Makalah Terapi Farmakologi Penyakit Saluran Pencernaan

Kata pengantar

Puji syukur kita panjatkan khadirat tuhan yang maha kuasa yang telah menganugrahkan nikmatnya berupa akal, kesehatan, kesempatan, dan segala sesuatunya yang dapat mengsukseskan dalam pembuatan makalah yang berjudul “Terapi Farmakologi Penyakit Saluran Pencernaan“ ini tepat pada waktunya. Makalah ini ditulis dan disusun berdasarkan ilmu ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh penulis dan adanya referensi dari dari buku ataupun internet, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran untuk menyusun makalah selanjutnya. Amin… Tak lupa pula penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan makalah ini terutama kepada dosen pembimbing kami “ Ibu Haniarti “ yang telah memberikan pembelajaran yang menjadi bekal bagi penulis dan pembaca. Penulis mengharapkan makalah ini berguna dan memiliki banyak manfaat, terutama bagi penulis.

Pare-Pare, 10 juni 2012 Penulis

Kelompok 1
Landasan teori keterkaitan manusia, masyarakat, dan kebudayaan Page 1

Daftar isi
Kata pengantar..........................................................................................................1 Daftar isi...................................................................................................................2

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar belakang.......................................................................................................3

BAB II

PEMBAHASAN

BAB III KESIMPULAN.......................................................................................................... Daftar pustaka..........................................................................................................................

Landasan teori keterkaitan manusia, masyarakat, dan kebudayaan

Page 2

dan kebudayaan Page 3 . Setelah itu ditelan dan adukan dilanjutkan dengan gerakan peristaltik ke lambung dengan bantuan getah lambung yang terdiri dari asam lambung dan pepsin. maupun akibat mekanik seperti suhu dan lingkungan. sumber kimia seperti kelebihan dosis obat. Anti spasmodika Kolagoga G. Latar Belakang Sistem pencernaan makanan dimulai didalam mulut dimana makanan dihaluskan sambil diaduk dengan ludah yang mengandung suatu enzim amilase yaitu ptialin. baik dari sumber biologi seperti makanan yang mengandung virus atau bakteri atau mikroorganisme lain. Untuk itu perlu dilakukan terapi farmakologi untuk menagani masalah-masalah ini. F. Setelah terbentuk zat-zat gizi yang sangat halus dan mudah diserap oleh tubuh maka sisa makanan masuk ke usus besar dan diolah oleh flora normal usus hingga siap untuk dibuang. yang berfungsi menguraikan karbohidrat. Anti diare D. Ada banyak sekali penyakit yang dapat menyerang saluran pencernaan.BAB I Pendahuluan A. Yang akan dibahas pada bab selanjutnya adalah : A. Pencernaan dilanjutkan didalam usus yang dibantu oleh enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh pancreas dan mukosa usus. yaitu suatu enzim proteolitik yang disekresi oleh selaput lendir lambung. Digestiva C. Antasida B. Pencahar / laxativa E. Protektor hati Landasan teori keterkaitan manusia. masyarakat.

Landasan teori keterkaitan manusia. ANTASIDA 1. magnesium trisilikat.BAB II Pembahasan Terapi farmakologi Penyakit saluran pencernaan A. magnesium karbonat. 2. 1) Anti Hiperaciditas Obat dengan kandungan aluminium dan atau magnesium ini bekerja secara kimiawi dengan mengikat kelebihan HCl dalam lambung. mempercepat penyembuhan. Persenyawaan molekul antara Mg dan Al disebut hidrotalsit. acidus = asam) adalah basa-basa lemah yang digunakan untuk menetralisir kelebihan asam lambung yang menyebabkan timbulnya penyakit tukak lambung atau sakit maag. (aluminium hidroksida. Pengertian Antasida (anti = lawan. kompleks aluminium magnesium hidrotalsit). Tujuan pengobatan adalah menghilangkan gejala. obat-obat antasida dapat digolongkan menjadi dua yaitu. dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Magnesium atau aluminium tidak larut dalam air dan dapat bekerja lama di dalam lambung sehingga tujuan pemberian antasida sebagian besar dapat tercapai. dengan gejala nyeri hebat yang berkala. Penggolongan. masyarakat. Sediaan yang mengandung magnesium dapat menyebabkan diare (bersifat pencahar) sedangkan sediaan yang mengandung aluminium dapat menyebabkan konstipasi (sembelit) maka biasanya kedua senyawa ini dikombinasikan. Berdasarkan mekanisme kerjanya. dan kebudayaan Page 4 .

