KARYA ILMIAH

BAHASA INDONESIA

KEBUDAYAAN KALIMANTAN TENGAH

Nama Kelompok :
 Agus Tri Setiawan  Andy Nicholas  Anna Istiqamah Zahrah  By Dwi Wahyu Agustina  Puspita Kusma Ramadhani  William Letare

semoga karya ilmiah ini dapat ikut memberi sumbangsih dalam upaya Pelestarian Kebudayaan Kalimantan Tengah khususnya sebagai salah satu khazanah budaya Indonesia. Untuk itu. penulis mengharapkan saran dan tanggapan agar penulis dapat menyempurnakan karya ilmiah ini. Akhir kata. penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan andil terhadap terbitnya karya ilmiah ini.KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nyalah penulis dapat menyusun karya ilmiah ini hingga dapat selesai tepat pada waktunya. Palangka Raya. Mei 2012 Penulis 1 . Dalam kesempatan ini. Karya ilmiah ini disusun selain untuk memenuhi tugas dari sekolah. Penulis juga sepenuhnya menyadari bahwa karya ilmiah ini tidak terlepas dari sejumlah kekurangan. juga untuk menambah ilmu pengetahuan kita tentang kebudayaan Kalimantan Tengah.

.................................................................................................................................................. 5 Sejarah Kalimantan Tengah ........................................................................................... 15 2 .................... Tujuan .................................................. Pengertian Kebudayaan ....................................................................................... 4 BAB II Pembahasan ..................................................................................................... Latar Belakang Masalah ...................................................................... 3 A.......................................................................................................................................................................................................................................................................................... 1 Daftar Isi ......................................... 4 D............ 5 I............. Rumusan Masalah .............. 3 B........................................................... III................................................. 6 Kebudayaan-kebudayaan Kalimantan Tengah ....................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ............................................... II.................... 2 BAB I Pendahuluan ......... 4 C........................................ Manfaat Penelitian...................................................... 9 BAB III Kesimpulan ............................................................................................................................

Latar Belakang Masalah Seni pada mulanya adalah proses dari manusia. sehingga seni yang ada di indonesia pun sedikit demi sedikit punah. seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreativitas manusia. Di Indonesia banyak sekali seni-seni tradisional. Tetapi masih banyak di kalangan generasi baru ini tidak mengenal seni-seni tradisional di Kalimantan Tengah karena banyak nya seni modern yang sebagian besar dikenal oleh masyarakat muda. Seni tersebut meliputi banyak hal. Seni juga dapat diartikan dengan sesuatu yang diciptakan manusia yang mengandung unsur keindahan. yaitu seni patung. Banyak upaya yang di usahakan pemerintah Kalimantan Tengah untuk melestarikan seni-seni tradisional yang ada di Kalimantan Tengah ini. dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Pemerintah juga berupaya membantu melestarikan seni-seni tradisional yang ada di Indonesia (khususnya Kalimantan Tengah). Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai. masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium. Seni tradisional sangat penting untuk menjadi suatu ciri khas masyarakat tersebut. Dewasa ini. seni tari. dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu. seni musik. 3 .BAB I PENDAHULUAN A. Tetapi seni yang ada di Indonesia (khususnya Kalimantan Tengah) di kalangan generasi baru mulai memudar akibat banyak nya seni modern yang mencampuri dan menguasai seni di indonesia. dan lain sebagainya. Bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya. seni lukis. Judul malakah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia seni tradisional di Kalimantan Tengah.

Mendeskripsikan sejarah budaya Kalimantan Tengah 2. 4 . Dapat mengetahui jenis jenis kebudayaan di Kallmantan tengah Bagi Peneliti. penelitian ini dapat dijadikan kajian awal tentang budaya Kalimantan Tengah. tujuan yang dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut : 1. Menjelaskan perngertian kebudayaan dan sejarah budaya Kalimantan Tengah 3. dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Bagaimana proses awal sejarah budaya Kalimantan Tengah? 2. Apa saja jenis jenis kebudayaan dari Kalimantan Tengah? C. Tujuan Sesuai dengan permasalahan di atas. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. Mendeskripsikan jenis jenis kebudayaan Kalimantan Tengah D. Bagi pemerintah. penelitian ini dapat dijadikan sebagai kajian untuk melestarikan budaya Kalimantan Tengah 2.B. Manfaat Penelitian Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut : 1.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Pengertian Kebudayaan Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah. misalnya pola-pola perilaku. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Dari berbagai definisi tersebut. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. kebudayaan adalah sarana hasil karya. kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial. rasa. seni. ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial. yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Menurut Andreas Eppink. kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks. dan lain-lain. organisasi sosial. hukum. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. yang berasal dari kata Latin Colere. Dalam bahasa Inggris. bahasa. berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata. Menurut Edward Burnett Tylor. religius. yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. peralatan hidup. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. kepercayaan. dan lain-lain. Melville J. moral. yang kemudian disebut sebagai superorganic. yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. kesenian. kebudayaan itu bersifat abstrak. religi. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. dan cipta masyarakat. kebudayaan disebut culture. 5 . adat istiadat. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya. norma sosial.BAB II PEMBAHASAN I. yang di dalamnya terkandung pengetahuan.

Kalimantan Timur. Martapura.202. Tentara Biaju kerapkali dilibatkan dalam revolusi di istana Banjar.147. Mendawai.II. Pada abad ke-16 Kalimantan Tengah masih termasuk dalam wilayah Kesultanan Banjar. Sejarah Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah adalah salah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan.Provinsi ini mempunyai 13 kabupaten dan 1 kotamadya. Biaju Besar (Kahayan). Berdasarkan traktat 13 Agustus 1787. Alai. yaitu Pangeran Dipati AntaKasuma putra Raja Maruhum sebagai raja Kotawaringin yang pertama dengan gelar Ratu Kota Waringin.878 laki-laki dan 1.721 perempuan (hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010). Sebangau. yaitu Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah. Pitap. Kyai Ingebai Sudi Ratu kepala daerah Sampit. Amandit. berkuasalah Raja Maruhum Panambahan yang beristrikan Nyai Siti Biang Lawai. Pada abad ke-14 Maharaja Suryanata. Belanda. Pada tanggal 4 Mei 1826 Sultan Adam al-Watsiq Billah dari Banjar menegaskan kembali penyerahan wilayah Kalimantan Tengah beserta daerah-daerah lainnya 6 . Hulu Sungai sampai Tamiang Layang dan Mengkatip menjadi daerah protektorat VOC. seorang puteri Dayak anak Patih Rumbih dari Biaju. pada tahun 1780 telah terdapat pemerintahan pribumi seperti Kyai Ingebai Suradi Raya kepala daerah Mendawai. Kalimantan Tengah memiliki luas 157. Selain itu orang Biaju (sebutan Dayak pada jaman dulu) juga pernah membantu Pangeran Dipati Anom (ke-2) untuk merebut tahta dari Sultan Ri'ayatullah.054. Labuan Amas. bahkan dengan aksi pemotongan kepala (ngayau) misalnya saudara muda Nyai Biang Lawai bernama Panglima Sorang yang diberi gelar Nanang Sarang membantu Raja Maruhum menumpas pemberontakan anak-anak Kiai Di Podok. Sampit dan Pembuang yang kepala daerahdaerah tersebut disebut Mantri Sakai.599 jiwa. penggantinya berlanjut hingga Raja Kotawaringin sekarang. Raden Jaya kepala daerah Pembuang dan kerajaan Kotawaringin dengan rajanya yang bergelar Ratu Kota Ringin. yaitu Pangeran Amas dan Putri Lanting. Tabalong. Balangan. Pangeran Amas yang bergelar Ratu Amas inilah yang menjadi raja Kotawaringin. penerus Negara Dipa yang telah memindahkan ibukota ke hilir sungai Barito tepatnya di Banjarmasin.983 km² dan berpenduduk sekitar 2. Kontrak pertama Kotawaringin dengan VOC-Belanda terjadi pada tahun 1637. sedangkan wilayah Kotawaringin pada masa itu merupakan kerajaan tersendiri. yaitu daerah sungai Barito. dengan wilayah mandalanya yang semakin meluas meliputi daerah-daerah dari Tanjung Sambar sampai Tanjung Aru. yang terdiri atas 1. Katingan. sedangkan Kesultanan Banjar sendiri dengan wilayahnya yang tersisa sepanjang daerah Kuin Utara. gubernur Majapahit memerintah di Kerajaan Negara Dipa (Amuntai) dengan wilayah mandalanya dari Tanjung Silat sampai Tanjung Puting dengan daerah-daerah yang disebut Sakai. Biaju Kecil (Kapuas-Murung). Raja Maruhum menugaskan Dipati Ngganding untuk memerintah di negeri Kotawaringin. Pangeran Dipati Anta-Kasuma adalah suami dari Andin Juluk binti Dipati Ngganding dan Nyai Tapu binti Mantri Kahayan. Pada abad ke-16. sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Selatan (termasuk Banjarmasin) kepada VOC. Dipati Ngganding digantikan oleh menantunya. Di Kotawaringin Pangeran Dipati AntaKasuma menikahi wanita setempat dan memperoleh anak. Sunan Nata Alam dari Banjarmasin menyerahkan daerah-daerah di Kalimantan Tengah. Menurut laporan Radermacher. Ibukotanya adalah Kota Palangka Raya.

Pemerintah lokal Hindia Belanda malahan merintangi upaya-upaya misionaris. Nyai Undang didampingi oleh para satria gagah perkasa. Berdasarkan Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849. seorang misionaris Roma Katholik bernama Antonio Ventimiglia pernah datang ke Banjarmasin. Perlawanan secara frontal. dan Tawala Rawa Raca. Tahun 1365. tidak begitu saja mudah dipengaruhi dan dikuasai. Beberapa kepala suku diangkat menjadi Menteri Kerajaan. berakibat daerah Kalimantan Tengah. Sekitar tahun 1850. penginjil pertama Kalimantan tiba dan mulai menyebarkan agama Kristen di Banjarmasin. daerah Tanah Dusun (Barito Raya) terbagi dalam beberapa daerah pemerintahan yaitu: Kiaij Martipatie. Pada Agustus 1935 terjadi pertempuran antara suku Dayak Punan yaitu Oot Marikit dengan kaum penjajah. Pertempuran diakhiri dengan perdamaian di Sampit antara Oot Marikit dengan menantunya Pangenan atau Panganon dengan Pemerintah Belanda. Penduduk asli tetap bertahan dan mengadakan perlawanan. Perlawanan kepada para penjajah mereka lakukan hingga abad XX. Selanjutnya kepala-kepala daerah di Kalimantan Tengah berada di bawah Hindia Belanda. Dermawijaija. Sejak abad XIX. Tahun 1615 Kesultanan Banjar mendirikan Kerajaan Kotawaringin. Di kemudian hari nama pahlawan gagah perkasa Tambun Bungai. Sedangkan daerahdaerah lain tetap bebas. bahkan nyaris seluruh daerah. Kota Bataguh pernah terjadi perang besar. Kiaij Dermapatie. No. setelah Sultan Mohamad Seman gugur sebagai kusuma bangsa di Sungai Menawing dan dimakamkan di Puruk Cahu. pada 27 Agustus 1849. Tahun 1917. dengan adanya perjanjian antara Sultan Banjar dengan VOC. Sekitar tahun 1835 misionaris Kristen mulai beraktifitas secara leluasa di selatan Kalimantan. Menurut Hermogenes Ugang . para penjajah tidak mampu menguasai Kalimantan secara menyeluruh. Tahun 1835. Andin Sindai. dikuasai VOC. Tahun 1350 Kerajaan Hindu mulai memasuki daerah Kotawaringin. Agama Kristen Protestan mulai masuk ke pedalaman. pada waktu pantai di Kalimantan bagian selatan dikuasai oleh Kesultanan Demak. 17 Agustus 1945. Tahun 1787. Namun penduduk pribumi. Pemerintah Penjajah mulai mengangkat masyarakat setempat untuk dijadikan petugas-petugas pemerintahannya. Hingga Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Perempuan Dayak bernama Nyai Undang memegang peranan dalam peperangan itu. belum ada pendatang dari daerah lain. dipimpin langsung oleh para kepala suku. ia 7 . Daerahdaerah di Kalteng tergolang sebagai negara dependen dan distrik dalam Kesultanan Banjar. Daerah-daerah tersebut ialah : Sampit.kepada pemerintahan kolonial Hindia Belanda. 8. Bungai. dengan pengawasan langsung oleh para penjajah sendiri. Di daerah Pematang Sawang Pulau Kupang. Dengan perjuangan gigih dan ketekunannya hilir-mudik mengarungi sungai besar di Kalimantan dengan perahu yang telah dilengkapi altar untuk mengurbankan Misa. bahkan banyak dari antara mereka yang menarik diri masuk ke pedalaman. berakhir tahun 1905. Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie. diantaranya Tambun. daerah-daerah di wilayah ini termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling menurut Bêsluit van den Minister van Staat. Mendawai. daerah Kalimantan Tengah termasuk daerah yang masih murni. yang meliputi daerah pantai Kalimantan Tengah. Barnstein. Tahun 1520. pada abad ke 17. Secara de facto wilayah pedalaman Kalimantan Tengah tunduk kepada Hindia Belanda semenjak Perjanjian Tumbang Anoi pada tahun 1894. Kerajaan Hindu dapat dikuasai oleh Kerajaan Majapahit. menjadi nama Kodam XI Tambun Bungai. agama Islam mulai berkembang di Kotawaringin. Ihanjah dan Mankatip. Saat itu satu-satunya alat transportasi adalah perahu. dan Pembuang. Sebelum abad XIV. penjajah mulai mengadakan ekspedisi masuk pedalaman Kalimantan dengan maksud untuk memperkuat kedudukan mereka. dekat Kapuas. Pada tanggal 1 Mei 1859 pemerintah Hindia Belanda membuka pelabuhan di Sampit. Pada 26 Juni 1835. Kalimantan Tengah. Moeroeng Sikamat.

M. Leiden. Pakat Dayak meneruskan perjuangan. Kalimantan Tengah disebut Afdeeling Kapoeas-Barito yang terbagi 6 divisi. Uvang Uray . Yang tertinggal hanyalah tanda-tanda salib yang pernah dikenalkan oleh Pastor Ventimiglia kepada mereka. Di daerah Kalimantan Timur berdiri Persukai atau Persatuan Suku Kalimantan Indonesia dibawah pimpinan Kamuk Tupak. Lui Kamis. generasi muda Dayak yang telah mengenyam pendidikan formal. Suku Dayak menjadi lebih mengenal keadaan zaman dan mulai bergerak.D.berhasil membaptiskan tiga ribu orang Ngaju menjadi Katholik. kembali kepada iman asli milik leluhur mereka. Alasan pembunuhan adalah karena Pastor Ventimiglia sangat mengasihi orang Ngaju. Tamanggung Tundan. Di masa penjajahan. Sejak saat itu. Amir Hasan. Persatuan Dayak bubar. sekalipun telah bersosialisasi dengan pendatang. Magat. Handuran. Djaelani. Oto Ibrahim. Haji Abdulgani. karena orang Biaju (Ngaju) pendukung Gusti Ranuwijaya penguasa Tanah Dusun-saingannya Sultan Surya Alam/Tahlilullah dalam perdagangan lada. Sian. W. Tahun 1945. dipelopori oleh J. dan masih banyak lainnya. Philips Sinar. Christian Nyunting. Serikat Dayak dan Koperasi Dayak. dan masih banyak lainnya. C. atas perintah Sultan Banjarmasin. Tahun 1928. Kemudian dilanjutkan oleh Mahir Mahar. Luran. bergerak aktif hingga tahun 1926. mengusahakan kemajuan bagi masyarakat sukunya dengan mendirikan Serikat Dayak dan Koperasi Dayak. Pastor Antonius Ventimiglia kemudian dibunuh. Dengan terbunuhnya Pastor Ventimiglia maka beribu-ribu umat Katholik orang Ngaju yang telah dibapbtiskannya. H. Philips Sinar. Pekerjaan beliau dipusatkan di daerah hulu Kapuas (Manusup) dan pengaruh pekerjaan beliau terasa sampai ke daerah Bukit. Palaunsuka. Nyangkal. Tanda salib hanya menjadi benda fetis (jimat) yang berkhasiat magis sebagai penolak bala yang hingga saat ini terkenal dengan sebutan lapak lampinak dalam bahasa Dayak atau cacak burung dalam bahasa Banjar. R. 8 . Brahim. Tjilik Riwut. kemudian bergabung dengan PNI dan Partindo. F. Lampe . hingga bubarnya pemerintahan Belanda di Indonesia. suku Dayak di daerah Kalimantan Tengah. Tahun 1919. Bungai. Anton Samat. kemudian mempunyai cabang di seluruh Kalimantan. sementara saat itu orang-orang Ngaju mempunyai hubungan yang kurang baik dengan Sultan Surya Alam/Tahliluulah. Muchtar. T. Akhirnya Partindo Kalimantan Barat meleburkan diri menjadi IPKI. Loei Kamis. Namun tanda salib tersebut telah kehilangan arti yang sebenarnya. Pada tahun 1959. Namun. Persatuan Dayak yang berpusat di Pontianak. Mereka yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut ialah Hausman Babu. kedua organisasi tersebut dilebur menjadi Pakat Dayak. namun tetap berada dalam lingkungannya sendiri. E. dan masih banyak lainnya. yang bergerak dalam bidang sosial. ekonomi dan politik. Tahun 1942.J. yang dipelopori oleh Hausman Babu.S. A. F.

satu dengan lainnya menumbuh-kembangkan kebudayaan tersendiri. Sebenarnya pulau ini tidak hanya merupakan “daerah asal” orang Dayak semata karena di sana ada orang Banjar (Kalimantan Selatan) dan orang Melayu. Di kalangan orang Dayak sendiri. Kebudayaan-kebudayaan Kalimantan Tengah Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dari Sabang sampai Merauke memiliki kebudayaan yang bermacam-macam.III. Keberadaan suku Dayak di Pulau Kalimantan memiliki kekuatan magis sering disangkut-sangkutkan dengan kebudayaan Kalimantan. Ciri – ciri Rumah Betang adalah :   Bentuk panggung Bentuknya memanjang dengan bagian hulu searah dengan matahari terbit dan hilirnya ke arah matahari tenggelam. Namun demikian. Salah satunya yang patut kita ketahui adalah kebudayaan Kalimantan yang menyimpan banyak misteri. 9 . Senjata Tradisional Mandau Kalimantan adalah salah satu dari 5 pulau besar yang ada di Indonesia. Kebanyakan rumah Betang didiami oleh suku Dayak yang banyak ditemui di Kalimantan Tengah. Rumah adat Kalimantan disebut juga Rumah Betang. satu dengan lainnya mengenal atau memiliki senjata khas Dayak yang disebut sebagai mandau. Rumah Adat Kebudayaan Kalimantan bisa dilihat dari rumah adat yang didiami oleh penduduk setempat.

Artinya. Struktur Mandau 1. Namun. dan lain sebagainya. cinderamata. yaitu memuaikan dan menempanya dengan palu berulang-ulang hingga mendapatkan bentuk yang diinginkan. Kemudian. Mereka percaya bahwa orang yang mati karena di-kayau. rohnya akan mendiami mandau tersebut sehingga menjadi sakti. maka mandau yang digunakannya semakin sakti. 10 . Salah satu sisi mata bilahnya diasah tajam. barulah bilah mandau dihaluskan dengan menggunakan gerinda. tahap selanjutnya adalah membuat hiasan berupa lekukan dan gerigi pada mata mandau serta lubang-lubang pada bilah mandau. tetapi juga dalam tradisi pengayauan (pemenggalan kepala lawan). maka besi yang akan dijadikan bilah mandau ditaruh diatas bara tersebut agar memuai. cakram kendaraan. Setelah itu. Bilah Mandau Bilah mandau terbuat dari lempengan besi yang ditempa berbentuk pipihpanjang seperti parang dan berujung runcing (menyerupai paruh yang bagian atasnya berlekuk datar). dan besi baja yang diambil dari per mobil. ditempa menggunakan palu. Penempaan dilakukan secara berulang-ulang hingga mendapatkan bentuk bilah mandau yang diinginkan. Pembuatan bilah mandau diawali dengan membuat bara api di dalam sebuah tungku untuk memuaikan besi. Kayu yang digunakan untuk membuat bara api adalah kayu ulin karena dapat menghasilkan panas yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. kemanapun sang pemilik pergi mandau akan selalu dibawa karena berfungsi sebagai simbol kehormatan atau jati diri. Ada beberapa jenis bahan yang dapat digunakan untuk membuat mandau. Setelah kayu menjadi bara. Konon. perak. besi matikei. perlengkapan tarian adat. Mandau dipercayai memiliki tingkat-tingkat keampuhan atau kesaktian. sedangkan sisi lainnya dibiarkan sedikit tebal dan tumpul. Setelah bilah terbentuk. Biasanya sebagian rambutnya digunakan untuk menghias gagang mandau. Zaman dahulu mandau dianggap memiliki unsur magis dan hanya digunakan dalam acara ritual tertentu seperti perang. Ketika itu (sebelum abad ke-20) semakin banyak orang yang berhasil di-kayau. yaitu sebagai benda seni dan budaya. Cara membuat hiasan sama dengan cara membuat bilah mandau. yaitu besi montallat. banyaknya lubang pada sebuah mandau mewakili banyaknya korban yang pernah kena tebas mandau tersebut. atau tembaga. Mandau jenis ini hanya dibuat oleh orang-orang tertentu. memangkas semak belukar dan bertani. bilah gergaji mesin. saat ini fungsi mandau sudah berubah.Dalam kehidupan sehari-hari senjata ini tidak lepas dari pemiliknya. Kekuatan saktinya itu tidak hanya diperoleh dari proses pembuatannya yang melalui ritual-ritual tertentu. mandau yang paling baik mutunya adalah yang dibuat dari batu gunung yang dilebur khusus sehingga besinya sangat kuat dan tajam serta hiasannya diberi sentuhan emas. dan perlengkapan upacara. pengayauan. barang koleksi serta senjata untuk berburu. Konon.

Bagian atas dilapisi tulang berbentuk gelang. Bentuk dan ukiran pada gagang mandau ini dapat membedakan tempat asal mandau dibuat. manik-manik dan terkadang juga diselipkan jimat. Bagian tengah dan bawah dililit dengan anyaman rotan sebagai penguat apitan. Gagang (Hulu Mandau) Gagang (hulu mandau) terbuat dari tanduk rusa yang diukir menyerupai kepala burung. Selain itu. Sebagai hiasan. Pada ujung gagang ada pula yang diberi hiasan berupa bulu binatang atau rambut manusia. ketelitian. jika dicermati secara seksama mengandung nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat pendukungnya. Sarung Mandau Sarung mandau (kumpang) biasanya terbuat dari lempengan kayu tipis. Nilai-nilai itu antara lain keindahan (seni). sehingga memancarkan keindahan. Tanpa nilai-nilai tersebut tidak mungkin akan terwujud sebuah mandau yang indah. dan kesabaran tercermin dari proses pembuatannya yang memerlukan ketekunan. pilin. ketelitian. paruh burung. biasanya ditempatkan bulu burung baliang. dan kait. Seluruh permukaan gagangnya diukir dengan berbagai motif seperti kepala naga. ketelitian. dan kesabaran. burung tanyaku. suku. Nilai keindahan tercermin dari bentuk-bentuk mandau yang dibuat sedemikian rupa. ketekunan. mandau juga dilengkapi dengan sebilah pisau kecil bersarung kulit yang diikat menempel pada sisi sarung dan tali pinggang dari anyaman rotan. Talawang 11 . dan kesabaran.2. Nilai Budaya Pembuatan mandau. serta status sosial pemiliknya. 3. Sedangkan. nilai ketekunan.

Berikut catatannya. Keseluruhan bidang depan talawang biasanya diukir bentuk topeng (hudo). Pekan lalu. tari Giring-Giring dan tari Bahalai.Talawang adalah alat yang digunakan oleh suku Dayak untuk pertahanan diri atau pelindung diri dari serangan musuh. talawang juga digunakan sebagai pelengkap dalam tari-tarian.Ketiga sanggar itu antara lain Sanggar Balanga Tingang dengan menampikan tari Mandau. Di daerah tersebut. Satu dari kearifan khasanah budaya warisan nenek moyang tersebut terkandung dalam ragam seni tarian. tari Rantak Kipas Gempita. Selain itu. Kegiatan yang dilangsungkan di Gedung Eka Tingang Nganderang (Betang Mandala Wisata) tersebut menampilkan tujuh cindera tari dari tiga sanggar seni budaya yang ada di kota Palangka Raya. DeTAK merangkum sejumlah literatur dari sejarah dan makna tarian yang dipentaskan. Lembaga Kebudayaan Dayak Palangka Raya (LKD-PR) menggelar pentas tari garapan dan tradisional. tarian ini juga sering dilakukan sebagai salah satu prasyarat tata cara penyembuhan seseorang yang menderita penyakit. tarian ini biasanya dimainkan oleh anak-anak. setelah selesai panen padi. Tari Wadian Amun Rahu Tarian ini pada mulanya adalah sebuah tarian tradisional Suku Dayak Kalimantan Tengah yang bersifat sakral. Jarangkong Bango merupakan perangkat tari berupa benda yang dibuat dari batok 12 2. Bentuknya segi enam memanjang dengan ukuran panjang kurang lebih 1 meter dan lebarnya kurang lebih 0. Tarian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Suku Dayak sebagai penduduk aslinya kaya dengan keanekaragaman seni dan budaya peninggalan masa lalu. lidah api.5 meter dengan perkiraan dapat menutupi dada manusia guna menangkis mandau atau tombak musuh apabila terjadi perkelahian dalam perang. magis dan religius. Selain sebagai pelengkap alat pertahanan diri. Tari Jarangkang Bango Tarian ini merupakan tari kreasi baru yang diadaptasi dari tarian Suku Dayak di pedalaman Kalimantan Tengah dengan nama yang sama. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk promosi kesenian daerah guna mendukung pengembangan potensi wisata lokal. Tarian yang biasa dimainkan oleh kaum perempuan ini pada masa lampau dimaknai sebagai prosesi adat untuk menghantarkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dari kegiatan tersebut. 1. . Talawang dibuat dari bahan kayu yang ringan tetapi kuat. Ciri khas dari tari Wadian Amun Rahu terlihat pada penggunaan tata busananya yang didominasi warna merah dan putih sebagai perlambang keagungan Sang Maha Pencipta. dan pilin ganda.

sajian tarian ini telah mengalami pengembangan ragam gerak dengan tidak meninggalkan kaidah dan tehnik dasarnya. Dibanding konsep awalnya. sebagai manifestasi dari semangat yang dimiliki oleh generasi muda dalam upaya ikut serta dalam membangun masyarakat. bangsa dan negara. Tari giring-giring biasa dipertunjukkan dengan perangkat musik dari bambu yang berbunji jika digetarkan. Kalimantan Tengah. Tari ini biasa ditampilkan pada acara-acara adat sebagai perwujudan perasaan suka cita warga terutama pada saat menyambut tamu-tamu kehormatan. Saat ini. Tari Giring-giring Tari giring-giring awalnya adalah tarian yang berasal dari daerah DAS Barito. Kemajemukan sosial dan budaya dalam diri para pemuda yang menuntut ilmu di Bumi Tambun Bungai bukanlah suatu hambatan dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk memajukan daerah. 13 . 5. penggarapan tari. Alat musik ini biasa disebut Ganggereng dan dimainkan bersama sebuah tongkat yang disebut Gantar. Tarian ini menunjukan sebuah kebersamaan dan kekompakan serta solidaritas anakanak Suku Dayak Kalimantan Tengah dalam hidup bermasyarakat. Perangkat ini kemudian digunakan oleh para penari sebagai properti utama dalam tarian ini. 4. gerak dan ragamnya telah mengalami pengembangan dengan tidak meninggalkan kaidah dan tekniknya yang sudah dikenal luas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah sejak masa silam. Makna yang terkandung di dalamnya adalah semangat seluruh warga Dayak dalam pertahanan diri dan kampung halaman dari ancaman pihak-pihak luar. gagah dan energik. Dengan iringan perpaduan musik tradisonal yang energik tarian ini pada jaman dulu berfungsi sebagai tarian untuk menghantar syukuran kepada Yang Maha Kuasa karena keberhasilan dalam seluruh aspek kehidupan Suku Dayak Kalimantan Tengah. sedangkan Gelang Bawo ditarikan oleh penari pria. Dalam perkembangannya. Tarian Dadas dilakukan oleh penari wanita. Tari Rantak Kipas Gempita Tarian ini menggambarkan semangat generasi muda dalam meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Tarian ini dimainkan dengan lincah dan gembira. Tari Gelang Dadas dan Gelang Bawo (Iruang Wandrung) Tarian ini merupakan rampak selaras dua gerak tari yang disatukan yaitu Wadian Dadas dan Wadian Bawo dan kemudian disebut Tari Iruang Wandrung. Dalam penyajiannya penari melakukan gerakan yang lembut. gerak dan ragam Giring-giring telah mengalami banyak pengembangan dengan tidak meninggalkan kaidah dan teknik dasar tarinya. 6.kelapa yang dibelah dua. Tarian Mandau Tari ini merupakan tarian yang umumnya dilmainkan oleh kaum perempuan. kemudian dilubangi untuk mengaitkan tali pegangan. 3.

Tarian ini dimainkan dengan lemah gemulai oleh penari putri sebagai gambaran sukacita dan ucapan syukur kepada Tuhan atas terlaksananya suatu hajatan besar di kalangan warga. Sama seperti tarian lainnya. tari ini juga telah mengalami pengembangan di beberapa bagian gerak dan atribut penari.7. Tari Bahalai atau Tari Selendang Bawi Tarian ini merupakan cindera tari yang diangkat dari kelengkapan pakaian berupa selendang di kalangan kaum wanita Suku Dayak Kalimantan Tengah. Ilustrasi 14 .

tari Jarangkang Bango. dan segi agama. seni dapat terlahir dari ilmu. Dari senjata tradisional. dan lain sebagainya. salah satu senjata tradisional dari Kalimantan Tengah adalah mandau. tari Rantak Kipas Gempita. rumah panggung yang besar. budaya yang ada di kalimantan dapat kita lihat dari rumah betang. dan imajinasi seseorang. seni musik. contohnya tari Wadian Amun Rahu. tari Gelang Dadas dan Gelang Bawo (Iruang Wandrung). contoh nya seni tari. yang dapat menampung banyak orang. yang disertai dengan tameng nya yang disebut talawang. Seni tari dari Kalimantan Tengah pun sangat beragam.BAB III KESIMPULAN Seni merupakan proses dari seseorang. tarian Mandau. 15 . di Kalimantan Tengah. sudah selayaknya para remaja untuk mengenal ataupun mendalami kebudayaan yang ada di Kalteng ini. Banyak nya seni di Kalimantan Tengah juga mempengaruhi kepercayaan masyarakat. tari Giring-giring. tari Bahalai atau tari Selendang Bawi. seni patung. dalam segi budaya. Namun generasi remaja Kalteng sekarang banyak yang tidak mengetahui banyaknya kebudayaan yang ada di tanah ini. rakyat nya juga memiliki karya dan seni.