makalah

EKOLOGI TANAMAN
( Polusi )

OLEH: NURHAN THARIQ DI BI 10 171 KELAS C

JURUSAN AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI 2012

BAB I PENDAHULUAN

A. . Tujuan dan Kegunaam Tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui pencemaran atau polusi yang terjadi di sekitar kita. Menurut Undang – Undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup NO. berada pada waktu yang tidak tepat. atau berada pada tempat yang tidak tepat. Turunnya kualitas lingkungan tampak dari melemahnya fungsi atau menjadi kurang dan tidak sesuai lagi dengan kegunaannya. Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. berkurangnya pertumbuhan. Syarat-syarat suatu zat atau bahan dapat disebut polutan adalah jika keberadaannya dapat merugikan makhluk hidup karena jumlahnya melebihi batas normal. kehadiran limbah dapat berdampak negative terhadap lingkungan karena dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Dalam konsentrasi dan jumlah tertentu. Pada akhirnya ada kemungkinan terjadinya kematian pada organism yang hidup dalam lingkungan tersebut. Latar Belakang Dalam proses pasti dihasilkan limbah. baik industry maupun domestic (rumah tangga). Segala sesuatu yang dapat menimbulkan pencemaran dinamakan Bahan pencemar atau polutan. zat energy. yang kehadirannya pada waktudan tempat tertentu tidak dikendaki lingkungan. serta menurunnya kemampuan produksi. B. dan /atau komponen lain kedalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya. Limbah adalah bahan buangan yang dihasilkan dari suatu produksi. Serta dampak kepada manusia. 4 Tahun 1982.

C.Manfaat dari pembuatan makalah ini yaitu sebagai bahan bacaan bagi saya sebagai mahasiswa. Dapat mengetahui berbagai pencemaran serta dampak yang ditimbulkan kepada manusia. Apa itu remediasi? 4. Apa itu pencemaran lingkungan? 2. Bahan – bahan apa sajakah yang dapat menyebabkan pencemaran air udara dan tanah? 3. Rumusan Masalah 1. Apa yang menyebabkan perubahan lingkungan berubah? BAB II PEMBAHASAN .

yaitu bahan pencemar yang dapat terdegradasi atau diuraikan (Biodegradable) dan bahan pencemar yang tidak dapat terdegradasi (nonbiodegradable). bahan pencemar atau polutan dibedakan menjadi dua macam. seperti DDT ( dikloro difenil trikloroetana) umumnya termasuk pencemar kategori ini karena proses alam tidak mampu memecahnya (secara cepat). baik melalui proses alam maupun melalui system rekayasa manusia sehingga bersifat tidak mencemari. Bahan pencemar yang terdegradasi secara cepat Bahan –bahan pencemar yang termasuk kategori ini bersifat nonpersisten ( tidak terus. limbah hewan. Sebagai contoh. a. Bahan – bahan Radioaktif dan senyawa – senyawa sintesis. atau dirombak. didekomposisi. Limbah adalah bahan sisa pada suatu kegiatan dan / atau proses produksi. DDT memerlukan waktu empat tahun untuk dapat terpecah sebanyak 25%. yaitu yang terdegradasi secara cepat dan yang terdegradasi secara lambat. tetapi pada akhirnya dapat terpecah secara sempurna dan menjadi tidak berbahaya. Bahan Pencemar yang terdegradasi secara lambat Pencemar yang terdegradasi secara lambat bersifat persisten dan umumnya terdekomposisi secara lambat.menerus) dan umunya dapat terdekomposisi lebih cepat. dihilangkan. b. 2. dan limbah perkebunan. Bahan pencemar yang tidak terdegradasi (Nonbiodegradakle) . Bahan Pencemar yang terdegradasi (Biodegradable) Bahan – bahan pencemar yang dapat terdegradasi memiliki struktur kimia yang sederhana sehingga dapat didegradasi. 1. Bahan pencemar yang terdegradasi terbagi menjadi dua kategori. Pencemaran Lingkungan 1) Macam – Macam Bahan Pencemar Berdasarkan sifatnya. contohnya limbah manusia.A.

