P. 1
Persamaan Differensial Adalah Suatu Persamaan Yang Menghubungkan Turunan Fungsi Tak Diketahui

Persamaan Differensial Adalah Suatu Persamaan Yang Menghubungkan Turunan Fungsi Tak Diketahui

|Views: 20|Likes:
Published by El Faqier Ilallah

More info:

Published by: El Faqier Ilallah on Jun 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2012

pdf

text

original

Persamaan Differensial adalah suatu persamaan yang menghubungkan turunan fungsi tak diketahui (unknown function) dengan fungsi

itu sendiri, di dalam suatu sungsi tersebut terdapat variable, dimana fungsi tersebut mempunyai variable yang terdefinisi maupun konstanta. Jika fungsi tak diketahui suatu PD nya, maka bisa di lihat suatu fungsi tersebut tergantung pada satu variable atau lebih, kalau suatu fungsi tersebut tergantung pada satu variable saja maka persamaan defferensia (PD) tersebut dinamakan Persamaan Differensial Biasa (PDB) dan jika suatu fungsi tersebut mempunyai variable bebas yang lebih dari satu maka suatu fungsi tersebut termasuk persamaan defferensial parsial (PDP). Karena suatu turunan tersebut akan di turunkan kepada setiap variable bebas yang di milikinya. Solusi Persamaan Differensial Suatu fungsi y(x) dikatakan solusi dari suatu PDB apabila y(x) disubstitusikan kedalam PDB, persamaan yang dihasilkan adalah benar untuk semua x dalam domain y(x). Adapun solusi untuk menyelesaikan persamaan defferensial ada 3 cara : dengan menggunakan metode analitik, metode kualitatif dan metode numeric. Metode analitik..

Representasi secara analitik dari suatu solusi bisa berbentuk salah satu dari dua bentuk berikut; • Bentuk eksplisit y = f (x), dalam hal ini variabel terikat terisolasi secara penuh dan hanya nampak sebagai pangkat satu pada sisi suatu persamaa. Disisi lain dari persamaan tersebut hanya mengandung ekspresi dalam variabel x atau konstanta. • Bentuk implisit adalah persamaan h(x,y) = 0 yang mengandung variabel bebas maupun variabel terikat tetapi tidak mengandung turunannya. Solusi yang diperoleh secara analitik merupakan solusi eksak, sehingga para matematikawan terapan selalu berusaha untuk bisa menyelesaikan model yang ditemukan secara analitik. Jika tidak memungkinkan, barulah mencari solusi tersebut dengan metode lain. Kelebihan dari solusi secara analitik adalah formula yang diinginkan bisa diperoleh baik secara eksplisit maupun implisit.

-

Solusi Metode kualitatif secara kualitatif dari solusi PDB memudahkan pembaca un-tuk

Representasi

menginterpretasikannya dan biasanya mampu memberikan informasi se-cara jelas tentang kelakuan solusi (meskipun) tanpa harus mendapatkan formula untuk solusi tersebut. Metode ini sering digunakan untuk men-ganalisa kestabilan gerak suatu sistem; baik gerak suatu benda maupun pertumbuhan spesies. Secara geometris, solusi PDB orde satu suatu kurva dengan gradien di sebarang titik pada kurva merupakan nilai turunan pertama pada titik tersebut seperti yang diberikan oleh PDB. Solusi numeric

Metode numerik sebagai alternatif untuk menyelesaikan PDB, terutama untuk kasus PDB yang tidak bisa diselesaikan secara analitik maupun kual-itatif. Solusi numerik pada dasarnya adalah merupakan aproksimasi untuk nilai variabel terikat pada nilai-nilai tertentu variabel bebas dengan tingkat ketelitian tertentu, sehingga harus sudah disadari sejak dini bahwa solusi yang diperoleh mengandung kesalahan (error). Dalam hal ini biasanya solusi PDB berupa tabel nilai variabel terikat dan variabel bebas yang bersesuaian. Pada prakteknya, mencari solusi PDB secara numerik adalah mencari barisan {(x», Li)}. Metode numerik untuk menyelesaikan PDB bisa dibedakan menjadi dua yakni; metode satu langkah (one step method) dan metode banyak langkah (multi step method) Dikatakan satu langkah karena untuk menentukan nilai yn +i hanya memerlukan nilai yn, sedangkan jika nilai Lra+i diperoleh menggunakan lebih dari satu nilai y sebelumnya, mis-alkan yn -2, yn-1, L«, • • • maka metode tersebut dikatakan metode banyak langkah. Pada umumnya metode banyak langkah memberikan hasil dengan ketelitian yang lebih tinggi dibandingkan metode satu langkah. Menyelesaikan PDB secara numerik menjadi populer karena pada keny-atannya PDB yang muncul dari masalah sehari-hari tidaklah sederhana dan umumnya tidak dapat diselesaikan secara analitik bahkan mungkin tidak bisa diselesaikan secara kualitatif, tetapi ia bisadiselesaikan secara numerik. Salah satu persamaan defferensial yaitu pada persamaan bernauli ; ( ) ( )

Dari persamaan diatas diketahui bahwa dari fungsi tersebut p dan Q adalah termasuk dalam suatu fungsi x. persamaan inilah yang di sebut dengan persamaan umum dari bernaulli. Untuk bisa mendapatkan persamaan bernaulli yang masih umum ini, maka disini akan mencoba untuk menyederhanakan persamaan defferensial ini menjadikan yang lebih sederhana. Sehingga bisa mudah untuk di gunakan untuk perhitungan dalam bahasa pemrograman.

( )

( )

( )

( )

--------- dikalikan dengan ⁄ ⁄ ⁄ ⁄ ⁄ ( ) ( ) ( ) ( )

Dengan memisalkan r = ⁄

maka ; kalau diturunkan terhadap titik x maka :

( Atau ;

) ⁄

⁄( Dari persamaan : ⁄ ⁄

)

( )

( )

⁄( ⁄

) (

⁄ ( )

( )

( )

)

( )(

)

(
∫( ) ( )

) ∫

( ) ( )(

( )(
∫( ) ( )

)

)

∫(

) ( )

( )(

)

∫(

) ( )

∫(

) ( )

( )(

)

∫(

) ( )

Inilah bentuk lain dari persamaan umum bernaulli. Dengan persamaan yang pertama ; ( ) Menjadi ;
∫( ) ( )

( )

( )(

)

∫(

) ( )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->