P. 1
2012 Pengembangan Iq Eq Dan Sq

2012 Pengembangan Iq Eq Dan Sq

|Views: 142|Likes:
Published by Devi Schottky

More info:

Published by: Devi Schottky on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2013

pdf

text

original

5/25/2012

Putri R. Ayuningtyas

quotient
Konsep kuantifikasi yang awalnya digunakan untuk pengukuran kecerdasan. Kuantifikasi penting dalam suatu pengukuran karena dapat menghindari subjektivitas, bias serta dapat memenuhi persyaratan ilmiah.

1

5/25/2012 PENGERTIAN • IQ Intelligence Quotient • EQ Emotional Quotient • SQ Spiritual Quotient 2 .

5/25/2012 Intelligence Quotient Kuantifikasi kecerdasan Banyak digunakan untuk mengukur tingkat kecerdasan seseorang Satuan ukur yang banyak digunakan 0-200 Rumus: mental age/ chronological age x 100 3 .

kemampuan untuk menyerap dan memanipulasi bahasa secara terampil serta waspada terhadap makna yang tersembunyi • Musical – Memberikan kepekaan pada suara. 4 . kemampuan untuk menyusun nada sehingga dapat didengarkan. • Bodily kinesthetic – Intelegensi yang memberikan kemampuan untuk melakukan suatu tugas yang memerlukan disiplin yang tinggi dan komitmen pada tubuh kita. menilai dan mengatur kembali • Linguistic – Bentuk intelegensi yg memberikan kita kepekaan berbahasa.5/25/2012 Intelligence Type • Logical-mathematical – Digunakan untuk memanipulasi konsep dan menyusunnya kedalam pola yang berarti. cara mengembangkannya adl dengan selalu menguji sst.

waspada dengan perasaan satu sama lain untuk mengetahui darimana org lain berasal • Intrapersonal intelligence – Memberikan kemampuan untuk mewaspadai diri sendiri dan memiliki kemampuan untuk secara terus menerus memperbaiki diri dalam rangka mencapai tingkatan kebahagiaan dan kekuasaan yang lebih tinggi. Memberikan kapasitas untuk menangkap dunia visual secara tepat dan untuk melakukan perubahan dan modifikasi berdasar persepsi awal – (arsitek. • Spatial Intelligence – Kemampuan diri untuk membentuk gambaran mental. seniman) 5 .5/25/2012 • Interpersonal intelligence – Memberikan kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain. designer.

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajad. animasi Linguistic intelligence Musical intelligence Bodily kinesthetic intelligence Interpersonal intelligence Intrapersonal intelligence Spatial intelligence Keutamaan menuntut ilmu dalam Islam •IQRA’ •Menuntut ilmu secara umum merupakan salah satu ibadah fardhu ain (kewajiban pribadi) •Untuk dokter menuntut ilmu mrpk fardhu kifayah jg krn dapat bermanfaat bagi komunitasnya 1. skater Bergaul dengan teman. parkour. menguasai bbrp bahasa Memainkan alat musik bela diri. berorganisasi Memperkaya wawasan diri dengan membaca biografi orang terkenal sbg referensi u/ pengembangan diri Membuat kreasi seni . maka terputuslah amalnya kecuali tiga.” (Al Mujadilah: 11) 2.. dan pahalanya berlangsung terus-menerus selama masyarakat menerima manfaat dari ilmunya. bahwa ilmu yang bermanfaat akan mendapat pahala dari Allah SWT. 3. “Apabila anak Adam meninggal.5/25/2012 7 tipe intelegensia Tipe Logical-mathematical intelligence Contoh Belajar bahasa programming Logic puzzles Mengenali cara2 kerja benda2 disekitar Mengarang.”(HR Muslim) 4. Nabi juga mengatakan. Shaad 45 6 . menghafal. Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim. yaitu ilmu yang bermanfaat…. Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.

filosof. • Omar Khayam menciptakan teori tentang angka2 “irrational” serta menulis suatu buku sistematik tentang Mu’adalah (equation). • Ibnu Rusyid (Averroes) yang ahli dalam filsafat. • Astronomi  Al Batani menghitung inklinasi ekleptik: 23. • Ibnu Sina (Avicenna) yang karyanya Al Qanun fit Thibbi mrpk textbook wajib di fakultas kedokteran Eropa. tapi juga ahli fisika.27 derajad).5/25/2012 Moslem Scholars • Al Khawarizmi “Angka Arab” . Algorithm. dan ahli syair. Algebra (Arabic Numeral) untuk menggantikan sistem bilangan Romawi yang kaku.35 derajad (pengukuran sekarang 23. 7 . • Ar Razi (Razes) bukan hanya dokter. ahli theologi.

ukuran otakmu cukup penting. 8 . ukuran hatimu itulah yang terpenting (BC Gorbes) Mengkuantifikasi kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosinya.5/25/2012 Emotional Quotient ukuran tubuhmu tidak penting. kasih sayang. keterampilan untuk menyakiti dan mengasihi Orang yg dapat mengendalikan emosinya secara adekuat dpt dikatakan memiliki EQ yang tinggi EQ lebih bersifat subjektif karena sangat banyak dipengaruhi oleh faktor sosial budaya EQ Inti kemampuan pribadi dan sosial yang merupakan kunci utama keberhasilan seseorang sesungguhnya adalah kecerdasan emosi EQ seorang muslim: Mampu mengintegrasikan hakikat seorang manusia yang terdiri atas Iman Islam dan Ihsan EQ diperlukan untuk mencapai prestasi tertinggi. empati. EQ menjadikan mns memiliki motivasi.

• Kunci: kejujuran manusia pada suara hati – Apakah anda jujur pada diri sendiri? – Seberapa cermat anda merasakan perasaan terdalam anda – Seringkah anda tidak mempedulikannya Rasullullah bersabda. 1973) • EQ adl kemampuan untuk merasa. Seperangkat kecakapan khusus (empati. nilai rapor. IPK tidak bisa menjadi satu2nya tolok ukut seberapa baik kinerja seseorang dalam pekerjaannya atau seberapa tinggi sukses yang mampu dicapai.5/25/2012 IQ vs EQ Kemampuan akademik. Dosa membuat hati menjadi gelisah (HR Muslim) 9 . disiplin diri dan inisiatif akan membedakan antara mereka yang sukses sebagai pekerja keras dengan yang hanya bertahan dalam pekerjaannya (McCleland.

10 .5/25/2012 Pendidikan agama hanya menjadi ajaran fiqih dan dipahami lebih sebagai pdkt ritual. Rukun Islam dan rukun iman merupakan pembentukan kecerdasan emosional dan spiritual. Spiritual Quotient • Kuantifikasi spiritual • Menyadarkan manusia akan tujuan hidup. • Setiap kehidupan memiliki pemaknaan yang tidak sekedar makna-makna yang bersifat duniawi. pemaknaan kehidupan yang dijalani bahwa hidup memiliki arah dan tujuan. Shg tjd pemisahan antara kehidupan dunia akhirat.

11 .5/25/2012 • Kendala: sulit diukur karena konsep2 spiritualitas yang susah dioperasionalkan secara konkrit • Spiritualitas merupakan hubungan antara manusia dengan Tuhan • SQ memformulasi dirinya melalui nilai yang terbit lewat suara hati.

7. 5. 8. 12 . 3. Flexibility Self awareness Ability to face and use sufferings Ability to be inspired by a vision Ability to see connections between diverse things Desire and capacity to cause as little harm as possible Tendency to probe and ask fundamental questions Ability to work against convention  musyawarah— sepakat/menolak… Pengukuran SQ • Kecerdasan spiritual merupakan bentuk kecerdasan yang abstrak • Pengukurannya adalah dengan memberikan batasan/ rambu2 yang fleksibel dan normatif. 2. • Batasan nilai yang diberikan bervariasi berdasar tingkat keimanan seseorang. 4.5/25/2012 8 signs of high SQ 1. 6.

5/25/2012 • Banyak melakukan refleksi atas Mengasah dan persoalan yg terjadi Meningkatkan SQ • Melihat kenyataan hidup secara utuh • Mengenali motif diri yang paling dalam • Merefleksikan dan mengaktualisasikan spiritualitas dalam kenyataan hidup • Merasakan kehadiran Tuhan yang begitu dekat pada saat berdzikir Faktor2 pendukung berkembangnya IQ EQ dan SQ IQ EQ dan SQ merupakan bentuk kuantifikasi yang dapat dipelajari dan dikembangkan sepanjang rentang hidup manusia. • Herediter • Pola asuh (otoriter. meskipun setiap orang memiliki implementasi yang berbeda. demokratis..permisif) • Faktor Lingkungan • Pendidikan dalam keluarga • Pendidikan formal/ non formal • Pendidikan agama • Pengalaman hidup 13 .

analisis lingkungan kerja dsb). Dan dalam psikologi. sejauh dilakukan oleh profesional yang sudah berpengalaman Hubungan antara IQ EQ dan SQ • Goleman (1990) kecerdasan emosional sangat berbeda dari IQ. • IQ relatif tidak berubah sedangkan kecakapan emosional dapat dipelajari dan ditingkatkan secara signifikan sedangkan SQ merupakan kuantifikasi keimanan manusia dengan Allah untuk menjadi ihsan 14 .5/25/2012 Pentingnya pengukuran IQ EQ dan SQ faktor-faktor emosi dan spiritual (iman dan takwa) memang bisa mempengaruhi kinerja seseorang. namun harus dengan cara lain yang lebih kualitatif (observasi. tetapi yang jelas tidak spekulatif. pengembangan dan perawatan emosi dan spiritual di setiap institusi perlu terus diupayakan (untuk meningkatkan produktivitas). Hasil: bisa subyektif. tidak obyektif. subyektivitas adalah hal yang biasa.wawancara. evaluasi.

Melalui SQ pemikiran. efektif dan menyeluruh.. 15 . perilaku dan cara hidup manusia diberi makna dan memiliki muatan spiritual Meneladani hidup Rasulullah SAW sebagai panutan hidup umat islam sedunia Finally..5/25/2012 SQ menjadi landasan yang diperlukan untuk memfungsikan dan mensinergikan IQ dan EQ secara intergral.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->