Pencemar yang tidak terdegradasi adalah senyawa yang tidak terpecah atau terdekomposisi melalui prose salami. Beban pencemaran lingkungan makin berat dengan masuknya berbagai bahan kimia. juga harus dijaga agar selalu berada pada tingkatyang tidak membahayakan. pesawat terbang. atau tidak disukai dalam air dengan konsentrasi atau jumlah yang( secara langsung atau kumulatif) cukup besar untuk dapat merugikan atau mempengaruhi kegunaan atau kualitas air. pencemaran dapat dikelompokkan menjadi tiga. antara lain tumpahan minyak ( baik . Adapun tingkat kebisingan yang mengganggu disebut pencemaran suara. pencemaran lingkungan berlangsung atau terjadi dimanamana dengan laju yang sangat cepat. 2) Macam – Macam Pencemaran Lingkungan Berbagai bahan pencemar telah memasuki lingkungan hidup manusia sehingga menyebabkan perubahan kualitas lingkungan. yaitu pencemaran air. Pada saat ini. pencemar yang tidak terdegradasi harus dihindari keberadaannya dalam lingkungan. merugikan. antara lain oleh suara bising kenderaan bermotor. yang secara garis besar. aluminium dan plastic. dapat dikelompokkan menjadi bahan anorganik dan bahan organic. udara. Menurut tempat terjadinya. dan tanah. Yang termasuk bahan – bahan anorganik. Pencemaraan air Umumnya sungai – sungai yang terdapat di pengunungan atau peesaan masih alami sehingga airnya masih jernih. termasuk logam berat. baik di udara. Dari limbah industry. Sebaliknya sungai-sungai di perkotaan umumnya sudah keruh atau berwarna kehitaman karena sudah tercemar berbagai bahan buangan atau limbah sisa-sisa aktivitas manusia. menurut sifat dan bahannya. Ada banyak sekali bahan yang dapat menyebabkan pencemaran air. timbal serta senyawanya. Pencemaran atau polusi suara disebabkan. maupun ditanah. a. Pencemaran air merupakan peristiwa msuknya bahan – bahan berbahaya. mesin pabrik dan radio yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran. kereta api. contohnya merkuri. Sama halnya dengan pencemar yang terdegradasi secara lambat. air.

kehadirannya dalam air minum mengindikasikan adanya bakteri – bakteri usus lainnya yang lebih berbahaya. antara lain limbah rumah tangga dan bahan – bahan buangan dari rumah pemotongan hewan. Air minum yang mengandung E. Adapun limbah rumah tangga dan industry yang berasal dari penggunaan deterjen . Buangan industry. Walaupun E. antara lain 1) Dalam komposisi kimianya terdapat zat – zat berbahaya. pertanian dan rumah tangga. dan manusia kebanyakan bakteri yang mencemari air minum adalah bakteri – bakteri yang hidup di usus sehingga ( salmonella typhy) dan kolera (Vibrio cholera). pertanian. pertanian. laut.ada beberapa factor yang menyebabkan hal itu terjadi . pupuk dan pestisida. saluran air. danau. dan sumur) serta air dalam tanah. Limbah yang berasal dari pertanian. pencemaran air secara tidak langsung terjadi karena adanya rembesan Zat – zat kimia beracun dan berbahaya dari timbunan limbah industry. limbah pabrik. coli tidak terlalu berbahaya. Pencemaran air secara langsung terutama disebabkan oleh buangan dari kegiatan industry. dan rumah tanggadapat mencemari air. umumnya banyak mengandung ion – ion anorganik. limbah pertambangan. waduk.mentah maupun diproses) dari kapal tanker. mengandung limbah nuklir dengan bahaya radioaktifnya. Pencemaran air dapat terjadi secara langsung dan secara tidak langsung. 3) Kemampuannya untuk menyerap oksigen dari air (BOD atau biochemical oxygen dwmand) sanga besar sehingga organism – organism yang hidup di perairan menjadi kekurangan oksigen dan akhirnya mati. Sering kali. misalnya ion nitrat (NO3-). 4) Dalam keadaan ekstrem. dan rumah tangga kedalam perairan terbuka (sungai. coli merupakan indicator bahwa air tersebut telah tercemar oleh feses hewan ataupun air limbah. contohnya sisa –sisa pupuk. Sementara itu. seperti logam berat dan bakteri yang dapat mengganggu kesehatan. Salah satu bakteri yang sering mencemari air minum adalah bakteri Escherichia coli. air yang kita gunakan untuk meminum terkontaminasi oleh bakteri yang berasal dari tanah maupun feses hewan. Adapun yang termasuk bahan – bahan organic. 2) Suhu ataupun derajat keasamannya (pH) dapat mematikan organism – organism yang hidup di perairan.

Eutrofikasi dapat kita minimalkan dengan cara: 1) Menggunakan deterjen dengan kandungan fosfat yang rendah untuk mencuci. tetapi prose situ berlangsung dengan lambat. Ledakan pertumbuhan ganggang itu dinamakan algae blooming. BOD merupakan jumlah oksigen yang digunakan mikroorganisme dalam air untuk mengoksidasi senyawa organic menjadi molekul . dengan adanya penumpukan ion-ion nitrat dan fosfat yang berasal dari limbah.ion nitrat dapat berikatan dengan hemoglobin membentuk metamoglobin. perairan mengalami deoksigenasi. termasuk ikan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya ledakan pertumbuhan tanaman air. air yang mengandung ion-ion fosfat dan nitrat tersebut dapat menyebabkan kanker lambung dan mempengaruhi fungsi hemoglobin dalam mengikat oksigen. Akibatnya. Di dalam tubuh.tanman air itu dibusukkan oleh bakteri saprotrof aerob. Sesungguhnya eutrofikasi merupakan proses alamiah yang terjadi di sungai.banyak mengandung ion-ion fosfat (PO43-). proses pembusukan memerlukan banyak oksigen. Namun. Metamoglobin dapat menyebabkan sisi aktif hemoglobin untuk mengikat oksigen menjadi tidak aktif. ion. Selanjutnya. Karena jumlah tanaman air sangat banyak. Apabila dikonsumsi. Ketika mati. terjadi penumpukan zat – zat makanan bagi tumbuhan. yaitu penurunan kandungan oksigen. Artinya . 2) Menggunakan pupuk tanaman yang tidak mudah larut. terjadi pembusukan anaerob dan terbentuk hydrogen sulfide (H2S). Eutrofikasi dipercepat oleh aktivitas manusia yang membuang terlalu banyak kotoran atau limbah kedalam perairan. proses eutrofikasi mengalami peningkatan. yaitu peningkatan nutrisi atau zat – zat makanan untuk pertumbuhan tanaman air. kolam atau danau. Tingkat pencemaran air sering kali dinyatakan dalam biochemical oxygen demand (BOD). ketiadaan oksigen dan kehadiran hydrogen sulfide menyebabkan kematian organism – organism air lainnya. tanaman. Akibat lain kelebihan ion-ion nitrat dan fosfat dalam perairan tawar adalah peningkatan proses euotrofikasi. Kedua ion tersebut jika terakumulasi di atas tingkat tertentu dalam perairan menyebabkan air dari perairan tersebut tidak layak dikonsumsi sebagai air minum. seperti eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan ganggang.

Jika tercemar oleh bahan bahaya dan beracun.0018 0 . Sebaliknya.03 0. Manusia memerlukan udara yang bersih untuk hidupnya. udara yang kita hirup dapat menyebabkan masalah serius pada kesehatan kita. Jika tidak ada udara. b.08 20. udara dikatakan tercemar jika tercampuri zat-zat pencemar atau polutan dalam konsentrasi tinggi sehingga menimbulkan gangguan . Manusia dan organism lainnya mungkin mampu bertahan hidup tanpa makan selama beberapa hari. Makin tinggi nilai BOD suatu perairan.93 0. yaitu yang mengandung oksigen dan tidak tercemar. tetapi tidak akan tahan untuk tidak bernafas selama beberapa menit saja. Pencemaran Udara Udara merupakan sumber daya yang sangat penting bagi manusia dan mahluk hidup lainnnya. Bermacam – macam gas yang menyusun udara beserta volumenya tercantum sebagai berikut: Macam Gas Nitrogen (N2) Oksigen (O2) Argon (Ar) Carbon Dioksida (CO2) Neon (Ne) Helium (He) Ozon (O3) Lain-lain 78. bahkan dapat menyebabkan kematian. makin tercemar perairan tersebut.anorganik sederhana pada waktu tertentu. pasti tidak ada kehidupan di muka bumi ini. Udara dibutuhkan oleh semua makhluk hidup tersusun atas berbagai macam – macam gas.93 0.0005 2 x 10-6 Hingga 100% Volume (%) Udara dikatakan murni jika komposisinya seperti yang tercantum dalam tabel diatas.

Karena tidak terlihat oleh mata. Masalah serius yang dapat diakibatkan oleh pencemaran udara. jika tidak menimbulkan kerugian bagi lingkungan dan kehidupan. tetapi apabila kadarnya mencapai 10%. meskipun udara tercampuri gas asing yang tidak biasa terdapat di udara. kabut asap. antara lain dapat menybabkan gangguan kesehatan serius. sulfur dioksida dan oksida nitrogen. Asap di udara juga mengurangi jumlah sinar matahari yang mencapai bumi. sedangkan kenderaan bermotor menghasilkan senyawa karbon monoksida (CO) dan oksida nitrogen (NO2 dan NO) yang membentuk kabut asap. akan menimbulkan pencemaran udara dan bersifat racun bagi banyak bentuk kehidupan. pencemaran udara lebih sulit dideteksi sehingga pencemaran udara lebih berbahaya. Karbon monoksida dan klorofluorokarbon. menyebabkan hujan asam . gas itu dikatakan tidak menimbulkan pencemaran (walaupun tetap disebut polutan). serta dapat menyebabkan perubahan iklim dunia. Dibandingkan dengan pencemaran air. merusak lapisan ozon yang melindungi bumi dari radiasi ultra violet. Di dalam tar mengandung bahan – bahan kimia penyebab kanker ( karsinogen). Tumbuhan yang daun – daunnya tertutup jelaga hitam tidak dapat melakukan fotosintesis dengan baik. seperti sesak napas dan kanker. Partikel – partikel karbon yang tertinggal dapat menghitamkan bangunan dan daun – daun tumbuhan. Berikut adalah beberapa pencemar yang sering kali mencemari udara. Pabrik – pabrik dan semua kenderaan bermotor mengeluarkan bahan – bahan beracun yang dapat mencemari udara.03%.rumah. Kandungan karbondioksida di udara hanya 0. Jadi. antara lain asap. 2) Partikulat . pencemaran udara dapat mengancam kehidupan manusia ataupun makhluk hidup lainnya. Pabri – pabrik menghasilkan asap dan sulfur dioksida. 1) Asap Asap terutama tersusun atas partikel – partikel kecil karbon (C) dan tar yang berasal dari pembakaran batu bara di pusat – pusat pembangkit tenaga listrik atau rumah.bagi mahkluk hidup yang menghisapnya.

Jika mengenai tumbuhan. Partikel – partikel itu diduga menyebabkan 10. Jika jatuh mengenai bangunan atau patung. Oksigen nitrogen larut dalam air hujan membentuk asam nitrit (HNO2). dan Skotlandia mengalami kerusakan akibat hujan asam. Akibatnya. Walaupun dalam keadaan udara tidak tercemar secara alami hujan bersifat asam lemah karena merupakan larutan asam karbonat (H2CO3) yang membentuk . Hujan asam telah terjadi selama bertahun-tahun dan makin parah. Asam nitrit bereaksi dengan ozon (O3) membentuk asam nitrat (HNO3). Garam – garam alminium yang larut terbawa air hujan ke badan – badan air.gas kenderaan bermotor juga menyebabkan polusi udara dan hujan asam. bahan bakar tersebut melepaskan sulfur dioksida ke udara. hujan asam dapat melarutkan kapur dan semen yang terdapat pada patung ataupun dinding bangunan. misalnya sungai dan danau. lapisan ozon di atmosper menjadi menipis. Hutan – hutan di Jerman. ketika turun hujan.5 mikrometer. Pada lapisan ozon sangat diperlukan sebagai pelindung bumi dari radiasi gelombang pendek matahari. Partikel – partikel tersebut berdiameter kurang dari 10 atau 2. hujan asam dapat menghambat pertumbuhan dan merusak daun-daunnya.000 kematian per tahun. dan buangan gas. Oksigen nitrogen yang di hasilkan oleh stasiun – stasiun pembangkit listrik. penyulingan minyak. Di dalam sungai dan danau. garam – garam aluminium terakumulasi hingga mencapai tingkat beracun yang dapat membunuh ikan – ikan. Jika dibakar. sulfur dioksida itu larut dalam air hujan dan membentuk asam sulfat (H2SO4). khususnya orang – orang yang menderita penyakit paru – paru kronis seperti efisema dan bronchitis. Cahaya matahari meningkatkan kecepatan reaksi tersebut. Hujan asam yang jatuh ke tanah merusak akar – akar tumbuhan dan melarutkan mineral – mineral penting. Reaksi antara ozon dan oksida nitrogen diduga yang paling bertanggung jawab sebagai penyebab kerusakan pohon di hutan. Skandinavia. 3) Sulfur Dioksida dan Oksida Nitrogen Batu bara dan minyak bumi mengandung sulfur (belerang). Asam dan air hujan itu jatuh ke bumi sebagai hujan asam.Gas – gas buangan kenderaan bermotor ( terutama yang bermesin diesl) mengandung partikel – partikel mikroskopis yang dilapisi hydrocarbon. Amerika Utara. contohnya garam – garam aluminium.

Klorofluorokarbon sangat stabil dan terakumulasi di udara dan untuk selanjutnya bereaksi dengan ozon. karbon monoksida berikatan dengan hemoglobin dalam darah membentuk senyawa yang stabil . Smog terbentuk ketika cahaya matahari dan ozon di udara bereaksi dengan oksida nitrogen serta hidrokarbon ( yang tidak terbakar) dari gas buangan kenderaan bermotor. Seorang perokok menhirup karbondioksida dari rokok lebih banyak dibandingkan dengan di udara. halon .5 .4. Pembentukan karboksihemoglobin itu mengurangi kemampuan darah mengikat/membawa oksigen. Hal itu tentu saja berbahaya terutama bagi orang – orang yang berpenyakit jantung ataupun anemia. 4) Smog Smog adalah asap dan partikulat mikroskopis yang melayang di atmosper sehingga menghalangi pancaran sinar matahari ke bumi. dan sebagai pembentuk gelembung pada plastic busa. sedangkan air huajn yang tercemar gas – gas memiliki pH 4 – 4. Smog mengiritasi mata dan paru – paru. makin rendah pH air hujan. 6) Klorofluorokarbon (CFC) Klorofluorokarbon adalah gas-gas yang digunakan sebagai pending dalam lemari es. kloroflorokarbon dikenal sebaga bahan – bahan perusak ozon 7) Karbon dioksida (CO2) . Jika terhirup. bahan pendorong dalam kaleng aerosol (aerosol propellant). yaitu karboksihemoglobin (HbCO).metal bromide. dan metilkloroform. Bersama dengan hidroklorofluorokarbon (HCFC). makin berat dampaknya bagi mahluk hidup.ketika air hujan memilki pH 5. serta merusak tumbuhan. karbon tetraklorida. Fenomena ini biasa terjadi di daerah industry dan kota – kota besar. 5) Karbon Monoksida Gas ini juga di hasilkan oleh gas buangan mobil dan truk.

Namun kalau jumlahnya terlalu banyak. peningkatan konsentrasi karbon dioksida juga meningkatkan suhu dipermukaan bumi. Peningkatan itu terutama terjadi sejak di mulainya Revolusi industry di Inggris pada tahun 1860. Seperti halnya air dan udara. dan untuk keperluan rumah tangga. Energy panas matahari yang dipantulkan kembali dari bumi merupakan energy gelombang panjang (inframerah) yang sebagian besar di serap oleh atmospir bumi. juga berasal dari pembakaran – pembakaran yang dilakukan manusia. dekomposisi bahan – bahan organic. masuk ke atmosfir bumi dengan muudah. contohnya pembakaran bahan fosil ( batu bara dan minyak bumi). Selain mengganggu pernapasan. fermentasi. Permukaan bumi menerima dan menyerap energy panas dari matahari. Radiasi matahari. Konsentrasi carbon dioksida di udara hanya 0. karena pada saat ini banyak terjadi pembakaran bahan bakar fosil untuk industry. bahkan dibutuhkan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Mineral – mineral yang terkandung dalam tanah menjadi sumber kehidupan bagi tumbuh – tumbuhan. kenderaan bermotor. Namun. Selanjutnya. pelapukan batuan. termasuk manusia. industry. tanah juga dapat mengalami pencemaran. organism – organism lain.03%. Yang dimaksud dengan pencemaran tanah adalah suatu dampak limbah rumah tangga. dapat mengganggu pernapasan dan menimbulkan pencemaran udara. terutama dalam bentuk energy gelombang pendek. konsentrasi karbondioksida ( umumnya di dalam kota) menjadi melebihi ambang batas normal. Selanjutnya bumi memantulkan kembali sebagian panas tersebut ke angkasa. . dan pengaruh magma di bawah permukaan tanah.yaitu oleh uap air (H2O) dan gas karbondioksida 3) Pencemaran Tanah Tanah merupakan substansi yang ikut menyusun kerak bumi. seperti respirasi mahluk hidup. dan penggunaan pestisida yang berlebihan pada tanah. kehidupannya bergantung pada tumbuhan.Sesungguhnya gas karbon dioksida bukanlah gas yang beracun. Gas karbon dioksida yang ada di udara selain berasal dari beberapa proses alam.

Hal sama juga akan terjadi jika zat – zat kimia yang berbagai dari limbah industry merembes ke tanah Upaya untuk memulihkan atau membersihkan tanah dari bahan pencemar di kenal dengan istilah remediasi. plastic. 4) Jenis tanah. daun – daun. Ada sekitar 500 jenis pestisida yang diklasifikasi berdasarkan kelompok organisme yang dibunuh/ dikendalikannya. di antaranya 1) Jenis pencemar (bahan organic atau organic. 3) Perbandingan unsure karbon. herbisida ( tumbuhan). Penggunaan pestisida tanpa perencanaan dan perhitungan yang baik dapat mencemari tanah dan akhirnya mematikan organisme tanah yang dapat menyuburkan tanah ( kelompok non target). nitrogen. fungisida (fungi atau jamur). seperti kulit buah. terdegradasi atau tidak dan berbahya atau tidak). kaleng. antara lain insektisida (serangga).Bentuknya meliputi menurunnya estetika tanah dan kegunaannya bagi pertanian serta meningkatnya kandungan zat kimia beracun dan berbahaya di dalamnya. tertuangnya pestisida dalam dosis yang berlebihan. Pencemaran tanah dapat terjadi karena adanya sampah – sampah organic atau sampah – sampah anorganik. dan kertas dapat dihancurkan oleh mikroorganisme tanah (decomposer) menjadi mineral. sampah – sampah tersebut harus di daur ulang. dan rodentisida (rodensia). Pestisida adalah substansi yang digunakan untuk mengontrol organism yang mengganggu tanaman pertanian ataupun organism yang terlibat dalam penyebaran penyakit. Remediasi merupakan kegiatan yang tidak mudah sehingga untuk melakukannya perlu diketahui beberapa hal. Bahan – bahan buangan yang tidak mudah atau tidak dapat diuraikan oleh decomposer misalnya. dan air sehingga terbentuklah humus. jaringan hewan. besi. tumpahan minyak dan merembesnya zat – zat kimia berbahaya dari tempat penampungan limbah industry ataupun rumah tangga ke lapisan permukaan tanah. Sampah – sampah organic. dan fosfor di dalam tanah. kaca dan alminium digolongkan sebagai sampah norganik. misalnya cacing tanah. Pestisida merupakan biosida ( bahan kimia yang di ciptakan untuk membunuh organisme). 2) Jumlah zat pencemar yang telah mencemari tanah tersebut. gas. . Agar tidak mencemari tanah. nematosida (nematoda).

Remediasi ex-itu ini jauh lebih mahal dan rumit. Hal ini disebut bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbodioksida dan air). yaitu factor kesengajaan manusia dan factor alami. injeksi (venting). seperti jamur dan bakteri. tanah yang tercemar disimpan di dalam tangki atau bak yang kedap. Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia dapat menyababkan gangguan terhadap keseimbangan lingkungan.5) Kondisi tanah (basah atau kering). Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari tangki atau bak untuk diolah dengan instlasi pengolah air limbah. B. Sementara itu remediasi ex-situ meliputi penggalian tanah yang tercemar untuk kemudian dibawa kedaerah yang aman guan dibersihkan dari zat pencemar. Caranya. 6) Telah berapa lama zat pencemar telah terendafkan di lokasi tersebut. Gangguan itu timbul karena sebagian komponen lingkungan menjadi kurang fungsinya. Perubahan lingkungan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. 7) Kondisi pencemaran ( sangat penting untuk dibersihkan segera atau dapat ditunda) Proses remediasi tanah dapat dilakukan secara in-situ (di lokasi) atau ex-situ (diluar lokasi).. Proses remediasi dapat menggunakan bantuan mikroorganisme hidup. Organism yang sering digunakan untuk bioremeiasi umumnya dari kelompok mikroorganisme. Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh banyak hal yang secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua. Remediasi in-situ terdiri atas pembersihan. Kemudian zat pembersih dipompakan ke dalam tangki atau bak tersebut. Pembersihan di lokasi lebih muda dan lebih murah. Baik . dan bioremediasi. Penggunaan tanaman untuk proses remediasi dinamakan fitoremediasi. Tanaman juga dapat digunakan untuk menghilangkan atau mengubah zat-zat pencemar menjadi zat-zat yang tidak berbahaya. Perubahan Lingkungan Dapat dipastikan bahwa dari waktu ke waktu hampir semua lingkungan telah mengalami perubahan.

Akibatnya. Sering kali. Penembangan biasanya menyisakan lubang-lubang bekas galian atau limbah. apalagi dilakukan secara liar. dan penerapan intensifikasi pertanian. harimau. misalnya penebangan hutan. Penebangan Hutan Penebangan atau penggundulan hutan. Selain itu. dan ular sehingga mereka mencari makanan mereka di pemukiman manusia. Contohnya. apalagi yang dilakukan secara liar. Perubahan topografi ini dapat menyebabkan banjir atau tanah longsor. babi hutan. daya dukung hutan menjadi berkurang. khususnya yang terletak di atas lokasi tambang.perubahan karena factor manusia maupun karena factor alam sama – sama menimbulkan dampak yang harus di tanggung manusia. pembangunan perumahan. b. penambangan . a. Banyak. Selain itu. sekali aktivitas atau kegiatan manusia yang dapat menyebabkan perubahan lingkungan. penggunaan pupuk buatan dan penyemprotan pestisida untuk meningkatkan produksi pertanian pada akhirnya malah mencemari lingkungan. lahan bekas tempat penambangan liar sering kali menjadi tandus dan tidak dapat . Pengundulan hutan dapat menyebabkan terjadinya erosi tanah dan banjir di musim hujan. 1. Penambangan Liar Kegiatan penambangan. yaitu semakin sempitnya habitat berbagai satwa hutan seperti gajah. dapat menyebabkan rusaknya ekosistem asal. sedangkan di musim kemarau akan menyebabkan kekurangan air. manusia tidak menyadari bahwa kegiatan – kegiatannya yang bermaksud baik dan tidak mengganggu lingkungan pada akhirnya dapat merusak lingkungan. Perubahan Lingkungan karena Faktor Manusia Aktivitas manusia untuk selalu memenuhi kebutuhan hidup dan meningkatkan kesejathraannya telah memberikan kontribusi bagi terjadinya berbagai perubahan lingkungan. musnahnya hutan juga menyebabkan hilangnya berbagai plasma nutfah yang berharga. Penebangan hutan memunculkan akibat lain. akan merusak ekosistem hutan dan mengurangi fungsi hutan sebagai penahan dan penyimpan air serta pemelihara tanah.

c. Dalam jangka waktu yang panjang. Tanah terbuka makin jarang karena banyak yang ditutup oleh aspal. Pembukaan lahan pertanian pada dasarnya menghilangkan banyak tumbuhan liar dan menggantikannya dengan hanya suatu jenis tanaman. Pembangunan Perumahan Makin banyaknya jumlah populasi menuntut tersedianya tempat tinggal yang makin banyak pula. Jumlah pohon pun berkurang. dapat menyebabkan meluasnya lahan kritis. pengundulan hutan. tetapi juga memiliki dampak yang merugikan. ataupun rumah. Itu berarti makin banyak lahan yang diguankan untuk membangun perumahan. Aibatnya. Pada awal pembentukannya. Tekanan yang berlebihan terhadap lahan akibat. Tidak jarang. lahan yang semula produktif menjadi langka.ditanami karena lapisan humusnya terkikis serta kadang mengandung zat – zat kimia yang berbahaya. Perubahan Lingkungan karena Faktor Alam Lingkungan di bumi yang kita tempati ini sebenarnya selalu berubah. di kenal dengan nama pertanian monokultur. penggunaan pupuk pestisida yang tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Penerapan Intensifikasi Pertanian Penerapan intensifikasi pertanian memang diakui dapat meningkatkan produksi pangan. yang dapat mengurangi keanekaragaman mahluk hidup sehingga keseimbangan ekosistem menjadi sangat rentan atau tidak stabil. Hal itu dapat menyebabkan terjadinya ledakan hama. lahan – lahan kritis dapat mengarah ke proses terbentuknya gurun (Penggurunan atau desertification). Penanaman satu jenis tanaman unggul tertentu dalam suatu lahan. lahan yang di jadikan perumahan daerah – daerah subur yang seharusnya digunakan sebagai lahan pertanian untuk mencukupi kebutuha pangan. d. gandum. misalnya padi. lingkungan di bumi sangat panas sehingga tidak ada satu . Sekarang ini di mana-man di bangun perubahan baru. pengembalaan berlebihan (overgrassing). misalnya intensifikasi pertanian. Dengan makin padatnaya populasi manusia. 2. atau jangung. dan penambangan. Sebagai contoh. ketika musim hujan sering terjadi banjir dan pada siang hari udara menjadi sangat panas. semen beton.

banjir. ataupun kebakaran hutan. tanah longsor. juga menyebabkan matinya berbagai organism yang hidup pada lahan tersebut. Bencana alam seperti kebakaran hutan. angin rebut. Dampak perubahan lingkungan dapat dirasakan baik secara local maupun global . gelombang tsunami.pun bentuk kehidupan yang mampu hidup. Namun. Letusan gunung api menyebabkan kerusakan lingkungan atau bahkan memusnahkan ekosistem seperti yang terjadi pada waktu Krakatau meletus. Beberapa factor alam yang diketahui dapat merubah lingkungan. gunung meletus. selain menyebabkan kerusakan hutan dan mengganggu fungsi hutan. antara lain bencana alam seperti. Perubahan lingkungan itu dapat terjadi karena adanya factor – factor alam. dalam jangka waktu yang sangat lama secara berangsur-angsur lingkungan berubah menjadi lingkungan yang memugkinkan adanya bentu-bentuk kehidupan. gempa bumi. Manusia tidak akan mampu mencegah factor-faktor alam tersebut.

3. Kesimpulan Adapun beberapa kesimpulan yang dapat di tarik antara lai sebagai berikut : 1. limbah industry. Perubahan yang terjadi pada lingkungan manusia dapat menyebabkan gangguan terhadap keseimbangan lingkungan karena sebagian komponen lingkungan menjadi berkurang funsinya. udara.BAB III PENUTUP A. dan penggunaan pestisida yang berlebihan pada tanah. Pencemaran lingkungan meliputi. Pencemaran air merupakan masalah serius yang di hadapi umat manusia dewasa ini. perusakan lapisan ozon. limbah runah tangga dan bahan kimia. khusunya yang tidak dapat terdegradasi. Remediasi merupakan upaya untuk memulihkan atau membersihkan tanah dari bahan – bahan pencemar. Pencemaran tanah adalah suatu dampak lingkkungan rumah tangga. industry. . dan tanah. pencemaran udara juga menyebabkan berbagai masalah serius. perubahan iklim. 2. Bahan yang dapat mencemari tanah. baik secara langsung maupun tidak langsung. dapat berupa limabah rumah tangga maupun limbah pertanian. yaitu karena factor kesengajaan manusia dan factor alam. 4. antara lain sampah. dan pemanasan global. antara lain hujan asam. Remediasi dengan menggunakan mahluk hidup disebut bioremediasi. Bahan – bahan pencemar yang masuk ke dalam air. Perubahan lingkungan dapat disebabkan oleh banyak hal yang secara garis besar dapat di bedakan menjadi dua. 6. Pencemaran air. 5. 7. Pencemaran (polusi) lingkungan merupakan masuknya bahan – bahan pencemar (polutan) ke dalam lingkungan hidup manusia sehingga menyebabkan perubahan atau turunnya kualitas lingkungan. Pencemaran udara dapat menyebabkan gangguan langsung pada kesehatan manusia disamping itu.

Edisi Ketujuh. 1990. Cetakan Pertama. Janine.DAFTAR PUSTAKA Amos. London : Groiler Internasional Inc Lansford.walhi. Bandung: PT remaja Rosdakarya Witoelar. Cetakan Keempat. Seri Mengenal Ilmu: polusi. 2001. Jakarta: PT Cipta Adi Pustaka www. Semarang : Satyawacana Resosoedarmo. Prawiro.id . S. Jakarta: PT Widyadara. Henry. Ekologi Lingkungan Pencemaran. 1993. R. 1988. H. “ Pencemaran Lingkungan” dalam Ilmu Pengetahuan Populer: Jilid 4.1999. Cetakan Kesembilan. “ Pencemaran” dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia: Jilid 12.or. Pengantar Ekologi. Erna.