PLTG adalah Pembangkit Listrik Tenaga Gas yang berfungsi merubah energy gas menjadi energy listrik.

Secara prinsipnya turbin gas berfungsi merubah masukan berupa bahan bakar gas alam dan udara menjadi keluaran berupa moment putar pada porosnya dan gas buang yang bersuhu tinggi. Udara masuk ke kompresor dengan terlebih dahulu di lewatkan pada filter, kemudian dimampatkan/masukan dengan tekanan tinggi sehingga temperaturnya naik.

Turbin Generator

Udara dengan temperature tinggi dan tekanan tinggi ini kemudian di alirkan ke ruang bakar (combustion chamber) untuk dicampur dengan bahan bakar. Pembakaran terjadi karena ada bahan bakar pada ruang yg bertekanan dan bertemperatur tinggi. Persiapan untuk start turbin mengikuti intruksi manual operasi. Pengecekan di lakukan dengan mereset safety system enunciator yang menunjukan apakah turbin gas generator dapat di start. Pada saat start turbin gas dibantu dengan turbin pembantu dengan penggerak gas alam yang bertekanan lebih kurang 27 kg/cm2 Gas alam dialirkan ke turbin pembantu sehingga turbin berputar dan gas alam sisa dibuang ke atmosfir. Antara turbin utama dan turbin pembantu di hubungkan ke coupling yang bekerja berdasarkan putaran lebih yg akan melepas secara otomatis. Sebelum start, coupling telah terhubung pada kedua poros turbin tersebut secara hidrolik. Bersamaan dengan berputarnya turbin pembantu terjadilah penghisapan udara oleh kompresor. Kompresor dan turbin utama turut berputar karena seporos. Jika putaran telah mencapai 20 % dari rating, maka bahan bakar gas akan masuk keruang bakar sehingga terjadi pembakaran gas alam yang bercampur udara dari kompresor. Agar Tekanan bertambah tinggi, maka gas ala mini di alirkan ke turbin utama melalui nozzle. Beberapa menit kemudian terjadi percepatan putaran turbin dan jika telah mencapai 60 % dari rating putaran turbin, maka turbin pembantu akan melepas secara otomatis. Turbin utama akan berputar hingga 100 % maka turbin siap untuk di bebani. Putaran normal turbin sebesar 5100 rpm di konversikan ke 3000 rpm dengan menggunakan roda gigi, poros turbin di hubungkan dengan poros generator yang mempunyai putaran 3000 rpm. Generator berputar sehingga menghasilkan energi listrik yang siapkan di distribusikan kemasingmasing beban. Diposkan oleh Mukhlis di 3:31 AM

Teori operasi
Turbin gas dijelaskan secara termodinamika oleh Siklus Brayton, di mana udara dikompresi isentropic sekutu, pembakaran terjadi pada tekanan konstan, dan ekspansi terjadi di turbin isentropically kembali untuk tekanan awal.

combustor dan knalpot: mengurangi ekspansi yang tersedia untuk menyediakan kerja yang bermanfaat.000 rpm dan mikro turbin s sekitar 100. 3. Faktor pembatas adalah kemampuan baja.Dalam prakteknya. atau minyak-cooled bola bantalan s. nikel. dan sistem yang luas kompleks pipa. Sebagai aturan umum. Tekanan kerugian dalam asupan udara. tekanan terkait rasio lebih besar.000 rpm. Lebih canggih turbin (seperti yang ditemukan di zaman modern mesin jet) dapat memiliki beberapa shaft (kelos). Sederhana turbin mungkin memiliki satu bergerak bagian: poros / kompresor / turbin / alternatif rotor perakitan (lihat gambar di atas). 2. Recuperator s adalah heat exchanger s yang lulus knalpot panas ke udara terkompresi. yang mengurangi ekspansi yang tersedia untuk menyediakan kerja yang bermanfaat. . Brayton siklus Seperti semua siklus mesin panas s. Gabungan siklus desain lulus limbah panas ke uap turbin sistem. manufaktur presisi yang diperlukan untuk komponen dan paduan tahan temperatur yang diperlukan untuk efisiensi yang tinggi sering membuat pembangunan turbin sederhana lebih rumit daripada mesin piston. ratusan turbin baling. semakin kecil mesin semakin tinggi tingkat perputaran poros (s) yang diperlukan untuk mempertahankan kecepatan tertinggi. Secara tradisional. Thrust bantalan s dan jurnal bantalan adalah bagian penting dari desain. keramik. Kebanyakan turbin juga mencoba untuk memulihkan knalpot panas. Teknik cukup masuk ke bagian turbin menjaga dingin. Namun. combustors dan penukar panas. sebelum pembakaran. Mekanis. mereka telah hidrodinamik minyak bantalan. hal ini menghasilkan daya maksimum yang mungkin tergantung pada ukuran mesin. belum termasuk sistem bahan bakar. yang sebaliknya adalah energi terbuang. bergerak stator blades. gesekan dan turbulensi menyebabkan: 1. suhu pengiriman kompresor lebih tinggi dari ideal. Non-isentropic ekspansi: walaupun penurunan suhu turbin yang diperlukan untuk menggerakkan kompresor tidak terpengaruh. Isentropic non-kompresi: untuk suatu tekanan secara keseluruhan rasio. Bantalan ini sedang dikalahkan oleh foil bantalan s. atau materi lain yang membentuk mesin untuk menahan panas dan tekanan. Kecepatan sudu turbin menentukan tekanan maksimum yang dapat diperoleh. Mesin jet s beroperasi sekitar 10. yang telah berhasil digunakan dalam turbin mikro dan unit daya tambahan s. Dan gabungan panas dan kekuasaan (co-generation) menggunakan limbah panas untuk produksi air panas. suhu pembakaran yang lebih tinggi berarti lebih besar efisiensi. turbin gas dapat kurang kompleks daripada pembakaran piston mesin.

tetap terjadi kerugian-kerugian yang dapat menyebabkan turunnya daya yang dihasilkan oleh turbin gas dan berakibat pada menurunnya performa turbin gas itu sendiri. Holzworth. tidak ada proses yang selalu ideal. F. Didalam turbin gas. Petrokimia merupakan salah satu unit pembangkit listrik yang dimanfaatkan untuk menunjang proses produksi pupuk. Kemudian udara bertekanan ini masuk ke dalam ruang bakar.6 . sesuai dengan konsepsi H. Sistem tersebut bekerja dengan gas hasil pembakaran batu bara. Petrokimia Gresik dikendalikan sistem kontrol yang disebut SPEEDTRONIC IV yang menggunakan sistem kontrol tiga redundant 16 bit microprocessor. Unit GTG yang digunakan di Pabrik I PT. Sistem turbin gas yang paling sederhana terdiri dari tiga komponen yaitu kompresor. “Societe des Turbomoteurs” di Paris membuat suatu sistem turbin gas yang konstruksinya berdasarkan desain Armengaud dan Lemate yang menggunakan bahan bakar cair. PENDAHULUAN Gas Turbine Generator (GTG) di PT. turbine section.Petrokimia Gresik adalah Gas Turbin Generator HITACHI (2006 J) dengan kapasitas daya 18. Di dalam ruang bakar dilakukan proses pembakaran dengan cara mencampurkan udara bertekanan dan bahan bakar. dibuat suatu sistem turbin gas yang mencoba menggunakan proses pembakaran pada volume konstan. Gas hasil pembakaran tersebut dialirkan ke turbin gas melalui suatu nozel yang berfungsi untuk mengarahkan aliran tersebut ke sudu-sudu turbin. Pembuangan gas (exhaust) gas hasil pembakaran dikeluarkan lewat saluran pembuangan. Prinsip kerja Gas turbine generator yaitu memanfaatkan gas sebagai fluida untuk memutar turbin dengan pembakaran internal sehingga dapat memutar generator lalu menghasilkan listrik. Stolze merancang sistem turbin gas yang menggunakan kompresor aksial bertingkat ganda yang digerakkan langsung oleh turbin reaksi tingkat ganda.Ahmad Toriq Jurusan Fisika FMIPA Universitas Sebelas Maret Surakarta e-mail : adtoriq@gmail. Pada kenyataannya. Tahun 1908. 4. Temperatur gas pembakaran yang masuk sekitar 450 C dengan tekanan 45 atm dan kompresornya langsung digerakkan oleh turbin. 2. Desain pertama turbin gas dibuat oleh John Wilkins seorang Inggris pada tahun 1791. kompresornya digerakkan oleh turbin dengan perantara rantai roda gigi. Dr. sehingga temperatur udara juga meningkat. combustion section. compressor section. Sebab-sebab terjadinya kerugian antara lain: 1. fluida. Tahun 1904.8 KV / 50 Hz. energi kinetik dikonversikan menjadi energi mekanik melalui udara bertekanan yang memutar roda turbin sehingga menghasilkan daya. Udara masuk kedalam kompresor melalui saluran masuk udara (inlet). PRINSIP KERJA GAS TURBINE GENERATOR Gas turbine generator adalah suatu alat yang memanfaatkan gas sebagai fluida untuk memutar turbin dengan pembakaran internal sehingga dapat memutar generator lalu menghasilkan listrik. Pesawat pancar gas yang pertama diselesaikan oleh “British Thomson Houston Co” pada tahun 1937 sesuai dengan konsepsi Frank Whittle (tahun 1930).13. . Secara umum proses yang terjadi pada suatu sistem turbin gas adalah sebagai berikut: Pemampatan (compression) udara di hisap dan dimampatkan Pembakaran (combustion) bahan bakar dicampurkan ke dalam ruang bakar dengan udara kemudian di bakar. kayu atau minyak. Daya yang dihasilkan oleh turbin gas tersebut digunakan untuk memutar kompresornya sendiri dan memutar beban lainnya seperti generator listrik. Kompresor berfungsi untuk menghisap dan menaikkan tekanan udara tersebut. GTG tersusun atas komponen-komponen utama sepertiair inlet section. Kerugian-kerugian tersebut dapat terjadi pada ketiga komponen sistem turbin gas. pada tahun 1935 sistem turbin gas mengalami perkembangan yang pesat dimana diperoleh efisiensi sebesar kurang lebih 15%. II. Pada tahun 1872. Kata kunci : Gas Turbine Generator. Tetapi usaha tersebut dihentikan karena terbentur pada masalah konstruksi ruang bakar dan tekanan gas pembakaran yang berubah sesuai beban. SPEEDTRONIC IV 1. Setelah melewati turbin ini gas tersebut akan dibuang keluar melalui saluran buang (exhaust).350 MW dan tegangan 13. Selanjutnya.com ABSTRAK Gas Turbine Generator (GTG) di PT. ruang bakar dan turbin gas. Pemuaian (expansion) gas hasil pembakaran memuai dan mengalir ke luar melalui nozel (nozzle). dll. 3.Otomatisasi GTG Pabrik I PT. dan exhaust section. Petrokimia merupakan salah satu unit pembangkit listrik yang dimanfaatkan untuk menunjang proses produksi pupuk. Proses pembakaran tersebut berlangsung dalam keadaan tekanan konstan sehingga dapat dikatakan ruang bakar hanya untuk menaikkan temperatur.

Gambar 1. 2. Komponen utama pada bagian ini adalah aksial flow compressor. 3. Fuel System. 4. Pada bagian ini terjadi proses pembakaran antara bahan bakar dengan fluida kerja yang berupa udara bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. yaitu sisi keamanan dan kehandalan. Di PT. Berubahnya nilai Cp dari fluida kerja akibat terjadinya perubahan temperatur dan perubahan komposisi kimia dari fluida kerja. 5. Air Inlet Section. . Sistem Mark IV merupakan peralatan kontrol digital turbin secara otomatis yang telah dipelajari dan disempurnakan dengan sukses selama lebih dari 40 tahun. dan sisanya digunakan untuk kerja yang dibutuhkan. berfungsi untuk melakukan pelumasan secara kontinu pada setiap komponen sistem turbin gas. Exhaust section adalah bagian akhir turbin gas yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas panas sisa yang keluar dari turbin gas. III. dsb. turbine section. Lube Oil System. Turbin Section. Compressor Section. dan beberapa komponen pendukung lainnya. Sistem sinyal output dipilih pada logic relay untuk yang solenoid dan 3 pada valve coil servo untuk sinyal analog. Petrokimia Gresik sistem kontrol SPEEDTRONIC yang digunakan adalah tipe Mark IV. Untuk mendapatkan kondisi tersebut diatas maka sistem ini dilengkapi dengan knock out drum yang berfungsi untuk memisahkan cairan-cairan yang masih terdapat pada fuel gas. Berfungsi untuk melakukan start up sebelum turbin bekerja. sehingga memaksimalkan dua sisi. Coupling dan Accessory Gear. Sedangkan komponen pendukung turbin gas adalah starting equipment. Dari daya total yang dihasilkan kira-kira 60 % digunakan untuk memutar kompresornya sendiri. Adanya gesekan fluida yang menyebabkan terjadinya kerugian tekanan (pressure losses) di ruang bakar. 2. Cooling System. Sistem pendingin yang digunakan pada turbin gas adalah air dan udara. Exhaust Section. Combustion Section. cooling system. berfungsi untuk mengkompresikan udara yang berasal dari inlet air section hingga bertekanan tinggi sehingga pada saat terjadi pembakaran dapat menghasilkan gas panas berkecepatan tinggi yang dapat menimbulkan daya output turbin yang besar. SISTEM KONTROL GAS TURBINE GENERATOR Kontrol otomatis GTG dilakukan oleh peralatan kontrol SPEEDTRONIC. dan didistribusikan di antara tiga kontrol processor. combustion section. dan exhaust section. 5. Hasil pembakaran ini berupa energi panas yang diubah menjadi energi kinetik dengan mengarahkan udara panas tersebut ketransition pieces yang juga berfungsi sebagai nozzle. KOMPONEN GAS TURBINE GENERATOR Turbin gas tersusun atas komponen-komponen utama seperti air inlet section. Sensor kontrol dan proteksi juga terdiri dari triple redundant. didalamnya terdapat tiga redundant 16 bit microprocessor pengendali dan dua dari tiga voting redundansi pada kontrol kritis dan parameter pengaman. Adanya mechanical loss. Adapun beberapa komponen penunjang dalam sistem turbin gas adalah sebagai berikut: Starting equipment. 4. 2. lube-oil system. 3.1. Berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu yang terbawa dalam udara sebelum masuk ke kompresor. Fungsi dari keseluruhan sistem adalah untuk mensuplai energi panas ke siklus turbin. 1. Peralatan kontrol SPEEDTRONIC merupakan peralatan kontrol yang memang dirancang khusus untuk mengendalikan GTG. Adanya kerja yang berlebih waktu proses kompresi yang menyebabkan terjadinya gesekan antara bantalan turbin dengan angin. Udara dipakai untuk mendinginkan berbagai komponen pada section dan bearing. 4. IV. Sistem kontrol SPEEDTRONIC Mark IV merupakan salah satu bagian dari seni teknologi. 3. Berfungsi untuk memindahkan daya dan putaran dari poros yang bergerak ke poros yang akan digerakkan. Turbin section merupakan tempat terjadinya konversi energi kinetik menjadi energi mekanik yang digunakan sebagai penggerak compresor aksial dan perlengkapan lainnya. Fuel gas yang digunakan sebagai bahan bakar harus bebas dari cairan kondensat dan partikel-partikel padat. komponen gas turbin generator Berikut ini penjelasan tentang komponen utama turbin gas: 1. compressor section. Bahan bakar yang digunakan berasal dari fuel gas system dengan tekanan sekitar 15 kg/cm2.

KESIMPULAN a. Pada Communicator juga terdapat LED. Falsafah Dasar : Sistem Pengendalian Proses.1997. Interface dari sistem Mark IV ditampilkan oleh sebuah layar CRT. Indikator ini membantu untuk pengawasan terhadap operasi turbin. dikontrol dengan memanfaatkan empat microprocessor yang disebutcommunicator. sistem kontrol SPEEDTRONIC Mark IV merupakan sistem kontrol yang mempunyai kelebihan dari sisi keamanan dan kehandalan. Sistem kontrol Mark IV juga membantu urutan logika sistem dari otomatisasi startup. Komunikasi antara interface operator dengan turbin. sehingga meminimalisir kacaunya operasi bila terjadi kegagalan baik dari microprocessor maupun CRT. Elex Media Komputindo Ogata. Distributed Control System. Jakarta: Erlanggga. VI. Departemen Teknik Fisika-ITB: Bandung Industrial Autimation Research Group (IARG). gas.Gambar 2. Diagram blok Gas Turbine Generator Sistem kontrol Mark IV dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan dari kontrol turbin gas. 1983. Communicator juga menangani komunikasi antar fungsi kontrol processor. dan cooldown. masukan air dan uap dikontrol untuk menyesuaikan dengan kebutuhan operasi peralatan. . sehingga mengurangi potensi kerusakan software dan kesalahan data. Departemen Teknik Fisika-ITB: Bandung Industrial Autimation Research Group (IARG). (1997). Pengantar Kontrol Proses. V. yang memberikan informasi kepada operator tentang kondisi operasi terkini. Dengan sistem kontrol tiga redundant 16 bit microprocessor pengendali dan dua dari tiga voting redundansi pada kontrol kritis dan parameter pengaman. Teknik Kontrol Automatik Jilid I dan II Edisi 2. Frans. DAFTAR PUSTAKA Gunterus. Les. Selain itu. Hal yang dikontrol termasuk pengawasan cairan. Kontrol terhadap temperatur juga dilakukan dengan penjagaan kondisi temperatur tetap stabil dan tidak mencapai batas maksimal. berwarna hitam dan putih. Dengan output daya pada orde MegaWatt. Departemen Teknik FisikaITB: Bandung Driskell. dan juga masukan bahan bakar agar sesuai dengan persyaratan kecepatan maupun persyaratan beban. Jakarta: PT. Industrial Autimation Research Group (IARG). berfungsi sebagai indikator yang langsung terhubung dengan processor. Katsuhiko. shutdown. Gas Turbine Generator merupakan unit pembangkit listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses produksi suatu industri. b. USA: Creative Sevices Inc. Control-Valve Selection and Sizing. Arsitektur Sistem DCS.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful