LAPORAN PRAKTIKUM PRODUKSI TERNAK PERAH

Disusun oleh: Nama : Putri anggraini (E1C010034)

Sistanto ( Supono ( Kelompok : Satu (1) Sub kelompok : Dosen pembimbing : 1. 2.

JURUSAN PETERNAKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU 2011

1. Kualitas air susu yang dihasilkan oleh kambing perah tergantung dari faktor bangsa. jenis. . pakan dan interval laktasi. TUJUAN Praktikum ini dilakukan dengan tujuan :  Agar mahasisiwa dapat mengenali bangsa – bangsa kambing perah melalui pengamatan ciri – ciri fisiologis dari masing-masing bangsa itu. Susu yang dihasilkan oleh ternak perah inilah yang dimanfaatkan oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani tubuh mereka. Yang membedakan keduanya tentu saja adalah jumlah produksinya. Produksi susunya akan selalu ada walaupun anakanaknya sudah disapih atau sudah tidak disusui lagi.  Agar mahasisiwa dapat mengetahui cara atau teknik pemerahan yang benar. ternak kambing perah juga memerlukan manajemen pemeliharaan yang baik agar produksinya bisa maksimal.  Agar mahasiswa mengetahui keadaan lingkungan yang sesuia untuk budidaya kambing perah  Agar mahasisiwa mengetahui bentuk atau tipe perkandangan yang baik untuk budidaya kambing perah. Kedua tipe ini akan menghasilkan susu jika secara fisiologis dalam keadaan laktasi (menyusui. Bangsa kambing yang bisa dijadikan sebagai ternak perah memiliki ciri-ciri fisik yang sedikit berbeda dari bangsa kambing yang dijadikan sebagai ternak potong. struktur anatomi. Produksi susu pada kambing perah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah. pada tipe perah akan menghasilkan susu lebih banyak. Selai itu bangsa kambing perah tidak bisa dibudidayakan disembarang wilayah seperti bangsa kambing potong. struktur fisiologis. Karena selain sapi. umur.2.BAB I Pendahuluan 1.1. Produksi susu tersebut dapat dipertahankan sampai waktu tertentu atau selama masa hidupnya.. Kambing betipe perah atau potong biasanya tergantung bangsanya. Hal ini karena berhubungan dengan produksi susu yang akan dihasilkan. ada juga bangsa kambing yang bisa dijadikan sebagai ternak perah.  Agar mahasiswa dapat mengetahui manajemen pemberian pakan dan air minum yang baik untuk budidaya kambing perah. faktor genetik. walaupun bisa itupun harus mendapat perlakuan yang khusus. tampak dari bentuk ambingnya). Selai faktor – faktor tersebut sebagaimana ternak pada umumnya.  Agar mahasisiwa dapat mengetahui dan memahami berbagi jenis penyakit yang biasa menyerang ternak kambing perah dan cara pengobatan serta pencegahannya. Dalam manajemen pemeliharaan yang harus selalu diperhatikan adalah sistem perkandangan. bisa juga kambing.LATAR BELAKANG Kambing seprti halnya ternak ruminansia pada umumnya dapat diklasifikasikan kedalam dua tipe yaitu potong dan perah. Ternak perah tidak hanya sapi. pemberian pakan dan air minum serta tidak lupa kesehatan dari ternak itu sendiri. Ternak perah merupakan ternak yang menghasilkan susu melebihi kebutuhan konsumsi susu anak-anaknya.

kecepatan angin. Kambing-kambing perah yang biasa ditemui di Indonesia adalah kambing nubian. saanen. tekanan udara. Ambing dan puting serta semua sistem (pembuluh darah. Selain lingkungan diatas masih . 1991)  Fisiologi lingkungan Lingkungan menurut asalnya dibagi menjadi dua. Kambing saanen memiliki karakteristik warna bulunya putih/krem mulus dengan kepala relatif ringan dan telinga pendek tegaksrte bad an lebar-panjangdengan bobot induk 20-25 kg. tinggi dan panjang. perpanjangan. produksi susu 2-3 l/ek/hr dan tinggi gumba induk 85 cm. bobot induk ±30 kg. hidung dan kepala bulat. radiasi ionisasi dan ionisasi udara buatan. produksi susu 2-3l/ek/hr dan tinggi gumba induk 75 cm. limpa.BAB II Tinjauan pustaka Kambing perah adalah jenis kambing yang dipelihara dengan tujuan untuk menghasilkan susu. merah. putih)dengan telinga panjang terkulai dan sedikit melipat diujung.togenberg. bobot induk 20-25 kg. curah hujan.(Peterson et al 1978 dan Murtidjo 1995). Hal ini ditandai dengan pembesaran bentuk ambing dan putting karena terjadinya perkembangan. hitam. yaitu lingkungan alam dan lingkungan buatan. factor mekanis. ketinggian. Oleh karena itu ukuran ambing dan puting dapat dipakai sebagai indikator produksi susu terutama berkorelasi terhadap sebelum dan sesudah pemerahan. dan syaraf)pada ternak ruminansia termasuk kambing akan aktif menjelang dan selama fase laktasi. debu. kaki panjang berambut. berjenggot dan telinga pendek. Lingkungan alam terdiri dari faktor iklim yaitu suhu udara. nubian dan kacang. produksi susu 1-1. komponen toksis pada air. percabangan. hormon. sedangkan lingkungan buatan terdiri dari polusi lingkungan. Kambing PE memiliki waran bulu yang beragam (coklat. Kambing nubian memiliki warna beragam dengan teling panjang terkulai. cahaya dan radiasi kosmik (Williamson dan Payne.(Reynolds and Brown.5 l/ek/hr. kambing etawah. kelembaban udara. Lingkungan alam dipengaruhi oleh cahaya dan iklim.51L/ek/hr. dan pengaktifan saluran dan alveoli yang ada didalam mamari(Larson. 1986). hidung melengkung. bobot induk 20-25 kg dan produksi susu 0. boer. saanen boer dan kambing peranakan seperti peranakan etawa serta persilangannya. Kambing Jawa/ kacang memiliki warna coklat/hitam/putih dengan hidung lurus. 1993). Karakteristik kambing etawa adalah postur tubuhnya yang lansing. Terdapat beberapa bangsa kambing perah yaitu.

Menurut Campbell dan Lasley (1985). yang dimiliki oleh suatu benda yang berhubungan dengan panas dan energi. Kelembaban relatif erat hubungannya dengan tingkat penguapan air dari tubuh ternak ke lingkungan (Siregar. 3. suhu udara pada daerah yang nyaman (comfort zone) untuk usaha sapi perah adalah berkisar antara 15.Pengukuran suhu udara Suhu merupakan bentuk karakteristik inherent. Bangunan kandang harus memberikan jaminan hidup yang sehat. sebaliknya suhu benda akan turun jika benda yang bersangkutan kehilangan panas (Williamson dan Payne. 2. Kelembaban udara relatif lebih tinggi pada udara dekat permukaan pada pagi hari disebabkan karena penambahan uap air hasil evatranspirasi dari permukaan atau pengembunan yang memanfaatkan uap air yang berasal dari udara (Williamson dan Payne. 1993). 1993). 1993).67ºC.Pengukuran kelembaban Kelembaban udara adalah perbandingan relatif uap air yang ada dalam udara jenuh pada tekanan dan suhu yang sama.26. tanah vegetasi. Pengamatan cahaya matahari Sinar matahari pagi dapat mempengaruhi kesehatan ternak. 1993). 1993). 1993). Daerah yang cocok untuk sapi perah dengan suhu lingkungan 21 .3 .21. Kandang yang baik sebaiknnya menghadap ketimur. sedangkan kandang adalah tempat tinggal ternak untuk melakukan kegiatan produksi maupun reproduksi dari sebagian atau seluruh kehidupannya (Sudarmono. memberikan kenyamanan kambing perah. nyaman bagi kambing dan tidak menimbulkan kesulitan dalam pelaksanaan tata- . 1. mudah dibersihkan. dan memberi kemudahan bagi pekerja kandang dalam melakukan pekerjaannya (Siregar.25 C dengan ketinggian tempat 790 m dari permukaan laut (Siregar. Pengembangan kambing perah disekitar subtropis sebaiknya dipilih daerah yang mempunyai suhu lingkungan antara 18.56º . 1993).1220 m di atas permukaan laut.  Perkandangan Perkandangan merupakan kompleks tempat tinggal ternak dan pengelola yang digunakan untuk melakukan kegiatan proses produksi sebagian atau seluruh kehidupannya dengan segala fasilitas dan peralatannya.ada lingkungan lainnya yaitu lingkungan social. Jika panas dialirkan pada suatu benda maka suhu benda akan meningkat.1 C dan kelembaban diatas 55% dengan ketinggian antara 790 . endoparasit dan ektoparasit (Siregar. agar cahaya matahri pagi bisa masuk kedalam kandang. Dalam pembuatan kandang kambing perah diperlukan beberapa persyaratan yaitu terdapat ventilasi.

sisa pertanian seperti : daun kacang. Model kandang Ada dua jenis kandang yang sesuai dengan kambing perah yaitu: a). atap. onggok. dan belakang perlu ditutup untuk menghindari aliran angin. centrocema. 1995). ampas kecap dan lain-lain. singkong. Kambing menyukai pakan yang tidak biasa dikonsumsi oleh hewan lain. dan macam kandang harus dilengkapi dengan ventilasi yang sempurna. Sebagai patokan umum yaitu 10% bahan kering dari bobot badan. Bahan pakan yang merupakan sumber protein antara lain jenis leguminosa glirisidia. sorgum.  Pemberian pakan dan air minum Pakan berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok. bentuk. Kambing sangat efisien dalam mengubah pakan berkualitas rendah menjadi protein yang ber kualitas tinggi (Blakely dan Bade . menyusui). Kandang ini tidak begitu disukai orang. rumput-rumputan dan jerami padi. kana. tempat pakan dan air minum. Sumber energi antara lain biji-bijian: jagung. beranak. Dinding sebelah kiri. seperti produksi (tumbuh besar. Sebagai sumber mineral dapat ditambahkan garam atau mineral mix. . ampas tahu. karena mudah kotor dan lembab atau basah. Pakan untuk kambing dapat dikelompokkan menjadi tiga. selokan atau parit. 1. bunting. dedak gandum. sumber protein dan sumber mineral. ketela rambat. Pakan utama kambing adalah tunas-tunas sesuai dengan sifat alamiah kambing (browser). lantai. lamtoro. Air minum harus selalu tersedia di dalam kandang. Pemberian pakan harus sesuai dengan kebutuhannya dan jumlahnya disesuaikan dengan status fisiologis ternaknya. daun singkong.laksana. konstruksi. turi. biji kapas. gemuk dan susu) dan untuk bereproduksi (kawin. Lantai kandang hendakmnya bercelah 11/2 cm agar tinja dan air kencing langsung jatuh kekolong. lagi pula memerlukan lebih banyak tenaga untuk memelihara agar lantai tetap kering dan juga diperlukan banyak potongan jerami yang kering untuk itu. dedak jagung. dedak: padi. Oleh karena itu. dan ukuran petak kandang yang sesuai kapsitas (Blakely dan Blade. 1994). Model kandang panggung yang mempunyai kolong dan lantainya agak tinggi dari permukaan tanah. makin mudah orang bekerja membersihkan atau mengambil komposnya. bungkil kedelai. Model kandang mupuk atau kandang dengan lantai ditanah. b). yaitu sumber energi. dinding.

