POKJA PELAYANAN KAMAR OPERASI

ST. I

FALSAFAH DAN TUJUAN P1 Konsistensi Falsafah Dan Tujuan - Ada falsafah dan tujuan pelayanan kamar operasi yang sesuai dengan visi dan misi rumah sakit - Ada SK Direktur tentang penetapan dan pemberlakuan falsafah dan tujuan - Ada bukti sikap dan prilaku pegawai kamar operasi sesuai dengan falsafah dan tujuan P2 Inform Concent - Ada inform concent setiap tindakan medik dan protapnya - Ada SK Direktur penetapan inform concent - Ada juknis pengisian format inform concent - Ada prosedur tetap pelayanan pre-medikal - Ada bukti evaluasi tentang apakah pemberian inform concent sudah sesuai prosedur P3 Kemampuan Pelayanan Kamar Operasi Sesuai Dengan Kebutuhan RS - Ada data lengkap tentang kemampuan pelayanan kamar operasi termasuk anastesi - Ada bukti analisis data apakah kemampuan pelayanan kamar operasi sudah sesuai kebutuhab RS - Ada bukti rekomendasi kepada komite medik dan Direktur RS, tentang peningkatan/pengembangan kemampuan pelayanan kamar operasi

ST. II

ADMINISTRASI DAN PENGELOLAAN P1 Struktur Organisasi Kamar Operasi - Ada struktur Organisasi kamar operasi

Ada program kerja kamar operasi .Tersedia tenaga sesuai kebutuhan P2 Kesesuaian Tenaga Yang Bekerja Di Kamar Operasi dg Latar Belakang Pendidikan .Ada bukti-bukti ijasah.Ada perencanaan kebutuhan tenaga medis.Ada prosdur tetap yang menyangkut upaya-upaya pencegahan infeksi nosokomial P4 Pelayanan Anestesi .Ada SK Direktur tentang penugasan di pelayanan Anestesi ST III STAF DAN PIMPINAN P1 Jenis dan Jumlah Tenaga . sertifikat dibidang diklat anestesi . keperawatan.Ada ketentuan tertulis tentang hak dan kewajiban staf medis bedah dan anastesi . dan lain-lain sesuai kebutuhan yang berlaku .Ada perawat anestesi dengan jumlah cukup .Ada program pengendalian infeksi nosokomial RS .Ada uraian tugas setiap petugas kamar operasi .Ada bukti pelaksanaan program kerja P2 Hak Dan Kewajiban Staf medis Bedah dan Anastesi .Ada prosedur tetap seleksi dan kebutuhan tenaga medis yang akan di pekerjakan di kamar operasi .Ada job spesification setiap jenis tenaga ..Ada prosedur tetap seleksi dan rekerutmen tenaga keperawatan yang akan .Ada Dokter Spesialis Anestesi sesuai kebutuhan .Ada bukti sosialisasi ketentuan tertulis tersebut P3 Pencegahan Infeksi Nosokomial .

Obgin. Mudah dicapai baik untuk kasus rutin maupun kasus darurat b. Ada batas yang jelas antara daerah steril dan non steril yang dilihat sedemikian rupa sehingga menolong peningkatan disiplin pemakaian baju steril .Pimpinan pelayanan keperawatan di kamar operasi adalah seorang perawat (SPK dengan pelayanan kerja 5 th di OK / DIII Keperawatan pengalaman kerja 3 th di OK) . Instalasi OK ST IV FASILITAS DAN PERALATAN P1 Rancangan Bangunan Kamar Operasi .Ada Denah Kamar Operasi P2 Persyaratan Kamar Operasi . Ada kebebasan bergerak bagi tempat tidur (brancard) pasien dengan sedikit persimpangan d. THT.Kamar operasi memenuhi syarat: a.Kamar operasi memenuhi persyaratan : .dipekerjakan di kamar operasi .Ada SK pengangkatan sebagai Ka.Ada bukti telah memiliki sertifikat PPGD & BTLS P4 Penanggung Jawab Pengelolaan Kamar Operasi .Kepala instalasi kamar operasi adalah seorang Dokter Spesialis kelompok bedah (Bedah umum.dll) .Ada kemenangan sub komite kredinsial dalam hal seleksi / rekruetmen baik di komite medik maupun komite keperawatan P3 Pelayanan Keperawatan di Kamar operasi . penerimaan pasien berdekatan dengan perbatasan daerah steril dan non steril c.

Ada alat pengatur temperatur dan kelembaban yang aman bagi pasien yang di bius . Ruang ganti pakian pria dan wanita terpisah d.a. tempat pasien menunggu tindakan anestesi.Ada persediaan gas medis yang cukup . Tersedia ruang istirahat dan kelengkapan yang cukup bagi petugas yang harus berada di kamar operasi dalam jangka lama (misal : makanan.Ada stop kontak listrik yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan . Ruang/ tempat pengumpulan/ pembuangan peralatan dan linen bekas pakai operasi h.Ada bukti pemeliharaan alat pengatur temperatur dan kelembaban yang dilakukan secara teratur . obat/ Farmasi termasuk bahan narkotik f.Tersedia cadangan gas medis.dan dilengkapi fasilitas untuk induksi anestesi b. Kamar yang terang. Kamar oprasi yang berhubungan langsung dengan kamar induksi e. linen.Ada penghisap lendir yang berfungsi baik . wc) P3 Perlengkapan Kamar Operasi .Standar pengkabelan yang sesuai dengan standar keamanaan jantung atau tubuh . Ruang yag cukup menyimpan peralatan. Ruang untuk mendukung fungsi pendidikan / pelatihan g. Ada kamar putih (Recovery) c. ruang duduk. listrik diesel dan penghisap lendir yang dapat bekerja bila sumber listrik yang utama mati P4 Program Pengamanan Yang Memenuhi Persyaratan: . minuman.

Standar peralatan listrik medik . maka harus ada fasilitas untuk sterilisasi cepat b.Peralatan dalam ruang operasi memenuhi persyaratan a. Alat dan obat untuk resusitasi dan gawat darurat e.. Ada sistem pemeliharaan dan pemantauan rutin f. Bila ada peralatan khusus dibawa sendiri oleh ahli bedahnya. Alat anestesi sesuai standar minimal sesuai yang direkomendasikan ikatan profesi anestesi d. pemastian teknik serta lokasi operasi dan ijin operasi (infrom consent) b. Ada daftar standar peralatan jenis dan jumlah yang ditandatangani komite medik h. Cara melakukan pemeriksaan identitas pasien sewaktu tiba di kamar operasi. Ada daftar peralatan yang ada di RS. ditandatangani Kepala Kamar Operasi ST V KEBIJAKAN DAN PROSEDUR P1 Kebijakan dan Prosedur .Ada kebijakan tertulis yang meliputi : a. Catatan kecelakaan / kegagalan dan sistem pelaporan serta penanganannya . Perlengkapan dasar dan alat operasi yang jumlahnya cukup untuk mendukung pelayanan operasi b. atau dibawa dari RS luar.Ada program sterilisasi / pembersihan P5 Persyaratan Peralatan Dalam Ruang Operasi . dan yang dibawa oleh Dokter Bedah dari luar RS. Alat untuk mendukung fasilitas bedah khusus.Ada sistem pembuangan gas anestesi yang aman . Ada sistem perbaikan berdasarkan perkiraan kerusakan alat agar alat senantiasa dalam batas keamanan g.

cara pembalutan.Tidak ada kejadian kehilangan barang .Ada program tertulis pengendalian logistik . siapa yang terlibat.Ada laporan kerusakan alat / down time alat . Prosedur yang harus dilakukan bila ada ketidak sesuaian penghitungan bahan / alat medis /instrumen sebelum dan sesudah operasi g. Prosedur pengendalian infeksi termasuk perlindungan dari penularan penyakit f.Ada prosedur pemesanan logistik non medis . Fungsi dan peran kamar operasi dalam keadaan darurat / Hospital Disaster Plan d.ada bukti evaluasi pengendalian logistik .c.Ada bukti catatan pemeliharaan alat .Ada bukti catatan penggunaan barang / logistik .Ada bukti tersedianya logistik yang di butuhkan .Ada bukti evaluasi pelaksanaan pemeliharaan dan perbaikan alat P3 Program Pengendalian Logistik Yang Efektif . temuan selama operasi. instruksi pasca bedah. Laporan operasi di buat lengkap dalam rekam medis pasien meliputi : prosedur yang rinci. dan catatan jumlah / jenis instrumen operasi P2 Program Dan Prosedur Pemeliharaan Dan Perbaikan Peralatan .Ada program pemeliharaan alat – alat kamar oprasi .Ada prosedur pemesanan logistik medis .Ada prosedur pemeliharaan setiap alat . Penjelasan cara menjadwalkan pasien untuk operasi (baik obektif maupun darurat dan prosedur untuk menunda atau menambahkan pasien pada jadwal operasi yang sudah ada e. sistem drainase.

daftar hadir. Saat dan Pasca Operasi .Program peningkatan mutu meliputi : a.Ada format pencatatan data pasien dan tindakan anestesi . Identifikasi kebutuhan pengembangan pelayanan .Ada bukti evaluasi pelaksanaan program peningkatan mutu P2 Pertemuan Berkala .Ada evaluasi dan rekomendasi pelaksanaan diklat ST VII EVALUASI DAN PENGENDALIAN MUTU P1 Program Peningkatan Mutu . notulen rapat . Utilisasi kamar operasi c.Ada prosedur tetap pra anestesi .Ada prosedur tetap saat anestesi (premedikasi.P4 Prosedur Pelayanan Anestesi Pada Masa Pra. Pelaporan kecelakaan kerja dan penangannya f.Ada rekomendasi tindak lanjut P3 Pencatatan Data Pasien dan Tidakan Anestesi .Ada program peningkatan mutu yang ditetapkan dengan SK Direktur . Sistem perbaiakan kesalahan / kekurangan e.Ada bukti pertemuan .Ada laporan pelaksanaan diklat . Kebutuhan pelayanan serta penanganannya d.Ada analisa kebutuhan pelatihan . induksi.Ada prosedur tetap pasca anestesi (pulih sadar) ST VI PENGEMBANGAN DAN STAF P1 Program Diklat / Pengembangan Staf OK .Ada program diklat / pengembangan staf OK . Evaluasi kinerja staf b.Ada jadwal pertemuan berkala yang membahas upaya peningkatan mutu . dll) .

Setiap pasien yang akan dilakukan tindakan pembedahan di IBS terlebih dahulu harus dilakukan pengambilan Informed Consent sesuai dengan keijakan tentang persetujuan dan penolakantindakan medis (INFORMED CONSENT)Di Rumah Sakit Umum Dr. Informed Consent harus disertai penjelasan pembedahan yang dapat memberikan rasa aman pada pasien. 3. b. serta memenuhi standart mutu untuk menjadi pusat pelayanan rujukan unggulan di Wilayah Jawa Timur Bagian Barat pada 2010. a. Soedono Madiun. c. 2.madiun. Tujuan Khusus a.. FALSAFAH DAN TUJUAN 1. Tujuan Tujuan Umum Terwujudnya pelaksanaan pelayanan pembedahan di RSU Dr. Mewujudkan pelayanan pembedahan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang berdampak pada peningkatan pendapatan rumah sakit dan kesejahteraan karyawan c. Pelaksanaan Informed Consent sesuai dengan SOP Informed Consern . Informed consent.blogs Kamis. Mewujudkan suasana kondusif terhadap pengembangan profesionalisme yang ada di Instalasi Bedah Sentral RSU Dr.Ada bukti pencatatan dilaksanakan dengan benar dan lengkap . 07 Mei 2009 kebijakan pelayanan kamar operasi KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI BEDAH SENTRAL A. Mengembangkan komunikasi antar disiplin ilmu di IBS d. Soedono Madiun.Ada evaluasi kelengkapan pencatatan data pasien dan tindakan anestesi hipkabi. Soedono Madiun yang berpenampian. berprofesi dan beretik. Falsafah Menciptakan pelayanan pembedahan yang mencerminkan koordinasi yang berkesinambungan antara pelayanan medis dan keperawatan sehingga tercipta pelayanan yang berkualitas yang berdampak pada pendapatan rumah sakit dan kesejahteraan karyawan. Mewujudkan pelayanan pembedahan yang berorientasi padakan pelanggan b.

4. Rancang bangun kamar operasi sesuai dilaksanakan sesuai dengan standart penilaian instrument akreditasi rumah sakit. keperawatan. 2. Perencanaan Tenaga di IBS dilakukan berdasarkan penghitungan kebutuhan tenaga menurut Depkes RI tahun 2005 dengan berdasarkan jumlah pasien. dan non keperawan 2.(Uraian Tugas SMF). Pelayanan IBS dilegkapi dengan peralatan komunikasi (telepon wireless) dalam rangka .4. Koordinator Keperawaan ditetapkan oleh direktur dengan Keputusan direktur D. Penempatan Staf medis yang bekerja di IBS melalui rekrutmen dan kredensial dari Komite Medik b. sesuai dengan Struktur Organisasi Instalasi bedah Sentral. Rumah Sakit menetapkan IBS sebagai koordinatr pelayanan pembedahan. yang diusulkan melalui komite medik. Pengorganisasian IBS selengkapnya diatur dalam Pedoman Organisasi Instalasi Bedah Sentral. Dokter bedah dan anestesi bekerja sesuai hak dan kuwajibannya sesuai dengan kebijakan direktur tentang hak dan kuwajiban dokter bedah dan anestesi. 3. Pelayanan kamar operasi dibedakan menjadi dua pelayanan yaitu elektif dan emergency. B. ADMINISTRASI DAN PENGELOLA 1. Tenaga medis yang bekerja harus meiliki ijin kerja (dari pimpinan RS ?) 4. Perencanaan tenaga meliputi tenaga medis. 3. secara rinci diatur dalam buku Pedoman Pelayanan Instalasi Bedah Sentral. Soedono Madiun menyediakan kamar operasi emergency agar dapat dicapai secara cepat. Rumah Sakit menyelengarakan pelayanan pembedahan di IBS sesuai permintaan/kebutuhan masyarakat 5. 2. STAF DAN PIMPINAN 1. Pelayanan IBS dilegkapi dengan Depo Farmasi di kamar operasi untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan maupun bahan habis pakai yang diperlukan dalam rangka pembedahan di kamar operasi. C. Kepala keperawatan: a. Tindakan pembedahan di IBS dilaksanakan kejasama antara dokter bedah dan dokter anestesi. Kepala/Koordinator? keperawatan di Kamar Operasi adalah perawat dengan kualifikasi pendidikan minimal DIII keperawatan. RSU Dr. IBS dikepalai oleh seorang dokter dalam kelompok bedah. FASILITAS DAN PERALATAN 1. Staf Medis: a. Pelayanan Anestesi di Instalasi bedah Sentral dikakukan oleh Dr Anestesi dan Penata Anestesi sesuai kebutuhan 4. Program Infeksi Nokomial di Instalasi Bedah Sentral dipantau oleh Komite Dalin RS dan dilaksanakan oleh staf IBS sesuai SPO Dalin dan SPO IBS. Kepala IBS ditetapkan oleh direktur melalui keputusan diektur 3. Penyelenggaraan pelayanan pembedahan dibawah koordinasi Instalasi bedah sentral(IBS) Pelayanan IBS berdasarkan pada kerjasama antar disiplin ilmu. pelatihan PGD dan manajemen kamar operasi serta pengalaman bekerja di Kamar Operasi 3 tahun b. pelayanan elektif diberikan di kamar operasi IBS lantai III sedangkan pelayanan gawat darurat di berikan di kamar operasi emergency. lokasi kamar operasi emergency secara lebih rinci dijelaskan di Sub Bab Denah Ruangan Buku Pedoman Pelayanan IBS . IBS melaksanakan Program Dalin .

SOP komunikasi dengan unit lain. SPO ketidaksesuaian penghitungan bahan dan/atau alat sebelum dan sesudah operasi. SPO di IBS meliputi: a. IBS menyediakan peralatan sesuai daftar peralatan yang berada dan digunakan di IBS dan secara terperinci dijelaskan di Sub Bab fasilitas dan peralatan buku pedoman pelayanan IBS.. SPO Pemeliharaan dan perbaikan peralatan di kamar operasi h. SPO pemastian teknik serta lokasi operasi c. e. Pelayanan kamar operasi diberikan secara berencana (electif) dan pelayanan gawat darurat emergency. .kemudahan komunikasi di kamar operasi. b. SPO izin operasi (informed consent). sesuai dengan SPO…. SPO Laporan operasi dibuat dalam rekam medis pasien f. SPO pelaporan kepada yang berwenang. SPO pasien sewaktu tiba di kamar operasi meliputi: a. Secara rinci diatur dalam Program pendidikan dan pelatihan IBS. secara rinci diatur dalam SPO komunikasi konsultasi. Pelayanan dan Pengelolaan Kamar Operasi dilaksanaan mengacu pada Kebijakan dan prosedur tertulis. saat dan pasca operasi. Prosedur pengelolaan dan pelayanan kamar operasi secara rinci diatur dalam tiap-tiap SPO. F. SPO pencatatan kecelakaan/kegagalan b. 9. Kesinambungan logistic di kamar operasi diatur secara rinci dalam program pengendalian logistic.. SPO Penjadwalan pasien meliputi: a. 4. KEBIJAKAN DAN PROSEDUR 1. SPO pemeriksaan identitas pasien sewaktu tiba di kamar operasi b. PENGEMBANGAN STAF DAN PROGRAM PENDIDIKAN 1. 5. d. E. c. Kebijakan dan Prosedur di IBS dipasang di Kamar Operasi 3. sedang pelayanan gawat darurat dilaksanakan di kamar operasi emergency 2. IBS dapat dimanfaatkan untuk pendidikan dan pendidikan berkelanjutan bagi petugas. Secara berkala dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengelolaan dan pelayanan di kamar operasi. SPO pelayanan anestesi di kamar operasi pada masa pra. SPO Penjadwalan operasi elektif b. Peralatan yang ada dikamar operasi digunakan sesuai dengan juknis penggunaan yang tersedia di masing-masing alat. SPO menambahkan pasien pada jadwal operasi yang sudah ada. 5. SPO pencatatan meliputi: a. SPO Penjadwalan operasi darurat c. SPO menunda opersai d. secara rinci diatur dalam program pemeliharaan peralatan kedokteran dan program pengamanan (safe practice). 7. 6. Pembersihan dan sterilisasi kamar operasi dilaksanakan sesuai dengan SPO Pembersihan dan sterilisasi berdasarkan program sterilisasi kamar operasi. Penggunaan Peralatan yang ada di kamar operasi diatur secara rinci sesuai dengan SPO masing-masing peralatan 8. Pemeliharaan peralatan dilakukan oleh…. Pelayanan elektif dilaksanakan di IBS. SPO Pelaksanaan pengendalian infeksi dikamar operasi g.

sedangkan tindakl lanjut dilakukan berdasarkan evaluasi dari hasil koordinasi IBS dengan Bidang Dikit . Pengembangan staf di IBS dilakukan berdasarkan kebutuhan pelayanan Kamar Operasi dan rumah sakit.Evaluasi pelaksanaan orientasi dilakukan setiap tahun oleh PJ SDM IBS b. 2. Unit sebagai acuan dalam penyusunan progam berikutnya dengan terus melihat Data kebutuhan pelatihan (Training Need Assessment). 3. Kelengkapan dokumen anestesi dievaluasi secara rutin tiap tahun dengan bekerja sama dengan bagian rekam medis. 3. Pendidikan dan Pelatihan Staf IBS .Monitoring pasca pelatihan dilakukan Ka.Rencana pelatihan disusun oleh IBS berdasarkan Data kebutuhan pelatihan (Training Need Assessment). Orientasi Pegawai Baru . serta pendelegasian pada pertemuan-pertemuan ilmiah secara rutin.Setiap karyawan baru atau pindahan dari unit lain di IBS wajib mengikuti Program Orientasi pegawai sesuai dengan program orientasi pegawai baru RS dan program orientasi pegawai baru IBS dan TOR orientasi pegawai baru. yaitu Pelatihan Dasar-dasar Bedah Umum.2. Rencana berupa program pelatihan diajukan ke Bidang Diklit untuk dilaksanakan sesuai anggaran yang tersedia .Evaluasi pasca pelatihan dilakukan terhadap peserta oleh Ka. G. . IBS melakukan upaya penilaian kemampuan dan hasil pelayanan secara rinci di jabarkan dalam sebuah laporan tahunan IBS b. IBS menetapkan Program Pendidikan dan Pelatihan dengan berkoordinasi dengan Bidang Diklit sesuai dengan anggaran meliputi.Program orientasi dilakukan secara bertahap sesuai SPO Orientasi di IBS .Pelaksanaan diklat dibawah koordinasi Bidang Diklit . Hasil penilaian pelayanan IBS yang berupa laporan tahunan IBS disampaikan kepada direktur dalam rangka rekomendasi tindak lanjut. Setiap tahun ditetapkan Program Diklat IBS. . Pelatihan Keahlian Spesifikasi. a. IBS atau PJ SDM IBS. jelas dan benar. dalam rangka peningkatan mutu pelayanan anestesi di kamar operasi.Jenis pelatihan adalah pelatihan yang dapat menunjang ketrampilan maupun keahlian dalam rangka meningkatkan pelayanan di kamar operasi. 4. a. Pelatihan Manajemen kamar operasi. Diposkan oleh HIPKABI MADIUN di 00:56 2 komentar: 1. IBS untuk melihat implikasi pelatihan di IBS.Program pendidikan dan pelatihan bagi staf di IBS dievaluasi tiap tahun oleh Ka. EVALUASI DAN PENINGKATAN MUTU 1. Proses pencatatan dokumen diatur secara rinci di PSO tentang pencatatan rekam medis anestesi. . Program terdiri dari Program Orientasi Pegawai Baru dan Program Pendidikan dan Pengembangan Staf. Upaya penilaian kemampuan dan hasil pelayanan di kamar operasi. Data pasien dan tindakan anestesi tercatat dalam dokumen rekam medis dengan lengkap. .

mas kolik28 Juli 2011 22:48 tolonglengkap dengan ukuranya tampilkan denah oporasi Balas Muat yang lain. Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog  ▼ 2009 (3) o ▼ Mei (3)    kebijakan pelayanan kamar operasi akreditasi kamar operasi Mengenai Saya HIPKABI MADIUN Lihat profil lengkapku ..fery8 Agustus 2009 06:32 tolong tampilkan denah ruangan kamar operasi yang benar dan job deskripsi masingmasing personil di kamar operasi Balas 2..

bag/urs Uraian tugas URAIAN TUGAS TENAGA ADMINISTRASI SUB. DUK.Kenaikan pangkat pegawai tepat waktu.Mengarsipkan berkas-berkas Keuangan dan Kepegawaian . Dekan . .Memantau Kepala Urusan dalam penyusunan DP3.Agar mendapatkan dana rutin (PNBP) tepat waktu . KARIN.Memonitoring & mengevaluasi data kepegawaian secara berkala.Menginventarisir permasalahan pegawai. 9 Mengadakan koordinasi Dengan Atasan Langsung perihal : . dan dimengerti . 11 Mengkoordinasikan urusan penyelesaian kepegawaian dengan atasan langsung dan Pembantu Dekan II .Membuat Pengajuan Dana Rutin.Memberi pelayanan kesejahteraan pegawai.Mempersiapkan Usul Formasi Pegawai. .Menghimpun dan mempelajari Peraturan Perundangundangan di Bidang Keuangan dan Kepegawaian. . PD II. .Melakukan urusan pemberian cuti pegawai. BAGIAN KEPEGAWAIAN & KEUANGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA BAGIAN KEUANGAN DAN KEPEGAWAIAN No. 10 Bertanggung jawab atas Pengelolaan Urusan Kepegawaian. KARSU.Memproses penyelesaian masalah pegawai. I / III D . .Untuk mendapatkan tenaga PNS yang dibutuhkan Fakultas . .Memproses usul mutasi kenaikan pangkat. Model C (KP4) menduduki jabatan.Memonitoring dan mengevaluasi anggaran DIPA BLU dari dana PNBP setiap bulan .Merencanakan anggaran berdasarkan program kerja Fakultas dan jumlah Mahasiswa per tahun dan mengacu pada RKAKL tahun sebelumnya 2 Merencanakan penyusunan RBA BLU bersama atasan langsung 3 Mengelola data kepegawaian 4 Melakukan pengelolaan keuangan PNBP 5 Mencatat penerimaan dan pengeluaran keuangan .Bertanggung jawab atas kelancaran droping dana rutin (PNBP) . 6 Membuat laporan penggunaan Dana Rutin. nama jabatan Bag/sub. ditaati. .BAG/URS URAIAN TUGAS 1.Mengadakan koordinasi dengan atasan langsung.Mendata PNS yang telah memenuhi persyaratan.Membuat Laporan keuangan ke atasan langsung PD II. . .No.Md Kasubbag Keuangan dan 1. NAMA JABATAN BAG/SUB. ASKES. .Agar peraturan dan perundangan tersebut bisa dilaksana . Dekan secara terlulis dan pembukuan . . Bagian Keuangan dan kepegaNIP.Meminta persetujuan atasan langsung atas ijin cuti pegawai .Memenuhi hak Pegawai Negeri Sipil. KARIS.Menyampaikan permasalahan pegawai kepada atasan langsung untuk ditindak lanjuti dengan Pimpinan. . KARPEG. . A. Pengembangan kesejahteraan pegawai. 8 Mempersiapkan laporan usul mutasi. Membuat program kerja Sub. SAPTI HARINI.Memproses surat ijin cuti yang disetujui Dekan .kan.Merencanakan Usul Mutasi Kenaikan Pangkat. 19580926 198503 2 001 Kepegawaian waian PENATA Tk. .Mendata jumlah pegawai yang dibutuhkan Fakultas 7 Memproses usulan formasi ke Universitas. KGB. TASPEN.

Memproses honorarium Dosen LB dan Lembur . 12 Memproses pengajuan Satya Lencana Dosen dan Pegawai teladan ke kantor pusat UB . Uang duka. Kepala Keuangan 1. Gaji terusan.Mendata pegawai yang berhak mendapatkan penghargaan. Bagian Akademik dalam menyusun Hr. 2.Agar terdapat suasana kerja yang terkoordinir antar pegawai dan meningkatkan disiplin pegawai..Mempersiapkan usul pemberian penghargaan pegawai. 13 Memantau pemberian Hr. . Dosen Luar Biasa dan Hr. I / III-b Keuangan Dekan SPP 2 Membuat perencanaan Anggaran DIPA BLU setiap awal bulan yang disetujui oleh atasan langsung.Memproses perubahan gaji setiap bulan dan dikirim ke UB 3 Membantu pemrosesan pengajuan uang santunan Korpri UB 4 Menyimpan semua bukti atau tanda penerimaan Gaji. Dosen Luar Biasa. koreksi dosen tetap. Uang makan.Mengumpulkan surat pertanggung jawaban (kwitansi) Untuk memperlancar keuangan Fakultas yang dananya berasal dari dana PNBP . ALI MASDUKI.memproses Gaji.Membuat alokasi dana sesuai dengan perencanaan Sub Unit . 19580310 198603 2 001 Urusan . Membuat perincian gaji untuk keperluan sekolah/kredit .Mendistribusikan ke masing-masing Sub Unit . Gaji . Membantu pembuatan program kerja Sub.Melaksanakan pemotongan gaji/honorarium untuk peminjaman atau keperluan lain . PD II dan Dekan .Memproses tunjangan profesi dan tunjangan kehormatan Mendistribusikan semua jenis penerimaan keuangan yang berhubungan dengan belanja gaji.Memproses rapelan .Membuat pengajuan anggaran dan pemrosesan dana DIPA BLU ke UB 3 Pemegang Uang Muka Kerja (PUMK) .Mengadakan koordinasi dengan Sub. .Membuat Pengajuan SKPP . Rapelan 5 Memproses pembayaran HR Panitia UTS/UAS 6 Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan langsung 7 Bendahara jurnal Agrivita dan Habitat 3 ARTINI Kepala Keuangan 1. 16 Memproses usulan pengajuan sertifikasi Dosen ke UB . 15 Bertanggung Jawab ke atasan langsung.Agar tidak terjadi kekeliruan dalam pemberian Honorarium Dosen Luar Biasa dan Dosen tetap (Hr. Bagian Keuangan NIP. . koreksi UTS/UAS setiap akhir semester) 14 Memproses pembuatan SK Dekan. . Uang makan. SE.Untuk mendapatkan penghargaan. HR. 19560103 198210 1 002 Urusan GPP Gaji PENATA MUDA / III-A Keuangan .memproses persyaratan sertifikasi Dosen (EWMP) 17 Meneliti dan menguji kebenaran setiap usulan permohonan dana dari Unit kerja dan mendisposisikan dana tersebut untuk dikeluarkan oleh PUMK 18 Memeriksa dan menguji kebenaran bukti penerimaan dan pengeluaran dana PNBP 19 Memonitor dan mengevaluasi atas pengeluaran yang telah dibelanjakan oleh Unit kerja dan meminta surat pertanggung jawabannya 20 Mengelola dan mempertanggung jawabkan uang muka kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan dibantu oleh PUMK 2. PD II.Mengadakan koordinasi dengan atasan langsung. Membuat Pengajuan Anggaran melalui program aplikasi NIP. PENATA MUDA TK.

I / III-b Lain-Lain 2 Mengelola Pengurusan Slip SPP.Memproses dan merekap kwitansi yg akan dilaporkan ke UB . Keuangan yang berkaitan dengan Bank dan pajak. PD II dan ke UB . yang telah diterimakan pada yang bersangkutan.Memberikan informasi ke Tenaga Edukatif yang sudah waktuTenaga nya naik Jabatan / Pangkat. 6 Mengerjakan Pembukuan Kas Harian .Melegalisir berkas-berkas KUM ke KTU . 19561209 198103 1 003 Non-SPP dan . Membuat dan memproses Laporan Tahunan DUK Tenaga Edukatif Model C. menduduki jabatan / melaksanakan tugas jabatan fungsional atau struktural.Memproses SPJ dana Non-SPP (kerjasama IOM. Memproses Usulan Mutasi Kenaikan Pangkat / Jabatan NIP.Mengarsipkan semua administrasi yang berhubungan dengan dana PNBP Untuk merapikan administrasi di Bagian Keuangan. SPIP.4 Membuat laporan Pertanggung jawaban ke atasan langsung. Nanang Fathoni.UB 2.DBP Mahasiswa. Memproses kenaikan gaji berkala (KGB) . 19720401 200810 1 001 Urusan Tenaga Edukatif. 3 Menyediakan formulir dan memproses mahasiswa yang ingin minta keringanan. Keuangan PNBP .SPFP. (MAK) Agar anggaran Fakultas dalam satu tahun dapat terealisasi sesuai dengan proporsinya. dan SPFP yang disetujui PD II 4 Menandatangani pembebasan SPP bagi mahasiswa sebagai persyaratan ujian akhir (Skripsi) 5 Membantu pemrosesan adm.Menghitung angka kredit yang telah terkumpul . Edukatif .Membayarkan Pajak Untuk mempertanggungjawabkan penggunaan dan memudahkan pemeriksaan dana yang diterima dan dipergunakan 5 Membantu Kasub. penundaan SPP. Penata Muda / III-A Kepegawaian . Kepala Kepegawaian 1.Membantu mencari data jumlah mahasiswa. NPWP 7 Memproses pengurusan ASKES dosen dan karyawan 8 Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan langsung dan pimpinan 5. Bagian dalam membuat Rencana Anggaran DIPA BLU setiap tahun anggaran (membuat RBA dan RKAKL) .Mencatat dan membukukan penerimaan & pengeluaran setiap bulan . 3.(untuk mempercepat proses SPJ) 6 Membantu urusan adm. Membantu menghitung jumlah dana yang berasal dari berbagai jenis anggaran (PNBP) . SPIP) Penata Muda Tk. SPFP.Menandatangani daftar Hr.Membantu mengalokasikan Anggaran sesuai dengan Mata Anggaran. 7 Membantu meneliti dan menguji kebenaran setiap usulan permohonan dana dari Unit kerja dan mendisposisikan dana tersebut untuk dikeluarkan oleh PUMK 8 Membantu memeriksa dan menguji kebenaran bukti penerimaan dan pengeluaran dana PNBP 10 Membantu mengelola dan mempertanggung jawabkan uang muka kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan dibantu oleh pembantu PUMK 11 Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan langsung 12 Mengelola asuransi bagi tenaga administrasi 4 JUMARI Kepala Urusan Keuangan 1 Mengajukan Anggaran ke Kantor Pusat untuk Dana Non-SPP (kontrak kerjasama) NIP.SPIP. SE.Mengirim berkas usulan angka kredit ke UP .Memproses berkas-berkas KUM .Mengajukan rapat angka kredit . DP3.

Membantu Kasubbag Keuangan dan Kepegawaian Dlm rangka koordinasi dengan Bagian Kepegawaian Kantor Pusat 6.Komputerisasi.Komputerisasi berkas usulan kenaikan gaji berkala . Keuangan kat/ jabatan tenaga Edukatif dan Tenaga Administrasi.Pemrosesan legalisasi berkas usulan kenaikan pangkat.Proses Komputerisasi. Taspen 16 Menginformasikan pelaksanaan pelatihan pra jabatan CPNS 17 Mempersiapkan bahan pelaksanaan pemilihan dosen teladan 18 Mempersiapkan bahan usul pemberian tanda kehormatan 19 Mempersiapkan dan memproses data dosen yang memasuki masa pensiun 20 Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan langsung dan pimpinan 6.Mengarsipkan. Untuk laporan Data Tugas Belajar. 8. ke Kantor Pusat 2. .Memproses berkas-berkas .Mengarsipkan berkas. Membantu membuat usulan kenaikan gaji berkala tenaga administrasi dan Tenaga Edukatif.Mencatat data dosen luar biasa pergolongan. . Karis.Pengarsipan Berkas. 7 Membantu mengelola data Kepegawaian tenaga Edukatif dan Administrasi. Membantu membuat Perubahan Gaji koordinasi dengan pembuat daftar gaji 5 Membantu pengetikan DP3 dan Model C Tahunan Tenaga Edukatif dan Tenaga Administrsi.Mengarsipkan usulan Untuk mepersiapkan usulan kenaikan Pengkat / Gol. . Inventarisasi dan mengarsipkan data-data tugas belajar 7. Mencatat data dosen yang waktunya lebih dari 10 th belum mengusulkan 9 Koordinasi dengan atasan langsung 10 Menghimpun dan mengkaji peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian 11 Bertanggung Jawab ke atasan langsung. . Membantu mempersiapkan berkas usulan Kenaikan PangNIP. 12 Memproses usulan dan pengajuan persyaratan sertifikasi Dosen ke UB (EWMP) 13 Mempersiapkan bahan penyusunan rencana dan pengembangan dosen (Pekerti.4. BA. dll) 14 Melakukan pencatatan dan pengarsipan data mutasi. 3. 19641123 200112 2 001 Urusan Kepeg. . . Membantu membuat Perubahan Gaji koordinasi dengan pembuat daftar gaji 5.Mencari Informasi Dosen yang Tugas Belajar. Untuk memperlancar proses kenikan gaji berkala. Pengatur Muda / II-A Tenaga .Menyusun berkas-berkas usulan kenaikan pangkat. Askes. . . Karin. memproses surat menyurat Kepegawaian & keuangan . Memproses Data Statistik Kepegawaian. Kepala Kepegawaian dan 1. . AA. Untuk laporan DP3 setiap akhir tahun. Memproses kenaikan gaji berkala (KGB) 4. Karsu. (Edukatif & Administrasi) . pengembangan dan pemberhentian dosen 15 Melakukan pengurusan Karpeg. Isnaeni Pantja Wardhani.Komputerisasi berkas usulan Administrasi .Koordinasi dengan Kaur Tenaga Administrasi. . 6 Memantau dan membuat laporan tentang data Tugas Belajar Tenaga Edukatif.Mencatat data dosen pergolongan.

. Komputerisasi Keuangan .Mengarsipkan data. pengajuan dana. . Membantu pengetikan Usulan Kenaikan Gaji Berkala 3. dll) 7 Merekap presensi harian dosen dan karyawan setiap bulan 8 Memproses usulan Pemberian Cuti Pegawai (dosen & karyawan) 9 Membantu memproses/mengirim surat yang berhubungan dengan kepegawaian 10 Membantu memproses/mengirim surat tentang pencairan premi asuransi bagi tenaga administrasi ke kantor asuransi 11 Mengarsipkan surat-surat dan data kepegawaian 12 Koordinasi dengan atasan langsung 13 Melaksanakan tugas yang diberikan oleh atasan langsung 9. Membantu mendata Dosen yang menjabat di lingkungan UB 5. Ormawa. 19731106 200701 2 001 Administrasi 2 Melaksanakan pembukuan BKU dan membukukan bukti Pengatur Muda / II-A Keuangan & setor pajak Kepegawaian 3 Membantu pendistribusian dana non SPP (SPFP. Membantu pengetikan Pengajuan Anggaran DIPA setiap bulan &Kepegawaian 3. Ordik.Kom Staf Kepegawaian/ 1. mengajar dan koreksi setiap akhir semester 7 Membantu menerima pembayaran dana wisuda dan mendistribusikan sesuai dengan perencanaan 8 Membantu penyusunan RBA setiap tahun 9 Membantu penandatanganan pembebasan SPP bagi mahasiswa sebagai persyaratan ujian akhir 10 Mengadakan koordinasi dengan PUMK 11 Membantu tugas insidental yang diberikan oleh atasan langsung 8. SUTARTO Staf Keuangan 1. Kepegawaian 2. Membantu mengolah dan menginventarisir data kepegawaian (DUK. Membantu pengetikan Model C & membuat laporan tahunan 5 Membantu mengiventarisasi data-data kepegawaian baik tenaga edukatif dan administrasi 6 Menyiapkan Daftar hadir (presensi harian. SKJ.Komputerisasi. S. Membantu memproses Kartu ASKES.Mengaktifkan data kepegawaian . SPIP) 4 Membuat laporan keuangan ke atasan langsung 5 Membantu pengetikan surat menyurat mengenai keuangan (SPTB.Mengadakan koordinasi dengan atasan langsung / PUMK Adm. 19651012 198702 1 001 Administrasi Kepegawaian dan Dokumen Tenaga Edukatif dan Tenaga administrasi Pengatur Muda / II-A Keuangan & ke Kantor Pusat. 10 Memproses usulan dan pengajuan persyaratan sertifikasi Dosen ke UB (EWMP) 11 Menginformasikan pelaksanaan pelatihan pra jabatan CPNS 12 Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan langsung dan pimpinan 7. TASPEN. Lazarus Widyo P.Keuangan 2. 8 Menghimpun dan mengkaji peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian 9 Bertanggung Jawab ke atasan langsung. kartu PNS dll) 6 Membantu memproses kenaikan pangkat tenaga edukatif 7 Mengambil dan memproses data presensi di masing-masing sub unit 8 Mengelola website fakultas 9 Membantu mengelola data LAKIP 10 Membantu memproses permintaan data dari UB 11 Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan . KARIS dan KARSU 4. KARPEG. ALFIFI Staf Kepegawaian 1 Membantu pemrosesan SPJ dana PNBP NIP. upacara. Melaksanakan Pembukuan Tabelaris DIPA setiap bulan. Melaksanakan pengetikan rekapan SPJ 4. rekapan pajak) 6 Merekap dan memproses Hr. Mengirimkan berkas usulan kenaikan pangkat / jabatan NIP.

langsung .