P. 1
LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

4.0

|Views: 1,550|Likes:
Published by Atiska Isko

More info:

Published by: Atiska Isko on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2013

pdf

text

original

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM MUTU SEREALIA DAN UMBI-UMBIAN

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah ilmu pangan dasar Yang dibimbing oleh Bambang Hariyono,STP

Disusun Oleh: Pindra Puji Lestari (P278351110020)

KEMENTERIAN KESEHATAN RI POLITEKNIK KESEHATAN SURABAYA JURUSAN GIZI 2011/2012

oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan laporan ini. Laporan ini memuat tentanghasil pengamatan yang sudah dilakukan.KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan laporan ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya tentang hasil pengamatan mutu serealia dan kacang-kacangan Laporan ini disusun dalam rangka memenuhi tugas ilmu pangan dasar untuk mendapatkan nilai yang baik di mata pelajaran ilmu pangan dasar di POLTEKKES KEMENKES SURABAYA. saya sampaikan kepada dosen ilmu pangan dasar yaitu bapak Bambang hariyono. . Walaupun laporan ini mungkin kurang sempurna akan tetapi memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca.STP. yang telah membimbing saya dalam menyelesaikan tugas ini. ucapan terima kasih. saya menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna.

densitas kamba.manusia perlu makan sebagai sumber energi yang digunakan untuk beraktifitas. Menjelaskan berbagai prosedur penentuan mutu beras.Latar Belakang Manusia merupakan makhluk hidup yang membutuhkan makanan.1.beras ketan.Tujuan 1.persen patah dll.ketela pohon.untuk mendapatkan serealia dan umbi-umbian yang bermutu bagus dapat dilihat dari warna.sedangkan umbi-umbian juga banyak macamnya seperti singkong. Seralia dan umbi-umbian mempunyai kualitas atau mutu yang berbedabeda.persen kotoran.kimpul dll. Menentukan jenis atau nama berbagai macam beras.bentuk.jagung dengan karakteristiknya 2. 1.jagung pada berbagai tingkat/grade mutu 3.jagung secara subyektif dan obyektif 4.karena beras merupakan makanan pokok orang indonesia.BAB I PENDAHULUAN 1.dan untuk melihat hal-hal tersebut perlu diadakan pengamatan agar kita mengetahui mutu dari bahan makanan serealia dan umbi-umbian yang kita konsumsi.serealia banyak macamnya seperti beras. Menjelaskan kriteria mutu beras.2.ukuran.jagung.sumber makanan banyak macamnya seperti serealia dan umbi-umbian. Menentukan mutu berbagai macam beras dan jagung . Beras merupakan salah satu macam dari serealia yang paling banyak dikonsumsi oleh orang indonesia.kadar air.

Timbangan 3. Beras hitam kualitas Baik (1kg) 4. Penentuan Warna . Penggaris atau jangka sorong 2. Bahan:  Serealia 1. Oven C. Beras ketan putih kualitas baik (1kg) 5. Alat : 1. Beras ketan putih kualitas jelek (1kg) 6. Beaker glas 4.diaduk hingga homogen. Beras giling kualitas baik (1kg) 3.BAB II METODE PENELITIAN A. Tabung reaksi 5.Jenis beras/jagung Bentuk berbagai jenis bers/jagung yang utuh dapat ditentukan dengan mengukur panjang dan lebar (abdomen A ) biji beras/jagung. Jagung pipil kualitas jelek (1kg) B. Penentuan Bentuk. Beras giling kualitas jelek (1kg) 2. Kompor 6.dihitung ukuran rata-rata dan HA ratio 2.diambil 25 butir secara acak dan setiap butir diukur panjang dan lebarnya (dan untuk jagung juga tebalnya)dengan cermat dengan menggunakan jangka sorong atau penggaris. Tugas dan cara kerja 1. Cara kerja: Pisahkan kira-kira 100 butirberas/jagung yang utuh saja. Jagung pipil kualitas baik (1kg) 7.

atau cacat.keluarkan semua bahan dari gelas ukur dan timbang beratnya.Penentuan warna beras/jagung dilakukan dengan pengamatan men ggunakan mata telanjang. Penelitian Daya Serap Air Masukkan 20 ml air dalam tabung reaksi 100 ml.timbang dan nyatakan dalam persen.hancar.tiriskan dan timbang berat bahan setelah masak.biji berkerut.letakkan dalam pemanas air bersuhu 80.apakah beras/jagung berwarna cerah atau tidak 3.nyatakan densitas kamba bahan dalam gram/ml 7. Densitas Kamba Masukkan bahan kedalam gelas ukur sampai volumenya mencapai 100 ml.usahakan pengisiannya sampai benar-benar padat. Penentuan Kadar Air Kadar air dapat ditentukan dengan metode pengovenan. Penentuan kadar/persen kerusakan Timbang 50 gram bahan.biji berwarna lain.pisahkan kotoran atau benda asing yang terdapat dalam bahan.timbang dan nyatakan dalam persen.timbang 2 gram bahan kemudian masukkan kedalam tabung tersebut dan panaskan selama 20 menit.dengan menimbang beras/jagung 25 gram kemudian dioven selama 2 jam dengan suhu 105 4. Penentuan kadar/persen kotoran Timbang 50 gram.bentuk yang jauh dari normal).dengan rumus 6. .pisahkan bahan yang sudah rusak(patah.dengan rumus: 5.

dilakukan pengamatan secara subyektif terhadap besar ubi bentuk.diamati bentuk.Bahan:  Umbi-umbian 1. Kentang (8 buah) B. Pisau 5.Dikupas dan diamati lapisan pada kulitbdan keadaan organoleptik bagian dalam ubi. .warna kulit.Alat: 1.luka.warna dan sifat organoleptik lainnya.semakin banyak tanda-tanda kerusakan. Ubi kayu putih (8 buah) 2.Daya serap air = A. Timbangan 4.berjamur dll). Penetrometer 2. Ubi jalar kuning (8 buah) 3. Alat-alat masak C.digambar bentuk umbi irisan melintang dan membujurnya 2.diukur volumenya dengan memasukkan kedalam wadah yang diisi air penuh dan diukur volume limpahan airnya(ml). Menentukan Jenis/nama umbi-umbian Berbagai macam umbi dibersihkan dan dicuci. Penggaris/jangka sorong 3. Mbote (8 buah) 4.semakin kecil besarnya ukurannya dan semakin banyak lekukan pada bentuknya semakin rendah mutunya.ditimbang beratnya. Penentuan Mutu Umbi-umbian Umbi-umbian dibersihkan dari tanah yang menutup kulitnya.Tugas dan cara kerja 1.tanda-tanda kerusakan (memar.

Menentukan bagian yang dapat dimakan Bagian yang dapat dimakan perlu diketahui untuk memperkirakan banyak bahan yang harus disediakan pada jumlah yang dapat dimakan yang diinginkan.setiap jenis umbi bebrbeda bdd nya Cara kerja: Umbi dibersihkan.umbi dikpas dan ditimbang bagian yang dapat dimakan.3.dicuci dan ditimbang.dihitung berat yang dapat dimakan terhadap berat kotor/berat kulit dalam persen Bdd = .

2 % 40.BAB III HASIL PENGAMATAN HASIL PRAKTIKUM PENGAMATAN MUTU SEREALIA Parameter Mutu Beras baik Beras kurang baik Beras ketan putih baik Putih Cerah Bahan Beras ketan putih kurang baik Ada bening.5 cm Lonjon g. 3 % Kurang Baik 100 % 85 % 100 % 134 % 50 % 109. rasio) P=4.36 % 250 % 115. seraga m Kecil.6 cm P=0.5 cm 2gr 12 % 2% Jagung pipil baik Jagung pipil kurang baik Lebih Gelap Ketan hitam Warna Putih bening Putih Cerah Hitam Bentuk Besar.75 cm l=0. ada putih Tidak seraga m.5 mm Berat (gr) per 100 butir Kadar air (%) per 25 gram Prosen Kotoran dan rusak per 50 gram Prosen patah per 50 gram Densitas Kamba (gr/ml) Daya serap air (%) Rasio pengembang an (%) Kesimpulan mutu 1 gr 12 % 0. pipih. tidak seraga m P=5.75 mm P=0.2 % 2 gr 12% 10. Utuh. tidak seraga m Seraga m. 8 % 8 gr 8% 2% 11 gr 8% 2% 2 gr 12 % 4% 4.5 mm l=0.55 cm l=0. l.22 cm R=2.05 mm P=4. banyak yang pecah P=0.25 cm R=3 cm 3gr 8% 0% P=0.5 % 4% 46 % 2% 4% 24 % (per 25 gram) 250 % 185 % 250 % 148 % 150 % 96.1 % Kurang Baik Baik Kurang Baik Baik Baik Kurang Baik . utuh Seraga m Tidak seraga m Ukuran (p.

2 %  Prosen yang patah = = = 4. BERAS Mutu Baik  Kadar air = = = = 12 %  Prosen kotoran dan rusak = = = 0.1.2 %  Daya serap air = = = 250 %  Rasio Pengembangan = = = 185 % x 100 % Mutu Kurang Baik  Kadar air = = = = 12 %  Prosen kotoran dan rusak = = = 10.8 %  Prosen yang patah = = .

BERAS KETAN PUTIH Mutu Baik  Kadar air = = = =8%  Prosen kotoran dan rusak = = =0%  Prosen yang patah = = =4%  Daya serap air = = = 150 %  Rasio Pengembangan = = = 96.5 %  Daya serap air = = = 250 % x 100 %  Rasio Pengembangan = = = 148 % 2.36 % x 100 % Mutu Kurang Baik  Kadar air = = = .= 40.

3 % x 100 % 3. JAGUNG PIPIL Mutu Baik  Kadar air = = = =8%  Prosen kotoran dan rusak = = =2%  Prosen yang patah = = =2%  Daya serap air = = = 100 %  Rasio Pengembangan = = = 85 % x 100 % .= 12 %  Prosen kotoran dan rusak = = =2%  Prosen yang patah = = = 46 %  Daya serap air = = = 250 %  Rasio Pengembangan = = = 115.

KETAN HITAM Mutu Kurang Baik  Kadar air = = = = 12 %  Prosen kotoran dan rusak = = =4%  Prosen yang patah = = = 24 %  Daya serap air = x 100 % .Mutu Kurang Baik  Kadar air = = = =8%  Prosen kotoran dan rusak = = =2%  Prosen yang patah = = =4%  Daya serap air = = = 100 %  Rasio Pengembangan = = = 134 % x 100 % 4.

5 cm D=7 cm 234 gr 91.87 % Kuning Sedikit Mata Kurang Baik Berat Yang Dapat Dimakan (Bdd)  Ubi Kayu = = 82.1 % LEMBAR HASIL PRAKTIKUM PENGAMATAN MUTU UMBI-UMBIAN Parameter Mutu Warna Kulit Bentuk Ukuran (p. tidak berlekuk P=4 cm D=6cm 573 gr 82.5 cm 294 gr 93. agak berlekuk P=13.89 %  Ubi Jalar = = 91.4 %  Mbote = = 81.= = 50 %  Rasio Pengembangan = = = 109.l atau d) Berat (gr)/ umbi % Bdd Warna daging umbi Tanda Kerusakan Kesimpulan Mutu Bahan Ubi Kayu Kecoklatan Besar.89 % Putih Baik Ubi Jalar Coklat Muda Kecil.4 % Orange Baik Mbote (Kimpul) Coklat Kehitaman Panjang lurus P=14 cm D=7 cm 240 gr 81.25 % Putih Sedikit keriput Kurang Baik Kentang Coklat Muda Lonjong bagus P=11 cm D=7.25 % .

 Kentang = = 93.87 % .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->