1. Mengapa ilmu memerlukan telaahan kritis dan radikal dari filsafat? 5.

Struktur pengetahuan manusia menunjukan tingkatan-tingkatan dalam hal menangkap kebenaran. Jelaskan apa yang dimaksud dari pertanyaan tersebut! 7. jelaskan dampak dari perkembangan ilmu yang tidak memperhatikan dimensi etika? 8. Jelaskan bagaimana pandangan Thomas Kuhn mengenai revolusi ilmiah? 9. Jelaskan ciri utama dan paradigma dari ilmu modern? 10. Jelaskan lingkup dan bidang kajian filsafat ilmu? 11. Jelaskan hubungan antara Filsafat, Ilmu dan Filsafat ilmu? 13. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kebenaran dan teori-teori kebenaran? 14. Jelaskan apa yang dimaksud dengan keterbatasan ilmu, dan apa saja pokok-pokok keterbatasannya 15. Jelaskan dengan bahasa sendiri manfaat mempelajari filsafat ilmu, dan bagaimana aplikasinya bagi kehidupan saudara? JAWABAN:

1. karena Radikal bermakna berfikir sampai ke akar-akarnya (Radix artinya akar), tidak tanggung-tanggung sampai dengan berbagai konsekwensinya dengan tidak terbelenggu oleh berbagai pemikiran yang sudah diterima umum.
5. karena Struktur pengetahuan manusia menunjukkan tingkatan-tingkatan dalam hal menangkap kebenaran. Setiap tingkat pengetahuan dalam struktur tersebut menunjukkan tingkat kebenaran yang berbeda. Pengetahuan inderawi merupakan struktur terendah dalam struktur tersebut. Tingkat pengetahuan yang lebih tinggi adalah pengetahuan rasional dan intuitif. Tingkat yang lebih rendah menangkap kebenaran secara tidak lengkap, tidak terstruktur, dan pada umumnya kabur, khususnya pada pengetahuan inderawi dan naluri. Oleh sebab itulah pengetahuan ini harus dilengkapi dengan pengetahuan yang lebih tinggi. Pada tingkat pengetahuan rasional-ilmiah, manusia melakukan penataan pengetahuannya agar terstruktur dengan jelas. 7. Perkembangan ilmu memperhatikan dimensi tersebut karena etika merupakan tatanan konsep yang melahirkan kewajiban, dengan argument bahwa kalausesuatu tidak dijalankan berarti akan mendatangkan bencana atau keburukan bagi manusia. Oleh karena itu, etika pada dasarnya adalah seperangkatkewajiban-kewajiban tentang kebaikan (good) yang pelaksanaanya tidak ditunjuk. Penerapan dari ilmu membutuhkan dimensi etis sebagai pertimbangan dan kadang-kadang mempunyai pengaruh pada proses perkembangan ilmu. Tanggung jawab etis, merupakan hal yang

Dalam hal ini berarti. menyadari juga apa yangseharusnya di kerjakan atau tidak dikerjakan untuk memperkokoh kedudukanserta martabat manusia. manjaga keseimbangan ekosistem. dan generasi yang akan datang. Ciri ini terlihat dari pengembangan ilmu dan teknologi yang kurang memperhatikan aspek nilai baik etis maupun agamis. serta bersifat universal.palingmenyangkut kegiatan maupun penggunaan ilmu. karena memang salah satu aksioma positivisme adalah value free yang mendorong tumbuhnya prinsip science for science. ciri ilmu modern. adapun ciri-ciri tersebut adalah : a. ini jelas sangat berbeda denngan perkembangan iptek sebelumnya yang kalau menurut Alfin Tofler dari gelombang pertama (revolusi pertanian) memerlukan waktu ribuan tahun untuk mencapai gelombang ke dua yang ditanamkan ke dalam masing-masing individu demi kepentingan sosial . Berbagai pengembangan ilmu dan teknologi selalu mengacu pada upaya untuk meningkatkan kenikmatan hidup . Dalam pandangan Kuhn ilmu pengetahuan tidak hanya pengumpulan fakta untuk membuktikan suatu teori. meskipun hal itu dapat mendorong gersangnya ruhani manusia akibat makin memasyarakatnya budaya konsumerisme yang terus dipupuk oleh media teknologi modern seperti iklan besar-besaran yang dapat menciptakan kebutuhan semu yang oleh Herbert Marcuse didefinisikan sebagai kebutuhan tertentu dalam represinya (M. berubah tidak dalam waktu tahunan lagi bahkan mungkin dalam hitungan hari. sebab selalu ada anomali yang dapat mematahkan teori yang telah dominan 9. denganlingkungannya maupun sebagai makhluk yang bertanggung jawab terhadapkhaliknya 8. baik dalam hubungannya sebagai pribadi. Akan tetapi. Pencapaian sain ddan teknologi modern menunjukan percepatan yang menakjubkan .karena hakikat ilmu adalah untuk mengembangkan dan memperkokoheksistensi manusia bukan untuk menghancurkan eksistensi manusia. Perkembangannya sangat cepat . bertanggung jawab padakepentingan umum.Tanggung jawab etis tidak hanya menyangkut mengupayakan penerapan ilmusecara tepat dalam kehidupan manusia. Mendorong pada tumbuhnya sikap hedonisme dan konsumerisme. Sastrapatedja.ilmuwan dalam mengembangkan ilmu harus memperhatikan kodrat danmartabat manusia. b. Bertumpu pada paradigma positivisme. 1982 : 125) c.

d. e. f. syarat-syaratnya dan metode-metodenya. Tentang hal mengerti. Ruang lingkup dari filsafat yaitu : a. Logika materiil kritik (epistimologi) Yang memandang ilmu pengetahuan (materil) dan bagaimana isi ini dapat dipertanggungjawabkan. 10. Sumber dan asal pengetahuan 2. c. lingkup dari ilmu filsafat yaitu : a. Menentukan apa yang baik dan apa yang buruk. bagi filsafat merupakan alat yang harus dikuasai lebih dahulu. Logika formil yang mempelajari asas-asas atau hukum-hukun berpikir yang harus ditaati agar kita dapat berpikit dengan benar dan mencapai kebenaran. Tuhan tidak dikecualikan.(revolusi industri. dimana sebagaimana diketahui gelombang tersebut terjadi akibat pencapaian sains dan teknologi. Tentang pengetahuan : logika yang memuat : a. Jadi mempelajari perihal : 1. Alat-alat pengetahuan . b. jadi bagaimana orang harus berpikir dengan baik dan aturan-aturan untuk itu. Tentang ada dan tidak ada. Hakikat manusia dan hubungannya dengan sesama makhluk lainnya. Tentang alam. b. Hukum-hukum logika berlaku dan penting bagi semua ilmu pengetahuan lainnya pula. dunia dan seisinya.

Tentang kesusilaan : etika Manusia itu yakin dan wajib berbuat baik dan menghindarkan yang tidak baik itu menimbulkan berbagai soal. Apakah tujuannya ada itu? 4. Apakah kesempurnaannya ada itu? 3. Metode ilmu pengetahuan dan lain-lain. Apakah arti ada itu? 2. Kemungkinan dan batas pengetahuan 5. Proses terjadinya pengetahuan 4.3. d. Orang mengetahui tentang “ada” itu dari adanya sendiri. Kebenaran dan kekeliruan 6. b. Tentang “ada” : metafisika atau ontology Hal ini mengupas tentang : 1. Apakah yang merupakan dasar yang terdalam dari setiap barang yang ada itu? c. Apakah sebab dan akibat? 5. e. Tentang manusia : filsafat tentang manusia. yaitu : 1. Tentang dunia material : kosmologi Hal ini membicarakan tentang asal mula atau sumber dan susunan atau struktur dari alam semesta. Apakah yang disebut baik itu? .

Tentang Tuhan : Theodyca Hal inilah yang merupakan konsekuensi terakhir dari seluruh pandangan filsafat. Kebenaran Ilmu. namun mengingat banyaknya masalah kehidupan yang tidak bisa dijawab oleh ilmu. maka filsafat menjadi tumpuan untuk menjawabnya. Secara historis filsafat merupakan induk ilmu. sehingga ilmu tidak menganggap rendah pada filsafat. proses atau interaksi tersebut pada dasarnya merupakan bidang kajian Filsafat Ilmu. oleh karena itu filsafat ilmu dapat dipandang sebagai upaya menjembatani jurang pemisah antara filsafat dengan ilmu. dengan tetap dikritisi secara radikal. yang mengatasi manusia sendiri dan dunia. Apakah suara batin itu? 5. Apakah artinya kepribadian itu? f.2. Kebenaran ini biasanya mengacu pada pengalaman individual tidak tertata dan sporadis sehingga cenderung sangat subjektif sesuai dengan variasi pengalaman yang dialaminya. sebab itu harus dicari sumber yang terdalam dan sebab yang terakhir. dalam perkembangannya ilmu makin terspesifikasi dan mandiri. sementara ilmu terus mengembangakan dirinya dalam batas-batas wilayahnya. dan filsafat tidak memandang ilmu sebagai suatu pemahaman atas alam secara dangkal. bukan sumber daripada segala pengetahuan. Yaitu kebenaran yang sifatnya positif karena mengacu pada fakta-fakta empiris. Renungan tentang pengetahuan kita itu membuktikan bahwa manusia itu bukan sumber sari segalasegalanya. Singkatnya bahwa ia bukan yang mutlak. . Yaitu kebenaran yang dasarnya adalah common sense atau akal sehat. serta memungkinkan semua orang untuk mengujinya dengan metode tertentu dengan hasil yang sama atau paling tidak relatif sama a) kebenaran biasa. Apakah kehendak bebas? 6. 13. 11. Apakah yang buruk itu? 3. Apakah ukuran baik atau buruk itu? 4. filsafat memberi penjelasan atau jawaban substansial dan radikal atas masalah tersebut.

kebenaran ini sifatnya dogmatis. kesimpulan uhar pasti mati sangat tergantung pada kebenaran pernyataan pertama (semua manusia pasti mati).or meaning . Yaitu kebenaran yang didasarkan kepada informasi yang datangnya dari Tuhan melalui utusannya. Teori Konsistensi (The coherence theory of truth). Yaitu kebenaran yang sifatnya positif karena mengacu pada fakta-fakta empiris. Misalnya Semua manusia pasti mati. jadi suatu proposisi itu benar jika sesuai/ajeg atau koheren dengan proposisi lainnya yang benar. karena cara berfikir dilingkungan filsafatpun sangat bervariasi. Uhar adalah Manusia. Menurut teori ini kebenaran. if it expresses what is the case). atau sesuatu itu dikatakan benar apabila terdapat kesesuaian antara suatu pernyataan dengan faktanya (a proposition . Menurut White Patrick “truth is that which conforms to fact.is true if there is a fact to which it correspond. Menurut teori ini kebenaran adalah sesuatu yang dapat berlaku. Teori korespondensi (The Correspondence theory of truth). then can be defined as fidelity to objective reality”. namun bila metode berfikirnya difahami maka seseorang akan mengakui kebenarannya. b) Kebenaran Ilmu. maka orang tersebut tetap harus mempercayainya sebagai suatu kebenaran. dengan kata lain sesuatu pernyataan atau . which corresponds to the actual situation.Namun demikian seseorang bisa menganggapnya sebagai kebenaran apabila telah dirasakan manfaat praktisnya bagi kehidupan individu/orang tersebut. atau dapat memberikan kepuasan. maka pernyataan itu benar kalu dalam kenyataannya memang ibukota Malayasia itu Kualalumpur. Kebenaran model ini sifatnya spekulatif. maka Uhar pasti mati. c) Kebenaran Filsafat. mengingat sulit/tidak mungkin dibuktikan secara empiris. artinya ketika tidak ada kefahaman atas sesuatu hal yang berkaitan dengan agama. d) kebenaran Agama. which agrees with reality. Satu hal yang sulit adalah bagaimana setiap orang dapat mempercayainya. keadaan benar (kebenaran) terletak dalam kesesuaian antara esensi atau arti yang kita berikan dengan esensi yang terdapat di dalam objeknya. Menurut teori ini kebenaran adalah keajegan antara suatu pernyataan dengan pernyataan lainnya yang sudah diakui kebenarannya. C. serta memungkinkan semua orang untuk mengujinya dengan metode tertentu dengan hasil yang sama atau paling tidak relatif sama. Teori Pragmatis (The Pragmatic theory of truth). Kebenaran jenis ini biasanya mengacu pada hukum-hukum berfikir yang benar. Contoh : kalau seseorang menyatakan bahwa Kualalumpur adalah ibukota Malayasia. A. B. Truth. Sementara itu menurut Rogers.

atau mengkaji realitas sebagai suatu fenomena (science can only know the phenomenal. Tennant) 2. dan yang cenderung terfragmentasi. kebenaran ilmu bersifat sementara dan tidak mutlak 15. 14. keterbatasan ilmu yaitu : 1. sehingga dapat diperoleh pemahaman yang padu mengenai berbagai fenomena alam yang telah menjadi objek ilmu itu sendiri. or know the real through and as phenomenal . Ilmu hanya menjelaskan sebagian kecil dari fenomena alam/kehidupan manusia dan lingkungannya 3. sesuatu itu benar bila berguna. dan menganggap bahwa ilmu sebagai satu-satunya cara memperoleh kebenaran Menghidarkan diri dari egoisme ilmiah. Filsafat ilmu berusaha mengkaji hal tersebut guna menjelaskan hakekat ilmu yang mempunyai banyak keterbatasan. Untuk itu filsafat ilmu bermanfaat untuk :  Melatih berfikir radikal tentang hakekat ilmu  Melatih berfikir reflektif di dalam lingkup ilmu  Menghindarkan diri dari memutlakan kebenaran ilmiah.proposisi dikatakan benar apabila dapat memberi manfaat praktis bagi kehidupan. yakni tidak menghargai sudut pandang lain di luar bidang ilmunya . ilmu hanya mengetahui fenomena bukan realitas.R.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful