21

BAB III ANALISA SISTEM BERJALAN

3.1 Umum
Pada dasarnya koperasi merupakan suatu lembaga ekonomi yang

diperlukan dan penting. Koperasi merupakan usaha bersama yang berlandaskan asas kekeluargaan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Pengertian koperasi menurut UU No. 25/1992 adalah “Badan Usaha yang beranggotakan orang-orang atau Badan Hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan”. (Sonny Sumarsono, 2003,1) Koperasi dapat digolongkan menjadi 5 (lima) golongan yaitu koperasi konsumsi, koperasi kredit (simpan pinjam), koperasi produksi, koperasi jasa, dan koperasi serba usaha. Berkaitan dengan topik dan judul yang penulis ambil, koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit adalah koperasi yang bergerak dalam lapangan usaha pembentukan modal melalui tabungan-tabungan para anggotanya dengan cara yang mudah, murah, cepat, dan tepat untuk tujuan produktivitas dan kesejahteraan bersama (Ninik Widiyanti dan Sumindhi, 1998). Koperasi simpan pinjam mendapat modal dari berbagai

simpanan, pinjaman, serta penyisaan dari hasil usaha termasuk cadangan serta sumber-sumber lainnya.

22

3.2 Tinjauan Perusahaan
Koperasi Guru & Karyawan “Bina Bhakti Mandiri” adalah koperasi simpan pinjam yang berada di SMP Negri 246, beralamatkan di Jl. SPG 7 Lubang Buaya, Jakarta Timur. Koperasi ini dibentuk atas dasar kesadaran para guru dan karyawan akan manfaat yang diterima dari sebuah koperasi simpan pinjam. Seperti koperasi pada umumnya, koperasi guru dan karyawan Bina Bhakti Mandiri juga berazaskan sistem kekeluargaan dan gotong royong. Tujuannya adalah mendidik, menanakan dan memelihara kesadaran hidup bergotong royong dan kesetiakawanan diantara guru dan karyawan, serta memupuk kesadaran untuk menabung. Sasaran anggota adalah para guru dan karyawan.

Adapun modal kredit/pinjaman anggota Koperasi Bina Bhakti Mandiri berasal dari simpanan-simpanan yang tertera dibawah ini : 1. Simpanan Pokok Anggota Yaitu simpanan yang wajib dibayar pada bulan pertama saat menjadi anggota baru koperasi sebesar Rp 10.000,00. Simpanan pokok tidak boleh diambil selama menjadi anggota koperasi. 2. Simpanan Wajib Anggota Yaitu simpanan yang wajib dibayar anggota yang telah terdaftar tiap bulannya sebesar Rp 30.000,3. Simpanan Sukarela Yaitu simpanan yang menjadi keharusan, tetapi diterima oleh pihak koperasi dari anggota koperasi atas dasar kehendak anggota koperasi itu sendiri. Besarnya

jumlah dan waktu pembayaran tidak ditentukan oleh koperasi.

mengutamakan anggota yang belum pernah meminjam 3. Dengan adanya .2 Struktur Organisasi dan Fungsi Seperti halnya organisasi yang lain. 5. Anggota dapat meminjam lagi setelah melunasi pinjaman sebelumnya. Koperasi Guru dan Karyawan Bina Bhakti Mandiri juga memiliki struktur organisasi beserta fungsinya. Anggota yang menunda angsuran/sisilan wajib membayar bunga yang ditentukan 6. Masa pengajuan permohonan minimal 30 hari sebelum jatuh tempo kebutuhan 2.1 Sejarah Perusahaan Koperasi Bina Bhakti Mandiri ini berdiri pada tahun 1997. Selaku Kepala Sekolah SMP Negri 246 pada tahun 1997.Abdul Imanudin M. Dengan saling berkerjasama dan berlandaskan azaz kekeluargaan koperasi ini akan terus dipertahankan bersama. Mengajukan permohonan tertulis kepada bendahara simpan pinjam yang disetujui oleh Ketua.2.Pd. Besarnya pinjaman untuk anggota disesuaikan dengan kondisi keuangan koperasi 3. Membayar Uang Jasa sebesar 2% tiap bulan dengan saldo mundur. Banyaknya angsuran/cicilan 10 kali diangsur atau dipotong mulai bulan berikutnya 4.2.23 Syarat-syarat yang harus di penuhi anggota pada saat meminjam uang di koperasi Bina Bhakti Mandiri antara lain : 1. 7. Dalam peminjaman. 3. Koperasi ini dibangun atas dasar kesadaran bahwa pentingnya dan bermanfaatnya koperasi bagi kesejahteraan Guru dan Karyawan di SMP Negri 246. pencetus berdirinya koperasi ini adalah Bapak H.

24 pengorganisasian yang baik maka tata kerja dapat tergambar dengan jelas.1 Struktur Organisasi Koperasi Guru & Karyawan Bina Bhakti Mandiri Dan berikut ini adalah tugas dan tanggung jawab dari tiap bagian yang berada pada Koperasi Guru & Karyawan Bina Bhakti Mandiri : a) Rapat Anggota Merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi. sehingga dapat berfungsi dengan maksimal. Adapun struktur organisasi dari Koperasi Guru dan Karyawan Bina Bhakti Mandiri adalah sebagai berikut : RAPAT ANGGOTA KETUA WAKIL KETUA SEKRETARIS BENDAHARA UNIT PENGELOLA USAHA UNIT SIMPAN PINJAM ANGGOTA Gambar III. Rapat ini dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun. Dalam rapat anggota setiap .

 Menetapkan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU)  Mengesahkan neraca dan perhitungan keuangan tahunan.  Mengesahkan rencana kerja. Fungsi pada rapat anggota adalah :  Memilih pengurus jika masa jabatannya telah habis. b) Ketua Adapun tugas dan tanggung jawab Ketua adalah :    kerja  Menandatangani surat-surat keluar dan surat-surat Bertindak sebagai pimpinan koperasi Menetapkan keputusan dalam rapat pengurus Mengkoordinasi perumusan dan perencanaan program berharga bersama sekretaris. anggaran belanja. informasi. dan anggaran pendapatan koperasi. dan laporan yang diperlukan sebagai bahan evaluasi c) Sekretaris Adapun tugas dan tanggung jawab Sekretaris adalah :  Bertanggung jawab dalam bidang administrasi dan tata usaha koperasi  Menyusun notulen rapat .25 anggota memiliki hak satu suara yang tidak dapat diwakilkan orang lain bila tidak hadir.  Meminta data.

26  Menyusun laporan organisasi  Mengatur dan megurus soal pengelolaan koperasi d) Bendahara Adapun tugas dan tanggung jawab Bendahara adalah :  Mengurus segala persoalan keuangan koperasi  Menyimpan kebendaharaan  Mencari dana mengatur arus uang yang masuk dan keluar  Membantu dan mengawasi pekerjaan ketua dalam hal penyelenggaraan administrasi keuangan koperasi  Menyiapkan neraca dan perhitungan hasil usaha koperasi rencana kerja dan pola pelaksanaan di bidang e) Unit Simpan Pinjam Adapun tugas dan tanggung jawab Unit Simpan Pinjam adalah :  Melayani transaksi simpan pinjam anggota  Mengamati posisi setiap pembiayaan. Dan fungsi umum bagian unit pengelola usaha adalah : . memantau dan memberikan pembinaan serta mengusahakan agar pelunasan dapat sesuai dengan perjanjian  Mengikuti perkembangan proses pembiayaan f) Unit Pengelola Usaha Usaha yang dikelola oleh koperasi Bina Bhakti Mandiri adalah Toko ATK dan Kantin.

b. Bagian Simpan Pinjam mengecek validasi Surat Permohonan Pinjaman. Anggota mengisi slip setoran simpanan 2. Prosedur Simpanan Anggota 1. Prosedur Pinjaman Anggota 1.3 Prosedur Sistem Berjalan Berikut ini akan dijelaskan prosedur dari sistem simpan dan pinjam di Koperasi Guru dan Karyawan Bina Bhakti Mandiri . Slip setoran simpanan beserta uang yang akan disimpan diserahkan ke bagian simpan pinjam 3. Simpanan anggota yang telah dicatat dalam b u k u s i m p a n a n diberi ke bagian penggajian dan bendahara yang nantinya akan dipotong dari gaji anggota 5. Jika .27    Mengelola usaha yang dijalankan oleh koperasi Membuat laopran hasil usaha setahun Bertanggung jawab penuh pada Ketua  Mengembangkan usaha yang ditangani 3. Anggota mengisi Surat Permohonan Pinjaman kemudian diserahkan ke bagian simpan pinjam 2. Oleh bendahara kemudian dibuatkan laporan simpanan anggota dan laporan keuangan untuk kemudian diserahkan pada ketua. Bagian Simpan Pinjam mencatat dalam buku besar. a. kemudian menyerahkan kembali copy slip setoran simpanan pada anggota 4.

Berdasarkan Surat Permohonan Pinjaman yang telah di Acc ketua. 3. Proses Pengumpulan Berkas Semua berkas dari anggota mulai dari permohonan pinjaman sampai pencairan pinjaman di kumpulkan oleh bagian simpan pinjam dan dijadikan menjadi satu arsip . Bukti telah membayar terdapat pada slip gaji dan pengisian pembayaran angsuran pada slip setoran simpanan. Kemudian Surat Permohonan Pinjaman diserahkan kembali ke bagian simpan pinjam.28 memenuhi syarat maka bagian simpan pinjam akan merealisasikan pinjaman tersebut tapi jika tidak maka akan dikembalikan lagi pada anggota. 4. Surat permohonan diberikan ke Ketua untuk ditanda tangani. Dari Tanda Terima yang ada dibuat laporan pinjaman anggota yang nantinya akan diserahkan ke Ketua dan bendahara. Prosedur Pembayaran Angsuran Pinjaman Anggota yang meminjam wajib membayar pinjaman. Pembayaran angsuran/cicilan pinjaman adalah sebanyak 10 kali angsur serta dikenakan biaya uang jasa sebesar 2% tiap bulannya dengan saldo mundur. Proses pembayaran adalah dengan memotong gaji guru atau karyawan secara langsung tiap bulannya. d. bagian simpan pinjam membuat Tanda Terima yang berisi besar pinjam yang diberikan beserta uang pinjaman. c. 5.

2 Diagram Konteks Simpan Pinjam Anggota .4. 3.Copy Slip Setoran Pinj.4 Diagram Alir Data (DAD) Sistem Berjalan Diagram Alir data merupkan rangkaian simbol-simbol yang menyusun suatu prosedur dari sebuah sistem dan menunjukan arus data atau dokumen – dokumen masukan dan dokumen keluaran.Copy Slip Setoran Simpan .29 3. Adapun diagram alir data sistem simpan pinjam pada Koperasi Bina Bhakti mandiri meliputi: diagram konteks. . Untuk mengetahui gambaran sistem sistem simpan pinjam koperasi Bina Bhakti Mandirir maka dapat dijelaskan melalui Diagram Alir Data (DAD).Bukti Pinjam Sistem Simpan Pinjam -Slip Setoran Simpanan -Surat Permohonan Pinj. diagram nol dan diagram detail adalah sebagai berikut.Tanda Terima Bagian Simpan Pinjam Laporan Keuangan Ketua Gambar III.1 Diagram Konteks Berikut ini adalah bentuk diagram konteks sistem simpanan anggota dan sistem simpan pinjam pada Koperasi Bina Bhakti Mandiri. Simpan -Tanda Terima . Bendahara Rekap Simpan Pinjam Anggota -Slip Setoran Simpanan -Surat Permohonan .

0 Pembayara n Angsuran Data Angsuran Arsip Simpan Pinjam 5.4. Keuangan Gambar III.0 Mengajukan Simpanan Bag.0 Mengajukan Pinjaman Surat Permohonan Pinj.3 Diagram Nol Simpan Pinjam Anggota . Simp 1.0 Laporan Rekap Pinjaman di Simpan Arsip Laporan Pembukuan Ketua Lap. Simpan Pinjam Copy Slip Set.0 Pencairan Dana Copy Tanda Terima Cek Peminjaman Surat Permohonan Pinjaman Bendahara Tanda Terima 4. Tanda Terima 2. Cek Pinjaman Arsip Pinjaman Cek Pinjaman Tanda Terima 3.30 3. Slip Setoran Simpanan Slip Setoran Simpanan Anggota CopySlip Set.2 Diagram Nol Berikut ini adalah diagram nol dari Simpan Pinjam Anggota pada Koperasi Bina Bhakti Mandiri. Simp Arsip Simpanan Surat Permohonan Pinj.

Surat 2. Tanda Terima Gambar III. Isi 1. Surat Permohonan Pinj.1 Slip Setoran Simpanan 1. Simp.3 Diagram Detail Berikut ini adalah diagram detail dari Sistem Simpan Pinjam Anggota pada Koperasi Bina Bhakti Mandiri.5 Diagram Detail 2.3 ACC Surat Permohonan pinj.4 Diagram Detail 1. Bagian Simp.2 Menyerahan surat permohonan Pinj. isi Anggota Copy slip Set.4.0 Simpan Pinjam Anggota Anggota Surat Pemohonan 2.0 Simpan Pinjam Anggota . Arsip Pinjaman Permohona n Pinj. Slip Setoran Isi Slip set.1 Mengisi surat permohonan Pinj Surat Permohonan isi 2.2 Menyimpan data Slip Copy Slip Set Isi Arsip Simpanan Bag.31 3. Pinjam Gambar III. Pinj.

32 Bagian Simpan Pinjam Surat Permohonan Pinj. Arsip Ketua Gambar III. Pinj.7 Diagram Detail 4.2 Menyerahkan Laporan Keuangan Lap.2 Menyerah -kan Dana Arsip Pinj.1 Mencetak Laporan 5.0 Simpan Pinjam Anggota . Pinj.1 Menyerahkan Angsuran Copy Set Angsuran Bagian Simpan Pinjam Copy Set Angsuran Bendahara Copy Set Angsuran 4. 3.1 Validasi Tanda Terima 3. Bendahara 5.6 Diagram Detail 3.0 Simpan Pinjam Anggota Lap. Simp.0 Simpan Pinjam Anggota 4. Gambar III. Simp.2 Menyimpan Gambar III.8 Diagram Detail 5.

0 – Bag. Simpan Pinjam Penjelasan Periode Volume Struktur Data Header No_Anggota Tanggal Isi : Untuk penyetoran uang simpanan : Setiap akhir bulan : Rata-rata 40 tiap bulan : Header + Isi = No_Anggota+Tgl + Nm_Anggota *Terdiri dari 4 digit* = Tanggal + Bulan + Tahun = Simp_Pokok + Simp_Wajib + Simp_Sukarela +Angsuran + Uang_Jasa + Total_Setor 2. a.33 3.5 Kamus Data Sistem Berjalan Adapun kamus data sistem berjalan pada sistem simpan pinjam di Koperasi Bina Bhakti Mandiri adalah sebagai berikut.0 Proses 1. Slip Setoran Simpanan Nama Arus Data Alias Bentuk data Arus Data : Slip Setoran Simpanan : Copy Slip Setoran Simpanan : Cetakan Manual : Anggota – Proses 1. Surat Permohonan Pinjaman Nama Arus Data Alias Bentuk data : Surat permohonan Pinjaman :: Cetakan Printer . Kamus Data Dokumen Masukan 1.

Kamus Data Dokumen Keluaran 1.0 – Anggota Anggota.34 Arus Data : Anggota – Proses 2.0 Proses 2.Proses 3. Tanda Terima : Tanda Terima : Copy Tanda Terima : Cetakan Manual : Proses 2. Simpan Pinjam Penjelasan Periode Volume Struktur Data Header Isi : Sebagai surat pernyataan permohonan pinjaman : Setiap terjadi peminjaman uang : Rata-rata 10 peminjaman per bulan : Header + Isi + Footer = Nm_sekolah =No_Anggota+Nm_Anggota+ Jabatan_anggota+ NIP+Besar_Pinjaman No_Anggota NIP *Terdiri dari 4 digit* *Terdiri dari 9 digit* (Di isi jika Anggota adalah PNS) Footer Tanggal = Tanggal = Tanggal + Bulan + Tahun b.0 Penjelasan Periode Volume : Sebagai bukti telah meminjam uang : Setiap akhir bulan : Rata-rata 10 tiap bulan Nama Arus Data Alias Bentuk Data Arus Data .0 – Bag.

35 Struktur Data Header : Header + Isi = No + No_ Anggota + Tgl_pinjam + Nm_Anggota No No_Anggota Tgl_pinjam Isi Besar_pinjam *nomor Tanda Terima* *Terdiri dari 4 digit* = Tanggal + Bulan + Tahun = Besar_pinjam *berisi nominal besarnya uang pinjaman* 2. Laporan Simpanan Nama Arus Data Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume Struktur Data Header Isi : Laporan Simpanan : : Cetakan Printer : Proses 5.0 – Ketua : Sebagai laporan keuangan koperasi : Setiap akhir tahun : 1 kali pertahun : Header+Isi = Judul+Tahun =No+No_Anggota+Nm_Anggota+ Simp_Wajib +Simp_Sukarela+Jml_SimpWajib+Jml_SimpSuk arela + Total_Jumlah .

0 – Ketua : Sebagai laporan Pinjamann koperasi : Setiap akhir tahun : 1 kali pertahun : Header+Isi = Judul+Tahun .36 3. Laporan Simpanan Nama Arus Data Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume Struktur Data Header Isi : Laporan Simpanan : : Cetakan Printer : Proses 5.0 – Ketua : Sebagai laporan simpanan koperasi : Setiap akhir tahun : 1 kali pertahun : Header+Isi = Judul+Tahun =No+No_Anggota+Nm_Anggota+ Simp_Wajib +Simp_Sukarela+Jml_SimpWajib+Jml_SimpSuk arela + Total_Jumlah 4. Laporan Pinjaman Nama Arus Data Alias Bentuk Data Arus Data Penjelasan Periode Volume Struktur Data Header : Laporan Pinjaman : : Cetakan Printer : Proses 5.

6.1 Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan Dokumen masukan sistem simpan pinjam adalah sebagai berikut : a.37 Isi =No+No_Anggota+Nm_Anggota+ Jml_Pinjaman+besar_potongan+ angsur_pokok+Uang_Jasa+Sisa_pinj+Jasa+Saldo 3. Adapun spesifikasi sistem berjalan pada Koperasi Simpan Pinjam Bina Bhakti Mandiri sebagai berikut 3. Simpan Pinjam : Kertas : 1 lembar : Terjadi pada saat ingin menyimpan/menyetor uang Bentuk : Lihat Lampiran A-1 . Nama Dokumen Fungsi : Slip Setoran Simpanan : Untuk mengetahui jumlah transaksi simpanan yang disetorkan anggota Sumber Tujuan Media Jumlah Frekuensi : Anggota : Bag.6 Spesifikasi Sistem Berjalan Spesifikasi sistem berjalan adalah rangkaian dari proses-proses yang terjadi di didalam sistem berjalan yang memerlukan dokumen masukan (input) untuk mendukung terhadap jalannya proses untuk menghasilkan dokumen keluaran (output).

38 b. Nama Dokumen Fungsi : Tanda terima : Sebagai bukti telah meminjam dan menerima uang Sumber Tujuan Media Jumlah Frekuensi : Bag. Simpan Pinjam : Anggota : Kertas : 1 lembar : Terjadi setelah proses peminjaman uang di ACC Bentuk : Lihat Lampiran B-1 b.6. Nama Dokumen : Laporan Simpanan Fungsi Sumber : Laporan Simpanan : Bendahara . Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Jumlah Frekuensi Bentuk : Surat Permohonan Pinjaman : Untuk mengajukan permohonan pinjaman : Anggota : Bag.2 Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran Dokumen keluaran sistem simpan pinjam sebagai berikut : a. Simpan Pinjam : Kertas : 1 lembar : Terjadi pada saat mengajukan pinjaman : Lihat Lampiran A-2 3.

Nama Dokumen : Laporan Pinjaman Fungsi Sumber Tujuan Media Jumlah Frekuensi : Laporan Pinjaman : Bendahara : Ketua : Kertas : 1 Lembar : Terjadi setelah proses pengarsipan selama 1 tahun Bentuk :- 3. hal ini menjadi tidak efektif dan efisien untuk kinerja koperasi itu sendiri. sehingga dapat menghambat dan memperlambat dalam proses .39 Tujuan Media Jumlah Frekuensi : Ketua : Kertas : 1 Lembar : Terjadi setelah proses pengarsipan selama 1 tahun Bentuk :- b. dapat diambil kesimpulan bahwa dalam proses penerimaan simpan dan pinjam koperasi di SMP Negri 246 masih dilakukan secara manual.7 Permasalahan Pokok Dari hasil pengamatan serta uraian yang telah penulis paparkan diatas. Dengan dilakukan proses pengolahan data dalam transaksi yang masih secara manual yaitu menggunakan Microsoft Office Excell.

sehingga seringkali terjadi kesalahan dalam pencatatan jurnalnya. dan terkadang sering menimbulkan kerumitan dalam penyusunan suatu laporan. seperti halnya yang telah dijelaskan pada laporan KKP ini. hendaknya koperasi menggunakan sistem yang telah terkomputerisasi sehingga permasalahan yang sering terjadi dapat teratasi dengan baik.8 Alternatif Pemecahan Masalah Didalam mengelola suatu organisasi tentunya selalu ada hambatan dan kesulitan yang seringkali dapat menyebabkan terjadinya suatu bentuk kesalahan. . apabila sebuah organisasi telah menggunakan sistem yang terkomputerisasi maka dapat meminimalisasi adanya kecurangan juga kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan manusia (Human Error). 3. dan juga dengan menggunakan sistem komputerisasi maka dapat mempermudah dalam penggunaanya serta mengefisiensikan proses kerja agar lebih baik serta cepat.40 perhitungan. tentunya diperlukan adanya perubahan ataupun perbaikan di segala sektor yang mendukung kinerja koperasi tersebut Untuk memecahkan masalah yang ada di koperasi Karyawan Bina Bhakti Mandiri khususnya pada unit bagian simpan pinjam anggotai. Untuk mengatasi berbagai hambatan maupun kesulitan. Selain itu permasalahan yang lainnya adalah data-data antara satu dengan yang lainnya belum diorganisir dengan baik serta pengklasifikasian data-data yang masih belum efektif. Selain itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful