PENELITIAN KUALITATIF

TUGAS MATAKULIAH MPSE

Disusun oleh : Karina Shinta U H0809067 AGRIBISNIS C

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2012

dan berakhir dengan suatu “teori”. dalam menggunakan wawancara secara mendalam dan grup fokus. Perbedaan penting keduanya. mengikuti asumsi cultural. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Terdapat perbedaan mendasar antara peran landasan teori dalam penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif. sedangkan dalam penelitian kualitatif peneliti bertolak dari data.PENELITIAN KUALITATIF A. Penelitian kualitatif lebih subyektif daripada penelitian atau survei kuantitatif dan menggunakan metode sangat berbeda dari mengumpulkan informasi. Sifat dari jenis penelitian ini adalah penelitian dan penjelajahan terbuka berakhir dilakukan dalam jumlah relatif kelompok kecil yang diwawancarai secara mendalam(Wikipedia: 2009) Menurut Brannen (1997: 9-12). peneliti sebagai instrument pengumpul data. Penelitian kualitatif (termasuk penelitian historis dan deskriptif) adalah penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik. Tradisi kualitatif. Dalam penelitian kuantitatif. dan berakhir pada penerimaan atau penolakan terhadap teori yang digunakan. secara epistemologis memang ada sedikit perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. dan mengikuti data. penelitian berangkat dari teori menuju data. Jika penelitian kuantitatif selalu menentukan data dengan variabel-veriabel dan kategori ubahan. terletak pada pengumpulan data. terutama individu. statistik atau komputer. memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelas. . Selain itu landasan teori juga bermanfaat untuk memberikan gambaran umum tentang latar penelitian dan sebagai bahan pembahasan hasil penelitian. Proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. penelitian kualitatif justru sebaliknya.

dan jika . Data tersebut dianalisis dengan tetap mempertahankan keaslian teks yang memaknainya. Pengertian Data Kualitatif Data kualitatif yaitu data yang berhubungan dengan kategorisasi. Asumsi dan aturan berpikir tersebut selanjutnya diterapkan secara sistematis dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan penjelasan dan argumentasi. Data ini biasanya didapat dari wawancara dan bersifat subjektif sebab data tersebut ditafsirkan lain oleh orang yang berbeda (Riduan. B. humanistik dan studi kasus. Diperoleh melalui wawancara. Dalam penelitian kualitatif informasi yang dikumpulkan dan diolah harus tetap obyektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. deskripsi observasi. konteks sosial dan institusional. Berbagai pendekatan tersebut dapat dikenal melalui berbagai istilah seperti: penelitian kualitatif. penelitian post positivistic. Hal ini dilakukan karena tujuan penelitian kualitatif adalah untuk memahami fenomena dari sudut pandang partisipan. karakteristk berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata. serta analisis dokumen dan artefak lainnya. studi pustaka. observasi. 2003: 5-7). Metode kualitatif menggunakan beberapa bentuk pengumpulan data seperti transkrip wawancara terbuka. penelitian etnografik. Penelitian kualitatif banyak diterapkan dalam penelitian historis atau deskriptif. Data Kualitatif dituangkan dalam rangkaian kata-kata dan menggunakan skala normatif. Data kualitatif dapat diberi dalam bentuk ordinal atau rangking (skala yang diurutkan dari jenjang terendah atau sebaliknya). penelitian naturalistik. penelitian interpretif. Sehingga pendekatan kualitatif umumnya bersifat induktif. Penelitian kualitatif mencakup berbagai pendekatan yang berbeda satu sama lain tetapi memiliki karakteristik dan tujuan yang sama.Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian. Data Kualitatif 1. penelitian fenomenologik. hermeneutic. penelitian lapangan.

Sementara Barney G. langkah analisis telah dimulai sejak peneliti terjun ke kancah untuk mengambil data yang pertama kali melalui kegiatan refleksi. biografi. sejarah kehidupan. oleh para ilmuwan sosial untuk tujuan tertentu mereka kebanyakan menggunakan dokumen yang dihasilkan oleh orang lain seperti: surat-surat. yang berguna untuk membangun dan mengarahkan pada pengembangan pengertian yang mendalam atas dasar setting orang-orang yang diteliti. Pada saat itu secara kontinyu atau on going peneliti mulai menggunakan data yang ada untuk mencapai tujuan penelitian yaitu memecahkan fokus penelitian. analisis data dilakukan setelah proses pengumpulan data dari lapangan. Setiap peneliti selalu melakukan kegiatan pengumpulan data atau informasi dari lapangan dan kemudian mereka akan memperoleh data kualitatif yang banyak. maka pada penelitian kualitatif. selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Data yang ada tanpa melalui angka administrasi secara sistematis dan selanjutnya dianalisis. Penggunaannya bermacam-macam seperti: (1) materi itu bisa dipakai . Yang dimaksud data kualitatif menurut Ryan dan Bernard (2002). Strauss mengatakan bahwa sumber-sumber data kualitatif baru. Glasser dan Anselm L. Menurut Lofland & Lofland (1984: 47) sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata. pada prinsipnya berbeda dengan analisis pada data kuantitatif.diperlukan menggunakan angket. novel serta berbagai bentuk non fiksi cenderung dipakai untuk penggunaan tujuan-tujuan tertentu. tape recorder. catatan memori bahan pidato. otobiografi. cerita rakyat. termasuk sebagai tulisan tangan. ringkasan dokumen dan sebagainya. Jika pada penelitian kuantitatif. dan tindakan. Dan yang menjadi Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri. email. Data tersebut biasanya masih berupa data kasar di antaranya seperti: catatan kancah yang sumbernya bermacam-macam. sit com. adalah semua informasi yang berupa test. Analisis data dalam penelitian kualitatif.

seperti bila isi novel atau surat kabar dikaji tentang apa yang ditampilkan dari satu zaman. atau cita rasa yang sedang berubah di satu negara. khususnya bilamana disusun ke dalam bentuk cerita atau peristiwa. Data kualitatif merupakan sumber-sumber dari deksripsi yang sangat luas dan berlandaskan kokoh. Rangkaian terbatas dari materi kualitatif yang digunakan oleh para sosiolog ini sebagian besar karena mereka kebetulan memfokuskan diri pada verifikasi. dan penuh makna. yang dikombinasikan dengan dokumen “latar belakang” apa saja yang mungkin diperlukan untuk membuat penelitian itu sejajar dengan konteks. data tersebut membantu para peneliti untuk melangkah lebih jauh dari praduga dan kerangka kerja awal. Sebagian sosiolog tidak pernah memikirkan perpustakaan sebagai satu sumber data riil untuk penelitian mereka. Seperti yang dikemukakan oleh Smith 1978 (Miles & Huberman. data kualitatif ini sebenarnya mirip dengan hasil kerja lapangan dan interview. tapi sudah diarahkan pada sosiologi. satu kelompok. Data kualitatif lebih condong dapat membimbing kita untuk memperoleh penemuan-penemuan yang tak diduga sebelumnya dan untuk membentuk kerangka teoritis baru. penemuanpenemuan dari penelitian kualitatif mempunyai “mutu yang tak dapat disangkal”. menilai sebab-akibat dalam lingkup pikiran orang-orang setempat. Untuk sebagian besar peneliti. Dengan data kualitatif kita dapat mengikuti dan memahami alur peristiwa secara kronologis. (3) dibentuklah kajiankajian khusus yang sangat empiris. hidup. mempunyai kesan yang lebih nyata. untuk membantu peneliti memahami bidang substantive yang telah ditentukan untuk dikaji. seringkali jauh lebih . seperti dalam penelitian tentang kewiraswastaan atau partai politik. Kata-kata. (2) sumber-sumber kualitatif ini dipakai untuk analisis deskriptif.terutama pada hari-hari permulaan penelitian. 1992: 1). serta memuat penjelasan tentang proses-proses yang terjadi dalam lingkup setempat. misalnya menganalisis tradisi ilmu pengetahuan politik dan sejarah. Penggunaan data kualitatif ini sudah meluas dan sangat bermanfaat. dan memperoleh penjelasan yang banyak dan bermanfaat.

Yang terpenting dalam analisis data kualitatif Menurut Miles & Huberman (1992: 16) “Bahwa analisis terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data. Reduksi data berlangsung terus-menerus selama proyek yang berorientasi penelitian kualitatif berlangsung. pemusatan perhatian pada penyederhanaan. menelusur tema. Data kualitatif dapat disederhanakan dan transformasikan dalam aneka macam cara. . Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan. Reduksi data/transfoemasi ini berlanjut terus sesudah penelian lapangan. Reduksi Data  Reduksi Data. 2. penarikan kesimpulan/verifikasi. yakni: melalui seleksi yang ketat. pembuat kebijakan. penyajian data. peneliti lainnya. mengkode. praktisi daripada halaman-halaman yang penuh dengan angka-angka.meyakinkan pembacanya. mengarahkan. membuat partisi. sampai laporan akhr lengkap tersusun. membuat gugus-gugus. a. permasalahan penelitian. reduksi data diartikan sebagai proses pemilihan. terjadilan tahapan reduksi selanjutnya (membuat ringkasan. Antisipasi akan adanya reduksi data sudah tampak waktu penelitiannya memutuskan (acapkali tanpa disadari sepenuhnya) kerangka konseptual wilayah penelitian. menggolongkan.  Dengan “reduksi data” peneliti tidak perlu mengartikannya sebagai kuantifikasi. dan pendekatan pengumpulan data mana yang dipilihnya. Selama pengumpulan data berlangsung. membuat memo). dan mengorganisasi data dengan cara sedemikian rupa hingga kesimpulan-kesimpulan finalnya dapat ditarik dan diverifikasi. dsb. membuang yang tidak perlu. dan transformasi data “kasar” yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. pengabstakan. menggolongkan-nya dalam satu pola yang lebih luas.  Reduksi data merupakan bagian dari analisis. melalui ringkasan atau uraian singkat.

Penarikan kesimpulan menurut Miles & Huberman hanyalah sebagian dari satu kegiatan dari konfigurasi yang utuh. kekokohannya. yang meliputi: berbagai jenis matrik. tetapi tindakan ini tidak selalu bijaksana. Mereka meyakini bahwa penyajian-penyajian yang lebih baik merupakan suatu cara yang utama bagi analisis kualitatif yang valid. dan kecocokannya. Semuanya dirancang guna menggabungkan informasi yang tersusun dalam suatu bentuk yang padu dan mudah diraih. Kesimpulan-kesimpulan juga diverifikasi selama penelitian berlangsung. Verifikasi itu mungkin sesingkat pemikiran kembali yang melintas dalam pikiran penganalisis (peneliti) selama ia menulis. . Penyajian Data  Penyajian Data. c. jaringan dan bagan. Miles & Huberman membatasi suatu “penyajian” sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. yakni yang merupakan validitasnya. atau mungkin menjadi begitu seksama dan makan tenaga dengan peninjauan kembali serta tukar pikiran di antara teman sejawat untuk mengembangkan “kesepakatan intersubjektif” atau juga upaya-upaya yang luas untuk menempatkan salinan suatu temuan dalam seperangkat data yang lain. Dengan demikian seorang penganalisis dapat melihat apa yang sedang terjadi. grafik. b. dan menentukan apakah menarik kesimpulan yang benar ataukah terus melangkah melakukan analisis yang menurut saran yang dikisahkan oleh penyajian sebagai sesuatu yang mungkin berguna. Singkatnya. suatu tinjauan ulang pada catatan-catatan lapangan. makna-makna yang muncul dari data yang lain harus diuji kebenarannya. Penyajian Data  Menarik Kesimpulan.Kadangkala dapat juga mengubah data ke dalam angka-angka atau peringkatperingkat.

yaitu membuat ringkasan yang inti. proses.Sementara Sukardi (2006: 72). Menampilkan Data Pada proses ini peneliti berusaha menyusun data yang relevan. langkah berikutnya adalah membuat rangkuman untuk setap kontak atau pertemuan dengan responden. (3) membuat koding data sesuai dengan kisi-kisi kerja penelitian. sehingga menjadi informasi yang dapat disimpulkan dan memiliki makna tertentu dengan cara menampilkan dan membuat hubungan antar variabel agar peneliti lain atau pembaca laporan penelitian mengerti apa yang telah terjadi . (2) menyusun data dalam satuansatuan sejenis. Reduksi Data Proses analisis data mestinya dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber. Dalam merangkum data biasanya ada satu unsur yang tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan tersebut. Setelah dikaji. ini merupakan kegiatan kontinyu dan oleh karena itu peneliti perlu sering memeriksa dengan cermat hasil catatan yang diperoleh dari setiap terjadi kontak antara peneliti dengan responden. b. Kegiatan yang tidak dapat dipisahkan ini disebut membuat abstraksi. Dari rangkuman yang dibuat ini kemudian peneliti melakukan reduksi data yang kegiatannya mencakup unsurunsur spesifik termasuk (1) proses pemilihan data atas dasar tingkat relevansi dan kaitannya dengan setiap kelompok data. Dalam penelitian kualitatif-naturalistik. Pengelompokkan data dalam satuan yang sejenis ini juga dapat diekuivalenkan sebagai kegiatan kategorisasi/variable. dan persyaratan yang berasal dari responden tetap dijaga. mengatakan “Bahwa Ada beberapa elemen penting dalam analisis data yang penting dalam analisis data kualitatif yang perlu terus diingat oleh setiap peneliti dalam melakukan kegiatan analisis data adalah sebagai berikut: a. menyederhanakan dan mentransfer dari data kasar ke catatan lapangan. Kegiatan lain yang masih termasuk dalam mereduksi data yaitu kegiatan memfokuskan.

di mana langkah pengumpulan data dinyatakan berakhir.dan apa yang perlu ditindaklanjuti untuk mencapai tujuan penelitian. Taktik untuk Memaknai Menurut Huberman bahwa manusia merupakan penemu makna. (3) mengelompokkan atau clustering. (2) menarik serta menjelaskan kesimpulan. Bahkan pada langkah verifikasi ini sebagian peneliti juga masih kadang ragu-ragu untuk meyakinkan dirinya apakah mereka dapat mencapai pada tingkat final. yaitu: (1) memaknai analisis spesifik. (2) melihat kemungkinannya. juga peneliti masih dapat menerima masukan data dari peneliti lain. . (4) membantu para peneliti melihat “what goes with what” (apa yang terjadi dengan apa). (6) melihat keterkaitan mereka secara abstrak. adalah merupakan hal yang sangat didambakan oleh setiap peneliti karena dengan display yang baik merupakan satu langkah penting untuk menuju kea rah jalan lancer untuk mencapai analisis kualitatif yang valid dan handal. 1. Dan bila dicermati lebih jah Dia mengatakan bahwa ada beberapa cara cepat untuk menggerakkan dari semula gejala yang ada dan bergerak sehingga memiliki makna. c. dan kemudian dikaitkan dengan methapore gejala yang ada. di samping tetap menuju ke arah kesimpulan yang sifatnya terbuka. Verifikasi Data Pada langkah verifikasi peneliti sebaiknya masih tetap mampu. Beberapa cara tersebut di antaranya yaitu (1) counting atau menghitung untuk menjelaskan apa yang ada di sama. seorang peneliti pada umumnya dihadapkan pada dua kemungkinan strategi atau taktik penting. yaitu mereka bisa mendapatkan arti suatu gejala yang semula berserakan menjadi memiliki makna arti mendalam tertentu dalam waktu relative cepat. (5) mencapai integrasi antara di antara data-data yang berbeda. Penampilan atau display data yang baik dan tampak jelas alur pikirnya. Untuk dapat menggambarkan dan menjelaskan kesimpulan yang memiliki makna.

membuat perbandingan atau mengkontraskan antara variabel. dan penggunaan kasus ekstrim yang direalisasi dengan memaknai data out liers. 2000: 103) mendefinisikan “analisis data sebagai proses yang merinci usaha secara formal untuk menemukan tema dan merumuskan hipotesis (ide) seperti disarankan oleh dan sebagian data dan sebagai usaha untuk memberikan bantuan pada tema dan hipotesis itu. menjelaskan pola uraian. diharapkan peneliti akan memperoleh informasi yang dapat digunakan untuk mendukung tercapainya tujuan penelitian. yaitu memberikan arti yang signifikan terhadap analisis. (7) factoring. Mengkonfirmasi Makna Untuk mengetahui kualitas data. seorang peneliti dapat menilai melalui beberapa metode seperti: mengecek representativenes atau keterwakilan data. dan mencari hubungan di antara dimensi-dimensi uraian. Dengan mengkonfirmasi makna dari data-data yang diperoleh dengan menggunakan satu cara atau lebih. Moleong menyimpulkan bahwa analisis data adalah suatu . 3. 2. 2000: 103) “adalah proses mengatur urutan data. Selanjutnya Bogdan dan Taylor (Moleong. Ia membedakannya dengan penafsiran. melakukan pembobotan bukti dari sumber data-data yang dapat dipercaya. sedangkan definisi kedua lebih menekankan maksud dan tujuan analisis data. (11) akhirnya membangun konsep-konsep dari teori yang bervariasi. (8) analisis analogi seperti yang dilakukan dalam teknik kuantitatif. dan satuan uraian dasar. Jika dikaji definisi pertama menitikberatkan pada pengorganisasian data.termasuk dalam hal ini menjumlahkan dari particular kea rah general. mengecek dari pengaruh peneliti. (10) membangun rantai logika dari data yang ada. kategori. mengecek melalui triangulasi. Cara Menganalisis Data Kualitatif Analisis data menurut Patton (Moleong. (9) menentukan variebel perantara atau intervening variable. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola.

dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. gambar. analisis menerima dan menggunakan teori dan rancangan organisasional yang telah ada dalam suatu disiplin.proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola. tujuan deskripsi semata-mata. biografi. artikel. dokumen resmi. Setelah dibaca dipelajari. dokumen berupa laporan. analis menafsirkan data itu dengan jalan menemukan kategori-kategori. memberikan kode. Satuan-satuan kemudian dikategorisasikan pada langkah berikutnya. foto. dan sebagainya. mengurutkan. Tahap akhir dari analisis data ini. mengelompokkan. Dengan hasil analisis data. gambar. dan pernyataan-pernyataan yang perlu dijaga sehingga tetap berada di dalamnya. kategori. Abstraksi merupakan usaha membuat rangkuman yang inti. foto dsb. Data-data yang terkumpul banyak dan terdiri dari catatan lapangan dan komentar peneliti. Proses analisis data dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber. ditelaah. proses. (2) proses umum penafsiran data. dokumen pribadi. yaitu dari wawancara. dan mengkategorikannya. pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan. Kategori-kategori itu dilakukan sambil membuat koding. Data ditafsirkan menjadi kategori yang berarti sudah menjadi bagian dari teori dan . Pengorganisasian dan pengelolaan data tersebut bertujuan menemukan tema dan hipotesis kerja yang akhirnya diangkat menjadi teori substantif. Penafsiran Data Penafsiran data dijabarkan ke dalam: (1) Tujuan penafsiran data. C. mulailah kini tahap penafsiran data dalam mengolah hasil sementara menjadi substantif dengan menggunakan beberapa metode tertentu. Analisis data dalam hal ini adalah mengatur. analisis data itu terjalin secara terpadu dengan penafsiran data. Dari rumusan tersebut dapat digarisbawahi bahwa analisis data bermaksud pertama-tama mengorganisasikan data. Langkah selanjutnya adalah menyusunnya dalam satuansatuan. maka selanjutnya ialah mereduksi data yang dilakukan dengan jalan membuat abstraksi.

D. yaitu suatu metafora. yaitu sampai analis menemukan petunjuk metafora atau kerangka berpikir umum.   Bersifat penafsiran. Proses ini diteruskan hingga diperoleh hubungan yang cukup padat. Rancangan penelitian terus berkembang dinamis. Kategori dan hubungannya diberi label dengan pernyataan sederhana berupa proporsisi yang menunjukkan hubungan. (3) Peranan hubungan kunci dalam penafsiran data.     Menggunakan analisis induktif. . kerangka umum.. observasi dan studi dokumentasi. dan melakukan interaksi face to face selama penelitian. yaitu sampai analis menemukan hubungan kunci. Berorientasi pada makna yang diberikan oleh subyek. (4) peranan integorisasi data.  Menggunakan beragam sumber data. dan diolah ke dalam kategori-kategori atau tema-tema. melalui wawancara. Karakteristik Penelitian Kualitatif Penelitian kualititatif memiliki karakterisitik sebagai berikut:  Berlangsung dalam lingkungan alamiah (natural setting). Menggunakan perspektif teoritis yang diawali oleh identifikasi masalah yang diteliti. atau garis riwayat. yang kemudian di-review. model. interogasi terhadap data berarti mengajukan seperangkat pertanyaan pada data sehingga terungkaplah banyak persoalan dari data itu sendiri.  Peneliti merupakan instrumen kunci. diberi makna.dilengkapi dengan penyusunan hipotesis kerjanya sebagai teori yang nantinya diformulasikan dengan penyusunan deskriptif maupun secara proporsional. pola yang menolak. proses ini berlangsung selama peleitian berjalan. Menggunakan pandangan holistik untuk membuat gambaran kompleks dari masalah yang diteliti.

Strategi Penelitian Kualitatif Strategi yang dapat dikembangkan dalam penelitian kualitatif. (Mengeksplorasi suatu proses)  Fenomenologi: mengidentifikasi hakikat pengalaman manusia tentang fenomena tertentu. atau sekelompok individu. (Berusaha memahami)  Grounded Theory: bertujuan memproduksi teori umum dan abstrak dari suatu proses. aksi atau interaksi yang berasal dari pandangan partisipan. Peneliti mengkaji sejumlah subyek dengan terlibat langsung dalam waktu relatif lama untuk mengembangkan pola dan relasi makna. dan peneliti mengumpulkan informasi secara lengkap. Desain Penelitian Kulitatif Desain penelitian kualitatif mencakup:  Merumuskan masalah . (Mendeskripsikan pengalamanpengalaman)  Naratif: menyelidiki kehidupan individu dan meminta pihak lain menceritakan kehidupan subyek penelitian. serta mengambil contoh secara teoritis (theoritical sampling) atas kelompok-kelompok yang berbeda untuk memaksimalkan kesamaan atau perbedaan informasi (Menemukan). dengan mengesampingkan pengalaman pribadinya. aktivitas. Proses penelitiannya fleksibel dan berkembang sesuai kondisi dalam merspons kenyataan yang ada di lapangan . proses. Proses penelitiannya dengan melakukan perbandingan yang konstan antara data dan kategori yang muncul. diantaranya:  Etnografi: menyelidiki kelompok kebudayaan di lingkungan yang alamiah dalam periode waktu yang cukup lama. peristiwa. (Menyajikan cerita) 4.E. selanjutnya kehidupan subyek dianalisis berdasarkan pandangan peneliti tentang kehidupan dirinya. Informasi tersebut kemudian diceritakan kembali oleh peneliti dalam kronologis naratif. Kasus-kasus dibatasi oleh waktu dan aktivitas.  Studi Kasus: menyelidiki secara cermat suatu program.

*)  Instrumen utama adalah peneliti itu sendiri. Diperoleh melalui wawancara. *) Jika menggunakan angket yang lebih diutamakan adalah deskripsi penafsirannya.  Rumusan masalah bisa terus berkembang selama penelitian berlangsung. authenticity. Menetapkan sumber data: Subyek penelitian langsung (snowball sampling). observasi. credibility). studi pustaka.  Reliabilitas kualitatif mengindikasikan bahwa pendekatan yang digunakan peneliti konsisten jika diterapkan oleh peneliti lain dan untuk proyek yang . Validitas dan Reliabilitas Kualtitatif  Validitas kualitatif merupakan upaya pemeriksaan terhadap akurasi hasil penelitian dengan menerapkan prosedur tertentu (trustwothiness. dan jika diperlukan menggunakan angket.   Menetapkan variabel penelitian sebagai fokus penelitian Merumuskan dimensi (ruang lingkup dan kedalaman) penelitian. 6. namun harus tetap konsisten dengan asumsi dasar yang ditetapkan dalam rancangan penelitian. 7. data dilengkapi melalui teknik triangulasi (member check) 5. Rumusan Masalah  Rumusan masalah utama: merupakan pertanyaan umum tentang konsep atau fenomena yang diteliti. Menggunakan skala normatif. Data Kualitatif    Dituangkan dalam rangkaian kata-kata.  Berdasarkan masalah utama kemudian dikembangkan beberapa rumusan masalah yang lebih spesifik (pertanyaan penelitian).  Masalah dirumuskan secara terbuka dengan menggunakan kata tanya ”bagaimana” atau ”apa”.

Melakukan tanya jawab atau diskusi dengan rekan peneliti. (mendokumentasikan prosedur penelitian. daftar pertanyaan. Menyajikan informasi yang ”berbeda” atau ”negatif” untuk memberikan perlawanan pada tema tertentu. Mangklarifikasi bias yang mungkin dibawa peneliti ke dalam penelitian melalui refleksi. Menerapkan member checking. .  Diskusikan kode bersama-sama tim peneliti dalam pertemuan rutin atau ketika sharing analisis (jika penelitian dilakukan secara kelompok). 8. Lakukan coding dengan cermat. 9. Prosedur Validitas Prosedur validitas mencakup:     Melakukan triangulasi. Membuat deskripsi yang kaya dan padat tentang hasil penelitian. dan data base hasil penelitian). Prosedur Reliabilitas Kualtitatif   Mengecek hasil transkripsi untuk memastikan tidak ada kesalahan. buatlah catatan tentang kode dan definisinya.     Memanfaatkan waktu yang relatif lama di lokasi. Bandingkan data dengan kode. Mengajak auditor eksternal untuk me-review keseluruhan proyek penelitian.  Lakukan cross check dan bandingkan kode yang dibuat peneliti lain dengan kode-kode yang telah dibuat peneliti.berbeda.

cerita rakyat. untuk kemudian menuju pada kesimpulan akhir. dapat ditarik kesimpulan atau karakteristik penelitian kualitatif adalah sebagai berikut: 1. 3. 4. Metode kualitatif adalah metode humanistic yaitu metode yang mempelajari bagaimana kecenderungan masyarakat yang mempengaruhi kita dalam memandang mereka. Data kualitatif adalah semua informasi yang berupa test. dan yang berhubungan dengan kategorisasi. pengakuan dan pengalaman mereka alami. . Peneliti melihat setting dan orang yang diteliti secara menyeluruh atau “holistic” dimana komponen-komponen subyek yang diteliti seperti manusia.Kesimpulan: Dari uraian di atas. Mempelajari manusia secara kualitatif berarti mengetahui pribadi mereka. 5. tentang data kualitatif. email. pandangan dan pengertian yang berasal dari bentuk kata yang ada. sit com. Para peneliti melakukan studi terhadap manusia dalam konteks yang holistic dan alami dengan situasi dan kondisi mereka sehari-hari. sejarah kehidupan. Penelitian kualitatif pada prinsipnya adalah tindakan untuk mengetahui konsep kehidupan social orang lain yang menjadi subyek penelitian yang pada umumnya mencakup: (a) pengamatan masyarakat dalam kesehariannya. dan tempat tidak dikurangi atau direpresentasikan sebagai variabel. karakteristik berwujud pertanyaan atau berupa kata-kata 2. yang berguna untuk membangun dan mengarahkan pada pengembangan pengertian yang mendalam. yang terpenting dalam analisis data kualitatif dan cara menganalisis data kualitatif. Penelitian kualitatif dilakukan atas dasar induktif yang mengedepankan pengembangan yang berawal dari spesifik seperti: konsep. (b) mendegarkan pembicaraan atau pikiran mereka. tetapi mereka melihat secara keseluruhan untuk menjadi pertimbangan dalam analisis data.

Tiara Wacana. (1992) Tafsir Kebudayaa (terjemahan).G dan Lincoln. Yogyakarta: Kanisius.J. Surabaya. Metodologi Penelitian Kualitatif. (1997) Metode Etnografi (terjemahan). San Francisco: Jossey Bass Publisher Milles & Huberman. J. dan Barney G. James. 2000. (1981) Effective Evaluation. Yogyakarta: PT. Yogyakarta: Usaha Keluarga. Moleong. E. William. B.org/wiki/Penelitian_kualitatif (diakses 15 Januari 2009) . Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Jakarta: UI-Press. Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi ketiga cetakan ke tujuh). Spradley P. Guba. (1992) Analisis Data Kualitatif (tentang metode-metode baru). (1985) Penemuan Teori Grounded beberapa strategi penelitian kualitati( terjemahan) Surabaya: Usaha nasional Brannen. (2003) Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: PT. Glasser. Lexy. (1976-1983) Tinjauan tentang Penelitian dalam Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial (diterjemahkan oleh Kaluge Lauren dan Abdul Wahab). Sukardi. Bandung: Alfabeta Stanley. 1997. (2006) Penelitian Kualitatif Naturalistik dalam Pendidikan.DAFTAR PUSTAKA Anselm Stauss. Memadu Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif (Terjemahan). Clifford Geertz. Rosdakarya. Y.S. Airlangga University Press. http://id. Riduwan.wikipedia.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.