P. 1
Perencanaan Program Dalam Promosi Kesehatan

Perencanaan Program Dalam Promosi Kesehatan

|Views: 743|Likes:
Published by Tofan

More info:

Published by: Tofan on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2013

pdf

text

original

PERENCANAAN PROGRAM DALAM PROMOSI KESEHATAN

BY: TOFAN AGUNG EKA PRASETYA

 Perencanaan yang hati-hati akan membantu memperjelas dan mengintegrasikan informasi yang diinginkan untuk menghasilkan program pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan yang terfokus dan koheren.PENDAHULUAN  Perencanaan yang efektif perlu adanya komunikasi. kerjasama. dan koordinasi antara orang yang menyediakan dan orang yang menerima pelayananan. diharapkan akan berdampak pada perubahan perilaku sesuai dengan kebutuhan dari perencanaan .  Program yang tersusun secara terfokus dan koheren ini.

.TINJAUAN PUSTAKA  Definisi Health Education  Simonds (1976) dalam Glanz (2002) mendefinisikan health education sebagai hal yang bertujuan untuk membawa perubahan perilaku pada individu-individu. menjadi perilaku yang kondusif untuk kesehatan sekarang dan masa depan. kelompok. dan populasi yang lebih besar dari perilaku yang dapat merusak kesehatan.

perubahan lingkungan yang mendukung peningkatan kesehatan. atau pada kelompok yang lebih besar .TINJAUAN PUSTAKA  Health Promotion  Health promotion adalah konsep yang luas yang mengarahkan proses umum dari advakosi kesehatan (Dignan & Carr. perundangan. pada kelompok. atau perubahan pada norma sosial.  Health promotion dapat berfokus pada individual. 1992).  Hal ini dapat meliputi pendidikan.

TINJAUAN PUSTAKA  Dasar Teori (Model) Perencanaan Program  Health Belief Model Model ini merupakan kerangka konsep yang paling banyak digunakan pada perilaku kesehatan ( Glanz. et al. c. Kesiapan individual untuk mempertimbangkan perubahan perilaku untuk menghidari penyakit atau menimalkan risiko kesehatan b. Health Belief Model berdasarkan pada tiga faktor esensial: a. Eksistensi dan kekuatan dari lingkungan yang memerlukan perubahan Perilakunya sendiri  Masing-masing faktor ini dipengaruhi oleh sekumpulan kekuatan yang berkaitan dengan kepribadian dan lingkungan dari individu karena pengalaman di masa lalu yang berkaitan dengan penyedia pelayanan kesehatan. 2002). .

matriks ini berisi format untuk evaluasi dampak dari berbagai tipe proses komunikasi .  Fokus Comunication/Persuasion Matrix adalah pada proses perubahan.TINJAUAN PUSTAKA  Comunication/Persuasion Matrix  Pada teori Health Belief Model dampak spesifik dari komunikasi pada proses perubahan tidak dipertimbangkan.

. Pendekatan ini sangat berguna untuk perencana program dalam membantu mengembangkan tujuan yang realistis dalam merubah perilaku pada populasi target dan pengembangan strategi pendidikan spesisfik untuk mencapai tujuan.TINJAUAN PUSTAKA  Comunication/Behaviour-Change (CBC) Framework   Konsep ini merupakan merupakan kombinasi dari konsep Health Belief Model dan konsep Comunication/Persuasion Matrix.

TINJAUAN PUSTAKA  Social Marketing Framework  Konsep ini adalah pada prinsipnya penggunaan teknik dan prinsip dari marketting untuk meningkatkan efektifitas dari program untuk menghasilkan perubahan sosial .

 Program plan development.  Implementation.  Establishment of program focus.  Target (group) Analysis.TINJAUAN PUSTAKA  Proses Perencanaan Program  Community analysis.  Program evaluation .  Community diagnosis.

PEMBAHASAN  Promosi kesehatan bukanlah hanya proses penyadaran masyarakat atau pemberian dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semata. dan koordinasi antara orang yang menyediakan dan orang yang menerima pelayananan .  Perencanaan yang efektif perlu adanya komunikasi. kerjasama. akan tetapi di dalamnya terdapat usaha untuk dapat memfasilitasi dalam rangka perubahan perilaku masyarakat.

Program yang tersusun secara terfokus dan koheren ini. diharapkan akan berdampak pada perubahan perilaku sesuai dengan kebutuhan dari perencanaan .PENUTUP  Kesimpulan  Perencanaan yang hati-hati akan membantu memperjelas dan mengintegrasikan informasi yang diinginkan untuk menghasilkan program pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan yang terfokus dan koheren.

dan pihak yang terkait untuk mengembangkan program promosi kesehatan di tempat kerja yang berkelanjutan .PENUTUP  Saran  Program promosi kesehatan termasuk di dalamnya pendidikan kesehatan di tempat kerja diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan kerja para tenaga kerja. Oleh itulah diperlukan kesadaran dan kerja sama antara pengusaha.

....Gracias.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->