P. 1
Shalat Jum

Shalat Jum

|Views: 90|Likes:

More info:

Published by: Abey Chandra Wahyudi on Jun 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2012

pdf

text

original

Shalat Jum‟at Di Sekolah, Sah Atau Tidak ?

Syarat sah shalat jum’at menurut pendapat yang kuat harus dikerjakan oleh minimal 40 orang mustauthin (orang yang menetap didaerahnya dan tidak keluar kecuali untuk keperluan / penduduk setempat), laki-laki, baligh, berakal dan merdeka. Maka tidak sah dikerjakan oleh orang musafir (orang yang keluar dari daerah menetapnya minimal 83 km atau lebih) atau muqim ( bukan penduduk setempat tetapi keluarnya belum mencapai 83km dan bukan pula musafir), tapi bukan mustauthin, walaupun dengan jumlah 40 orang. Namun dhohir pendapat Imam as-Subki condong pada sahnya shalat jum’at walaupun hanya dikerjakan oleh orang muqim (bukan mustauthin). Batasan orang dinyatakan sebagai musafir jika telah keluar dari batas daerahnya. Dalam penghitungan daerah disini, jika memakai batas kota, maka seorang siswa di sekolah bisa tetap dinyatakan sebagai mustauthin sehingga shalat jum‟at nya tetap sah. Namun jika memakai batas desa/kampung, maka dia tergolong seorang musafir. Bahkan menurut Imam as-Subki sah walaupun dikerjakan oleh 40 orang muqim bukan mustauthin. Shalat jum’at tidak sah dikerjakan oleh para musafir menurut pendapat Imam Syafi’i. Berbeda dengan pendapat Imam Abu Hanifah yang menyatakan tetap sah.

Catatan Untuk Shalat Jum‟at di Sekolah

Hendaknya melaksanakan shalat jum’at dengan 40 orang mustauthin, agar keluar dari khilaf para ulama’. Namun jika diharuskan melakukan shalat jum’at seperti di sekolah Anda, maka mengikuti pendapat ulama’ yang menyatakan batas daerah adalah batas kota hukumnya sah, atau kalaupun dia dinyatakan sebagai musafir, mengikuti pendapat Imam Abi Hanifah hukumnya tetap sah dan disunnahkan bagi Anda setelah melaksanakan shalat jum’at, melakukan shalat dhuhur agar keluar dari khilaf ulama’. Adapun masalah dosa, jika mengikuti pendapat yang menyatakan harus dengan 40 orang mustauthin, dinyatakan berdosa mendirikan shalat Jum’at jika mengetahui ketidak sahan shalat Jum’at atau mengetahui akan keharamannya, karena mengerjakan ibadah yang tidak sah hukumnya haram.

Pengertian Shalat Jum'at, Hukum, Syarat, Ketentuan, Hikmah Dan Sunah Solat Jumat
Tue, 01/01/2008 - 5:33pm — godam64

A. Arti Definisi / Pergertian Shalat Jumat

Memperbanyak doa dan salawat nabi. Simbol persatuan sesama Umat Islam dengan berkumpul bersama. Untuk menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antar sesama manusia.Sholat Jum'at adalah ibadah salat yang dikerjakan di hari jum'at dua rakaat secara berjamaah dan dilaksanakan setelah khutbah. kebun. Sunat-Sunat Shalat Jumat 1. Shalat jumat diadakan di tempat yang memang diperuntukkan untuk sholat jumat. 3. dll. solat jumat tidaklah wajib hukumnya. 6. merdeka dan menetap di dalam negeri atau tempat tertentu. dan lain sebagainya. apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari jum'at. 4. 3. 2. E. Memberikan nasihat kepada para jamaah. Membaca ayat-ayat suci Al-quran. B. mencukur kumis dan memotong kuku. Jadi bagi para wanita / perempuan. 4. Hikmah Solat Jum'at 1. 2. Mengucapkan dua kalimat syahadat. Tidak perlu mengadakan pelaksanaan solat jum'at di tempat sementara seperti tanah kosong. Mengucapkan shalawat Rasulullah SAW. 5. Menyegerakan datang ke tempat salat jumat. tua. maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Memakai pengaharum / pewangi (non alkohol). F. . Dalil Al-qur'an Surah Al Jum'ah ayat 9 : " Hai orang-orang yang beriman. beribadah bersama dengan barisan shaf yang rapat dan rapi. Menurut hadis. 6. 4. Mengucapkan hamdalah. bodoh. Membaca doa. Minimal jumlah jamaah peserta salat jum'at adalah 40 orang. Sumber : Buku Pelajaran Sekolah Agama Islam (mohon maaf kalau tidak ada dalil. Ketentuan Shalat Jumat Shalat jumat memiliki isi kegiatan sebagai berikut : 1. 3. Memakai pakaian yang baik (diutamakan putih) dan berhias dengan rapi seperti bersisir. D. Semua sama antara yang miskin. 2. Shalat Jum'at dilaksanakan pada waktu shalat dhuhur / zuhur dan setelah dua khutbah dari khatib. 3. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT akan dikabulkan. 2. Sebagai syiar Islam. Hukum Sholat Jum'at Shalah Jum'at memiliki hukum wajib 'ain bagi laki-laki / pria dewasa beragama islam. Membaca Alquran dan zikir sebelum khutbah jumat dimulai. anak-anak. ladang. kalau bisa bantu melengkapi/memperbaiki). pintar. muda." C. Syarat Sah Melaksanakan Solat Jumat 1. 5. orang sakit dan budak. kaya. Mandi sebelum datang ke tempat pelaksanaan sholat jum at.

Shalat Jumat sebagai sebuah rutinitas ritual. Saya juga mohon ijin dengan pihak PPSSNH apakah boleh saya mengkopi artikel Bahtsul Masail serta jawaban dari rubrik tanya jawab ini agar saya bisa belajar di rumah. adalah fardlu ain/kewajiban individu. Sedangkan khotib dan bilalnya mereka mengundang dari luar sekolah. Melalui sebuah ayat dari surat al Jumuah ayat 9. Shalat Jumat ini dibebankan secara wajib (taklif) bagi mereka yang masuk katagori laki-laki. Jawaban Seluruh artikel Bahtsul Masail dapat dikopi dan disebarluaskan. Taklif ini menurut madzhab Syafi'i. Katakanlah mereka datang dari luar kecamatan sekolah tersebut. maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. memiliki segudang rahasia samawi yang tidak terjangkau oleh akal kita. Hai orang-orang yang beriman. Secara konkrit. merdeka. menjadi penopang syiar yang efektif dalam membentuk sebuah tradisi jama‟i. karena tujuan dari bersegera dalam ayat itu diperntahkan sebagai kewajiban. Artinya karena tujuan dari bergegas adalah shalat Jumat. perintah dalam redaksi ayat “fa'au ilaa dzikr alLah” (maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah) jelas menunjukkan kewajiban. berarti shalat Jumat juga . Tonggak agama yang mengakar pada ritual shalat fardlu menjadi lebih sarat akan makna. madzhab yang dianut mayoritas umat Islam Indonesia. Mohon penjelasan dan dalilnya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. bertempat tinggal dengan tanpa ada udzur syar'i (alas an dispensasi syariat). Artinya. ketika waktu ini menjadi hari istimewa dengan perintah menjalankan syiar shalat Jumat ditengah umat. Karena selama ini saya mengakses PPSSNH dari internet. Pendahuluan Jumat adalah salah satu hari istimewa Islam. Sedangkan internet tersebut hanya fasilitas dari saya bekerja. berakal. baligh. Allah menyampaikan perintah: . tujuannyapun tentu menjadi wajib. Masalah Jumatan sila anda menyimak uraian dibawah ini. apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jumat.Shalat Jumat di Sekolah Saya mau menanyakan bagaimana hukumya sholat Jumat yang dilakukan di sekolah? Dengan jamaah terdiri dari guru dan murid di sekolah tersebut. yaitu kenginan untuk berpegang pada tali Allah dalam rangka berjuang mengangkat panji-panji Islam. Apakah sah Jumatannya? Sedangkan murid serta guru tersebut bukan orang yang mukim di situ.

Hasil penelitian para ahli sejarah menunjukkan bahwa sepanjang masa kenabian Rasulullah SAW dan kepemimpinan Khulafa' al Rasyidin. pelaksanaan ibadah Jumat tidak pernah dilaksanakan kecuali di dalam Masjid Jami (satu lokasi). * Tidak didahului maupun bersamaan dengan shalat Jumat yang lain dalam satu wilayah (balad ataupun qaryah). Para ulama madzhab menyepakati adanya jamaah sebagai syarat sah di dalam shalat Jumat. Versi yang mendasarkan pada realita di jaman Nabi.menjadi wajib. serta lokasi yang digunakan pasti di dalam kota dan menetap pada satu masjid. Argumentasi dari ketentuan ini adalah sebuah hadist yang menyatakan bahwa Nabi sewaktu melakukan shalat Jumat pertama kali adalah dengan jumlah jamaah yang sebanyak itu. Poin permasalahan penyelenggaraan Jumat di sekolah adalah sebagai berikut: Posisi sekolah yang berada disuatu wilayah desa yang sudah ada masjidnya Keberadaan sekolah yang berada disuatu wilayah desa yang sudah ada masjid yang menyelenggarakan shalat Jumat. Dalam perjalanan kepemimpinan mereka. tidak pernah ada statement atau perilakuk yang menyalahkan atau menyetujui gagasan Jumat lebih dari satu dalam sebuah kawasan (desa atau dusun). sehingga . baik berupa balad (di masa sekarang kirakira seluas desa) atau hanya sebatas qaryah (kira-kira seluas dusun). Mayoritas ulama Syafii berpendapat bahwa hal ini bersifat dogmatis. menimbulkan taadud al Jumat (banyaknya penyelenggaraan Jumat) dalam satu wilayah. Versi ini merupakan pendapat Madzhab Syafii yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia. Dari sinilah kemudian muncul pemahaman berbeda. muncullah beragam pemahaman. Hal ini selama tidak ada factor yang memperkenankan shalat Jumat di beberapa lokasi. * Tempat pelaksanaan harus pada batas territorial sebuah pemukiman yang terdiri dari bangunan perumahan. tegas mengatakan tidak boleh karena yang dilakukan Nabi bersifat dogmatif dan harus diadopsi secara total. * Dilakukan berjamaah oleh mereka yang berstatus penduduk tetap (mustauthin) dengan jumlah minimal 40 orang. Hal ini berdampak pada tata hukum baku. tentang diperkenankannya shalat Jumat lebih dari satu tempat. apakah hal ini merupakan ajaran fi'li (praktek) yang bersifat dogmatis dan harus diadopsi secara total ataukah cukup dipahami makna yang tersirat dimana saat itu keadaannya sangat kondusif). apakan hal itu harus diadopsi secara tekstual dan menyeluruh atau kisi-kisi maknawinya saja yang perlu diterjemahkan. Berakar dari praktek Nabi dalam melakukan shalat Jumat dengan selalu berjamaah. Kesepakatan ulama yang mensyaratkan 40 orang sebagai batas minimal jumlah jamaah yang mengikuti shalat. Beberapa syarat lain yang harus dipenuhi sebagai syarat sah dalam shalat Jumat mencakup empat hal : * Dilakukan secara total di waktu dzuhur.

Seperti terjadinya konflik yang menimbulkan usr al ijtima' (sulitnya dikumpulkan) atau factor kesulitan yang terdapat dalam jauhnya jarak tempuh menuju masjid. Hanya saja kita tidak bisa tergesa-gesa menyimpulkan bahwa masalah Jumat ini bisa dijalankan dengan menggunakan analogi hukum/qiyas masalah menyentuh al Quran. membawa al Quran/mushaf dan menyentuhnya kecuali bagi anak kecil untuk belajar. thawaf. Dari sini dapat kita pahami bahwa pendidikan atau pembelajaran dapat menjadi illat/alasan hukum untuk melanggar ketentuan yang semestinya. Untuk dapat menganalogi hukum. juga disebut sebagai salah satu factor pembolehan terjadinya taadudul Jumat. Yang menjadi permasalahan kemudian. Hadits ini menguatkan ayat al Quran dalam surat al Waqiah yang menyatakan: .dalam satu desa seharusnya hanya ada satu Jumat. Rasulullah pernah menulis surat kepada masyarakat Yaman yang di dalamnya terdapat pernyataan: Tidak diperkenankan menyentuh al Quran kecuali orang yang dalam keadaan suci. beberapa variable atau illat dari hukum asal dan masalah yang dicarikan keputusan hukum harus sama. kecuali ada alasan tertentu yang dapat diterima syariat. tetapi masih layak untuk dijadikan alasan bolehnya taadud al Jumat karena keduanya masih termasuk dalam tataran mashaqqah la tuhtamal „adatan (tingkat kesulitan diluar batas kemampuan).. Ketentuan hukum tentang larangan menyentuh al Quran bagi orang yang tidak suci sangatlah jelas. Namun Imam Abdullah Ibn Husein dalam Hamish Sharh Sulam Taufiq menyatakan bahwa larangan itu dikecualikan untuk belajar. ada baiknya kita menyimak nash Hamish Sharh Sulam Taufiq halaman 25-26 berikut ini: . Meski keduanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Beberapa variable diantara dua masalah tersebut diantaranya adalah: * Variable dari hukum asal o Larangan menyentuh mushaf bagi yang tidak memiliki wudlu o Memegang/menyentuh mushaf bukan kewajiban yang harus dijalankan dalam tempo waktu cepat. Sulitnya memperluas masjid karena lahan masjid berada diperkampungan yang padat. apakah orientasi “mendidik” sebagaimana seringkali menjadi alasan penyelenggaraan shalat Jumat di sekolah itu juga termasuk unsur mashaqqah yang memperbolehkan taadud al Jumat? Mengawali pembahasan ini. atau semakin banyaknya jumlah penduduk. Islam menekankan keharusan mampu membaca al Quran . Orang yang batal wudlunya maka haram atasnya menjalankan shalat. Alasan utama yang biasanya digunakan sebagai dasar pembolehan pendirian Jumat lebih dari satu dalam sebuah wilayah adalah mashaqqah (tingkat kesulitan tertentu)..

Bila kita mencoba menggabungkan variable-variabel diatas. berjamaah (jumat) di Madinah dan tidak pernah diriwayatkan bahwa sesungguhnya Rasulullah berjamaah (jumat) kurang dari 40 orang. o Shalat Jumat merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan. Yang dimaksud penduduk ini. Hampir seluruh kitab fiqh menjelaskan bahwa syarat minimal mendirikan Jumat adalah harus dihadiri oleh minimal 40 orang penduduk desa/dusun. Sementara itu. belajar al Quran merupakan kewajiban yang dapat dilakukan tertunda. bukan orang yang kost atau menetap sementara didesa itu. Sedang shalat Jumat adalah kewajiban yang harus segera ditunaikan bagi lelaki yang sudah baligh. Melihat hubungan antar illat/variable yang tidak sesuai. Untuk menganalogkan kedua masalah ini. maka alasan pembelajaran dalam masalah penyelenggaraan shalat Jumat di sekolah tidak dapat dibenarkan. Dari beberapa variable yang sudah diurai diatas. Bahkan nilai lebih pembelajaran di masjid adalah siswa dapat belajar berinteraksi dengan masyarakat. Bagi mereka yang dewasa. Dalil-dalil yang memperkuat hujjah ini adalah : Hadits Nabi Muhammad SAW Sesungguhnya Rasulullah SAW. Keterangan sahabat Jabir RA Telah lewat beberapa tahun. Terlebih pembelajaran dapat dijalankan bahkan langsung bisa dijalankan di masjid. maka kita dapat melihat apakah kita bisa menganalogkan pembolehan menyentuh al quran bagi anak kecil untuk belajar dengan pembolehan penyelenggaraan shalat Jumat disekolah untuk pembelajaran. Keharusan Jumat dilaksanakan dan dihadiri oleh minimal 40 orang penduduk tetap. shalat Jumat merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan. atau orang diluar desa yang masuk pada desa itu. o Shalat Jumat hukumnya wajib bagi laki-laki yang sudah dewasa. ada ketidak sesuaian dari variable yang ada. yaitu pembolehan melanggar pada masalah menyentuh mushaf hanya untuk anak kecil yang belajar. . o Pembolehan melanggar larangan menyentuh bagi anak kecil yang belajar. bahwa Jumat didirikan oleh 40 orang atau lebih. shalat Jumat bukan lagi pada stadium belajar tetapi sudah pada tataran diwajibkan. Kewajiban dapat membaca al Quran dengan baik bukan kewajiban yang harus segera ditunaikan artinya dapat berjalan pelanpelan.tanpa ada batasan waktu. * Variabel dari masalah penyelenggaraan Jumat di sekolah o Larangan menyelenggarakan Jumat lebih dari satu dalam satu desa.

seandainya mereka berkumpul. haruslah laki-laki. anak kecil. Ketahuilah! Adapun syarat 40 orang itu. Pendirian Jumat yang didirikan oleh 40 orang yang berasal dari berbagai wilayah dan bukan dari wilayah dimana Jumat diselenggarakan maka Jumatnya tidak sah. HR. orang yang bepergian (kedaerah diselenggarakannya Jumat).6 km dapat pula menjadi sah bila ada kesulitan mengumpulkan dalam satu masjid sebagaimana penjelasan diatas. tidak berpindah pada musim dingin atau panas kecuali untuk hajat. juga tidak dapat (dilengkapi oleh) penduduk musiman yang berpindah pada musim tertentu… Dari keterangan ini maka jelaslah bahwa setiap pendirian Jumat harus dihadiri oleh penduduk setempat minimal 40 orang.Keterangan sahabat Ka'ab Ibn Malik . Referensi Imam Taqiyyuddin ibn Abi Bakar. Sementara untuk sebagian siswa SMP yang sudah baligh dan siswa SMA maka tidak lagi dapat menggunakan alasan mendidik karena mereka sudah memiliki kewajiban. karena Jumat bagi mereka belum merupakan kewajiban. Ibn Hibban dan Baihaqi Kifayatul Akhyar Juz 1 halaman 148 menjelaskan 40 orang yang dapat menjadi pendukung keabsahan pendirian shalat Jumat : . maka Jumat yang didirikan di sekolahan (SMP atau SMA) yang tidak melibatkan penduduk setempat sebanyak 40 orang dan jarak tempuh dengan masjid lain yang mendirikan Jumat kurang dari 1. Shalat Jumat dengan alasan untuk mendidik dapat dibenarkan bila Jumat tersebut didirikan dilingkup Sekolah Dasar atau sebagian siswa SMP yang belum baligh. sudah mukallaf/baligh. Karena 40 itu dilengkapi oleh orang yang tidak bermukim dan menetap dari desa dimana Jumat itu didirikan. Ketika berdekatan dua buah desa. Kesimpulan Dari beberapa paparan diatas. Orang pertama yang shalat Jumat denganku di Baqi' al khasman adalah As'ad Ibn Zararah dan kami bersama 40 orang. sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Kifayatul Akhyar juz 2 halaman 148 : . Maka tidaklah sah shalat Jumat dengan (melengkapi jumlah 40) bersama perempuan. maka Jumatnya tidak sah. merdeka (bukan budak) bermukim dalam arti menetap. tiap-tiap dari dua desa itu tidak ada 40 orang dengan sifat yang sempurna (yang memenuhi syarat pelengkap Jumat). hamba sahaya. maka Jumat yang mereka dirikan tetap tidak sah! Meskipun tiap-tiap dari penduduk desa itu mendengar panggilan dari yang lain. .6 km. kemudian mencapai 40 orang. Untuk jarak kurang dari 1. dan tidak pada porsi belajar lagi.

Ibid. Qomaruzzaman (pengantar). PP.Cit.6 km merupakan ijtihad jama'i dari keputusan KONBES NU di Lampung. Moh. 1987. tapi setelah mereka punya masjid sendri. Penentuan jarak tempuh 1. 2003. Ushul Fiqh. Kediri. halaman 135. Imam Taqiyyuddin Ibn Abi Bakar. Deskripsinya begini: Di sebuah komplek Brimob didirikan sebuah masjid dan dilaksanakan shalat jum'at (Asal tau saja: hanya 1-2 dari anggota Brimob yg shalat jum'at. Ibid. Mukim. Apa maksud dan kriteria dari istilah mustauthin (orang yang tinggal tetap/ bukan musafir) itu? Diasuh oleh Dewan Asatidz Ponpes Al-Khoirot Malang PERTANYAAN Di kampungku lagi rame soal masjid. halaman 61. baca juga Mizan Kubro juz 1 halaman 209 . Mustautin Bolehkah sebuah masjid anggota jamaah jum'at-nya terdiri dari orang-orang yang bukan penduduk asli. Paradigma Fiqh Masail Kontekstualisasi Hasil Bahtsul Masail. halaman 81. al Maarif. Hukum Salat Jumat Bagi Musafir.tt. Bandung. Drs. Op. Halaman 147-148. Rifai. halaman 145-147. Lirboyo. al Hidayah. Cit. Surabaya. halaman 60. Kifayatul Akhyar.: Op. halaman 59. . Imam Taqiyyuddin ibn Abu Bakar. mereka 100% melaksanakan shalat jum'at).

. Merdeka bukan hamba sahaya. Pertanyaannya: 1. Maliki. Shahkah shalat jum'at mereka? Mohon bantuan jawaban. 2. Mukim adalah orang atau musafir yang tinggal di suatu tempat dalam masa waktu lebih dari tiga hari sehingga habis status musafir-nya."Shalat Jumat itu adalah kewajiban bagi setiap muslim dengan berjamaah. Karena mustautin tidak harus penduduk asli. Wanita. lihat catatan kaki di bawah. menurut Madzhab Empat (Syafi'i. Namun di dekat komplek tsb ada masjid dan kyainya tidak membolehkan (tidak men-shahkan) masjid Brimob tsb dijum'ati. b. Mustautin Dalam konteks pelaku salat Jum'at. 5. maka dapat disimpulkan mereka adalah mustautin dan sah salat Jum'atnya. 2. kecuali (tidak diwajibkan) atas 4 orang.Semua persyaratan sudah terpenuhi. Budak. ======== Catatan kaki: [1] Kewajiban salat Jum'at dan pengecualian yang tidak wajib salat Jumat berdasarkan Hadits: Dari Thariq bin Syihab bahwa Rasulullah SAW bersabda. syarat seorang muslim yang wajib salat Jum'at adalah sebagai berikut: 1. ‫ )نطوتسم‬adalah orang yang tinggal di suatu tempat dengan niat untuk menetap selamanya di situ. Laki-laki. tapi alasannya adalah krn anggota Brimob tsb dianggap tidak mustauthin [penduduk asli. red] (padahal mereka punya tempat tinggal tetap dan ditempati lebih dari 10 tahun). 3. Muqimin yaitu orang yang menetap bukan musafir atau yang sedang dalam perjalanan. 3. Hanafi. Hanbali) seorang muslim terbagi dalam tiga kategori: musafir. Anak kecil dan c.[2] Dari penjelasan Anda di mana mereka sudah menetap selama 10 tahun.. dsb. sedang anak-anak tidak wajib shalat jumat. Namun ulama berbeda pendapat tentang dua nomor terakhir itu. Bukan alasan jarak.! Pertanyaan via Facebook. diantaranya jamaah (anggota Brimob) yang lebih dari 40 orang bahkan masih ditambah dengan kehadiran orang kampung sekitar.com/pesantrenalkhoirot dari Pesantren Babul Ulum Nyalaran JAWABAN Terima kasih atas pertanyaannya. apakah termasuk atau tidak. 1. Mukim. tetapi dia tidak berniat untuk menetap selamanya. a. Abu Daud) . Musafir adalah orang yang sedang dalam bepergian. Mustautin (Arab. mustautin. sedangkan orang sakit tidak wajib shalat jumat. Orang sakit." (HR. jika perlu lengkapi dengan dalilnya. maka kewajiban shalat zuhurnya telah gugur (tidak perlu shalat zhuhur lagi). Dewasa yaitu baligh.[1] Makna Musafir. c. mukim. tidak sedang tinggal dan tidak sedang menempati tempat tertentu. Benarkah mereka tidak masuk kategori mustauthin? 2. Dalam keadaan sehat. sedangkan wanita tidak diwajibkan untuk shalat jumat namun bila dia mengerjakan. 4. baik dia penduduk asli atau bukan. Rujukan dalil. Pertama-tama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->