P. 1
Pedoman+Pembinaan+Kesiswaan+SMA Isi

Pedoman+Pembinaan+Kesiswaan+SMA Isi

|Views: 3,085|Likes:
Published by Eko Winoto Adi

More info:

Published by: Eko Winoto Adi on Jun 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/31/2015

pdf

text

original

Sections

  • A. Monitoring dan Evaluasi
  • B. Pelaporan
  • C. Tindak Lanjut

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sesuai dengan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa Pendidikan
Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk
watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, dan bertujuan untuk berkembangnya
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.

Berdasarkan fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional tersebut dapat
dimaknai bahwa dalam proses penyelenggaraan kegiatan pendidikan
baik intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler maupun secara
keseluruhan hendaknya mampu mengembangkan potensi peserta didik
secara menyeluruh dan seimbang beragam kecerdasan, yang meliputi:
. Kecerdasan spiritual (olahhati); untuk memperteguh keimanan
dan ketaqwaan, meningkatkan akhlak mulai, budi pekerti atau
moral dan enterpreneurship.
2. Kecerdasan intelektual (olahpikir); untuk membangun kompetensi
dan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Kecerdasan emosional (olahrasa); untuk meningkatkan
sensitivitas, daya apresiasi, daya kreasi, serta daya ekspresi
seni dan budaya.
4. Kecerdasan kinestetis (olahraga); untuk meningkatkan kesehatan,

kebugaran, daya tahan, kesigapan fsik, dan keterampilan

kinestetis.

2

Kegiatan intrakurikuler, kokurikuler maupun ekstrakurikuler merupakan
bentuk kegiatan yang pada dasarnya untuk memacu siswa menjadi
semakin cerdas, seperti yang dimaksud dalam makna beragam
kecerdasan. Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatannya harus sinergi
dengan kegiatan intrakurikuler dalam mencapai tujuan pendidikan
sebagaimana diamanatkan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional,
dan secara operasional diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 dan Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008
serta peraturan/edaran yang telah diterbitkan oleh Direktoran Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Mandikdasmen).

Dalam pelaksanaannya, pembinaan kesiswaan pada setiap sekolah atau
daerah memiliki perbedaan baik dari segi manajemen, perencanaan
maupun teknis pembinaannya. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Atas (Dit. PSMA) perlu membuat
Pedoman Pembinaan Kesiswaan. Diharapkan buku Pedoman Pembinaan
Kesiswaan ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan pembinaan
kesiswaan baik oleh sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas
Pendidikan Provinsi, dan instansi terkait dalam mewujudkan pembinaan
kesiswaan yang semakin kondusif untuk mendukung tercapainya kualitas
pendidikan dan daya saing global.

B. Landasan Hukum

Pengembangan Pembinaan Kesiswaan didasarkan pada produk hukum
berikut :

. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas);

2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen;

3

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan;

4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi;

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan;

6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 9 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Peraturan Pembinaan Prestasi
Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat
Istimewa;

8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan;

C. Tujuan

Pedoman Pembinaan Kesiswaan ini bertujuan sebagai acuan untuk:

. Merencanakan dan melaksanakan program kegiatan pembinaan
kesiswaan;

2. Melakukan koordinasi dan pembinaan bagi pemangku kepentingan
dan unsur-unsur terkait dalam pembinaan kesiswaan;

3. Mengoptimalkan sekolah dalam upaya menigkatkan prestasi
akademis maupun nonakademis sesuai dengan kemampuan
dan kondisi sekolah masing-masing;

4. Membekali warga sekolah untuk melaksanakan program kegiatan
kesiswaan yang berkualitas dan terpadu untuk mencapai hasil
yang maksimal;

4

5. melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan
kesiswaan baik dari segi perencanaan, pelaksanaan maupun
hasil-hasilnya.

D. Sasaran

Sasaran Pedoman Pembinaan Kesiswaan meliputi:

. Sekolah (Kepala Sekolah; Wakil Kepala Sekolah; Guru Pembina
Kesiswaan; Guru Bimbingan Konseling (BK), guru mata pelajaran,
Siswa, dan Komite Sekolah);

2. Seksi Dinas Pendidikan Kecamatan.

3. Dinas/Suku Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

4. Dinas Pendidikan Provinsi.

5

BAB II
LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN SISWA SMA

A. Pengertian

. Pembinaan adalah segala kegiatan yang meliputi perencanaan,
pengaturan,

pelaksanaan,

pengawasan,

penilaian,
pengembangan dan pemberian berbagai bentuk kegiatan yang
dilakukan oleh satuan pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten/
Kota, Dinas Pendidikan Provinsi dan Departemen Pendidikan
Nasional.

2. Kesiswaan adalah wadah segenap kegiatan yang terkait dengan
keberadaan peserta didik atau siswa sebagai insan pribadi,
sosial, dan insan pendidikan.

3. Pembinaan kesiswaan adalah suatu pengelolaan kegiatan secara
sistematis dan terpadu yang mencakup keberadaan peserta didik
sesuai nilai-nilai luhur Pancasila yang dilakukan oleh pemangku
kepentingan pendidikan.

B. Materi Pembinaan Kesiswaan

Sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan,
materi kegiatan kesiswaan meliputi:
. pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME;

2. pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia;

3. pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela
negara;

4. pembinaan prestasi akademik, seni, olahraga sesuai dengan
minat dan bakat;

6

5. pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik,
lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks
masyarakat plural;

6. pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan;

7. pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber

gizi yang terdiversifkasi;

8. pembinaan sastra dan budaya;

9. pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK);

0. pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris.

C. Strategi Pelaksanaan Pembinaan Kesiswaan

Strategi pembinaan kesiswaan diarahkan untuk mengembangkan insan
Indonesia yang memiliki kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual,
kecerdasan emosional, dan kecerdasan kinestetis secara optimal.
Strategi pelaksanaannya dapat dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler,
kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang mencakup tahapan persiapan,
pelaksanaan, dan penilaian.

1. Tahap Persiapan

a. Pada awal tahun pelajaran, setiap Guru Pembina OSIS
menyusun program kegiatan pembinaan kesiswaan.
b. Program kegiatan yang telah disusun dipadukan menjadi
program kegiatan tahunan sekolah yang disesuaikan dengan
kalender pendidikan pada tahun berjalan dengan pendekatan
sebagai berikut:
) terpadu, yaitu suatu kegiatan ekstrakurikuler yang
mencakup beberapa/seluruh mata pelajaran;
2) mandiri, yaitu suatu kegiatan ekstrakurikuler yang
hanya mencakup satu mata pelajaran tertentu yang
dilaksanakan secara mandiri.

7

2. Tahap Pelaksanaan

Program kegiatan yang dikembangkan dalam pelaksanaan
kegiatan harus memperhatikan dan mempertimbangkan hal-hal
berikut :
a. ketercapaian tujuan, dengan memperhatikan aspek kognitif,
afektif, dan psikomotor;
b. perkembangan usia, kejiwaan, minat, dan bakat anak sekolah
menengah atas;
c. ketersediaan waktu dan kondisi lingkungan sekolah;
d. ketersediaan tenaga, dana, dan sarana prasarana.

Dalam melaksanakan kegiatan perlu memperhatikan hal-hal
sebagai berikut:
a. melakukan koordinasi dengan wakil kepala sekolah bidang
lainnya, Guru Bimbingan Konseling (BK) dan Instansi terkait;
b. memotivasi siswa agar kegiatan kesiswaan dapat berlangsung
menyenangkan dan mengesankan;
c. mengembangkan kerjasama, keterbukaan dan kekeluargaan;
d. memperhatikan keselamatan dan keamanan siswa dalam
penggunaan sarana dan prasarana;
e. mencegah tindakan yang dapat merugikan siswa dan citra
sekolah.

3. Tahap Penilaian

a. Maksud Penilaian
. Mengetahui keterlaksanaan program pembinaan kesiswaan.
2. Menyusun laporan hasil penilaian keterlaksanaan program.
3. Menyediakan masukan untuk mengembangkan program
yang akan datang.

b. Aspek Penilaian Program
. Kesesuaian program dengan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Pembinaan Kesiswaan.

8

2. Keterlaksanaan program pembinaan kesiswaan.
3. Hasil pelaksanaan program kegiatan.

D. Penanggung Jawab Pembinaan Kesiswaan

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pembinaan Kesiswaan,
penanggung jawab pembinaan kesiswaan terdiri dari:
. Pembinaan kesiswaan di sekolah menjadi tanggung jawab
kepala sekolah.
2. Pembinaan kesiswaan di kecamatan menjadi tanggung
jawab unit kerja yang menangani pendidikan di
kecamatan.
3. Pembinaan kesiswaan di kabupaten/kota menjadi
tanggung jawab unit kerja yang menangani pendidikan di
kabupaten/kota.
4. pembinaan kesiswaan di provinsi menjadi tanggung jawab
unit kerja yang menangani pendidikan di provinsi.
5. Pembinaan kesiswaan secara nasional menjadi tanggung
jawab Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar
dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional.

E. Rincian Tugas dan Tanggung Jawab Pembinaan Kesiswaan

No

Unit kerja

Tugas dan Tanggung Jawab

a. Kepala
Sekolah

Bertanggung jawab terhadap
program pembinaan kesiswaan di
sekolah

2

Bersama komite sekolah, wakil
kepala sekolah dan guru menyusun
program tahunan pembinaan
kesiswaan

9

3

Memberikan tugas kepada wakil
kepala sekolah dan guru pembina
kesiswaan untuk melaksanakan
pembinaan

4

Melakukan supervisi kegiatan
pembinaan kesiswaan

5

Menegakkan kultur sekolah dan
wawasan wiyatamandala

b. Wakil Kepala
Sekolah
Bidang
Kesiswaan

Membantu kepala sekolah dalam
bidang kesiswaan

2

Menyusun program pembinaan
kesiswaan

3

Melakukan koordinasi dengan bidang
lain yang terkait

4

Melakukan pemantauan
pelaksanaan kegiatan

5

Memberikan laporan kepada kepala
sekolah

c. Guru

Pembina
OSIS/
Kesiswaan

Memberikan usulan yang berkaitan
dengan program-program
pembinaan kesiswaan

2

Merencanakan program-program
pembinaan kesiswaan yang menjadi
tanggungjawabnya

3

Melakukan pembinaan kegiatan
kesiswaan yang menjadi tanggung
jawabnya

d. Guru BK

Mengidentifkasi bakat dan minat

siswa

0

2

Mengembangkan potensi siswa

3

Memberikan bimbingan berkaitan
dengan pengembangan diri, sosial,
dunia usaha dan melanjutkan ke
jenjang perguruan tinggi

4

Memberikan bimbingan terhadap
siswa dalam mengatasi kesulitan
belajar dan permasalahannya

e. Siswa

Mengikuti seluruh program kegiatan
wajib dan pilihan (disesuaikan
dengan kondisi sekolah)

2

Mengembangkan potensi diri dalam
pencapaian prestasi sesuai bakat,

minat dan kreatiftas

3

Melakukan koordinasi, kemitraan
dan kerjasama dengan internal dan
eksternal dalam kegiatan kesiswaan

4

Menjaga nama baik sekolah,
menegakkan kultur sekolah dan
wawasan wiyatamandala

f. Komite
Sekolah

Menjadi mitra dalam pengembangan
program sekolah

2

Memberi dukungan terhadap
pelaksanaan program sekolah

3

Menggali sumber dana untuk
pelaksanaan program kegiatan
sekolah

4

Memfasilitasi pelaksanaan program
kegiatan sekolah

2

Seksi Dinas
Pendidikan
Kecamatan

Mengkoordinasikan,
mensosialisasikan dan melakukan
pembinaan kesiswaan pada sekolah
di wilayahnya.

2

Membantu dinas kab./kota dalam
melaksanakan tugas-tugas
pembinaan kesiswaan

3

Melakukan monitoring pelaksanaan
program pembinaan kesiswaan

3

Kabupaten/
Kota

a. Dinas

Pendidikan
Kab./Kota

Menyusun program dan
mengalokasikan dana pembinaan
kesiswaan dalam rangka
pelaksanaan pembinaan
kepribadian, dan pengembangan
minat, bakat, dan prestasi.

2

Melaksanakan koordinasi dengan
dinas pendidikan provinsi dalam
rangka pelaksanaan program
pembinaan kesiswaan

3

Melaksanakan koordinasi dengan
instansi terkait dalam rangka
pelaksanaan program pembinaan
kesiswaan.

4

Melakukan pengawasan/monitoring
pelaksanaan program pembinaan
kesiswaan

5

Menjabarkan kebijakan

bupat/walikota dalam bidang
pembinaan kesiswaan

2

6

Melakukan monitoring dan evaluasi
terhadap keterlaksanaan pembinaan
kesiswaan

b. Dewan
Pendidikan
Kabupaten/
Kota

Pemberi pertimbangan (advisory
agency) dalam penentuan dan
pelaksanaan kebijakan pendidikan.

2

Pendukung (supporting agency),

baik yang berwujud fnancial,

pemikiran maupun tenaga dalam
penyelenggaraan pendidikan.

3

Pengontrol (Controlling agency)
dalam rangka transparansi dan
akuntabilitas penyelenggaraan dan
keluaran pendidikan.

4

Mediator antara pemerintah
(eksekutif ) dan Dewan Perwakilan
Daerah ( DPRD ) ( legislatif )

4

Dinas
Pendidikan
Provinsi

Menyusun program dan
mengalokasikan dana pembinaan
kesiswaan dalam rangka
pelaksanaan pembinaan
kepribadian, dan pengembangan
minat, bakat, dan prestasi.

2

Melaksanakan koordinasi dengan
dinas pendidikan kabupaten/kota
dan Perguruan Tinggi dalam rangka
pelaksanaan program pembinaan
kesiswaan

3

Melaksanakan koordinasi dengan
instansi terkait dalam rangka
pelaksanaan program pembinaan
kesiswaan.

3

4

Melakukan pengawasan/monitoring
pelaksanaan program pembinaan
kesiswaan

5

Menjabarkan kebijakan gubernur
dalam bidang pembinaan kesiswaan

6

Melakukan monitoring dan evaluasi
terhadap keterlaksanaan pembinaan
kesiswaan

5

Direktorat
Pembinaan
Sekolah
Menengah Atas

Melaksanakan penyiapan bahan
perumusan standar dan kriteria
kegiatan kesiswaan

2

Melaksanakan penyiapan bahan
penyusunan pedoman pelaksanaan
kegiatan kesiswaan

3

Melaksanakan pemberian bimbingan
teknis kegiatan kesiswaan

4

Melaksanakan supervisi dan evaluasi
kegiatan kesiswaan

4

F. Pola Pembinaan Kesiswaan

Secara skematk, pola pembinaan kesiswaan diberikan sebagai berikut:
































Keterangan :

Kebijakan

Pelaporan






DIREKTORAT
PEMBINAAN SMA

DINAS
PENDIDIDIKAN
PROVINSI

DINAS
PENDIDIKAN
KAB/KOTA

DINAS
PENDIDIKAN
KECAMATAN

TIM PEMBINA
KESISWAAN TINGKAT
NASIONAL

TIM PEMBINA
KESISWAAN TINGKAT
PROVINSI

TIM PEMBINA
KESISWAAN TINGKAT
KABUPATEN / KOTA

TIM PEMBINA
KESISWAAN TINGKAT
KECAMATAN

SMA

5

BAB III
MATERI DAN JENIS PEMBINAAN KESISWAAN

A. Maksud

Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggung jawab.

B. Tujuan

. Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yang
meliputi bakat, minat dan kreativitas;

2. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan
sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari
usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan
pendidikan;

3. Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi
unggulan sesuai dengan bakat dan minat;

4. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang
berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi
manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil
society).

6

C. Lingkup Materi Pembinaan

1. Pembinaan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.Melaksanakan peribadatan sesuai

dengan ketentuan agama masing-

masing

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong aktivitas ritual / ibadah

sesuai dengan agama yang

dianutnya.

- Kegiatan tadarusan

- Sholat wajib berjamaah dan

sholat sunnah

- Kebaktian

b.Memperingati hari-hari besar

keagamaan

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong siswa untuk

meneladani dan menggali

makna/arti tiap-tiap hari besar

keagamaan.

- Peringatan Maulid

- Peringatan Isra’mi’raj

- Natal

- Waisak

- Nyepi

c.Melaksanakan amaliah sesuai

dengan norma agama

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong siswa untuk

melaksanakan norma agama

(amal sosial) agar terbentuk

pribadi yang berakhlak mulia.

- infak Jumat

- Berkurban,

- Kolekte

- Aksi Sosial

d.Membina toleransi kehidupan

antarumat beragama

Melaksanakan kegiatan yang

membiasakan siswa untuk

menumbuhkan sikap tolong

menolong, kerjasama dan saling

menghargai

- Donor darah

- Gotong royong

- Kerja bakti

7

e.Mengadakan lomba yang

bernuansa keagamaan

Melaksanakan kegiatan yang

menumbuhkan budaya kompetisi

dan menambah wawasan

keagamaan.

- MTQ

- Lomba Kaligraf

- Lomba Lagu Rohani

f.

Mengembangkan dan

memberdayakan kegiatan

keagamaan di sekolah

Melaksanakan kegiatan

yang mengembangkan dan

memberdayakan potensi

keagamaan di sekolah

- Wisata spiritual

- Istigosah

- Marawis

- Retreat

2.

Pembinaan Budi Pekerti Luhur Atau Akhlak Mulia

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.

Melaksanakan tata tertib dan

kultur sekolah

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong siswa untuk mematuhi

aturan-aturan yang dijunjung

tinggi di sekolah yang dijadikan

pedoman dalam membangun

kultur sekolah dan wawasan

wiyatamandala.

- Disiplin waktu

- Mematuhi tata tertib

- Budaya salam

- Membuang sampah pada

tempatnya

b.

Melaksanakan gotong-royong dan

kerja bakti

Melaksanakan kegiatan yang

dapat menumbuhkembangkan

kepedulian sosial dan kerjasama

siswa di lingkungan sekolah

- Kerja bakti kelas dan

lingkungan sekolah

- Bersih-bersih tempat ibadah

8

c.

Melaksanakan norma-norma yang

berlaku dan tata krama pergaulan

Melaksanakan kegiatan untuk

meningkatkan kesadaran dan

kepatuhan siswa terhadap norma-

norma yang berlaku dan tata

krama pergaulan

- Membiasakan salam,

senyum, sapa

- Menghormati warga sekolah

/ orang tua

- Berperilaku terpuji

d.

Menumbuhkan kesadaran untuk

rela berkorban terhadap sesama

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkan kepekaan sosial

dan sikap tolong menolong antar

sesama

- Berinfak

- Menyantuni anak yatim

- Berkurban

e.Menumbuh kembangkan sikap

hormat dan menghargai warga

sekolah

Melaksanakan kegiatan

pembiasaan yang mendorong

siswa untuk meningkatkan

kesadaran sikap hormat-

menghormati dan penghargaan

terhadap warga sekolah

- Halalbihalal

- Apresiasi Karya Siswa

- Pemilihan siswa berprestasi

f.

Melaksanakan kegiatan 7K

(Keamanan, Kebersihan,

Ketertiban, Keindahan,

Kekeluargaan , Kedamaian dan

Kerindangan)

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan rasa

aman, bersih, tertib, indah,

kekeluargaan, damai, dan

kerindangan di lingkungan

sekolah.

- Melaksanakan razia kelas

- Melaksanakan operasi semut

- Lomba kebersihan kelas

9

3. Pembinaan Kepribadian Unggul, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara

No

Jenis Kegiatan

Diskripsi

Contoh

a

Melaksanakan upacara bendera

pada hari Senin dan/atau hari

Sabtu, serta hari-hari besar

nasional

Melaksanakan kegiatan upacara

bendera baik yang rutin maupun

insidental guna menumbuhkan

kesadaran hidup berbangsa

dan bernegara dengan tujuan

untuk meningkatkan disiplin diri,

nasionalisme dan patriotisme.

- Upacara hari Senin/Sabtu

- Upacara HUT RI, Hardiknas,

Harkitnas, Peringatan

hari Sumpah Pemuda,

peringatan hari Pahlawan

- Lomba Tata Upacara

Bendera

B

Menyanyikan lagu-lagu nasional

(Mars dan Hymne)

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan rasa cinta

tanah air, kebanggaan terhadap

bangsa dan negara, serta jiwa

nasionalisme dan diikuti upaya

pemaknaan dan penjiwaan syair

lagu/hymne

- Menyanyikan lagu wajib

pada upacara bendera

- Paduan suara

20

C

Melaksanakan kegiatan

kepramukaan

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan jiwa dan

semangat kepanduan, kemandirian,

kebersamaan, kepemimpinan serta

patriotisme

- Persami

- Jambore

- Pelatihan Saka

- Jambore antar-Saka

- Pelatihan kepemimpinan

- Lomba PBB

d

Mengunjungi dan mempelajari

tempat-tempat bernilai sejarah

Melaksanakan kegiatan untuk

mengenal, memahami, dan

menghayati tempat-tempat

yang bernilai sejarah guna

menumbuhkan sikap kebanggaan

terhadap warisan sejarah.

- Kunjungan ke Situs-situs

Sejarah (museum, prasasti,

diorama, dll)

- Pemutaran Film Dokumenter

- Lomba Penulisan Sejarah

e

Mempelajari dan meneruskan

nilai-nilai luhur, kepeloporan,

dan semangat perjuangan para

pahlawan

Melaksanakan kegiatan untuk

mengetahui, memahami dan

menghayati nilai-nilai luhur,

semangat dan kepeloporan para

pahlawan yang telah banyak

berjasa dalam membela dan

menegakkan kedaulatan bangsa

dan negara.

- Gerak jalan napak tilas

- Cerdas cermat

kepahlawanan

- Lomba menulis laporan

kunjungan

2

f

Melaksanakan kegiatan bela

Negara

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan sikap

waspada sebagai upaya untuk

mengatasi ancaman, tantangan,

hambatan dan gangguan yang

langsung atau tidak langsung

terhadap Negara Kesatuan

Republik Indonesia dalam

menegakkan kedaulatan negara

dan kejayaan bangsa.

- LDKS (Latihan Dasar

Kepemimpinan Siswa)

- Cerdas cermat UUD 45 dan

Ketetapan MPR

- Outbound

- Lomba TUB/PBB

g.

Menjaga dan menghormati

simbol-simbol dan lambang-

lambang negara

Melaksanakan kegiatan praktik

dengan cara menempatkan

simbol/lambang negara sehingga

tumbuhkembang rasa bangga

serta hormat terhadap bangsa dan

negara.

Menempatkan Bendera,

Lambang Garuda Pancasila,

Foto Presiden dan Wakil

Presiden.

h

Melakukan pertukaran siswa

antardaerah dan antarnegara

Melaksanakan kegiatan untuk lebih

banyak memperkenalkan khasanah

budaya antara satu daerah dengan

daerah lain sehingga terwujud

jalinan persahabatan antarsiswa/

daerah yang semakin erat sehingga

dapat memperkokoh persatuan dan

kesatuan bangsa.

- ASE (ASEAN Student

Exchange)

- Pertukaran Pelajar antar

Daerah

- Pertukaran duta budaya

22

4. Pembinaan Prestasi Akademik, Seni, Dan/Atau Olahraga Sesuai Bakat Dan Minat

No

Jenis Kegiatan

Diskripsi

Contoh

a

Mengadakan lomba mata

pelajaran/program keahlian

Melaksanakan kegiatan lomba

mata pelajaran tertentu atau

program keahlian yang dilakukan

untuk menumbuhkan budaya

kompetisi guna meningkatkan

daya saing antar siswa dengan

dilandasi sikap mental positif,

disiplin, kreatif dan sportif.

- Cepat tepat mata pelajaran

- Olimpiade sains

- Cepat tepat UUD 945

- Cepat tepat keagamaan

b

Menyelenggarakan kegiatan

ilmiah

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkan kesadaran cinta

ilmu pengetahuan dengan cara

melakukan berbagai penelitian

ilmiah baik di sekolah/ di luar

sekolah guna menggali potensi

siswa agar dapat berpikir kritis,

sistematis dan logis.

- Lomba Penelitian Ilmiah

Remaja (LPIR)

- Kelompok Ilmiah remaja

(KIR)

- Lomba Karya Ilmiah Remaja

(LKIR)

- Penelitian Amdal

- Eksperimen Iptek

c

Mengikuti kegiatan workshop,

seminar, diskusi panel yang

bernuansa ilmu pengetahuan dan

teknologi (Iptek)

Mengikuti kegiatan untuk

menambah wawasan siswa dan

sekaligus dapat menggali potensi

berpikir kritis melalui forum resmi

maupun tak resmi terkait dengan

ilmu pengetahuan dan teknologi.

- Talkshow Penyimpangan

Perilaku Siswa

- Training motivation

- Sosialisasi Tata Tertib

Siswa

- Penyuluhan Narkoba

- Seminar Global Warming

- Workshop anti Bullying

23

d.Mengadakan studi banding dan

kunjungan (studi wisata) ke

tempat-tempat sumber belajar

Melaksanakan kegiatan

pengamatan dan pengalaman

langsung terhadap obyek-obyek

sumber belajar yang berhubungan

dengan pencapaian kompetensi

dan keterampilan mata pelajaran

tertentu.

- Trip observasi situs sejarah

- Study Fisika ke kawah

- Kunjungan ke sekolah lain

- Kunjungan Agrowisata

- Kunjungan Museum Iptek

e.Mendesain dan memproduksi

media belajar

Melaksanakan kegiatan praktik

lapangan dalam bentuk rancangan

(software) maupun produk sebagai

unjuk kerja keterampilan dan

kreativitas dalam pencapaian

suatu kompetensi tertentu.

- Tugas Membuat Model

Struktur Atom, DNA

- Lomba membuat bangun

matematika, kubus, kerucut,

balok

f.

Mengadakan pameran karya

inovatif dan hasil penelitian

Melaksanakan kegiatan

memamerkan suatu karya/produk

hasil inovasi atau penelitian

mata pelajaran tertentu yang

berhubungan dengan peman-

faatan suatu teknologi tertentu

guna meningkatkan rasa percaya

diri dan aktualisasi diri.

- Pameran seni rupa, produk

KIR, Demonstrasi robot

- Produk daur ulang (Kriya),

- Produk rekayasa teknologi

(animasi flm, foto digital)

g.Mengoptimalkan pemanfaatan

perpustakaan sekolah

Melaksanakan kegiatan untuk

meningkatkan kebiasaan

membaca (reading habit) dan

pembudayaan iklim akademis

dengan cara memanfaatkan

perpustakaan sekolah sebagai

salah satu sumber belajar.

- Penugasan Kokurikuler Mata

Pelajaran

- Lomba menulis essai

- Pameran buku perpustakaan

- Lomba menulis resensi buku

- Kliping koran

24

h.Membentuk klub sains, seni dan

olahraga

Melaksanakan kegiatan untuk

menyalurkan minat dan bakat

melalui klub-klub di sekolah

dengan bimbingan dan latihan

yang intensif dan komprehensif

guna mempersiapkan siswa pada

setiap kompetisi baik internal

maupun eksternal sekolah.

- Klub Sains (Fisika, Kimia,

Matematika, dan Biologi)

- Klub Seni (Tari, Band,

Paduan Suara, Vocal Group,

dan Teater/Drama)

- Klub Olahraga (Atletik,

Futsal, Basket, Bulutangkis,

Tenis Meja, Pencak Silat,

dan Karate)

i.

Menyelenggarakan Festival dan

lomba seni

Melaksanakan kegiatan unjuk

prestasi siswa melalui Festival

seni dan daya kreasi untuk

menumbuhkembangkan budaya

kompetisi dan meningkatkan

apresiasi seni baik di tingkat

sekolah, kabupaten/kota, provinsi,

nasional maupun internasional.

- Pentas Seni (Pensi

- Lomba Musik (Paduan

Suara, vocal group, nyanyi

solo, tradisional)

- Lomba: Modern Dance, tari

tradisional, Saman.

- Lomba Teater/Drama

- Lomba Mading

- Festival dan Lomba Seni

Siswa Nasional (FLS2N)

j.

Menyelenggarakan lomba dan

pertandingan olahraga

Melaksanakan kegiatan unjuk

prestasi siswa melalui lomba dan

pertandingan olahraga untuk

menumbuhkembangkan budaya

kompetisi dan meningkatkan

keterampilan olahraga baik di

tingkat sekolah, kabupaten/

kota, provinsi, nasional maupun

internasional.

- Pertandingan: Futsal,

Bulutangkis, Beladiri, Atletik

- Olimpiade Olahraga Siswa

Nasional (O2SN)

25

5. Pembinaan Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan

dan Toleransi Sosial dalam Konteks Masyarakat Plural, antara lain

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.

Memantapkan dan

mengembangkan peran siswa

di dalam OSIS sesuai dengan

tugasnya masing-masing;

Melaksanakan kegiatan untuk

memberi pemahaman kepada

pengurus OSIS dengan berbagai

aktivitasnya untuk meningkatkan

kemampuan dalam berorganisasi

maupun pelaksanaan suatu

kegiatan.

- Pemilihan Pengurus OSIS,

MPK dan ekstrakurikuler

- Menyusun Job Description

Pengurus OSIS

- Pelaksanaan rapat kerja

antara pembina dan

pengurus

b.Melaksanakan latihan

kepemimpinan siswa:

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan jiwa

kepemimpinan melalui program-

program kegiatan pelatihan.

- Latihan Dasar Kepemimpin

(LDK)

- Outbound

- Kepanitiaan dalam kegiatan

- Rapat/Diskusi

c.Melaksanakan kegiatan dengan

prinsip kejujuran,

transparan, dan profesional;

Melaksanakan kegiatan untuk

menanamkan sikap kejujuran dan

kesadaran serta tanggung jawab

moral dalam kehidupan pribadi

maupun sosial.

- Kantin kejujuran

- Laporan kegiatan

26

d.Melaksanakan kewajiban dan

hak diri dan orang lain dalam

pergaulan masyarakat;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkan kesadaran dan

tanggung jawab sosial sebagai

makhluk pribadi dan sosial.

- Bakti sosial

- Membayar Pajak

- Mematuhi norma

- Membantu orang lain

e.Melaksanakan kegiatan kelompok

belajar, diskusi, debat dan pidato;

Melaksanakan kegiatan untuk

meningkatkan percaya diri,

kerjasama, daya pikir, dan analisis

siswa tentang suatu masalah

berikut alternatif solusi yang

diberikan.

- Persami

- Debating, speak contest,

KIR, Kelompok Mata

Pelajaran, Diskusi Ilmiah,

lomba pidato

f.

Melaksanakan kegiatan orientasi

siswa baru yang bersifat

akademik dan pengenalan

lingkungan tanpa kekerasan;

Melaksanakan kegiatan dalam

upaya memperkenalkan tata

lingkungan sekolah dengan

segala isinya yang terkait dengan

manajemen sekolah, kultur

sekolah dan wawasan wiyata

mandala.

Pelaksanaan MOS untuk siswa

baru pada setiap awal tahun

pelajaran

g.Melaksanakan penghijauan dan

perindangan lingkungan sekolah.

Melaksanakan kegiatan dalam

upaya menumbuhkan kesadaran

dan kepedulian warga sekolah

akan pentingnya lingkungan dan

tata kelola sekolah yang bersih,

rindang dan sehat.

- Menanam Tanaman Obat

Keluarga (TOGA)

- Melakukan penanaman dan

pelihara pohon pelindung

dan produktif.

- Membuat taman dan Gazebo

- Lubang Resapan Biopori

(LRB): Teknologi Ramah

Lingkungan Tepat Guna

27

6. Pembinaan Kreativitas, Keterampilan dan Kewirausahaan

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.Meningkatkan kreativitas dan

keterampilan dalam menciptakan

suatu barang menjadi lebih

berguna;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkan kesadaran dan

kemauan untuk meningkatkan

nilai guna dan memanfaatkan

barang bekas/tidak terpakai

melalui 3R (Recycle/daur ulang,

Reduce/mengurangi, Reuse/

memakai kembali) sebagai upaya

untuk mengurangi limbah/sampah

yang dapat mencemari lingkungan

sekitar baik di sekolah maupun di

rumah.

- membuat komposing

- membuat tas dari limbah

plastik

- membuat sandal dari limbah

ban

-b.Meningkatkan kreativitas dan

keterampilan di bidang barang dan

jasa;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan jiwa

kewirausahaan yang terampil

dan kreatif guna memberdayakan

potensi serta mendidik siswa agar

kelak dapat menjadi pengusaha.

- Pelatihan MC, Fotograf,

Jurnalistik, Broadcasting,

guide

- Pelatihan barang-barang

kerajinan home industri (kain

batik, hiasan keramik, hiasan

logam, dll.)

28

c.Meningkatkan usaha koperasi

siswa dan unit produksi;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan

jiwa wirausaha/enterpreuner

siswa yang mencakup bidang

manajemen maupun unit-unit

produksi di sekolah.

- Mendirikan Koperasi siswa

- Memiliki unit produksi (kue,

kerajinan, jasa foto copy, dan

lain-lain).

d.Melaksanakan praktek kerja

nyata (PKN)/ pengalaman kerja

lapangan (PKL)/praktek kerja

industri (Prakerin);

Melaksanakan kegiatan

praktik untuk meningkatkan

kompetensi siswa dalam bidang

tertentu sebagai prasyarat

untuk memenuhi tuntutan

memasuki dunia kerja setelah

menyelesaikan pembelajaran

pada tingkat satuan pendidikan.

Melakukan PKN / PKL / Prakerin

di kantor, perusahaan atau hotel.

e.Meningkatkan kemampuan

keterampilan siswa melalui

sertifkasi kompetensi siswa

berkebutuhan khusus

Melaksanakan kegiatan untuk

mening-katkan unjuk kerja

(performance) siswa dalam

penguasaan suatu keterampilan

tertentu yang berkebutuhan

khusus.

- Magang

- Tes Uji Kompetensi

- Sertifkasi Keahlian Khusus

29

7. Pembinaan Kualitas Jasmani, Kesehatan, dan Gizi Berbasis Sumber Gizi yang

Terdiversifkasi

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.Melaksanakan perilaku hidup

bersih dan sehat;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan kesadaran

dan tanggung jawab seluruh warga

sekolah dan lingkungan sekitar

akan pentingnya perilaku hidup

bersih dan sehat.

- Pemberantasan sarang

nyamuk

- Jumat Bersih

- Kantin Bersih dan Sehat

b.Melaksanakan usaha kesehatan

sekolah (UKS);

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkan kesadaran dan

tanggung jawab seluruh warga

sekolah dan lingkungan sekitar

terhadap upaya-upaya hidup

bersih dan sehat.

- Perilaku Hidup Bersih dan

Sehat (PHBS)

- Pemberantasan Sarang

Nyamuk DBD

- Jumat Bersih

c.Melaksanakan pencegahan

penyalahgunaan narkotika,

psikotropika, dan zat adiktif

(narkoba), minuman keras,

merokok, dan HIV/AIDS;

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong siswa untuk

mengetahui, memahami,

menyadari dan mau

mengkampanyekan dengan

bahaya penyalahgunaan narkoba,

miras, merokok dan HIV/AIDS.

- Penyuluhan bahaya

narkoba, merokok

- Lomba Poster Anti Narkoba

30

d.Meningkatkan kesehatan

reproduksi remaja (KRR);

Melaksanakan kegiatan yang

mendorong siswa untuk

mengetahui, memahami,

menyadari dan mau

mengkampanyekan bahaya seks

bebas sebagai pencegahan dini.

- Peer councelor

- seminar kesehatan

reproduksi remaja

e.Melaksanakan hidup aktif;

Melaksanakan kegiatan untuk

mengetahui, memahami

dan menyadari serta mau

mengkampanyekan pentingnya

pola hidup sehat dan aktif.

- Olahraga secara teratur

- Aktif dalam kegiatan sekolah

(kerohanian, seni, olahraga

f.

Melakukan diversifkasi pangan;

Melaksanakan kegiatan untuk

mengetahui, memahami dan

mengkampanyekan pemilihan jenis

makanan yang bersih, sehat, dan

bergizi.

- Lomba Olah Makanan Sehat

dan Bergizi

- Memilih variasi makanan

yang seimbang

g.Melaksanakan pengamanan

jajan anak sekolah.

Melaksanakan kegiatan untuk

mengetahui, memahami dan mau

mengkampanyekan upaya-upaya

pemenuhan jajanan yang ada di

sekolah.

- Pemasangan Poster

Makanan Sehat

- Mengadakan Kantin Sehat

- Penyuluhan jajanan sehat

3

8. Sastra dan Budaya

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.Mengembangkan wawasan dan

keterampilan siswa di bidang

sastra;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan apresiasi

sastra guna meningkatkan

wawasan dan keterampi-lan

siswa melalui karya-karya para

penulisnya.

- Kegiatan Bulan Bahasa

- Teater sekolah

- Temu tokoh sastra

b.Menyelenggarakan festival/lomba,

sastra dan budaya;

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan budaya

kompetisi dan apresiasi siswa

dalam bidang sastra dan budaya.

- Lomba menulis esay sastra

- Lomba menulis kritik flm/

sastra

- Lomba Baca Puisi dan

Cerpen

c.Meningkatkan daya cipta sastra;

Melaksanakan kegiatan untuk

melatih dan membimbing siswa

dalam melahirkan karya sastra

yang kreatif dan produktif.

- Pelatihan penulisan Puisi

dan cerpen

- Pelatihan webblog sastra

d.Meningkatkan apresiasi budaya.

Melaksanakan kegiatan untuk

melatih dan membimbing siswa

dalam melahirkan karya budaya

tertentu yang kreatif dan produktif.

- Tari tradisional

- Festival teater

- Sinematograf

- Pameran buku

perpustakaan

- Lomba webblog musik

tradisional

32

9. Pembinaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

a.

Memanfaatkan TIK untuk

memfasilitasi

kegiatan pembelajaran

Melaksanakan kegiatan untuk

memberikan motivasi kepada guru

dan siswa dalam meningkatkan

mutu pembelajaran yang

pemanfaatan teknologi informasi

dan komunikasi sebagai media.

- Pembuatan milis diskusi per

mata pelajaran

- Lomba desain web

perpustakaan digital

b.

Menjadikan TIK sebagai wahana

kreativitas dan inovasi

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan minat dan

bakat siswa dalam berinovasi,

sehingga menjadi lebih kreatif

dalam penggunaan teknologi

informasi dan komunikasi

- Lomba desain webblog

- Lomba pembuatan animasi

- Lomba gambar 3 dimensi

- Lomba pembuatan game

online

c.

Memanfaatkan TIK untuk

meningkatkan

integritas kebangsaan

Melaksanakan kegiatan untuk

menumbuhkembangkan

rasa nasionalisme dan

integritas kebangsaan dengan

memanfaatkan teknologi informasi

dan komunikasi

- Lomba webblog budaya

daerah

- Lomba webblog musik

tradisional

- Lomba webblog pahlawan

nasional

33

10. Pembinaan Komunikasi Dalam Bahasa Inggris

No

Jenis kegiatan

Deskripsi

Contoh

Melaksanakan lomba debat dan

pidato

Melaksanakan kegiatan untuk

memotivasi dan meningkatkan

kemampuan siswa dalam

berbahasa inggris oral secara aktif

dan produktif melalui lomba debat

dan pidato berbahasa inggris.

- Lomba debat Bhs. Inggris

Lomba pidato Bhs. Inggris

- Lomba bercerita dalam

Bahasa Inggris (story telling)

2

Melaksanakan lomba menulis

dan

korespondensi

Melaksanakan kegiatan

menumbuhkembangkan dan

sekaligus mengasah bakat, minat

dan kemampuan siswa dalam

menulis bahasa Inggris

- Lomba korespondensi

- Lomba menulis cerita

- Lomba membuat resensi

buku

- Lomba menulis laporan

3

Melaksanakan kegiatan English

Day

Melaksanakan kegiatan untuk

memotivasi dan sekaligus

meningkatkan kemampuan

berkomunikasi dalam bahasa

Inggris dengan memilih salah satu

hari sebagai hari wajib berbahasa

Inggris.

Hari Jumat atau Rabu sebagai

English Day

34

4

Melaksanakan kegiatan bercerita

dlm

Bahasa Inggris (Story Telling)

Melaksanakan kegiatan unjuk

kebolehan yang dilakukan sebagai

upaya meningkatkan kemampuan

berbahasa Inggris melalui bercerita

dalam bahasa Inggris.

- Lomba Story Telling

- Lomba membawakan berita

dalam Bahasa Inggris

5

Melaksanakan Lomba Puzzle

word /

scrabble

Melaksanakan kegiatan unjuk

kebolehan yang dilakukan untuk

menumbuhkan sense of interest

pada bahasa Inggris melalui

permainan puzzle berbahasa

Inggris

- Lomba menyusun puzzle

- Lomba membuat TTS dalam

Bahasa Inggris

- Lomba mengisi TTS dalam

Bahasa Inggris

Catatan:

Contoh yang dimuat di dalam buku dapat dikembangkan sesuai kebutuhan sekolah

35

BAB IV
MONITORING, EVALUASI,
PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->