P. 1
Hak Dan Kewajiban Warga Negara, Serta Tanggung Jawab Negara

Hak Dan Kewajiban Warga Negara, Serta Tanggung Jawab Negara

|Views: 442|Likes:
Published by Dahlia Tambajong

More info:

Published by: Dahlia Tambajong on Jun 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/31/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Makalah ini membahas mengenai pemerintahan negara dan warga negara serta permasala demokrasi di Indonesia. Makalah ini berjudul , Negara Dan Warga Negara Serta Permasalahan demokrasi” Negara Indonesia menganut sistem pemerintahan Demokrasi dimana seorang Presiden sebagai Kepala Negara dan dalam mengemban tugasnya Presiden dibantu oleh Wakil Presiden dan dibantu oleh lembaga-lembaga negara. Lembaga-lembaga negara tersebut ditunjuk dan dipilih langsung oleh Presiden. Lembaga-lembaga negara tersebut terdiri dari MPR, DPR, DPRD, MA, BPK. Setiap lembaga mengemban dan melaksanakan tugasnya untuk mencapai kemakmuran bangsa Indonesia. Negara merupakan integrasi kekuasaan politik, organisasi pokok kekuatan politik, agency (alat) masyarakat yang memegang kekuasaan mengatur hubungan antarmanusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala kekuasaan di dalamnya. Dengan demikian negara mengintegrasikan dan membimbing berbagai kegiatan sosial penduduknya ke arah tujuan bersama. B. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas penulis dapat menarik rumusan masalah yang akan dibahas menjadi pembahsan makalah ini yaitu mengenai 1. Pengertian Negara 2. Pengertian warga Negara 3. Tugas dan tanggung jawab negara 4. Hak dan Kewajiban Warga negara

1

dan Aristoteles sudah mengajarkan beberapa teori tentang “negara”. Plato. Semula istilah itu digunakan untuk menyebut sebagian dari jabatan negara. Namun pada masa pemerintahan absolut raja-raja. ahli negara kota). Pada waktu itu di Yunani digunakan kata polis untuk negara sedangkan di Romawi digunakan kata civitas dengan arti yang lebih kurang sama. maupun “susunan tata pemerintahan atas suatu masyarakat di wilayah tertentu”. Pada masa demokrasi. Dari kata itulah asal kata “politik” yang berarti hal-ihwal dan seluk beluk negara atau kebijakan dalam menghadapi seluk-beluk negara.BAB II PEMBAHASAN A. Aristoteles menamai bukunya Politica (ilmu tentang negara kota). state (negara) diartikan sebagai pemerintah (ingat ucapan terkenal Louis XIV dari Prancis: “L’Etat cest moi” – Negara adalah aku). Lo Stato pada masa itu juga digunakan untuk menyebut pihak yang diperintah (dependent). pengertian negara sebagai “the community that is governed” dapat mereduksi pengertian dari zaman pemerintahan absolut para raja. dan “orangorang yang memegang tampuk pemerintahan beserta staf-stafnya”. Telaah mereka tentang ilmu negara dan hukum masih berpengaruh hingga saat ini kendati sesungguhnya pengertian mereka tentang negara pada waktu itu hanya meliputi lingkungan kecil. para filsuf Yunani: Socrates. yakni lingkungan kota atau negara kota yang disebut “polis”. Edward Mac Chesney Sait dalam buku Political 2 . Maka dapat dimaklumi jika Plato menamai bukunya Politeia (soal-soal negara kota) dan bukunya yang lain Politicos (ahli polis. Pengertian Negara Beberapa abad sebelum Masehi. Istilah negara mulai dikenal pada masa Renaissance di Eropa dalam abad XV melalui Niccolo Machiavelli yang mengenalkan istilah Lo Stato dalam bukunya yang berjudul Il Principe. kemudian diartikan juga sebagai aparat negara.

L. Beberapa definisi negara oleh para ahli: • Benedictus de Spinoza: “Negara adalah susunan masyarakat yang integral (kesatuan) antara semua golongan dan bagian dari seluruh anggota masyarakat (persatuan masyarakat organis). 1.Institution. MacIver: The state is an association which. Perbedaan antara state (negara) dan government (pemerintah) secara tepat telah dinyatakan oleh The Supreme Court of the United States (MA Amerika Serikat) pada tahun 1870 dalam keputusannya mengenai tabrakan antara kapal Prancis Euryale dengan kapal AS Saphire. Istilah Lo Stato kemudian disepadankan dengan: L’Etat (Prancis). Der Staat (Jerman). meskipun pemerintahannya telah berganti (dari Kaisar Napoleon III kepada Pemerintah Republik Prancis). Stalin or Mussolini or Hitler can be no more than governed. De Staat (Belanda).G. Lemaire: Negara tampak sebagai suatu masyarakat Hugo de Groot (Grotius): Negara merupakan ikatan manusia yang Leon Duguit: There is a state wherever in a given society there exists a R. W. acting through law manusia teritorial yang diorganisasikan. • political differentiation (between rulers and ruled) … • as promugated by a government endowed to this end with coercive power. The State (Inggris). maintains within a community territorially demarcated the external conditions of order.” • Dr.M. (Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat di suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa). a Preface menulis: “But usance has changed. • insyaf akan arti dan panggilan hukum kodrat. 3 .” Negara (state) tidak lagi sama dengan pemerintah (government). Negara (Indonesia). Dalam keputusan itu kapal Euryale dinyatakan tetap menjadi milik Prancis. Today the state is a territorial society.

A. Berdasarkan beberapa definisi tersebut. Dengan demikian negara mengintegrasikan dan membimbing berbagai kegiatan sosial penduduknya ke arah tujuan bersama. Logemann) • Negara adalah organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur masyarakat dengan kekuasaannya itu. 5.H. dan 4. 4 . organisasi pokok kekuatan politik. suatu organisasi yang bertugas mengurus kepentingan bersama dalam masyarakat.” • and individual forces of every kind struggle in all their great variety to control its government vested with supreme legitimate power. Negara dilengkapi dengan kekuasaan tertinggi yang mengatur dan menyelenggarakan tata pergaulan hidup warga masyarakat. maka bentuk dan sifatnya pun ditentukan oleh sejarah. Negara merupakan kenyataan sejarah. Mr.• Prof. 3. suatu organisasi kekuasaan yang teratur. persekutuan yang memiliki wilayah tertentu dan dilengkapi alat perlengkapan negara. Beberapa tinjauan tentang negara yang dikemukakan para ahli: Negara ditinjau dari segi organisasi kekuasaan (J. • • Negara sebagai organisasi kekuasaan terdiri atas jabatan-jabatan. Kranenburg: “Negara adalah suatu organisasi kekuasaan Herman Finer: The state is a territorial association in which social yang diciptakan oleh sekelompok manusia yang disebut bangsa. 2. agency (alat) masyarakat yang memegang kekuasaan mengatur hubungan antarmanusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala kekuasaan di dalamnya. dapat dikatakan bahwa negara merupakan: 1. Negara merupakan integrasi kekuasaan politik. 2. kekuasaannya bersifat memaksa dan monopoli.

• lainnya adalah kedaulatan. L.M.2 Menurut Kansil3.Negara ditinjau dari segi organisasi politik (R. orang-orang yang berada dalam wilayah suatu Negara itu dapat dibedakan menjadi : 1 Apeldoorn. • anggotanya yang dituangkan dalam peraturan undang-undang. Jakarta. Negara ditinjau dari segi organisasi kesusilaan (G. Friedrich Hegel) • Negara adalah suatu organisasi kesusilaan yang timbul sebagai suatu Negara adalah organisme yang mewadahi penjelmaan seluruh individu sintesis antara kebebasan individu dengan kemerdekaan universal. Negara Berdasarkan Ideologi Pancasila. Pradnya Paramita. Kanisius.J. Konsep dasar warga negara Salah satu unsure yang mendukung suatu Negara ialah rakyat. • dengan kekuasaan tertinggi1 B. Yogyakarta. PT. 1993.W. MacIver) • Negara adalah persekutuan manusia seperti halnya perseroan terbatas Negara adalah suatu bentuk organisasi yang melaksanakan kehendak Ciri khusus yang membedakan negara dengan perhimpunan manusia (PT). hal 112 Gunawan Setiardja. suatu perhimpunan masyarakat. maka Negara itu hanya ada dalam angan-angan.V. Hak 12 3 ibid 2 5 . Pengantar Ilmu Hukum. Termasuk rakyat suatu Negara ialah meliputi semua orang yang bertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan Negara tersebut. karena dengan kedaulatan itu negara dapat memaksa anggota-anggotanya untuk menaati peraturan undang-undang. Tanpa rakyat. • Ciri khusus lainnya adalah bahwa keanggotaan negara bersifat mengikat semua orang. 1986.

Penduduk ialah mereka yang telah tinggal lama dan menetap (domisili ) di suatu Negara atau wilayah tertentu penduduk ini dapat dibedakan menjadi 2 lagi yitu : a. Dari poin-poin diatas. tentang kewarganegaraan. Warga Negara yaitu penduduk yang mengakui pemerintahan Negara itu adalah penerintahannya (penduduk asli ). Perkawinan yang dilangsungkan di luar Indonesia antara seorang Indonesia antara seorang WNI dengan seorang WNA ialah sah bilamana dilangsungkan menurut ukum yang berlaku dineagra mana perkawinan itu dilangsungkan. kita bisa mengetahui pengertian asli (warga Negara asli ). ayat 4 UU no 12 tahun 2006. b. 22/1958 6 . Yang membedakan antara ketiganya adalah kedudukan. perempuan WNI yang menikah dengan laki-laki WNA tetap dapat menjadi WNI dengan membuat pernyataan kepada pejabat atau perwakilan 4 5 sesuai dengan UUD 1945 pasal 26 Dalam pasal 1 UU No. warga Negara dan penduduk. Bukan warga Negara atau orang asing adalah warga Negara asing yang tinggal di suatu Negara tertentu (bukan penduduk asli ). Sebagaimana diatur dalam pasal 26 ayat I UU no I tahun 1974 Menurut pasal 26 ayat 2.1. dan kewajiban masing-masing dalam hukum. 5Bahwa warga negara Republik Indonesia adalah orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan/atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan yang berlaku sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah menjadi warga negara Republik Indonesia. Dalam konteks Indonesia. istilah warga negara4 dimaksud untuk bangsa Indonesia asli dan bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga negara. Misalnya : wisatawan. 2. hak. Bukan penduduk ialah mereka yang berada dalam wilayah suatu Negara untuk sementara waktu dan yang tidak bermaksud bertempat tinggal di wilayah Negara tersebut.

Pasal 27 ayat (1) menetapkan hak warga negara yang sama dalam hukum dan pemerintahan. berkumpul. Pasal 27 ayat (2) menetapkan hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan c. Pasal 29 ayat (2) menyebutkan adanya hak kemerdekaan untuk memeluk agamnya masing-masing dan beribadat menurut agamanya f. Pasal 28 menetapkan hak kemerdekaan warga negara untuk berserikat.6 C. serta kewajiban untuk menjunjung hukum dan pemerintahan b. 28. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di kemudian hari. Pasal 30 ayat (1) dalam perubahan kedua UUD 1945 menyebutkan hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara g. Pasal-Pasal UUD 1945 yang menetapkan hak dan kewajiban warga negara mencakup pasal-pasal 27. Hak Dan Kewajiban Warga Negara Berikut ini adalah beberapa contoh hak dan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan e. Pasal 31 ayat (1) menyebutkan bahwa mendapatkan pengajaran. tiap-tiap warga negara berhak 6 ibid 7 . 29. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa terkecuali. Pasal 27 ayat (3) dalam perubahan kedua UUD 1945 menetapkan hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan negara d.RI ditempat kedudukannya setelah 3 ( tiga) tahun sejak tanggal perkawinannya berlangsung. 30. 31 a.

Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat. memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai 5. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh 7. Contoh Hak Warga Negara Indonesia 1. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak 3. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum 2. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik7 7 http://www.com/doc/35218920/Makalah-tentangkewarganegaraab 8 . Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan 4. mempertahankan kedaulatan negara Indonesia dari serangan musuh 2. berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undangundang yang berlaku Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia 1. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) 3. serta dijalankan dengan sebaikbaiknya 4. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara. tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara Indonesia 5.scribd. Setiap warga negara berkewajiban taat. hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran 6. Setiap warga negara bebas untuk memilih.Namun biasanya bagi yang memiliki banyak uang atau tajir bisa memiliki tambahan hak dan pengurangan kewajiban sebagai warga negara kesatuan republik Indonesia.

Mr. • Negara juga mengandung arti “wilayah tertentu”. Romawi juga bukan state karena: 9 . Herman Finer dalam bukunya yang berjudul The Theory and Practice of Modern Government menyatakan: 1. Tanggung jawab Negara 1. bukan keunggulan dalam ketaatan. L.J. etc. Prof. Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang asosial (saling bertentangan) agar tidak berkembang menjadi antagonisme yang berbahaya. van Apeldoorn dalam bukunya Inleiding tot de studie van het Nederlandse Recht (Pengantar Ilmu Hukum Belanda) menyatakan bahwa: • Istilah negara dalam arti “penguasa”: untuk menyatakan orang atau orang-orang yang melaksanakan kekuasaan tertinggi atas persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu wilayah. 2. dalam hal ini istilah negara digunakan untuk menyatakan suatu wilayah yang di dalamnya diam sekelompok masyarakat/ rakyat/ bangsa di bawah suatu kekuasaan tertinggi. 2. • Istilah negara dalam arti “persekutuan rakyat”: untuk menyatakan suatu bangsa yang hidup dalam suatu wilayah di bawah kekuasaan tertinggi menurut kaidah-kaidah hukum yang sama. pendapatan negara. Orang Yunani tidak mengenal istilah negara atau state karena ukuran wilayahnya kecil.). lebih menekankan pada kepemilikan hak. • Negara dapat berarti juga “kas negara/ ficus”: untuk menyatakan bahwa harta yang dipegang penguasa adalah demi kepentingan umum (misalnya dalam istilah: domain negara.D. Mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongangolongan ke arah tercapainya tujuan seluruh masyarakat.

• • merupakan a closed corporation dan penduduknya memelihara budak dinamakan civitas atau res publica. kemudian disebut imperium. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan 10 . dan tak satu pun dari istilah itu setara dengan istilah state.

Yogyakarta. Negara Berdasarkan Ideologi Pancasila. Kanisius. Asas kewarganegaraan seseorang ditentukan berdasarkan ketentuan yang telah disepakati negara tersebut. 11 . yang dapat dibedakan mejadi Penduduk dan bukan penduduk. Dalam penerapan nya dikenal 3 pedoman yaitu : (1) asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran. Saran Berdasarkan hasil makalah ini. DAFTAR PUSTAKA Gunawan Setiardja. (2) asas kewarganegaraan berdasarkan perkawinan . 1993. semoga apa yang disajikan penulis dapat menambah wawasan pembaca.Dari uraian diatas. dapat disimpulkan bahwa : Rakyat suatu negara ialah meliputi semua pendudk orang yang bertempat tinggal didalam wlayah kekuasaan Negara tersebut. penulis menyarankan kepada pembaca agar menambah khasanah wawasannya karena penulis menyadari banyak kekurangan. (3) asas kewarganegaraan berdasarkan naturalisasi atau pewarganegaraan B.

..... Kajian Kritis Paket Perundangan di Bidang Pertahanan dan Keamanan.T. Jurusan PMPKN IKIP Bandung......................... dan Games dalam V.... PT.1985..Apeldoorn. Propatria (2006)........... Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara..... Pengantar Ilmu Hukum..... Jakarta...... Jakarta. Jimly (2006)...... Pradnya Paramita.V...C.... Asshiddiqie....... 1986................. Propatria................ KATA PENGANTAR......... Achmad Kosasih Djahiri.J.... Jilid II.... Strategi Pengajaran Afektif-Nilai-Moral V.................C.com/doc/35218920/Makalah-tentangkewarganegaraab DAFTAR ISI iii HALAMAN JUDUL ... http://www..................... L... i 12 ........scribd.......T..........

............... .....................................................................................................................................................................................................3........................................... ii 1 2 2 2 3 5 1................................. BAB I PENDAHULUAN 1.........................................Manfaat 28 28 iii MAKALAH CIVIC EDUCATION ii 13 .................4.......................................................................................... Masalah............................................................................................................................................................................................................................................................................................................ BAB III PEMBAHASAN....... DAFTAR PUSTAKA .... BAB III PENUTUP A....................................Rumusan 1................ BAB II TINJAUAN PUSTAKA............................................. Kesimpulan.......................................... Kritik dan Saran .Tujuan 1..................................................... .....1....................................................................................................................2...................................................................... B....................Latar Belakang............................................................................................DAFTAR ISI.................................................................................................................................................................

Serta Tanggung Jawab Negara Disusun Oleh Metta Manya Sary Erika Indrayani Dosen Pembimbing : M.Hak dan Kewajiban Warga Negara. M.Ag PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH JURUSAN TARBIYAH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI STAIN BENGKULU 2012 KATA PENGANTAR 14 . Iqbal.

oleh karena itu. penyusun mengakui masih banyak terdapat kejanggalan. kecintaannya kepada umat melebihi cintanya pada dirinya sendiri.Syukur Alhamdulillah Penyusun Panjatkan Kehadirat Allah SWT. Penulis i 15 ..kejanggalan dan kekurangan dalam makalah ini. karena dengan Rahmat dan Karunia-Nya Penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “ Tindak Pidana Pemilukada” Salawat beserta salam penyusun sampaikan kepada Reformator dunia yaitu Baginda Rasulullah SAW yang telah menghijrahkan umatnya minal kufri ilal iman. Hal ini disebabkan kurangnya ilmu pengetahuan dan pengalaman yang penyusun miliki. Akhirnya dengan segala kerendahan hati. Amin Ya Rabbal ‘Alami Bengkulu. Penyusun juga berharap makalah ini mudah-mudahan berguna dan bermamfaat bagi kita semua. kritik dan saran yang konsruktif sangat penyusun harapkan demi kesempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->