Khutbah Jum'at: MUHASABAH AKHIR MUHARAM

Innalhamdalillah nahmaduhu wanastanginuhu wanastaghfirugh wana‟udzubillahi minsyuruuri anfusina wasyayiati a‟malina mayyahdillahu falamudhilalah wamayyudlilfalahadiyalah Asyhaduallailahaillalloh wahdahulaysarikalah waasyhaduannamuhammadan „abduhu warosuluh Alloohumma sholi‟ala Muhammad wa‟ala alihi washohbihi ajma‟in Ya ayyuhalladzii na aamanuttaqullooha haqqo tuqootuhi walaa tamuutunna illa wa antummuslimuun Bismillaahirrohmaanirrohiim Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin , dst Dengan menyebut nama Alloh yang maha pengasih dan penyayang. Puji syukur hanya milik Alloh Robb semesta alam yang maha pengasih tak pilih kasih yang maha penyayang kepada yang beriman, hanya kepada-Nya kita menyembah dan hanya kepada-Nyalah kita berdoa mohon pertolongan terutama agar memberi kita petunjuk kepada jalan yang lurus yakni jalannya mereka yang diberi nikmat seperti para nabi, para penegak kebenaran, para mujahid dan orang-orang sholeh yang dijanjikan surga bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalannya orang yang sesat terutama golongan Yahudi dan Nasrani, Yahudi yang telah membunuh Nabi dan menukar ayat-ayat Alloh dengan harga yang murah dan orang Nasrani yang telah berlebih-lebihan dalam beragama hingga mengangkat Nabi sebagai anak Tuhan dan mereka-reka kelahiran anak tuhan tanggal 25 Desember untuk dijadikan hari raya mereka. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada Rosululloh Muhammad SAW, teladan kita, idola kita dan semoga pula kepada keluarganya, para sahabat dan orangorang muslim yang senantiasa istiqomah menegakan syariatnya, semoga Alloh memberi kekuatan hati kita untuk memasukan kita termasuk orang yang mampu menjadi golongan yang menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam, menjadi penyeru dakwah untuk membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Jama‟ah sholat jum‟at yang berbahagia Selaku khotib kami berwasiat kepada kita semua mari kita jaga iman dan taqwa kita kepada Alloh, mari kita taati Alloh dengan sebenarnya, jangan pernah melakukan suatu amalan yang sudah pasti keharamannya. Mari kita jalankan ibadah dengan hati yang ikhlas serta sesuai dengan apa yang telah ditetapkan Alloh dan utusan-Nya. Sebulan yang lalu saya telah menyampaikan gambaran neraka sebagai seburuk-buruk tempat yang kita tak akan sanggup menanggung adzabnya maka kami juga telah menyampaikan perbuatan yang menjadi sebab kita masuk keneraka. Salah satu perbuatan yang akan menyebabkan pelakunya tinggal di neraka selamanya adalah dosa syirik berupa penyembelihan bukan karena Alloh. Sedang dosa syirik adalah dosa besar sebagaimana dinyatakan dalam surat Lukman ayat 13: “Waidzqoolaluqmaanulibnihii wahuwa ya‟idhuhu yaabunayya laa tusyrikbillah, innasyirka ladhulmun „adhiim”. dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

jamasan jimat dan berbagai macam tradisi yang oleh pemerintah semakin ditumbuhsuburkan dan dilembagakan. Sesembahan itu entah disebut tuhan yang maha esa. mari kita cukupkan hanya dengan berislam saja kepercayaan dalam hati kita dan membuang kepercayaan yang lain. pepunden. Ajaran Islam tidak membenarkan percampuran (sinkretisme) dalam kepercayaan atau aqidah serta ibadah karena ajaran Islam telah sempurna. Itulah alasan saya katakan bahwa pemerintah telah menumbuhsuburkan budaya kesyirikan. Ada grebeg syura. “Ya ayyuhalladzii na aamanuu udkhuluu fiisilmi kaaffah walaa tattabi‟u khutuwatusyaithon innahu lakum „aduwwummubin” “Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu kedalam Islam secara total dan janganlah kamu menuruti langkah langkah syetan sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu” . ruwatan. penyembelihan ataupun tari-tarian adalah ungkapan syukur dan permohonan perlindungan kepada sesembahan mereka yang dianggap dapat memberikan keberkahan dan bencana terhadap mereka. Desa yang menjadi pilot project di kabupaten Banyumas karena memiliki tradisi yang sebenarnya sebagian besar adalah tradisi yang bertentangan dengan aqidah Islam.dan berbagai sebutan lain yang merupakan sosok tuhan dalam pandangan mereka dan tradisi mereka juga bukan karena perintah al-qur‟an tapi berdasarkan tradisi nenek moyang serta wangsit dan bisikan dari makhluk ghoib melalui perantara dukun atau juru kunci yang dalam kacamata islam itu yang memberi bisikan adalah syetan yang mengajak durhaka pada Alloh yang menginginkan manusia menemaninya diakhirat tinggal di neraka. Ketika berkunjung ke masjid Saka Tunggal ada harapan datang ke sebuah masjid yang bisa dicontoh kemakmurannya namun saat sholat dluhur tak ada yang adzan apalagi masuk ke masjid untuk berjamaah padahal banyak orang yang sedang meme pari dilingkungan masjid. sing mbau rekso. Desa Gerduren dengan budaya tarian lengger yang pada awalnya adalah ritual tolak bala dan ruwatan serta menjadi ungkapan syukur petani kepada Dewi Sri sang Dewi Padi yang dipercaya dapat memberi keberkahan maupun bencana dengan melakuklan tarian erotis yang seringkali menimbulkan syahwat bagi yang menontonnya. Bukankah tradisi mereka berupa persembahan. Desa Kalisalak dengan tradisi jamasan jimat pusaka pada dasarnya adalah warisan kepercayaan dinamisme yakni kepercayaan terhadap benda-benda yang dipercaya memiliki kekuatan. ebeg-ebegan dan berbagai macam tradisi yang tadinya tidak pernah lagi terdengar sekarang semarak lagi yang sering diberitakan hampir setiap hari dikoran dan media lainnya. sang hyang widi. sedekah bumi. Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang dengan tradisi unggah-unggahan dari para pengikut Kyai Bonokeling terdapat ritual penyembahan dan permohonan terhadap roh nenek moyang di kuburan sebagai warisan kepercayaan animisme. sedekah laut. kita justru menemukan praktek-praktek ritual syirik yang dibungkus dengan label budaya semakin marak.Tapi kalau kita mencermati keadaan dibulan muharam ini yang dalam basa jawa disebut bulan syura. Ada lagi tradisi Islam aboge di Desa Cikakak Wangon yang ternyata lebih uri-uri budaya sinkritisme antara Islam dan kepercayaan selain Islam. Mengapa saya katakan bahwa pemerintah menumbuhsuburkan budaya kesyirikan? Sebulan yang lalu pemerintah melaunching pilot project desa adat di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP). Setelah ada pilot project desa adat maka bukan hanya didesa yang menjadi pilot project saja namun di desa-desa yang lainpun turut menghidupkan kembali tradisi adat dan budaya seperti grebeg sura yang diisi acara sedekah bumi dengan penyembelihan binatang ataupun gunungan hasil bumi.

jika kejadian aneh. 2. tidak ada keyakinan tentang burung hantu.Dalam hal ini kita juga harus tetap berprinsip sebagaimana dalam surat al-Ikhlas ayat terakhir: “Lakum diinukum waliyadien” “Untukmu agamamu dan untukkku agamaku” Saudaraku yang semoga di berkahi Alloh. pertanda sebentar lagi akan ada anggota keluarga rumah tersebut yang akan meninggal. padahal itu bukan sebab. akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. Memutus tawakkal kepada Allah dan bertawakkal kepada selain Allah. beliau bersabda. Itu thiyaroh pada masyarakat Arab sedang kita yang dianggap lambang kematian adalah burung gagak. orang hajatan lebih sedikit dari pada bulan-bulan yang lain terutama bulan sebelum dan sesudahnya berarti masyarakat kita masih memiliki penyakit aqidah yang bernama “thiyaroh”. orang musyrikin Arab memiliki keyakinan yang semodel dengan keyakinan orang jawa. Al A‟raf: 131) Ulama menjelaskan bahwa hukum thiyaroh sebagai perbuatan kesyirikan dirinci menjadi dua: a. sesungguhnya kesialan mereka itu adalah ketetapan dari Allah. ath-thiyaroh syirk. Ketika Islam datang Nabi „alaihis shalaatu was salaam menghapus keyakinan ini. Di Kedungwuluh kan sudah tidak ada tradisi-tradisi semacam itu. Kalau dibulan syura ini. bulan Suro. “Alaaa innamaa thoooiruhum „indallooohi walaakinna aktsarohum laa ya‟lamuun” “Ketahuilah. dan tidak ada kesialan bulan safar. “Ath-thiyaroh syirk. Allah Ta‟ala berfirman. Mereka juga berkeyakinan sial dengan burung hantu. Dalam hadis ini. Thiyaroh adalah aqidah orang kafir jahiliyah. burung hantu atau yang lainnya hanya dianggap sebagai sebab kesialan. Nabi „alaihis shalaatu was salaam menegaskan status perbuatan thiyaroh dan beliau mengulanginya sebanyak tiga kali. . Syirik kecil (tidak menyebabkan keluar dari Islam). tidak ada keyakinan sial karena sebab tertentu. Meskipun dia meyakini bahwa pencipta kesialan itu sendiri adalah Allah. Thiyaroh adalah anggapan akan mendapatkan kesialan karena mendengar atau melihat sesuatu yang tidak disukai. Jika hinggap di atas rumah seseorang. Sebelum Islam datang. Perbuatan ini digolongkan kesyirikan karena pelakunya bersandar pada sesuatu yang dia yakini sebagai sebab munculnya kesialan. Thiyaroh dikatakan bentuk kesyirikan dan mengurangi tauhid seseorang. Alhamdulillah jika tidak ada dan jangan pernah kita mendukung untuk adanya kembali budaya-budaya yang bertentangan dengan aqidah Islam. Mereka takut dan tidak mau mengadakan kegiatan apapun di bulan Safar. karena dalam thiyaroh terdapat dua hal: 1. “Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya. Menunjukkan betapa pentingnya hal ini untuk diingatkan. Bukhari dan Muslim). Di antaranya masyarakat jahiliyah menganggap bulan Safar (bulan setelah Muharam dalam kalender hijriyah) sebagai bulan sial. padahal tidak ada bukti ilmiyahnya. ath-thiyaroh syirk” “Thiyaroh adalah syirik. karena mereka menganggap burung hantu adalah lambang kematian. … (beliau ulangi tiga kali)” (HR.” (QS. Thiyaroh termasuk dosa besar karena mengandung kesyirikan. Bergantung pada sesuatu yang tidak ada hakikatnya.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi).

Pelaku perbuatan ini telah terjerumus dalam kesyirikan yang statusnya sebagaimana rincian tentang syirik di atas. membatalkan agenda yang telah direncanakan karena takut akan tertimpa kesialan. hadis hasan) Kedua. perdalam kajian agama kita. Innallooha wamalaaikatahuu yusholluuna „ala nabi Ya ayyuhalladziinaaamanu sholluu „alaihi wassallimu tasliima. Waqurrobbighfir warham wa anta khoirurroohimiin Khutbah ke . Kualitas (nilai) keburukannya lebih rendah dari yang pertama. jangan-jangan nanti sial. tiada kesialan kecuali sial karena taqdir-Mu. tiada kebaikan kecuali kebaikan dari-Mu. Imam Ahmad. Selain penyakit yang ada dalam diri umat kita juga perlu kita waspadai adalah gerakan kristenisasi yang juga mulai gencar menggelincirkan aqidah saudara-saudara kita untuk akhirnya dimurtadkan seperti di . mari tahun 2012 kita tekadkan diri untuk lebih menata hidup kita. Allaahumma laa khaira illa khairuka wa laa thiyaro illa thiyaruka wa laa ilaaha ghoiruka “Yaa Allah. mari kita perkuat aqidah kita. Keyakinan ini sama dengan menganggap ada makhluk yang bisa mengatur alam dengan mendatangkan bencana atau sial. “Lalu apakah tebusannya?” Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menjawab.” Sahabat bertanya. Semoga kita dapat meninggalkan perbuatan syirik. Perbuatan ini sangat tercela karena persis sebagaimana yang dilakukan orang musyrik jahiliyah. Yaa ayyuhalladzi naamanuttaqullooha waltandzur nafsummaa qoddamat lighot wattaqullooh innallooha khobirummbimaa ta‟maluun. “Barangsiapa yang membatalkan agendanya karena thiyaroh maka dia telah berbuat syirik. Asyhadu ala illa haillalloh waasyhaduanna muhammadar rosululloh. dan tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Sidang Jum‟at Rahimmakumulloh Sebagai seorang muslim mari kita perhatikan perjalanan hidup mengisi waktu didunia yang terbatas ini. namun disertai dengan perasaan was-was dan khawatir. no. Setiap orang yang terjangkit penyakit thiyaroh akan terjebak dalam dua keadaan yang duaduanya tercela: Pertama. bergaul dengan orang yang sholeh dan bertawakal hanya kepada Alloh saja. namun keadaan ini bukti rendahnya kualitas tawakkal dan tauhid pelakunya. “Ucapkan. Nabi shallallaahu „alaihi wa sallam bersabda. Barokallooliiwalakum filquranil‟dhim wanafa‟ani waiyyakum bimaa fihi minal ayati wadzikril hakim wattaqobbalalloohu minna waminkum tilaawatahuu innahu huwasysyamii‟un „alim. Tahun baru 2012 sudah ada didepan mata. Mari kita isi hari-hari kita dengan kebaikan dan kebaikan.” (HR.2 Alhamdulillahilladzi arsalaarosulahu bilhuda wadinilhaq liyudzhirohu „ala dieni kullih wakafaa billaahi syahida. Syirik besar (pelakunya diancam dengan kekafiran). perbaikan dan perbaikan. tetap melakukan agenda kegiatan yang telah dijadwalkan. 1:575). Berbagai kesyirikan yang ada dalam masyarakat kita adalah tantangan dakwah yang harus kita jawab dengan melakukan dakwah yang lebih tertata lagi. (Qoulul Mufid Syarh Kitab Tauhid. jika diyakini bahwa bulan Suro yang mengatur terjadinya kesialan. secara pribadi maupun jamaah.7242. bukan Allah.b.

menegakkan al-haq dan mencegah umat dari perbuatan yang akan mencelakakan mereka di dunia dan akhirat. memohon dihindari dari musibah dan semakin dikarunia hidup yang barokah. Allohumma wali-wali dayya …….. Semoga kita mampu menjadi benteng penegak kebenaran Islam.. . Marilah kita berdoa kepada Alloh agar kita senantiasa diberi petunjuk agar dapat betul-betul menjadi orang yang dapat memanfaatkan waktu di tahun yang baru dengan amal sholeh.Robbana hablana min azwaaziina… Robbana latuzigh quluubana waillam……Robbana dlolamna amfusana … Robbana atina fidunya khasanah…. Walhamdulillahirobbil‟alamin waladzikrulloohu akbar. Wal‟ashri innal insaanalafii khusyr illalladziina aamanuu wa‟amilushshoolikhaati watawaa shoubilkhaqqi watawaa shoubishshobr Allohummaghfir lilmukminina walmu‟minat wal muslimina … Allohumma arinal haqqo-haqqo ….tetangga Desa kita Notog. yang mampu berdakwah. dan juga khutbah jum‟at yang semakin banyak khotibnya sehingga semakin variatif dan juga semoga semakin berkualitas yang dapat dicapai dengan belajar dan mempraktekan. mari kita semakin bertawakal kepada Alloh. Dalam dakwah di masjid ini mudah-mudahan juga ada perbaikan dan tertata dengan dibuat jadwal kajian di masjid ini.