PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

Posted on May 11, 2012 by annisaauliya Pengertian Pegembangan Kurikulum Pengembangan kurikulum adalah sebuah proses yang merencanakan, menghasilkan suatu alat yang lebih baik dengan didasarkan pada hasil penilaian terhadap kurikulum yang telah berlaku, sehingga dapat memberikan kondisi belajar mengajar yang baik. Dengan kata lain pengembangan kurikulum adalah kegiatan untuk menghasilkan kurikulum baru melalui langkah-langkah penyusunan kurikulum atas dasar hasil penilaian yang dilakukan selama periode waktu tertentu. Pada umumnya ahli kurikulum memandang kegiatan pengembnagn kurikulum sebagai suatu proses yang kontinu, merupakan suatu siklus yang menyangkut beberapa kurikulum yaitu komponen tujuan, bahan, kegiatan dan evaluasi. Oemar Hamalik (2001) membagi prinsip pengembangan kurikulum menjadi delapan macam, antara lain:

Prinsip Berorientasi Pada Tujuan

Pengembngan kurikulum diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu, yang bertitik tolak dari tujuan pendidikan Nasional. Tujuan kurikulum merupakan penjabaran dan upaya untuk mencapai tujuan satuan dan jenjang pendidikan tertentu. Tujuan kurikulum mengadung aspek-aspek pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai. Yang selanjutnya menumbuhkan perubahan tingkah laku peserta didik yang mencakup tiga aspek tersebut dan bertalian dengan aspek-aspek yang terkandung dalam tujuan pendidikan nasional.

Prinsip Relevansi (Kesesuaian)

pengembanga kurikulum yang meliputi tujuan, isi dan system penyampaian harus relevan (sesuai) dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat, tingkat perkembangan dan kebutuhan siswa, serta serasi dengan perkembnagan ilmu pengetahuan dan tegnologi.

Prinsip Efisiensidan Efektifitas.

Pengembangan kurikulum harus mempertimbangkan segi efisien dan pendayagunaan dana, waktu, tenaga, dan sumber-sumber yang tersedia agar dapat mencapai hasil yang optimal. Dana yang terbat harus digunakan sedemikina rupa dalam rangka mendukung pelaksanaan pembelajaran. Waktu yang tersedia bagi siswa belajar disekolah juga terbatas sehingga harus dimanfaatkan secara tepat sesuai dengan tata ajaran dan bahan pembelajaran yang diperlukan. Tenaga disekolah juga sangat terbatas, baik dalam jumlah maupun dalam mutunya, hendaknya didaya gunakan secara efisien untuk melaksanakan proses pembelajaran. Demikian juga keterbatasan fasilitas ruangan,

baik di lingkungan sekolah maupun pada tingkat inter sektoral. dan antara aspek-aspek perilaku yang ingin dikembangkan. antara unsur-unsur keilmuan sains. Diamping itu juga dilaksanakan keterpaduan dalam proses pembalajaran. sesuai dengan jenjang pendidikan. dilengkapi atau dikurangi berdasarkan tuntutan dan keadaan ekosistem dan kemampuan setempat. tampak jelas alur dan keterkaitan didalam kurikulum tersebut sehingga mempermudah guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran. dan sumber kerterbacaan. Keseimbangan juga perlu diadakan antara teori dan praktik. aspek-spek. diubah. • Prinsip Keseimbangan Penyusunan kurikulum memerhatikan keseimbangan secara proposional dan fungsional antara berbagai program dan sub-program.peralatan. kegiatan belajar mengajar. peralatan. yang satu sama lainnya saling memberikan sumbangan terhadap pengembangan pribadi. karena tidak tersedianya lahan pertanian. . Dengan prinsip ini. perencanaan terpadu bertitik tolak dari masalah atau topik dan konsistensi antara unsur-unsusrnya. baik dalam interaksi antar siswa dan guru maupun antara teori dan praktek. pelaksanaan di desa ditekankan pada program ketrampilan pertanian.. • Prinsip Kontiunitas Kurikulum disusun secara berkesinambungan. • Prinsip Keterpaduan Kurikulum dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prinsip keterpaduan. dan bahan kajian disusun secara berurutan. materi. dan ketersediaan tenaga dan peralatan menjadi faktor pertimbangan dalam rangka pelaksanaan kurikulum. jadi tidak statis atau kaku./media yang bermutu. tidak terlepas-lepas. maka yang dialaksanakan program ketrampilan pendidikn industri. • Prinsip Fleksibilitas Kurikulum yang luwes mudah disesuaikan. melainkan satu sama lain memilik hubungan fungsional yang bermakna. struktur dalam satuan pendidikn. artinya bagian-bagian. sosial. keadaaan masyarakat. humaniora. harus digunakan secara tepat oleh sswa dalam rangka pembelajaran. Pelaksanaaan di kota. Dengan keseimbangan tersebut diaharapkan terjalin perpaduan yang lengkap dan menyeluruh. • Prinsip Mutu Pengembangan kurikulum berorientasi pada pendidikan mutu. antara semau mata ajaran. Dengan keterpaduan ini diharapkan terbentuk pribadi yang bulat dan utuh. tingkat perkembangan siswa. yang semuanya demi meningkatkan efektifitas atau keberhasilan siswa. Sebaliknya. Pelaksanaan terpadu dengan melibatkan semua pihak. yang berarti bahwa pelaksanaan pembelajaran yang bermutu ditentukan oleh derajat mutu guru. Hasil pendidikan yang bermutu diukur berdasarkan kriteria tujuan pendidikan nasional yang diaharapkan. dan keilmuan perilaku. Misalnya dalam suatu kurikulum disediakan program pendidikan ketrampilan industri dan pertanian. Dalam hal ini lingkungan sekitar.

Bandung 1998 .Pendekatan Pengembangan Kurikulum Pada dasarnya strategi dan pendekatan adalah berbeda. penguasaan kompetensi. Pendekatan berdasarkan kompetensi merupakan pengembangan kurikulim yang memfokuskan penguasaan kompetensi tertentu berdasarkan tahap. dkk. sedangakan pendekatan lebih menekankan usaha dan penerapan langkah-langkah atau cara kerja dengan menerapkan suatu strategi dan beberapa methode yang tepat. Pustaka Pelajar. Pengembangan Kurikulum. yogyakrta. pembentukan pribadi.tahap perkembangan peserta didik. Strategi pada dasarnya adalah siasat yang ditetapkan untuk untuk memecahkan suatu masalah. 2007 Ahmad. Hal ini berarti bahwa strategi lebih sempit dari pendekatan. sedangkan berdasarkan pada fokus sasaran maksudnya pengembnagn kurikulum dibedakan antara pendektan yang mengutamakan penguasaan ilmu pengetahuan. Sementara Shodih dan Mulyasa (2002) mengemukakan pendekatan pengembangan kurikulum berdasarkan pada sistem pengelolaan. Pustaka Setia. Jadi pendekatan pengembangan kurikulum adalah cara kerja dengan menerapkan strategi dan methode yang tepat dengan mengikuti langkah-lngkah pengembangan yang sistematis untuk menghasilkan kurikulum yang lebih baik. perbedaan terletak pada jangkauan (cakupan) bahasannya. ada berbagai macam pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan kurikulum yaitu: • • • Pendektan yang berorientasi pada bahan pelajaran Pendekatan yang berorientasi pada tujuan pendekatan dengan pola organisasi bahan. dan penguasaan kemampuan memecahkan masalah sosial kemasyarakatan. yang dijalankan sesuai dengan langkah-langkah yang sistematik untuk memperolah hasil kerja yng lebih baik. penguasaan kemampuan standar. Maksudnya sistem pengelolaan pengembangan kurikulum dibedakan antara sistem pengelolaan yang terpusat (sentralisasi) dan tersebar (desentralisasi). Kurikulun Tingkat Satuan Pendidikan. REFERENSI • • Joko susilo. fokus sasaran dan kompetensi. Muhammad.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful