P. 1
Modul Statistika

Modul Statistika

|Views: 1,414|Likes:
Published by Amalia Izzati

More info:

Published by: Amalia Izzati on Jun 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2013

pdf

text

original

Tabel distribusi frekuensi dapat dibedakan menjadi tabel distribusi frekuensi

relatif dan tabel distribusi frekuensi kumulatif.

a. Tabel Distribusi Frekuensi Relatif

Dari suatu tabel distribusi frekuensi dapat dibuat tabel baru yang disebut tabel

distribusi frekuensi relatif. Tabel distribusi frekuensi relatif mempunyai
frekuensi relatif dalam bentuk presentase (%). Besarnya frekuensi relatif dapat
ditentukan dengan rumus :
Keterangan :
: frekuensi relatif
: banyaknya frekuensi


: jumlah seluruh frekuensi

Dari rumus tersebut, dapat dilihat bahwa tabel distribusi relatif merupakan tabel
distribusi frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan
jumlah pengamatan yang terkandung dalam kumpulan data yang berdistribusi
tertentu.

Contoh Soal :

Nilai

Frekuensi (f) Frekuensi relatif (fr)

persen

rasio

20 – 29

1

2%

1/50

30 – 39

2

4%

1/25

40 – 49

4

8%

2/25

50 – 59

18

36%

9/25

60 – 69

14

28%

7/25

70 – 79

8

16%

4/25

80 – 89

3

6%

3/50

jumlah

∑ = 50

Dari tabel tersebut dapat dibuat suatu tabel distribusi frekuensi yang
mencantumkan frekuensi relatif masing-masing kelasnya.

Frekuensi relatif kelas ke-1 :

Frekuensi relatif kelas ke-2 :

dan seterusnya


S t a t i s t i k a

20

b. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

Frekuensi kumulatif adalah frekuensi yang dijumlahkan, yaitu frekuensi suatu
kelas dijumlahkan dengan frekuensi kelas sebelumnya.

Frekuensi kumulatif ada dua macam, yaitu frekuensi kumulatif kurang dari

dan frekuensi kumulatif lebih dari.

a. Tabel Distribusi Kumulatif Kurang Dari

Tabel ini dibuat dengan cara menjumlahkan frekuensi secara berurutan dari
frekuensi pada kelas yang memuat data terkecil ke kelas yang memuat data
terbesar.

kelas ke-1 = 1
kelas ke-2 = 1 + 2 = 3

kelas ke-7 = 47 + 3 = 50

Nilai

Frekuensi (f) Frekuensi kumulatif (fk)

20 – 29

1

1

30 – 39

2

3

40 – 49

4

7

50 – 59

18

25

60 – 69

14

39

70 – 79

8

47

80 – 89

3

50

Jumlah

∑ = 50

b. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari

Tabel ini dibuat dengan cara mengurangkan frekuensi secara berurutan,
mulai dengan mengurangkan total frekuensi dengan kelas yang memuat
data terkecil dan seretusnya.
kelas ke-1 = 50
kelas ke-2 = 50 + 1 = 49

kelas ke-7 = 11 + 8 = 3

Frekuensi kumulatif kurang dari untuk suatu kelas adalah jumlah
frekuensi kelas itu dengan frekuensi kumulatif kelas sebelumnya.

Frekuensi kumulatif lebih dari untuk suatu kelas adalah jumlah
frekuensi kelas itu dengan frekuensi kumulatif kelas sesudahnya.

S t a t i s t i k a

21

Nilai

Frekuensi (f) Frekuensi kumulatif (fk)

20 – 29

1

50

30 – 39

2

49

40 – 49

4

47

50 – 59

18

43

60 – 69

14

25

70 – 79

8

11

80 – 89

3

3

Jumlah

∑ = 50

3. Menggambar Tabel Distribusi Frekuensi

Data pada tabel distribusi frekuensi dapat digambarkan dalam bentuk grafik, yaitu
histogram dan poligon. Sedangkan untuk tabel distribusi frekuensi kumulatif
digambarkan dengan grafik dinamakan ogive.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->