di atas terbukti daerah-daerah yang disebutkan di atas telah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. dan (v) perumusan besaran remunerasi sesuai bobot tugas. berapa pun peningkatan gaji yang diterima oleh pegawai di Departemen Keuangan tetap belum cukup untuk menghalangi perilaku yang korup karena begitu banyaknya godaan-godaan atau pun tawaran-tawaran suap yang berpuluh bahkan beratus kali lebih besar daripada kenaikan gaji yang diterimanya. job grading dan assesment pegawai. wewenang. lembaga yang menangani pemeriksaan keuangan dan penertiban aparatur dan lembaga/aparat penegakan hukum. penerapan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang konsisten. perbaikan fasilitas di pengadilan serta penyusunan job evaluation menjadi langkah awal MA dalam mereformasi lembaganya. Saat ini website di Mahkamah Agung telah menampilkan 1409 kasus-kasus sejak tahun 2000 yang telah diputuskan oleh MA.  Reformasi Birokrasi Pada dasarnya semua instansi pemerintah secara bertahap akan diarahkan untuk melakukan reformasi birokrasi. selain untuk dievaluasi dampaknya juga untuk dijadikan pembelajaran (lesson learn) bagi instansi lain yang akan direformasi. Keberhasilan di daerah-daerah tersebut harus disebarluaskan ke daerah lain agar terwujud Indonesia yang makmur dan berbudaya. Merubah sistem pengadaan barang dan jasa melalui sistem elektronik (eprocurement). Dipilihnya keempat instansi tersebut didasarkan pada pengalaman pelaksanaan reformasi birokrasi oleh negaranegara di Asia. Amerika. (iv) penetapan Key Performance Indicator (KPI) setiap jabatan atau unit kerja. diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia menjadi membaik dan segera membantu terciptanya pemberantasan korupsi yang efektif di Indonesia. Cukup banyak tahapan yang dilalui dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di sini jika diurutkan maka tiap instansi harus: (i) melakukan Analisis Jabatan dan Evaluasi Jabatan dimana di dalamnya terdapat banyak kegiatan mulai dari penyusunan peta jabatan. SK Ketua MA No.5. dengan dipadukan dengan program yang pro terhadap investasi berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja serta pengurangan kemiskinan. Mengingat besarnya skala kegiatan. job description. 144/2007 mengenai keterbukaan informasi di pengadilan. (ii) review ketatalaksanaan (business process) agar tersusun Standard Operating Procedure (SOP) yang lebih efisien dan efektif dengan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi. mendorong partisipasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif bagi usaha pemerintah dalam membangun masyarakat serta dalam memantau pelaksanaan program kerja pemerintah untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang transparan. Tentunya proses-proses tersebut menuntut kesiapan dan membutuhkan jangka waktu yang panjang. juga menuntut adanya perbaikan atau reformasi birokrasi di lembaga-lembaga hukum. KPK secara penuh mendukung secara penuh kebijakan reformasi birokrasi ini. Peningkatan renumerasi yang kemudian diterima di Departemen Keuangan diikuti dengan perbaikan SOP dan peningkatan layanan dan juga peningkatan pengawasan. klasifikasi jabatan. (iii) penilaian (assesment) status dan kebutuhan SDM. Namun akibat terbatasnya anggaran yang dimiliki negara perlu dilakukan pilot project terlebih dahulu. Rezising dalam struktur organisasi dan golden shake hand bagi pegawai yang tidak lulus kompetensi merupakan beberapa kondisi yang terjadi di internal Departemen Keuangan. Mahkamah Agung secara bertahap mulai melakukan peningkatan transparansi dan perbaikan renumerasi dan pengelolaan sumber daya manusia. Hingga saat ini pengalaman reformasi birokrasi yang berjalan sesuai tahapan tersebut baru dimiliki oleh Departemen Keuangan. dan Australia. pelatihan kode etik hakim. spesifikasi jabatan. Seperti diketahui Mahkamah Agung merupakan salah satu lembaga hukum yang dijadikan pilot project dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi. Karena seperti diakui sendiri oleh Menteri Keuangan. 6. 7.

strategi antikorupsi KPK untuk periode 2008-2012 bertujuan "berkurangnya korupsi di Indonesia". maka merupakan hal yang memprihatinkan jika kemudian dana-dana APBN/APBD yang terbatas tersebut kemudian dicuri oleh oknum koruptor . Sementara itu. dan penggalangan partisipasi masyarakat dapat berjalan secara sinergi. dan/atau menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp satu milyar". strategi di bidang penindakan akan tetap terfokus kepada peningkatan efek jera terhadap aparat penegakan hukum dan sektor pelayanan publik. SOP tersusun. Dalam konteks Undang-Undang No. dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi yang "melibatkan aparat penegak hukum dan penyelenggara negara. ditambah munculnya berbagai bencana seperti tsunami di Aceh beberapa tahun lalu.keuangan negara yang digunakan dan tujuan dari reformasi birokrasi ini mendorong KPK untuk terus mengawasi proses dari reformasi birokrasi ini.pendek kata. institution-building. Jika sistem telah terbentuk dengan baik. seperti yang dulu dijalankan sejumlah badan-badan antikorupsi. Bidang Penindakan Strategi total penindakan. terutama pasal 11 dan 12. Sebagai negara berkembang yang masih bergulat dengan masalah-masalah ‘dunia ketiga' seperti kemiskinan. dan kegiatan pencegahan lainnya termasuk perbaikan renumerasi biasa dianggap bagian "carrot"-nya. Good Corporate Governance. Hal ini juga menjadi pertimbangan utama badan-badan internasional seperti PBB dan StAR Initiative. Untuk periode 2010 sampai 2012. Fokus penyelamatan keuangan negara yang merupakan tugas utama dari KPK dan kewenangan yang dimiliki KPK menjadikan asset recovery sebagai bagian penting dari strategi yang dikembangkan KPK. sistem penggajian menjamin terpenuhinya tingkat kesejahteraan bagi aparatnya sehingga tidak ada alasan untuk munculnya kasus korupsi akibat desakan ekonomi. kegiatan penindakan meliputi penyelidikan. Namun. Aspek ‘efek jera' penindakan dapat dianggap sebagai aspek yang sudah cukup lama dikenal dalam lexicon (kosa kata) perlawanan korupsi nasional. kelaparan dan sebagainya. aktivitas entitas-entitas international seperti StAR Initiative. Adanya ketentuan-ketentuan yang mengatur kegiatan penindakan oleh KPK menekankan tetap pentingnya aktivitas represif dalam konteks perlawanan terhadap korupsi secara nasional. Ini karena saat ini terdapat kesenjangan informasi antara negara asal dana dan . Untuk bidang penindakan. Jadi konsep besarnya adalah terus melakukan kegiatan penindakan secara konsisten agar efek jera yang telah dicapai KPK selama 4 tahun pertama dipertahankan dan ditingkatkan. Secara eksplisit. atau pun karena perlawanan pihak-pihak yang merasa terancam oleh kegiatan-kegiatan antikorupsi KPK. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. maka akan lebih mudah bagi KPK maupun aparat penegak hukum lainnya untuk menindak aparat/penyelenggara negara yang melakukan korupsi karena keserakahan (corruption by greed). berlaku sebagai ‘support mechanism' internasional yang membantu negara-negara berkembang (terutama negara anggota peratifikasi UNCAC seperti Indonesia) untuk menegosiasikan asset recovery dengan negara-negara maju yang biasa menjadi penerima transfer dana para koruptor. untuk memperlancar dan menyukseskan proses asset recovery yang dimulai oleh sebuah negara anggota. Secara spesifik. baik di dalam negeri mau pun secara internasional mengharuskan KPK untuk segera mengupayakan berbagai persiapan dan kerjasama demi tercapainya pengembalian aset hasil korupsi sebesarbesarnya ke kas negara. yang seluk-beluknya belum banyak dikenal masyarakat adalah aspek asset recovery (pengembalian aset) . mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat. Secara umum. ditambah orientasi kepada potensi pengembalian aset. baik karena semakin meningkatnya kompleksitas tindakan-tindakan korupsi. terutama untuk meningkatkan efek jera. ini adalah bagian "stick" dari strategi umum KPK. PBB telah mencanangkan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) atau Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa menentang Korupsi. Isu utama dari asset recovery adalah bahwa pengembalian aset merupakan dimensi riil dampak korupsi. strategi penindakan difokuskan kepada aspek-aspek yang paling relevan. strategi antikorupsi KPK telah didesain sehingga berimbang dimana strategi pencegahan. serta menyesuaikan Undang-Undang mereka masing-masing. asset recovery memiliki dimensi yang luas. strategi berkesinambungan yang dimulai pada tahun 2008 adalah fokus pada kegiatan penindakan kepada aparat penegakan hukum dan sektor pelayanan publik. kegiatan antikorupsi yang bersifat penindakan harus tetap dilaksanakan. penindakan. dimana sosialisasi Good Governance. penyidikan. Bab V dalam UNCAC secara eksplisit mengatur supaya negara-negara anggota mengadakan kerjasama. untuk kemudian secara periodik disusun-ulang agar dapat beradaptasi dan mengantisipasi kegiatan-kegiatan korupsi yang selalu berubah. Selain itu. terbukti tidak efektif dalam mengatasi problem korupsi yang sudah sistemik di Indonesia. pengembalian dana yang dikorup dan kemudian ditransfer ke jurisdiksi lain adalah masalah kritis yang perlu diatasi secepatnya demi kesejahteraan masyarakat sebagai target orisinil penerima dana-dana tersebut. Untuk saat ini.mengapa aspek ini menjadi semakin penting? Apakah masyarakat juga sudah mengerti tingkat kompleksitas yang akan dihadapi Indonesia dalam melakukan asset recovery? Fokus kepada asset recovery bisa dimengerti sebagai bagian dari pertanggungjawaban KPK terhadap masyarakat.

Selain menentukan fokus tertentu dalam strategi penindakan ke arah peningkatan efek jera dan pensuksesan usaha asset recovery.7 pada tahun 2009. Pihak penegak hukum kemudian masih bertanggung jawab untuk menegakkan putusan pengadilan di Indonesia dengan mengejar proses .5 pada tahun 2008. 3. Di saat yang sama.5 pada tahun 2012. komunikasi antarnegara. Kepercayaan Publik kepada KPK dengan KPI rata-rata peningkatan indeks dari angka dasar tahun 2007 yang akan diperoleh melalui survei persepsi.  Penyelamatan Kebocoran Negara serta Penindakan yang Konsisten Seperti telah disebutkan. Dalam konteks perspektif pemangku kepentingan (stakeholders). Berdasarkan hal tersebut. KPK dan masyarakat dapat menilai kinerja KPK dalam mensukseskan usaha asset recovery dengan melihat persentase perkara yang berhasil diputuskan di pengadilan.dampaknya sangat terasa pada kondisi perekonomian Indonesia yang terus terpuruk. Indikator-indikator tersebut telah dirancang sebagai alat ukur yang cocok untuk menilai konsistensi pelaksanaan strategi penindakan KPK di tahun 2008-2012 dimana penegakan hukum serta koordinasi dan supervisi atas lembaga-lembaga penegakan hukum telah berjalan efektif. KPK juga berkepentingan untuk memastikan bahwa pelaksanaan strategi penindakan dilakukan secara konsisten supaya benar-benar memenuhi mandat yang tersirat dalam UU No. tingkat kebocoran negara baik kebocoran APBN/APBD baik melalui kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa mau pun melalui proses lain selama empat dekade ini telah mencapai level yang sangat kritis . Contohnya. perhatian utama KPK adalah bagaimana agar pelaksanaan strategi penindakan dapat fokus terhadap terbentuknya efek jera dan pensuksesan asset recovery dapat menyelamatkan uang negara. yang akan memberikan bobot politik bagi KPK dalam konteks perpolitikan di Indonesia. Hal ini tentu saja baru sebagai langkah awal dalam proses asset recovery yang kompleks. dan tercapainya efek jera menjadi lebih mudah untuk dipantau. yaitu diproyeksikan mencapai 2. Penting pula bagi KPK untuk mengindahkan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (yang merupakan perspektif jangka panjang) dan menyesuaikan dengan perspektif keuangan. yaitu diproyeksikan konstan mencapai 90% selama periode 2008-2012. Untuk itu. Kesuksesan KPK ke depan dalam hal pengembalian aset menjadi hal yang sangat penting dalam konteks political capital.5 pada tahun 2011. yaitu peningkatan 10 % setiap tahunnya selama periode 2008-2012. 3. Karenanya. Untuk periode 2008 . Dalam konteks penyelamatan kebocoran negara. dan 4. Dalam merencanakan langkah-langkah asset recovery. Efektivitas Koordinasi dan Supervisi Bidang Penindakan. dapat diasumsikan bahwa untuk mensukseskan usaha asset recovery di Indonesia. 3. KPK harus mampu me-manage harapan masyarakat yang besar di satu sisi dan kemungkinan hambatan politis di sisi lain. 2. dan hubungan politik masingmasing negara.0 pada tahun 2010. untuk kegiatan-kegiatan penindakan KPK. Dua fokus tersebut adalah penyelamatan kebocoran negara serta pelaksanaan strategi penindakan secara konsisten. Keberhasilan Penegakan Hukum Kasus Korupsi dengan KPI: persentase keberhasilan penanganan perkara yang diputuskan pada tingkat Pengadilan Negeri. akan banyak faktor yang mempengaruhi penilaian dan harapan masyarakat dan pemerintah Indonesia. Political capital ini sendiri memiliki beberapa bentuk: dukungan masyarakat secara umum yang dapat berbentuk peningkatan partisipasi masyarakat mau pun dukungan pemerintahan Indonesia dalam bentuk dukungan politik atau pun materiil. Isu lain asset recovery yang penting di Indonesia adalah dimensi politiknya. KPK juga telah menentukan fokus terhadap outcome yang diproyeksikan dari strategi penindakan. dalam upaya pengembalian aset ini. KPK perlu mengantisipasi perspektif semua stakeholders sebagai bagian perlawanan korupsi di Indonesia termasuk perspektif internal KPK sendiri. Kedua bentuk political capital ini akan saling mempengaruhi. Pendekatan BSC seperti ini berlaku juga dalam melaksanakan fokus terhadap peningkatan efek jera. Pendekatan BSC yang dipakai di KPK memerlukan pertimbangan yang holistik. telah ditetapkan sasaran stratejik sebagai berikut: 1. untuk memastikan tersedianya anggaran.2012.negara penerima dana perihal sistem-sistem hukum. 2. dengan ‘Key Performance Indicator' (KPI): pencapaian Indeks Integritas Lembaga Penegakan Hukum dan Pengawasan. pendekatan ‘balance score card' (BSC) merupakan pendekatan yang tepat untuk digunakan dalam pelaksanaan rencana strategi KPK. lalu melihat apakah kasus-kasus tersebut menyangkut usaha asset recovery. sasaran-sasaran stratejik yang dirumuskan KPK juga dirancang untuk memudahkan pemantauan dan pertanggungjawaban aktivitas-aktivitas KPK yang berfokus pada asset recovery. 30 Tahun 2002.

40% pada tahun 2010. 7. Mengingat pertimbangan yang dilakukan melalui kacamata perspektif pemangku kepentingan. 50% pada tahun 2011. yakni: 1. Mewujudkan Supervisi Penindakan Tindak Pidana Korupsi dengan KPI: persentase peningkatan jumlah perkara TPK yang disupervisi yang dapat diselesaikan oleh Kejaksaan dan Kepolisian.asset recovery di negara asing dengan cepat dan tanggap. yaitu diproyeksikan mencapai 30% pada tahun 2008. sekaligus koordinasi dan supervisi penegakan hukum. yaitu diproyeksikan mencapai 20% pada tahun 2008. 30% pada tahun 2009. Penyelamatan Kerugian Keuangan Negara dengan KPI: persentase peningkatan jumlah kerugian keuangan negara yang disetor ke kas negara. gratifikasi. Selain itu. KPK tentu baru dapat meningkatkan pencapaian sasaran-sasaran stratejik ini apabila kapasitas internal KPK sendiri juga dilengkapi dengan keahlian dalam: (i) secara langsung membantu aparat-aparat penegak hukum dalam menegosiasikan proses asset recovery dengan negara asing. 3. 50% pada tahun 2011. dan (ii) tersebarnya peraturan-peraturan yang berlaku di instansi penegak hukum yang terkait dengan kegiatan-kegiatan supervisi dan koordinasi KPK atas instansi-instansi tersebut. diantaranya adalah (i) lancarnya dan seringnya diseminasi tentang prosedur dan proses asset recovery. 30% pada tahun 2009. 30% pada tahun 2009. 6. 50% pada tahun 2011. 35% pada tahun 2009. dan instansi lain diproyeksikan mencapai 20% pada tahun 2008. Melaksanakan pemeriksaan gratifikasi yang efektif dengan KPI: persentase peningkatan jumlah hasil pemeriksaan gratifikasi yang dapat dilimpahkan ke Direktorat Penyelidikan. pusat informasi tersebut kemudian disosialisasikan dan di-share dengan aparat-aparat penegak hukum dalam usaha asset recovery mereka. dapat terlihat bahwa perspektif internal KPK sudah mencerminkan titik fokus penindakan di KPK yakni menimbulkan efek jera dan pengembalian aset ke negara. Dari sasaran-sasaran stratejik di atas ini. penyidikan. yang dilengkapi dengan KPI yang terukur. dan 60% pada tahun 2012. 50% pada tahun 2011. Dalam konteks perspektif internal KPK. yaitu diproyeksikan mencapai peningkatan 20% secara konsisten setiap tahunnya. beberapa hal yang perlu menjadi perhatian lebih KPK adalah bagaimana memastikan bahwa pencapaian sasaran-sasaran stratejik tersebut benar-benar mencerminkan usaha optimal KPK dalam mensukseskan asset recovery. Menyelenggarakan Koordinasi Penindakan Tindak Pidana Korupsi dengan KPI: persentase peningkatan jumlah penerimaan SPDP (dari base line 2007). Dukungan informasi dan data dengan KPI: indeks kepuasan perguna. maka peluang tercapainya kesuksesan pencapaian sasaran-sasaran stratejik KPK akan semakin besar. 8. Terdapat beberapa hal yang perlu untuk ditingkatkan secara internal di KPK. Sistem pusat informasi internal ini diharapkan selalu proaktif dalam ‘sharing information' kepada setiap personel operasional KPK. yaitu diproyeksikan mencapai 30% pada tahun 2008. Dengan memastikan lancarnya diseminasi informasi tentang peraturan-peraturan domestik dan internasional yang relevan dengan fokus strategi penindakan KPK dalam periode 2008-2012. dan 50% pada tahun 2012. Melaksanakan penyelidikan. 5. melalui sistem pusat informasi internal. 4. 40% pada tahun 2010. dan (ii) membangun pusat informasi internal tentang proses dan prosedur asset recovery yang terhimpun berdasarkan negara-negara asing yang diketahui sebagai negara penerima transfer dana milik negara yang dicuri. yaitu diproyeksikan meningkat 20% pada tahun 2008. 45% pada tahun 2011. 40% pada tahun 2010. dan 60% pada tahun 2012. yaitu diproyeksikan mencapai 20% pada tahun 2008. dan 60% pada tahun 2012. Melaksanakan pemeriksaan LHKPN secara efektif dengan KPI: persentase peningkatan jumlah hasil pemeriksaan LHKPN yang dapat dilimpahkan ke direktorat penyelidikan. 40% pada tahun 2010. Melaksanakan pemeriksaan pengaduan masyarakat yang efektif dengan KPI: persentase peningkatan jumlah hasil pemeriksaan Direktorat Dumas yang dapat dilimpahkan ke Direktorat Penyelidikan. dan penuntutan yang kuat dan proaktif dengan KPI: persentase peningkatan jumlah proses penegakan hukum terhadap TPK. 2. 40% pada tahun 2010. dan 60% pada tahun 2012. 40% pada tahun 2010. kemudian meningkat 30% setiap tahunnya dari 2009 sampai 2012. . 50% pada tahun 2011. dan 60% pada tahun 2012. yaitu diproyeksikan mencapai 20% pada tahun 2008. KPI yang disusun dalam rencana startegis penindakan di KPK tentunya menyertakan analisis mengenai ancaman nyata yang berasal dari perlawanan para koruptor terhadap aksi antikorupsi yang dilakukan KPK sehingga proyeksi hasil dari sasaran stratejik ini menjadi lebih realistis. 35% pada tahun 2009. telah ditetapkan beberapa sasaran stratejik kegiatan penindakan. sesuai dengan fokus kepada penyelamatan pembocoran negara dan pelaksanaan kegiatan penindakan yang konsisten. 30% pada tahun 2009.

Dengan strategi pencegahan yang memperhatikan prinsip supply dan demand. Hukum dan Keamanan Joko Suyanto. Namun meski pun merupakan hal yang sulit. program pemberantasan korupsi sesungguhnya telah berjalan sejak Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I disamping adanya rencana dan aksi tahunan pemberantasan korupsi. agar dapat berjalan secara sistematis dan kontekstual. serta (iii) perlunya dukungan masyarakat luas baik masyarakat Indonesia mau pun dukungan internasional untuk mendukung terlaksananya program antikorupsi yang telah disusun dan dipublikasikan selama ini. Namun kembali ditekankan bahwa bagaimanapun juga pemberantasan korupsi yang sistemik di tubuh KPK hanya dapat dicapai jika terjadi sinergi antara ketercapaian di bidang pencegahan dan penindakan. sebagai langkah konkrit dalam mencegah serta atasi korupsi di Tanah Air. Seiring dengan peringatan seratus tahun hari Kebangkitan Nasional penulis mengajak masyarakat untuk secara bersama-sama untuk memerangi korupsi dan meninggalkan perilaku koruptif demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Rabu. Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi untuk jangka 2012-2014 dan 2012-2025. serta Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto. Jaksa Agung Basrief Arief. (ii) perlunya dukungan politik yang konsisten dari pemerintah. Kesimpulan dan Rekomendasi Pemberantasan korupsi yang sistemik dan konsisten merupakan kunci tercapainya visi Indonesia yang bebas korupsi. Menurut Boediono." kata Wakil Presiden Boediono kepada pers saat mengumumkan keluarnya Perpres tersebut di Istana Wakil Presiden. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin. dan strategi penindakan yang difokuskan pada peningkatan efek jera dan penyelamatan kebocoran keuangan negara yang dipadukan dalam suatu strategic map yang terintegrasi memberikan harapan bahwa proses pemberantasan korupsi di Indonesia dapat segera terwujud. memerangi kemiskinan dan keterbelakangan. melalui Inpres 9 Tahun 2011 dan Inpres 17 Tahun 2011. Pemberantasan korupsi harus diorientasikan kepada usaha penyelamatan keuangan dan kekayaan negara. Hadir dalam keterangan pers tersebut Menteri Koordinator Politik. baik pusat maupun daerah tapi juga memberikan kejelasan ukuran bagi upaya-upaya antikorupsi di . Meski pun KPK sudah dilengkapi dengan berbagai kewenangan dan fasilitas yang menunjang untuk menjadi focal point dalam pemberantasan korupsi yang sistemik di Indonesia. misalnya. Jakarta.Faktor-faktor antagonistik seperti corruption fights back merupakan faktor yang turut diperhitungkan dalam penyusunan grand strategy KPK. pemberantasan korupsi yang sistemik di Indonesia bukan merupakan hal yang mustahil. Secara umum prasyarat keberhasilan suatu strategi pemberantasan korupsi adalah: (i) kesiapan dan keahlian dari personel penegak hukum dalam menangani kasus korupsi yang semakin sistemik dan rumit. terlebih dengan adanya lembaga seperti KPK yang mempunyai kewenangan yang lengkap di bidang penindakan maupun pencegahan. Upaya-upaya tersebut. Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo. katanya. kini disatukan untuk pertama kalinya dalam Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas-PPK) yang dikukuhkan dalam lembaran negara sebagai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55/2012 tanggal 23 Mei 2012 Perpres tentang Stranas PPK Jangka Panjang (2012-2025) dan Jangka Menengah (2012-2014) itu bukan saja memberikan arah bagi kebijakan antikorupsi di seluruh institusi pemerintah. namun tetap dibutuhkan beberapa prasyarat demi tercapainya visi Indonesia yang bebas korupsi. "Perpres ini sangat penting dalam upaya memberantas dan mencegah terjadinya korupsi.[] Jakarta. (Analisa).

Indonesia melalui sejumlah indikator keberhasilan yang capaiannya ditargetkan meningkat setiap tahun. yang terindikasi terlibat korupsi. Dikatakan. JAKARTA . Presiden tidak perlu menerbitkan aturan atau produk hukum apapun untuk melawan korupsi yang semakin menggila di negeri ini. sejumlah pihak telah dilibatkan secara cukup intensif sejak dini dalam penyusunan maupun pendalamannya. aparat di bawahnya pasti akan menjalankan pemberantasan korupsi dengan baik dan benar. baru jadi rumor yang belum tentu benar. masyarakat madani (akademisi dan aktivis lembaga swadaya masyarakat) penggiat antikorupsi. pejabat publik sudah mundur atau dimundurkan atasannya." kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih(GIB). Adhie Massardi dalam siaran pers yang diterima Tribunnews. UNCAC) 2003 yang telah diratifikasi melalui Undang-Undang 7/2006. . Kamis(31/5/2012). "Perpres itu merupakan ikhtiar nyata untuk melanjutkan perang melawan korupsi. Presiden cukup mendorong instrumen hukum seperti Polri." ujar Boediono. Rabu (30/5/2012) membuktikan bahwa pemerintahan SBY hanya main-main alias “perang-perangan” melawan korupsi. Wapres mengatakan. (Ant) TRIBUNNEWS.Penerbitan Perpres Nomor 55 tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) yang diumumkan Wapres Boediono di kantor Wapres. Presiden kata Adhie juga jangan justru menurunkan standar moral pejabat publik dengan berlindung di balik belum adanya keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang pasti bakal berlarut-larut. "Di negara-negara yang menjunjung tinggi prinsip clean government dan good governance. seperti lembaga-lembaga penegak hukum. Jakarta. memberhentikan sejumlah orang dekatnya. Lebih penting dan bermanfaat bila Presiden SBY memberi contoh dalam penindakan terhadap koruptor. Kalau hal ini dilakukan presiden. Perpres itu merefleksikan komitmen Pemerintah Indonesia pada "United Nations Convention against Corruption" (Konvensi PBB Antikorupsi. baik yang di jajaran kabinet maupun para petinggi partai yang dipimpinnya. serta para pakar berkaliber nasional maupun internasional. Kejaksaan dan KPK untuk menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai Undang-undang yang ada. Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas)." jelasnya.com. Jalan Medan Merdeka Selatan.COM. "Misalnya. Terutama yang menjadi pergunjingan publik dan yang berkasnya sudah terkumpul di KPK.

Australia Tritura dan Gerakan Anti SBY-Boediono Indonesia Diminta Contoh Pemerintah Australia Soal Penulis: Yulis Sulistyawan | Editor: Willy Widianto Akses Tribunnews. korupsi di kalangan penyelenggara negara dan partai penguasa selalu menjadi topik utama.” kata sang dubes kepada saya.tribunnews.Dalam pertemuan dengan beberapa dubes dan diplomat negara asing. dan mempermalukan seluruh rakyat Indonesia.Tentu saja ini membuat malu saya. bagaimana mungkin para pejabat yang sudah menjadi gunjingan publik karena kasus korupsinya.       Beri Grasi ke Corby. masih leluasa dan ketawa-ketawa dalam acara-acara kenegaraan yang dihadiri para diplomat asing. “Di negara kami." pungkasnya.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m. Mereka tidak habis pikir. Penyelundupan Narkoba Makin Banyak Istana: Grasi Corby Bukan Tukar Menukar RI. SBY Tidak Sembarangan Corby Diberi Grasi. hal ini tidak mungkin terjadi. Presiden Konsultasi ke MA Istana: Beri Grasi ke Corby.com .