Shalat Jum‟at Di Sekolah, Sah Atau Tidak ?

Syarat sah shalat jum’at menurut pendapat yang kuat harus dikerjakan oleh minimal 40 orang mustauthin (orang yang menetap didaerahnya dan tidak keluar kecuali untuk keperluan / penduduk setempat), laki-laki, baligh, berakal dan merdeka. Maka tidak sah dikerjakan oleh orang musafir (orang yang keluar dari daerah menetapnya minimal 83 km atau lebih) atau muqim ( bukan penduduk setempat tetapi keluarnya belum mencapai 83km dan bukan pula musafir), tapi bukan mustauthin, walaupun dengan jumlah 40 orang. Namun dhohir pendapat Imam as-Subki condong pada sahnya shalat jum’at walaupun hanya dikerjakan oleh orang muqim (bukan mustauthin). Batasan orang dinyatakan sebagai musafir jika telah keluar dari batas daerahnya. Dalam penghitungan daerah disini, jika memakai batas kota, maka seorang siswa di sekolah bisa tetap dinyatakan sebagai mustauthin sehingga shalat jum‟at nya tetap sah. Namun jika memakai batas desa/kampung, maka dia tergolong seorang musafir. Bahkan menurut Imam as-Subki sah walaupun dikerjakan oleh 40 orang muqim bukan mustauthin. Shalat jum’at tidak sah dikerjakan oleh para musafir menurut pendapat Imam Syafi’i. Berbeda dengan pendapat Imam Abu Hanifah yang menyatakan tetap sah.

Catatan Untuk Shalat Jum‟at di Sekolah

Hendaknya melaksanakan shalat jum’at dengan 40 orang mustauthin, agar keluar dari khilaf para ulama’. Namun jika diharuskan melakukan shalat jum’at seperti di sekolah Anda, maka mengikuti pendapat ulama’ yang menyatakan batas daerah adalah batas kota hukumnya sah, atau kalaupun dia dinyatakan sebagai musafir, mengikuti pendapat Imam Abi Hanifah hukumnya tetap sah dan disunnahkan bagi Anda setelah melaksanakan shalat jum’at, melakukan shalat dhuhur agar keluar dari khilaf ulama’. Adapun masalah dosa, jika mengikuti pendapat yang menyatakan harus dengan 40 orang mustauthin, dinyatakan berdosa mendirikan shalat Jum’at jika mengetahui ketidak sahan shalat Jum’at atau mengetahui akan keharamannya, karena mengerjakan ibadah yang tidak sah hukumnya haram.

Pengertian Shalat Jum'at, Hukum, Syarat, Ketentuan, Hikmah Dan Sunah Solat Jumat
Tue, 01/01/2008 - 5:33pm — godam64

A. Arti Definisi / Pergertian Shalat Jumat

Dalil Al-qur'an Surah Al Jum'ah ayat 9 : " Hai orang-orang yang beriman. maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. 3. Memakai pengaharum / pewangi (non alkohol). Sunat-Sunat Shalat Jumat 1. Semua sama antara yang miskin. Menyegerakan datang ke tempat salat jumat. kaya. Tidak perlu mengadakan pelaksanaan solat jum'at di tempat sementara seperti tanah kosong. beribadah bersama dengan barisan shaf yang rapat dan rapi. Mengucapkan dua kalimat syahadat. anak-anak. E. orang sakit dan budak. Memperbanyak doa dan salawat nabi. 4. Sebagai syiar Islam. dll. 2. solat jumat tidaklah wajib hukumnya. Jadi bagi para wanita / perempuan. 5. 3. Ketentuan Shalat Jumat Shalat jumat memiliki isi kegiatan sebagai berikut : 1. muda. merdeka dan menetap di dalam negeri atau tempat tertentu.Sholat Jum'at adalah ibadah salat yang dikerjakan di hari jum'at dua rakaat secara berjamaah dan dilaksanakan setelah khutbah. 4. kalau bisa bantu melengkapi/memperbaiki). Memberikan nasihat kepada para jamaah. Membaca Alquran dan zikir sebelum khutbah jumat dimulai. Hikmah Solat Jum'at 1. Shalat jumat diadakan di tempat yang memang diperuntukkan untuk sholat jumat. 5. doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT akan dikabulkan. 6. Minimal jumlah jamaah peserta salat jum'at adalah 40 orang. . 4. pintar. Sumber : Buku Pelajaran Sekolah Agama Islam (mohon maaf kalau tidak ada dalil. Mengucapkan shalawat Rasulullah SAW. mencukur kumis dan memotong kuku." C. Untuk menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antar sesama manusia. bodoh. 3. Syarat Sah Melaksanakan Solat Jumat 1. Menurut hadis. Membaca doa. Simbol persatuan sesama Umat Islam dengan berkumpul bersama. Mengucapkan hamdalah. Mandi sebelum datang ke tempat pelaksanaan sholat jum at. apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari jum'at. F. tua. Shalat Jum'at dilaksanakan pada waktu shalat dhuhur / zuhur dan setelah dua khutbah dari khatib. 6. B. Memakai pakaian yang baik (diutamakan putih) dan berhias dengan rapi seperti bersisir. 2. Membaca ayat-ayat suci Al-quran. Hukum Sholat Jum'at Shalah Jum'at memiliki hukum wajib 'ain bagi laki-laki / pria dewasa beragama islam. kebun. 2. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. 2. 3. dan lain sebagainya. D. ladang.

berarti shalat Jumat juga . Shalat Jumat ini dibebankan secara wajib (taklif) bagi mereka yang masuk katagori laki-laki. Apakah sah Jumatannya? Sedangkan murid serta guru tersebut bukan orang yang mukim di situ. Taklif ini menurut madzhab Syafi'i. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. adalah fardlu ain/kewajiban individu. Sedangkan internet tersebut hanya fasilitas dari saya bekerja. menjadi penopang syiar yang efektif dalam membentuk sebuah tradisi jama‟i. berakal. karena tujuan dari bersegera dalam ayat itu diperntahkan sebagai kewajiban. ketika waktu ini menjadi hari istimewa dengan perintah menjalankan syiar shalat Jumat ditengah umat. maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. bertempat tinggal dengan tanpa ada udzur syar'i (alas an dispensasi syariat). memiliki segudang rahasia samawi yang tidak terjangkau oleh akal kita. Melalui sebuah ayat dari surat al Jumuah ayat 9. tujuannyapun tentu menjadi wajib. baligh. Shalat Jumat sebagai sebuah rutinitas ritual. Pendahuluan Jumat adalah salah satu hari istimewa Islam. Tonggak agama yang mengakar pada ritual shalat fardlu menjadi lebih sarat akan makna. Hai orang-orang yang beriman. Mohon penjelasan dan dalilnya. yaitu kenginan untuk berpegang pada tali Allah dalam rangka berjuang mengangkat panji-panji Islam. madzhab yang dianut mayoritas umat Islam Indonesia. Allah menyampaikan perintah: . Saya juga mohon ijin dengan pihak PPSSNH apakah boleh saya mengkopi artikel Bahtsul Masail serta jawaban dari rubrik tanya jawab ini agar saya bisa belajar di rumah. Secara konkrit. Artinya. apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat. Masalah Jumatan sila anda menyimak uraian dibawah ini. Jawaban Seluruh artikel Bahtsul Masail dapat dikopi dan disebarluaskan. Katakanlah mereka datang dari luar kecamatan sekolah tersebut. perintah dalam redaksi ayat “fa'au ilaa dzikr alLah” (maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah) jelas menunjukkan kewajiban. Sedangkan khotib dan bilalnya mereka mengundang dari luar sekolah. Karena selama ini saya mengakses PPSSNH dari internet.Shalat Jumat di Sekolah Saya mau menanyakan bagaimana hukumya sholat Jumat yang dilakukan di sekolah? Dengan jamaah terdiri dari guru dan murid di sekolah tersebut. merdeka. Artinya karena tujuan dari bergegas adalah shalat Jumat.

Berakar dari praktek Nabi dalam melakukan shalat Jumat dengan selalu berjamaah. pelaksanaan ibadah Jumat tidak pernah dilaksanakan kecuali di dalam Masjid Jami (satu lokasi). Dalam perjalanan kepemimpinan mereka. * Dilakukan berjamaah oleh mereka yang berstatus penduduk tetap (mustauthin) dengan jumlah minimal 40 orang. Hal ini selama tidak ada factor yang memperkenankan shalat Jumat di beberapa lokasi. baik berupa balad (di masa sekarang kirakira seluas desa) atau hanya sebatas qaryah (kira-kira seluas dusun). menimbulkan taadud al Jumat (banyaknya penyelenggaraan Jumat) dalam satu wilayah. * Tempat pelaksanaan harus pada batas territorial sebuah pemukiman yang terdiri dari bangunan perumahan. Versi ini merupakan pendapat Madzhab Syafii yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia. Beberapa syarat lain yang harus dipenuhi sebagai syarat sah dalam shalat Jumat mencakup empat hal : * Dilakukan secara total di waktu dzuhur. serta lokasi yang digunakan pasti di dalam kota dan menetap pada satu masjid.menjadi wajib. tegas mengatakan tidak boleh karena yang dilakukan Nabi bersifat dogmatif dan harus diadopsi secara total. Versi yang mendasarkan pada realita di jaman Nabi. tidak pernah ada statement atau perilakuk yang menyalahkan atau menyetujui gagasan Jumat lebih dari satu dalam sebuah kawasan (desa atau dusun). sehingga . Dari sinilah kemudian muncul pemahaman berbeda. tentang diperkenankannya shalat Jumat lebih dari satu tempat. apakah hal ini merupakan ajaran fi'li (praktek) yang bersifat dogmatis dan harus diadopsi secara total ataukah cukup dipahami makna yang tersirat dimana saat itu keadaannya sangat kondusif). Mayoritas ulama Syafii berpendapat bahwa hal ini bersifat dogmatis. apakan hal itu harus diadopsi secara tekstual dan menyeluruh atau kisi-kisi maknawinya saja yang perlu diterjemahkan. * Tidak didahului maupun bersamaan dengan shalat Jumat yang lain dalam satu wilayah (balad ataupun qaryah). muncullah beragam pemahaman. Hasil penelitian para ahli sejarah menunjukkan bahwa sepanjang masa kenabian Rasulullah SAW dan kepemimpinan Khulafa' al Rasyidin. Hal ini berdampak pada tata hukum baku. Para ulama madzhab menyepakati adanya jamaah sebagai syarat sah di dalam shalat Jumat. Argumentasi dari ketentuan ini adalah sebuah hadist yang menyatakan bahwa Nabi sewaktu melakukan shalat Jumat pertama kali adalah dengan jumlah jamaah yang sebanyak itu. Poin permasalahan penyelenggaraan Jumat di sekolah adalah sebagai berikut: Posisi sekolah yang berada disuatu wilayah desa yang sudah ada masjidnya Keberadaan sekolah yang berada disuatu wilayah desa yang sudah ada masjid yang menyelenggarakan shalat Jumat. Kesepakatan ulama yang mensyaratkan 40 orang sebagai batas minimal jumlah jamaah yang mengikuti shalat.

atau semakin banyaknya jumlah penduduk. Hadits ini menguatkan ayat al Quran dalam surat al Waqiah yang menyatakan: . Yang menjadi permasalahan kemudian. Hanya saja kita tidak bisa tergesa-gesa menyimpulkan bahwa masalah Jumat ini bisa dijalankan dengan menggunakan analogi hukum/qiyas masalah menyentuh al Quran. kecuali ada alasan tertentu yang dapat diterima syariat. ada baiknya kita menyimak nash Hamish Sharh Sulam Taufiq halaman 25-26 berikut ini: . Orang yang batal wudlunya maka haram atasnya menjalankan shalat. Ketentuan hukum tentang larangan menyentuh al Quran bagi orang yang tidak suci sangatlah jelas. Beberapa variable diantara dua masalah tersebut diantaranya adalah: * Variable dari hukum asal o Larangan menyentuh mushaf bagi yang tidak memiliki wudlu o Memegang/menyentuh mushaf bukan kewajiban yang harus dijalankan dalam tempo waktu cepat. Untuk dapat menganalogi hukum.dalam satu desa seharusnya hanya ada satu Jumat. Sulitnya memperluas masjid karena lahan masjid berada diperkampungan yang padat. Seperti terjadinya konflik yang menimbulkan usr al ijtima' (sulitnya dikumpulkan) atau factor kesulitan yang terdapat dalam jauhnya jarak tempuh menuju masjid.. Meski keduanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. tetapi masih layak untuk dijadikan alasan bolehnya taadud al Jumat karena keduanya masih termasuk dalam tataran mashaqqah la tuhtamal „adatan (tingkat kesulitan diluar batas kemampuan). juga disebut sebagai salah satu factor pembolehan terjadinya taadudul Jumat. membawa al Quran/mushaf dan menyentuhnya kecuali bagi anak kecil untuk belajar. Namun Imam Abdullah Ibn Husein dalam Hamish Sharh Sulam Taufiq menyatakan bahwa larangan itu dikecualikan untuk belajar. beberapa variable atau illat dari hukum asal dan masalah yang dicarikan keputusan hukum harus sama. thawaf. apakah orientasi “mendidik” sebagaimana seringkali menjadi alasan penyelenggaraan shalat Jumat di sekolah itu juga termasuk unsur mashaqqah yang memperbolehkan taadud al Jumat? Mengawali pembahasan ini. Islam menekankan keharusan mampu membaca al Quran . Rasulullah pernah menulis surat kepada masyarakat Yaman yang di dalamnya terdapat pernyataan: Tidak diperkenankan menyentuh al Quran kecuali orang yang dalam keadaan suci. Alasan utama yang biasanya digunakan sebagai dasar pembolehan pendirian Jumat lebih dari satu dalam sebuah wilayah adalah mashaqqah (tingkat kesulitan tertentu). Dari sini dapat kita pahami bahwa pendidikan atau pembelajaran dapat menjadi illat/alasan hukum untuk melanggar ketentuan yang semestinya..

Melihat hubungan antar illat/variable yang tidak sesuai. Sementara itu. Bagi mereka yang dewasa. maka alasan pembelajaran dalam masalah penyelenggaraan shalat Jumat di sekolah tidak dapat dibenarkan. . Terlebih pembelajaran dapat dijalankan bahkan langsung bisa dijalankan di masjid. Hampir seluruh kitab fiqh menjelaskan bahwa syarat minimal mendirikan Jumat adalah harus dihadiri oleh minimal 40 orang penduduk desa/dusun. bahwa Jumat didirikan oleh 40 orang atau lebih. Bahkan nilai lebih pembelajaran di masjid adalah siswa dapat belajar berinteraksi dengan masyarakat. Untuk menganalogkan kedua masalah ini. Keharusan Jumat dilaksanakan dan dihadiri oleh minimal 40 orang penduduk tetap. Dari beberapa variable yang sudah diurai diatas. bukan orang yang kost atau menetap sementara didesa itu. Sedang shalat Jumat adalah kewajiban yang harus segera ditunaikan bagi lelaki yang sudah baligh. maka kita dapat melihat apakah kita bisa menganalogkan pembolehan menyentuh al quran bagi anak kecil untuk belajar dengan pembolehan penyelenggaraan shalat Jumat disekolah untuk pembelajaran. Dalil-dalil yang memperkuat hujjah ini adalah : Hadits Nabi Muhammad SAW Sesungguhnya Rasulullah SAW. shalat Jumat bukan lagi pada stadium belajar tetapi sudah pada tataran diwajibkan. Kewajiban dapat membaca al Quran dengan baik bukan kewajiban yang harus segera ditunaikan artinya dapat berjalan pelanpelan. o Shalat Jumat merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan. Keterangan sahabat Jabir RA Telah lewat beberapa tahun. ada ketidak sesuaian dari variable yang ada. Yang dimaksud penduduk ini.tanpa ada batasan waktu. o Shalat Jumat hukumnya wajib bagi laki-laki yang sudah dewasa. belajar al Quran merupakan kewajiban yang dapat dilakukan tertunda. * Variabel dari masalah penyelenggaraan Jumat di sekolah o Larangan menyelenggarakan Jumat lebih dari satu dalam satu desa. yaitu pembolehan melanggar pada masalah menyentuh mushaf hanya untuk anak kecil yang belajar. atau orang diluar desa yang masuk pada desa itu. berjamaah (jumat) di Madinah dan tidak pernah diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah berjamaah (jumat) kurang dari 40 orang. shalat Jumat merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan. o Pembolehan melanggar larangan menyentuh bagi anak kecil yang belajar. Bila kita mencoba menggabungkan variable-variabel diatas.

merdeka (bukan budak) bermukim dalam arti menetap. sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Kifayatul Akhyar juz 2 halaman 148 : . maka Jumat yang mereka dirikan tetap tidak sah! Meskipun tiap-tiap dari penduduk desa itu mendengar panggilan dari yang lain. Pendirian Jumat yang didirikan oleh 40 orang yang berasal dari berbagai wilayah dan bukan dari wilayah dimana Jumat diselenggarakan maka Jumatnya tidak sah. seandainya mereka berkumpul. Ketika berdekatan dua buah desa.6 km. tiap-tiap dari dua desa itu tidak ada 40 orang dengan sifat yang sempurna (yang memenuhi syarat pelengkap Jumat). kemudian mencapai 40 orang.6 km dapat pula menjadi sah bila ada kesulitan mengumpulkan dalam satu masjid sebagaimana penjelasan diatas. sudah mukallaf/baligh. maka Jumat yang didirikan di sekolahan (SMP atau SMA) yang tidak melibatkan penduduk setempat sebanyak 40 orang dan jarak tempuh dengan masjid lain yang mendirikan Jumat kurang dari 1. Kesimpulan Dari beberapa paparan diatas. Referensi Imam Taqiyyuddin ibn Abi Bakar.Keterangan sahabat Ka'ab Ibn Malik . orang yang bepergian (kedaerah diselenggarakannya Jumat). maka Jumatnya tidak sah. juga tidak dapat (dilengkapi oleh) penduduk musiman yang berpindah pada musim tertentu… Dari keterangan ini maka jelaslah bahwa setiap pendirian Jumat harus dihadiri oleh penduduk setempat minimal 40 orang. Orang pertama yang shalat Jumat denganku di Baqi' al khasman adalah As'ad Ibn Zararah dan kami bersama 40 orang. Maka tidaklah sah shalat Jumat dengan (melengkapi jumlah 40) bersama perempuan. tidak berpindah pada musim dingin atau panas kecuali untuk hajat. hamba sahaya. haruslah laki-laki. Shalat Jumat dengan alasan untuk mendidik dapat dibenarkan bila Jumat tersebut didirikan dilingkup Sekolah Dasar atau sebagian siswa SMP yang belum baligh. HR. Karena 40 itu dilengkapi oleh orang yang tidak bermukim dan menetap dari desa dimana Jumat itu didirikan. Untuk jarak kurang dari 1. . karena Jumat bagi mereka belum merupakan kewajiban. Ibn Hibban dan Baihaqi Kifayatul Akhyar Juz 1 halaman 148 menjelaskan 40 orang yang dapat menjadi pendukung keabsahan pendirian shalat Jumat : . Ketahuilah! Adapun syarat 40 orang itu. anak kecil. Sementara untuk sebagian siswa SMP yang sudah baligh dan siswa SMA maka tidak lagi dapat menggunakan alasan mendidik karena mereka sudah memiliki kewajiban. dan tidak pada porsi belajar lagi.

Rifai. Deskripsinya begini: Di sebuah komplek Brimob didirikan sebuah masjid dan dilaksanakan shalat jum'at (Asal tau saja: hanya 1-2 dari anggota Brimob yg shalat jum'at. Ibid. halaman 81.6 km merupakan ijtihad jama'i dari keputusan KONBES NU di Lampung. baca juga Mizan Kubro juz 1 halaman 209 .: Op. halaman 61. Surabaya. . 1987. Ushul Fiqh. Imam Taqiyyuddin ibn Abu Bakar. Paradigma Fiqh Masail Kontekstualisasi Hasil Bahtsul Masail. Drs. Bandung. Imam Taqiyyuddin Ibn Abi Bakar.tt. Mustautin Bolehkah sebuah masjid anggota jamaah jum'at-nya terdiri dari orang-orang yang bukan penduduk asli. Op. halaman 59. tapi setelah mereka punya masjid sendri. Lirboyo. al Hidayah. PP. Apa maksud dan kriteria dari istilah mustauthin (orang yang tinggal tetap/ bukan musafir) itu? Diasuh oleh Dewan Asatidz Ponpes Al-Khoirot Malang PERTANYAAN Di kampungku lagi rame soal masjid. halaman 60. 2003. mereka 100% melaksanakan shalat jum'at). halaman 135. Cit. Qomaruzzaman (pengantar). Penentuan jarak tempuh 1. Ibid. Mukim. halaman 145-147. Kifayatul Akhyar.Cit. Kediri. Moh. al Maarif. Hukum Salat Jumat Bagi Musafir. Halaman 147-148.

red] (padahal mereka punya tempat tinggal tetap dan ditempati lebih dari 10 tahun). tapi alasannya adalah krn anggota Brimob tsb dianggap tidak mustauthin [penduduk asli.Semua persyaratan sudah terpenuhi. a. mustautin. Pertanyaannya: 1. 5. mukim. menurut Madzhab Empat (Syafi'i. diantaranya jamaah (anggota Brimob) yang lebih dari 40 orang bahkan masih ditambah dengan kehadiran orang kampung sekitar.[1] Makna Musafir. c. Karena mustautin tidak harus penduduk asli.com/pesantrenalkhoirot dari Pesantren Babul Ulum Nyalaran JAWABAN Terima kasih atas pertanyaannya. maka dapat disimpulkan mereka adalah mustautin dan sah salat Jum'atnya. syarat seorang muslim yang wajib salat Jum'at adalah sebagai berikut: 1. Benarkah mereka tidak masuk kategori mustauthin? 2. tetapi dia tidak berniat untuk menetap selamanya. 1.. 2. Abu Daud) . Anak kecil dan c. Laki-laki. 4. kecuali (tidak diwajibkan) atas 4 orang. Budak. Dalam keadaan sehat. ======== Catatan kaki: [1] Kewajiban salat Jum'at dan pengecualian yang tidak wajib salat Jumat berdasarkan Hadits: Dari Thariq bin Syihab bahwa Rasulullah SAW bersabda. dsb. Hanbali) seorang muslim terbagi dalam tiga kategori: musafir.. Wanita. 3. sedang anak-anak tidak wajib shalat jumat. baik dia penduduk asli atau bukan. sedangkan orang sakit tidak wajib shalat jumat. Namun ulama berbeda pendapat tentang dua nomor terakhir itu. Mustautin Dalam konteks pelaku salat Jum'at. 2. b. Namun di dekat komplek tsb ada masjid dan kyainya tidak membolehkan (tidak men-shahkan) masjid Brimob tsb dijum'ati. tidak sedang tinggal dan tidak sedang menempati tempat tertentu."Shalat Jumat itu adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah. sedangkan wanita tidak diwajibkan untuk shalat jumat namun bila dia mengerjakan. Mukim adalah orang atau musafir yang tinggal di suatu tempat dalam masa waktu lebih dari tiga hari sehingga habis status musafir-nya. Pertama-tama. Mukim." (HR. lihat catatan kaki di bawah. jika perlu lengkapi dengan dalilnya. Bukan alasan jarak. ‫ )نطوتسم‬adalah orang yang tinggal di suatu tempat dengan niat untuk menetap selamanya di situ. 3. Mustautin (Arab. Merdeka bukan hamba sahaya. maka kewajiban shalat zuhurnya telah gugur (tidak perlu shalat zhuhur lagi). Muqimin yaitu orang yang menetap bukan musafir atau yang sedang dalam perjalanan. Maliki.! Pertanyaan via Facebook. Dewasa yaitu baligh. Musafir adalah orang yang sedang dalam bepergian. apakah termasuk atau tidak. Hanafi. Shahkah shalat jum'at mereka? Mohon bantuan jawaban. Orang sakit.[2] Dari penjelasan Anda di mana mereka sudah menetap selama 10 tahun. Rujukan dalil.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful