MANAJEMEN STRATEGIS A. PENGERTIAN MANAJEMEN STRATEGIS 1.

Fred David : manajemen strategi adalah seni dan ilmu untuk formulasi, implementasi dan evaluasi keputusan yang bersifat lintas fungsional yang digunakan sebagai panduan bagi fungsi sumberdaya manusia, pemasaran, keuangan dan lain-lain agar dapat mencapai tujuannya. 2. Manajemen strategis sepadan dengan perencanaan strategis. Manajemen strategis lebih banyak digunakan dalam dunia akademis sedangkan perencanaan strategis banyak digunakan dalam dunia bisnis. B. TAHAP-TAHAP MANAJEMEN STRATEGIS 1. Perumusan strategi yaitu mencakup kegiatan: a. Mengembangkan visi dan misi organisasi b. Mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal organisasi c. Menentukan kekuatan dan kelemahan internal organisasi d. Menetapkan tujuan jangka panjang organisasi e. Membuat sejumlah strategi alternatif untuk organisasi dan f. Memilih strategi tertentu untuk digunakan 2. Pelaksanaan strategi atau sering disebut tahap tindakan dalam manajemen strategis. Pada tahap ini, mengharuskan perusahaan untuk: a. Menetapkan sasaran tahunan b. Membuat kebijakan c. Memotivasi karyawan d. Mengalokasikan sumberdaya sehingga perumusan strategi dapat dilaksanakan 3. Evaluasi strategi adalah tahap akhir dalam manajemen strategis, sekaligus sebagai cara pertama dalam memperoleh informasi yang memungkinkan semua strategi dapat diubah sewaktu-waktu karena faktor eksternal dan internal yang selalu beribah. Tiga kegiatan pokok pada tahap ini yaitu: a. Mengkaji ulang faktor-faktor eksternal dan internal yang menjadilandasan perumusan strategi yang diterapkan sekarang ini b. Mengukur kinerja dan c. Melakukan tindakan-tindakan korektif C. ISTILAH KUNCI DALAM MANAJEMEN STRATEGIS 1. Perencana strategi adalah orang yang paling bertanggungjawab atas keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi. Perencana strategi mempunyai berbagai nama jabatan seperti CEO, Presiden, Pemilik, Direktur Eksekutif, Rektor, Dekan dan lain-lain. 2. Pernyataan visi dan misi. Pernyataan visi adalah langkah pertama dalam manajemen strategis. Kebanyakan visi tidak lebih dari satu kalimat. Bagi banyak organisasi, pernyataan visi dibuat untuk menjawab pertanyaan ”akan menjadi apakah kita ini?” Pernyataan misi adalah ”pernyataan tujuan jangka panjang yang membedakan suatu bisnis dengan bisnis serupa lainnya” 3. Peluang dan Ancaman Eksternal merujuk pada peristiwa dan tren ekonomi, sosial budaya demografi, lingkungan, politik, hukum, pemerintahan, teknologi dan persaingan yang dapat menguntungkan atau merugikan suatu organisasi secara berarti dimasa depan. Peluang dan Ancaman sebagian besar diluar kendali organisasi. 4. Kekuatan dan Kelemahan Internal adalah segala kegiatan dalam kendali organisasi yang bisa dilakukan dengan sangat baik atau buruk. Kekuatan dan Kelemahan dapat ditentukan dengan bercermin pada para pesaing. 5. Tujuan Jangka Panjang dapat didefinisikan sebagai hasil tertentu yang perlu dicapai organisasi dalam memenuhi misi utamanya. Jangka panjang berarti lebih dari satu tahun

Strategi adalah bakal tindakan yang menuntut keputusan manajemen puncak dan sumberdaya perusahaan yang banyak untuk merealisasikannya. Strategi adalah cara untuk mencapai tujuan-tujuan jangka panjang. sebaiknya dalam satu kalimat dan dibuat berdasarkan masukan dari sebanyak mungkin manajer. MODEL MANAJEMEN STRATEGIS E. Menjadi dasar atau standar dalam mengalokasikan sumber daya organisasi 3. Sasaran tahunan adalah tolok ukur jangka pendek yang harus dicapai organisasi untuk mencapai tujuan-tujuang jangka panjangnya 8. Sebagai acuan bagi setiap individu dalam memahami tujuan dan arah organisasi. KARAKTERISTIK PERNYATAAN MISI 1. Misi bisnis merupakan titik awal untuk merancang pekerjaan-pekerjaan manajerial G. waktu dan kinerja yang dapat dinilai dan diawasi H. Misi adalah dasar untuk membuat prioritas. rencana dan penugasan kerja 4. 3. Pernyataan Misi biasanya memiliki lingkup luas karena 2 alasan : . 4. strategi.6. Pernyataan Visi harus menjawab pertanyaan dasar diatas. Menciptakan nada atau iklim organisasi yang sama 4. Memfasilitasi penerjemahan tujuan-tujuan organisasi ke struktur kerja termasuk penugasan kerja kepada bagian-bagian yang bertanggungjawab dalam organisasi 6. Memastikan adanya kesatuan tujuan dalam organisasi 2. INGIN MENJADI APAKAH KITA? 1. Visi adalah dasar yang hendak dicapai oleh perusahaan dalam jangka panjang F. Pernyataan Misi merupakan pernyataan sikap dan pandangan 2. Pernyataan Misi yang jelas sangat membantu dalam menetapkan tujuan-tujuan dan merumuskan strategi secara efektif. 3. 2. dan untuk membatasi mereka yang tidak bisa memahami tujuan dan arah organisasi tersebut secara lebih jauh turut serta dalam kegiatan organisasi 5. 7. Pernyataan Misi adalah suatu deklarasi mengenai „alasan keberadaan‟ suatu organisasi. PENTINGNYA VISI DAN MISI 1. Menjelaskan tujuan-tujuan organisasi dan menerjemahkan tujuan-tujuan tersebut menjadi beberapa sasaran kegiatan yang memiliki parameter biaya. 2. Kebijakan adalah cara mencapai sasaran tahunan D. Pernyataan Visi haruslah singkat. APAKAH BISNIS KITA? 1. Visi yang jelas menjadi dasar untuk membuat pernyataan misi yang komprehensif.

demografi dan lingkungan c. pemerintahan dan hukum d. Pasar: secara geografis dimanakah perusahaan bersaing? 4. a. Kekuatan politik. yaitu setiap orang dan kelompok yang memiliki kepentingan atau hak terhadap perusahaan. Pelanggan: siapakah pelanggan perusahaan? 2. KOMPONEN PENTING PERNYATAAN MISI 1. 5. 6. Kekuatan teknologi e. Tujuan Audit Eksternal adalah membuat daftar terbatas mengenai berbagai peluang yang dapat menguntungkan perusahaan dan berbagai ancaman yang harus dihindari 2. Perhatian terhadap keberlangsungan hidup. Filsafat: apakah keyakinan. HAKIKAT AUDIT EKSTERNAL 1. Pernyataan Misi harus cukup luas agar bisa secara efektif menyatukan berbagai perbedaan diantara para stakeholder sekaligus menarik bagi mereka. Perhatian terhadap citra publik: apakah perusahaan tanggap terhadap persoalan-persoalan sosial. Pernyataan Misi yang efektif tidak boleh terlalu panjang. Kekuatan ekonomi b. Teknologi: apakah perusahaan memiliki teknologi terkini? 5. Kekuatan-kekuatan eksternal utama: a. pertumbuhan dan keuntungan: apakah perusahaan berkomitmen terhadap pertumbuhan dan keuangan yang sehat? 6. Kekuatan sosial. Kekuatan persaingan B. I. cita-cita dan prioritas etis dasar perusahaan? 7. Perhatian terhadap karyawan: apakah karyawan merupakan aset berharga bagi perusahaan? AUDIT EKSTERNAL A. Disarankan tidak lebih dari 200 kata Pernyataan Misi yang efektif juga dapat membangkitkan perasaan dan emosi yang positif terhadap organisasi Pernyataan Misi yang efektif harus dapat menimbulkan semangat (inspiring) dalam pengertian bahwa pernyataan tersebut memotivasi pembacanya untuk bertindak Pernyataan Misi yang efektif juga mencerminkan arah dan strategi pertumbuhan dimasa depan yang didasarkan atas analisis internal dan eksternal yang berpandangan kedepan. Konsep Diri: apakah kompetensi perusahaan yang mencolok atau keunggulan kompetitif utamanya? 8. budaya. Hubungan antara Kekuatan-kekuatan Eksternal Utama dan Perusahaan . 4. Sebuah Pernyataan Misi yang baik biasanya memungkinkan dimunculkannya dan dipertimbangkannya sejumlah tujuan dan strategi alternatif yang mungkin dapat diambil tanpa terlalu menyumbat kreativitas manajemen b.3. Produk atau jasa: apakah produk atau jasa utama perusahaan? 3. nilai-nilai. komunitas dan lingkungan? 9.

pemerintahan. faktorfaktor keberhasilan kritis dalam CPM menyangkut baik isu-isu eksternal maupun internal.0 3. 3. gunakan selalu persentase.3. 3. Cari antara 10 dan 20 faktor. Usahakan se spesifik mungkin. Oleh karena itu peringkatnya merujuk pada kekuatan dan kelemahan. 4.0 (tidak penting) sampai 1. Ada beberapa perbedaan penting antara CPM dan EFE: a. budaya. Peringkat didasarkan pada efektivitas strategi perusahaan. politik. dan angka perbandingan jika dimungkinkan 2. jurnal perdagangan. ANALISIS INDUSTRI (MATRIKS PROFIL PERSAINGAN (CPM)) 1. beri bobot pada setiap faktor dari 0.0 (amat penting). Informasi tersebut kemudian dievaluasi untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang paling penting bagi perusahaan. hukum dan teknologi 2. PROSES MELAKSANAKAN AUDIT EKSTERNAL 1. Tetapi ancaman dapat juga mendapat bobot tinggi jika berat atau sangat mengancam. kalikan setiap bobot faktor dengan peringkat untuk menentukan nilai yang dibobot. Jumlahkan nilai yang dibobot untuk setiap variabel untuk menentukan nilai bobot total bagi organisasi.rata. 4=kekuatan besar. Buat daftar faktor-faktor eksternal yang diidentifikasi dalam proses audit eksternal. 1=kelemahan besar. rasio. majalah. Analisis perbandingan ini memberikan informasi strategis internal yang penting . Namun. sedangkan bobot dalam langkah 2 didasarkan pada industri. ANALISIS INDUSTRI (MATRIKS EVALUASI FAKTOR EKSTRENAL (EFE)) Lima langkah dalam pengembangan matriks EFE: 1. 2=kelemahan kecil. berikan peringkat 1 sampai 4 kepada masing-masing faktor eksternal kunci untuk menunjukkan seberapa efektif strategi perusahaan saat itu merespon faktor tersebut dengan catatan: 4=respon luar biasa. E. Informasi dapat diperoleh melalui intelijen atau mata-mata persaingan. Perusahaan mengumpulkan informasi mengenai tren ekonomi. demografi. Competitive Profile Matrix-CPM mengidentifikasi pesaing utama perusahaan serta kekuatan dan kelemahannya terkait dengan contoh posisi strategis perusahaan 2. Peringkat didasarkan atas keadaan perusahaan. 5. lingkungan. termasuk peluang-peluang dan ancaman yang mempengaruhi perusahaan dan industrinya. atau 4. surat kabar dan lain-lain. Bobot dan total nilai yang dibobot dalam CPM dan EFE mempunyai arti yang sama. Faktor-faktor keberhasilan kritis dalam CPM juga tidak dikelompokkan seperti dalam peluang dan ancaman seperti pada EFE c. Bobot yang wajar dapat ditentukan dengan membandingkan pesaing yang sukses dan yang gagal atau dengan mendiskusikan faktor tersebut dan mencapai konsesus kelompok. sosial. D. Jumlah seluruh bobot yang diberikan pada faktor diatas harus sama dengan 1. 3=kekuatan kecil. Daftar peluang dahulu kemudian ancaman.C. Faktor keberhasilan kritis dalam CPM lebih luas b. 3=respon diatas rata. Bobot menunjukkan kepentingan relatif dari dari faktor tersebut agar berhasil dalam industri tersebut. 2=respon rata-rata. Penting untuk diperhatikan bahwa baik peluang maupun ancaman dapat memperoleh peringkat 1.2. Peluang sering mendapat bobot lebih besar ketimbang ancaman. 1=respon jelek. Dalam CPM pemeringkatan dan total nilai yang dibobot untuk perusahaan pesaing dapat dibandingkan dengan perusahaan sampel.

tujuan dan misi perusahaan saat ini. KERANGKA PERUMUSAN STRATEGI YANG KOMPREHENSIF . 2. 3. melaksanakan audit eksternal dan melakukan audit internal. Apabila perusahaan menghadapi situasi yang sulit. 2=mungkin bisa diimplementasikan. Strategi alternatif yang diusulkan oleh peserta harus dipertimbangkan dan didiskusikan dalam rapat. Analisis dan pilihan strategi bertujuan untuk menentukan arah tindakan alternatif terbaik bagi perusahaan dalam rangka mencapai misi dan tujuannya 2. Ketika semua strategi yang dianggap dapat dijalankan oleh peserta telah diserahkan dan dipahami. HAKIKAT ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI 1. maka strategi alternatif bisa menjadi tahapan langkah yang menggerakkan perusahaan dari posisinya sekarang menuju posisi yang dicitacitakannya pada masa yang akan dating H. I. PROSES MEMBUAT DAN MEMILIH STRATEGI 1. Strategi. dengan 1=seharusnya tidak diimplementasikan. Perencana strategi tidak pernah mempertimbangkan semua alternatif yang dapat menguntungkan perusahaan. Oleh karena itu harus dibuat sejumlah strategi yang paling menarik dan yang dapat ditangani. Proses ini akan menghasilkan daftar prioritas strategi terbaik yang mencerminkan sikap kolektif kelompok tersebut. ANALISIS PERSAINGAN (MODEL LIMA KEKUATAN PORTER) G.F. begitu pula cara mengimplementasikannya. 3=harus diimplementasikan dan 4=pasti harus diimplementasikan 5. ditambah dengan informasi hasil audit eksternal dan internal merupakan landasan untuk memunculkan dan mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat dilakukan (feasible) 3. karena jumlah pilihan tidak bisa TIDAK TERBATAS. strategi itu harus diberi peringkat berdasarkan urutan daya tariknya oleh semua peserta. Mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi alternatif harus melibatkan banyak manajer dan karyawan yang sebelumnya secara bersama pernah menyusun pernyataan misi organisasi. 4.

2. berpikir dan merasa yang benar. Audit Internal memerlukan pengumpulan dan pengolahan informasi mengenai manajemen pemasaran. 3. HAKIKAT AUDIT INTERNAL 1. yang dipelajari ketika menghadapi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal dan yang terbukti cukup baik sehingga dapat dianggap benar dan dapat diajarkan kepada para anggota baru sebagai cara pandang. Sasaran dan strategi ditetapkan dengan maksud memanfaatkan kekuatan internal dan mengatasi kelemahannya 4. PROSES MELAKSANAKAN AUDIT INTERNAL 1. 3. MEMADUKAN STRATEGI DAN BUDAYA 1. MODEL MANAJEMEN STRATEGIS C. 2. Alat perumusan strategi ini meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam berbagai bidang fungsional dalam suatu usaha 3. Langkah ringkas dalam melakukan audit manajemen strategis adalah membuat Matriks EFI 2. Definisi diatas menekankan pentingnya menyesuaikan faktor-faktor eksternal dan internal dalam membuat keputusan strategis. keuangan/akuntansi. Kekuatan dan kelemahan internal bersama peluang/ ancaman eksternal dan pernyataan misi yang jelas merupakan landasan untuk menetapkan sasaran dan strategi. produksi/operasi. tidak satupun perusahaan yang mempunyai kekuatan dan kelemahan yang sama dalam semua bidang 2. Kekuatan suatu perusahaan yang tidak mudah ditandingi atau ditiru oleh pesaing disebut kompetensi pembeda (distinctive competencies) B. Matriks ini juga menjadi landasan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi hubungan diantara bidang-bidang ini. penelitian dan pengembangan serta sistem informasi manajemen. Proses melaksanakan audit internal serupa dengan proses dalam audit eksternal. Faktor-faktor keberhasilan yang penting yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan dapat diidentifikasi dan diurutkan berdasarkan prioritasnya sebagaimana dibahas pada audit eksternal D. Semua organisasi mempunyai kekuatan dan kelemahan dalam berbagai bidang fungsional. . E. MATRIKS EVALUASI FAKTOR INTERNAL (EFI) 1.AUDIT INTERNAL A. Namun. Budaya organisasi didefinisikan sebagai “pola tingkah laku yang dikembangkan oleh suatu organisasi.

keuatan kecil (peringkat=3). rasio. Berikan bobot dengan kisaran 0. kalikan setiap bobot faktor dengan peringkat untuk menentukan nilai yang dibobot untuk setiap variabel.0 (terpenting) pada setiap faktor. Ingat peringkat 4 dan 3 hanya untuk kekuatan. Tulislah faktor-faktor internal utama sebagaimana teridentifikasi dalam proses audit internal. berikan peringkat 1 sampai 4 kepada setiap faktor untuk menunjukkan apakah faktor itu merupakan kelemahan besar (peringkat=1). sedangkan bobot dalam langkah 2 didasarkan keadaan industri.4. termasuk kekuatan maupun kelemahnnya. faktor-faktor yang dianggap mempunyai pengaruh paling besar terhadap kinerja organisasi diberi bobot tertinggi. 5. Usahakan se spesifik mungkin. Choose Wisely! Setiap orang dilahirkan untuk menang. Jumlah dari semua bobot harus sama dengan 1. kelemahan kecil (peringkat=2). gunakan selalu persentase. Perbedaan utama antara satu orang dengan yang lainnya ialah keinginannya untuk BELAJAR.0 (tidak penting) sampai 1. Matriks EFI dapat dikembangkan dengan lima langkah sebagai berikut: F. Lima langkah dalam pengembangan matriks EFI: 1. sedangkan 1 dan 2 hanya untuk kelemahan. atau kekutana besar (peringkat=4). 4. Tuliskan kekuatan lebih dahulu kemudian kelemahan. G. Gunakan 10 sampai 20 faktor terpenting. Seperti halnya Matriks EFE dan CPM. Tanpa mempedulikan apakah faktor kunci adalah kekuatan atau kelemahan internal. Peringkat diberikan berdasarkan keadaan perusahaan. Jumlahkan nilai yang dibobot untuk setiap variabel untuk menentukan total nilai yang dibobot untuk organisasi. 2. Penilaian intuitif diperlukan dalam membuat Matriks EFI. Bobot yang diberikan pada suatu faktor menunjukkan seberapa penting faktor itu menunjang keberhasilan perusahaan dalam industri yang digelutinya. BERUBAH dan BERKEMBANG . Oleh karena itu pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang dimuat dalam matriks ini lebih penting daripada sekedar angka-angka. Tidak seorangpun dilahirkan untuk kalah. dan angka perbandingan. 5. The Superior Service Life is about CHOICE You Have To Choose.0 3.

Customer cost 3. Convenience 4. Price 3. TEAM WORK vs. Place 4. Service Quality Gap 1. Marketing Approach 4p (Konsep saat ini) 1. Promotion J. Tidak memiliki konsep standar pelayanan yang benar 3. Proses Operasional Terbaik . Product 2. Communication K. Customer solutions 2.H. Tidak mengetahui apa yang diharapkan nasabah 2. Agenda The Superior Service ? What is Superior Service? Communication Handling Difficult Situation Working as a Team I. Marketing Approach 4p (Konsep 10 Tahun yang lalu) 1. Tidak menerapkan pelayanan sesuai standar yang di miliki 4. SERVICE M. Tidak sesuainya kinerja dengan janji-janji L.

Mengurangi Ketidakpastian 6. terukur. realistis. Arti penting Tujuan Jangka Panjang: 1.Ending Journey Successful Teams Build on the Strengths of each Individual Members STRATEGI DALAM PRAKTEK A. 3. Tujuan jangka panjang diperlukan pada tingkat korporat. Merangsang pengerahan tenaga 8. Menentukan prioritas 5. Memberikan arah 2. Setiap tujuan harus dikaitkan dengan kerangka waktu 4. Meminimalkan konflik 7. TUJUAN JANGKA PANJANG 1. Tujuan jangka panjang merupakan hasil yang diharapkan dari pelaksanaan strategi tertentu 2. Proses Operasional Jelek Customer Care is Everyone’s Job Quality is a Never . menantang. divisi. Tujuan haruslah bersifat kuantitatif. Membantu dalam evaluasi 4. Memberikan sinergi 3.N. Membantu dalam mengalokasikan sumber daya dan merancang pekerjaan . dan sejalan dengan unit-unit organisasi. dan fungsional dalam sebuah organisasi B. dapat diperoleh. dapat dipahami. bertahap.

STRATEGI DEFENSIF a. Pengembangan Produk (product development) 3. Rasionalisasi Biaya (retrechment) b. Divestasi (divestiture) c. adalah strategi dengan tujuan membuat produk dan menyediakan jasa yang dianggap unik diseluruh industri dan ditujukan kepada konsumen yang relatif tidak terlalu peduli terhadap perubahan harga c. STRATEGI UMUM MICHAEL PORTER 1.C. adalah strategi dengan tujuan membuat produk dan meyediakan jasa yang memenuhi keperluan sejumlah kelompok kecil konsumen F. Diversifikasi Konglomerat (conglomerate diversification) c. Bisnis suatu perusahaan dapat digambarkan sebagai rantai nilai (value chain). Pengembangan Pasar (market development) c. ada tiga landasan yang strategi yang dapat membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif a. Diversifikasi Konsentrik (concentric diversification) b. MODEL MANAJEMEN STRATEGIS D. RANTAI NILAI PORTER 1. Penetrasi Pasar (market penetration) b. Integrasi ke Belakang (backward integration) c. STRATEGI INTEGRASI a. Integrasi ke Depan (forward integration) b. Strategi keunggulan biaya. JENIS STRATEGI 1. Strategi fokus. STRATEGI DIVERSIFIKASI a. sama dengan atau menghasilkan nilai . STRATEGI INTENSIF a. Menurut Porter. Diversifikasi Horizontal (horizontal diversification) 4. Likuidasi (liquidation) E. yaitu total pendapatan dikurangi total biaya seluruh aktivitas yang dilakukan untuk mengembangkan dan memasarkan suatu produk atau jasa. menekankan pada pembuatan produk standar dengan biaya per unit sangat rendah untuk konsumen yang peka terhadap perubahan harga b. Strategi diferensiasi. Integrasi Horisontal (horizontal integration) 2. Menurut Porter.

C. karena jumlah pilihan tidak bisa TIDAK TERBATAS. Analisis dan pilihan strategi bertujuan untuk menentukan arah tindakan alternatif terbaik bagi perusahaan dalam rangka mencapai misi dan tujuannya 2.2. maka strategi alternatif bisa menjadi tahapan langkah yang menggerakkan perusahaan dari posisinya sekarang menuju posisi yang dicitacitakannya pada masa yang akan dating B. membuat perjanjian kerjasama dan memberikan pelayanan kepada pelanggan 3. Apabila perusahaan menghadapi situasi yang sulit. begitu pula cara mengimplementasikannya. tujuan dan misi perusahaan saat ini. Ketika semua strategi yang dianggap dapat dijalankan oleh peserta telah diserahkan dan dipahami. PROSES MEMBUAT DAN MEMILIH STRATEGI 1. Strategi alternatif yang diusulkan oleh peserta harus dipertimbangkan dan didiskusikan dalam rapat. HAKIKAT ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI 1. Semua perusahaan dalam industri tertentu mempunyai rantai nilaiu serupa. 3. Mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi alternatif harus melibatkan banyak manajer dan karyawan yang sebelumnya secara bersama pernah menyusun pernyataan misi organisasi. dengan 1=seharusnya tidak diimplementasikan. melaksanakan audit eksternal dan melakukan audit internal. membangun fasilitas manufaktur. Strategi. 2=mungkin bisa diimplementasikan. ditambah dengan informasi hasil audit eksternal dan internal merupakan landasan untuk memunculkan dan mengevaluasi berbagai strategi alternatif yang dapat dilakukan (feasible) 3. 3=harus diimplementasikan dan 4=pasti harus diimplementasikan 5. pemasok dan distributor ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI A. KERANGKA PERUMUSAN STRATEGI YANG KOMPREHENSIF . Perusahaan harus berupaya keras untuk memahami tidak hanya rantai nilai operasi mereka sendiri. strategi itu harus diberi peringkat berdasarkan urutan daya tariknya oleh semua peserta. Proses ini akan menghasilkan daftar prioritas strategi terbaik yang mencerminkan sikap kolektif kelompok tersebut. Oleh karena itu harus dibuat sejumlah strategi yang paling menarik dan yang dapat ditangani. 2. 4. Perencana strategi tidak pernah mempertimbangkan semua alternatif yang dapat menguntungkan perusahaan. mendesain produk. yang terdiri dari aktivitas seperti membeli bahan baku. tetapi juga rantai nilai dari pesaing.

alokasi sumber daya sering didasarkan pada faktor politik atau pribadi 3. metode. 3. Perumusan strategi memerlukan keterampilan intuitif dan analisis yang baik h. Kebijakan menetapkan lingkup. Alokasi sumber daya adalah kegiatan utama manajemen yang memungkinkan pelaksanaan strategi 2. kebijakan memperjelas apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan dalam mengejar tujuan organisasi. Perumusan strategi adalah memosisikan daya sebelum tindakan b. Manajemen strategis memungkinkan sumber daya dialokasikan menurut prioritas yang ditetapkan oleh tujuan tahunan 4. Semua organisasi paling sedikit mempunyai 4 macam sumber daya yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu sumber daya keuangan. Pelaksanaan strategi memerlukan koordinasi diantara banyak orang B. hambatan. dan batasan jenis tindakan administratif yang dapat digunakan untuk memberi imbalan dan sanksi terhadap tingkah laku. dan departemen C. Pelaksanaan strategi adalah mengelola daya selama tindakan c. Merupakan kegiatan terdesentralisasi yang secara langsung melibatkan semua manajer dalam sebuah organisasi 2. ALOKASI SUMBER DAYA 1. bentuk. Perbedaan perumusan dan pelaksanaan strategi a. prosedur. HAKIKAT PELAKSANAAN STRATEGI 1. Perumusan strategi memfokuskan pada efektivitas d. dan praktik administratif spesifik yang ditetapkan untuk mendukung dan mendorong pekerjaan kearah tujuan yang ditetapkan 2. Pelaksanaan strategi memfokuskan pada efisiensi e. Pelaksanaan strategi terutamanya adalah proses operasional g. divisi.MELAKSANAKAN STRATEGI: ISU – ISU MANAJEMEN A. Perumusan strategi memerlukan koordinasi diantara beberap orang j. Konflik tidak mungkin dihindari dalam organisasi sehingga harus ditangani dan diselesaikan sebelum konsekuensi yang merusak fungsi mempengaruhi prestasi kerja organisasi. Konflik dapat didefinisikan sebagai perselisihan antara dua pihak atau lebih mengenai satu masalah atau lebih 2. Merupakan mekanisme utama untuk mengevaluasi manajer c. Perumusan strategi terutamanya adalah proses intelektual f. Merupakan landasan untuk mengalokasikan sumber daya b. meredam (defusion) dan konfrontasi (confrontation) . Kebijakan merupakan instrumen untuk melaksanakan strategi 3. Pelaksanaan strategi memerlukan keterampilan memotivasi dan kepemimpinan yang khusus i. Pada organisasi yang tidak menggunakan pendekatan manajemen strategis untuk membuat keputusan. Berbagai pendekatan untuk mengelola dan menyelsaikan konflik dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori yaitu menghindar (avoidance). MENGELOLA KONFLIK 1. Kebijakan secara umum didefinisikan sebagai pedoman. KEBIJAKAN 1. sumber daya fisik. sumber daya manusia dan sumber daya teknologi E. TUJUAN TAHUNAN 1. Tujuan Tahunan penting bagi pelaksanaan strategi karena tujuan: a. aturan. Menetapkan prioritas organisasi. Merupakan instrumen utama untuk memonitor kemajuan kearah pencapaian tujuan jangka panjang d. D.

Personil Litbang memiliki peran integral dalam implementasi strategi 2. Banyak variabel pemasaran yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan strategi. ISU LITBANG 1. Penelitian dan Pengembangan. membuat anggaran keuangan dan mengevaluasi nilai sebuah bisnis 2. Apakah memperoleh modal dengan utang jangka pendek. Pemosisian produk (product positioning) B. Dua variabel yang sangat penting untuk pelaksanaan strategi adalah: a. Menentukan jumlah uang tunai yang harus ada ditangan C. MENCOCOKKAN STRUKTUR DENGAN STRATEGI 1. Keuangan/Akuntansi. Apakah menyewa atau membeli aset tetap c. saham preferen atau saham biasa b. membuat laporan keuangan. ISU KEUANGAN/AKUNTANSI 1. ISU PEMASARAN 1. Struktur Matriks G. Menjadi pemimpin harga atau pengekor harga c. Jenis-jenis struktur a. Kebijakan Litbang yang dirumuskan dengan baik dapat memadukan peluang pasar dengan kemampuan internal. Segmentasi pasar (market segmentation) b. Hubungan Strategi – Struktur menurut Chandler PELAKSANAAN STRATEGI: ISU – ISU Pemasaran. Kebijakan Litbang dapat mendorong usaha-usaha pelaksanaan strategi untuk: . jangka panjang. Struktur Divisional c. Konsep keuangan/akuntansi yang dianggap penting untuk pelaksanaan strategi yaitu memperoleh modal yang dibutuhkan. Beriklan secara online atau tidak 2. Beberapa contoh keputusan yang mungkin memerlukan kebijakan: a. Sebagai contoh misalnya keputusan-keputusan pemasaran yang memerlukan kebijakan sebagai berikut: a. Memberikan garansi menyeluruh atau terbatas d. 3. Menggunakan dealer tunggal atau banyak b.F. Struktur Fungsional b. dan Sistem Informasi Manajemen A. Struktur Strategic Business Unit d.

Dan lain-lain EVALUASI STRATEGI A. Dibanyak organisasi.a. Keunggulan c. Kelayakan B. Mengembangkan proses dengan robot atau manual d. Menjadi pemimpin atau pengikut dalam Litbang 4. KERANGKA KERJA EVALUASI STRATEGI . ISU SISTEM INFORMASI MANAJEMEN 1. Menjadi produsen berbiaya rendah dengan memproduksi massal produk yang serupa dengan harga yang lebih murah dari produk baru yang diluncurkan D. Mengkaji landasan strategi perusahaan b. Perusahaan yang paling efektif mengumpulkan. Menjadi perusahaan terdepan yang memasarkan produk-produk berteknologi baru b. Tiga pendekatan Litbang untuk mengimplemtasikan strategi: a. Evaluasi strategi penting karena organisasi menghadapi lingkungan yang dinamis. Membandingkan hasil yang diharapkan dengan kenyataann dan c. Menekankan penelitian dasar atau terapan c. Baik tidaknya evaluasi strategi tergantung pada informasi yang menjadi landasan evaluasi strategi tersebut 3. evaluasi strategi semata-mata hanyalah penilaian kinerja organisasi 5. Menekankan peningkatan mutu produk atau proses b. Proses manajemen strategis menjadi sangat mudah dijalankan di perusahaan-perusahaan yang memiliki sistem informasi yang efektif 3. Richard Rumelt menawarkan empat kriteria yang dapat digunakan untuk mengevaluasi suatu strategi yaitu a. 4. HAKIKAT EVALUASI STRATEGI 1. Umpan balik yang memadai dan tepat waktu merupakan bagian terpenting dari dalam evaluasi strategi yang efektif. Faktor-faktor kunci eksternal dan internal sering berubah dengan cepat dan drastis. Misalnya pesanan secara online dari tenaga penjualan kepada fasilitas produksi dapat memperpendek waktu pemesanan material dan mengurangi biaya persediaan. Sistem informasi yang baik memungkinkan perusahaan mengurangi biaya. Mengambil tindakan korektif untuk memastikan bahwa kinerja sesuai dengan rencana 2. mengolah dan mengevaluasi informasi eksternal dan internal memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan perusahaan lainnya 2. Konsistensi d. Evaluasi Strategi mencakup tiga kegiatan dasar sebagai berikut: a. Kesesuaian b. Menjadi peniru yang inovatif dari produk-produk yang berhasil c.

Kegiatan evaluasi strategi harus memberi informasi tepat waktu 3. KARAKTERISTIK SISTEM EVALUASI YANG EFEKTIF 1.C. Kunci bagi sistem evaluasi strategi efektif adalah kemampuan untuk meyakinkan partisipan bahwa kegagalan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu yang ditetapkan tidaklah berarti sama dengan prestasi mereka . Kegiatan evaluasi strategi harus ekonomis 2.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.