P. 1
Pmsran Int'l 2012

Pmsran Int'l 2012

|Views: 5|Likes:
Published by Iwan Nurwahdan

More info:

Published by: Iwan Nurwahdan on Jun 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/01/2014

pdf

text

original

Sections

  • BAB 1 Pemasaran Internasional
  • BAB 2 Lingkungan Ekonomi
  • BAB 3 Intitusi dan Kebijakan Perdagangan
  • BAB 4 Lingkungan Kebudayaan
  • BAB 5 Lingkungan Politik dan Hukum
  • BAB 9 Masuk Pasar dan Ekspansi
  • BAB 10 Adaptasi Produk
  • BAB 11 Harga Ekspor

Pemasaran Internasional Buku: 1. Principles of International Marketing, Czinkota and Ronkainen, 9 th ed., Prentice Hall, 2010 2. Global Marketing 3.

Marketing Management, Kotler P. Prentice Hall edisi terakhir Mekanisme perkuliahan Topik yang dibahas, a.l.: • - lingkungan pemasaran internasional • - pemasaran internasional - export marketing mix (adaptasi produk, harga ekspor )

BAB 1 Pemasaran Internasional
1. Konsep pemasaran internasional: proses perencanaan dan pelaksanaan transaksi perdagangan melewati batas negara dalam rangka mencapai tujuan individu dan organisasi, aktivitas yang dicakup, a.l. meliputi: eksport, import, licensing, joint ventures dan kontrak manajemen. Faktor-2 yang perlu dipertimbangkan: 1. hukum 2. kebudayaan 3. masyarakat

Permasalahan : - apakah ide dan produk (barang & jasa) cocok utk. pasar internasional ? - perlu adjustment dalam pemasaran ? - ancaman global ? - merubah dari ancaman menjadi peluang ? - alternatif strategi global 1. Pentingnya perdagangan dunia • keterkaitan global (global linkages) • revisi kebijakan domestik sebelumnya, perdagangan  nilai tukar sekarang, nilai tukar  perdagangan 1. Kesempatan dlm pemasaran int’l  membutuhkan eksplorasi: • - selalu mengikuti perkembangan global • - kemampuan utk. melakukan adjustment

BAB 2 Lingkungan Ekonomi
1. Karakteristik ekonomi dunia The group of five : USA, GB, France, German, Japan. The group of seven : + Italy, Canada The group of ten : + Sweden, Netherland, Belgium OECD (Org Ec Coop Dev) 2. Karakteristik pasar a. populasi, ukuran rumah tangga b. Income : daya beli—GDP • very low ; Cameroon • very low, very high ; Mexico, India • low, medium, high ; Portugal • mostly medium ; Denmark

.

b) Custom union : seperti FTA tetapi mempunyai kebijakan yang sama untuk negara luar (misal bea masuk. Dampak ekonomi terhadap aspek sosial : Human Development Index (HDI). contoh Benelux. Keterlibatan perusahaan asing : MNC (multi national corporation) 3. tetapi masing-masing anggota mempunyai kebijakan sendiri-sendiri dengan negara luar (ACFTA. sebelum terbentuk EU) . saving dan pengeluaran lain naik c.4. pengeluaran utk.table 4. Engel’s law : income naik. makanan turun. Physical Quality of Life Index (PQLI) 4. Infra struktur – pertimbangan pemasaran d.c.4. Berbagai tingkat integritas ekonomi : a) Free Trade Area : semua hambatan perdagangan dicabut bagi negara anggota. Integritas ekonomi regional – gambar 4. NAFTA). Pola konsumsi -.

.

technology) dapat melintas antar negara anggota (1980 pertengahan -EC) d) Economic Union : common market ditambah integritas kebijakan ekonomi (keuangan. capital.pajak. Tabel 4.c) Common market : seperti custom union.9. .mata uang bersama – EU 1999 ). ditambah faktor produksi (labor.

.

Brazil. India. Emerging Markets Pembangunan ekonomi utk menaikkan perannya dlm ekonomi dunia ( China. Argentina.5.Menciptakan daya beli : microfinance (GrameenBank) .Memperbaiki akses (sewa telepon seluler di Banglades. Pembentukan Pasar . Laptop murah di Laos) .Riset : kebutuhan dan kebiasaan target pasar (telepon beralih ke mobile) .Mempelajari solusi lokal : teknologi + situasi lokal (pengepakan kecil dengan bahan yg murah) . Indonesia ) 6.

Sejarah Kerajaan Roma mengutamakan perdagangan internasional Pax Romana : jaminan untuk berdagang secara aman Berbagai sarana yang menunjang perdagangan: Uang logam yang sama Hukum Pusat perdagangan Komunikasi yang baik - .BAB 3 Intitusi dan Kebijakan Perdagangan 1.

Peraturan non diskriminasi . Pasca PD II – pembagian blok AS. IMF. a.Penyelesaian perselisihan perdagangan Kelemahan: • . ancaman ekonomi DN 2.perjanjian bilateral atau multilateral • .WTO ( Januari 1995) . pd awalnya banyak negara tidak meratifikasi. Institusi Antar Negara a) GATT (1947) -. World Bank.a. penurunan kurang bermanfaat • .l.bea sudah rendah.Prosedur transparan . tidak seimbang. membentuk lembaga di bawah UN : GATT. takut kekuatan yg.US. nonblok c. 24 Maret 1948 piagam ITO (53 negara). Revolusi industri di Eropa b.cakupan barang. ada barang yang tidak tercakup walaupun volume prdaganganya besar (barang militer) .

kapital.kebijakan bersama dalam menghadapi dunia luar .a) IMF: .menjaga stabilitas keuangan internasional • • • • dana dari anggota . EU.―membantu‖ negara yang krisis keuangan . membantu negara yang kalah b) perang sekarang. merupakan masalah a) World Bank: semula. APEC. orang – . bersama IMF c) ―mendanai‖ dunia Institusi regional (antara lain : AFTA. jasa.bebas melintas negara utk. GCC) – . NAFTA.kebutuhan dana yang besar.

Dampak perdagangan dan investasi internasional . tenaga kerja.perjanjian bilateral/multilateral . country image 4. cost dpt ditekan. Kebijakan untuk perdagangan internasional • . persepsi terhadap kekuatan kompetisi negara yang bersangkutan. profit meningkat .3.skala ekonomi: lebih luas. .kontrol import/eksport • .neraca perdagangan internasional : nilai mata uang.FDI: pertumbuhan ekonomi.

.

verbal dan non verbal b. Values of attitudes d. Unsur-unsur Kebudayaan : a. Bahasa.adaptability (kesabaran. fleksibilitas.pengertian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi • tingkah laku konsumen Kebudayaan : ―cara hidup‖ 1. Aesthethics g. Manners and customs e. Social institutions . Agama c. Education h.BAB 4 Lingkungan Kebudayaan Keberhasilan di pasar internasional : • . Material elements f. toleransi) • .

akses thd masyarakat lokal (iklan dg. masalah ketepatan waktu. body language • pendekatan personal lebih dihargai dibanding pendekatan bisnis .a) Bahasa Peran bahasa dalam pemasaran : • .komunikasi.pengumpulan informasi & evaluasi • . Non verbal language. hidden language • kebiasaan suatu bangsa. kebiasaan berbicara. intern & ekstern perusahaan. bhs lokal) contoh : iklan electrolux • .

mewah dsb. pencantuman negara  selling point .b) Agama Kesamaan pandangan misalnya dalam konsumsi dan organisasi sosial c) Nilai dan attitude Nilai = norma kelompok yang melekat pada individu Attitude = alternatif tindakan berdasarkan nilai Contoh : Jepang. Bagi perusahaan dari negara maju. membeli barang buatan asing tidak patriotik Perbedaan nilai dan attitude merupakan selling point (simbol status.).

.diam mempunyai indikasi negatif. memenangkan deal dengan bicara sedikit .Timur Tengah -.Jepang berupaya utk.Amerika -.senang membicarakan hal lain sewaktu berunding • Penggunaan produk dengan cara yang berbeda--orange juice untuk sarapan di Amerika. utk refreshment di Perancis .d) Kebiasaan dan Tingkah Laku • Suatu indikator penyempitan kebudayaan : Mc Donald disukai di berbagai negara tidak berarti westernisasi • Sangat berperan dalam perundingan : .

Institusi sosial -. di Jepang warna putih g).berhubungan dengan bagaimana orang terkait dengan sesamanya Unit keluarga (bapak. Pendidikan – cerminan kebudayaan Penekanan fokus pendidikan di suatu negara (misal Jepang dan Korea – teknik) h).pola konsumsi Strata di masyarakat.ibu. iklan di suatu negara belum tentu dianggap cukup estetis di negara lain Contoh: Warna hitam di negara Barat -.berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Elemen material. Estetika. contoh : kasta di India Reference group -.e). anak ) -.berkabung. . misal pengepakan dengan bahan kaleng harus bercahaya dan menarik f).

Pemasaran dan Kebudayaan • menghargai kebudayaan local.2. contoh 3M di Bangkok • menjalin hubungan. riset. kebudayaan : komunikasi. Sumber informasi ttg. pendidikan. pengalaman . contoh 3M masuk ke China setelah Nixon ke China dan pejabat China diundang ke USA • mempekerjakan karyawan lokal utk mengetahui budaya setempat • adaptasi pasar lokal. alat pembersih 3M dibuat mirip sabut kelapa di beberapa negara Asia Tenggara 3.

hukum trmasuk utk internasional bisnis . Kontrol impor : defisit perdagangan LN. Kontrol ekspor : keamanan nasional. kuota d).boycotts .Intellectual Property Right — (Hak Kekayaan Intelektual/HKI) a). supply terbatas. Lingkungan politik dan hukum DN -.functional lubrication & individual greed Transparency International (TI) . Embargo dan sanksi perdagangan : membatasi masuknya barang dan jasa karena masalah politik (bukan alasan ekonomi). perjanjian. politik LN.BAB 5 Lingkungan Politik dan Hukum 1.bea masuk. atau pelanggaran peraturan kesepakatan perdagangan b). Regulasi : . industri DN -. lisensi ekspor c).

Internasional : perjanjian bilateral & multilateral . dll ) d. Risiko politik : negara yang stabil politiknya & ―ramah‖ ownership risk. transfer risk b. tak tertulis) . kompensasi) . operating risk.code law (tertulis) .common law (tradisi. Pertimbangan untuk keberhasilan : peduli dan tanggap terhadap lingkungan politik & hukum di HC 3. Lingk. kuota. dapat diambil oleh HC : .confiscation (pengambil alihan tanpa kompensasi) .2.undang-undang yg berhubungan dengan perdagangan Internasional (tariff. Tindakan yg. c.expropriation ( pengambil alihan dg. Hukum . Politik dan hukum di ―host country‖ (HC) a.domestication ( ditransfer ke domestik).

.

BAB 9 Masuk Pasar dan Ekspansi 1. Major Internationalization Motivations Proactive : Profit advantage Unique products Technological advantage Exclusive information Market size Economies of scale Reactive : Competitive pressures Overproduction Declining domestic sales Excess capacity Saturated domestic markets Proximity to customers and ports .

Governmental activities . expertise. commitment) .Significant internal event Firm external : . Change Agents Firm internal : .Banks . international exposure. international orientation.Other firms .New management .Distributors .Demand .2.Export agents .Enlightened management (education.Chambers of commerce .

atau Trading co. – EMC. – TC) a. Export Stages: • awareness • interest • trial • evaluation • adaptation 4. EMC : Beroperasi dengan account sendiri sebagai agen jasa . Perantara ekspor (Export Intermediaries) Perusahaan yang tidak tertarik melakukan ekspor dapat berpartisipasi dlm pemasaran Internasional dengan melalui perantara perusahaan DN yang akan menjualnya ke LN (Export management co.3.

ekspor.One stop shopping centers .Itoh) : melakukan impor.Memperluas kekuasaan perdagangan Contoh : sogoshosa (Sumitomo. investasi. kerja sama dg distributor asing . C. TC .Kompensasi EMC : • Market development (sebagai ―pemegang‖ pasar) • Usaha pemasaran oleh EMC (sejumlah fee atau cost sharing) EMC vs Clients : • Mempertahankan hubungan setelah penetrasi pasar • EMC sebagai tes utk memasuki pasar b. Mitshubisi. Mitsui. counter trade. manufacturing.

pembeli barang.Kunci suksesnya : • Mendapatkan dan menyebarkan informasi ttg pasar • Skala ekonomi yg besar • Melayani internal dan eksternal market • Mempunyai akses utk kapital yg besar Variasi TC : • Regional TC • Product oriented TC • Geographically oriented TC TC dpt sebagai agen. distributor. informasi ttg distribusi. transportasi dsb. .

lisensi atau franchising Contoh : • Perusahaan kecil dpt menggunakan lisensi utk. tetapi ada kendala : modal SDM dsb. memanfaatkan konsep bisnis asing atau utk.  partisipasi dg. Lisensi dan Franchising Ekspor dan investasi langsung menjanjikan. ekspansi tanpa membutuhkan investasi yg besar • Suatu perusahaan di luar negeri dpt berbuat serupa utk memasuki pasar atau menutup kesempatan bagi kompetitor .5.

Licensor mengijinkan licensee menggunakan HKI dengan mendapatkan royalty HKI : patent. merek dagang. pengguna HKI --. copyright.a. marketing skills Sisi positif : • Strategi memasuki pasar tanpa investasi dan pengetahuan pasar • Royalty dan melakukan R&D • Mengurangi risiko campur tangan HC • Suatu tahap internasionalisasi • Memasuki pasar dg konsep yang sudah berjalan • Memasuki pasar yang tertutup terhadap impor/investasi asing • Dapat melakukan negosiasi kontrak untuk pembelian material di HC . technology. Lisensi Pemegang HKI --. technical know how.licensor.licensee.

opportunity cost (?) . penyelesaian perselisihan. format. lisensi yang dicakup. garansi Kompensasi : transfer cost. kompensasi.Sisi negatif : • Lisensor tidak mendapatkan pengalaman marketing • Lisensor tidak siap masuk pasar • Menciptakan kompetitor bagi dirinya Kritik : HC ingin labor intensif atau peralatan/perangkat yang terkini Negosiasi lisensi : Cakupan hak dan kewajiban. waktu pemutusan perjanjian Cakupan hak dan kewajiban : teknologi. R&D cost.

menggunakan nama. membuat produk dan teknik pemasaran) Alasan : keuntungan. penerapan konsep yg sudah berjalan.l. Franchising : suatu bentuk lisensing dimana franchisor menjamin franchisee utk melakukan bisnis sesuai dg petunjuk franchisor ( a. kerahasiaan HKI.Perjanjian lisensi memperhatikan : peraturan ekspor negara lisensor. pencatatan dan pemeriksaan oleh lisensor b.pengurangan risiko Masalah : membutuhkan standardisasi (tdk harus 100 %) . kejenuhan pasar DN. potensi pasar. menjual barang franchisor.

Sisi negatif : • Franchisor tidak mendapatkan pengalaman marketing • Franchisor tidak siap masuk pasar • Menciptakan kompetitor bagi dirinya Setiap HC mempunyai peraturan ttg franchising .

.

Ekspansi Perusahaan besar maupun kecil dapat melakukan ekspansi ke luar negeri dg investasi langsung (Foreign Direct Investment – FDI) atau kontrak manajemen (management contracts) Alasan  nilai tambah (sisi positif melebihi sisi negatif) dibanding expansi di dalam negeri Contoh : MNC (multinational corporations) .6.

7. Investasi langsung di LN ( FDI )

Investasi intr’l : - FDI  pengembangan perusahaan - investasi portfolio (pembelian saham dan obligasi)  komunitas keuangan intr’l Menurut UN, MNC : ―enterprises which own or control production or service facilities outside the country in which they are based‖

a. Faktor-faktor yang dipertimbangkan utk melakukan FDI Host country (HC) menarik investor asing a.l. krn pertumbuhan ekonomi, pendapatan, lapangan kerja Insentif dari HC : fiscal, financial and nonfinancial Insentif fiscal a.l. tax rebate dan tax holiday Insentif financial a.l. penyiapan lahan, garansi pinjaman Insentif nonfinansial a.l. proteksi dg melakukan tariff, kuota impor, infrastruktur b. Kepemilikan - full ownership * total control (product design, pricing, advertising) * kepentingan HC kemungkinan tdk terakomodir (ekonomi, profit repatriation, komposisi karyawan)

Pertimbangan lain dari full ownership : * praturan pemerintah (termasuk konsistensi peraturan) * pembatasan profit repatriation * stabilitas pasar - joint ventures (perusahaan patungan) * HC mengurangi kontrol oleh perusahaan asing * menembus keterbatasan pasar thd barang LN * memahami karakteristik pasar lokal * dapat saling bersinergi * menjaga hubungan * komunikasi terus dijaga sebelum, saat dan setelah dibentuk joint venture agar tidak ada kesalah pahaman

Salah satu bentuk dari joint ventures  strategic alliances * Kompetisi global, perkembangan teknologi yg cepat serta risiko yg tinggi utk kegagalan  alasan membentuk aliansi strategis yaitu aliansi dari dua perusahaan atau lebih yg mempunyai tujuan yg sama * Aliansi dapat berupa kerjasama informasi dalam market development sampai pemilikan bersama utk suatu tujuan tertentu. Contoh aliansi : joint development agreement, cooperation technical effort joint program for development, alternative sourcing agreement, design /exhange agreement for cooperative product, development and exchange of technical data Lihat Tabel 13.3

.

berbagai mega proyek di Eropah yg . budaya organisasi yg relatif sama. tenaga kerja. dsb saat ―bercerai‖ * Mengantisipasi iklim yg dinamis dalam bisnis. perlu kesepakatan tentang kemungkinan melakukan perubahan konsep awal .government consortia Tingginya ongkos utk bbrapa kegiatan mmerlukan bantuan atau subsidi dari pemerintah. saling komplementer) * Kesepakatan yg jelas dan rinci menyangkut menyangkut berbagai hal seperti pemasaran. semi conductor dsb).Rekomendasi utk aliansi strategis : * Partner yg cocok (kesamaan orientasi dan tujuan. pembagian aset. distribusi dan akumulasi profit. Misalnya research consortia yg dibentuk di brbagai negara maju (electric car batteries.

produk . konsorsium yg mbuat chip dan komputer yg canggih di Jepang.Eropa dilakukan pengepakan di pabrik Nestle. Contractual arrangements (kerjasama dg sistim kontrak)  memanfaatkan sumberdaya perusahaan di negara lain utk meningkatkan kapasitas bisnis Contoh : -. dikapalkan ke .dibuat di pabrik General Mills (USA). .dipasarkan ke Eropa dan Asia .kerjasama antara Nestle dan General Mills. COMET.menggunakan nama registrasi BRITE. konsorsium yg melibatkan pemerintah Perancis. ESPRIT. Jerman dan Spanyol dlm pembuatan pesawat airbus 8. EUREKA. RACE dan SOCRATES.

koordinasi skedul (Star.. sepatu dsb) .Perusahaan penerbangan membuat aliansi utk kerjasama dalam pemanfaatan hub. Oneworld dsb) . tiketing.Berbagai perusahaan yg melakukan outsourcing dalam proses produksinya (General Motor beli komponen mobil dari Daewoo. Siemens beli komponen komputer dari Fujitsu. perusahaan garmen.

satu sistem operasi yg lengkap utk mengoperasikan suatu perusahaan . training dan gaji berbagai perusahaan penerbangan Salah satu bentuk kontrak manajemen  turnkey operation.Salah satu bentuk contractual arrangements  management contract (kontrak manajemen)  supplier membawa satu paket skill dg pelayanan yg terintegrasi kepada client tanpa risiko dan keuntungan pemilikan Contoh : Lufthansa menangani sistem akuntansi.

mendapatkan skill yg tidak dapat diperoleh di DN .personel yg berpengalaman dpt mengurangi fluktuasi bisnis .expertis yg siap pakai (bukan dibangun) .belum mengetahui keadaan sebenarnya dari perusahaan client (dapat mengurangi keuntungan) .ketergantungan kepd supplier Supplier : .kontrol operasional penuh .terminasi kontrak  masalah personel .expertis yg dibangun dg biaya besar dpt dikomersialkan .Client : .pengurangan risiko krn tidak menanam modal .

negara asal.1 Standardisasi atau Adaptasi Alternatif untuk pasar Internasional : • Produk sesuai dengan yang ada di pasar luar negeri • Modifikasi produk untuk negara/wilayah yg berbeda • Produk baru untuk pasar luar negeri • Satu produk untuk seluruh dunia . 8. Variabel Produk Salah satu elemen dlm kesuksesan pemasaran – keunggulan thd kompetitor dari sisi : komposisi produk.BAB 10 Adaptasi Produk 1. tampilan tangible (tangible feature) dan augmented feature (tampilan lanjutan). Gb.

.

8. memasuki pasar luar negeri : • target pasar • produk beserta karakteristiknya • karakteristik perusahaan : adaptasi – biaya dan investigasi utk.Gb. barang2 konsumsi tidak hanya karena kebudayaan.1. tetapi juga kondisi ekonomi dari target pasar 2. harus diperhatikan utk. Adaptasi utk.3 . menentukan karakteristik produk Faktor yg mempengaruhi keputusan adaptasi --. Faktor yg.Program pemasaran : Standardisasi (Levis) atau custom taylor (adaptasi) Keuntungan / Kerugian standardisasi / adaptasi – Tabel 8.

.

.

pengetesan oleh pemerintah atau lembaga independent . utk.3. respon dari tekanan politik). subsidi produk lokal. kebudayaan – tabel 8.mengikuti standar internasional b. Rintangan non tariff : standard produk. menanggulangi : .integrasi ekonomi  dpt mengurangi diskriminasi peraturan pemerintah .2 Positioning : persepsi tentang merek terhadap saingan . pola konsumsi. Karakteristik.perlu adjustment c. Peraturan pemerintah * Sebagai rintangan non tariff * Alasan politis (proteksi. attitude. selera. Lingkungan Pasar a. birokrasi --. harapan dan preferensi konsumen Faktor yg mempengaruhi adaptasi produk : lokal behavior.

.

daya beli naik .Ekonomi tumbuh.d. agama suatu bangsa/negara e. Penawaran kompetitif • melakukan analisis thd penawaran yang dilakukan kompetitor (membuat produk yang sulit ditiru)  utk melihat celah yg dapat dimasuki/dijauhi • membuat produk yg kompetitif dari segi harga. Perkembangan ekonomi . Kebudayaan : refleksi sosial. politik. kualitas serta komitmen terhadap purna jual .Kondisi ekonomi mempengaruhi pengepakan (ukuran dan jumlah unit/pak) f.

contoh : Sony . augmented features 3. elemen tangibel.g. dsb) Utk menghindari permasalahan brand * Translation * Transliteration – konotasi negative * Transculture : perfume – Perancis. Branding : . vodka . kebiasaan b.utk membedakan dg kompetitor . Karakteristik Produk a.salah satu item yg sering distandardisir (utk pasar yang mempunyai kebudayaan serupa. Iklim dan geografi : produk inti.Rusia * Transparancy. Core product : tdk melanggar peraturan. agama.

metric vs inches. Metode pengoperasian : electrical power system. promosi. Efek negara asal Mesin dan peralatan : USA. teknologi pengepakan. Penggunaan produk : memungkinkan utk. ukuran pengepakan. daya tahan. kenyamanan pengguna Hal yg diperhatikan : pemilihan label. Pengepakan Fungsi pengepakan : prlindungan.penggunaan lain ? f. estetika. dampak lingkungan d. kompetisi : harga vs kualitas. Purna jual i. g. h. Kualitas : desain. Jerman dan Jepang mempunyai rating > Korea . Tampilan yg cocok perlu on site testing e.Tampilan : lb banyak digunakan pada barang konsumen.c.

utk mengurangi/menghapus : kerjasama bilateral /multilateral. pendidikan . Pertimbangan Perusahaan Sebelum meluncurkan produk ke pasar int’l perlu dipertimbangkan kemampuan organisasi. Pemalsuan : .peringkat negara pemalsu oleh lembaga int’l . serta tingkat adaptasi yg diperlukan 5. karakteristik produk.4.

1) . Harga Dinamis Harga  menimbulkan pendapatan. mempertimbangkan permintaan. Harga int’l dipengaruhi oleh ―pricing challenges‖ dan tingkat keterlibatan int’l (Gb. kompetisi. suatu instrument dlm pembuatan keputusan pemasaran  indikator daya tarik pembeli  alat kompetisi Sebagai alat kompetisi  harga rendah Menimbulkan pendapatan  harga tinggi Penentuan harga mempertimbangkan bauran pemasaran lainnya Selang harga yg layak.9. biaya dan pertimbangan lain (inovasi) harga dinamis.BAB 11 Harga Ekspor 1.

.

alternatifnya : skimming.Skimming : mendptkan kontribusi setinggi mungkin dlm waktu singkat. market pricing. produk unik dan sebag segmen pasar mau membayar tinggi Segmen produk yg disediakan harga bertahap Kunci kesuksesan  kemampuan dan kecepatan reaksi kompetisi . penetration pricing . Harga ditentukan oleh kompetisi.Market pricing dpt dilakukan apabila produk sejenis sdh ada di pasar.a. produksi dan pemasaran menyesuaikan harga Eksportir mengetahui : biaya produksi dan product life cycle cukup lama utk menjamin masuk pasar . Harga awal (first time pricing).

Penetration pricing * harga rendah.perubahan kondisi pasar .. utk mencapai volume dan pangsa pasar yg tinggi * mass market * price sensitive customers * biaya apabila volume penjualan Asumsi : harga penjualan ( ? ). Perubahan harga dilakukan apabila : . promosi produk makin lama di pasar kompetisi harga makin ketat . b.adanya peluncuran produk baru .perubahan internal Apabila terpaksa harga dinaikkan.

eksternal dan interaksi keduanya Penentuan harga ekspor dpt ditempuh seperti pada Gb. Multiple product pricing : utk line product  banyak segmen 2. Penentuan Harga Ekspor Penentuan harga ekspor dipengaruhi oleh faktor internal.2 .c. 9.

.

% roi dsb. Eksternal : pembeli. harga sangat kompetitif. market differentiated pricing . Strategi harga ekspor : standar harga dunia. atitud manajemen b.a. karakteristik perusahaan. peraturan c. kompetisi. insentif kepada wholesalers) d.(meniru harga kompetitor. Pricing policies : mendasarkan tujuan perusahaan utk target pasar tertentu sperti maksimisasi profit. dual pricing. survival. lingkungan finansial. Internal : bauran pemasaran. pangsa pasar.

domestic overhead) diabaikan harga rendah.perlu fleksibilitas : melakukan variasi dlm situasi tertentu (diskon).margin terjamin . dan biaya ekspor * Dual pricing : membedakan harga DN dan ekspor Pendekatan harga ekspor Cost plus method : mengalokasikan biaya DN dan LN . perubahan harga mengimbangi nilai tukar Marginal cost method : mendasarkan kpd biaya langsung. R&D.* Standar harga dunia : harga sama utk seluruh dunia atau harga mendasarkan kpd rata2 biaya/unit utk biaya tetap.kemungkinan harga tinggi . kurang kompetitif . variabel. kompetitif . biaya tetap (pabrik.

pajak. risiko) f.biaya karena memasuki pasar LN (bea.membutuhkan informasi dan kontrol yg baik e. perubahan lain . nilai tukar.2.harga dpt berubah tergantung kompetisi.* Market differentiated pricing : harga tergantung kepada kondisi dinamis pasar . promosi) . Price escalation (harga ekspor > harga DN). Tabel 9.biaya modifikasi produk utk pasar LN . . komunikasi. asuransi.biaya operasional (angkutan. Biaya yg berkaitan dg ekspor .

.

9. : • memperpendek saluran distribusi (gb. bea masuk rendah .Harga ekspor dpt dikurangi dg.3) • foreign sourcing • modifikasi produk • target negara dg.

.

FOB (free on board) : di atas kapal .3. FCA (free carrier) : di tempat pengapalan c. FAS (free alongside ship) : di samping kapal. Cara Penjualan Tanggung jawab penjual/pembeli harus jelas dlm kaitannya dg harga Definisi yg dikeluarkan oleh ICC (Incoterms) a. gudang)  sebag besar kewajiban membayar. tambang. termsuk ongkos bongkar dari truk d. pembeli b. EXW (ex-works) : di tempat asal (pabrik. perkbunan.

e. si penerima barang membayar bea dan pajak pada pelabuhan penerima . DDP (delivery duty paid) : di tempat yg ditentukan di darat h. CIF ( cost insurance and freight) : di pelabuhan impor (termasuk ongkos pelabuhan. dokumen. asuransi) g. DDU (delivery duty unpaid) : id. CFR (cost & freight) : di pelabuhan impor (tanpa asuransi) f.

.

Cara Pembayaran Tujuan : memenuhi kebutuhan importir.4. tanpa membahayakan tujuan finansial perusahaan Faktor yg dipertimbangkan eksportir : • jumlah pembayaran dan perlindungan • cara yg dilakukan kompetitor • kebiasaan yg dilakukan • kapasitas utk pendanaan • kemampuan pihak terkait .

Apabila memasuki pasar yg baru atau utk kompetisi. harga dan cara penjualan dpt digunakan sebagai alat kompetisi Metode pembayaran ekspor bervariasi dari bayar dimuka (cash in advance) s. penjualan titipan (consignment selling) .d.

.

atas permintaan pembeli • .bukan alat pembayaran (janji pembayaran) Gb.bank membayar setelah ada dokumen • . 9.Letter of credit (LC) : • .dibuat oleh bank pembeli dan dikonfirmasikan oleh • bank eksportir .6. .

.

harga dinaikkan .nilai tukar mata uang eksportir turun.forward exchange market • .Dimensi LC : .Revolving vs nonrevolving Nonrevolving – berlaku utk. satu transaksi saja Sebagai alat pembayaran.Irrevocable vs revocable Irrevocable : tdk dapat dibatalkan /modifikasi tanpa ijin eksportir . harga tetap • .Confirmed vs unconfirm Confirmed : bank menanggung risiko Eksportir  paling baik confirmed irrevocable LC . LC dpt berupa : sight draft atau time draft Adjustment utk fluktuasi mata uang asing : • .nilai tukar mata uang menguntungkan eksportir.

.

.

Pembayaran Ekspor Ekspor tidak selalu dibayar tunai  risiko a. revolusi. b. Risiko politik (di luar kontrol penjual/pembeli) pembeli undurkan pembayaran. Risiko komersial : tidak dibayar oleh pembeli di LN (krn kondisi pasar di LN.5. berfluktuasi. permintaan yg. kompetisi). perang. kerusuhan .

laporan kredit Apabila ada masalah : kemungkinan pengunduran pembayaran atau perlu intervensi pihak ke tiga .6.nilai asset •.format laporan keuangan •. dlm jumlah penukaran mata uang asing •.laporan keuangan yg telah diaudit •. Manajemen risiko keuangan Risiko diminimumkan dg tindakan atau dg bantuan suatu sistem Hal yg perlu diperhatikan dlm penilian pembeli di LN •.kontrol pemth.

Sumber Pendanaan a. Bank komersial.hubungan dg eksportir • .asuransi ekspor b.negara pembeli • . : • . importir membayar dg bill of exchange atau promes yg mendpt garansi dr bank di negara importir Sisi positif eksportir : pengurangan risiko. Factoring house : membeli receivables eksportir dg diskon . Forfaiting : eksportir mendptkan pembayaran saat pengapalan.7. tdk ada batasan negara Sisi negatif eksportir : ongkos mahal c. tergantung kepd.sifat transaksi • .

Official trade finance Di negara maju didirikan lembaga keuangan yg bertujuan membantu eksportir menjual produknya Lembaga tsb memberikan pinjaman kepd importir di LN utk membeli produk negara ybs. Negosiasi Harga •.menyiapkan proposal lain.d. Ex-Im bank (USA) 8. apabila ditolak .mendptkan informasi ttg target pasar dan konsumen •.harga sbg bagian dari paket penjualan •. Contoh : France Cofase. German Hermes.

melawan dumping  antidumping duty .lebih ekonomis Contoh : pesawat terbang sipil. alat berat Amerika di sewa oleh Meksiko utk membuat jalan Leasing memungkinkan utk penetrasi pasar 10.produk kurang familier • . Dumping : harga di LN < DN Predatory dumping : menjual produk di LN dg merugi utk menaikkan pangsa pasar Unintentional dumping  disebabkan oleh jangka waktu antara transaksi dan kedatangan barang Utk.kesulitan balance of payment • .servis utk leased product oleh yg menyewakan • .9. Leasing : .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->