P. 1
Kisah Lukman Al Hakim

Kisah Lukman Al Hakim

|Views: 131|Likes:
Published by Erviana Trirahayu

More info:

Published by: Erviana Trirahayu on Jun 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2013

pdf

text

original

Kisah Lukman Al Hakim

Dalam sebuah riwayat menceritakan, pada suatu hari Luqman Hakim telah masuk ke dalam pasar dengan menaiki seekor himar, manakala anaknya mengikut dari belakang. Melihat tingkah laku Luqman itu, setengah orang pun berkata, 'Lihat itu orang tua yang tidak bertimbang rasa, sedangkan anaknya dibiarkan berjalan kaki." Setelah mendengarkan desasdesus dari orang ramai maka Luqman pun turun dari himarnya itu lalu diletakkan anaknya di atas himar itu. Melihat yang demikian, maka orang di passar itu berkata pula, "Lihat orang tuanya berjalan kaki sedangkan anaknya sedap menaiki himar itu, sungguh kurang adab anak itu."

Sebaik sahaja mendengar kata-kata itu, Luqman pun terus naik ke atas belakang himar itu bersama-sama dengan anaknya. Kemudian orang ramai pula berkata lagi, "Lihat itu dua orang menaiki seekor himar, adalah sungguh menyiksakan himar itu." Oleh kerana tidak suka mendengar percakapan orang, maka Luqman dan anaknya turun dari himar itu, kemudian terdengar lagi suara orang berkata, "Dua orang berjalan kaki, sedangkan himar itu tidak dikenderai." Dalam perjalanan mereka kedua beranak itu pulang ke rumah, Luqman Hakim telah menasihatai anaknya tentang sikap manusia dan telatah mereka, katanya, "Sesungguhnya tiada terlepas seseorang itu dari percakapan manusia. Maka orang yang berakal tiadalah dia mengambil pertimbangan melainkan kepada Allah s.w.t. sahaja. Barang siapa mengenal kebenaran, itulah yang menjadi pertimbangannya dalam tiap-tiap satu." Kemudian Luqman Hakim berpesan kepada anaknya, katanya, "Wahai anakku, tuntutlah rezeki yang halal supaya kamu tidak menjadi fakir. Sesungguhnya tiadalah orang fakir itu melainkan tertimpa kepadanya tiga perkara, iaitu tipis keyakinannya (iman) tentang agamanya, lemah akalnya (mudah tertipu dan diperdayai orang) dan hilang kemuliaan hatinya (keperibadiannya), dan lebih celaka lagi daripada tiga perkara itu ialah orang-orang yang suka merendahrendahkan dan meringan-ringankannya."

Uwais AlQarni: Terkenal Di Langit Tak Terkenal di Bumi
Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit. Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya. Seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu dikembalikan lagi olehnya seraya berkata : “Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana

kamu

dapatkan

pakaian

itu,

kalau

tidak

dari

membujuk

pasti

dari

mencuri”.

Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya. Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya. Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam. Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum. ecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya. Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa. Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”. Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman. Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di rumah melainkan berada di medan

a. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada. biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang . Setelah mengakhiri shalatnya. diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Memang benar ! Dia penghuni langit.. segera khalifah Umar r. siapakah nama saudara ? “Abdullah”. Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. yakni hamba Allah. Khalifah Umar r. telah di estafetkan Khalifah Umar r.w. ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya. sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. memberi salam. Segera saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais. Akhirnya. kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah.a. Mendengar jawaban itu.perang. Suatu ketika.w. untuk jaminan hidupnya.a. apakah ia turut bersama mereka. apabila kalian bertemu dengan dia. Mendengar jawaban itu. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi SAW dari medan perang. ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. membawa barang dagangan mereka. Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. memandang kepada sayyidina Ali k. untuk mencarinya bersama. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota.a. dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat. Suatu ketika.w.a.a. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti. Betapa kecewa hati sang perindu. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman. apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari oleh beliau berdua. Khalifah Umar dan Ali k. dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi”.” Sesudah itu beliau SAW.a.w. sayyidatina ‘Aisyah r. untuk segera pulang ke negerinya. Uwais al-Qorni akhirnya mengangkat kedua tangannya. beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais alQorni. dan bersabda : “Suatu ketika. perhatikanlah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata: “Nama saya Uwais al-Qorni”.a. Karena ketaatan kepada ibunya. kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu. mintalah do’a dan istighfarnya. hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r. untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais.a. dan para sahabatnya tertegun. khalifah Umar teringat akan sabda Nabi SAW. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Mendengar perkataan Uwais. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah: “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru. Sepulangnya dari perang. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r. dan sayyidina Ali k. Khalifah berkata: “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”. jawab Uwais.w.” Engkau harus lekas pulang”. Tapi. berdo’a dan membacakan istighfar. Karena desakan kedua sahabat ini. agar ia cepat pulang ke Yaman. Tahun terus berjalan. dan sayyidina Ali k. beliau berdua selalu menanyakan tentang Uwais al-Qorni. Ia adalah penghuni langit (sangat terkenal di langit). Sejak itu. karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. dan sayyidina Umar r. memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman. Sewaktu berjabatan. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut. Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Untuk hari-hari selanjutnya. Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r. Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni). tentang Uwais al-Qarni. Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW. setiap ada kafilah yang datang dari Yaman. Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais. Dalam pembicaraan mereka. Setelah itu Khalifah Umar r. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali k. sang penghuni langit. Itulah sebabnya.

tidak satupun yang tertinggal. “Demi Allah. nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya.” Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Jawabnya dengan singkat. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur. “Kami telah melakukannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” . “Dekatkanlah diri kalian pada Allah ! “katanya. kami ingin tahu. lalu kami memanggilnya. luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut.”Ya. Pada saat itu.a. kami semua tidak tenggelam. hanyalah seorang fakir yang tak memiliki apa-apa. waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang. Tapi ada seorang lelaki pernah bertemu dan di tolong oleh Uwais . lalu aku bermaksud untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. lalu berdo’a. Kemudian kami berkata lagi kepadanya. lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Lalu kami berseru lagi.” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. “Uwais al-Qorni”. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam. Sungguh ajaib. Penduduk kota Yaman tercengang.) Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman.lagi”. siapakah nama Tuan ? “Tanya kami. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya. Setibanya di Madinah. “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi. tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Anehnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan. Mereka saling bertanya-tanya : “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais alQorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal. yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi.” “Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!” Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Setelah kejadian itu. hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. “Wahai waliyullah.”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan. akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas kuburannya. Lalu orang itu berkata pada kami . kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah. Beberapa waktu kemudian. tolonglah kami!”Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata: “Apa yang terjadi ?” “Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam ombak ?”tanya kami. engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. ketika hari wafatmu. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir. kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi. tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air. di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih.”jawab kami. pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat di atas air. tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang.

diruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya. Bai Fang Li. mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngosngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya.. Wallahualam. Di pojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah. Mungkin karena tidak tega. lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. karena ia menyewanya secara harian.. Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh. Namun karena kebaikan hatinya itu.ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit. bersama dengan banyak tukang becak. Bai Fang Li tinggal sendirian digubuknya. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang dijalanan. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya. banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian. di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Gubuk itupun bukan miliknya. banyak orang yang suka padanya. karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Tubuhnya tidaklah perkasa. diruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya. tukang becak berhati besar Bai Fang Li adalah seorang tukang becak. dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robekrobek dipojok-pojoknya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. di daerah yang tergolong kumuh. karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana ia biasa merebahkan tubuhnya beristirahat. Ada sebuah piring seng comel yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan. tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya. dengan imbalan uang sekedarnya. Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li. para penjual asongan dan pemulung lainnya. sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya . Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam. ada sebuah tempat minum dari kaleng.

mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…” sahut anak itu. “Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya…. Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing. kurus. dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor. ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya. karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah. tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti. padahal uang yang diperolehnya cukup banyak. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak. Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu. “Saya tidak tahu…. mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan. Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun. “Orang tuamu dimana…?” tanya Bai Fang Li. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya. dan menerima upah uang recehan. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu. yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja. seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana. ia bersihkan kotoran itu. Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang.. mereka tidak pernah pulang lagi. karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anakanak yatim piatu miskin di Tianjin.” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya . kotor dengan pakaian yang compang camping. dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung. mengaisngais sampah. Ia heran.” jawab anak itu. Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu. ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya. ia hampiri anak lelaki itu. menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga. dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali. “Tidak apa-apa saya menderita. jangankan untuk mengurus orang lain. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah. Namun dia tidak melakukannya. dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang. ayah & ibu saya pemulung…. mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya. Dan saya bahagia melakukan semua ini…. Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. dan memasukkan roti itu kemulutnya.