dan bekerja cepat. Obat generik. juga agar penderita tidak mengalami kembung. indikasi. kembung. yaitu untuk melemaskan ketegangan otot lambung – usus dan mengurangi kejang-kejang (contohnya papaverin) d) Dimetikon (dimetilpolisiloksan) berfungsi memperkecil gelembung gas yang timbul sehingga mudah diserap dengan demikian dapat dicegah masuk angin. Tetapi bikarbonat yang terabsorbsi dapat menyebabkan alkalosis bila digunakan dalam dosis berlebih.kejang (contohnya ekstrak belladonae). terlepasnya CO2 dapat menyebabkan sendawa. masyarakat. Kalsium dapat menyebabkan sekresi asam lambung berlebih. dan kebudayaan Page 5 . dan sering buang angin (flatulensi).Obat dengan kandungan natrium bikarbonat merupakan antasida yang larut dalam air. Antasida sering dikombinasikan dengan: a) Anti kolinergik. yaitu zat yang menekan produksi getah lambung dan melawan kejang. b) Obat penenang / sedativ. yaitu untuk menekan stress karena dapat memicu sekresi asam lambung (contohnya klordiazepoksida) c) Spasmolitik. 2) Perintang reseptor H2 (antagonis reseptor H2) Semua antagonis reseptor H2 menyembuhkan tukak lambung dan duodenum dengan cara mengurangi sekresi asam lambung sebagai akibat hambatan reseptor H2. kontra indikasi dan efek samping. 3. Obat dengan kandungan bismut dan kalsium dapat membentuk lapisan pelindung pada luka di lambung tetapi sebaiknya dihindari karena bersifat neurotoksik sehingga dapat menyebabkan encefalopatia (kerusakan otak dengan gejala kejang-kejang dan kekacauan) juga cenderung menyebabkan konstipasi. Contoh perintang reseptor H2 adalah ratinidin dan simetidin sekarang dikenal senyawa baru famotidin dan nizatidin. Landasan teori keterkaitan manusia. membuat penderita lebih tenang dan dapat beristirahat. kelebihan menyebabkan hiper kalsemia. Pengobatan dengan obat-obatan antasida bertujuan untuk mengurangi rasa sakit.

suspensi. Simetidin Indikasi Tukak lambung dan usus 12 jari sindrom Zollinger-Ellison Kontra indikasi Efek samping Pusing. 2. ruam kulit. tablet kunyah. Ranitidin Landasan teori keterkaitan manusia. Cara penyimpanan Pada suhu kamar. Hipofosfatemia. Aluminium Hidroksida Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan Nyeri radang lambung dan usus 12 jari.1. dan kebudayaan Page 6 .mengubah kebiasaan buang air besar Sediaan Cimetidin (gererik) tablet 200mg 3. Antasida DOEN (generik ) tablet. 40 mg 4. Famotidin Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan lihat simetidin lihat simetidin Famotidin (generik) tablet 20mg. masyarakat.

usus 12 jari.Indikasi Tukak lambung. masyarakat. 4. tukak akibat anti inflamasi non steroid Kontra indikasi Efek samping Sediaan lihat simetidin Ranitidin (generik) tablet 150mg. dan kebudayaan Page 7 . NO 1 2 GENERIK Aluminium hidroksida Kombinasi Al(OH)3 dan MG(OH) Aludona 3 Simetikon/Dimetichone (Dimethylpolosiloxane) Diloxan Disflatyl Aeroson 4 Antasida Maalok Antasida DOEN Bernofarm Pharos Soho Rhone P Indo Farma DAGANG Alukol Maag tab PIM Erela PABRIK NO 5 GENERIK Simetidin DAGANG Corsamet Ulsikur PABRIK Corsa Kalbe farma Kalbe farma Dankos Novartis Glaxo Wellcome Kalbe Farma 6 Famotidin Facid Famos Gaster 7 Ranitidin (Ranitidini) Zantac Rantin B. 300mg. Spesialite obat-obat antasida. DIGESTIVA Landasan teori keterkaitan manusia.

Penggolongan 1) Obat yang bekerja pada kandung empedu Empedu terdiri dari asam empedu (asam kolat) dan asam kenodeoksikolat serta kolesterol dan fosfolipid. Yang sering digunakan adalah :  Asam hidroklorida (HCl)  Enzym lambung (pepsin)  Enzym pankreas (pancreatin) Penggantian enzym pankreas (pankreatin suplemen) diperlukan bila sekresi pankreas terganggu (dapat karena pembedahan pankreas. 2. masyarakat. D. Guna empedu yang berhubungan dengan pencernaan dan absorbsi lemak yaitu :  membantu proses emulsifikasi dan absorpsi lemak  mempertinggi daya kerja lipase  membantu peroses absrobsi vitamin yang larut dalam lemak Guna preparat empedu peroral adalah :  membantu pencernaan dan penyerapan dalam usus (lemak)  merangsang pengeluaran empedu dari hati (cholereatic)  melarutkan & mengeluarkan batu empedu (cholagoga)  mengobati dan melindungi hati terhadap penyakit kuning dan hati yang mengeras. tersumbatnya pankreas atau karena kancer pankreas). Landasan teori keterkaitan manusia. E.1. Disebut juga obatobat pencernaan. dan kebudayaan Page 8 . Pengertian Digestiva adalah obat-obat yang digunakan untuk membantu proses pencernaan lambung usus terutama pada keadaan defisiensi zat pembantu pencernaan. K) 2) Enzym pencernaan. (A.

NO 1 GENERIK Pankreatin. Landasan teori keterkaitan manusia. bromealin 3 Pancreatin. amilase Pancreon comp Kimia Farma Nutrizym E. 2. empedu sapi. masyarakat. dan kebudayaan Page 9 . lipase.Merk DAGANG Panzynorm PABRIK Nordmark C. 3. 3. ekstrak lambung. sehingga sebagai pengganti perlu diberikan HCl dari luar. Pengertian. 2 Pancreatin.hidrat) Trypsin-chemotrypsin (pencerna protein) Lipase (pencerna lemak dengan bantuan empedu) Asam klorida (HCl) adalah suatu cairan yang dikeluarkan oleh dinding lambung yang memiliki fungsi utama:  mengubah pepsinogen yang dihasilkan selaput lambung menjadi pepsin  membuat suasana lambung jadi asam sehingga mempermudah penguraian protein menjadi peptida  membantu proses absorpsi garam kalsium dan besi  membantu merangsang pengeluaran getah lambung. Spesialite obat digestiva. Amylase (pencernaan K. Pepsin adalah enzym yang disekresi mukosa lambung berfungsi menguraikan protein menjadi peptida. pankreas dan hati. enzym ini disebut juga protease. Pemakaian HCl tersebut harus dalam keadaan cukup encer agar tidak menghancurkan selaput lendir lambung. empedu sapi. ANTI DIARE 1. Pada keadaan kekurangan asam lambung disebabkan aklorhidri.Enzym ini terdiri dari : 1.

5 gram Landasan teori keterkaitan manusia. Diare terjadi karena adanya rangsangan terhadap saraf otonom di dinding usus sehingga menimbulkan reflek mempercepat peristaltik usus. berat badan turun dan gelisah. Pencegahan dehidrasi dilakukan dengan pemberian larutan oralit. Kemoterapi 4. berkurangnya air kemih. kulit menjadi keriput (kehilangan turgor). rangsangan ini dapat ditimbulkan oleh :  infeksi oleh bakteri patogen misalnya bakteri colie  infeksi oleh kuman thypus (kadang-kadang) dan kolera  infeksi oleh virus misalnya influenza perut dan “travellers diarre”  akibat dari penyakit cacing (cacing gelang. Spasmolitik Sebelum diberikan obat yang tepat maka pertolongan pertama pengobatan diare akut seperti pada gastro enteritis ialah mencegah atau mengatasi pengeluaran cairan atau elektrolit yang berlebihan (dehidrasi) terutama pada pasien bayi dan usia lanjut. karena dehidrasi dapat mengakibatkan kematian. Gejala diare adalah buang air besar berulang kali dengan banyak cairan kadang-kadang disertai mulas (kejang-kejang perut) kadang-kadang disertai darah atau lendir.5 gram  KCl 1. yaitu campuran dari :  NaCl 3. virus. takut dan sebagainya) Diare juga dapat merupakan salah satu gejala penyakit seperti kanker pada usus 2. Penggolongan Obat – obat yang diberikan untuk mengobati diare ini dapat berupa : 3. dan kebudayaan Page 10 . masyarakat. cacing pita)  keracunan makanan atau minuman  gangguan gizi  pengaruh enzym tertentu  pengaruh saraf (terkejut. mulut dan bibir kering. cacing atau keracunan makanan. Obstipansia 5. Gejala dehidrasi : haus.Antidiare adalah obat-obatan yang digunakan untuk menanggulangi atau mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau kuman.

dan kebudayaan Page 11 . dan efek samping 1. kontra indikasi. 3) Spasmolitika Zat yang dapat melemaskan kejang-kejang otot perut (nyeri perut) pada diare misalnya Atropin sulfat 3. Oralit Indikasi Pencegahan dehidrasi pada diare atau kolera dengan cara menggantikan cairan tubuh yang hilang Kontra indikasi Efek samping Obstruksi dan perforasi usus Hiper kalemia Landasan teori keterkaitan manusia. Obat generik . masyarakat. contohnya tannin  pemberian adsorben untuk menyerap racun yang dihasilkan bakteri atau racun penyebab diare yang lain misalnya. carbo-adsorben. misalnya loperamid  menciutkan selaput usus atau adstringen.5 gram  Glukosa 20 gram Atau dengan memberikan larutan infus secara intra vena antara lain  Larutan NaCl 0.9 % ( normal saline )  Larutan Na. yaitu dengan cara :  menekan peristaltik usus. indikasi. kaolin  pemberian mucilagountuk melindungi selaput lendir usus yang luka. Laktat majemuk ( ringer laktat ) Setelah itu dapat diberikan obat-obatan lain yang dipilih berdasarkan jenis penyebab diare melalui pemeriksaan yang teliti. 1) Kemoterapi Untuk terapi kausal yaitu memusnahkan bakteri penyebab penyakit digunakan obat golongan sulfonamida atau antibiotika 2) Obstipansia Untuk terapi simptomatis dengan tujuan untuk menghentikan diare. NaHCO3 2.

Landasan teori keterkaitan manusia. bersifat adsorben Generik (-) Umumnya yang beredar adalah kombinasi kaolin dan pectin 3. anuria (terhentinya pengeluaran air seni).serbuk Ditempat kering 2. masyarakat. muntah-muntah dan kejang-kejang. Gejala-gejala kolera adalah diare seperti air beras. bersifat menyerap racun Karbo Absorben (Kimia Farma) Di Indonesia beredar Attapulgit Ada beberapa penyakit infeksi usus lain yang menyebabkan diare.Sediaan Cara penyimpanan Oralit (generik). Kaolin Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan Pengobatan diare. Carbo adsorben Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan Pengobatan diare. antara lain:  Kolera Penyakit infeksi usus disebabkan bakteri Vibrio cholarae asiatica atau Vibrio cholerae eltor. dan kebudayaan Page 12 .

tetrasiklin)  Thypus Disebabkan oleh salmonella typhosa yang menyerang usus penderita dengan gejala demam tinggi secara berkala.Diare berlendir dan berdarah Obat-obat yang biasa dipakai antara lain : . masyarakat. Spesialite obat anti diare NO 1 GENERIK Oralit DAGANG Bioralit PABRIK Indofarma Landasan teori keterkaitan manusia.Antibiotik lain seperti ampisilin – amoksisilin dan tetrasiklin. nyeri kepala.  Disentri basiler Disebut juga shigellosis adalah penyakit infeksi usus yang diakibatkan oleh beberapa jenis basil gram negatif genus shigella.Chloramfenicol : merupakan obat pilihan (drug of choice) .Mulas waktu buang air besar .Kejang dan nyeri perut .Golongan sulfonamida (sulfadiazin dan derivatnya serta kotrimoksazol) .Pengobatannya adalah dengan pemberian oralit atau teh susu untuk menghindari bahaya dehidrasi disusul dengan pemberian antibiotik (tetrasiklin. kloramfenicol) sebagai terapi kausal. Pengobatan thypus : . lidah menjadi putih dan bila terjadi perforasi usus. dan kebudayaan Page 13 . . Efek 4. Ciri-ciri penyakit : . samping mengakibatkan anemia aplastis .Golongan antibiotik (ampisilin.Kotrimoksazol merupakan obat pilihan lainnya pada pemakaian lama (lebih dari 14 hari) dapat menimbulkan gangguan darah. terjadi diare berdarah. baru digunakan bila terjadi resistensi terhadap chlorampenicol atau kotrimoksazol.

 Pada pasien dengan resiko pendarahan. pada angina pektoris atau resiko  Pendarahan rektal pada hemoroid (wasir). dan kebudayaan Page 14 .  Untuk pengeluaran parasit setelah pemberian antelmentik. Landasan teori keterkaitan manusia. PENCAHAR (Laxativa) 1.  Penggunaan pencahar pada anak-anak harus dihindari kecuali diresepkan oleh dokter. kurang mengkomsumsi makanan berserat. Pengertian Pencahar atau laxantia adalah obat-obat / zat yang dapat mempercepat peristaltik usus sehingga mempermudah/ melancarkan buang air besar.Corsalit 2 Kaolin Kaopectate Neo Diaform Neo Enterostop 3 4 Attapulgit Loperamid HCL Biodiar Imodium Lodia 5 Arang Jerap (Carbo Adsorbens) DOEN Bekarbon Corsa Up John Indonesia Corsa Kalbe Farma Novartis Indonesia. Johnson &Johnson Sanbe Kimia Farma D. Penggunaan Obat pencahar digunakan untuk :  Pada keadaan sembelit (konstipasi) karena pengaruh efek samping obat kurang minum.  Untuk membersihkan saluran cerna sebelum pembedahan dan prosedur radiologi. masyarakat. Mekanisme kerjanya adalah dengan cara merangsang susunan saraf otonom para-simpatis agar usus mengadakan gerakan peristaltik dan mendorong isinya keluar. 2.

endoskopi dan bedah. masyarakat. kontra indikasi dan efek samping 1. Enema fosfat bermanfaat dalam membersihkan usus sebelum prosedur radiologi.Merangsang dinding usus besar misalnya glikosida antrakinon (rhei. aloe. carboksil metil cellulose (CMC) dan tylose. seperti buah-buahan dan sayuran.Merangsang dinding usus kecil misalnya oleum ricini /minyak jarak (sudah tidak dipakai) dan kalomel 2) Zat-zat yang dapat memperbesar isi usus . . Contohnya paraffin cair. suppositoria bekerja dalam 20 – 60 Landasan teori keterkaitan manusia. pencahar digolongkan sebagai berikut : 1) Zat-zat perangsang dinding usus . Obat generik. contohnya magnesium sulfat (garam Inggris) . sennae. suppositoria dengan gliserin. dantron) . Penggolongan Berdasarkan mekanisme kerja dan sifat kimianya. bisakodil. indikasi. larutan sabun dll. 3) Zat pelicin atau pelunak tinja Zat ini dapat mempermudah defikasi karena memperlunak tinja dan memperlicin jalannya defekasi.Obat yang bekerja dengan jalan menahan cairan dalam usus secara osmosis (pencahar osmotik). misalnya agar-agar.3.Obat yang dapat mengembang dalam usus. Natrium sulfat harus dihindari karena pada individu yang rentan dapat menyebabkan retensi air dan natrium . klisma dengan 4. Bisakodil Indikasi Konstipasi (tablet bekerja dalam 10 – 12 jam.Serat juga dapat digunakan karena tidak dapat dicernakan. dan kebudayaan Page 15 . natrium fosfat.

atonia colon. larutan 4. Dantron Indikasi Konstipasi pada pasien gagal jantung. gangguan ginjal. usia lanjut & pasien Landasan teori keterkaitan manusia. Dantron (generik) tablet 150 gr 3. Kontra indikasi Penyakit saluran cerna akut. Magnesium sulfat /garam Inggris Indikasi Konstipasi. gangguan hati. dan kebudayaan Page 16 . masyarakat. Glycerin Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan Konstipasi Glyserin (generik).pada orang tua Kontra indikasi Efek samping Sediaan Obstruksi usus. endoskopi dan bedah. pengosongan usus yang cepat sebelum prosedur radiologi.menit) Kontra indikasi Efek samping Penggunaan jangka panjang dapat memicu atonia colon Sediaan Bisakodil (generik) tabl 5 mg 2.

Obat golongan ini mempunyai sifat sebagai relaksan otot polos. 2. Penggolongan Landasan teori keterkaitan manusia.lemah Efek samping Sediaan Kolik Magnesium sulfat (generik) serbuk 30 gr garam Inggris (generik). Meskipun dapat mengurangi spasme usus tapi penggunaannya dalam sindrom usus–pencernaan hanya bermanfaat sebagai pengobatan tambahan. ANTI SPASMODIKA 1. lebih tepatnya anti muskarinik. Pengertian Antispasmodik ialah zat atau obat-obat yang digunakan untuk mengurangi atau melawan kejang-kejang otot. yang sering mengakibatkan nyeri perut (saluran pencernaan). serbuk 5. Termasuk senyawa yang memiliki efek anti kolinergik. masyarakat. dan kebudayaan Page 17 . Spesialite obat-obat pencahar NO 1 GENERIK Ispaghula Sekam DAGANG Metamucil Mucofalk 2 Bisakodil Dulcolax Laxamex 3 Glyserin Glyserin Cap Gajah Proconsti PABRIK Searle Darya Varia Schering Indonesia Konimex Usaha Sekawan Soho 4 Garam Inggris Garam Inggris cap Usaha sekawan Gajah E.

KOLAGOGA Landasan teori keterkaitan manusia. indikasi. masyarakat. GENERIK Hiosin Butilbromida Gitas Hyorex Interbat Rama DAGANG Buscopan PABRIK Schering Indonesia 2 Propantelin Bromida Pro Banthine Soho 3 Mebeverine HCL Duspatalin Kimia Farma F.dll Atropin sulfat (generik). ekstrak beladona (generik) tablet 10mg.Anti spasmodik digolongkan menjadi:  Atropin dan kelompok alkaloid  Antimuskarinik sintetik 3. serbuk inj. Obat generik. Spesialite obat-obat anti spasmodik NO 1. sulit menelan dan haus. 20mg 4. kontra indikasi dan efek samping Atropin Sulfat dan Alkaloid Beladona Indikasi Kontra indikasi Efek samping Sediaan Relaksan otot polos Glaukoma sudut sempit Mulut kering. dan kebudayaan Page 18 .

1. 3. Terdapat tiga jenis batu empedu yakni batu kolesterol. Terapi batu empedu dengan obat perannya relatif kecil bila dibandingkan dengan tehnik pembedahan atau endoskopi. Pasien batu empedu dianjurkan melakukan diet kolesterol dan pengobatan dilanjutkan sampai 3 atau 4 bulan sesedah batunya melarut. Pengobatan Obat yang sering digunakan untuk membantu melarutkan batu empedu adalah asam kenodeoksikolat dan asam ursodeoksikolat. 2. dan kebudayaan Page 19 . karena dapat terjadi kembali pada sebagian pasien sesudah pengobatan dihentikan. penyumbatan disaluran empedu dan radang saluran empedu. Batu empedu merupakan penyakit yang terjadi di saluran atau kandung empedu Faktor pencetusnya meliputi hiperkolesterolemia. Spesialite obat Kolagoga.dan laparoskopi. batu pigmen dan batu kalsium karbonat (kebanyakan yang terjadi batu empedu campuran). Pencegahan jangka panjang mungkin diperlukan setelah batu empedunya melarut atau dibuang. masyarakat. NO 1 GENERIK Asam Kenodeoksikolat 2 Asam Ursodeoksikolat Pramur Urdafalk Ursochol Prafa Darya Varia Pharos Estazor Pratapa Nirmala DAGANG Chenofalk PABRIK Darya Varia Landasan teori keterkaitan manusia. Terapi dengan obat cocok untuk pasien:  Yang gejalanya ringan  Fungsi kandung empedu tidak terganggu  Ukuran batu empedu kecil sampai sedang. Pengertian Kolagoga adalah zat atau obat yang digunakan sebagai peluruh atau penghancur batu empedu.

kandungan dari tanaman kurkuma (kurkumin) dan zat-zat lipotropik seperti methionin dan cholin. penyakit kuning atau gangguan dalam penyaringan lemak oleh hati. pengertian Obat-obat protektor hati adalah obat-obat yang digunakan sebagai vitamin tambahan untuk melindungi. Obat-obat ini sebaiknya jangan digunakan pada penderita penyakit hati yang berat karena pada dosis besar dapat memperparah keadaan. dan kebudayaan Page 20 . Methionin memiliki peranan penting dalam metabolisme hati sehingga digunakan untuk melawan keracunan yang disebabkan oleh hepatotoksin.G. Pada umumnya obat-obat golongan ini mengandung asam-asam amino. meringankan atau menghilangkan gangguan fungsi hati kerena adanya bahan kimia. Spesialite obat protektor hati NO 1 GENERIK Methionin Vitamin dan DAGANG Methicol PABRIK Otto Methioson 2 Curcuma Curcuma Curson Heparviton Lanagogum 3 Asam-asam Amino Aminofusin Hepar Soho Soho Soho Tempo Scan P Landson Baxter Kalbe Landasan teori keterkaitan manusia. Sedangkan choline adalah suatu zat yang dapat mencegah dan menghilangkan perembesan lemak kedalam hati dan juga bekerja melawan keracunan. 2. masyarakat. PROTEKTOR HATI (HEPATOPROTEKTOR) 1.

masyarakat.BAB III PENUTUP Kesimpulan Landasan teori keterkaitan manusia. dan kebudayaan Page 21 .

Daftar Pustaka Landasan teori keterkaitan manusia. masyarakat. dan kebudayaan Page 22 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful