 -

-

Karakteristik Aset tetap: Diperoleh untuk digunakan Aset tetap memiliki masa manfaat lama Dapat dilihat wujudnya.

Definisi Aset tetap (komersil):Aset berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu yang digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari.tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun Aset Tetap(pemerintah): aset berwujud yang memiliki masa manfaat 12 lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintahan atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum .

Tanah.HP meliputi biaya memperoleh tanah .Mesin dan Peralatan .jalan raya.Infrastuktur: Jembatan.dll .Berdasar Government Finance Officers Association( Freeman and shoulders 2000): .Proyek konstruksi  .Bangunan .

Peralatan dan mesin 3.Aset tetap lainnya 6.Tanah 2.Klasifikasi berdasarkan PP 24 tahun 2005: 1.irigasi dan Jaringan 5.Gedung dan bangunan 4.Jalan.Konstruksi dalam pengerjaan .

 - - Basis akrual mengharuskan aset tetap diakui ketika: Besar kemungkinan bahwa manfaat keekonomian di masa yad Biaya perolehan dapat diukur secara andal .

Biaya perolehan dapat diukur dengan andal 3.Basis cash toward acrual: 1.Diperoleh atau dibangun dengan maksud untuk digunakan .Tidak dimaksudkan untuk dijual dalam operasi normal entita 4.Memiliki masa manfa at lebih dari 12 tahun 2.

Pembelian .Pembangunan .Pemberian Pembelian dan Pembangunan:dana umum dan/atau dana proyek modal  .Perolehan: .

Nilai Pembelian dan pembangunan dinilai dengan : -nilai historis(at cost) -Nilai Perkiraan(estimated cost). untuk y belum tercatat/selesai untuk pemberian: Nilai wajar(fair value)  .

dll Belanja: terkait perolehan aktiva tetap . utang.hibah.Dana Proyek Modal: Terdiri dari pendapatan dan belanja Pendapatan.obligasi.Dana Umum dan Pendapatan Khusus Dana untuk pengadaan aktiva tetap yang tanpa adanya persyaratan legal  .Pengadaan atau perolehan aktiva tetap dari: .

Biaya perolehan  Pengeluaran setelah perolehan -Pemeliharaan .Memperpanjang  .Komponen biaya aset tetap .

     Biaya persiapan tempat Biaya pengiriman awal (initial delivery) dan biaya simpan dan bongkar muat (handling cost) Biaya pemasangan (instalation cost) Biaya profesional seperti arsitek dan insinyur Biaya konstruksi 12 .

 Biaya Langsung:   Tenaga kerja Bahan baku Biaya perencanaan dan pengawasan Perlengkapan Tenaga listrik Sewa peralatan dll  Biaya Tidak Langsung:      13 .

Biaya permulaan (start-up cost) dan pra-produksi serupa tidak merupakan bagian biaya suatu aset kecuali biaya tersebut perlu untuk membawa aset ke kondisi kerjanya. 14 .  Biaya Administrasi dan biaya umum lainnya bukan merupakan suatu komponen biaya aset tetap sepanjang biaya tersebut tidak dapat diatribusikan secara langsung pada biaya perolehan aset atau membawa aset ke kondisi kerjanya.

Buat jurnal yang harus dilakukan oleh Dinas X atas transaksi tersebut.Dinas X mendapat hibah dari perusahaan Y berupa 1 buah mobil dengan nilai wajar sebesar Rp100 jt. 15 .

Sedangkan oleh BUN akan dijurnal: Db. Aset Tetap.K/L Db. Kas Umum Negara Cr.Peralatan dan Mesin Cr. Kas Umum Negara 100 jt Rp 100 jt Rp Rp 100 jt Rp Rp 100 jt Rp 16 . Diinvestasikan dalam Aset Tetap 100 jt. Pendapatan Hibah 100 jt Db. Belanja modal Cr.

nilai aset tetap di neraca menggunakan nilai wajar aset tetap pada saat neraca tersebut disusun Aset tetap yang diperoleh setelah neraca awal disajikan dinilai dengan harga perolehannya 17 .  Untuk pemerintah yang baru pertama kali akan menyusun neraca.

Satuan Kerja A membeli tanah dengan harga Rp30 M. pematangan tanah Rp1 M. dimana di atasnya berdiri bangunan senilai Rp10 M. dan balik nama Rp1 M. Atas transaksi ini hitung nilai tanah yang harus diakui di neraca. Untuk membuat tanah tersebut siap digunakan maka harus dikeluarkan lagi biaya untuk pembongkaran bangunan sebesar Rp2 M. 18 .

 Pengunaan nilai wajar dari masing-masing aset sebagai dasar alokasi biaya perolehan.  .Memperoleh beberapa aset tetap untuk satu pembayaran.

Satuan Kerja A membeli 1 set furnitur ruangan rapat yang terdiri 1 set meja kursi rapat dan lemari buku dengan harga Rp15 jt. sedangkan 1 buah lemari buku Rp8 jt. 20 . Atas transaksi ini hitung harga perolehan 1 set meja kursi dan lemari buku. Harga pasar 1 set meja kursi rapat Rp12 jt.

 harga perolehan 1 set meja kursi dicatat dengan nilai sebesar 12/20 x 15 jt = Rp9 jt Harga perolehan lemari buku dicatat dengan nilai sebesar 8/20 x 15 jt = Rp 6 jt.  21 .

KONSTRUKSI DALAM PENGERJAAN Pengerjaan diakui: 1.Biaya perolehan dapat diukur dengan andal 3.Besar kemungkinan bahwa manfaat ekonomi masa yg akan datang berkaitan dengan aset yg diperoleh 2.Aset tersebut masih dalam proses pengerjaan Perhatikan:nilai pengerjaan yang dilakukan pemerintah dan pengerjaan pihak ketiga .

Metode unit produksi  .Berdasar PP 24/2005:  1.Metode saldo menurun  3.Metode garis lurus  2.

   Aset bersejarah merupakan aset tetap yang dimiliki atau dikuasai oleh pemerintah yang karena umur dan kondisinya aset tetap tersebut harus dilindungi oleh peraturan yang berlaku dari segala macam tindakan yang dapat merusak aset tetap tersebut Diungkapkan dalam CaLK saja tanpa nilai Beberapa aset bersejarah juga memberikan potensi manfaat lainnya kepada pemerintah selain nilai sejarahnya. Untuk kasus tersebut. misalnya untuk ruang perkantoran. aset ini akan diterapkan prinsip-prinsip yang sama seperti aset tetap lainnya. 24 .

000 13.000 2.awal Tamb Krg so.000 0 0 50.akhir Tanah 10.Penyust (5.000 Bangunan 50.000 6000 2000 57.000) 1000 0 (6.Pemerintah Adil sejahtera Laporan Perubahan Aktiva tetap Umum 31 Desember 200X Perkiraan So.000 Ak.000 5.000 .000) Total 55.