selalu diajarkan untuk menjaga keselamatan diri. California. Alesaudra berinisiatif sendiri ketika suatu pagi ayahnya ambruk di rumah mereka di kawasan Manteca. termasuk menghindari bermain api karena khawatir terjadi kebakaran. ia meninggal dalam kemiskinan. Saat berusia 90 tahun. Ia melakukan persis apa yang diajarkan . Namun. Dokter yang menanganinya mengatakan. balita anak pasangan Tafoya. saya tidak dapat menyumbang lagi." Alesaundra kemudian dikawal penolong kembali ke rumahnya. pimpinan regu pemadam kebakaran. Bocah Penolong Alesaundra Tafoya. tanpa pertolongan medis yang segera. dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350. ayahnya tergeletak di ruang tamu dan memerlukan perawatan medis segera. sebuah kantor layanan pemadam kebakaran. bulan demi bulan dan tahun demi tahun.sendiri.berjalan dua blok -sekitar 2 km -. "Aku sudah di sini selama 20 tahun. Bai Fang Li berkata. Setelah itu. Alesaundra Tafoya. dia mengatakan kepada petugas pemadam kebakaran bahwa ayahnya telah membeku dan tidak bisa bangun.untuk mencapai Fire Station 243. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan……” katanya dengan sendu. “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi." kata Villalovoz. Semua guru di sekolah itu menangis……. sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu.000 ( setara 470 juta rupiah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin. Frank Tafoya akan mati.. . Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan ” Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa”. Ia diajarkan bagaimana harus segera mencari bantuan pemadam kebakaran jika melihat api di blok mereka tinggal. "Ini pertama kalinya aku melihat bocah 3 tahun berjalan kaki sampai ke stasiun pemadam kebakaran. Tapi." kata Kapten Robert Villalovoz. Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun. Sekalipun begitu. Hari demi hari. Benar. "Kami segera melarikannya ke rumah sakit. dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua. tak sekalipun bocah 3 tahun ini diajarkan untuk bagaimana mencari bantuan medis jika salah satu dari anggota keluarganya tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan serius.

Setelah itu akan ketahuan oleh pengelola gedung pertunjukkan lalu ditutup dan dijaga. teater khas Jawa Timur. Itulah aturan mainnya. Tidak sampai dua puluh menit selesai sudah. Kalau sudah begitu. Keringat membasahi tubuh. Setelah itu potongan gedek kami tempelkan kembali sehingga tampak seperti semula. Jika ada yang beli tiket. yang tidak mampu beli tiket. Modus operandi seperti ini akan kami pakai lagi kalau ada kelompok ludruk lain manggung di sana. Selain tempat bermain. dijaga lagi. beratapkan seng. harus menutup kembali lubang tersebut. Mereka biasanya punya kegiatan atau pekerjaan lain. Jadilah kami gigit jari lagi. Fungsinya serbaguna. duduknya berhimpit-himpitan. Bersama teman-teman sebaya. Siapa cepat dia akan duduk di deretan paling depan. Sepintas tidak akan terlihat ada lubang bekas gergajian di sana. lapangan itu juga sering dipakai untuk pertunjukkan ludruk.Kisah Kebijaksanaan Seorang Nenek Matahari siang tepat di atas ubun-ubun. Tetapi taktik ini kerap berhasil. Nanti ketahuan lagi. Kami akan berdiri di sekitar loket. Malamnya. Suatu hari. Padahal ukuran lubang hanya sebesar tubuh anak-anak usia 11 tahun. kami menuju belakang gedung. Kalau penonton penuh. Saya tinggal di Jalan Cisadane. Biasanya lubang yang kami buat cuma efektif sampai tiga hari. Suasana temaram. Bayangkan saja sebuah panggung dari papan. Caranya dengan menggandeng tangan orang tersebut. ditutup lagi. Siapa yang masuk terakhir. Satu anak bertugas menggergaji sementara yang lain menutupi agar tidak terlihat orang lain. kami akan memohon agar dibolehkan nunut alias numpang untuk ikut masuk. Semua gemetar. Waktu itu usia saya 11 tahun. Setelah di dalam. Gedung kosong. tidak ada yang keberatan. lalu kami gigit jari lagi. biasanya orang dewasa. Mirip alun-alun. Entah karena terik matahari atau keringat dingin karena ketakutan. dengan dinding anyaman bambu atau gedek. kami langsung berbaur dengan penonton. berjingkat-jingkat. Sebuah lubang terbentuk di pagar anyaman bambu itu. Pakaian mereka sangat sederhana untuk . Paling dekat dengan panggung. Sekitar satu kilometer dari rumah saya ada sebuah lapangan. Surabaya. Kalau saya bilang “gedung pertunjukkan”. Lampu neon tambahan juga akan dipasang. Saya termasuk yang sering nunut. Tetap rasanya berjam-jam. Biasanya kelompok ludruk yang main di situ akan membangun sendiri gedung pertunjukkan. ada seorang nenek bersama satu anak perempuan dan dua cucu laki-lakinya membeli tiket. Semua berdebar-debar. jangan membayangkan macam-macam. mirip ketoprak di Jawa Tengah. Uniknya. Satu per satu kami mulai mbrobos ke dalam gedung melalui lubang kecil yang kami buat siang tadi. Tidak semua pengelola gedung mengijinkan satu tiket untuk dua orang. Pekerjaan menggergaji memang lebih aman dilakukan siang hari karena hampir semua pemain dan pengurus perkumpulan ludruk tidak berada di tempat. Saat itulah kami mulai beraksi membuat “lubang rahasia”. biasanya strategi berikutnya akan kami jalankan. kami biasanya menerobos melalui lubang di tembok gedek yang kami gergaji pada siang hari. Sepintas mirip orang tua yang membawa anaknya nonton. Bangkunya juga terbuat dari bambu yang memanjang. Di sekeliling gedung akan diberi pagar anyaman bambu setinggi dua meter yang menjadi tembok pembatas antara mereka yang di luar dan penonton di dalam. Penonton harus membeli tiket. Semua happy. Tidak ada nomor bangku.

Kalau mengingat peristiwa itu. Dengan susah payah nenek itu meminta agar saya diperbolehkan masuk. ada dua orang anak kecil yang terkapar lemas dengan mulut berbusa. seorang ibu penjual pecel & mie goreng di samping tempat duduk saya berkata kepada orang-orang disekitarnya.. Dia jatuh kasihan dan membolehkan saya ikut. [kickandy.” katanya. Rasanya tidak percaya. "Gue kirain tuh anak bo'ongan kagak punya duit. saya pun turut ke kumpulan orangorang tersebut. Sang penjaga pintu tetap tidak mengijinkan. setelah selesai memberikan les privat di kawasan bukit duri. Kenangan itu sangat membekas. pertunjukkan bisa berlangsung lebih dari tiga jam. Penonton yang tidak punya banyak uang biasanya membawa sendiri makanan dari rumah. saya menunggu di peron tujuan Bogor sambil membaca Supernova terbaru dari Dee. Tetapi. nenek itu bukan orang yang berkecukupan. Alloh..com] Anak Terlantar (Kisah) . "Makanya. Saya kembali ke tempat duduk saya dengan kumpulan pertanyaan dan berbagai kemungkinan jawaban. Kepada nenek itu saya memohon agar bisa nunut. sedang yang lainnya sibuk memeriksa kondisi dua anaknya. rasanya tetap saja sulit untuk bisa percaya.. Mungkin wajah saya sudah dikenali karena hampir setiap malam muncul di situ.. Nenek itu membawa rantang berisi jajan untuk anak dan cucunya. Bahkan sampai detik ini.. kagak usah bayar! Gue jadi ngerasa dosa ini mah!". Ibu itu hanya menangis berteriak "Astaghfirulloh. Penjelasan yang menggelikan. yang ternyata adalah ibu dari kedua anak tersebut. Di samping mereka.. Setelah saya membeli tiket. Beberapa orang berusaha menenangkan ibu tersebut. Tiket itu lalu diberikan ke saya. Dia merogoh kutangnya lalu mengeluarkan sejumlah uang recehan. mengingat secara fisik saya sangat berbeda. kemudian bergegas ke loket. Karena mulai ketakutan. anak ku. saya lalu pergi menjauh. Alloh. di luar dugaan. memang. Tau gitu. entah apa yang ada di pikiran saya waktu itu. sang nenek memanggil saya untuk kembali.. Tetapi. Nenek itu membelikan saya tiket dengan sisa-sisa uangnya. Belum sempat saya menyelesaikan pertanyaan dan jawaban dari hati ini. Mereka terus berdebat.tidak dibilang lusuh.” ujarnya dalam bahasa Jawa sembari tersenyum. tau-taunya tuh anak dua malah minum baygon." berulang-ulang. saya terganggu oleh suara kumpulan orang yang bergerombol di sisi lain stasiun. gue kasih gratis deh nih mie. Belum begitu lama saya menekuri buku yang bagi saya ternyata tidak terlalu menarik itu. anak ku. Lalu ada tukang buah yang menimpali. menghitungnya sejenak. Dilihat dari penampilannya. petugas melarang saya masuk. “Saiki kowe iso mlebu. Sang nenek berusaha meyakinkan petugas bahwa saya cucunya. Bagaimana mungkin dalam kekurangannya dia mau mengorbankan sisa uangnya untuk saya? Untuk seorang bocah yang baru dikenalnya malam itu. Bahkan tangan saya digandengnya. Maklum. Siang itu.. Dengan kulit putih dan rambut keemasan. jangan pelit-pelit luh! Pan kita sama-sama .. “Sekarang kamu bisa masuk. ada seorang perempuan setengah baya.... saya ke Stasiun Manggarai untuk menuju ke kampus saya yang terletak di daerah Depok. begitu di depan pintu. eh. Innalillah. tidak mudah meyakinkan siapa pun bahwa saya cucunya.

orang susah. Sesuap Makanan Haram Abu Bakar r. Saya merasa.. Dua ribu rupiah. daripada menahan rasa lapar! Huek. agar dapat di berikan nasi dan mie dengan uang 300 rupiah. Jelas kawan-kawan saya heran... Di pintu utama. yang kalau-kalau masih tersisa di perut ini. saya menunggu taksi yang telah di panggil oleh office boy... Saya merasa begitu hina. Namun.. ” Biasanya engkau selalu bertanya kepadaku dari mana penghasilanku ini. Mereka hanya punya uang 300 rupiah.. maka saya menolak untuk diantar.a. ” Aku sangat lapar sehingga tidak sempat . karena sering menganggap remeh uang dua ribu rupih. Dengan alasan tidak enak badan. Dua ribu rupiah. saya memilih untuk berjalan kaki ke tempat menunggu bis. dengan dalih saya akan menggunakan taksi. yang saya pikirkan hanya cepat-cepat keluar dari tempat yang membuat saya semakin mual. karena telah mengkonsumsi makanan 200 kal i lipat dari dua ribu rupiah. Yang menyebabkan dua orang anak memilih untuk meminum obat serangga. saya cepat-cepat pamit dan keluar dari tempat itu. Dua ribu rupiah. Saya merasa begitu dungu. 1/70 dari harga sepatu yang baru saya beli. Tanpa menunggu lama. 1/1317 yang kawan saya bayarkan dari makanan yang baru saja kami konsumsi ber-enam! Dua ribu rupiah. 1/12 dari harga voucher 20 ribu yang biasa saya isi ulang 2 minggu sekali. saya mengurungkan niat untuk menggunakan taksi tersebut. Ketika.. "Lah. separuh harga untuk setiap jam nya dari rental internet yang hampir setiap hari dalam waktu berjam-jam saya lakukan.. separuh harga dari ongkos Tanjung Priok . mie dan nasi itu harganya dua ribu. Masya Alloh.. saya langsung menuju ke toilet (lagi!). tapi begitu taksi tiba.. Dua ribu rupiah. Tau nggak luh? Katanya tuh bocah dua bunuh diri minum baygon saking lapernya. Mengetahui bahwa kawan saya telah memiliki rencana dari Hilton ini. Dua ribu rupiah. Saya mencoba memuntahkan makanan. Saya merasa sangat berdosa.. mana gue tau klo tuh anak nggak bo'ong... mending mati kali daripada laper!".. ia menghidangkan sedikit makanan kepada Abu bakar R. bela si ibu. yang dalam sehari bisa saya konsumsi minimal 2 botol. Nah elu tau ndiri disini banyak yang ngaku-ngaku belon makan.a. Sayangnya saya hanya merasa. dua orang anak yang mencoba bunuh diri itu sebelumnya datang ke ibu penjual mie.. 1/200 harga makanan untuk satu porsinya dari makanan yang baru saja mengisi perut saya. saya minta ijin untuk pulang duluan. mereka disuruh kembali ke dia. dan huek-huek-huek. Dua ribu rupiah.. huek!!! Saya kembali ke meja tempat kami makan. huek.’ Jawab Abu Bakar R. saya dalam kondisi yang sangat baik. penjual mie tersebut bilang. harga 1 botol air mineral. karena terlalu gampang menghamburkan uang dua ribu rupiah.. Dua ribu rupiah. Tapi saya tidak terlalu memperdulikan keheranan mereka.. harga 2 buah batere untuk Diskman yang biasa menemani aktivitas saya. Hamba sahayanya berkata . dan mengaku bahwa dari kemarin sore mereka belum makan nasi. saya tiba di rumah. Dengan penjual seksama saya ikuti percakapan mie yang memakai bahasa si tukang buah betawi pinggiran dan ibu tersebut.Depok. klo tiap orang yang ngaku laper gue kasih gratisan. jika punya uang dua ribu rupiah.. lalu dicicipilah sedikit makanan itu.a. memiliki seorang budak yang selalu memberikan sebagian pendapatnnya kepada beliau. karena dari berangkat hingga makan tadi. Namun pada hari ini engakau tidak menanyakannya. bangkrut dong gue!". Mereka meminta kepada si ibu penjual mie. Aaaaahhh. Pada suatu hari.. Saya merasa begitu bodoh.. karena hampir saja melakukan kebodohan kembali dengan menggunakan taksi yang argonya mungkin hampir 10 kali lipat dari dua ribu rupiah. Dua ribu rupiah. Ternyata.

Begitu menderita kehidupanmu. ” Semoga Allah merahmati engkau . langsung berteriak. kebetulan mereka sedang melangsungkan pernikahan.. mulai jantung. ” Dulu pada zaman jahiliyah. bersabda : Badan yang tumbuh dengan makanan haram. vertigo yang kemudian turut melumpuhkan sistem saraf. lelaki berusia 50-an itu. Ternyata dengan cara itu ia dapat muntah. ‘ Jawab Abu bakar R. demikian ia berpikir. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). ia merasa Allah yang belakangan kian rajin dihampiri-Nya. ketika setiap orang sakit senantiasa merasa tiada berdaya. tidak akan mengirimkan sakit kepadanya? Di puncak rasa putus asa. kanker. ia merasa menjadi manusia sia-sia lantaran tidak mampu menanggung rasa sakit. ketika lima anaknya menikah. ” Hamba sahayanya menjawab. membuat perempuan tua itu terbaring terus menerus selama lebih tujuh tahun. ‘ Walaupun aku harus kehilangan nyawa untuk mengeluarkan makanan itu. jadi mereka memberiku makanan ini. Aku mendengar Nabi Saw. Sebaliknya. Bahkan. (QS 21:35) Di saat terbaring di ranjang. Aku khawatir. Ia langsung meminumnya. membuatnya tidak dapat sepenuhnya meneguk kegembiraan seperti jamaknya orangtua yang menikahkan putra-putrinya. Namun karena ia memakannya pada saat sangat lapar.a. Akibatnya. apai neraka pantas untuknya. Ia hanya berbaring sendirian membayangkan rona keriaan di wajah anakanaknya. Bahkan. makanan itu sulit dikeluarkan. ia tetap melaksanakan ibadah ketika hanya mampu berbaring. Tapi. Betul. Maka ia minta dibawakan segelas besar air minum. ketika sakit menggerumus. teringat kepada almarhumah emaknya. silih berganti menggerumus tubuh sang emak. Bukankah bila Ia membalas kasihnya. kini merasa berdaya. Wajahmu Emak menjadi obat yang menumbuhkan kekuatan di tubuh. jika sebagian dari badanku ini tumbuh dari makanan ini. ‘ Dipetik dari Buku ” Himpunan Fadhilah Amal ” Karya Maulana Muhammad Zakariyya alKandahlawi Rah. wajahmu Emak yang membayang.a. Mereka berjanji kepadaku akan memberi imbalan terhadap jasaku. Anak-anaknya jarang menemukannya berlinang air mata ketika kehidupannya hanya sebatas ranjang. Ia tidak menyesali Allah yang belum juga memberi kesembuhan padanya. aku bertemu suatu kaum dan membacakan mantera. Emaknya menghabiskan sebagian kehidupannya dengan deraan sakit. beberapa hari sebelumnya. menjadi spirit kekuatan. Dan pada hari ini. ” Kamu nyaris membunuhku! “ Kemudian ia berusaha memuntahkan makanan yang telah ditelannya itu dengan memasukkan tangannya ke dalam tenggorokan. hipertensi. aku melewati perkampungan mereka. ” Abu Bakar R. Tiada keluhan berkepanjangan. Kemudian seseorang memberitahu bahwa ia dapat muntah jika minum air sebanyak-banyaknya. Bayang kehadiranmu Emak. menghabiskan waktunya dengan berzikir. wahai Emak? Sang emak justru belajar makna kesabaran dari setiap penyakit yang silih berganti mendera. Sekarang jelaskanlah tentang makanan ini.a. Dan hanya kepada Kamilah kamu akan dikembalikan. Engkau telah susah payah mengeluarkan isi perut engkau hanya karena sesuap makanan. menampik kasihnya. Seseorang berkata kepadanya. . Pelbagai jenis penyakit. lelaki berusia 50-an yang terbaring di ranjang sebuah rumah sakit.menanyakannya. Pohon yang Digugurkan Daun Dosanya Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. aku tetap mengeluarkannya.

bagi anak-anaknya termasuk pria berusia 50-an yang diserang sakit. Ini belum seberapa. Nabi suatu kali bersabda: ''Demi Allah! Bukanlah kefakiran atau kemiskinan yang aku khawatirkan atas kalian. kita seringkali merasa kekayaan dan kesenangan bukan cobaan. lalu kalian bergelimang dalam kemewahan itu sehingga binasa. Ayub menjadi sumber inspirasi bagi emak maupun setiap Muslim yang sabar dalam menerima cobaan-Nya. agar bersabar dan tawakal. Demi menegaskan hal itu. Tak jarang. Tak mengherankan. ''Sakit itu ujian bagi kesabaran. telah menjadi 'kodrat' manusia. Mengapa Ayub --dan agaknya emaknya-. Kenapa? Semakin seseorang ingin menghampiri-Nya.'' ujar sang emak mengutip kisah dari guru mengajinya semasa sehat. Tidak mengherankan. Ujian pun dapat hadir dengan rupa kekayaan yang melimpah. meninggal orang yang dikasihi. ia menasihati handai taulan yang tertimpa musibah ringan laiknya jemari tertusuk duri.Kendati kehidupannya sebatas ranjang. sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang'' (QS 21:83) Tiada seikhlas Ayub dalam menerima sakit sehingga Allah mengirimkan kesembuhan seperti sang emak di usia senjanya menerima kesembuhan-Nya. Nabi Ayub saja yang menjadi utusan Allah lebih parah menerima cobaan sakit tetapi ia tetap tawakkal. lebih mengagumkan lagi. Bukankah Allah telah menjanjikan ujian dan cobaan untuk membuktikan keimanan seperti terkandung di dalam Alquran: Apakah manusia itu mengira mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ''Kami telah beriman''. Allah pun mengisahkan: dan (ingatlah kisah) Ayub. perempuan tua itu tetap semangat mengikuti perkembangan yang ada di luar kamarnya. ulat yang ada di borok kepalanya terjatuh. ''sesungguhnya bagi setiap umat ada ujian dan ujian bagi umatku ialah harta kekayaan'' (HR Turmudzi). ketika hidupnya senang melupakan Allah dan bersikap sebaliknya ketika mengalami kesengsaraan. seperti Ayub dengan penyakit maupun Ibrahim yang diperintahkan menyembelih anak kesayangannya.. Tak ayal. terkecuali pelbagai penderitaan. akan tetapi justru aku khawatir kemewahan dunia yang kalian dapatkan sebagaimana telah diberikan kepada orang-orang sebelum kalian. Cobaan sebagai bentuk ujian seringkali dilipatgandakan bagi hamba yang alim dan berusaha menghampiri-Nya. tetapi dipungutnya dan dikembalikannya ke tempat semula.. Memang. sebagaimana mereka bergelimang dan binasa pula'' (HR Bukhari). Nabi Muhammad pun bersabda: ''Tingkat berat ringannya ujian disesuaikan .dapat tawakal? Nabi Ayub merupakan refleksi dari kesabaran dalam menerima penderitaan sakit. di tengah derita sakit. ketika ia menyeru Tuhannya: ''(Ya Tuhanku). sedang mereka tidak diuji lagi?. siapakah yang mengirim spirit untuk mampu bertahan? Ketika anak-anaknya pernah mengeluh karena kasihan melihat orang tuanya terus menerus terbaring. semakin Allah berusaha menguji kadar keimanannya. sehingga tergelincir lupa diri. sang emak menjadi simbol kesabaran dan keikhlasan dalam menempuh ujian sakit. ia menjadi sumber wejangan: tidak hanya bagi anak-anaknya tetapi handai taulan yang mengunjunginya. Tragisnya. maupun musibah. Cobaan itu dapat dalam pelbagai bentuk: penyakit. Bahkan. Ayub menjadi simbol kesabaran.Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka (QS 29: 2-3). sang emak justru yang menyabarkan. Saat ia sujud. Tapi. Semua itu menyebabkan Nabi Muhammad bersabda. semua nabi mengalami pelbagai cobaan.

Dengan kesabaran dan keikhlasan menerima ujian tersebut. Aku menanyakan perihal dirinya dan orang-orang menjawab bahwa dia adalah ibu si mayyit. sejatinya pejalan ruhani akan menemui-Nya. Orang yang sangat banyak mendapatkan ujian itu adalah para nabi. Hatinya Tersenyum . wahai Emak.aku mendekati wanita tua itu dan menanyakan keadaan si mayyit ketika hidup. Ketika aku berjalan di kedelapan malam . aku pun berhenti di depan rumahnya dan membacakan ayat untuknya” Hai orang-orang yang beriman. aku datang kerumah lelaki itu. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang di perintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. periharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.wanita itu menjawab “Dia orang yang rajin berpuasa dan melakukan salat malam. kemudian baru orang yang lebih dekat derajatnya kepada mereka berurutan secara bertingkat.menggunakan cobaan berupa penyakit sebagai sarana membangun ikhlas dan ibadah? Kemampuan menjadikan cobaan sebagai sarana beribadah sekaligus sabar dan ikhlas. sang insan belajar sabar dan ikhlas. Orang diuji menurut tingkat ketaatan kepada agamanya'' (HR Turmudzi). Keesokan harinya. Aku mendapatkan orang itu sudah meninggal dan orang-orang sedang mengurus jenazahnya. selaiknya kita tidak menduga-duga bila seseorang yang menderita akibat cobaan.ia mendengar (orang itu membaca) suatu ayat Al-Qur’an dan kemudian ia meninggal”. demi ke agungan dan kemuliaan-Mu. aku mendengar tangisan memelas seorang laki-laki dari dalam sebuah rumah.”(QS At-Thamrin:6) Tiba-tiba aku mendengar teriakan keras lelaki itu dan suara gaduh dalam rumahnya. Aku pun berhenti sampai suara lelaki itu terhenti. sejatinya menghantar seseorang menghampiri dan menjadi kekasih-Nya. kemudian aku pergi”. Maka.dengan tali siapa hamba berpegang teguh jika engkau memutuskan tali-Mu dari hamba? Oh betapa dosanya hamba! Tolonglah hamba ya Allah!”. dalam keadaan tiada berdosa (lihat HR Muttafaq alaih dan Turmudzi). engkaulah melalui keikhlasan dalam menerima cobaan. Lelaki itu berkata”Ya tuhan ku. Mansyur ibn meneruskan. Tadi malam ada seseorang yang lewat saat ia sedang membaca Al-Qur’an. Dengan demikian. menjadi pohon yang digugurkan daun dosanya. sepertiga untuk nafkah dirinya.dia senantiasa mencari rezeki yang halal dan membagi penghasilannya menjadi tiga. Orang Shaleh meniggal setelah mendengar Ayat Al-Quran Oleh: Muhammad Amin Al-Jundi Mansyur ibn Ammar ra berkata “ suatu hari aku singgah di kota Kufah. yang keras. aku melihat seorang wanita tua sedang menagis. sebagai bentuk hukuman.sepertiga untuk menafkahiku. suatu maqom yang menjadi idaman pejalan ruhani. dan sepertiganya ia sedekahkan. hamba tidak bermaksud mendurhakai-Mu dengan kemaksiatan-kemaksiatan hamba. tetapi hamba berbuat maksiat itu karena ketidaktahuan hamba akan siksa-Mu.dengan kedudukan manusia itu sendiri.penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. Bukankah Nabi Ayub --maupun sang emak dalam kisah ini-.” ucapan lelaki itu membuatku menangis. untuk menerima segenap cobaan. Kenapa? Dengan ujian yang berat.

Dalam pernikahannya yang tahun ke tiga dan telah memiliki seorang anak laki-laki yang berusia dua tahun. Suara anak-anak Amalia sedang melantunkan ayat suci al-Quran mengobati hatinya. hatinya dan hati istrinya telah tersenyum kembali. Agussyafi Keberhasilan Soichiro Honda . 'Subhanallah.' tuturnya lirih. Mertuanya hatinya telah luluh dan memaafkan atas semua kesalahan yang pernah dilakukannya.' Malam itu matanya berbinar-binar. Sebagai seorang suami sudah meminta maaf dan berjanji bertanggungjawab kepada keluarga serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi kesalahan yang pernah dilakukan. Malam itu dia hadir dengan putranya. Dia menuturkan bahwa sudah satu bulan ini istrinya pulang ke rumah orang tuanya. tanamkanlah di dalam hati kita bahwa Allah adalah Sang Pemilik Sejati telah mengambil titipanNya. istrinya masih mencintai dirinya sebagai suami dan masih mencintai anak kesayangannya namun sangat disesalkan. dirinya diminta untuk menceraikan istrinya dengan alasan dianggap tidak mampu mengurus keluarga. Kemudian saya berpesan padanya dan istrinya. Itulah sebabnya dirinya berniat untuk bershodaqoh untuk anak-anak Amalia. Wajahnya nampak bahagia. sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau bahwa aku memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mengetahuinya dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku. Sebagai suami. Satu minggu kemudian Laki-laki muda itu hadir kembali ke Rumah Amalia bersama anak dan istri mengabarkan dirinya dan putranya sudah berkumpul kembali dengan istrinya.' Hati istrinya luluh. Ya Tuhanku. istrinya tidak berdaya mengikuti perintah orang tuanya. matanya sayu. kami turut berbahagia.Pada malam hari di Rumah Amalia ada seorang laki-laki muda. Wassalam. air matanya menggenang di kelopaknya. 'Saya sudah berjanji untuk membina rumah tangga kembali Mas.' ucap saya padanya. niscaya aku termasuk orang yang merugi (QS. 'Bila kia dirundung kesedihan karena kehilangan orang yang kita cintai sepatutnya memohonlah pada Allah agar diberikan ketenangan hati. Permintaan maaf itu disampaikan kepada istri dan mertuanya. Dirinya dipaksa oleh mertuanya agar segera mengurus di pengadilan agama. Dan bila Allah percaya kepada cara kita mencintai titipanNya maka Allah akan berkenan mengamanahkan kembali hamba-hambaNya yang terbaik kepada kita agar kita merawat dan kita menjaganya dengan baik. Huud : 47). 'Semoga Allah berkenan menyelamatkan rumah tangga saya yang diambang kehancuran.

Buku yang pertama ia baca adalah Sistem Pembakaran Dalam. Pada tahun 1934. Ayahnya bernama Gihei Honda seorang tukang besi yang beralih menjadi pengusaha bengkel sepeda. akhirnya ia berhasil membuat takjub para teknisi lain. Dan disinilah ia menunjukkan kemampuannya membetulkan mesin mobil Ford model T yang dikeluarkan pada tahun 1908. Pada suatu hari. Yang lain meninggal semasa kanak-kanak akibat kekurangan obat dan juga akibat lingkungan yang kumuh. karena hari itu bengkel sedang sibuk. ketika Soichiro sedang mengepel lantai. Tapi bukan sebagai teknisi atau yang berhubungan dengan mesin. Karena ia menganggap sekolah saat itu hanya membuang waktu. Dengan pengetahuannya mencuri-curi waktu untuk sekedar mengintip mesin mobil dan ilmu yang ia dapat dari buku.Soichiro Honda lahir tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (kini Tenrryu City) yang terpencil di Shizuoka prefecture. namun hanya empat yang berhasil mencapai umur dewasa. Namun kini daerah kelahiran Honda sudah ditelan Hamamatsu yaitu kota terbesar di provinsi itu. Niat itu pun ia jalani dengan . Ia hanya ingin mendalami tentang mesin mobil. Ia mencuri-curi waktu pada saat bengkel tutup untuk sekedar melihat dan menganalisa mesin mobil. Soichiro berencana membuat mobil sendiri. Bayi yang ia asuh adalah anak dari direktur bengkel Art. Dari sanalah pengetahuannya tentang mesin berkembang. sedangkan ibunya bernama Mika. Apalagi ketika ia menemukan sebuah buku di perpustakaan. Bukan mengambil mesin mobil dari merek-merek terkenal di masa itu. Soichiro anak sulung dari sembilan bersaudara. Kyoto. Soichiro diantar ayahnya ke Tokyo untuk bekerja disana. dan Nara di Pulau Honshu yang awalnya penuh tanaman teh yang rapi. dan mengumpulkan uang gajinya hanya untuk menyewa buku tersebut. ia hanya sebagai pengasuh bayi. yang disela-selanya ditanami arbei yang lezat. seorang direktur bengkel mobil bernama Art. Semua berawal dari Soichiro yang berumur 16 tahun. Akhirnya pada bulan Maret 1922. Akhirnya. ia diajak majikannya untuk membantu di bengkel. dan tak mau melanjutkan sekolah. ayahnya yang mengerti betul tentang ambisinya mengenalkan kepada seorang teman di Tokyo bernama Kashiwabara. Daerah Chubu di antara Tokyo.

Soichiro menikah dengan Sachi. Toyota masih menolak. Carilah semua kaleng. Tapi yang paling besar artinya adalah bagaimana Sachi mengerti tentang minat Soichiro pada bidang teknik. tapi ternyata semua itu belumlah cukup. ia bisa mendapatkan 10 ribu yen. Honda yang kala itu masih dalam keadaan miskin memiliki keinginan untuk mendesain ring piston yang dijual dan dibuat untuk Toyota Corporation. Ia segera kembali ke sekolah untuk meminta komentar dosen dan teman2nya. dimana bendabenda masih sangat langka. Setiap hari ia berangkat ke sekolah dan pada malam harinya ia mendesain sampai lengannya cacat. justru industri tekstil berkembang sangat pesat saat itu. Mereka membuang kaleng bahan bakar. akhirnya ia punya tekad yang bulat untuk melanjutkan sekolah." Di sinilah Soichiro Honda berusaha mendayagunakan apa saja yang tersedia di bumi. walaupun saat itu Soichiro sudah berumur 28 tahun. Pada tahun 1938. Ia berseru. tapi juga guru yang mengajarkan tata krama dan ilmu-ilmu dasar. Honda . Sekalipun ia telah mengalokasikan dananya untuk riset pembuatan ring pistone tersebut. tepat disamping bengkel Art ia membuat papan nama Pusat Penelitian Ring Piston Art. tepatnya setelah perang dunia ke-2.terlebih dahulu membuat ring piston. Ia tak mengerjakan pekerjaan apapun saat itu. "LIha pesawat. Di tahun yang sama. diantaranya silikon. Bengkel yang ia dirikan akhirnya berproduksi secara resmi pada tahun 1941 setelah ada investor dari Toyota. Sachi tidak hanya berperan sebagai istri. Di masa setelah perang. Ia berhasil menghadapi rintangan. Jepang menjadi negara rendah karena kalah perang. Namun gempa bumi menerpa pabrik. Dan hidup Soichiro menjadi terlunta-lunta. Ia memerintahkan karyawan yang ada agar berhati-hati dan keluar dari pabrik. sampai ia pernah menjual perhiasan istrinya. Ring piston buatan Soichiro selalu gagal. bagi Soichiro yang tidak menjalani pendidikan formal menjadi sangat besar artinya. orang-orang yang mempunyai mesin tenun. Apakah Apakah Apakah Soichiro Honda Ia Ia menyerah begitu frustasi? Mungkin kecewa? Ya saja? Tidak. Amerika membom Jepang dan mengenai pabrik. Pada saat perang. Tidak ada niat lagi untuk membangun pabrik. kemudian ia meluangkan waktu 2 tahun guna menyempurnakan piston dan Toyota pun mau membeli. Setelah bertahun-tahun akhirnya Honda berhasil mendesain pistone sesuai kriteria Toyota. Dengan informasi yang ia terima. bahkan ia hanya ingin belajar bermain suling saat itu. Ia pun mendirikan pabrik pembuatan mesin tenun. Pada tahun 1945. sekali menggerakkan mesinnya. Di tahun 1935. dan diberitahu bahwa ada campuran lain yang diperlukan untuk membuat ring piston. seorang wanita berpendidikan. sekalipun kaleng bekas. Kabarnya. Sayangnya. karena ia sama sekali tak mengerti masalah pencampuran logam. Akhirnya ia datang ke Sekolah Tinggi Hamamatsu jurusan mesin. Karena ring piston buatannya selalu patah atau menggores dinding slinder. Sebagian fasilitas pabrikasi terkena. Kehadiran Sachi yang berpendidikan. Dan saat itu Soichiro berfikir bagaimana membuat mesin tenun yang lebih canggih dari yang ada saat itu. sebab diperlukan dalam proses pabrikasi.

namun ia tidak punya modal. dan pun membuat keputusan yang pada akhirnya merumuskan tujuan.. Bahkan Ia sukses dengan segala kekurangan yang dia miliki.akhirnya menjual pabrik piston kepada Toyota.000 pemilik toko sepeda.. Oleh karena itu.. Ia menyodorkan penemuan baru dan berhasil menarik simpati 5. Akhirnya ia sukses dan mendapatkan penghargaan Emperor's Award dari Pemerintah Jepang. Humm. Jika alasan anda untuk tidak sukses adalah masalah kesehatan. Setelah perang. Soichiro Honda tidak dapat mengendarai mobil. Banyak tetangga yang meminta sepedanya diubah menjadi motor. humm. ia merampingkan dan mengubah menjadi The Super Cub... tapi sedikitpun kekurangannya tersebut dijadikan alasan untuk tidak sukses. humm. Ia memasang motor kecil di sepeda. ~Tak ada alasan untuk tidak sukses~ (coco) Yap. Jepang kekurangan bahan bakar. tapi seringkali usaha meraih kesuksesan tersebut dibatasi oleh alasan-alasan yang sebenarnya kita buat sendiri. hooo. Soichiro Honda kerap mendapatkan nilai2 jelek di sekolahnya.. lihat seorang Soichiro Honda yang tidak pernah bisa mendapat gelar Insinyur. ia tertarik mendirikan pabrik motor. Jika alasan anda hanya seputar IQ. bukan Soichiro Honda namanya kalo menyerah. Berapa banyak orang yang gagal dan berhenti bermimpi hanya karena mereka membuat alasan ketika mereka gagal? Jika alasan anda karena faktor finansial.000 pemilik toko yang bersedia memberinya modal. seandainya saja anda tahu jika pada masa kecil.. Tapi ternyata sepeda motornya masih belum terjual laris. sebab terlalu besar. Ia lantas menyurati 18.. Sejak itu. Apakah ia menyerah dengan keterbatasan modal? Jika alasan anda karena keterbatasan pendidikan. atau. Soichiro Honda memiliki impian- . renungkan pula fisik Soichiro yang lemah dan sering sakit-sakitan. sebuah kisah nyata yang patut menjadi bahan perenungan bagi kita yang memiliki impian untuk meraih kesuksesan di masa depan. lihat kembali Soichiro Honda yang berasal dari kalangan bawah dan kadang tidak memiliki modal ketika ingin membangun pabrik. Akhirnya.. setiap orang pada dasarnya menginginkan kesuksesan.. Apakah kali ini dia menyerah? Ia wekekeke.

Berpikir positif (positive thinking) seringkali kita nasehatkan. batuk sedikit. maka itu otomatis menjadi doa kita. trainer. terekam dalam belief system. tiba-tiba terdengar letupan “Dor.!!” dan kali ini agak sering. kemudian anda berkendara di jalan. setelah ini juga baik”. Efek Posotof Berbaik Sangka “Kita harus berpikir Positif. Salah kah? “Tentu saja bukan hakku menentukan benar atau salahnya pendapat mereka” kata Sariman. [[Tetapi dalam konteks ini yang Sariman maksud adalah tentang bagaimana kita bersikap terhadap berbagai peristiwa atau kejadiankejadian dalam laku kehidupan ini dalam tingkatan kemanusiaan dengan segala keterbatasannya. membiarkan aku terjerembab dalam penderitaan hidup yang teramat panjang” atau “Janganjangan Tuhan lagi budeg sehingga tak mendengar doa-doaku.. dan jiwa yang Pantang menyerah. Manakala prasangka kita buruk kepada Tuhan. dan beberapa saat berselang mesin mobil anda mati. “Tetapi saya berhak dong punya pendapat lain. Bila anda tetap berpikir positif. “Ah! Masa iya?!” sergah Sariman. lha wong ini mobil baru pasti mesinnya masih oke”. pet!. Kepada Tuhan kita memang harus selalu positif. Mungkin anda masih bisa berpikir positif. coach atau public speaker. Maksudnya kan jika kita berpikir negatif tentang kehendak Tuhan. maka ya hal negatif itulah yang akan kita dapat. menjadi fokus perhatian kita. bahkan kata Tuhan. Jika kita berpikir positif tentang kemurahan Tuhan (huznudzon) maka Tuhan akan memberikan kemurahan yang setimpal. imbuhnya. kurang lebihnya anda akan berpikir “hmm.!!” dari kenalpot mobil anda. Lho kok bisa? Bukankah selama ini itulah yang dianjurkan. Ia adalah salah satu contoh sukses yang berhasil memadukan antara : Impian. guru. Lalu anda tetap melanjutkan perjalanan dengan pikiran positif tentang mobil anda. Jika anda berpikir positif paling tidak anda akan mengatakan “ah biasa. Kemudian anda terus jalankan mobil dan terdengar kembali bunyi letupan “Dor. sampai detik ini belum satupun doaku yang dikabulkan”. “ooh… tidak ada yang salah kok. maka terjadilah hal-hal yang negatif.]] Begini. Man!”. ndak apa-apa hanya suara kenalpot. tetapi apa yang dengan fokus kita pikirkan dan kita yakini. andaikata anda punya mobil keluaran tahun terbaru. Ketekunan.impian hebat dalam dirinya yang kemudian menggiringnya ke arah kesuksesan. “Kalau kita selalu berpikir positif maka hasilnya akan positif”.. Dan menurut saya yang namanya “positive thinking” itu tidak selalu baik. kata salah seorang teman Sariman. tidak boleh ber-su’udzon. “Tuhan sudah tak sayang lagi padaku. dalam pikiran bawah sadar kita. yang terjadi bukan apa yang kita inginkan. Misalnya kita berpikir. Karena formulasinya sangat jelas. Bukan begitu? Ya begitulah. mungkin saya diuji untuk lebih sabar”. Bahkan ada yang berani-beraninya meng-klaim bahwa kunci utama untuk mencapai sukses adalah dengan “Positive Thinking”. “Aku (Tuhan) tergantung dari persangkaanmu”. dan mobil tidak bisa jalan. Lantas anda start mobil anda dan mesin . acapkali di sampaikan kepada kita oleh teman..

Apakah anda akan tetap bertahan dengan pikiran positif. siang-malam. Kita akan menjadi paranoia. Katakanlah anda masih bisa berpikir positif. Selanjutnya setelah anda mandi dan hendak makan malam. tergantung dari sudut mana kita melihatnya dan pada konteks yang bagaimana. dan ternyata setelah anda masukkan modal investasi anda yang sebesar ratusan juta itu. Begitukah? Jika memang begitu. Mau mendekati seseorang. Apakah anda tetap keukeuh menjadi orang pilon dengan tetap berpikir positif. sulit tidur. oke. pilon sejati. Apakah anda tidak sedikitpun berpikir negatif? Oke. dan tidak akan pernah melakukan tindakan apa-apa karena selalu dihantui oleh pikiran buruk.tidak hidup. misalnya “hmmm… pasti dia sedang serius dan sangat sibuk mengurusi bisnis baru saya ini sehingga sulit ditemui”. Kenaikan harga BBM. Namun begitu. Biar lebih jelas. Tapi tiba-tiba terdengar suara tangis istri anda di kamar. kalau anda memiliki modal lumayan besar. walaupun orang itu mendiskripsikan keunggulan bisnisnya secara detail lengkap dengan proyeksi keuntungan yang bisa masuk kantong anda? Apakah anda akan langsung bilang “OK. biar aku lebih sayang padanya” Begitu kah? “Apakah penjelasan saya sudah cukup jelas?”. katakanlah anda ambil tawaran itu dengan pikiran positif. saya kemukakan satu contoh lagi. Karena setiap kejadian atau peristiwa selalu memiliki dua sisi berbeda. ditambah bunyi barang-barang yang pecah dibanting dan dilempar. yin-yang atau positif-negatif. Suatu hari saat anda pulang kerja. telepon selulernya selalu tidak aktif. ketakutan dan selalu penuh kecurigaan yang berlebihan. pastilah sesuatu yang sangat istimewa”. rumahnya kosong. maka SELAMAT! Anda adalah “The Real Victim”. dan malah bisa menjadi awal dari penyangkalan terhadap realita dan fakta-fakta (denial). “saya yakin istriku hendak memberiku surprise. Ingin memulai bisnis. Sampai disini apakah anda masih ngotot menjadi pilon dengan tetap berpikir positif bahwa tidak terjadi hal-hal negatif terhadap mobil anda? Dalam bisnis misalnya. Jadi ternyata berpikir positif itu tidak selalu baik. pria-wanita. tentu saja anda ditunjukkan keunggulan bisnis yang di tawarkannya beserta proyeksi keuntungan yang menggiurkan. Mau sukses tapi takut dengan konsekwensi logisnya. kata Sariman. Sampai pada titik itu anda masih bisa berpikir positif. baik-buruk. kemudian tiba-tiba ada seseorang yang tidak anda kenal baik datang dan merayu anda untuk melakukan investasi bisnis. tidak tenang hidupnya. I take it!”? Oke. kata Sariman. mungkin capek mengerjakan pekerjaan rumah tangga”. positif atau negatif? Dari sudut pandang . Ini mungkin terjadi di rumah tangga anda. meraung-raung. teman anda tadi mulai susah ditemui. tidak ada satupun hidangan di meja makan bahkan istri anda yang biasanya menemani. takut merugi. Apakah anda tidak menaruh curiga sejumputpun kepada orang belum anda kenal secara baik yang menawarkan investasi bisnis itu? Apakah anda tidak juga menghitunghitung.. istri anda tidak menyambut anda dengan senyum dan ciuman hangat seperti biasanya. apakah anda sama sekali tidak memiliki pikiran negatif? Baiklah. malah mengunci diri di kamar. menganalisis. Tanya Sariman. berpikir negatif melulu juga tidak baik. takut ditolak. Ini pilon permanen. untung-rugi. “ah itu mah wajar saja. “alaah. namanya! Saya menawarkan agar kita memilih untuk berpikir realistis (realistic thinhking) saja. menduga-duga resiko yang bakal terjadi. itu cuma acting. Bukankah hidup ini selalu ada dua hal yang berpasangan. Ya.

Demikian juga penjual es cendol. atau dengar gosip perselingkuhan anda.pemerintah dalam kaitannya dengan penekanan anggaran. Masalah datang seperti tak ada habisnya”. positif atau negatif? Bagi penjual jas hujan dan jasa cuci kendaraan itu berkah. Jangan-jangan ia sedang kehabisan uang belanja. Tanya guru itu… “Guru. nak? Bukankah banyak hal indah di dunia ini? Kemana hilangnya wajah bersyukurmu ? “. Misalnya saja dalam investasi bisnis. Prinsipnya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Gelas dan Danau Seorang guru mendatangi seorang muridnya ketika belakangan ini wajahnya tampak sangat murung. Dengan menekan anggaran pemerintah dapat mengalokasikan anggaran tersebut untuk program intensifikasi usaha kecil atau pendidikan. Maka yang terjadi kemudian pemerintah seolah tidak pernah berpikir untuk rakyat. belakangan ini hidup saya penuh masalah. Dalam konteks yang lain kadang kita juga perlu melihat sisi negatifnya untuk tujuan positif. Dan penjual jas hujan pasti menyadari resiko terburuk (negatif) saat ia berjualan pada musim kemarau. malah sakit dan perlu perawatan medis (negatif). tentu itu positif. bukan sehat yang kita dapatkan.. Ujung-ujungnya hasil yang diharapkan positif juga. Tapi gambaran seperti ini tidak bisa diterapkan dalam segala kondisi. Dengan begitu anda bisa tahu duduk persoalannya sehingga lebih mudah mencari solusi pemecahan masalahnya daripada tidak tahu sama sekali akar permasalahannya. seolah rakyatlah yang selalu menjadi korban. Makan atau minum air putih itu bagus buat kesehatan (positif). kita bisa secara positif membuat proyeksi-proyeksi profit. seolah-olah semua menjadi oposan pemerintah. harus dipertanyakan pada konteks apa. sehingga dapat meminimalisir kerugiannya. pada peristiwa seperti apa. terutama dalam sisi kontekstualnya. karena kalau kita tidak pertanyakan itu salah-salah kita malah jadi pilon. sulit bagi saya untuk tersenyum. Apabila istri anda dirumah marah-marah dan mukanya cemberut melulu. “kenapa kau selalu murung. bila diukur dengan ratarata daya beli masyarakat itu bisa menjadi negatif. Hujan. kata Sariman. Setiap peristiwa memerlukan pendekatan dan perlakuan yang seringkali berbeda-beda. “Nak. bukan begitu? Itulah yang saya sebut dengan realistic thinking. misalnya. Berpikir realistis itu mencoba menempatkan pikiran positif dan negatif pada porsi dan takaran yang pas. Namun bagi penjual es cendol. Maka judul diatas (yang terdengar sangat provokatif) memiliki catatan-catatan. tapi kita juga perlu membuat strategi-strategi untuk meminimalisir kerugian dengan cara membuat asumsi-asumsi resiko negatif yang mungkin terjadi. . Yang dapat mereka lakukan adalah mengurangi kapasitas produksi cendolnya. orang-orang yang tinggal di bantaran sungai. itu ancaman atau bahkan bencana. dan sebagainya. atau hal-hal negatif lainnya. Sedangkan dari sudut pandang lain. misalnya kesejahteraan rakyat.jawab murid tersebut dengan lesu Sang guru tertawa terkekeh mendengar keluh muridnya tersebut. atau bertengkar dengan tetangga. Dalam konteks tertentu positive thinking adalah cara terbaik.. Dan perlu ditegaskan disini bahwa ini sangat kontekstual. atau saat musim panas jualan es cendol dan saat musim hujan jualan jas hujan. tapi kalau kita makan atau minum air putih secara membabibuta melebihi takaran tubuh kita. mereka tahu betul ada resiko rugi pada saat musim hujan. ambilah segelas air.

Si murid langsung menebarkan garam yang tersisa sambil menahan rasa asin dimulutnya yang belum hilang. “ Bagaimana rasa air danau itu ? “Segar. karena air danau itu berasal dari mata air diatas gunung dan mengalir ke danau ini. tapi sungguh tidak sopan jika dilakukan di depan guru. Si murid pun melaksanakannya. bahkan nabi sekalipun. “hidup memang butuh keberanian. Tanya guru itu kepada muridnya “Tidak sama sekali”. Jadi. pikirnya… “Sekarang kau coba minum air danau itu”. Cermatilah langkahmu dan waspadai tindakanmu. rasa ‘ASIN’ yang dialami dari penderitaan itu sangat bergantung dari HATI yang menampungnya. “Coba kau ambil segenggam garam dan masukkan kedalam gelas itu. dan langsung meminumnya. Tanya sang guru “Asin dan perutku mual rasanya”.. Si murid terdiam mendengarkan… “Tapi nak. sang guru bertanya kepada murid nya. tapi terlebih lagi ketelitian. Sang guru pun terkekeh melihat wajah muridnya tersebut. “Terasakah garam yang kau tebar tadi”. Hati. Banyaknya masalah dan penderitaan yang kau alami di dalam hidup mu itu sudah dikadar oleh Tuhan .pinta guru itu sambil mencari batu yang datar untuk di duduki nya di samping danau itu.. Setelah murid itu selesai meminum air danau. tidak lepas dari masalah “.dan dua genggam garam. Sang guru membawa muridnya ke pinggir danau dan menyuruh muridnya menebarkan garam yang tersisa ke danau tersebut.akan kuperbaiki suasana hatimu itu “ Si murid pun beranjak pelan tak semangat melaksanakan perintah guru itu.dan sudah pasti air danau ini menghilangkan rasa asin dimulut si murid.. Begitu air danau yang segar itu mengalir di tenggorokan. Sang murid menangkupkan kedua tangannya untuk mengambil air danau itu... seperti segenggam garam itu.. Rasanya ingin meludah . supaya tidak merasa menderita . hanya segenggam garam. jawab sang murid sambil terus meminum air danau tersebut.. dan wajahnya kini meringis karena meminum air asin itu… “Bagaimana rasanya?”. sang guru berkata “ nak.. Sang guru hanya tersenyum melihat muridnya itu dan membiarkan muridnya minum air danau sampai puas.perintah guru tersebut. Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. “Sekarang kau ikut aku”. tidak berkurang dan tidak bertambah.. segar sekali guru ! “ jawab murid tersebut. jadikan hati di dalam dada mu menjadi sebesar DANAU. tidak lebih. tidak kurang .jawab sang murid sambil meringis. BERHENTILAH JADI GELAS. sesuai untuk mu. tak lama kemudian ia kembali sambil membawa segelas air dan 2 genggam garam.Tentu saja.hati saat mencelupkan jari di dalam toples kehidupan. kalau tidak. Setiap manusia yang lahir di dunia ini . rasa “PAHIT” yang akan kita dapatkan… Rela Masuk Neraka . kemudian kau minum airnya sedikit”.

a. Di manakah Allah SWT akan meletakkanku di Sorga-Nya?. aku rela Allah SWT memasukkan aku ke dalam Neraka-Nya. Keesokan harinya ia menjumpai Nabi Musa AS kembali. Kuburan Berbicara Dikisahkan bahawa sewaktu Fatimah r. dan mereka yang belum beribadah sebanyak dirinya.w.a diletakkan di tepi kubur maka Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a.a) r. Ahli ibadah itu terkejut. Ali bin Hasan Husin Abu Abi Talib (anak (anak Dzafrrin (suami Fatimah Fatima Faimah Al-Ghifary r. "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepada ummatmu itu bahwa sekarang Aku akan menempatkannya di Surga-Ku yang paling tinggi". "Wahai kubur. 2. Umur orang itu lebih dari 500 tahun. Nabi Musa AS kemudian mengabarkan kepada orang tersebut apa yang telah difirmankan Allah SWT kepadanya. akan tetapi aku meminta satu permohonan. antara :1. orang yang banyak amalnya maka dia akan selamat dariku.a berkata kepada kubur. Nabi Musa AS menyampaikan permohonan orang itu kepada Allah SWT.a Sewaktu jenazah Fatimah r. Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Musa AS maka Allah SWT berfirman. Nabi Musa AS kemudian menyapa dan mendekatinya. "Wahai Musa (AS) sampaikanlah kepadanya bahwa Aku akan meletakkannya di dasar Neraka-Ku yang paling dalam". Ia juga mulai terfikir bagai mana dengan keadaan saudara-saudaranya. Aku mohon agar setelah tubuhku ini dimasukkan ke dalam Neraka maka jadikanlah tubuhku ini sebesar-besarnya sehingga seluruh pintu Neraka tertutup oleh tubuhku jadi tidak akan ada seorang pun akan masuk ke dalamnya". Wahai Musa AS aku telah beribadah kepada Allah SWT selama 350 tahun tanpa melakukan perbuatan dosa. Orang itu adalah seorang yang ahli ibadah. Nabi Musa AS melihat seseorang sedang beribadah. Ia kemudian berkata kepada Nabi Musa AS. Nabi Musa AS mengabulkan permintaan orang itu. "Wahai Musa AS." . tetapi kalau orang itu tidak beramal soleh maka dia tidak akan terlepas dari aku (akan aku layan dia dengan seburuk-buruknya). 3. di mana lagi tempat mereka kelak di akhirat. Setelah berbicara sejenak ahli ibadah itu bertanya kepada Nabi Musa AS. dan orang lain yang mereka baru beribadah selama 200 tahun. Dengan perasaan sedih ia beranjak dari hadapan Nabi Musa AS. temannya. 300 tahun. "Aku bukannya tempat bagi mereka yang berdarjat atau orang yang bernasab. meninggal dunia maka jenazahnya telah diusung oleh 4 orang. 4. Malamnya ahli ibadah itu terus berfikir mengenai keadaan dirinya. adapun aku adalah tempat amal soleh. Nabi Musa AS kemudian bermunajat memohon kepada Allah SWT agar Allah SWT memberitahukan kepadanya di mana ummatnya ini akan ditempatkan di akhirat kelak. tahukah kamu jenazah siapakah yang kami bawakan kepada kamu ? Jenazah yang kami bawa ini adalah Siti Fatimah az-Zahra. anak Rasulullah s.a) r. Allah SWT berfirman.Nabi Musa AS suatu hari sedang berjalan-jalan melihat keadaan ummatnya." Maka berkata kubur. Tolong sampaikan pertanyaanku ini kepada Allah.a) r.

yang baik mahupun yang buruk. Kitab-kitab-Nya. "Bersucilah kamu semua dari kencing.." Kemudian baginda bertanya. "Siapakah kamu ini?" Jawab kami. "Kami adalah orang beriman.a berkata. orang kaya. hendaknya kami mendirikan solat wajib. dan takutlah kamu kepada soalan yang akan dikemukakan ke atas kamu oleh malaikat Mungkar dan Nakir. "Setiap perkataan ada buktinya.t. orang berkedudukan tinggi atau sebagainya. Seseorang itu tidak akan dapat menjawab setiap soalan di alam kubur jikalau dia tidak mengamalkannya sebab yang akan menjawab ialah amalnya sendiri. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami. lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?" Tanya Rasulullah s. walaupun ia seorang alim ulama' atau seorang anak yang bapanya sangat dekat dengan Allah s." Seseorang itu tidak dijamin akan terlepas dari segala macam siksaan dalam kubur.Abu Laits as-Samarqandi berkata kalau seseorang itu hendak selamat dari siksa kubur hendaklah melazimkan empat perkara semuanya :1. percaya kepada takdir Allah s. "Buktinya ada lima belas perkara.a.w. "Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu ?" Jawab mereka.w. maka al-Quran itu akan membelanya dan begitu juga seterusnya.w.a. Adapun 1." Selanjutnya tanya Rasulullah s. telah bersabda yang bermaksud.. Hendaklah dia memperbanyakkan membaca tasbih kerana dengan memperbanyakkan membaca tasbih. percaya kepada Malaikat-Nya. . Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya. kerana sesungguhnya kebanyakan siksa kubur itu berpunca dari kencing. 3. Bukti-bukti Keimanan Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r. Hendaklah ia menjaga solatnya 2. Hendaklah dia membaca al-Quran 4. kubur akan melayan seseorang itu mengikut amal soleh yang telah dilakukan sewaktu hidupnya di dunia ini.w.w "Apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu ?" Jawab mereka. 4. Sekiranya dia rajin membaca al-Quran. Hendaklah dia bersedekah 3. "Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahawa tidak ada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan Allah.t.t. aku boleh menghafal untuk menjawabnya. mengerjakan puasa di bulan Ramadhan. Jangan sekali-kali kita berfikir bahawa kita akan dapat menjawab setiap soalan yang dikemukakan oleh dua malaikat Mungkar dan Nakir dengan cara kita menghafal. maka mereka mungkin akan menjawab. 2. empat perkara yang Jangan Jangan (jangan suka kencing harus dijauhi ialah :- Jangan mengadu-domba Jangan mencucuk sana sambil berdusta mengkhianat cucuk sini) berdiri Rasulullah s. Rasul-rasul-Nya. Sebaliknya kubur itu tidak memandang adakah orang itu orang miskin.w dengan tujuh orang dari kaumku. aku datang kepada Rasulullah s.w.a.t.w. "Kamu telah perintahkan kami untuk beriman kepada Allah s. Pada hari ini kalau kita berkata kepada saudara kita yang jahil takutlah kamu kepada Allah s." Itu adalah kata-kata orang yang tidak berfikiran. ia akan dapat menyinari kubur dan melapangkannya.a. apakah bukti keimanan kamu ?" Jawab kami. "Ah mudah sahaja.

" Tanya Rasulullah s. "Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?" Jawab mereka. "Mahukah kamu aku tunjukkan kepada lima perkara amalan yang akan menyempurnakan dari yang kamu punyai ? Janganlah Janganlah Janganlah kamu kamu kamu mengumpulkan mendirikan berlumba-lumba sesuatu rumah dalam yang yang sesuatu tidak tidak yang akan akan bakal kamu kamu kamu makan. berani di waktu perang.a." http://bukucatatan-part1. maka Rasulullah s.menunaikan zakat dan berhaji bila mampu.a. Berusahalah untuk mencari bekal ke dalam akhirat. hampir sahaja kamu ini serupa dengan para Nabi dengan segala macam yang kamu katakan tadi.w berkata.blogspot. tempati. "Bersyukur di waktu senang. tinggalkan.w selanjutnya.a." Kemudian Rasulullah s." Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini. "Sungguh kamu ini termasuk di dalam kaum yang amat pandai sekali dalam agama mahupun dalam tatacara berbicara.com/search/label/Kisah-kisah%20Teladan?updatedmax=2010-02-01T14:59:00%2B08:00&max-results=20 . redha pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh. bersabar di waktu kesusahan.w selanjutnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->