Rani Rismawati (0706559

)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran Satuan Pendidikan Kelas/Semester Materi Pokok Sub Materi Alokasi Waktu : Kimia : SMA : X/1 : Sistem Periodik : Sifat Periodik : 2 jam Pelajaran (2 x 45 menit)

I.

Standar Kompetensi 1. Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur, dan ikatan kimia.

II. Kompetensi Dasar 1.1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif, dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya, melalui pemahaman konfigurasi elektron. III. Indikator 1. Menjelaskan keteraturan jari-jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan unsur berdasarkan konfigurasi elektronnya IV. Analisis Materi A. Materi Prasyarat Konfigurasi Elektron Model atom Bohr telah memperkenalkan konsep bilangan kuantum n=1,2,3,... yang menyatakan orbit. Orbit ini disebut juga kulit atom. Suatu kulit atom dapat mengandung lebih dari 1 elektron. Susunan elektron dalam kulit-kulit atom dikenal sebagai konfigurasi elektron. Kulit atom n=1, n=2, n=3, ... dinamakan kulit K,L,M, .... Elektron-elektron dalam atom berelektron banyak akan menghuni kulit menurut aturan tertentu. Aturan ini dikembangkan berdasarkan hasil perhitungan secara kuantum. Berdasarkan hasil perhitungan, keberadaan elektron-elektron dalam atom menghuni kulit-kulit dengan aturan berikut: 1. Kulit pertama maksimum dihuni oleh 2 elektron. 2. Kulit kedua maksimum dihuni oleh 8 elektron. 3. Kulit ketiga maksimum dihuni oleh 18 elektron.

Pada pengisian kulit M (untuk elektron ke-11 dan seterusnya).Jari-jari atom . Sifat-sifat unsur yang berhubungan dengan letak unsur dalam tabel periodik ini disebut sifat periodik.Rani Rismawati (0706559) 4. yakni sifat yang berhubungan langsung dengan struktur atomnya. Sifat ini mencakup : . B. jika belum memenuhi jumlah maksimal (18 elektron) maka akan membentuk sub-sub kulit yang jumlahnya maksimal 8 elektron. Kulit keempat maksimum dihuni oleh 32 elektron. Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur berikut. Materi Inti Pengelompokkan unsur-unsur dalam sistem periodik modern menghasilkan golongan yang memuat unsur-unsur dengan sifat yang mirip. Konfigurasi elektron pada kulit atom terluar paling berperan dalam menentukan sifat kimia unsur. Sifat periodik unsur dibedakan menjadi:  Sifat atomik. Elektron pada kulit atom terluar disebut juga elektron valensi. serta periode dimana terjadi pengulangan sifat secara berkala atau periodik.Energi ionisasi .Afinitas elektron . Unsur-unsur dengan jumlah elektron valensi yang sama mempunyai kemiripan sifat kimia.

Keadaan ini menyebabkan gaya traik menarik inti terhadap elektron semakin kuat.Titik didih dan peubahan kalor penguapan . Sifat ini mencakup: . Nilai jari-jari atom dari unsur-unsur dalam sistem periodik dapat disimak pada grafik berikut : Dari grafik tersebut terdapat suatu keteraturan nilai jari-jari atom.  Sifat bulk/fisis. tetapi juga bagaimana atom-atom unsur (atau molekul-molekul unsur) saling terikat.  Dalam satu periode. Akibatnya. (tidak akan dibahas sekarang) 1. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif sementara elektron-elektron yang jumlahnya bertambah masih menempati kulit yang sama. . jari=jari atom berkurang dari kiri ke kanan. Jari-jari atom Jari-jari atom adalah jarak dari inti atom sampai kulit terluar.Bilangan oksidasi Sifat atomik menentukan sifat kimia unsur.Keelektronegatifan .Rani Rismawati (0706559) .Titik leleh dan perubahan kalor leleh . yakni sifat yang tidak hanya ditentukan oleh struktur atomnya.Kerapatan .Daya hantar listrik dan panas  Sifat kimia/ kereaktifan. jari-jari atom semakin kecil.

Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif. 2. Semakin besar jari-jari atom. Hal ini dikarenakan elektron di kulit dalam akan mengurangi gaya tarik-menarik inti terhadap elektron terluar. jari-jari atom bertambah besar. Energi ionisasi diperlukan untuk mengatasi gaya tarik-menarik oleh inti atom yang bermuatan positif terhadap elektron terluarnya. b. jari-jari atom bertambah dari atas ke bawah. Jari-jari atom. Energi ionisasi Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk memindahkan satu elektron terluar dari atom atau ion dalam fase gas. . Muatan inti positif. namun jumlah kulit semakin banyak. Akibatnya. Kedaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron semakin lemah. semakin kecil energi ionisasi. c. Semakin banyak jumlah elektron di kulit dalam. Semakin besar muatan inti. Jumlah elektron di kulit dalam. Ada 3 faktor yang mempengaruhi besarnya energi ionisasi atom : a. semakin kecil energi ionisasi.Rani Rismawati (0706559)  Dalam satu golongan. Berikut merupakan grafik yang memuat energi ionisasi dari atom unsurunsur dalam sistem periodik. semakin besar energi ionisasi.

energi ionisasi berkurang dari atas ke bawah. Afinitas elektron Afinitas elektron adalah energi yang terlibat jika suatu atom atau ion dalam fase gas menerima satu elektron membentuk ion negatif (atom bermuatan negatif). dan seterusnya. Jumlah elektron yang dapat dipindahkan dari atom netral bisa lebih dari satu. Energi yang terlibat dapat berupa pelepasan energi (negatif) atau penyerapan energi (positif). maka semakin mudah atom tersebut menerima elektron dan membentuk ion negatif. namun jari-jari atom bertambah besar. energi ionisasi semakin berkurang. Akibatnya. semakin positif nilai afinitas elektron dari atom unsur. . 3. maka semakin sulit atom tersebut menerima elektron dan membentuk ion negatif. energi ionisasi kedua. energi ionisasi bertambah dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif dan nilai jari-jari atom berkurang. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif. energi ionisasi semakin bertambah. Semakin negatif nilai afinitas elektron. nilai energi ionisasi kedua lebih kecil dibandingkan nilai energi ionisasi ketiga. kita mengenal istilah energi ionisasi pertama. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat. Sebaliknya. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah. dan seterusnya. Nilai energi ionisasi pertama lebih kecil dibandingkan nilai energi ionisasi kedua.  Dalam satu golongan. keteraturan energi ionisasi dalam sistem periodik adalah sebagai berikut:  Dalam satu periode. Akibatnya.Rani Rismawati (0706559) Secara umum. Oleh karena itu.

afinitas elektron semakin berkurang. afinitas elektron cenderung berkurang dari atas ke bawah. afinitas elektron semakin bertambah. Semakin besar keelektronegatifan suatu atom. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah positif dan jari-jari atom berkurang. kita mengenal istilah afinitas elektron pertama (AE1). dan seterusnya cenderung positif. Akibatnya.  Dalam satu golonga. afinitas elektron kedua (AE2). 4. dan seterusnya. afinitas elektron cenderung bertambah dari kiri ke kanan. Hal ini dikarenakan meski muatan inti bertambah positif. namun jumlah elektron di kulit dalam semakin banyak. Akibatnya. Keelektronegatifan Keelektronegatifan adalah suatu ukuran kemampuan atom untuk menarik elektron dalam suatu ikatan kimia. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron yang ditambahkan akan semakin kuat.Rani Rismawati (0706559) Keteraturan afinitas elektron dari unsur-unsur dalam sistem periodik adalah :  Dalam satu periode. semakin besar kecenderungannya untuk menarik elektron dari atom lain yang terikat secara kimiawi dengan atom tersebut. . AE3. Nilai AE2. Oleh karena itu. Jumlah elektron yang dapat diterima oleh suatu atom bisa lebih dari satu. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron yang ditambahkan semakin lemah.

.Rani Rismawati (0706559) Secara kuantitatif. kemampuan atom untuk menarik elektron menjadi semakin besar.  Dalam satu golongan. Hal ini dikarenakan muatan inti bertambah ositif dan jari-jari atom berkurang. jari-jari atom bertambah besar dan kemampuan inti untuk menarik elektron menjadi lemah. keelektronegtifan berkurang dari atas ke bawah. namun jumlah elektron di kulit dalam semakin banyak. Keadaan ini menyebabkan gaya tarik-menarik inti terhadap elektron semakin kuat. keelektronegtifan bertambah dari kiri ke kanan. Lalu ia menghitung nilai keelektronegatifan dari unsur-unsur lainnya. Akibatnya. Hal ini dikarenakan meski muaan inti bertambah positif. Ia menetapkan nilai keelektronegatifan maksimum 4. Akibatnya.0 untuk F (unsur yang paling elektronegatif). Simak keelektronegatifan unsur-unsur pada tabel berikut: Keteraturan nilai keelektronegatifan dari unsur-unsur pada sistem periodik adalah:  Dalam satu periode. konsep keelektronegatifan dijelaskan oleh Linus Pauling pada tahun 1932.

. Ekspositori B. Pendekatan.Rani Rismawati (0706559) V. Model. yaitu pengertian masing-masing sifat periodik unsur. dan Metode Model : Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournament) Pendekatan : Konsep Metode : Diskusi.  Siswa dikondisikan berkumpul 10 menit dengan teman satu golongannya (tugas kartu unsur) dan mendiskusikan sifat-sifat periodik berdasarkan data atau grafik. Kegiatan Inti  Guru memberikan materi pengantar 5 menit mengenai sifat periodik unsur. perkembanngan mengapa tabel unsur Alokasi 10 menit Life Skill  Berkomunikasi lisan dikelompokkan? Terdapat kemiripan sifat Sifat-sifat apa saja kah itu? hari ini kita akan mempelajarinya. kita telah membahas periodik.  Guru kelompok membimbing diskusi 15 menit  Bekerja dalam kelompok  Mengolah sama Pertama. Kegiatan Pembelajaran A. coba tuliskan konfigurasi elektron masing-masing. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Awal    Aktivitas Guru mengucapkan salam pembuka Guru memeriksa kehadiran siswa (absensi) Apersepsi : Pertemuan sebelumnya.

coba perhatikan grafik. afinitas elektron. bagaimana kecenderungannnya? Bagaimana elektron  pengaruh unsur konfigurasi terhadap Alokasi Life Skill informasi kecenderungan sifat periodik? Siswa kembali dengan berkumpul dikondisikan 10 menit teman satu periodenya (tugas kartu unsur) dan kembali mendiskusikan sifat-sifat periodik grafik. Penutup  Menyimpulkan pembelajaran kegiatan 10 menit Apa saja yang termasuk sifat periodik? Jari-jari atom. coba perhatikan grafik.  berdasarkan data atau Guru kelompok membimbing diskusi 15 menit Pertama. bagaimana kecenderungannnya? Bagaimana elektron   pengaruh unsur konfigurasi terhadap kecenderungan sifat periodik? Siswa mengerjakan kuis 5 menit  Menyelesaikan masalah Guru mengulas kembali apa yang 10 menit telah didiskusikan dan memberi penguatan.Rani Rismawati (0706559) Kegiatan Aktivitas Selanjutnya. Selanjutnya. energi ionisasi. kelektronegatifan Bagaimana kecenderungannya? Bagaimana hubungannya dengan . coba tuliskan konfigurasi elektron masing-masing.

Pertemuan selanjutnya kita akan belajar berkelompok membahas ikatan ion. Rachmawati. Evaluasi A. Kartu Unsur b. VI. Alat dan Bahan Papan tulis dan kapur.Jenis tagihan Mengetahui Kepala SMA Guru Mata Pelajaran : tugas individu berupa pengerjaan soal-soal NIP NIP . Alat dan Sumber a. (2007). Jakarta : esis.C. J. baca terlebih dahulu materinya di Rumah.. Kimia 1. VII.Tujuan evaluasi : formatif . Sumber Johari.M. Prosedur .Rani Rismawati (0706559) Kegiatan konfigurasi tersebut? Aktivitas elektron atom-atom Alokasi Life Skill  Menutup kegiatan pembelajaran Sekian untuk hari ini. dan M.

Bagaimana kecenderungan sifat-sifat tersebut dalam tabel periodik? . Apa saja yang termasuk sifat periodik unsur? 2.Rani Rismawati (0706559) KUIS 1.