P. 1
Manusia Dalam Perspektif Islam

Manusia Dalam Perspektif Islam

|Views: 219|Likes:
Published by Raghma Whizhaya

More info:

Published by: Raghma Whizhaya on Jun 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

BAB I

MANUSIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM
1. HAKIKAT DAN MARTABAT MANUSIA DALAM ISLAM

Manusia secara bahasa arab disebut juga insan, yang berasal dari kata Nasiya yang berarti lupa dan jika dilihat dari kata dasar Al-uns yang berarti jinak kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru disekitarnya. Dan sebagaimana yang telah Allah jelaskan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia dan paling sempurna di antara makhluk yang lain. Karena manusia oleh allah telah di bekali dengan akal yang membedakannya dengan makhluk-makhluk tuhan yang lainnya. Kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah dimuka bumi ini. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 30 yang berbunyi :

ًۗ ًۗ ِ ْ ِ ْ ٌِ ِ ‫ِ ن‬ ُ ْ ُ ْ َ‫ََ ِاَ ْذَقالَربُّكَ ِللْم ٰٓل ٍىكةَ ِا ِ ّ ََجاعلَِفَاْل ْرضَخ ِل ْيفةَۗقالُ ْواَاَتعلَ ِف ْْياَمنَي ُّ ْفسدُ َ ِف ْْياَوي ُس ِفك‬ ‫و‬ ِّ ۰َ‫الماءََۚوَننَنُس ّبِحَِب ْمدكَون ُقدسََلًََۗقالَ ِا ِّنَاعَلَماَْلَت ْعل ُم ْون‬ ۳‫۝‬ ُْ ُ ِّ ِ ِ ُ ُ ْ
Artinya : “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan namaMu?” Dia berfirman, “Sungguh , aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” SIAPAKAH MANUSIA ITU ? Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal dari saripati tanah lalu menjadi nutfah, alaqah dan mudgah sehingga akhirnya menjadi makhluk yang paling sempurna yang memiliki berbagai kemampuan. Berdasarkan firman Allah :

sesudah itu. 2. yaitu diantara semua makhluk natural dan supranatural. (QS. Manusia adalah kemauan bebas. Beberapa definisi manusia diantaranya adalah sebagai berikut : 1. lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging. konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi. lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Dua determinasi eksistensial. dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah. Dalam hal ini membuat kita para manusia kehilangan harkat dan martabat kita yang diciptakan sebagai mahluk yang sempurna dan paling mulia. Maka Maha sucilah Allah. kebebasan dan pilihan.ِْ ْ َ‫ولقدَخل ْقناَاْلنْسانَ ِمنَس ٰٓلَلَ ِ ّمنَط ْْيَۚ۰َ ُُثَجعلْ ٰٓن ُهَن ُطفةَِفَقرارَ َّمك ْْيَۖ۰َ ُُثَخل ْقنا‬ َّ ۱۳ ٍ ِ ٍ ْ ِ ْ َّ ۱‫ْ ُ ٍ ْ ِ ٍ ۝‬ ِ ْ َ‫النُّطف ُةَعلقةََفخل ْقناَالْعلقةَ ُمضْ غةَفخل ْقناَالْ ُمضْ غةَعظماَفكس ْوَنَالْ ِعظمَلحمَُثَانْشأْنٰٓهَُخلْقا‬ َّ ُ ْ ٰٓ ُْ ۰َ ‫ٰٓاخرًََۗفتباركَاّللَاحسنَالْخا ِل ِق ْْيًَۗ۰َ َُُّثَ ِانَُّكَب ْعدَ ٰٓذ َِلَلم ِ ّي ُت ْو‬ ۱‫ن ۝‬ ۱ ُ ْ ُّ Artinya : “Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Manusia adalah makhluk utama. Teori evolusi telah menjadi pondasi sebuah filsafat yang menyesatkan sebagian besar manusia.“ Di dalam Al-Quran juga dijelaskan bahwa manusia diciptakan dengan mempergunakan bermacam-macam istilah. ia memahami aktualitas dunia . Pencipta yang paling baik. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. manusia mempunyai jiwa bebas dan hakikat hakikat yg mulia. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Shal-shal. Manusia adalah makhluk yg sadar. Anggapan ini tentu sangat keliru sebab teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi. telah memberinya suatu kualitas seperti Tuhan. Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsur kimiawi yang terdapat dari tanah. Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. 3. dan Sualalah.Mu’minuun 23 : 12-15). Ini adalah kualitasnya yg paling menonjol. Kesadaran dalam arti bahwa melalui daya refleksi yg menakjubkan. serta terus menerus melakukan campur tangan pada dan bertindak atas rangkaian deterministis ini. seperti : Turab. Adapun tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya. Kemudian. Thien. Al. Akan tetapi hampir sebagian besar para ilmuwan berpendapat membantah bahwa manusia berawal dari sebuah evolusi dari seekor binatang sejenis kera. Al-Quran tidak menjelaskan secara rinci. Inilah kekuatannya yg luar biasa dan tidak dapat dijelaskan : kemauan dalam arti bahwa kemanusiaan telah masuk ke dalam rantai kausalitas sebagai sumber utama yg bebas – kepadanya dunia alam –world of nature–. sejarah dan masyarakat sepenuhnya bergantung.

Hal ini menyebabkan manusia memiliki kekuatan ajaib-semu –quasi-miracolous– yg memberinya kemampuan untuk melewati parameter alami dari eksistensi dirinya. ke dalam waktu yg tidak dihadirinya secara objektif. menyelidiki. Manusia adalah makhluk moral. pemuja yg ideal. Dengan demikian ia melewati batas penginderaannya dan memperpanjang ikatan waktunya sampai ke masa lampau dan masa mendatang. Kekuatan inilah yg selalu memaksa manusia untuk merenung. memberinya perluasan dan kedalaman eksistensial yg tak terbatas. Ia memiliki kemauan. Di sinilah timbul pertanyaan penting mengenai nilai. Ini berarti bahwa ia adalah satu-satuna makhluk hidup yg mempunyai pengetahuan atas kehadirannya sendiri . Ia mendapat pegangan yg benar. Kekuatan ini memberinya suatu keterlibatan dan tanggung jawab yg tidak akan punya arti kalau tidak dinyatakan dengan mengacu pada sistem nilai. Aspek kreatif tingkah lakunya ini memisahkan dirinya secara keseluruhan dari alam. dan menempatkannya di samping Tuhan. memiliki kekuatan untuk memilih dan mempunyai andil dalam menciptakan gaya hidup melawan kehidupan alami. Manusia adalah makhluk kreatif. perilaku. Manusia adalah makhluk utama dalam dunia alami. 6. Manusia adalah makhluk idealis. 5. manganalisis. luas dan dalam atas lingkungannya sendiri. mewujudkan. Idealisme adalah faktor utama dalam pergerakan dan evolusi manusia. 8.4. menemukan. dan sebagai suatu penciptaan atau sebagai suatu gejala yg bersifat istimewa dan mulia. dan menempatkannya pada suatu posisi untuk menikmati apa yg belum diberikan alam. membuat dan mencipta dalam alam jasmaniah dan ruhaniah. Nilai terdiri dari ikatan yg ada antara manusia dan setiap gejala. mempunyai esensi uniknya sendiri. eksternal. tetapi mengamati apa yg ada di luar penginderaan dan menyimpulkan penyebab dari akibat. menyingkap rahasia yg tersembunyi dari pengamatan. dan mampu menganalisa masing-masing realita dan peristiwa. Ikatan ini mungkin dapat disebut ikatan suci. ia mampu mempelajari. . Ia tidak tetap tinggal pada permukaan serba-indera dan akibat saja. Manusia adalah makhluk yg sadar diri. ikut campur dalam alam yg independen. Kesadaran adalah suatu zat yg lebih mulia daripada eksistensi. 7. karena ia dihormati dan dipuja begitu rupa sehingga orang merasa rela untuk membaktikan atau mengorbankan kehidupan mereka demi ikatan ini. Dengan ini berarti ia tidak pernah puas dengan apa yg ada. perbuatan atau dimana suatu motif yg lebih tinggi daripada motif manfaat timbul. mengetahui dan menilai dirinya. Idealisme tidak memberikan kesempatan untuk puas di dalam pagar-pagar kokoh realita yg ada. tetapi berjuang untuk mengubahnya menjadi apa yg seharusnya.

manusia.2. sehingga para pemikir menyamakan dengan binatang. Jika kemampuan-kemampuan ini hilang dari manusia. dibandingkan dengan makhluk lain. mempunyai berbagai cirri utamanya adalah : . selain bentuk fisik yang paling sempurna di banding makhluq-makhluq yang lainnya. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN MANUSIA DENGAN MAKHLUK LAIN Manusia sebagai salah satu mahluk yang hidup di muka bumi merupakan mahluk yang memiliki karakter paling unik. Dibanding dengan makhluk lainnya. Manusia secara fisik tidak begitu berbeda dengan binatang. di laut. Bertitik tolak dan rumusan singkat itu. dan kami mereka rezeki yang baik – baik dan kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna. mendengar untuk menyadari dan mengerti. Kesempurnaan manusia sebagai makhluk Tuhan berpangkal dari manusia itu sendiri yang memang sempurna dari segi fisik. melihat untuk dapat membedakan dan mendapatkan petunjuk. Kebudayaan hanya manusia saja yang memilikinya. Kelebihan itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Letak perbedaan yang paling utama antara manusia dengan makhluk lainnya adalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan. Kelebihan manusia adalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun. Kami telah memuliakan anak cucu Adam. Sedangkan binatang hanya mampu bergerak di ruang yang terbatas. ِ َّ ْ َ‫ولقدك َّر ْمناَب ِِنَ ٰٓادمَوَحلْ ُٰٰٓن ْمَِفَالْبَوالْبحرَورز ْق ٰٰٓنُ ْمَ ِ ّمنَالط ِ ّي ٰٓبتَوفضلْ ٰٰٓنُ ْمَع ٰٓ ََك ِي ٍْرَ ِ ّم َّمنَخل ْقنا‬ ِ ْ ِّ ِ ْ ٍ ‫ل‬ ۰َ ‫ت ْفض ْي‬ ۷‫ِ ل ۝‬ Artinya : “Dan sungguh. namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. Bisa jadi manusia dan binatang keduanya mempunyai indera seperti mata. dan mengilhamkan / menunjukkan pada nya jalan menuju kebaikan dan jalan menuju kesesatan. Allah juga menyempurnakan kondisi kejiwaan manusia. maupun di udara. baik di darat. menurut ajaran islam. telinga dan lidah. Mengenai kelebihan manusia atau makhluk lain dijelaskan dalam surat AlIsra ayat 70. manusia mempunyai kelebihan. namun yang menjadi tanda kemanusiaan manusia adalah bahwa ia mampu berbicara untuk menjelaskan. maka hilanglah kemanusiaannya dan derajatnya turun sama dengan binatang. sedangkan binatang hanya memiliki kebiasaan-kebiasaan yang bersifat instinctif. mental. dan kami angkut mereka di darat dan di laut.” Allah menciptakan manusia sebagai makhluq psikofisik . kemampuan dan karya-karyanya. Walaupun ada binatang yang bergerak di darat dan di laut.

” (QS. 5. Manusia diciptakan Allah untuk mengabdi kepada-Nya dalam Al-Quran surat Az-Zariyat : ۰َِ‫وماخل ْق ََُالْجِ نَََّواْلن ْ ََ ِاْلَََّ ِلي ْع ُبدُ ْون‬ ‫۝‬ ‫ْ ِس‬ ‫ت‬ Artinya : “Tidaklah Aku jadikan jin dan manusia. Manusia memiliki potensi (daya atau kemampuan yang mungkin dikembangkan) beriman kepada Allah. At-Tin : 4). Berakhlaq adalah cirri utama manusia dibandingkan makhluk lain. Sebab sebelum ruh (ciptaan) Allah dipertemukan dengan jasad di rahim ibunya. Dalam Islam kedudukan akhlaq sangat penting. 3. Karena itu pula keunikan (kelainannya dari makhluk ciptaan Tuhan yang lainnhya) dapat silihat pada bentuk struktur tubuhnya. Manusia diciptakan Tuhan untuk menjadi khalifah-Nya di bumi. ruh yang berada di alam gaib itu ditanyai Allah. Makhluk yang paling unik. Kedudukan ini dapat dilihat di dalam sunnah Nabi yang . dan barangsiapa yang tidak ingin beriman.1. bahkan mengingkari-Nya. kecuali untuk mengabdi kepada-Ku. Karena itu di dalam Al-Quran ditegaskan oleh Allah : ُِ ‫ق‬ . manusia dilengkapi Allah dengan perasaan dan kemauan atau kehendak.” (QS. ia menjadi komponen ketiga dalam Islam.” (QS.. ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Firman Allah : ۰‫لقدخل ْقنااْلنْسان ِ ََاحسنََِت ْقو ْْي‬ ْ ‫ْ ْ ِ ََِف‬ ٍ ِ Artinya : “Sesungguhnya Kami telah menjadikan manusia dalam bentuk yang sebaik – baiknya. AzZariyat : 56) 4. mekanisme yang terjadi pada setiap organ tubuhnya. Disamping akal.. tetapi dengan akal dan kehendaknya juga manusia dapat tidak percaya. Dengan akal dan kehendaknya manusia akan tunduk dan patuh pada Allah. Berakhlaq. gejala – gejala yang ditimbulkan jiwanya. Al-Kahfi : 29) 6.. menjadi muslim. dijadikan dalam bentuk yang paling baik. biarlah ia kafir…. Barang siapa yang mau beriman hendaklah ia beriman. Secara individual manusia bertanggungjawab atas segala perbuatannya. 7. tidak tunduk dan tidak patuh kepada kehendak Allah. proses pertumbuhannya melalui tahap – tahap tertentu. menjadi kafir. Artinya manusia adalah makhluk yang diberikan Allah kemampuan untuk membedakan yang baik dengan yang buruk.َََۚۗۡ ‫وقُلََِالْح ََُّ ِمنََۡربُّكًَََۡۗفمنََۡش ََفلۡ ُي ۡو ِمنََۡومنََۡش ََفلۡيك ُف‬ ‫َّ اء ۡ ر‬ ‫اء‬ Artinya : “Dan katakana bahwa kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. 2.

diantaranya adalah : a. b. Sehingga mereka bertolak belakang dari fitrahnya sebagai manusia hamba Allah yang ditugasi untuk beribadah. Belajar dengan mempelajari ilmu Allah yaitu Al Qur’an. 3.Na’uudzubillaahi min dzalik Dalam hadist shohih diungkapkan bahwa jalan menuju surga itu sangatlah susah sedangkan menuju neraka itu sangatlah mudah. Dua itu adalah pilihan bagi setiap manusia dari zaman dahulu hingga sekarang. Allah pernah memberi amanat kepada bumi tetapi bumi tak sanggup untuk memikulnya. mereka tidak akan merasakan hidup bahagia di dunia dan bahagia di akhirat. menjalankan larangan-larangannya. Dan akhirnya manusialah yang dipercaya untuk mengemban amanat itu. tetapi juga ilmu Allah. Oleh karenanya. begitu juga dengan gunung. c. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA Menurut Al-Quran Tuhan berfirman : )٦٥(َِ‫وماخل ْق ََُالْجِ نَََّواْلن ْ ََ ِاْلَََّ ِلي ْع ُبدُ ْون‬ ‫ْ ِس‬ ‫ت‬ Artinya : “Dan tidak aku jadikan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku. Mengajarkan ilmu. Manusia dipercaya Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. .sangat disayangkan bagi mereka yang terjerumus kedalamnya. namun masih banyak sekali orang-orang yang mengingkari dengan perintah Allah bahkan mereka lebih tertarik dan terbuai untuk mendekati. Begitupun sebaliknya dengan larangan-larangannya yang seakan terimajinasi sangat indah dalam pikiran manusia namun sebenarnya balasan dari itu adalah neraka yang sangat menyeramkan.mengatakan bahwa beliau diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlaq manusia yang mulia. 4. Membudayakan ilmu Ilmu yang telah diketahui bukan hanya untuk disampaikan kepada orang lain melainkan dipergunakan untuk dirinya sendiri dahulu agar membudaya. Ilmu yang diajarkan oleh khalifatullah bukan hanya ilmu yang dikarang manusia saja. semua memilih dan berharap akan mendapatkan surga. AdzDzaariyat : 56) Perintah ataupun tugas yang diberikan oleh Allah kepada manusia dalam beribu-ribu macam bentuk dimulai dari hal yang paling kecil menuju kepada hal yang paling besar dengan berdasarkan dan berpegang kepada Al-qur’an dan hadist didalam menjalankannya.” (QS. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW. TUGAS DAN PERANAN MANUSIA Peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang telah ditetapkan Allah.

TANGGUNGJAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH  Tanggungjawab Manusia Sebagai Hamba Allah SWT dengan kehendak kebijaksanaan-Nya telah mencipta makhluk – makhluk yang di tempatkan di alam penciptaan-Nya. Seorang khadam juga pengembala dalam harta tuannya dan akan ditanya tentang pengembalanya. Serta menjalin hubungan dengan Allah. Apabila pengakuan terhadap kenyataan dan hakikat wujudnya hari pembalasan telah dibuat maka tugas yang diwajibkan ke atas dirinya perlu dilaksanakan. baik terhadap diri sendiri maupun terhadap keluarga. dan dengan lingkungan kehidupannya. memerintahkan hamba-Nya atau Abdullah untuk berlaku adil dan ikhsan. Sebagai hamba Allah tanggungjawab manusia amat luas di dalam kehidupannya. Manusia dicipta untuk dikembalikan semula kepada Allah dan setiap manusia akan ditanya atas setiap usaha dan amal yang dilakukan selama ia hidup di dunia. dengan sesama manusia. meliputi semua keadaan dan tugas yang ditentukan kepadanya.Sebagai wakil Allah di bumi ini. Seorang khadam juga pengembala dalam harta tuannya dan akan ditanya tentang pengembalanya.” (Muttafaqun ‘alaihi). Seorang istri adalah pengembala di rumah suaminya dan akan ditanya tentang pengembalanya. tanggung jawab hamba Allah adalah menegakkan keadilan. Seorang laki – laki adalah pengembala dalam keluarganya dan akan ditanya tentang pengembalanya. Dari Ibnu Umar RA berkata : “Saya mendengar Rssulullah SAW bersabda : “Semua orang dari engkau sekalian adalah pengembala dan dipertanggungjawabkan terhadapa apa yang digembalainya. Dengan berpedoman dengan ajaran Allah. Allah dengan ajaran-Nya Al-Qur’an menurut sunah rosul. Tanggungjawab manusia secara umum digambarkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadist berikut. Oleh karena itu. Maka semua orang dari kamu. . Oleh karena itu. seorang hamba harus senantiasa melaksanakan shalat dalam rangka menghindarkan diri dari kekejian dan kemungkaran (Fakhsyaa’iwalmunkar). 5. Allah menciptakan manusia ada tujuan – tujuannya tertentu. seorang hamba berupaya mencegah kekejian moral dan kenungkaran yang mengancam diri dan keluarganya. Maka semua orang dari kamu sekalian adalah pengembala dan akan ditanya tentang pengembalaannya. salah satu tugas manusia adalah untuk menjaga keseimbangan kehidupan di bumi ini. Manusia diantara makhluk Allah dan menjadi hamba Allah SWT. Hamba-hamba Allah sebagai bagian dari ummah yang senantiasa berbuat kebajikan juga diperintah untuk mengajak yang lain berbuat ma’ruf dan mencegah kemungkaran. Demikianlah tanggung jawab hamba Allah yang senantiasa tunduk dan patuh terhadap ajaran Allah menurut Sunnah Rasul.

sebagaimana firman Allah dalam QS 35 (Faathir : 39) ُ ِ ِ ُ ُ ِ ۡ ۡ ُ ۡ ِ َّ َ‫هُواَّليَجعلُكَخ ٰٓلىفَِفَاْل ۡرضًََۗفمنَكفرَفعل ۡيهَك ۡف ُر ُهًََۗوْلَيزيۡدُ َالك ِفرۡينَك ۡف ُرهََۡع ۡندَر ِ ّّب ۡمَ ِا َّْل‬ ۡ ِ ۡ ِ ِٕ َّ‫م ۡقتاََۚوْلَيزيۡدُ َالك ِفرۡينَك ۡف ُرهَ ِاْل‬ ُۡ ُ ِ ۡ ِ ۰‫َخسارا‬ ۳‫۝‬ Artinya : “Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah dimuka bumi. ia diminta pertanggungjawaban terhadap penggunaan kewenangannya di hadapan yang diwakilinya. sehingga kebebasan yang dimiliki tidak menjadikan manusia bertindak sewenang-wenang. Seorang wakil yang melanggar batas ketentuan yang diwakili adalah wakil yang mengingkari kedudukan dan peranannya. manusia diberi wewenang berupa kebebasan memilih dan menentukan. Kebebasan manusia sebagai khalifah bertumpu pada landasan tauhidullah. Barang siapa yang kafir. Apabila terjadi ketidakseimbangan. bukanlah dua hal yang bertentangan. maka akan lahir sifat-sifat tertentu yang menyebabkan derajad manusia meluncur jatuh ketingkat yang paling rendah. Tanggungjawab Manusia Sebagai Khalifah Allah Sebagai khalifah. maka (akibat) kekafiranorang-orang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lainhanyalah akan menambah kerugian mereka belaka”. Kedudukan manusia di muka bumi sebagai khalifah dan juga sebagai hamba allah. . sehingga kebebasannya melahirkan kreatifitas yang dinamis. Kekuasaan manusia sebagai wakil Tuhan dibatasi oleh aturan-aturan dan ketentuanketentuan yang telah digariskan oleh yang diwakilinya. Oleh karena itu. Kekhalifan adalah realisasi dari pengabdian kepada allah yang menciptakannya. yaitu hukum-hukum Tuhan baik yang tertulis dalam kitab suci (al-Qur’an). melainkan suatu kesatuan yang padu dan tak terpisahkan. serta mengkhianati kepercayaan yang diwakilinya. maupun yang tersirat dalam kandungan alam semesta (alkaun). Dua sisi tugas dan tanggung jawab ini tertata dalam diri setiap muslim sedemikian rupa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->