Namun bila ternak dalam keadaan bunting. Pakan sebaiknya diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore). dan berikan juga air minum dan garam beryodium secukupnya.deptan. kambing perah dan pejantan yang sering dikawinkan perlu ditambahkan makanan penguat dalam bentuk bubur berupa campuran dedak. Beberapa asam amino tidak dapat dibentuk didalam tubuh hewan. Lain halnya bila kambing sedang menyusui. jerami kacang kedelai. glirisidia. kacang-kacangan. perlu diperhatikan imbangan antara rumput dan daun leguminosa dikaitkan dengan kondisi fisiologis ternak. . Hasil yang dikehendaki dari hewan. kacang-kacangan. Pada kambing dewasa. kadarnya berkisar 15-17%. rumput raja dan lain sebagainya).5 . Protein terbentuk dari asam-asam amino. Protein semua tenunan tubuh hewan mengandung banyak protein. Zat makanan Zat-zat makanan yang diperlukan terdiri dari : 1). Dalam pemberian pakan hijauan.go. turi. kaliandra. jika terpaksa digunakan hendaknya diangin-anginkan selama minimal 12 jam untuk menghindari terjadinya bloat (kembung) pada kambing. rumput gajah. ampas tahu dan bahan lain yang ada di daerahnya sebanyak 0. seperti di galengan/pematang sawah pinggir jalan. jerami kacang tanah. albasia dan lain-lain). Selain itu jenis hijauan lain yaitu leguminosa (daun. pemberian pakan rumput dan leguminosa dapat diberikan dengan perbandingan 3 : 4. Jerami padi. Oleh karena itu ransum yang mengandung protein tinggi sangat penting artinya. jerami jagung dan daun pisang juga dapat digunakan sebagai pakan kambing. Berbagai jenis hijauan yaitu rumput (rumput alam.1 kg/ekor/hari. di lereng atau bahkan dapat ditanam sebagai pagar hidup. Hindari pemberian hijauan yang masih muda. limbah pertanian lainnya juga dapat diawetkan sebagai pakan kambing di saat musim kemarau(http://cybex. tanah desa. Hijauan yang berasal dari sisa hasil panen seperti daun ubi. Untuk kambing bunting. banyak memerlukan protein. daun nangka. Penanaman dapat dilakukan di areal yang tidak dimanfaatkan untuk tanaman pertanian.id/penyuluhan/pakan-dan-pemberiannya).Hijauan dapat disediakan dengan cara mencari di alam atau dapat pula dibudidayakan. rumput benggala. sebaiknya perbandingan rumput dan daun leguminosa adalah 3 : 2. a. Anak kambing lepas sapih diberikan rumput dan daun leguminosa dengan perbandingan 3 : 2. perbandingan sebaiknya 1 : 1. induk menyusui. oleh karena itu harus tersedia didalam ransum. dan di area tanam sebagai monokultur. setaria. lamtoro. Bahan pakan berupa hijauan juga dapat diawetkan pada saat hijauan melimpah seperti membuat silase atau hay.

rumput hendaknya dalam keadaan masih muda. Daya melemak kambing lebih rendah daripada domba. Sebaik-baiknya rumput dipotong sebelum berbunga.Air. 3).Fungsi protein adalah :     Untuk pertumbuhan badan Mengganti jaringan yang rusak Berproduksi(daging dan susu) Pertumbuhan rambut Ransum kambing sebaiknya mengandung 9-14 protein. Mineral. Lemak Lemak merupakan sumber tenaga cadangan yang bisa disimpan atau ditimbun didalam tubuh. mineral tidak kalah pentingnya dengan zat makanan yang lain. sehingga hewan manjadi cepat gemuk. sehingga kekurangan akan vitamin jarang terjadi. ransum yang mengandung karbohidrat yang tinggi akan mempercepat penimbunan lemak pada alat-alat tubuh. adapun gunanya adalah:    Mengedarkan zat makanan keseluruh tubuh Mengatur panas tubuh Membentuk tubuh Kekurangan air 10% didalam tubuh dapat mengganggu ternak. ternak kambing mampu membuat sendiri beberapa vitamin. maka ternak akan mati. Jika kekurangan air mencapai 20%. 1). b. 5). Rumput Untuk bisa dijadikan bahn makanan yang sempurna. rumput harus memenuhi 3 syarat penting yaitu: 1) Mempunyai nilai yang tinggi 2) Mudah dicerna. Sebaliknya rumput yang diberikan masih terlalu muda menimbulkan gangguan perut. Cu. air penting artinya bagi tubuh. 2).Vitamin. dan Co 4). . Karbohidrat. Beberapa jenis mineral yang dibutuhkan oleh ternak kambing perah adalah:     Ca(calcium) dan p fosfor Garam dapur(NaCl) J (yodium) Fe.

nangka.3) Diberikan dalam jumlah yang cukup. c. d. Makanan penguat atau konsentrat Makanan penguat terdiri dari beberapa campuran bahan makanan. Dedak kasar dapat mengganggu pencernaan. lamtoro dan masih banyak lagi. Dedak yang halus adalah dedak kesukaan kambing. Daun Jenis daun yang disukai ternak kambing adalah : turi. mereka juga bisa mengidap jenis penyakit tertentu. waru. bungkil ini dipakai sebagai campuran dalam ransum. Data yang diperoleh pada saat pratikum di LPPB Bengkulu. Bahan makanan yang populer unntuk kambing adalah sebagai berikut: 1) Dedak padi .  Kesehatan dan penyakit Kambing sama seperti ternak lainnya. 3) Bungkil kelapa. maka maka pemerahan dilakukan 2 kali sehari jam 6 pagi dan jam 4 sore.dedak padi halus adalah paling tinggi nilainya. jinjing. melebihi dari makanan yang diterima oleh induk yang sekedar menyusui saja. lebih-lebih dedak yang masih baru. Proteinya 2 kali lebih besar daripada dedak halus dan dedak jagung. Beberapa jenis penyakit yang menyerang ternak kambing ini biasanya disebabkan oleh manajemen pemeliharaan yang kurang baik. pisang. Kadungan pprotein sedang dan banyak karbohidrat. 2) Dedak jagung. tidak termasuk yang tidak dimakan. kandang dan lingkunagn sekitar kandang. Kambing yang diperah 2 kali harus memperoleh perawatan dan makanan yang serba cukup. Mengandung lemak yang tinggi. kambing dewasa membutuhkan rumput sebanyak 7 kg seekor sehari.  Pemerahan Kambing yang diperah hendaknya lebih banyak diberikan daun-daunan. cocok untuk kambing yang di perah. Mulai dari manajemen pakan . sedangkan pengaruhnya sama. dedak jagung lebih disukai kambing dibanding dedak padi. Di Indonesia peternak memerah pada umumnya dengan cara manual. Jika susu merupakan hasil utama. jaranan. Makin banyak bahan yang dipakai makin sempurna ransum itu. Pemerahan dapat dilakukan vaik sacara mekanik maupun secara manual. penyakit yang pernah teridentifikasi pada peternakan tersebut antara lain : .

Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan memberi obat obatan antibiotic lewat air minum. Injeksi diulang 10-14 hari kemudian dari injeksi yang pertama. Pemberian dosis injeksi harus dikonsultasikan dengan dokter hewan. 1986). Bahkan Manurung dkk (1986) menyebutkan bahwa kambing scabies yang tidak diobati bisa mengalami kematian dalam tiga bulan.. 1992). 2000) dan penurunan harga jual kambing sampai 1/3 harga normal (Manurung 1991). Mastitis Mastitis adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan pada kelenjar susu oleh luka karena mekanis antara lain lantai kandang yang kotor dan kasar. Scabies menyebar dengan mudah melalui kontak langsung. mastitis juga disebabkan oleh berbagai macam bakteri seperti streptococcus. mesin pemerah yang kurang tepat pemakaianya. Penyakit ini menimbulkan kerugian akibat penurunan berat badan (Manurung dkk. Masa 10-14 hari adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah telur tungau Sarcoptes scabiei yang mungkin masih tersisa untuk menetas.000/ml susu menyebabkan penurunan produksi susu. 1986) dalam http//medisveterinergk. atau dapat diberi penicillin. Secara laboratories susu dari ternak perah yang terinfeksi mastitis biasanya mempunyai somatic cell count (SCC) yang tinggi. atau secara kimiawi dapat disebabkan desinfektan yang menyebabkan radang. peralatan kandang yang tajam. dan bahan-bahan yang ada di kandang seperti pagar. Scabies Scabies atau kudis adalah salah satu penyakit yang sering dijumpai pada kambing yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang menyebabkan dermatitis gatal yang parah. dan bahan lain yang terkontaminasi bertindak sebagai carrier (Blood et al. penurunan produksi daging. tempat pakan. et. nafsu makan berkurang dan produksi susu berkurang atau terhenti. Selain kerugian ekonomis tersebut.(1993). Ivomec .2009. Pengobatan dapat dilakukan dengan injeksi (suntik) Ivermectin (Ivomec: merk dagang). Mastitis juga sering terjadi akibat pemerahan yang tidak hati hati atau sebelum pemerahan kambing tidak dibersihkan ambingnya dengan desinfektan. Kambing dewasa terjadi demam dan suhu tubuh meninggi..1997).(Murtidjo. kualitas kulit dan gangguan kesehatan masyarakat (Iskandar. b). staphylococcus dan coliform. Dosis yang diberikan umunya 1 ml untuk 20 kg bobot kambing. penyakit ini juga sangat merugikan karena bersifat zoonosis yaitu penyakit ternak yang mampu menyerang manusia (Blood et al. Dalam banyak kasus. al. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan sebelum melakukan pemerahan dan menghindarkan perlakuan yang kasar saat melakukan pemerahan. Nilai SCC sebesar 50.a)..(Sulistyowati.

(Murtidjo.com).(Http://etawajaya.etawajaya.com/2009/08/07/scabies-atau-kudis-pada-kambing/ http://www.1993). Obat obatan yang lain yang digunakan di LPPB Bengkulu yaitu albindasol.com/pengobatan-kudis-scabies-pada-kambing-etawa/ . Selain itu Ivomec baru bisa diberikan pada kambing diatas umur 2 bulan. cacing merusak jaringan jaringan organ vital dan menyebabkan kambing menjadi kurang nafsu mengkonsumsi makanan.umumnya dijual dalam kemasan 50 ml/botol. http://medisveterinergk. Cacingan Penyakit cacing merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kambing penderita akan mengalami hambatan pertambahan berat tubuh. Ivomec tidak boleh diberikan kambing yang bunting karena dapat menyebabkan keguguran. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan menghindarkan pemberian makanan kasar atau hijauan pakan yang terkontaminasi siput dan usahakan hijauan pakan sebelum diberikan pada ternak kambing dicuci terlebih dahulu. c). Akibat dari serangan penyakit cacing antara lain cacing menyerap sebagian zat makanan yang seharusnya untuk pertambahan berat tubuh.wordpress. Pengobatan penyakit ini dapat menggunakan zanil atau valbazen yang diberikan lewat air minum atau lewat suntikan dengan dovanik.

performance kambing PE yang diukur antara lain panjang badan 72 cm. dan berat badan 55.1. . Jenis kambing yang diternakan di LPPB Bengkulu.5 liter per hari. Faktor Lingkungan Pengukuran suhu dilakukan di tiga tempat berbeda atara lain kandang induk betina. telinga menggantung atau terkulai. suhu tersebut merupakan suhu yang nyaman untuk hidup ternak yang berkisar antara 18 – 30 oc. Pada saat pratikum. a).27 kg.1993). tinggi 75 cm dan berat badan di asumsikan mencapai 66. 2. Dari ketiga jenis kambing di atas pengukuran berat badan dilakukan dengan menggunakan rumus Winter yang diubah oleh Arjodarmoko dalam Purnomoadi (2003). tinggi badan 76 cm. c). dan berat badan mencapai 60. kandang pejantan dan kandang cempe atau yang sudah disapih. Rata rata suhu hasil pengukuran pada saat pemerahan di pagi hari sebesar 23 oc. kambing Nubian memiliki ciri ciri antara lain bertubuh besar. Kambing Peranakan Etawa (PE) Merupakan bangsa kambing dari hasil persilangan kambing kacang dengan kambing etawah.45 kg. Selain itu kambing Nubian mempunyai betuk ambing yang asimetris hal ini di sebabkan karena kambing tersebut hanya melahirkan satu anak dalam satu periode kelahiran sehingga pada saat menyusui hanya satu sisi ambing yang mendapat rangsangan dari anak untuk mensekresikan susu.spesifikasi dari kambing ini adalah hidung agak melengkung. Kambing PE memiliki sifat antara kambing kacang dan kambing etawah. yaitu dengan cara mengalikan panjang badan dengan lingkar dada dikuadrakan kemudian dibagi 104 atau sepuluh ribu. lingkar dada 88 cm. hal ini sesuai dengan pengamatan Purnomoadi (2003) yang menyebutkan berat badan kambing Nubian berkisar antara 20 – 60 kg.76 kg. (Murtidjo. Kambing Nubian Dari pengamatan ciri fisik dan pengukuran berat badan kambing jenis Nubian yang terdapat di LPPB Bengkulu. panjang badan 75 cm.PEMBAHASAN 1. Kambing Peranakan Spesifikasi dari kambing persilangan antara kambing Nubian dengan Boer di LPPB Bengkulu antara lain lingkar dada 94 cm. telinga agak besar dan terkulai dan produksi air susunya 1 . b).

atau dapat diberi penicillin. penurunan produksi daging. kandang dan lingkunagn sekitar kandang. Bahkan Manurung dkk (1986) menyebutkan bahwa kambing scabies yang tidak diobati bisa mengalami kematian dalam tiga bulan. nafsu makan berkurang dan produksi susu berkurang atau terhenti. Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan memberi obat obatan antibiotic lewat air minum. Mastitis Mastitis adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan pada kelenjar susu oleh luka karena mekanis antara lain lantai kandang yang kotor dan kasar. Nilai SCC sebesar 50. mastitis juga disebabkan oleh berbagai macam bakteri seperti streptococcus. kualitas kulit dan gangguan kesehatan masyarakat (Iskandar. dan bahan-bahan yang ada di kandang seperti pagar. Dalam banyak kasus. b).(Sulistyowati.(1993).000/ml susu menyebabkan penurunan produksi susu. Mulai dari manajemen pakan . al. Mastitis juga sering terjadi akibat pemerahan yang tidak hati hati atau sebelum pemerahan kambing tidak dibersihkan ambingnya dengan desinfektan. 2000) dan penurunan harga jual kambing sampai 1/3 harga normal (Manurung 1991). staphylococcus dan coliform. tempat pakan. Data yang diperoleh pada saat pratikum di LPPB Bengkulu. mesin pemerah yang kurang tepat pemakaianya. dan bahan lain yang terkontaminasi bertindak sebagai carrier (Blood et al. Kesehatan dan penyakit Kambing sama seperti ternak lainnya. Secara laboratories susu dari ternak perah yang terinfeksi mastitis biasanya mempunyai somatic cell count (SCC) yang tinggi.. 1992). Beberapa jenis penyakit yang menyerang ternak kambing ini biasanya disebabkan oleh manajemen pemeliharaan yang kurang baik. peralatan kandang yang tajam. et. Penyakit ini menimbulkan kerugian akibat penurunan berat badan (Manurung dkk. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan sebelum melakukan pemerahan dan menghindarkan perlakuan yang kasar saat melakukan pemerahan. Scabies Scabies atau kudis adalah salah satu penyakit yang sering dijumpai pada kambing yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei yang menyebabkan dermatitis gatal yang parah.. penyakit yang pernah teridentifikasi pada peternakan tersebut antara lain : a). Scabies menyebar dengan mudah melalui kontak langsung. Selain kerugian ekonomis tersebut. penyakit ini juga sangat merugikan karena bersifat .1997).(Murtidjo. mereka juga bisa mengidap jenis penyakit tertentu. 1986). atau secara kimiawi dapat disebabkan desinfektan yang menyebabkan radang. Kambing dewasa terjadi demam dan suhu tubuh meninggi.

1986) dalam http//medisveterinergk. Pengobatan penyakit ini dapat menggunakan zanil atau valbazen yang diberikan lewat air minum atau lewat suntikan dengan dovanik. Selain itu Ivomec baru bisa diberikan pada kambing diatas umur 2 bulan. Obat obatan yang lain yang digunakan di LPPB Bengkulu yaitu albindasol.. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan menghindarkan pemberian makanan kasar atau hijauan pakan yang terkontaminasi siput dan usahakan hijauan pakan sebelum diberikan pada ternak kambing dicuci terlebih dahulu.wordpress. Pemberian dosis injeksi harus dikonsultasikan dengan dokter hewan.(Http://etawajaya. Masa 10-14 hari adalah waktu yang diperlukan untuk sebuah telur tungau Sarcoptes scabiei yang mungkin masih tersisa untuk menetas. Cacingan Penyakit cacing merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kambing penderita akan mengalami hambatan pertambahan berat tubuh.2009.com). Injeksi diulang 10-14 hari kemudian dari injeksi yang pertama. Akibat dari serangan penyakit cacing antara lain cacing menyerap sebagian zat makanan yang seharusnya untuk pertambahan berat tubuh.com/2009/08/07/scabies-atau-kudis-pada-kambing/ http://www. Pengobatan dapat dilakukan dengan injeksi (suntik) Ivermectin (Ivomec: merk dagang).zoonosis yaitu penyakit ternak yang mampu menyerang manusia (Blood et al.(Murtidjo. http://medisveterinergk. cacing merusak jaringan jaringan organ vital dan menyebabkan kambing menjadi kurang nafsu mengkonsumsi makanan.com/pengobatan-kudis-scabies-pada-kambing-etawa/ . Dosis yang diberikan umunya 1 ml untuk 20 kg bobot kambing.etawajaya.1993). Ivomec tidak boleh diberikan kambing yang bunting karena dapat menyebabkan keguguran. Ivomec umumnya dijual dalam kemasan 50 ml/botol. c).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful