3. SIFAT BUDAYA DAN KECENDERUNGANNYA A.

SIFAT-SIFAT BUDAYA Kendala kebudayaan yang dimiliki oleh setiap masyarakat itu tidak sama, seperti di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang berebeda, tetapi setiap kebudayaan mempunyai ciri atau sifat yang sama. Sifat tersebut buakan diartikan secara spesifik, melainkan bersifat universal. Di mana sifat-sifat budaya itu akan memiliki ciri-ciri yang sama bagi semua kebudayaan manusia tanpa membedakan faktor ras, lingkungan alam, atau pendidikan. Yaitu sifat hakiki yang berlaku umum bagi semua budaya dimananpun juga. Sifat hakiki dari kebudayaan tersebut antara lain: 1. Budaya terwujud dan tersalurkan dari pelaku manusia. 2. Budaya telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan. 3. Budaya diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya. 4. Budaya mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, dan tindakan –tindakan yang diijinkan. Sifat hakiki tersebut menjadi ciri setiap budaya. Akan tetapi, apabila seseorang atau sekelompok orang akan memahami sifat hakiki yang esensial, terlebih dahulu ia harus memecahkan pertentangan-pertentangan yang ada didalamnya. B. BUDAYA DIMILIKI BERSAM OLEH SUATU KELOMPOK Sebagaimana telah dujelaskan, masyarakat sebagai wadah dan budaya sebagai isi merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan merupakan dua komponen yang bersatu. Setiap masyarakat memiliki budaya dan setiap budaya pasti ada masyarakat yang memilikinya. Masing-masing masyarakat seringkali memiliki buday yang bersifat khas, yaitu hanya dimiliki oleh masyarakat tersebut, misalnya dalam bidang seni, angklung dan seruling sebagai ciri khas budaya sunda, tari saman sebagai khas tarian aceh, tari barong ciri khas tarian bali, dan sebagainya. Ciri khas perbedaan itu disebabkan oleh perbedaan latar belakang masyarakat yang bersangkutan. Faktor-faktor penyebab perbedaan itu antara lain : 1. Faktor alam Faktor alam atau lingkungan geogrfis ialah faktor letak tata bumi, iklim, dan faktor alam lainnya. Faktor alam ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap pembentukan budaya. Misalnya musik angklung, calung dan suling pertama kali berasal dari Jawa Barat karena alam Jawa Barat menyediakan banyak bambu, sehingga dari bambu terinspirasi menjadi alat musik. Dengan demikian alam dapat mempengaruhi budaya suatu masyarakat. 2. Faktor kebiasaan Kebiasaan yang ada disuatu masyarakat berbeda satu dengan yang lainnya, kadangkala apa yang boleh dalam masyarakat tertentu dilarang oleh masyarakat lain.misalnya di Jepang mengeluarkan bunyi dessis dari mulut dianggap sebagai tanda penghargaan terhadap orang yang mempunyai derajat social yang lebih tinggi. Dan sebaliknya di Inggris, jika mengeluarkan dessis dari mulut di anggap menghina. 3. Faktor kedaerahan

tanpa bahasa manusia tidak dapat berhubungan satu sama lain. unsur idiologi ini kecenderungan tetap bertahan karena sudah diyakini kebenarannya oleh suatu masyarakat atau bangsa. penghubung suatu maksud antar manusia. Padang. Unsur mata pencaharian . karsa. Misalnya kebiasaan yang berlaku pada masyarakat sunda akan bebrbeda dengan kebiasaan yang berlaku pada masyarakat Minahasa. baik terhadap tuhan. masa sekarang juga antara kelas menengah ke atas akan berbeda cara bersikap. maupun terhadap sesama manusia. sebagai hasil cipta. Unsur bahasa Bahasa merupakan alat komunikasi.Faktor kedaerahan melahirkan budaya-budaya khusus (sub kultur) pada masyarkat yang tinggal di daerah berlainan satu sama lain. dari bahasa kita dapat mengungkapkan apa yang kita inginkan. serta tatanan yang baik dalam kehidupan masyarakat dan bernegara. Unsur kepercayaan atau religi Semua aktifitas manusia yang berhubungan dengan kepercayaan/religi didasarkan pada suatu keyakinan akan kebenaran (keimanan). Pelapisan sosial Pelapisan sosial atau strata social dapat mempengaruhi perbedaan kebudayaan golongan masyarakat. Sedangkan. tari. C. dan sebagainya. bergaul. 4. KECENDERUNGAN BERTAHAN DAN BERUBAHNYA KEBUDAYAAN. sebaliknya kebudayaan akan musnah jika masyarakat tidak lagimenggunakannya. Dalam mempelajari kebudayaan selalu harus diperhatikan hubungan antara unsur-unsur yang mempengarui budaya itu cenderung bartahan atau berubah dan situasi serta kondisi yang sialami oleh masyarakat yang bersangkutan. dan sebagainya. berpakaian dengan orang kebanyakan. berpakaian dengan golongan rakyat biasa. misalnya dulu golongan ningrat akan bebrbeda dalam bertutur kata. Kebudayaan akan terus hidup manakala masyarakat mau mempertahankannya. 2. Bahasa kecenderungan tetap berubah dari masa ke masa. sastra. Idiologi digunakan sebagai pedoman hidup suatu bangsa. 3. manusia yang cenderung bertahan dari masa ke masa. Unsur seni Seni adalah sesuatu yang bersifat indah. 4. Unsur-unsur penyebab kecenderungan bertahannya suatu budaya antara lain: 1. Unsur idiologi idiologi merupakan kumpulan gagasan. unsur kepercayaan atau religi ini cenderung tetap bertahan karena menyangkut keykinan. lukis. kemesraan. dasar. unsur-unsur kecenderungan perubahan budaya dikarenakan antara lain: 1.kepatuhan atau keimanan yang diyakini. meskipun kosa katanya semakin berkembang. Idiologi adalah jiwa dan kepribadian bangsa yang menyebabkan suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain. pemujaan. seni melahirkan cinta kasih. Pengungkapan rasa seni dapat melalui musik. Dengan demikian. kasih sayang. Oleh karena itu.

sistem mata pencaharian hidup cenderung berubah dari masa kemasa. 2. kebutuhan sosial. ilmu pengetahuan terus berkembang sesuai dengan perkembangan dan tingkat keingintahuan manusia. e. Adanya keinginan untuk meningkatkan taraf hidup. dan sebagainya. b. dan kebutuhan psikologis. seiring dengan perubahan jaman. namun kini terbukti bahwa Plato bukanlah sebuah planet. distribusi. Dengan demikian. Sistem pengetahuan manusia menglami perubahan menjadi ilmupengetahuan. f. Kebutuha pada waktu musim hujan akan berbeda dengan kebutuhan pada waktu musim kemarau.Mata pencaharian dengan sistem tradisioanal cenderung berubah menjadi suatu sistemyang lebih maju. serta pola hidup. Perubahan tersebut disebabkan : a. d. Usaha-usaha menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. b. perkembangan ilmu dan teknologi. Kebutuhan hidup manusia terdiri atas kebutuhan biologis. Sadar akan adanya kekurangan-kekurangannya. Kemajuan teknologi berkembang seiring dengan meningkatnya pengetahuan manusia. Meningkatnya kebutuhan. kebruhan biologis mencakup: a. Unsur sistem teknologi Manusia tidak dapat menutup diri dari kemajuan teknologi karena teknologi sendiri berkamsud memudahkan manusia. situasi dan kondoisi. c. Oleh karena itu. Ilmu pengetahuan bertujuan agar manusia lebih mengetahui dan mendalami segikehidupan. Manusia mempunyai berbagai kebutuhan agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. c. BUDAYA DAN PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP MANUSIA Budaya berfungsi membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Rasa tidak puas terhadap keadaan dan situasi yang ada. konsunmsi. 3. Sikap terbuka terhadap hal-hal baru (inovatif). d. Misalnya ilmu pengetahuan dulu menyebutkan Plato adalah sebuah planet. 1. Kebutuhan Biologis Kebutuhan biologis mutlak harus dipenuhi manusia. waktu. f. artinya jika kebutuhan biologis ini tidak terpenuhi maka organ tubuh manusia akan terganggu. Makan dan minum Istirahat Buang air besar dan kecil Perlindungan dari iklim dan cuaca Pelepasan dorongan seksual Kesehatan yang baik .kebutuhan manusia muncul sebagai upaya manusia untuk memanfaatkan lingkunan. Unsur pengetahuan. Selain itu. Kebutuhan di desa akan berbeda dengan kebutuhan di kota. e. bahkan bisa meninggal dunia. Kebutuhan manusia akan berbeda sesuai dengan tempat. Perubahan mencakup sistem produksi. D.

Oleh karena itu. d. Untuk menjaga keteraturan sosial diupayakan adanya kontrol sosial. c. atau suatu cita-cita. karenanya manusia disebut makhluk sosial. Kebutuhan sosial antara lain: a. kepada suatu ide. manusia yang satu harus memperhatikan kepentingan manusia yang lain. karena pasti membutuhkan manusia yang lain. Keteraturan ini akan tercapai apabila semua anggota masyarakat bersikap dan bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang ada. d. . Kegiatan bersama Dalam kehidupan bermasyarakat. merupkan kebutuhan psikologis untuk menghilangkan kejenuhan dan berfungsi sebagai penyegar (refreshing) kehidupan manusia. b. pendidikan sangat dibutuhkan. a. b. Oleh sebab itu. cinta dan kemesraan selalu dibutuhkan manusia sebagai makhluk sosial. Manusia ingin disayangi dan ingin menyayangi. proses berkomunikasi telah dilakukan pada anak-anak sejak usia balita demi pertumbuhan fisik dan mentalnya. Berkomunikasi dengan sesama Komunikasi antar manusia dapat dilakukan baik dengan bahasa lisan.aman. Kehormatan Ukuran kehormatan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan. namun demikian dari kekayaan dan kekuasaan kadangkala melahirkan kehormatan. Pendidikan Agar kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terlaksana. tulisan. manusia menciptakan kegiatan bersama untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mempertahankan kelangsungan hiduypnya.manusia memerlukan kebutuhan sosial. dan tentram. cinta dan kemesraan adalah kebutuhan psikologis manusia. Kasih sayang Kasih sayang. Kepuasan alturistik Kepuasan alturistik adalah suatu kepuasan manusia untuk berbuat baik atau berbakti kepada orang lain. Kebutuhan psikologis Kebutuhan psikologis meliputi hal-hal berikut: Rileks atau santai Adalah pengendoran ketegangan.Dalam upaya memenuhi kebutuhan biologis. Wujud kasih sayang ini dapat melahirkan kreativitas manusia. Tanpa kemampuan komunikasi dengan sesama. Keteraturan sosial dan kontrol sosial Keteraturan sosial dan kontrol sosial sangat dibutuhkan manusia sebagai warga masyarakat. manusia tidak bisa hidup sendiri.maupun isyarat. Kehormatan biasanya lahir dari kewibawaan. Sejak dulu manusia tidak bisa hidup sendiri. Karena itu kasih sayang. kebijakan kearifan seseorang. baik sebagai individu maupun kelompok. 3. 2. Kontrol sosial dapat dilakukan antar manusia. lebutuhan sosial Untuk memudahkan tercapainya kebutuhan biologis. manusia punya semangat hidup karena cinta dan kasih sayang. Keteraturan sosial akan menciptakan suatu masyarakat yang tertib. Pendidikan dapat membuka mata dan hati serta wawasan menuju kearah kehidupan yang lebih baik. manusia akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. c. karena itu orang yang paling dihormati atau disegani biasanya mendapat tempat pada lapisan atas sehingga mereka sering menjadi pemimpin atau pemangku adat.

serta emosi dalam kepribadiannya. Binatang dapat mengikuti perintah majikannya. menulis. lingkungan masyarakat dengan meniru pola prilaku yang berlangsung dalam suatu kebudayaan. keinginan. Binatang juga dapat belajar. melainkan juga untuk mengenal sifat-sifat hakikat kebudayaan. Proses internalisasi Manusia mempunyai potensial. proses ini disebut juga dengan pembudayaan atau dalam bahasa inggris Institutionaliozation. 2. E. Proses Enkulturasi Dalam proses ini seorang individu mempelajari dan menyesuaikan alam fikiran serta sikap nya dengan adat istiadat. bakat dan kecenderungan secara genetis untuk mengembangkan berbagai perasaan. yang dipengaruhi baik lingkungan internal dari dalam diri manusia itu maupun external. lingkungan sosial dan lingkungan budaya. Sejak kecil proses enkulturasi sudah dimulai dalam alam pikiran manusia : mula-mula dari lingkungan keluarganya teman bermain. dan sebagainya. BUDAYA DIPEROLEH MELALUI PROSES BELAJAR Kebudayaan diperoleh melalui proses belajar dari masyarakat dan lingkungannya. Individu harus diberi keterampilan yang di butuhkan bagi hidupnya kelak dimasyarakat b. nafsu. Namun demikian. oleh karena itu. tidak saja untuk memahami asal-usul kebudayaan. Individu harus dibiasakan dengan nilai-nilai dan norma-norma yang ada pada masyarakat 3. Perbedaan tingkah laku binatang yang dipelajari dan tingkah laku budaya manusia sangat penting. Dengan demikian. hasrat. Tata kelakuan yang didasari kebudayaan dipelajari oleh anggota masyarakat yang lain secara turun temurun. proses internalisasi adalah proses pengembangan potensi yang dimiliki manusia. Kepuasan ego Kepuasan ego terwujud jika seseorang merasa puas setelah berhasil mencapai cita-cita. Proses sosialisasi Dalam proses sosialisasi seseorang individu dari masa kanak-kanak sampai masa tua selalu belajar pola-pola tindakan dalam interaksi dengan segala macam individu sekitarnya yang menduduki beraneka macam peranan sosial. Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan kemampuannya untuk membaca. Proses belajar kebudayaan oleh manusia sebagai anggota masyarakat dapat melalui : 1. Pengendalian fungsi-fungsi organik harus dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat d. dan berbicara c. tetapi tingkah laku yang dipelajarinya bukanlah kebudayaan. . sistem norma dan peraturan-peraturan yang hidup dalam kebudayaannya. namun tidak dapat membuat dan mengembangkan kebudayaan.e. tidak semua tingkah laku yang dipelajari adalah kebudayaan. syarat terjadinya proses sosialisasi adalah : a. yaitu pengaruh dari luar diri manusia. Kecenderungan dan potensi pengembangan kepribadiannya itu sangat dipenaruhi oleh lingkungan alam.

sehingga dengan akalnya manusia dapat memenuhi segala macam kebutuhan hidupnya. atau apa yang kita kenal kebudayaan. melalui akalnya manusia dapat mengembangkan kebudayaan. Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia. hal ini menuntut manusia untuk terus berfikir baaimana memenuhi kebutuhan hidupnya. MANUSIA SEBAGAI PENCIPTA DAN PENGGUNA KEBUDAYAAN Manusia dilahirkan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna. Hasil karya masyarakat melahirkan teknologi atau kebudayaan kebendaan yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi masyarakat terhadaplingkungan didalamnya. Kebutuhan hidup manusia tidak pernah berhenti. Dalam kaitannya untuk memenuhi segala macam kebutuhan dan tindakan untuk melindungi diri dari lingkungan alam. 2. bahkan disadari atau tidak kadangkala manusia merusak kebudayaan yang telah diciptakannya itu. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya. Kebudayaan masyarakat tersebut sebagian besar dipenuhi oleh kebudayaan yang bersumber pada masyarakat itu sendiri. Sebagai modal dasar pembangunan. Jadi apa dasarnya manusia menciptakan kebudayaan adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berprilaku didalam pergaulan. 3. Kebudayaan juga memberikan aturan bagi manusia dalam mengolah lingkungan dengan teknologi hasil ciptaannya. 5. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai : 1. Dengan demikian. pada taraf permulaan manusia bersikap menyerah dan semata-mata bertindak didalam batas-batas untuk melindungi dirinya. MANUSIA DAN KEBUDAYAAN A. Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain. 6. Pengaturan agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindakdan berprilaku didalam pergaulan.4. termasuk memenuhi kebutuhan hidupnya. namun dengan akal pikirannya manusia terus berusaha. manusia merupakan makhluk yang berbudaya. sehingga semakin hari pemikiran manusia semakin berkembang dan masyarakat semakin kompleks. Pembeda manusia dan binatang. Hasil cipta dan karya manusia antara lain melahirkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama membantu mempermudah manusia serta dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat. Tujuan memnuhi kebutuhan hidup inilah akhirnya melahirkan berbagai cipta dan karya manusia. karena itu manusia disebut sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan. 4. untuk menaklukan berbagai macam kekuatan yang harus dihadapi manusia dan masyarakat seperti kekuatan alam dan kekuatan lain. karena manusia diberikan akal. 7. Begitu pula manusia hidup dan bergantung pada kebudayaan sebagai hasil ciptanya. .

dan nilai-nilai. Environmental Behavior and Process. Suatu kebudayaan memancarkan suatu ciri khas dari masyarakatnya yang tampak dari luar. meliputi aspek-aspek kebudayaan beserta proses sosialisasi seperti : norma-norma.B. Dengan demikian.karsa dan rasa manusia oleh karenanya kebudayaan mengalami perubahan dan perkembangannya sejalan dengan perkembangan manusia itu. akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu bilamana kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang dihadapinya. flora dan fauna. Suatu kelompok sosial . Beberapa variabel yang berhubungan dengan masalah kebudayaan danlingkungan : Physical Environment. meliputi bagaimana masyarakat menggunakan lingkungan dalam hubungan sosial. Perkembangan budaya terhadap dinamika kehidupan seseorang bersifat kompleks. artinya orang asing dapat melihat kekhasan budaya suatu daerah/kelompok. norma. meliputi hasil tindakan manusia seperti membangun rumah. Sesorang mampu mempengaruhi kebudayaan dan memberikan peluang untuk terjadinya perubahan kebudayaan. C. seseorang dapat mengetahui mengapa suatu lingkungan tertentu akan berbeda dengan lingkungan lainnya dan menghasilkan kebudayaan yang berbeda pula. karena kebudayaan diciptakan oleh dan untuk manusia. Perkembangan tersebut dimaksudkan untuk kepentingan manusia sendiri. wilayah geografis. nilai dan aspek kehidupan lainnya yang akan menjadi ciri khas suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya. Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok-kelompok lain dengan adanya kontak-kontak antar kelompok atau melalui proses difusi. adat istiadat. curah hujan. Out Carries Product. dan memiliki eksistensi dan berkesinambungan dan juga menjadi warisan sosial. menunjuk pada lingkungan natural seperti : temperatur. komunitas. Pendekatan yang saling teriring denganpsikologilingkungan adalah pendekatan sistem yang melihat rangkaian sistematik antara beberapa subsistem yang ada dalam melihat kenyataan lingkungan total yangmelingkupi satuan budaya yang ada. Usaha untuk menjelaskan prilaku manusia sebagai perilaku budaya dalamkaidah dengan lingkungannya. PROSES DAN PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN Sebagaimana diketahui bahwa kebudayaan adalah hasil cipta. PENGARUH BUDAYA TERHADAPLINGKUNGAN. iklim. mengacu pada persepsi dan kepercayaan kognitif yang berbeda-beda pada setiap masyarakat mengenai lingkungannya. Dengan menganalisa pengaruh dan akibat budaya terhadap lingkungan. kota beserta usaha-usaha manusia dalam memodifikasi lingkungan fisik seperti budaya pertanian dan iklim. Budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang. Environmental Orientation and Representation. Cultural Social Environment. . dapat dikatakan bahwa kebudayaan yang berlaku dan dikembangkan dalam lingkungan tertentu berimplikasi terhadap pola tat laku. terlebih lagi perspektif lintas budaya akan mengandung banyak variabel yang saling berhubungan dalam keseluruhan sistem terbuka.

perubahan kebudayaan ini kadang kala disalahartikan menjadi suatu penyimpangan kebudayaan. Hambatan budaya yang berkaitan dengan pandangan hidup dan sistem kepercayaan. Perkembangan zaman mendorong terjadinya perubahan-perubahan disegala bidang. seolah-olah tertutup untuk menerima program-program pembangunan. D. 4. mana kebudayaan yang sesuai dan mana yang tidak sesuai. Hal yang terpenting dalamproses pengembangan kebudayaan adalah dengan adanya kontrol atau kendali terhadap prilaku reguler (yang tampak) yang ditampilkan oleh para penganut kebudayaan. Contohnya program keluarga berencana atau KB semuladitolak masyarakat.Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisikal. PROBLEMATIKA KEBUDAYAAN. . hambatan ini dapat terjadi antara masyarakat dan pelaksana pembangunan. yang menganggap hal-hal baru itu akan merusak tatanan hidup mereka yang sudah mereka miliki secara turun temurun. dengan alasan sudah tidak sesuai lagi dengan zaman yang mereka hadapi saat ini. Namun. Sikap tradisionalisme yang berprasangka buruk terhadap hal-hal baru Sikapini sangat mengagung-agungkan budaya tradisional sedemikian rupa. Suatu komunitas dalam kelompok sosial bisa saja menginginkan adanya perubahan dalam kebudayaan yang mereka anut. Misalnya. 5. 3. Sebagai contoh : orangorang yang hidup di daerah yang kondisi lahan atau tanahnya subur akan mendorong terciptanya suatu kehidupan yang favourable untuk memproduksi bahan pangan. Hambatan budaya berkaitan dengan faktor psikologi atau kejiwaan Upaya untuk menstransmigrasikan penduduk dari daerah yang terkena bencana alam banyak mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan kerana adanya kekhawatiran penduduk bahwa ditempat yang baru hidup mereka akan lebih sengsara dibandingkan dengan hidup mereka ditempat yang lama. Karena tidak jarang prilaku yang ditampilkan sangat bertolak belakang dengan budaya yang dianut didalam kelompok sosialnya. mereka beranggapan bahwa banyak anak banyak rejeki. yang menjadi suatu ‘cambuk’ bagi komunitas yang menganut kebudayaan tersebut. keterkaitan orang jawa terhadap tanah yang mereka tempati secara turun temurun diyakini sebagai pemberi berkah kehidupan. Masyarakat yang terasing dan kurang komunikasi dengan masyarakat luar Masyarakat daerah-daerah terpencil yang kurang komunikasi dengan masyarakat luar. termasuk dalam hal kebudayaan. Kebudayaan dari suatu kelompok sosial tidak secara komplit ditentukan oleh lingkungan fisikal saja. Misalnya iklim. Beberapa problematika kebudayaan kebudayaan antara lain : 1. Cepat atau lambat pergeseran ini akan menimbulkan konflik antara kelompok-kelompok yang menghendaki perubahan dengankelompok-kelompok yang tidak menghendaki perubahan. namun lingkungan tersebut sekedar memberikan peluang untuk terbentuknya sebuah kebudayaan. 2. Mau tidak mau kebudayaan yang dianut suatu kelompok sosial akan bergeser. Yang diperlukan disini adalah kontrol sosial yang ada dimasyarakat. karena pengetahuannya serba terbatas. Sehingga mereka dapat memilah-milah. topografi sumber daya alam dan sejenisnya. Mereka enggan meninggalkan kampung halamannya atau beralih pola hidup sebagai petani. Padahal hidup mereka umumnya miskin. Hambatan budaya yang berkaitan dengan perbedaan persepsi atau sudut pandang.

Sikap etnosentrisme Sikap etnosentrisme adalah sikap yang mengagungkan budaya suku bangsanya sendiri dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain. demikian pula jika berbicara masalah kebudayaan persoalannya akan dihadapkan kepada masyarakat dan anggotanya. seringkali disalahgunakan oleh manusia. terlihat bahwa terdapat hubungan timbal balik antara individu. Horkovite dan B. apabila manusia tidak biasa menyesuaikan atau beradaptasi dengan budaya lai. Cultural shock atau gagap budaya. Perkawanan tersebut tidak lain adalah untuk menciptakan kebudayaan yang menghasilkan alat-alat material juga immaterial yang diperlukan dalam kehidupannya. Malinowski (Soekanta. 8. E. MASYARAKAT. Betapa pentingnya kebudayaan bagi kehidupan manusia dikemukakan oleh dua orang antropologi. Sikap semacam ini akan mudah memicu timbulnya kasus-kasus sara. yakni pertentangan suku. 1981:56) yang mengemukakan pengertian ciltural determination yang berarti bahwa segala sesuatu yang terdapat dimasyarakat ditentukanoleh adanya kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. ras. TRIANGULASI : INDIVIDU. Keterkaitan itu disebabkan apabila kita berbicara masalah manusia dengan kebudayaannya. masyarakat. obat-obatan diciptakan untuk kesehatan tetapi dalam penggunaannya banyak disalahgunakan yang justru mengganggu kesehata manusia. yaitu MelvilleJ. bahwa sebagai makhluk individu manusia merupakan satu kesatuan biologois yang perlu hidup berkawan. DAN KEBUDAYAAN Sebagaimana telah disebutkan. Perkembangan IPTEK sebagai hasil dari kebudayaan. .6. Kebudayaan tersebut pada hakekatnya merupakan alat-alat yang digunakan oleh manusia untuk keberadaan dan kelangsungan hidupnya atau memenuhi kebutuhan hidupnya. Dari uraian tersebut. sebagai contoh nuklir dan bom dibuat justru untuk menghancurkan manusia bukan untuk melestarikan suatu generasi. yaitu manusia yang terhimpun didalamnya maupun interaksi antara kelompok masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya. dan kebudayaan yang mempengaruhi kehidupan manusia. agama. 7. sehingga menimbulkan keraguan dan kecanggungan. dan antar golongan.

TUGAS MAKALAH PLSBT diajukan sebagai salah satu tugas mata kuliah plsbt oleh : Tubagus Iwan Ridwanullah Deni pazriansyah (0900520) ( 0901494 ) .

Agung Ahmad H (0900316) Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia BANDUNG 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful