P. 1
Uji Hipotesis Proporsi

Uji Hipotesis Proporsi

|Views: 860|Likes:
Published by Achmad Ozumaki

More info:

Published by: Achmad Ozumaki on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2014

pdf

text

original

Uji Hipotesis Proporsi

Analisis data yang digunakan dalam pembuatan keputusan bisnis adalah mencakup proporsi untuk menggambarkan beberapa aspek sepeti keadaan pasar, selera konsumen, tingkat ketepatan pengiriman barang, stok profit, dan lainnya. Para peneliti bisnis melakukan test hipotesa tentang proporsi tersebut untuk menentukan apa saja yg telah mereka rubah dalam beberapa cara, sebagai contoh, suatu perusahaan menguasai 26% pangsa pasar selama beberapa tahun. Dikarenakan upaya pemasaran besar-besaran dan peningkatan kualitas produk, perusahaan percaya jika pangsa pasar akan meningkat; dan mereka ingin terus meningkatkannya. Contoh lain dari uji hipotesis adalah tentang proporsi satu populasi yang tercakup di dalamnya: Peneliti pasar ingin melakukan test untuk memastikan apakah proporsi pembeli mobil baru dengan jenis kelamin wanita meningkat.  Peneliti keuangan ingin melakukan test untuk menentukan berapakah proporsi keuntungan dari sebuah perusahaan yang mendapatkan untung di akhir tahun dalam rata-rata investasi oleh portofilio para pekerja.  Seorang quality manager untuk sebuah prusahaan manufaktur yg besar ingin melakukan test untuk menentukan apakah jumlah barang yang cacat dalam sebuah kelas berkurang. Berdasar dari teorema central limit, rumus ini dapat menguji hipotesis tentang proporsi populasi dalam cara yg sama dengan formula yang di gunakan untuk menguji sample rata-rata. Diketahui jika ̂ berarti proporsi sampel dan p berarti proporsi populasi. Untuk membenarkan tes ini, ukuran sampel harus cukup besar seperti dan . z uji proporsi populasi
̂ √

Dimana : ̂ = proporsi sampel P =proporsi populasi q= 1 – p Produsen percaya tiap 8% dari setiap produk yang dihasilkan memiliki setidak nya 1 kesalahan kecil. Jika seorang peneliti perusahaan ingin menguji hal tersebut. Nilai nol dan alternative hipotesa adalah

Pengujian two tailed ini karena hipotesis telah dites dengan proporsi lain dari produk dengan sedikitnya satu kesalahan kecil yaitu 0.08 . Alpha bernilai 0.10. gambar dibawah menunjukkan distribusi dengan bidang yang ditolak dan . karena dibagi menjadi two tailed tes, tabel untuk area (1/2).(0.10) = 0.05 adalah = .

10. Walaupun para peneliti bisnis tidak mengetahui secara benar proporsi populasi tersebut.43 > table = +1. dengan . Nilai z yang telah diamati z = 4.645. nilai z yang telah di teliti haruslebih besar dari 1. para peneliti bisnis secara acak memilih sampel dari 200 produk. resiko dari perhitungan ini didapat sebesar 0.000 danpeneliti akan menolak nol hipotesis. Dan bila peneliti menggunakan nilai p untuk menemukan kesimpulan tentang nol hipotesis dan kemungkinan nya adalah 0. contoh Untuk para peneliti bisnis yang menolak nol hipotesis .08. dan menentukan bahwa 33 barang yang mengalami kerusakan kecil. Perhitungan berikut memberikan contoh proporsi sampel ̂ Nilai z yang telah diamati menghasilkan : ̂ √ √( )( ) Catatan bahwa penyebut dari rumus z diartikan sebagai proporsi populasi.43 berada di luar area dari nilai pada tabel z. Nilai z yang telah diamati dalam daerah yang ditolak (nilai z yang diamati z = 4. Dengan demikian mereka menggunakan nilai hipotesis populasi untuk penyebut dari rumus maupun pembilang. mereka menguji nilai dari proporsi populasi. tidak termasuk setiap barang yang rusak.645) jadi para peneliti bisnis menolak hipotesis nol.Distribusi dengan daerah yang ditolak untuk produk yang rusak. Mereka menyimpulkan bahwa proporsi dari barang dengan sedikit kerusakan kecil dalam populasi yang mana dari ke-200 sampel yang ada tidak 0. .645 atau kurang dari -1.

dan memecahkan nilai kritis yang menunjukkan ̂ .165 dan proporsi dari produk dengan tingkat kerusakan kecil bukan 0. )( )( ) ) . ̂ = 0.048 dan 0.645 dalam Z formula untuk proporsi satu sampel. Hasil nya adalah ̂ √ ̂ √( ( √ ̂ =0. dengan hipotesis proporsi populasi dan nilai n.08. Dia akan memasukkan nilai tabel dari = 1.112 Pemeriksaan dari proporsi sampel.Peneliti diharuskan menggunakan nilai metodekritis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->