P. 1
Misi Perjuangan Nabi Muhammad SAW Di Mekah

Misi Perjuangan Nabi Muhammad SAW Di Mekah

|Views: 936|Likes:
Published by budhicahyono89

More info:

Published by: budhicahyono89 on Jun 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2013

pdf

text

original

Misi perjuangan nabi Muhammad SAW di mekah

Pendahuluan Tidak dapat diingkari oleh siapapun bahwa nabi Muhammad saw. adalah manusia terbesar di muka bumi. Kebesarannya tidak hanya diakui oleh orang muslim, tetapi juga oleh orangorang Barat; tidak hanya diakui oleh para pengikutnya, tetapi juga oleh para lawannya. Nabi Muhammad saw. adalah manusia sempurna (insân kâmil). Memang benar ia adalah manusia biasa, tetapi di sisi lain ia tidak seperti umumnya manusia. Syair Arab mengatakan: Muhammadun basyarun lâ kalbasyari bal huwa kal yâqûti baina al-hajari Muhammad adalah manusia, tetapi tidak seperti manusia lainnya. Ia seperti yâqût (batu mulia) di antara batu-batu. Alquran mengatakan: Qul Innamâ ana basyarun mitslukum yûhâ ilayya annamâ ilâhukum ilâhun wâhidun. (18:110) Katakan, “Sesungguhnya aku adalah manusia biasa seperti kalian yang diberi wahyu bahwasannya Tuhan kalian adalah Tuhan yang Esa. Kebesaran Nabi Muhammad saw. inilah yang mendorong setiap orang dari dulu hingga kini selalu ingin mengetahui rahasia-rahasia di balik kesuksesannya menyebarkan agama dan menjadi pemimpin umat manusia. Nabi Muhammad saw. dan Wahyu Muhammad bin „Abdullah dilahirkan dari kalangan keluarga terhormat yang relatif miskin, keturunan suku Quraisy di Mekkah sekitar tahun 570 M. Ayahnya telah meninggal sebelum ia lahir dan ibunya berpulang kerahmatullah ketika ia masih anak-anak. Ia dibesarkan olah pamannya, Abu Thalib, yang meskipun tak pernah mau menerima Islam, tetapi membela keponakannya mati-matian dari sikap permusuhan orang-orang Mekkah yang membenci agama Islam yang baru itu. Ia adalah orang yang jujur, dapat dipercaya dan berakhlak luhur. Khadijah, seorang janda kaya yang lebih tua lima belas tahun daripadanya dan mempekerjakannya untuk mengurus perdagangannya begitu terkesan oleh kejujuran dan akhlaknya sehingga ia meminta Muhammad menjadi suaminya. Muhammad yang waktu itu berusia dua puluh lima tahun menerima permintaan itu dan tidak kawin lagi sampai Khadijah meninggal di saat Muhammad saw. berusia lima puluh tahun. Kita juga tahu bahwa keluhuran budi Muhammad mendorongnya untuk menyepi secara teratur di Gua Hira di luar kota Mekkah untuk berkontemplasi. Proses kontemplasi batiniyah untuk mencapai pengalaman moral-religius ini mencapai puncaknya dengan turunnya wahyu kepadanya pada saat ia sedang tenggelam dalam perenungannya yang dalam. Wahyu-wahyu awal yang diterima Muhammad saw. tentu saja terkait dengan persoalan ide monoteisme (tauhîdullah), yakni ide tentang keesaan Tuhan dan terkait dengan persoalan humanisme dan rasa keadilan ekonomi dan sosial di kalangan bangsa Arab. Siapapun yang membaca Alquran dengan teliti akan berkesimpulan demikian. Alquran

paham persamaan yang dikemukakan oleh Islam. Dakwah Nabi Muhammad saw. wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi adalah wahyu berikut: Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. orang-orang yang shalatnya hanya riya` (untuk dilihat orang saja) dan menolak (untuk memberikan) pertolongan sehari-hari (bagi yang memerlukannya). karena ia melihat dirinya serba cukup. (namun) lalai dalam shalatnya. akan tergoyahkan langsung oleh ajaran Nabi Muhammad saw yang menekankan keadilan sosial. dan pengalaman-pengalaman menerima wahyu ini menjadi semakin sering. Secara kronologis. dalam sifatnya sendiri. Perjuangan Nabi Muhammad saw. Ketahuilah sesungguhnya manusia itu benar-benar melampaui batas. kepada Tuhanmulah semuanya akan kembali. Perlu digarisbawahi bahwa. Nabi Muhammad saw mulai melancarkan perjuangan yang berat dengan dasar keyakinankeyakinannya. Nabi tampaknya menegaskan: satu Tuhan – satu ummat manusia. Bersama dengan berlalunya waktu. bukanlah sifat khas penduduk kota Mekkah atau bangsa Arab semata. Menurut hadis. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Bacalah dan Tuhanmulah yang paling pemurah yang mengajar dengan pena. sementara tradisi Islam menjelaskan bahwa pengalaman-pengalaman wahyu Nabi ini (ketika ia menyelam ke relung kesadaran yang paling dalam) biasanya disertai oleh gejalagejala fisik tertentu. baik dengan cara mengeksplisitkan teologi dasarnya melalui strategi argumentasi maupun oleh suatu proses kristalisasi kewajiban-kewajiban spesifik yang dikenakan terhadap pengikut-pengikutnya. betul-betul melampaui ideal nasional manapun juga. baik monoteisme maupun perasaan keadilan sosial-ekonomi. setelah menceritakan pengalamannya itu. yang makin lama makin menjurus dalam kutukannya terhadap riba. dan desakannya mengenai zakat. ajaran pertama yang ditanamkan oleh Alquran setelah monoteisme dan keadilan sosial-ekonomi adalah tentang hari pengadilan dan pertangungjawaban akhir dari . Mereka tidak hanya takut pada tantangan nabi Muhammad saw terhadap agama tradisional mereka yang politeisme itu. telah mengatakan: “Kemudian aku terjaga”. Akan tetapi. Maka. tetapi juga khawatir kalau struktur masyarakat mereka sendiri dan kepentingan dagang mereka. seorang penyihir. baik yang menyangkut diri mereka sendiri maupun vis a vis kelompok yang memusuhi mereka. ajaran Nabi sedikit demi sedikit dirumuskan dengan jelas. Cerita-cerita paling awal tentang Muhammad saw merujuk kepada kenyataan bahwa pengalaman ini terjadi dalam atau disertai oleh suatu keadaan „setengah sadar‟ atau „kwasi mimpi‟.(107) mengatakan. (Alquran 96: 1-8). Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang berlaku buruk terhadap anak-anak yatim dan tidak menganjurkan (orang) untuk memberi makan kepada orang miskin. yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah. sebaliknya. mendapat tantangan sengit dari warga kota Mekkah terutama dari kelompok penguasa kota tersebut. Semangat inilah yang kelak menghasilkan terbentuknya masyarakat Islam di Madinah. celakalah orang-orang yang (walaupun) shalat. karena Nabi diriwayatkan. Segala macam tuduhan dilontarkan kepada nabi: bahwa ia adalah orang yang kesurupan. dan bahwa ia kehilangan keseimbangan pikiran. Sementara perjuangan nabi terus berlangsung.

Nabi tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan yang diperolehnya untuk melaksanakan rencananya. Hal ini mendorongnya untuk menyepi dan berkontemplasi secara teratur. Kisah-kisah tersebut makin lama makin lengkap dan gambaran nabi-nabi terdahulu itu semakin mempunyai bentuk yang pasti. Nabi Muhammad saw tak pernah kehilangan harapan untuk meraih keberhasilan dan kemenangan dalam tugasnya. yang merupakan masalah di luar kekuasaannya. turunlah wahyu. dan usaha untuk mensukseskan misinya. tetapi tidak cukup memberikan perhatian kepada sejarah spiritual batiniahnya yang penuh pergolakan. „Tidaklah Kami turunkan Alquran kepadamu (hanya) untuk membuatmu menderita. Isa. Dari perjuangan jiwanya yang tak kenal menyerah untuk menemukan jawaban. seluruh sejarah batin nabi selanjutnya tergaris antara dua batas. Ibrahim. Karena itu. Musuh-musuhnya. yakni kekecewaan yang disebabkan oleh sikap warga Mekkah. Nuh.‟ (68:9). Musa. dan lain-lain. yang juga adalah orang-orang yang dimusuhi masyarakatnya. tapi bersemangat kuat. Tentang hal ini. Di Mekkah Nabi telah memperoleh sekelompok pengikut yang kecil jumlahnya. tetapi juga pemberontak yang keras kepala. yang masih harus disusun dengan lengkap. Sementara itu. Karena yang utama adalah bagaimana kita bisa memahami fungsi dan makna cerita-cerita tersebut. „Mereka ingin. Mempertanyakan . baik ketika di Mekkah maupun di Madinah. Orang-orang nampaknya menaruh penekanan terlalu banyak pada peristiwa lahiriyah secara rinci dan teliti dalam riwayat hidup nabi. haruslah ada perhitungan moral di mana hukuman berat disediakan bagi orang-orang yang tidak percaya dan para pelaku kejahatan. yang risalahnya pun telah disambut dengan sikap keras kepala oleh sebagian besar masyarakatnya. siapa tahu mereka akan sadar kembali. menawarkan kepadanya kesempatan-kesempatan pancingan dengan imbalan konsesikonsesi dari Nabi. Namun setelah tiga belas tahun berdakwah dan berjuang terus menerus.perbuatan manusia. baik pada periode Mekkah maupun periode Madinah. Demikian kuatnya semangat Nabi untuk berhasil hingga Alquran berulangkali menyinggung tentang keadaan dirinya. Bahwa perhatian Nabi dan keprihatinannya terhadap masyarakat Yahudi dan Kristen di Madinah pada dasarnya adalah sama dengan perhatian dan keprihatinannya terhadap orang-orang kafir Arab di Mekkah. pikirannya selalu terganggu oleh masalah-masalah tentang situasi dan nasib manusia. Dalam perjuangannya. Alquran mengatakan (94: 1-3): “Tidakkah Kami telah melapangkan kesesakan dadamu dan melepaskan beban yang memberatkan punggungmu?” Dengan demikian. Alquran pada periode Mekkah juga berualng-ulang berbicara tentang kisah Nabi-nabi terdahulu.dari mana sumber-sumber riwayat nabi-nabi di dalam Alquran berasal tidak penting dalam menegaskan makna dan keaslian risalah nabi. walaupun pernah mengalami kekecewaan-kekecewaan. Sebelum Muhammad menerima tugas kenabian. tugas nabi adalah menyiarkan risalah dan memberi peringatan dengan tak kenal lelah. Strategi Nabi Muhammad saw. sedangkan ganjaran yang besar akan diberikan kepada orang-orang yang shaleh. kalau saja engkau mau berkompromi maka mereka juga mau berkompomi.‟ (20:2). yang mengetahui semangat Nabi yang demikian besarnya demi perjuangan kemanusiaan ini. Dan Tampaknya kecil sekali harapan untuk cepat-cepat memperoleh keberhasilan menghadapi perlawanan . tetapi Alquran terus-menerus memperingatkan Nabi tentang setiap kemungkinan kompromi dan menegaskan perbedaan antara kompromi dan strategi. Manusia tidak hanya pendurhaka. tampak jelas bahwa gerakannya menemui jalan buntu.

karena kalau tidak demikian. menyiarkan Islam ke daerah-daerah lainnya. anarkhis dan terpecah belah menjadi satu masyarakat yang ideal. Ada dua faktor utama yang mendorong kebijaksanaan ini: pertama. dengan kedudukan mereka sendiri serta pakta-pakta antarsukunya. apabila suku Muhammad sendiri dapat diislamkan. Ketika itulah. fatalistik. mempunyai kekuasaan dan pengaruh yang besar. dan seperti dikatakan tadi. otoritas mutlak diberikan kepada Nabi untuk memutuskan dan mengadili perselisihan-perselisihan di antara mereka. rumahnya dikepung oleh orangorang beringas. Mekkah adalah pusat keagamaan bangsa Arab dan melalui konsolidasi bangsa Arab dalam Islamlah. Ia diejek. yakni menarik Mekkah untuk menerima Islam. dan melalui kota pusat keagamaan ini selanjutnya menyebarkan Islam ke daerah-daerah lain. serakah. Karena alasan ini. berkeadilan dan sejahtera dunia dan akhirat. Kenyataan yang sebenarnya adalah bahwa nabi mempunyai strategi yang jitu. Di Mekkah. Ia menghadapi hambatan fisik maupun mental.warga Mekkah yang keras kepala itu. seluruh usaha nabi dikerahkan untuk mencapai tujuan ini. sekalipun seandainya ia masih di Mekkah. Bahkan dalam periode Mekkah awal. Namun sebaliknya. Islam bisa tersebar ke luar. baik dahulu maupun sekarang. Pada malam berhijrah dari Mekkah ke Yatsrib. dan menjadi pemimpin politik dan agama. Dalam semangatnya. suatu fenomena yang menakjubkan ahli-ahli sejarah. untuk kemudian dari kota ini. dan sejauh menyangkut peraturan dan tata tertib umum. karena menguasai kota tersebut yang merupakan pusat keagamaan bangsa Arab. maka Islam akan memperoleh dukungan yang besar. Setelah keberhasilan ini diperoleh. nabi berhasil membina persaudaraan sejati yang kokoh dan efektis di antara imigran-imigran muslim Mekkah dan kaum muslimin Madinah. yakni merebut Mekkah terlebih dahulu. Sejarah mencatat bahwa kepemimpinan Rasulullah saw berlangsung bukan tanpa hambatan. ia juga bukan sama sekali tidak diikuti orang di Mekkah. Seandainya misinya memperoleh kemajuan yang memuaskan. dan menyerukan kepada orang-orang muslim dan Yahudi untuk bekerja sama demi keamanan mereka bersama. Nabi beralih pada tugas yang meruapakan faktor yang menentukan dalam misi kerasulannya. Dalam waktu yang singkat. adalah tujuan utamanya. tampaknya seolaholah menemui jalan buntu. . ia telah berusaha sekeras-kerasnya. ia mampu menyelesaikan tugasnya membina satu masyarakat yang sebelumnya dikenal sangat bobrok. walaupun perjuangannya baru memperoleh kemajuan sedikit saja. karena orangorang Quraisy. orang-orang Madinah mengadakan hubungan dengan Nabi dan mengundangnya untuk pindah ke kota tersebut. sejak saat itu. dicemooh. Inilah target utama Nabi yang akan ia jalankan. jelas orang-orang Madinah itu tidak akan memintanya untuk menjadi pemimpin agama dan politik mereka. Nabi mengeluarkan sebuah piagam yang menjamin kebebasan beragama orang-orang Yahudi sebagai suatu komunitas dengan menekankan kerja sama seerat mungkin dengan sesama kaum muslimin. Karenanya. Kedua. ia ingin melakukan strategi dan tindakan-tindakan yang kadang-kadang menjurus kepada bahaya kompromi. Kunci Kesuksesan Kepemimpinan Nabi Muhammad saw. tapi tampaknya tidak ada hasilnya. Alquran menyuruh Nabi untuk lebih dahulu mendekati sanak keluarganya yang terdekat dan suku bangsanya. Di Madinah. Namun hambatan-hambatan itu tidak membuatnya putus asa dan gagal dalam melaksanakan tugas. dihina dan disakiti. tidak mungkin untuk menganggap Nabi telah kehilangan harapan atau ditolak sama sekali di Mekkah. Bahkan dalam waktu yang relatif singkat. tentulah ia tidak akan meninggalkan Mekkah.

antara musuh dan sahabat. ulet. Kedelapan. prinsip persamaan derajat. satu perjalanan sulit dan cukup berbahaya pada waktu itu. ia ikut menyingsingkan lengan baju dan jubahnya untuk mengangkut tanah liat yang akan dijadikan sebagai dinding masjid.Oleh karena itu. Habasyah. demi keselamatan iman dan fisik mereka. memberi kebebasan berkreasi dan berpendapat serta pendelegasian wewenang. ia mendapat kepercayaan dari Khadijah yang kemudian menjadi istri dan pendukungnya untuk membawa dagangannya ke Syria. dan perlindungan Allah swt. maka majlis Hilf al-Fudhul mempercayakan kepadanya untuk memutuskan siapa yang akan meletakkan hajar aswad pada tempatnya setelah Kakbah selesai direnovasi. mencemooh. Nabi menyeru manusia agar beriman. Kelima. akhlak Nabi yang terpuji tanpa cela. melawat ke Syria. Kedua. Muhammad saw. ikut membantu pamannya berdagang. telah mendapat gelar al-amîn. dan wanita. walaupun sejak lahir sudah dalam keadaan yatim. sederhana dan bersemangat baja. ia ikut menggembalakan ternak keluarga dan pada usia dua belas tahun. tetapi ia sendiri ikut terjun memberikan contoh. Selain wewenang kerasulan . Ketika masyarakat Madinah membangun masjid Kubah yang sekaligus pula akan menjadi tempat kediamannya. Ia tidak pernah menghardik. dan lahir dari kalangan suku yang terkemuka dan cucu dari pimpinan suku. Nabi tidak melakukan tindakan balasan apapun terhadap orang-orang yang pernah mengejek. dan menyakitinya. Ketika Nabi berhasil merebut kota Mekkah dan memegang pucuk pimpinan. selain karena petunjuk. Keempat. mendahulukan kepentingan dan keselamatan pengikut atau anak buah. Nabi memerintahkan sebagian kaum muslimin berhijrah ke Abbesynia. Pertama. lemah lembutnya. Ketiga. sedangkan Nabi sendiri beserta beberapa orang sahabat lain termasuk Abu Bakar. menghina. Sejak muda. apa kunci kesuksesan kepemimpinan Rasulullah saw. Antara yang kaya dan yang miskin. Paling tidak ada beberapa hal yang perlu dikemukakan di sini. bersikap sama terhadap semua orang. Ketujuh. tanpa pamrih kepada harta. La ikrâha fî al-dîn (tidak ada paksaan dalam agama). antara yang lemah dan yang kuat. Karena kejujurannya pula. atau bermuka masam kepada siapapun. prinsip kebersamaan. Allah swt sendiri memerintahkan. Nabi dalam menggerakkan orang berbuat tidak hanya memberikan perintah. Nabi bukan pemimpin otokratis dan militeristis. Sikap percaya diri dan pengalaman hidup yang penuh perjuangan telah menggembleng dirinya menjadi seorang pemimpin yang tidak akan surut dalam perjuangan. bantuan. Sejak kecil. Rasulullah saw. sistem dakwah Nabi yang menggunakan metode imbauan yang diiringi dengan hikmah kebijaksanaan. senyum manisnya. karakter Nabi yang tahan uji. tangguh. kita seharusnya bertanya. Muhammad saw. berbuat yang shaleh dan mencegah kemungkaran tanpa unsur paksaan sedikitpun. dan Ali tetap tinggal di Mekkah menghadapi segala macam cobaan dan resiko. Keenam. Karena terkenal jujur dan keyakinan tidak akan berpihak. tidak berbeda antara satu dengan yang lain. Nabi dalam pergaulan sehari-hari. dan tidak mementingkan diri sendiri atau sukunya. Tutur sapanya. karena kejujurannya. Nabi menolak tawaran para pemuka Quraisy Jahili untuk menukar gerak perjuangannya dengan harta. berakhlak mulia. tahta. jujur. Ketika sikap permusuhan orang-orang Quraisy Jahili sudah sampai pada tahap sadistis. sejak muda sebelum diangkat menjadi rasul terkenal lemah lembut. kekuasaan dan kemuliaan duniawi. namun penuh daya vitalitas. Umar. tujuan perjuangan Nabi adalah sangat jelas yakni ke arah penegakan keadilan dan kebenaran serta menghancurkan yang batil. tetapi ia tidak mau hidup manja dan menggantungkan hidupnya kepada orang lain.

Kepemimpinan rasul juga bertipe demokratis. Sikap mendengar pendapat dan saran orang lain ditunjukkan oleh hadis yang menyatakan. Orang patuh kepada perintah dan larangannya yang hampir seluruhnya berasal dari Allah swt. Selain itu. nabi memberikan kebebasan berpendapat kepada sahabat yang diangkat menduduki suatu jabatan. Yang terpenting dari itu semua adalah bahwa Nabi dapat berhasil karena empat hal: 1) karakter Nabi yang mulia dan terpuji. suatu tipe kepemimpinan yang dikehendaki dan dianggap ideal pada zaman modern ini.” Kesimpulan Berbagai informasi tentang sejarah hidup Nabi Muhammad saw. Âmîn yâ mujîb al-sa`ilîn. 2) perjuangannya yang dilakukan terus-menerus tanpa putus asa dan tanpa pamrih. memberikan kekuatan spiritual yang sangat dahsyat dalam rangka menopang dan mewujudkan tugas yang maha berat tersebut. Kepatuhan orang kepada dirinya bukanlah karena terpaksa atau takut. Kewibawaan yang dimilikinya bukanlah kewibawaan semu. Sesuai dengan perintah Allah swt. Tutur katanya menggetarkan hati dan terasa sejuk. Kekuatan kharismatis yang ia peroleh tidak dibangun melalui jalan pengkultusan atau menempuh upaya-upaya tertentu. 3) strateginya yang sangat jitu.. rasul selalu bermusyawarah dalam hal-hal yang mengatur hubungan antar manusia. yang telah diungkapkan di atas memberi pelajaran kepada kita bahwa sebuah misi apapun. Karena itu. Sifat demokratis kepemimpinan nabi ini ditunjukkan pula oleh sikapnya yang terbuka terhadap kritik dan mendengar pendapat dan saran orang lain. Nabi adalah pemimpin kharismatis dan demokratis. Muhammad saw memang orang yang terpilih untuk ditugaskan sebagai rasul.. kepadanya dikaruniakan kharisma yang memikat dan memukau. Gerak dan langkahnya terlihat indah. “Terimalah nasehat walaupun datang dari seorang budak hitam. yang tidak ada ketentuan langsung dari Allah swt. tetapi kewibawaan murni yang lahir dari kebenaran dan kemurnian misi yang diembannya. mu‟âmalah atau hal-hal yang bersifat duniawi. tetapi juga ketika sendirian dan bersembunyi. Bukan hanya ketika berada di depannya. tetapi karena rela. Mudah-mudahan kita bisa meneladaninya. Kesembilan. termasuk juga misi agama. dapat berhasil bila didukung oleh SDM-SDM yang cukup handal yang memiliki sifat-sifat seperti Nabi saw. . wewenangnya selaku pemimpin umat dan negara sebagian ada yang didelegasikan kepada pejabat bawahannya.yang hanya diperuntukkan bagi dirinya oleh Allah swt. dan 4) dan kedekatannya dengan Allah swt.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->