P. 1
Pewarna, Pengawet, Pestisida Dan Logam Berat

Pewarna, Pengawet, Pestisida Dan Logam Berat

|Views: 582|Likes:
Published by ayusuartini

More info:

Published by: ayusuartini on Jun 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2013

pdf

text

original

CONTOH ZAT PENGAWET, PEWARNA, PESTISIDA DAN LOGAM BERAT YANG MEMBAHAYAKAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A. BAHAN PENGAWET Zat pengawet adalah bahan tambahan pangan yang dapat mencegah atau menghambat tumbuhnya bakteri, sehingga tidak terjadi fermentasi (pembusukan), pengasaman atau penguraian makanan karena aktifitas jasad-jasad renik (bakteri) (Fardiaz, 1992). Bahan pengawet umumnya digunakan untuk mengawetkan pangan yang mempunyai sifat mudah rusak. Bahan ini dapat menghambat atau memperlambat proses fermentasi, pengasaman, atau penguraian yang disebabkan oleh mikroba. Penggunaan pengawet dalam bahan pangan harus tepat, baik jenis dan dosisnya. Apabila pemakaian bahan pangan dan dosisnya tidak diatur dan diawasi, kemungkinan besar akan menimbulkan kerugian bagi pemakainya baik yang bersifat langsung, misalnya keracunan maupun yang tidak bersifat langsung atau kumulatif, misalnya bahan pengawet yang bersifat karsinogenik. Berikut ini adalah beberapa bahan pengawet berbahaya yang sering digunakan untuk mengawetkan makanan.

1. Formalin/formaldehid Deskripsi Formaldehid yang merupakan suatu zat kimia organik, merupakan campuran dari 37 bagian formaldehid dan 63 bagian air serta ditambahkan sedikit methanol agar larutan menjadi stabil. Formaldehid ini juga dikenal sebagai metanal atau metal aldehida, dengan rumus kimia CH2O. Di pasaran formaldehid memiliki beberapa nama lain yaitu Formol, Morbicid, Methanal, Formic aldehyde, Methyl oxide, Oxymethylene, Methyl aldehyde, Oxomethane, Formoform, Formalith, Oxomethane, Karsan, Methylene glycols, Paraforin, Polyoxymethylene glycols, Superlysoform, Tetraoxymethylene, dan Trioxane (Anonim a, 2011). Dalam udara bebas formaldehid berada dalam wujud gas, tapi bisa larut dalam air (biasanya dijual dalam kadar larutan 37% menggunakan merk dagang formalin atau formol). Dalam air, formaldehid mengalami polimerisasi, sedikit sekali yang ada dalam bentuk monomer H2CO. Umumnya, larutan ini mengandung beberapa persen metanol untuk membatasi polimerisasinya. Formaldehid adalah larutan formaldehid dalam air, dengan kadar antara 10%-40% (Anonim a, 2011).

Formasi zat ini menjadikan tingkah laku gas formaldehid berbeda dari hukum gas ideal, terutama dalam tekanan tinggi atau udara dingin. Formaldehid bisa dioksidasi oleh oksigen atmosfer menjadi asam format, karena itu larutan formaldehid harus ditutup serta diisolasi supaya tidak kemasukan udara (Anonim a, 2011). Formaldehid murni (kadar 100%) sangat langka di pasar. Karena ia berwujud gas tak berwarna dan berbau sangat tajam, dengan tidik didih dan titik leleh -21 dan - 92 oC. Sifat merusak ini terletak pada gugus CO atau aldehid. Gugus ini bereaksi dengan gugus amina, pada protein menghasilkan metenamin atau heksametilentetramin (Anonim a, 2011).

Kegunaan Formaldehid adalah suatu senyawa kimia organik yang selama ini hanya dikenal di kalangan dunia kedokteran dan penggunaannya dilaboratorium, menjadi sangat terkenal di kalangan seluruh anggota masyarakat awam. Formaldehid yang selama ini hanya dikenal sebagai bahan pengawet mayat ataupun pengawet binatang yang percobaan di laboratorium, ternyata juga dipergunakan sebagai bahan pengawet untuk berbagai jenis bahan makanan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Formaldehid inilah yang merupakan zat aktif yang membuat formaldehid sebagai bahan baku pabrik plastik, senyawa busa, bahan desinfektan ataupun insektisida dipakai pada industri kayu lapis, bahan perabotan dari kayu, kertas film, shampoo, deodorant, cat kuku, ataupun tekstil (Anonim a, 2011). Formaldehid dikenal sebagai bahan baku pembuatan perekat (lem) yang memiliki daya rekat yang sangat kuat, sehingga banyak digunakan pada bahan bangunan secara multiplek. Selain itu formaldehid juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan berbagai jenis tinta dan pengikat warna pada bahan tekstil sehingga warna pakaian menjadi tahan lama. Di bidang kesehatan, formaldehid dalam konsentrasi yang sangat rendah banyak dan sering digunakan sebagai disinfektan dan pengawet dalam vaksinasi (Anonim a, 2011). Turunan formaldehid yang lain adalah metilen difenil diisosianat, komponen penting dalam cat dan busa poliuretan, serta heksametilen tetramina, yang dipakai dalam resin fenolformaldehid untuk membuat RDX (bahan peledak). Sebagai formaldehid, larutan senyawa kimia ini sering digunakan sebagai insektisida, serta sering juga digunakan bahan baku pabrik-pabrik resin plastik dan bahan peledak (Anonim a, 2011).

Bahaya a. Bahaya Formaldehid Bila Tertelan  Bahaya jangka pendek (akut) Apabila formaldehid dihirup pada konsentrasi 0,1-5,0 bpj dapat mengakibatkan iritasi pada hidung dan tenggorokan, pada konsentrasi 10-20 bpj mengakibatkan gangguan pernafasan, rasa terbakar pada hidung dan kerongkongan serta batuk, dan pada konsentrasi 25-50 bpj mengakibatkan kerusakan jaringan dan luka pada saluran pernafasan, misalnya radang paru (pneumonitis) dan pembengkakan paru (pulmory edema), bahkan pada konsentrasi sangat tinggi dapat mengakibatkan kematian (Anonim a, 2011). Gejala lain yang tampak apabila formaldehid terhirup yaitu bersin, pharingitis (radang tekak), radang tenggorokan, sakit dada, rasa haus berlebihan, lelah, jantung berdebar, sakit kepala, mual, dan muntah. Dapat menyebabkan mulut, tenggorokan, dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah dan diare, kemungkinan terjadi pendarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah yang rendah), kejang, tidak sadar hingga koma. Selain itu juga dapat menyebabkan kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal (Anonim a, 2011). 

Bahaya jangka panjang (kronis) Pada dasarnya, formaldehid dalam jaringan tubuh sebagian akan dimetabolisir kurang dari 2 menit oleh enzim formaldehid dehidrogenase menjadi asam format yang kemudian diekskresikan tubuh melalui urin dan sebagian diubah menjadi CO2 yang dibuang melalui nafas. Fraksi formaldehid yang tidak mengalami metabolisme akan terikat secara stabil dengan makromolekul seluler protein DNA yang dapat berupa ikatan silang (cross-linked). Ikatan silang formaldehid dengan DNA dan protein ini diduga bertanggung jawab atas terjadinya kekacauan informasi genetik dan konsekuensi lebih lanjut seperti terjadi mutasi genetik dan sel kanker. Oleh karena itulah, International Agency Research on Cancer (IARC) mengklasifikasikannya sebagai karsinogenik golongan I (cukup bukti sebagai karsinogen pada manusia), khususnya pada saluran pernafasan. Mutasi genetik tersebut mungkin dapat menyebabkan penyakit-penyakit genetik. Bila gen-gen rusak itu diwariskan, maka akan terlahir generasi dengan cacat gen. Dapat menyebabkan sakit kepala, gangguan pernafasan, radang selaput lendir hidung, mual, mengantuk, luka pada ginjal, sensitisasi paru-paru, gangguan tidur, cepat marah,

keseimbangan terganggu, kehilangan konsentrasi dan penurunan daya ingat. Selain itu, pada wanita dapat menyebabkan gangguan haid serta kemandulan. Formaldehid dapat menyebabkan kanker pada hidung, rongga hidung dan radang nasofaring (Anonim a, 2011).

b. Bahaya Formaldehid Bila Kontak Dengan Kulit Bila kulit terpapar uap formaldehid ataupun larutan formaldehid, dapat mengakibatkan perubahan warna kulit, kulit mengeras, mati rasa dan rasa terbakar. Bila paparan formaldehid terjadi dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan rasa panas, mati rasa, gatal-gatal, kulit memerah, kerusakan pada jari/tangan, pengerasan pada kulit, sensitisasi dan dermatitis yang menimbulkan gelembung (vesicular) (Anonim a, 2011).

2. Boraks Deskripsi Boraks atau yang lazim disebut asam borat (boric acid) adalah senyawa kimia turunan dari logam berat boron (B). Asam borat terdiri atas tiga macam senyawa, yaitu: asam ortoborat (H3BO3), asam metaborat (HBO2), dan asam piroborat (H2B4O7). Rumus struktur ketiga asam borat tersebut adalah sebagai berikut (Sugiyatmi, 2006).

Asam-asam borat adalah asam lemah. Boraks merupakan senyawa hidrat dari garam natrium tetraborat dengan rumus molekul Na2B4O7.10H2O (Natrium tetraborat dekahidrat). Garam natrium tetraborat (Na2B4O7) adalah garam natrium dari asam piroborat (Sugiyatmi, 2006).

Karena bersifat toksik. dan jamur. batuan colemanite. 2006). NCL-C. 2006). dan dilarang untuk digunakan dalam pembuatan makanan. Peraturan Menteri Kesehatan tersebut didasarkan pada hasil siding Codex dunia tentang makanan. Kegunaan Boraks digunakan orang sudah sejak lama. Di Jawa Tengah boraks disebut dengan nama air bleng atau garam bleng. dan lalat10. Dalam industri tekstil boraks digunakan untuk mencegah kutu. di Jakarta disebut pijer. krupuk gendar. kristal. Boraks sebagai antiseptik dan pembunuh kuman. atau tepung berwarna putih kekuningan. Dalam istilah domestik boraks memiliki nama berbeda-beda. misalnya batuan kernite. atau sassolite. dan untuk bahan antiseptik pada kosmetik. 2006). Boraks berasal dari tambang alam dari daerah batuan mineral yang mengandung boraks. Boraks yang diperdagangkan dalam bentuk balok padat. atau dalam bentuk cairan tidak berwarna. Boraks sejak lama sudah digunakan untuk membuat gendar nasi. hydrogen orthoborate. bahan pengawet kayu.Dalam perdagangan boraks dikenal dengan sebutan borofax three elephant. atau krupuk puli yang secara lokal di beberapa daerah di Jawa disebut karag atau lempeng (Sugiyatmi. . Boraks juga digunakan sebagai insektisida dengan mencampurkannya dalam gula untuk membunuh semut. Bahaya Boraks dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dinyatakan bahan berbahaya dan beracun. yang melarang boraks untuk digunakan sebagai bahan tambahan makanan karena dapat menyebabkan kanker pada tikus percobaan. dan untuk penyamak kulit. calcium borate. maka boraks dimasukkan dalam golongan senyawa yang disebut bahan berbahaya dan beracun (Sugiyatmi. yaitu sebagai zat pembersih (cleaning agent). kecoa. zat pengawet makanan (additive). Karena itu borak banyak digunakan sebagai anti jamur. lumut. atau batuan ulexit (Sugiyatmi. di daerah Sunda disebut bubuk gendar.

Boraks di dalam tubuh dapat menimbulkan bermacammacam gangguan. Hal ini dapat dimengerti karena akibat yang ditimbulkannya tidak dapat segera tampak. Dari hasil penelitian pada hewan menunjukkan dengan adanya pencemaran boron pada hewan jantan dapat menyebabkan gangguan pada testes dan gangguan kelahiran pada hewan betina yang hamil. Menyebabkan gangguan proses reproduksi. saluran pernapasan. Pencemaran boron dalam kadar tinggi dalam waktu singkat dapat menimbulkan bahaya pada perut. Informasi tentang gangguan kesehatan karena boraks masih sangat sedikit. 3. Terjadinya kontak langsung pada hewan dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit. Gangguan-gangguan umum yang ditimbulkan boraks adalah sebagai berikut. Dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan bayi. Akibat dari kontak dengan kulit manusia belum diketahui. bahkan dapat dikatakan belum ada bukti yang cukup kuat. hati. Konsumsi boraks secara terus menerus dapat mengganggu gerak pencernaan usus dan dapat mengakibatkan usus tidak mampu mengubah zat makanan sehingga dapat diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh15. adanya pencemaran boron dalam waktu panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi berupa menurunnya jumlah sperma pada orang laki-laki. Karena tidak mudah terlarut dalam air boraks bersifat kumulatif. Pada orang dewasa kematian dapat terjadi pada dosis 10 – 20 gram atau lebih (Sugiyatmi.Boraks dinyatakan sebagai bahan berbahaya bagi kesehatan karena dari hasil percobaan dengan menggunakan tikus menunjukkan sifat karsinogenik. . Gejala-gejala gangguan kesehatan yang dapat diamati dalam jangka pendek karena menghisap atau kontak secara langsung dengan boraks antara lain terjadinya iritasi pada hidung. 2006). Pada dosis 5 gram atau lebih dalam tubuh bayi dan anak kecil dapat menyebabkan kematian. Dari hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa dengan adanya pencemaran boron dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pada jaringan paru-paru dan inhalasi yang lama. kulit merah dan mengelupas. Menyebabkan gangguan pada ginjal. 2. dan otak. Dalam makanan boraks akan terserap oleh darah dan disimpan di dalam hati. 1. dan testes. dan mata. hati. usus. Selain itu. ginjal. terutama mata. Dapat menimbulkan iritasi pada lambung. 4.

Rumus kimia adalah KAL(SO4)2 dan sering ditemukan dalam bentuk dodecahydrate sebagai KAL(SO4)2. Larutan alum kalium tersebut bersifat asam. . yang dapat menyebabkan kerusakan parah pada kesehatan apabila terhirup. Tawas kalium sangat larut dalam air panas. Tawas kalium memiliki titik leleh 900ºC (Anonim b. apabila terkonsumsi akan menyebabkan iritasi organ pencernaan (Anonim b.3. Ketika kristalin alum kalium dipanaskan terjadi pemisahan secara kimia. dan baking powder. tekstil tahan api. penyamakan kulit. Tawas kalium merupakan senyawa yang tidak berwarna dan mempunyai bentuk kristal oktahedral atau kubus ketika kalium sulfat dan aluminium sulfat keduanya dilarutkan dan didinginkan. tawas kalium atau tawas adalah kalium sulfat ganda dari aluminium.12(H2O). Bahaya Tawas termasuk bahan kimia yang masuk klasifikasi berbahaya. Tawas kalium merupakan jenis alum yang paling penting. Kegunaan Tawas kalium umumnya digunakan dalam pemurnian air. 2011). Apabila terkena mata akan menyebabkan irritasi mata. tertelan. 2011). 2011). Tawas (Aluminium sulfat kalium) Deskripsi Kalium tawas. atau terserap malalui kulit. Juga digunakan pada kosmetik sebagai deodoran dan astringent setelah bercukur untuk mengurangi perdarahan (Anonim b. dan sebagian garam yang terdehidrasi terlarut dalam air.

menyeragamkan warna makanan menstabilkan warna. 1984). 2005). Karena beberapa keterbatasan yang dimiliki oleh zat pewarna alami. Selain itu. dan spektrum warna tidak seluas pewarna sintetik. obatobatan.B. a. minuman. 2006). Untuk zat pewarna yang dianggap aman. Menurut Permenkes RI No.001 persen. memiliki stabilitas pigmen rendah. misalnya warna hijau dari daun pandan atau daun suji. dan lainlain (Fessenden dan Fessenden. Penambahan bahan pewarna pada makanan bertujuan untuk memberi kesan menarik bagi konsumen. b. karena keamanannya. 722/Menkes/Per/IX/1988. menutupi perubahan wana selama proses pengolahan dan mengatasi perubahan warna selama penyimpanan (Syah dkk. Keterbatasan pewarna alami adalah seringkali memberikan rasa dan flavor khas yang tidak diinginkan. warna kuning dari kunyit. Berdasarkan sumbernya dikenal dua jenis pewarna.00014 persen dan timbal tidak boleh lebih dari 0. zat pewarna ini juga digunakan pada berbagai jenis aplikasi non makanan. Zat pewarna makanan digunakan untuk mengubah warna asli dari suatu makanan atau minuman dan obat-obatan. keseragaman warna yang kurang baik. kosmetika. warna cokelat dari buah cokelat. yaitu pewarna alami dan pewarna sintesis (Hidayat. . konsentrasi pigmen rendah. dan warna kuning merah dari wortel. Zat pewarna sintetik (Certified color) Zat pewarna sintetik adalah pewarna yang dibuat dari bahan-bahan kimia. Zat pewarna alami (Uncertified Color) Zat pewarna alami adalah zat warna alami (pigmen) yang diperoleh dari dari ekstrak bagian-bagian tumbuhan tertentu. warna merah dari daun jati. zat pewarna adalah bahan tambahan makanan yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan. sedangkan logam berat lainnnya tidak boleh ada (Cahyadi. seperti kerajinan rumah tangga atau mainan edukatif. ditetapkan bahwa kandungan arsen tidak boleh lebih dari 0. 2006). 2008). maka dilakukan upaya mensintesis zat pewarna yang cocok untuk makanan dari bahan-bahan kimia (Anonim. BAHAN PEWARNA Zat warna merupakan senyawa organik atau anorganik berwarna yang digunakan untuk memberi warna tekstil atau suatu makanan.

allura merah. Dibandingkan dengan pewarna alami. pewarna sintetis yang dapat digunakan dalam makanan dan minuman namun harus dibatasi penggunaannya antara lain amaran. 2006). Dyes adalah zat warna yang larut air dan diperjualbelikan dalam bentuk cairan. pembungkus sosis. Sementara itu. kue-kue produk susu. daya larut yang baik dalam air dan alkohol. dan lain-lain. roti. minuman ringan. magenta. . pewarna sintetis terdiri dari dua jenis. Pemakaian zat warna sintetik saat ini sering disalahgunakan untuk mewarnai bahan pangan. karbon hitam. Lakes adalah pigmen yang dibuat melalui pengendapan soluble dyes pada substrat aluminium hidroksida yang kemudian dikeringkan dan digiling menjadi serbuk halus. metanil kuning. caramel. dan pasta. pewarna sintetik memiliki beberapa kelebihan. yaitu dyes dan lakes. 2008). 2007). Biasanya zat ini digunakan pada pelapisan tablet dan campuran adonan kue. dan kurkumin (Cahyadi. tersedia dalam berbagai bentuk. di mana penyalahgunaan tersebut antara lain disebabkan oleh ketidaktahuan masyarakat mengenai zat pewarna untuk pangan dan selain itu harga zat pewarna untuk industri lebih murah dibandingkan dengan harga zat pewarna untuk pangan. tidak berasa dan tidak berbau. seperti donat (Anonim. stabilitas baik. ponceau 3R. Berikut ini adalah perbedaan antara zat pewarna sintetis dan alami. memiliki kekuatan mewarnai yang tinggi sehingga menguntungkan secara ekonomi. Perlu diketahui bahwa zat pewarna sintetik yang bukan untuk makanan dan minuman (pewarna tekstil) dapat membahayakan kesehatan apabila masuk ke dalam tubuh karena bersifat karsinogen (penyebab penyakit kanker). Zat warna sintetis yang dilarang penggunaannya dalam makanan dan minuman antara lain rhodamin B. citrus merah. 2009). cahaya dan perubahan pH. serta bebas bakteri (Femelia. auramin. Lakes berfungsi sebagai pigmen yang tidak perlu dilarutkan lagi dan cocok untuk mewarnai makanan berkadar air rendah dan umumnya stabil terhadap panas. dan lain-lain (Anonim. campuran warna. indigotin. Dyes digunakan untuk mewarnai minuman berkarbonat. eritrosin. tersedia dalam jumlah yang memadai. antara lain relatif lebih aman.Berdasarkan kelarutannya.

Rhodamin B termasuk salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan (Syah dkk.. Bahan pewarna sintetis dimakan dalam jangka waktu yang lama. 1. berat badan. Beberapa masyarakat menggunakan bahan pewarna sintetis secara berlebihan.Tabel perbedaan antara zat pewarna sintetis dan alami Pembeda Warna yang dihasilkan Zat Pewarna Alami Lebih pudar dan tidak homogen Zat Pewarna Sintetis Lebih homogeny Variasi warna Harga Ketersediaan Kestabilan Sedikit Lebih mahal Terbatas Kurang stabil Banyak Lebih murah Tidak terbatas Stabil (Lee et al. jenis kelamin. Kelarutan rhodamin B sangat tinggi dalam air dan dalam alkohol serta sedikit larut dalam asam hidroklorida dan natrium hidroksida (Medicines Complite. Brilliant Pink B Tetra Ethyl. Zat pewarna ini mempunyai banyak sinonim. dan keadaan fisik. dan CI No. D & C Red No. yang berwarna merah keunguan jika terlarut pada konsentrasi tinggi dan berwarna merah terang jika terlarut pada konsentrasi rendah. 2005). CI Basic Violet 10.000. . antara lain Food Red 15. Daya tahan yang berbeda-beda pada setiap masyarakat pengkonsumsi. 2. 19. 2005) Menurut Cahyadi (2006). Rhodamin B adalah zat warna sintetik berbentuk serbuk kristal berwarna kehijauan. 4. antara lain : 1. Rhodamin B Deskripsi Rhodamin B memiliki rumus molekul C28H31N2O3Cl dengan berat molekul sebesar 479. Rheonine B. yaitu tergantung pada umur. ADC Rhodamine B. mutu makanan sehari-hari. cerah dan Berikut ini adalah beberapa contoh zat pewarna sintetik yang dilarang penggunaannya dan berbahaya bila penggunaaanya pada pangan melebihi batas maksimum yang diizinkan. Bahan pewarna sintetis dimakan dalam jumlah kecil namun berulang. terdapat beberapa hal yang menjadi pemicu timbulnya dampak negatif pewarna sintetis bagi kesehatan. Aizen Rhodamine. 2009). 3. 45179.

Apabila tertelan dapat menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan dan air seni akan berwarna merah atau merah muda. Adapun ciri . Bi. antara lain : . kertas. 2011). Rhodamin B Kegunaan Rhodamin B adalah pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas. sirup.ciri pangan yang mengandung rhodamin B. saus.Berwarna merah menyala dan bila produk pangan berbentuk larutan atau minuman. nilon. untuk pewarna makanan telah ditemukan pada berbagai jenis makanan dan minuman. Kerusakan pada jaringan hati ditandai dengan terjadinya piknotik (sel yang melakukan pinositosis) dan hiperkromatik (warna yang kuat) dari nukleus. dan Th (Anonim c. maka akan berwarna merah berpendar atau berflueresensi. Mg. terasi. Au. mengenai kulit. Rhodamin B digunakan untuk pewarna kulit. (Yuliarti. mengenai mata. Dampak yang terjadi dapat berupa iritasi pada saluran pernafasan. iritasi saluran pencernaan. 2011). 2007) Rhodamin B sangat berbahaya jika terhirup. dan bahaya kanker hati. . Di laboratorium digunakan sebagai pereaksi untuk identifikasi Pb. Penyebarannya dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan kanker hati (Anonim c. sabun. iritasi pada kulit.Gambar 1. . dan bulu (Medicines Complite. seperti kue-kue basah. dan tertelan. serat asetat. dan jajanan yang berwarna merah terang. kapas. tinta dan vernis. wol. Co. kerupuk. . Bahaya Penyalahgunaan rhodamin B.Dalam pengelolaannya tahan terhadap pemanasan (walaupun direbus atau digoreng warna tidak pudar). 2009). iritasi pada mata. tahu. serat kulit kayu.Banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (misalnya pada kerupuk dan es puter).

di mana kedua bahan ini bersifat toksik (Wirasto. dan agak larut dalam aseton (Medicines Complite. tropaeolin G. Metanil Kuning Deskripsi Metanil kuning memiliki bobot molekul: 375. Zat pewarna ini memiliki banyak sinonim. dan sodium salt of metanilyazodiphenylamine. Metanil kuning dibuat dari asam metanilat dan difenilamin. 2008). 1. Lebih jauh lagi. 2005). Metanil kuning adalah zat warna sintetik berbentuk serbuk yang berwarna kuning kecoklatan dan merupakan senyawa kimia azo aromatik amin yang dapat menimbulkan tumor dalam berbagai jaringan hati. amacid yellow M. 3-[[4-(phenylamino) phenyl] azo] benzenesulfonic acid monosodium salt. larut dalam air dan dalam alkohol. 2008). Gambar 2. maka semakin berat tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat paparan dengan rhodamin B (Anonim c. 2009). Acid yellow 36. acid leather yellow R. dan sinusoid menjadi tidak utuh. sehingga mengakibatkan tidak jelasnya batas antar sel. rhodamine B dapat mengurangi jumlah sel vaskuler endotelial pada pembuluh darah melalui efk penghambatan pada fibroblas. sodium 3-[(4. Metanil Kuning . m-[(p-anilinophenyl) azo] benzenesulfonic acid sodium salt. saluran pencernaan atau jaringan kulit. kandung kemih. 2. 2006.I. Metanil kuning termasuk salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan (Syah. sedikit larut dalam benzen. susunan sel tidak teratur. D & C yellow No. Semakin tinggi dosis yang diberikan.38 g/mol.Rhodamin B juga dapat menyebabkan degenerasi lemak dan sitolisis pada sitoplasma.anilino) phenylazo] benzenesulfonate. sodium 3-[(4-Nphenilamino)phenylazo] benzenesulfonate. Wirasto. antara lain C.

hidrokarbon polisiklik. panas. dan NaOH 10 %. yang nerupakan campuran dari senyawa fenol. sakit perut. Tartrazin tahan terhadap cahaya. Pewarna kuning metanil sangat berbahaya jika terhirup. Tartrazin merupakan turunan cool tar. muntah. Tartrazin merupakan tepung berwarna kuning jingga yang mudah larut dalam air. rasa tidak enak dan tekanan darah rendah. dan tertelan. asam asetat. Tartrazin . mengenai mata. Bahaya Penyalahgunaan pewarna kuning metanil untuk pewarna makanan telah ditemukan antara lain pada mie. dan heterosiklik (Medicines Complete. dan dalam gliserol. dan iritasi pada mata.Kegunaan Zat pewarna kuning metanil adalah pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan cat serta sebagai indikator reaksi netralisasi asam-basa (Anonim. Tartrazin Deskripsi Tartrazin memiliki rumus kimia C16H9N4Na3O9S2 dan juga dikenal dengan nama E102 atau FD&C yellow 5. mengenai kulit. diare. Dampak yang terjadi dapat berupa iritasi pada saluran pernafasan. namun NaOH 30 % akan menjadikan warna tartrazin berubah menjadi kemerah-merahan. HCL. namun mudah larut dalam senyawa glikol. Gambar 3. Apabila tertelan dapat menyebabkan mual. kerupuk dan jajanan lain yang berwarna kuning mencolok dan berpendar. Pewarna ini sedikit larut dalam alkohol 95%. Ciri-ciri makanan yang mengandung pewarna kuning metanil antara lain makanan berwarna kuning mencolok dan cenderung berpendar serta banyak memberikan titik-titik warna karena tidak homogen (Anonim c. 3. Bahaya lebih lanjutnya adalah menyebabkan kanker pada kandung dan saluran kemih (Wirasto. menghasilkan larutan kuning keemasan. iritasi pada kulit. 2009). 2009). 2008). 2011).

Gambar 4. 2005). tartrazin juga dapat mengakibatkan tumor di kelenjar tiroid. Ponceau 4 R merupakan salah satu zat pewarna yang dinyatakan sebagai zat pewarna berbahaya dan dilarang digunakan pada produk pangan (Syah dkk. 2009). dan keruh. 2009). Bahaya Selain berpotensi meningkatkan hiperaktivitas anak. baik pada larutan netral maupun asam (Femelia. mudah larut dalam air dan dalam alkohol 95%. dan sulit tidur. pusing. purpura (kulit lebam) dan syok anafilaksis sistemik. Ponceau 4 R . yaitu 100 mg/kg bahan makanan. tartrazin digunakan sebagai indikator adsorpsi-elusi pada pengukuran klorida (Medicines Complite. Cu membuat warna larutan menjadi kuning. asma. 2008). pandangan kabur. Selain itu. sebagao pewarna dalam makanan. Dalam biokimia. depresi. pada tartrazin juga menimbulkan efek samping langsung seperti urtikaria (ruam kulit). Batas penggunaan tartrazin. Intoleransi ini tampaknya lebih umum pada penderita asma atau orang yang sensitif terhadap aspirin (Femelia. Penggunaan pewarna tartrazin ini diperbolehkan dengan batas maksimum 300 ppm (Anonim. 2009). rinitis (hidung meler). Ponceau 4 R larut dalam gliserol dan glikol. limpoma. gelap. serta digunakan dalam obat dan kosmetik. Reaksi alergi yang timbul berupa sesak nafas. 4. Gejala alergi tartrazin dapat timbul apabila senyawa ini terhirup (inhalasi) atau ditelan (ingesti). migraine. dan kerusakan kromosomal (Femelia.Kegunaan Tartrazin digunakan sebagai pewarna untuk wol dan sutra. 2009). Ponceau 4 R sedikit luntur oleh asam asetat 10 % dan NaOH 30 % akan membuat larutan berwarna kekuningan. Ponceau 4 R Deskripsi Ponceau 4 R dengan nama lain E124 atau SX Purple merupakan tepung merah yang jika dilarutkan akan memberikan larutan berwarna jingga.

Selain berpotensi memicu hiperaktivitas pada anak. Pewarna aditif ini juga dapat meningkatkan serapan aluminium sehingga melebihi batas toleransi (Femelia. Bahaya Ponceau 4 R sering disalahgunakan sebagai pewarna merah hati dalam berbagai produk. . agar-agar. Ponceau 4 R dianggap karsinogenik (penyebab kanker) di beberapa negara. termasuk selai. 2007). 2007). US Food and Drug Administration (FDA) sejak tahun 2000 telah menyita permen dan makanan buatan Cina yang mengandung Ponceau 4 R. 2009). dan minuman ringan (Yuliarti. kue.Kegunaan Ponceau 4 R adalah pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas (Yuliarti. termasuk Amerika Serikat. dan Finlandia. Norwegia.

endrin. insus) menunjukkan bahwa pestisida dapat mengatasi masalah-masalah hama padi. PESTISIDA Kerusakan lingkungan sebagai dampak dari penggunaan teknologi produksi sekarang dirasakan dimana-mana. 2004). efek pengendalian yang tinggi dan memberikan kualitas hasil yang baik (Saenong. heptaklor dan gamma BHC. Pestisida berasal dari kata pest yang berarti hama dan sida berasal dari kata caedo berarti pembunuh. 2007). Bahkan telah menjadi alat yang sangat penting didalam meningkatkan produksi pertanian. tidak ramah lingkungan dan tidak tepat sasaran (Saenong. 2007). Pengalaman penggunaan pestisida di Indonesia.C. Pestisida mempunyai peranan penting untuk membantu mengatasi permasalahan organisme pengganggu. dengan dampak yang nyata yang dapat dicacat yakni. untuk program intensifikasi (inmas. Melihat kenyataan tersebut peranan pestisida tidak dapat diabaikan begitu saja karena implikasinya yang sangat besar terhadap ekonomi suatu negara. Tanpa kita sadari terdapat berbagai jenis pestisida yang tersimpan di rumah. Fenomena tersebut sebagai akibat penerapan teknologi yang kurang bijaksana. akan tetapi pestisida-pestisida . Menurut Food Agriculture Organization (FAO) 1986 dan peraturan pemerintah RI No. Pestisida dapat diartikan secara sederhana sebagai pembunuh hama. dieldrin. dengan tujuan kesejahteraan manusia. pestisida yang paling banyak digunakan sejak tahun 1950an sampai akhir tahun 1960-an adalah pestisida dari golongan hidrokarbon berklor seperti DDT. Di Indonesia. Anak-anak merupakan korban utama pada kasus keracunan ini karena rasa keingin tahuannya yang tinggi dan tingkah lakunya yaitu senang sekali memasukan apa saja yang ditemui ke dalam mulutnya (Olson. 7 tahun 1973. Pestisida ini bukan saja digunakan di dalam rumah tetapi juga digunakan dihalaman rumah dan kebun untuk melindungi tanaman dari gulma dan hewan perusak lainnya. karena walaupun bahan-bahan ini sangat beracun (racun akut). Di Amerika Serikat penggunaan pestisida terbukti mampu menyelamatkan sepertiga dari kehilangan hasil akibat organisme pengganggu dengan nilai sebesar U$ 20 milyar setiap tahunnya. Penggunaan pestisida-pestisida fosfat organik seperti paration. Oleh karena itu pengguanaan pestisida dirasakan masih sangat perlu untuk dapat memperkecil kerugian. Pestisida adalah campuran bahan kimia yang digunakan untuk mencegah. termasuk serangga penyebar penyakit. Pestisida dengan cepat menurunkan populasi organisme pengganggu tanaman pada saat timbulnya eksplosi. membasmi dan mengendalikan hewan/tumbuhan penggangu seperti binatang pengerat. Kerugian dunia akibat organisme pengganggu setiap tahunnya U$ 100 milyar. sehingga meluasnya serangan hama-hama padi dapat dicegah dalam waktu singkat. TEPP pada masa lampau tidak perlu dikhawatirkan. bimas. OMPA. aldrin.

Akarisida atau sering juga disebut dengan mitisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun yang digunakan untuk membunuh tungau. Heptaklor Deskripsi Gambar 5. e. Berikut ini akan dibahas beberapa contoh senyawa pestisida yang berbahaya dan dapat mencemari lingkungan yakni: 1. d. caplak dan labalaba. Menurut Hidayat (2001). Nematisida adalah racun yang dapat mengendalikan nematoda. b.tersebut sangat mudah terurai dan tidak mempunyai efek residu yang menahun. pestisida dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam sesuai dengan sasaran yang akan dikendalikan. 2005). fungisida juga banyak diterapkan pada buah dan sayur pascapanen. Bakterisida adalah senyawa yang mengandung bahan aktif beracun yang bisa membunuh bakteri. dari banyaknya jenis jasad penggangu yang bisa mengakibatkan fatalnya hasil petanian. Struktur molekul heptaklor . Selain untuk mengendalikan serangan cendawan di areal pertanaman. yaitu : a. Fungisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun dan bisa digunakan untuk memberantas dan mencengah fungi/cendawan. c. endrin dan dieldrin (Murphy. Insektisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun yang bisa mematikan semua jenis serangga. Hal penting yang masih perlu diperhatikan masa kini ialah dampak penggunaan hidrokarbon berklor pada masa lampau khususnya terhadap aplikasi derivat-derivat DDT.

Heptaklor epoksida berasal dari pestisida yang dilarang di AS pada 1980-an. Pencemaran yang tinggi tersebut tampaknya berpengaruh dalam meningkatkan risiko diabetes tipe 2 yakni sekitar 7 persen.5 kali lebih aktif sebagai insektisida. Dibandingkan dengan klordan. Heptachlor adalah salah satu insektisida siklodiena.11-0. Epoksida lebih mudah larut dalam air daripada senyawa induknya dan lebih persisten. Seperti POPs lainnya. Bahaya Manusia dapat terpapar heptaklor melalui air minum dan makanan. Pada tahun 1962. heptaklor bersifat lipofilik dan kurang larut dalam air (0.03-0.056 mg/L pada suhu 25° C). tetapi lebih inert secara kimia sehingga lebih tahan terhadap alkali yang air dan kaustik. 2001). Heptaklor analog dengan sintesis siklodiena lainnya dimana heptaklor diproduksi melalui reaksi Diels-Alder dari heksaklorosiklopentadiena dan siklopentadiena. Ia memiliki waktu paruh + 1.Heptaklor merupakan senyawa organoklorin yang digunakan sebagai insektisida. 2001). Epoksida heptaklor lebih mungkin ditemukan di lingkungan daripada senyawa induknya. Kisaran nilai LD50 pada tikus adalah 40 mg/kg sampai 162 mg/kg. Biasanya dijual dalam bentuk bubuk putih atau cokelat.34 tahun di tanah. Pada tikus yang diberikan secara per oral epoksida heptaklor memiliki LD50 47mg/kg yang mengindikasikan epoksida heptaklor lebih beracun. Heptaklor merupakan polutan organik yang persisten (POP).2 hari di udara. Badan . EPA AS telah membatasi penjualan produk heptaklor dengan aplikasi spesifik pengendalian kebakaran pada transformator semut bawah tanah. Jumlah yang dapat hadir dalam makanan yang berbeda diatur (Hidayat. + 0. nilai LD50-nya berkisar antara 46. 2004).11 tahun di air dan + 0. sehingga cenderung terakumulasi dalam lemak tubuh manusia dan hewan (Hidayat. Karena strukturnya sangat stabil.5-60 mg/kg. Sebuah produk hidrogenasi heptaklor. Silent Spring Rachel Carson mempertanyakan keamanan heptaklor dan insektisida terklorinasi lainnya. Dosis oral harian heptaklor pada 50 dan 100 mg/kg ditemukan dapat mematikan tikus setelah 10 hari. memiliki aktivitas insektisida yang tinggi dan toksisitas yang rendah pada mamalia dimana LD50 pada tikus secara per oral > 5. termasuk dari air susu ibu (ASI). Heptaklor dan epoksida dapat diserap oleh partikel tanah dan menguap ke udara. heptaklor memiliki sifat sekitar 3 .3-4.000 mg/kg (Pohan. Senyawa ini masih ditemukan di dalam tanah dan pasokan air serta dapat muncul dalam makanan yang kemudian diteruskan dalam ASI. β-dihidroheptaklor. Untuk epoksida heptaklor. heptaklor dapat bertahan di lingkungan selama beberapa dekade.

Dieldrin berkaitan erat dengan aldrin dimana dieldrin terbentuk akibat reaksi lebih lanjut dari aldrin (oksidasi).01 ppm. Batas adanya kandungan heptaklor menurut EPA untuk air minum adalah 0.Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) dan EPA telah mengklasifikasikan heptaklor sebagai senyawa yang memungkinkan memiliki dampak karsinogen pada manusia. . Dosis tinggi heptaklor bila terkena hewan yang baru lahir menyebabkan penurunan berat badan dan kematian (Miller. Batas heptaklor menurut FDA pada tanaman pangan adalah 0.1 ppm. 2002). Sebagai contoh. dieldrin merupakan senyawa aktif yang terbentuk dari oksidasi aldrin pada serangga.5 mg/m3 (meter kubik udara tempat kerja) untuk 8-jam sehari dan 40-jam seminggu bekerja (Miller. Dieldrin dan aldrin adalah nama yang diberi setelah reaksi Diels-Alder yang digunakan untuk membentuk aldrin dari campuran norbornadiena dan heksasiklopentadiena. Dieldrin adalah sebuah produk yang mengandung 85% bahan kimia HEOD (Anonim.0002 mg/L untuk epoksida heptaklor. dalam susu adalah 0.3 ppm.0004 mg/L dan 0. Dieldrin Deskripsi Gambar 6. Struktur molekul dieldrin Dieldrin adalah insektsida yang terbuat dari hidrokarbon terklorinisasi yang diproduksi pada tahun 1938 oleh J. 2002). 2002). Hyman dan Denver. Badan Administrasi Keselamatan dan Kesehatan (OSHA) memiliki batas 0. memperlihatkan bayi yang ditemukan memiliki perubahan dalam sistem saraf dan fungsi kekebalan tubuh. Hewan yang terpapar epoksida eptaklor selama kehamilan. 2. dan pada makanan laut adalah 0.

yaitu rayap pada tanaman jagung dan kentang (Melky. Hal ini karena air tidak mudah mencuci dieldrin dari tanah. Karena penggunaannya telah dilarang di beberapa negara dengan alasan lingkungan serta kesehatan manusia. dieldrin telah terbukti racun bagi beragam hewan dan juga termasuk manusia.. Bahaya Dieldrin pada tanah atau air mengalami degradasi sangat lambat. Dieldrin juga bisa menguap perlahan-lahan dari permukaan atau tanah. Hal ini jauh lebih besar daripada target penggunaan dieldrin semula yaitu serangga. Dieldrin kebanyakan berada pada lingkungan menempel pada tanah atau membentuk sedimen di dasar danau. 2011). 2002). Dieldrin merupakan polutan organik yang sangat persisten dan tidak mudah rusak. Uap dieldrin lebih berat daripada udara dan dapat menyebabkan sesak napas dalam ruang tertutup dengan ventilasi yang buruk. Baik dieldrin maupun aldrin memiliki bau kimia ringan. Jadi dapat disimpulkan bahwa dieldrin juga merupakan senyawa persisten yang memiliki kelarutan rendah dalam air dan dapat mengalami proses biokonsentrasi serta memiliki fitotoksisitas yang rendah (Anonim. Aldrin lebih mudah menguap daripada dieldrin. dkk.. dkk. Bau dieldrin dapat memberikan peringatan adanya konsentrasi akut yang berbahaya. Dieldrin dapat menempuh jarak yang sangat jauh dengan menempel pada partkel debu yang kemudian diangkut oleh angin.Kegunaan Dieldrin digunakan di sektor pertanian untuk mengontrol serangga tanah dan vector penyakit pada buah. dkk. 2011). 2011). Pada paparan jangka panjang. Dieldrin dapat terakumulasi yang melewati sepanjang rantai makanan. Di udara. Dieldrin yang menempel pada tanah akan tinggal disana selama bertahun-tahun dan tidak mengalami perubahan. atau pada daerah dataran rendah (Melky. Apabila dibiarkan pada udara terbuka dieldrin dan aldrin menguap ke udara secara perlahan. kini penggunaan dieldrin telah dibatasi hanya untuk mengontrol rayap dan hama yang mengganggu tekstil. tanah dan benih tanaman. dieldrin mengalami perubahan menjadi photodieldrin dalam beberapa hari.. . Produk dieldrin dan aldrin murni adalah bubuk putih. Dieldrin tidak mudah larut dalam air dan karena itu juga tidak ditemukan konsentrasinya tinggi di dalam air. Sedangkan aldrin juga digunakan untuk mengendalikan hama tanah. kolam atau sungai (Melky.

dkk. proses volatilisasi merupakan mekanisme penting dalam proses hilangnya zat ini dari tanah. Sebagai contoh. dieldrin dan aldrin telah diukur pada satwa liar Arktik dan didapati bahwa dieldrin dan aldrin telah bertransportasi jauh dari daerah pertanian di Amerika Selatan. Setelah aldrin ada di dalam tubuh kita. kanker payudara. Gejala keracunan juga telah terlihat pada orang yang sengaja atau tidak . Dieldrin dapat masuk ke dalam aliran darah melalui paru-paru saat kita menghirup udara yang mengandung dieldrin.. Dieldrin kemudian tinggal di lemak kita untuk waktu yang lama. Hal ini dapat terjadi juga melalui perut setelah makan makanan atau minum air berisi dieldrin atau melalui pemaparan di kulit. reproduksi. Gejala keracunan dieldrin dan aldrin telah terlihat pada orang yang terkena jumlah yang sangat besar dari pestisida selama manufaktur mereka. Dieldrin telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti Parkinson. 2011). Kebanyakan dieldrin dan produk pecahan lainnya meninggalkan tubuh dalam bentuk tinja (Anonim. Dieldrin juga dapat berubah dan terikat pada produk lainnya dalam tubuh kita. Studi pada hewan menunjukkan bahwa kedua aldrin dan dieldrin memasuki tubuh cepat setelah paparan. Tumbuhan dapat mengambil dieldrin dari tanah dan menyimpannya dalam daun dan akar. Paparan dari populasi umum yang paling mungkin terjadi adalah melalui makan makanan yang terkontaminasi dengan aldrin atau dieldrin. Dieldrin dapat bertahan dalam tanah dalam waktu lima tahun di daerah beriklim sedang. dkk. Baik dieldrin dan aldrin dapat bervolatilisasi dari sedimen dan terdistribusi oleh angin.Karena dieldrin dan aldrin terikat kuat dengan partikel tanah. dan kekebalan. 2002). mengkontaminasi daerah yang jauh dari sumber-sumber mereka. Sedangkan ikan atau hewan yang makan bahan terkontaminasi dieldrin menyimpan sejumlah besar dieldrin pada lemak mereka.. 2011). dapat bertransportasi antar benua (ekokinetika) (Melky. Hal ini menunjukkan bahwa dieldrin dan aldrin yang merupakan bahan kimia yang diterapkan secara luas di daerah-daerah pertanian seluruh Kanada dan dunia. Hal ini juga dapat mempengaruhi penurunan testis pada janin jika wanita hamil terkena dieldrin. Dieldrin dan aldrin mempengaruhi kesehatan kita dengan cara serupa. Paparan pada bayi terjadi oleh susu ibu mengandung dieldrin atau aldrin. maka terjadi perubahan menjadi dieldrin dengan cepat. Sehingga manusia sebagai puncak rantai makanan dapat terpapar dieldrin melalui konsumsi hewan dan tumbuhan yang menyimpan dieldrin tersebut (Melky. dan kerusakan sistem saraf. Hewan atau ikan yang memakan binatang lain memiliki tingkat dieldrin di masa lemak mereka banyak lebih tinggi dari hewan atau ikan yang makan tanaman.

Namun. oleh karena itu. dan sebagian mengalami kerusakan ginjal. Hewan pengujian ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi efek kesehatan seperti kanker atau cacat lahir. Kita tidak tahu apakah dieldrin atau aldrin menyebabkan kelahiran cacat pada manusia. muntah atau otot yang tidak terkendali gerakan (Anonim. dan dirilis oleh tubuh dengan pengujian hewan. para ilmuwan akan kehilangan suatu metode dasar untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam membuat keputusan yang bijaksana untuk melindungi kesehatan masyarakat. EPA telah menentukan bahwa aldrin dan dieldrin hanya berkemungkinan bersifat karsinogen bagi manusia. Sebagian besar orang mengalami kejang atau efek sistem saraf. pusing. digunakan. Namun. 2002). Terdapat beberapa orang yang terlalu peka terhadap dieldrin dan aldrin sehingga menyebabkan tubuh menghancurkan sel-sel darah sendiri. Hewan Hamil yang terpapar aldrin atau dieldrin memiliki beberapa bayi dengan berat lahir rendah dan beberapa dengan perubahan dalam kerangkanya. Paparan tingkat moderat dieldrin atau aldrin untuk waktu yang lama menyebabkan sakit kepala. 2002). para ilmuwan telah melakukan banyak tes. belum ada kepastian bahwa dieldrin atau aldrin dapat mempengaruhi kemampuan orang untuk melawan penyakit. Ilmuwan harus memiliki tanggung jawab untuk memperlakukan hewan penelitian dengan perawatan dan kasih sayang. Efek kesehatan pada orang yang terkena dieldrin atau aldrin dalam jumlah yang lebih kecil terjadi karena peningkatan dari membangunnya bahan kimia dalam tubuh dari waktu ke waktu. Salah satu cara untuk melihat apakah bahan kimia ini akan menyakiti orang adalah dengan belajar bagaimana kimia ini diserap. Badan Internasional Penelitian Kanker telah menetapkan bahwa dieldrin atau aldrin tidak diklasifikasikan untuk carcinogenicity mereka untuk manusia. Untuk melindungi masyarakat dari efek berbahaya bahan kimia beracun ini dan untuk menemukan cara untuk mengobati orang yang telah terpapar. Tidak ada jalur paparan unik yang dikenal untuk anak-anak. bayi yang menyusui dapat juga terpapar (Anonim. Hukum bertujuan . Dieldrin telah ditemukan dalam air susu ibu manusia. lekas marah. Tanpa hewan laboratorium. seperti yang terjadi pada orang dewasa. Anak-anak yang menelan jumlah aldrin atau dieldrin jauh lebih besar dari yang ditemukan di lingkungan menderita kejang-kejang dan beberapa meninggal. Anak-anak bisa terpapar dieldrin dan aldrin dalam cara yang sama seperti orang dewasa. Berdasarkan studi pada hewan. kita tidak tahu apakah anak-anak lebih rentan daripada orang dewasa terhadap efek aldrin atau dieldrin.sengaja makan atau minum dalam jumlah besar atau dieldrin aldrin.

Endrin Gambar 7. tidak berbau. diangkut. Hasil dari studi hewan juga menunjukkan efek tambahan dari dieldrin dan aldrin setelah terpapar tingkat yang lebih rendah lebih lama. Hal ini juga menyebabkan hewan yang baru lahir diracuni oleh dieldrin atau aldrin dalam susu ibu. Efek-efek kesehatan lainnya dari dieldrin dan aldrin pada hewan adalah reaksi pada hati sehingga mengurangi kemampuan untuk melawan infeksi. 2002). Studi pada hewan juga memberikan beberapa informasi tentang apakah dieldrin dan aldrin membuat hewan laki-laki lebih sulit untuk bereproduksi. tergantung pada sejumlah faktor. Retensi terbesar terjadi pada tanah dengan kandungan bahan organik tinggi. Volatilisasi . Bertahannya endrin adalah kondisi upon local sangat tergantung. meskipun sampel komersial sering sering berwarna putih. 3. Senyawa ini berbentuk padat. Struktur Molekul Endrin Endrin adalah organokloride yang utama digunakan sebagai insektisida. Para ilmuwan harus melakukan penelitian sesuai dengan pedoman perawatan satwa yang ketat (Anonim. atau terdegradasi dalam tanah. tetapi tidak pada spesies lain (Anonim. 2002). hewan yang lahir dari induk yang makan dieldrin atau aldrin dalam jumlah besar tidak dapat hidup sangat panjang. setengah hidupnya di tanah dapat berkisar sampai 12 tahun. Senyawa ini menjadi terkenal sebagai pencemar organik yang persisten dan untuk alasan ini dilarang di banyak negara. tidak berwarna. Dieldrin dan aldrin telah terbukti menyebabkan kanker hati pada tikus.untuk melindungi kelestarian hewan penelitian. Hal ini karena beberapa studi menunjukkan bahwa dieldrin dan aldrin dapat merusak sperma. Hasil dari studi hewan menunjukkan bahwa efek dari dieldrin dan aldrin tingkat tinggi menyebabkan gangguan sistem saraf dan pada ginjal. Sumber utama dari endrin dalam tanah adalah dari aplikasi langsung ke tanah dan tanaman. Endrin dapat dipertahankan. Selain itu. Hal ini serupa dengan yang terlihat pada manusia.

Tes pada toksisitas akut melaporkan pada organisme akuatik endrin dilakukan di akuarium tanpa sedimen dimana kehadiran sedimen akan diharapkan untuk melemahkan efek endrin. Turunan polisiklik yang dihasilkan terepoksidasi untuk memberikan endrin. Sebagai perlakuan benih. dan di Australia pada tanaman tembakau dan cole. 1992). dan fitoplankton. digunakan untuk benih kapas di Amerika Serikat. yaitu dengan cyclopentadiene. Kegunaan Mayoritas endrin (sekitar 80%) digunakan sebagai semprot untuk mengendalikan hama serangga pada tanaman kapas. Senyawa ini mengalami Diels-Alder kedua. Tes belum dilakukan pada hewan air yang hidup di sedimen tersebut (Anonim. Bahaya Efek dari endrin pada bakteri pada tanah dan jamur sangat minimal. . untuk memberikan produk yang sama (Miller. Endrin kadang-kadang digunakan di kebun sebagai kontrol hewan pengerat. atau generasi dari metan.dan photodecomposition adalah faktor utama dalam hilangnya endrin dari permukaan tanah. Endrin diproduksi melalui jalur bertingkat dari hexachlorocyclopentadiene. sampai batas tertentu pada tebu. Endrin adalah stereoisomer dari dieldrin (Anonim. dalam cara yang terbatas pada tanaman gandum dan gula bit. 2002). invertebrata akuatik. sering sebagai solusi dalam minyak mineral. dimana ia disemprotkan pada tanah di bawah pohon-pohon di musim gugur atau musim semi. 2002). Endrin sangat beracun untuk ikan. terutama di bawah kondisi anaerob. isomer delta-ketoendrin dibentuk-In matahari musim panas yang intens. Endrin juga digunakan pada beras. sekitar 50% dari endrin adalah isomerized untuk ketoendrin dalam 7 hari. denitrifikasi. Sedimen sangat terkontaminasi memiliki sedikit efek pada spesies yang hidup di perairan terbuka. menunjukkan bahwa sedimen-terikat endrin memiliki bioavailabilitas rendah. Penambahan Diels-Alder asetilena memberikan isomer dari hexachloronorbornadiene. Di bawah pengaruh sinar matahari (sinar ultraviolet). Tingkat dosis dari 10-1000 mg/kg dari soil tidak memberikan efek dekomposisi dari bagian organik. 1992). dan untuk biji kacang di Australia (Miller. Transformasi mikroba (jamur dan bakteri) berlangsung.

dosis oral tunggal yang menyebabkan kejang diperkirakan 0. dan kematian dapat mengikuti dalam 2-12 jam setelah paparan jika perawatan tidak diberikan dengan segera. Kasus akut non-fatal intoksikasi akibat kecelakaan selama eksposur yang diamati pada pekerja di sebuah pabrik manufaktur endrin. Endrin tidak menumpuk dalam tubuh manusia ke tingkat yang signifikan. Satusatunya efek yang diamati adalah bukti tidak langsung dari stimulasi reversibel dari enzim pemetabolisme obat.5 mg/kg) dalam kasus-kasus keracunan yang fatal. 1992). ikan.Spesies tertentu dari invertebrata air. Pemulihan dari keracunan yang non-fatal berlangsung cepat dan lengkap (Anonim. Endrin terdeteksi di hampir tak satu pun dari sejumlah besar sampel jaringan adiposa. Dosis oral yang menyebabkan kematian telah diperkirakan sekitar 10 mg / kg berat badan. telah diperkirakan 50-100 µg/L. tingkat ambang endrin dalam darah yang di bawah tidak ada tanda atau gejala dari keracunan terjadi.25-1. Beberapa episode keracunan fatal dan non-fatal yang telah terjadi. 1992). Endrin terdeteksi dalam darah (sampai dengan 450 µg/L) dan dalam jaringan adiposa (pada 89. Tidak ada efek jangka panjang buruk yang dilaporkan di 232 pekerja terkena occupationally (panjang dari paparan. . Task Group disebabkan tidak adanya endrin dalam sampel manusia dengan pajanan rendah dari populasi umum untuk pestisida ini dan metabolisme yang cepat. 4-27 tahun) undermedical supervisi (pengamatan waktu. Paparan manusia dengan dosis toksik dapat menyebabkan keracunan dalam waktu beberapa jam untuk tanda-tanda dan gejala seperti keracunan sebagai rangsangan dan kejang-kejang. Sisi aksi utama endrin adalah sistem saraf pusat. darah. dan mamalia kecil telah dilaporkan menjadi resisten terhadap toksisitas endrin dan paparan beberapa pestisida organoklorin yang berbeda menyebabkan pemilihan strain yang resisten terhadap endrin.4-29 tahun). dan payudara yang dianalisis di banyak negara.0 mg/kg berat badan. Endrin tidak ditemukan pada pekerja dalam keadaan normal. Waktu paruh dari endrin dalam darah mungkin dalam urutan 24 jam (Anonim.

Beberapa contoh logam berat yang beracun adalah As. .D. Pb. Kedua berasl dari hasil limbah industri. dan mangan). Cd. Logam berat memiliki afinitas yang tinggi terhadap unsur S sehingga menyerang ikatan belerang dalam enzim. Pb. Logam transisi (seperti besi. dan lain-lain (Darmono. tekstur. di mana keberadaannya dalam tubuh masih belum diketahui manfaatnya atau bahkan dapat bersifat racun. kadar unsur lain. Faktor yang menyebabkan logam berat termasuk zat pencemar adalah karena sifatsifat logam berat yang tidak terurai dan mudah diabsorpsi. dan Zn (Purba. kobalt. umumnya tidak diperlukan dalam kegiatan metabolisme dan sebagai racun bagi sel dalam konsentrasi rendah. 2005) Logam berat adalah unsur-unsur kimia dengan bobot jenis lebih besar dari 5 gr/cm3. 2009). suhu. timah hitam. timah. contoh logam berat ini adalah Zn. Kedua adalah logam berat tidak esensial. logam berat dapat dibagi menjadi dua jenis. terletak di sudut kanan bawah sistem periodik. Pertama adalah logam berat esensial. tembaga. Hg. Keberadaan logam berat dalam lingkungan berasal dari dua sumber. seperti Hg. Fe. 2001). Logam berat dan metalloid (seperti raksa. dan arsen). mineral liat. Berdasarkan sudut pandang toksikologi. di mana keberadaannya dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh organisme hidup. mempunyai afinitas yang tinggi terhadap unsur S dan biasanya bernomor atom 22 sampai 92 dari periode 4 sampai 7. kalium. dan Mn. dan Cu (Purba. 2009). yakni:    Logam ringan (seperti natrium. bahan organik. Cd. yakni keasaman tanah. LOGAM BERAT Logam dapat dikelompokkan menjadi tiga. Pertama dari proses alamiah seperti pelapukan secara kimiawi dan kegiatan geokimiawi serta dari tumbuhan dan hewa yang membusuk. Faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap transformasi logam berat. Dalam neraca global. Cr. selenium. 2009). Gugus karboksilat (-COOH) dan amina (-NH2) juga bereaksi dengan logam berat. sumber yang berasal dari alam sangat sedikit dibandingkan pembuangan limbah akhir di laut (Purba. kalsium) yang biasanya diangkut sebagai kation aktif di dalam larutan yang encer. tetapi dapat menjadi racun dalam konsentrasi yang tinggi. namun dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan efek racun. Co. Cu. (Yudhanegara. hal ini membuat enzim bersangkutan menjadi tak aktif. Cu. Ni. diperlukan dalam konsentrasi yang rendah.

34. Jalur masuknya dapat melalui kulit. Bentuk kimia senyawa Pb yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan akan mengendap pada jaringan tubuh. pernapasan dan pencernaan (Purba. 2008). logam berat ini akan bertindak sebagai penyebab alergi. Timbal termasuk logam berat ”trace metals” karena mempunyai berat jenis lebih dari lima kali berat jenis air (Darmono.Logam berat memiliki kemampuan untuk mengumpul di dalam tubuh suatu organisme dan tetap tinggal dalam tubuh untuk jangka waktu lama sebagai racun yang terakumulasi (Saeni. 2001). Daya racun yang dimiliki akan bekerja sebagai penghalang kerja enzim. . namun dapat dengan mudah larut dalam pelarut organik. Jenis senyawa ini hampir tidak larut dalam air. mempunyai titik leleh 327. Karena timbal merupakan sebuah unsur maka tidak mengalami degradasi (penguraian) dan tidak dapat dihancurkan (Sudarwin. Waktu keberadaan timbal dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti arus angin dan curah hujan. Timbal 95% bersifat anorganik dan pada umumnya dalam bentuk garam anorganik yang umumnya kurang larut dalam air.21. 1997). Logam berat ini dapat menimbulkan efek kesehatan bagi manusia tergantung pada bagian mana logam berat tersebut berikatan dalam tubuh. tumbuhan dan hewan. Timbal adalah sebuah unsur yang biasanya ditemukan di dalam batu-batuan. dan sisanya akan terbuang bersama bahan sisa metabolisme (Sudarwin. bersifat lunak serta berwarna biru atau perak abu-abu dengan kilau logam. sehinggga proses metabolisme tubuh terputus. mutagen. berat jenis 11. Selebihnya berbentuk timbal organik.4ºC dan titik didih 1. Timbal tidak mengalami penguapan namun dapat ditemukan di udara sebagai partikel. Berikut ini akan dibahas beberapa contoh logam berat yang dapat mencemari lingkungan yakni: 1.620ºC. Timbal organik ditemukan dalam bentuk senyawa Tetra Ethyl Lead (TEL) dan Tetra Methyl Lead (TML). Lebih jauh lagi. 2008). 2009). tanah. Timbal Deskripsi Timbal mempunyai berat atom 207. teratogen atau karsinogen bagi manusia. nomor atom 82.

Sebagian Pb disimpan dalam jaringan lunak dan tulang. air minum. Pertama didistribusikan ke dalam jaringan lunak dan berinkorporasi dalam tulang. dan pipa). skematis dapat dilihat di bawah ini : Timbal bersirkulasi dalam darah setelah diabsorpsi dari usus. amunisi. 2008). solder. ginjal dan usus besar. juga melalui saluran pencernaan (gastrointestinal).Kegunaan Timbal banyak dimanfaatkan oleh kehidupan manusia seperti sebagai bahan pembuat baterai. dan tempat pembuangan sampah. Bahaya Konsentrasi timbal di lingkungan tergantung pada tingkat aktivitas manusia. Tetapi yang berbahaya adalah toksisitas Pb yang diakibatkan gangguan absorpsi Ca karena terjadi desorpsi Ca dari tulang yang menyebabkan penarikan deposit timbal dari tulang tersebut (Darmono. peralatan kegiatan ilmiah/praktek (papan sirkuit/CB untuk komputer) untuk campuran minyak bahan . produk logam (logam lembaran. keramik. Jalur masuknya timbal ke dalam tubuh manusia dapat melalui saluran pernapasan (respirasi). . 2001). Secara teori selama timbal terikat dalam tulang tidak akan menyebabkan gejala sakit pada penderita. terutama berhubungan dengan sel darah merah (eritrosit). sebagian diekskresikan lewat kulit. gigi dan rambut untuk dideposit (storage). misalnya di daerah industri. dan terikat pada sel darah. cat. kemudian didistribusikan ke dalam darah. pada tulang timbal dalam bentuk Pb fosfat (Pb3(PO4). Karena timbal banyak ditemukan di berbagai lingkungan maka timbal dapat memasuki tubuh melalui udara. perlengkapan medis (penangkal radiasi dan alat bedah). di jalan raya.bahan untuk meningkatkan nilai oktan (Sudarwin. 2008). makanan yang dimakan dan tanah pertanian (Sudarwin. Timbal 90% dideposit dalam tulang dan sebagian kecil tersimpan dalam otak.

tanda keracunan Pb. Ikatan itu dapat terjadi karena logam berat mempunyai kemampuan untuk menggantikan gugus logam yang berfungsi sebagai kofaktor enzim. Hal ini terjadi karena adanya tanda . Mempengaruhi kelangsungan hidup sel darah merah.Timbal merupakan suatu logam toksik yang bersifat kumulatif. dengan cara menghambat enzim delta aminolevulinik acid dehidratase (delta ALAD) dan feroketalase yang akhirnya meningkatkan ekskresi koproporfirin dalam urin dan delta ALA serta mensintesis Hb. Memperlambat pematangan normal sel darah merah (eritrosit) dalam sumsum tulang yang menyebabkan terjadinya anemia. 2008). Risiko timbal (Pb) pada sistem hemopoietik Timbal mempengaruhi sistem darah dengan : a. Eritrosit yang diberi perlakuan dengan timbal. Enzim tertentu memiliki gugus sulfidril (-SH) sebagai pusat aktifnya. Enzim-enzim yang mempunyai gugus sulfihidril ini merupakan kelompok enzim yang paling mudah terhalang daya kerjanya. toksisitasnya dibedakan menurut organ yang dipengaruhi antara lain yaitu : 1. c. Sel darah merah gagal untuk menjadi dewasa dan sel . Keadaan ini disebabkan gugus sulfihidril dengan mudah berikatan dengan ion logam berat. Selain itu memperlihatkan penghambatan Na-KATPase yang meningkatkan kehilangan Kalium intraseluler. Kompensasi penurunan sintesis Hb karena terhambat timbal adalah peningkatan produksi erithrofoesis. Menghambat biosintesis haemoglobin dengan cara menghambat aktivitas enzim delta .ALAD dan enzim ferroketalase. daya kerja yang dimiliki oleh enzim menjadi sangat berkurang atau sama sekali tidak bekerja (Sudarwin. Ditemukannya sel stipel basofil (basophilic stipping) merupakan gejala dari adanya gangguan metabolik dari pembentukan Hb. memperlihatkan peningkatan tekanan osmosis dan kelemahan pergerakan. (Sudarwin. Hal ini membuktikan bahwa kejadian anemia karena keracunan timbal disertai dengan penyusutan waktu hidup eritrosit. Sel darah merah muda (retikulosit) dan sel stipel kemudian dibebaskan. Timbal mengganggu sistem sintesis Hb dengan cara menghambat konversi asam delta aminolevulinik menjadi forfobilinogen dan menghambat korporasi dari Fe ke protoporfirin IX untuk membentuk Hb. Logam berat mempunyai kemampuan untuk berikatan dengan enzim. b. 2008) Keberadaan suatu zat racun dapat mempengaruhi aktifitas enzim fisiologis tubuh.

Hal ini dapat dilihat melalui gejala seperti gangguan mental yang parah. Kerusakan syaraf motorik menyebabkan kelumpuhan syaraf lanjutan dikenal dengan lead palsy. Glomerolus merupakan tempat proses pemisahan akhir dari semua bahan yang dibawa darah. 2008). Timbal yang terlarut dalam darah akan berpindah ke sistem urinaria (ginjal) sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada ginjal. Keracunan kandungan timbal dapat merusak syaraf mata pada anak . Sistem syaraf yang kena pengaruh timbal dengan konsentrasi timbal dalam darah di atas 80 μg/100 ml. Centers for Disease Controll (CDC) menyatakan bahwa kandungan timbal dalam darah 70 μg/100 ml merupakan batas darurat medis akut pada pasien anak (Sudarwin.anak dan berakhir pada kebutaan. akhirnya poliribosoma ireguler pada agregat RNA membentuk sel stipel (Sudarwin. kebutaan dan epilepsi dengan atrofi kortikal atau dapat secara tidak langsung berkurangnya persepsi sensorik sehingga menyebabkan kurangnya kemampuan belajar. 2008). . halusinasi. Penyakitpenyakit yang berhubungan dengan otak sebagai akibat dari keracunan timbal adalah epilepsi. 2008). 2.tersebut menyisakan organel yang biasanya menghilang pada proses kedewasaan sel. Kerusakan terjadi karena terbentuknya intranuclear inclusion bodies disertai dengan gejala aminociduria. penurunan intelegensia (IQ) atau mengalami gangguan perilaku seperti sifat agresif. Sirkulasi darah masuk ke glomerolus merupakan bagian dari ginjal. serta ketidakstabilan emosi dan iritabilitas yang sangat tinggi (Sudarwin. 3. 2008). destruktit. Nephropathy (kerusakan nefron pada ginjal) dapat dideteksi dari ketidakseimbangnya fungsi renal dan sering diikuti hipertensi (Sudarwin. kerusakan pada otak besar dan delirium. yaitu terjadinya kelebihan asam amino dalam urine. Risiko dari keracunan timbal dapat menimbulkan kerusakan pada otak. Risiko keracunan timbal (Pb) pada sistem ginjal Senyawa timbal yang terlarut dalam darah dibawa ke seluruh sistem tubuh. Risiko keracunan timbal (Pb) pada sistem syaraf Sistem syaraf merupakan sistem yang paling sensitif terhadap daya racun. dapat terjadi enselopati.

maka akan muncul kolik yang lebih spesifik. . Suatu penelitian menyebutkan bahwa jenis kelainan perubahan elektrokardiografis pada 70% dari total pasien yang ditangani. diikuti keluarnya keringat pada kening. Timbal juga dapat menyebabkan kelainan pada fungsi tiroid dengan mencegah masuknya iodine (Sudarwin. Jika tidak dilakukan penanganan lebih lanjut maka kolik dapat terjadi selama beberapa hari. gejala-gejala tersebut meliputi kurangnya nafsu makan.T yang melebar secara tidak normal (Sudarwin. maka kecenderungan untuk munculnya gejala lebih parah lagi yaitu bagian perut kolik terus menerus dan sembelit yang lebih parah. Konsentrasi timbal dalam darah di atas 150 μg/100 ml penderita menderita nyeri dan melakukan reaksi kaki ditarik-tarik ke arah perut secara terus menerus dan menggeretakkan gigi. 2008). Risiko keracunan timbal (Pb) pada sistem gastrointestinal Gejala awal muncul pada konsentrasi timbal dalam darah sekitar 80 μg/100 ml. Kemungkinan kerusakan miokardial harus diperhatikan. Jika kadar timbal dalam darah melebihi 100 μg/100 ml. Risiko keracunan timbal (Pb) pada sistem kardiovaskular Tahap akut keracunan timbal khususnya pada pasien yang menderita kolik. maka pasien tersebut akan mengalami hipotonia. tekanan darah akan naik. 6. sembelit dan diare (Sudarwin. 2008). bahkan hingga satu minggu (Sudarwin. 2008). 5. gangguan pencernaan. 2008). Jika gejala ini tidak segera ditangani. gangguan epigastrik setelah makan.4. atrial disritmia. gelombang T dan atau sudut QRS . logam tersebut juga dapat melewati placenta sehingga dapat menyebabkan kelainan pada janin berupa cacat pada bayi dan menimbulkan berat badan lahir rendah serta prematur. Temuan utama dari penelitian adalah takhikardia. Jika terjadi hal demikian. Risiko keracunan timbal (Pb) pada sistem reproduksi dan endokrin Efek reproduktif meliputi berkurangnya tingkat kesuburan bagi wanita maupun pria yang terkontaminasi timbal.

Merkuri juga digunakan dalam industri cat untuk mencegah pertumbuhan jamur sekaligus sebagai komponen pewarna. dkk. senyawa metil merkuri disiano diamida. 2007). 4) Bidang kedokteran. Bila dipanaskan sampai suhu 357°C. 2008). pengatur tekanan gas dan alat-alat listrik (Lestarisa. Tahap awal proses terjadinya kanker adanya kerusakan DNA yang menyebabkan peningkatan lesi genetik herediter yang menetap atau disebut mutasi. Hg akan menguap (Widaningrum. Risiko karsinogenik International Agency for Reseach on Center (IARC) menyatakan bahwa timbal anorganik dan senyawanya termasuk dalam grup 2B. Logam murninya berwarna keperakan. Timbal diperkirakan mempunyai sifat toksik pada gen sehingga dapat mempengaruhi terjadinya kerusakan DNA/mutasi gen dalam kultur sel mamalia. cairan tak berbau. Merkuri Deskripsi Merkuri sering juga disebut air raksa. seperti dalam industri khlor-alkali. Merkuri banyak digunakan sebagai fungisida. logam merkuri digunakan untuk mengikat dan memurnikan emas. 5) Peralatan fisika. Pemakaian bahan merkuri telah berkembang sangat luas dan digunakan dalam berbagai bidang. 3) Bidang pertambangan. Sedangkan dalam industri pulp dan kertas banyak digunakan senyawa FMA (fenil merkuri asetat) yang digunakan untuk mencegah pembentukan kapur pada pulp dan kertas basah selama proses penyimpanan. Contohnya dalam pertambangan emas. proliferensi sel yang membentuk nodul selanjutnya berkembang menjadi tumor ganas (Sudarwin. 1) Bidang perindustrian. Merkuri digunakan dalam termometer. Logam natrium tersebut dapat ditangkap oleh merkuri melalui proses elektrolisa dari larutan garam natrium klorida. barometer. 2010).7. metal merkuri siano. merkuri digunakan untuk menangkap logam natrium (Na). dan mengkilap. 2) Bidang pertanian. . metil merkuri asetat dan senyawa etil merkuri khorida. Patogenesis kanker otak akibat terpapar timbal adalah sebagai berikut: timbal masuk ke dalam darah melalui makanan dan akan tersimpan dalam organ tubuh yang mengakibatkan gangguan sintesis DNA. Logam merkuri digunakan untuk membentuk amalgram. kemungkinan menyebabkan kanker pada manusia. Contohnya. Logam merkuri digunakan untuk campuran penambal gigi. merkuri merupakan logam yang secara alami ada dan merupakan satu-satunya logam yang pada suhu kamar berwujud cair. 2.

membentuk satu dari sekian banyak elemen berbahaya. distribusi. intensitas dan jalur paparan serta bentuk merkuri sangat berpengaruh terhadap sistem yang dipengaruhi. Apabila semua komponen merkuri berada dalam jumlah yang cukup. Jangka waktu. maka akan beracun terhadap tubuh. dkk. Jepang pada tahun 1953. Karena berbahaya. sehingga aktivitas sel dapat terganggu (Widaningrum. Sifat-sifat membran dari dinding sel akan rusak karena pengikatan dengan merkuri. efek terhadap sistem kardiovaskuler merupakan efek sekunder. Keracunan akut oleh elemen merkuri yang terhisap mempunyai efek terhadap sistem pernafasan sedang garam merkuri yang tertelan akan berpengaruh terhadap SSP. 2007). Merkuri dapat berpengaruh terhadap tubuh karena dapat menghambat kerja enzim dan menyebabkan kerusakan sel. Pengaruh terhadap fisiologis Pengaruh toksisitas merkuri terutama pada Sistem Saluran Pencernaan (SSP) dan ginjal terutama akibat merkuri terakumulasi. penggantian bentuk merkuri dari satu bentuk ke bentuk lainnya selain gas biasanya sangat lambat. Mekanisme keracunan merkuri di dalam tubuh belum diketahui dengan jelas. karena dalam bentuk ini merkuri sangat mudah terakumulasi pada rantai makanan. dkk. . dan waktu retensinya (penyimpanan) di dalam tubuh. Sedangkan garam merkuri akan berpengaruh terhadap kerusakan ginjal. akumulasi atau pengumpulan. Organ utama yang terkena pada paparan kronik oleh elemen merkuri dan organomerkuri adalah SSP. Pengaruh merkuri terhadap kesehatan manusia dapat diurai sebagai berikut : 1. penggunaan fungisida alkyl merkuri dalam pembenihan tidak diizinkan di banyak negara (Widaningrum. Indonesia tahun 1996. 2007). masing-masing komponen merkuri mempunyai perbedaan karakteristik yang berbeda seperti daya racunnya. Kontaminasi serius juga pernah diukur di sungai Surabaya. Akibat kuatnya interaksi antara merkuri dan komponen tanah lainnya. Kerusakan tubuh yang disebabkan oleh merkuri pada umumnya bersifat permanen.Keracunan merkuri pertama sekali dilaporkan terjadi di Minamata. Proses methylisasi merkuri biasanya terjadi di alam pada kondisi terbatas.

buta dan gangguan menelan. 3.2. Pengaruh terhadap ginjal Apabila terjadi akumulasi pada ginjal yang diakibatkan oleh masuknya garam inorganik atau phenylmercury melalui SSP akan menyebabkan naiknya permiabilitas epitel tubulus sehingga akan menurunkan kemampuan fungsi ginjal (disfungsi ginjal). Pajanan melalui uap merkuri atau garam merkuri melalui saluran pernafasan juga mengakibatkan kegagalan ginjal karena terjadi proteinuria atau nephrotic syndrom dan tubular necrosis akut. cerebral palsy. pandangan kabur atau pendengaran hilang (ketulian). maka bayi yang dilahirkan mengalami gangguan kerusakan otak yaitu retardasi mental. 2010) . penciutan lapangan pandang. ataxia. (Lestarisa. microcephaly. tuli. Pengaruh terhadap pertumbuhan Terutama terhadap bayi dan ibu yang terpajan oleh metilmerkuri dari hasil studi membuktikan ada kaitan yang signifikan bayi yang dilahirkan dari ibu yang makan gandum yang diberi fungisida. Metil merkuri yang masuk ke dalam pencernaan akan memperlambat SSP yang mungkin tidak dirasakan pada pemajanan setelah beberapa bulan sebagai gejala pertama sering tidak spesifik seperti malas. 4. Pengaruh terhadap sistem syaraf Merkuri yang berpengaruh terhadap system syaraf merupakan akibat pemajanan uap elemen merkuri dan metil merkuri karena senyawa ini mampu menembus blood brain barrier dan dapat mengakibatkan kerusakan otak yang irreversible sehingga mengakibatkan kelumpuhan permanen.

Kadmium dan bentuk garamnya banyak digunakan pada beberapa jenis pabrik untuk proses produksinya. Bahaya Sekitar 5% dari diet kadmium. Kadmium dalam tubuh terakumulasi dalam hati dan ginjal terutama terikat sebagai metalotionein. tetapi angka tertinggi (1700 ppm) dijumpai pada permukaan sampel tanah yang diambil di dekat pertambangan biji seng (Zn). hidroksil. Logam berat ini bergabung bersama timbal dan merkuri sebagai the big three heavy metal yang memiliki tingkat bahaya tertinggi pada kesehatan manusia. 2007). Waktu paruh kadmium 30 tahun dan dapat terakumulasi pada ginjal. gelas. sehingga ginjal mengalami disfungsi (Widaningrum. di mana Cd terikat dalam gugus sulfhidril (-SH) dalam enzim seperti karboksil sisteinil. Kadmium asetat banyak digunakan pada proses industri porselen dan keramik (Sudarwin. Sebagian besar Cd masuk melalui saluran pencernaan. lunak dengan warna kebiruan. diabsorpsi dalam tubuh. foto-konduktor. Kadmium lebih mudah diakumulasi oleh tanaman dibandingkan dengan ion logam berat lainnya seperti timbal.3. Dalam industri pertambangan Pb dan Zn. Bentuk garam Cd banyak digunakan dalam proses fotografi. Jumlah normal kadmium di tanah berada di bawah 1 ppm. hanya sejumlah kecil berasal dari air minum dan polusi udara (Widaningrum. Kadmium (Cd) Deskripsi Kadmium adalah suatu logam putih. Keberadaan kadmium di alam berhubungan erat dengan hadirnya logam Pb dan Zn. 2007). histidil. dan fosforus. proses pemurniannya akan selalu memperoleh hasil samping kadmium yang terbuang dalam lingkungan. dkk. begitu juga pabrik yang membuat Ni-Cd baterai. 2008). konsumsi per minggu yang ditoleransikan bagi manusia adalah 400-500 gram/orang atau 7 mg/kg berat badan. Industri pelapisan logam adalah pabrik yang paling banyak menggunakan kadmium murni sebagai pelapis. dan campuran perak. mudah dibentuk. Kadmium yang terdapat dalam tubuh manusia sebagian besar diperoleh melalui makanan dan tembakau. Kadmium masuk ke dalam tubuh manusia terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi (Adrianto. produksi foto-elektrik. Titik didih relatif rendah (767ºC) membuatnya mudah terbakar. dan fosfatil dari protein dan purin. membentuk asap kadmium oksida. Menurut badan dunia FAO/WHO. Metalotionein mengandung unsur sistein. dkk. Kemungkinan besar . tetapi keluar lagi melalui feses sekitar 3–4 minggu kemudian dan sebagian kecil dikeluarkan melalui urin. 2002).

Plasma enzim yang diketahui dihambat Cd adalah aktivitas dari enzim alfaantitripsin. glikosuria dan aminoasiduria disertai dengan penurunan laju filtrasi glomerulus ginjal. akan terjadi empisema atau gangguan paru–paru dapat jelas terlihat (Kusnoputranto. asam askorbat. piridoksin. Kadmium lebih beracun apabila terhisap melalui saluran pernafasan daripada melalui saluran pencernaan. yang interaksinya bersifat antagonisme. 2002). Kasus keracunan Cd kronis juga menyebabkan gangguan kardiovaskular dan hipertensi. Gejala hipertensi ini tidak selalu dijumpai pada kasus keracunan kronis Cd. terutama kadmium oksida (CdO). kadmium dapat menyebabkan terjadinya gejala osteomalasea karena terjadi interferensi daya keseimbangan kandungan kalsium dan fosfat dalam ginjal (Sudarwin. Beberapa unsur nutrisi yang berpengaruh terhadap hadirnya Cd dalam tubuh adalah seng.pengaruh toksisitas Cd disebabkan oleh interaksi antara Cd dan protein tersebut. . Kebanyakan toksisitas Cd terjadi karena adanya defisiensi unsur tersebut di atas yang mengakibatkan meningkatnya absorpsi Cd. Organ yang kritis (tempat gangguan fungsional dini) adalah ginjal. Kadmium dapat menyebabkan nefrotoksisitas (toksis ginjal) yaitu gejala proteinuria. korban akan mengeluh gangguan saluran pernafasan. sehingga menimbulkan hambatan terhadap aktivitas kerja enzim dalam tubuh (Sudarwin. sedangkan intake yang tinggi dari unsur nutrisi esensial mengakibatkan berkurangnya efek toksisitas Cd. Kematian disebabkan karena terjadinya udema paru. 2008). kepala pusing dan sakit pinggang. muntah. tembaga. Selain itu. Pada umumnya rendahnya intake unsur nutrisi esensial mengakibatkan bertambah parahnya toksisitas Cd. Berbagai organ tubuh dapat terpengaruh setelah paparan jangka panjang terhadap kadmium. Apabila pasien tetap bertahan hidup. besi. nausea. Keracunan kronis terjadi bila inhalasi Cd dosis kecil dalam waktu lama dan gejalanya juga berjalan kronis. dan protein. Hal tersebut terjadi karena tingginya afinitas jaringan ginjal terhadap kadmium. 1996). Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada hubungannya antara absorpsi Cd dengan cadangan Fe dalam tubuh (Andrianto. Beberapa jam setelah mengisap. kalsium. Kasus keracunan akut kadmium kebanyakan dari mengisap debu dan asap kadmium. 2008). 2008). Terjadinya defisiensi enzim ini dapat menyebabkan emfisema dari paru dan hal ini merupakan salah satu gejala gangguan paru karena toksisitas Cd (Sudarwin.

05 mg/kg berat badan) (Widaningrum. Namun demikian. tembaga merupakan konstituen yang harus ada dalam makanan manusia dan dibutuhkan oleh tubuh (Acceptance Daily Intake/ADI = 0. 2007). Tembaga (Cu) Tembaga (Cu) adalah logam merah muda yang lunak. 2001). Beberapa industri seperti pewarnaan. 2007). . dan liat yang melebur pada suhu 10830C. Logam Cu dibutuhkan sebagai unsur yang berperan dalam pembentukan enzim oksidatif dan pembentukan kompleks Cu-protein yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. Konsentrasi normal komponen ini di tanah berkisar 20 ppm dengan tingkat mobilitas sangat lambat karena ikatan yang sangat kuat dengan material organik dan mineral tanah liat (Widaningrum. Perpindahan Cu dengan konsentrasi relatif tinggi dari lapisan tanah bumi ditentukan oleh cuaca. Kondisi tanah yang asam akan meningkatkan kelarutan Cu.1 ppm. Akan tetapi asupan dalam jumlah yang besar pada tubuh manusia dapat menyebabkan gejala-gejala yang akut (Widaningrum. 2009). Pada kadar ini tidak terjadi akumulasi pada tubuh manusia normal. Kegunaan Cemaran logam tembaga pada bahan pangan pada awalnya terjadi karena penggunaan pupuk dan pestisida secara berlebihan. pembuluh darah dan myelin (Darmono. minyak. Bersifat racun bagi domba pada konsentrasi di atas 20 ppm. timah putih dan seng (Zn) (Panjaitan. jumlah bahan organik di tanah dan pH.4. Konsentrasi yang aman bagi air minum manusia tidak lebih dari 1 ppm. Meskipun demikian. pengairan. kertas. tidak larut dalam asam klorida dan asam sulfat encer. proses pembentukan tanah. dkk. potensial reduksi oksidasi. 2007). kadmium (Cd). sedangkan pada kondisi basa Cu cenderung dipresipitasi oleh tanah sehingga akan terlarut dan terbawa air yang mengakibatkan defisiensi Cu pada tanaman (Panjaitan. Logam ini banyak digunakan pada pabrik yang memproduksi alat-alat listrik. 2007). dapat ditempa. pengaruh proses pengolahan akan dapat mempengaruhi status keberadaan tembaga tersebut dalam bahan pangan. industri pelapisan melepaskan sejumlah tembaga yang tidak diharapkan (Widaningrum. gelas dan zat warna yang biasanya bercampur dengan logam lain sebagai alloy dengan perak (Ag). dkk. dkk. Tembaga (Cu) bersifat racun terhadap semua tumbuhan pada konsentrasi larutan di atas 0. kolagen. 2009). Secara biologis Cu tersedia dalam bentuk Cu+ atau Cu2+ dalam garam inorganik dan kompleks inorganik. dkk. Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan RI telah menetapkan batas maksimum cemaran logam berat tembaga pada sayuran segar yaitu 50 ppm.

konvulsi. shock. Darah selanjutnya akan membawa tembaga ke dalam hati (tempat penyimpanan tembaga yang paling besar dalam tubuh manusia). koma. Dalam dosis rendah dapat menimbulkan rasa kesat. dan dapat menyebabkan penderita meninggal. 2008). Pada manusia dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gejala ginjal. muntaber. tembaga yang ada ikut terserap oleh darah. Pada saat proses penyerapan bahan makanan yang telah diolah di lambung. kemudian tembaga dikirim dalam kandung empedu dan dikeluarkan kembali ke usus untuk selanjutnya dibuang melalui feses. hati.Bahaya Setiap studi toksikologi yang pernah dilakukan terhadap penderita keracunan tembaga hampir semuanya meninjau metabolisme tembaga yang masuk ke dalam tubuh secara oral. pusing. dan korosi pada pipa. warna. sambungan dan peralatan dapur (Andaka. lemah. anemia. . kram.

(serial online) (cited: November 2011.halalguide. Medan : Fakultas Kesehatan Masyarakat USU. 2011. 22). Ganjar. Jurnal Teknologi. Penggunaan Bahan Pewarna Makanan.cdc. Penurunan Kadar Tembaga pada Limbah Cair Industri Kerajinan Perak dengan Presipitasi Menggunakan Natrium Hidroksida. Jakarta : Penerbit PT. Rhodamine B Ditemukan Pada Makanan dan Minuman di Makassar.com/makanan-dan-gizi/310-zat-berbahayadalam-makanan Anonim b.usu.info/content/view/778/ Anonim. Efek Bahan Kimia yang Berbahaya Bagi Tubuh Manusia. Fardiaz. (serial online) (cited: November 2011. Yogyakarta: Global Pustaka Utama. Bab II. Anonim. Makasar : Republika. 2007. Bahan Tambahan Pada Makanan. Anonim.gov/toxprofiles/tp1-c1-b. 22).org/wiki/Potassium_alum Anonim c. Zat Berbahaya dalam Makanan. Audit Lingkungan. 2011).com/tag/kuning-metanil Anonim a. Available from: http://www.DAFTAR PUSTAKA Andaka. (cited Nov 20. Genewa: Enviromental Health Criteria 130. Available from: http://www. (serial online) (cited: November 2011. R. 2009. 22). 2011. Available from: http://en.medianusantara.pdf Anonim. 22). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Femelia. Andrianto. 2006.smallcrab. T. W. 22). 2008. Available at : http://www. Analisa Penggunaan Zat Warna Pada Keripik Balado yang Diproduksi di Kecamatan Payakumbuh Barat Tahun 2009. 2008. Fessenden.wikipedia. (serial online) (cited : November 2011. 1984.. 2001. 1992.petra. (serial online) (cited: November 2011.pdf Cahyadi. Analisis dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Public Health Statement Aldrin and Dieldrin. Fessenden. Available from: http://digilib. Anonim. 22). Kimia Organik II. World Health Organization. Jakarta: Universitas Indonesia. W. Darmono. Available from: http://www. (serial online) (cited: November 2011.id/bitstream/123456789/28393/3/Chapter%20II. 2002.atsdr. Bumi Aksara. Vol 1 No 2. Available from: http://repository.ac.ac. Potassium Alum. Endrin. Jakarta : Penerbit Erlangga.id/ pewarna_sintesis-appendices.pdf Anonim. 1992. 2009. Lingkungan Hidup Dan Pencemaran. 2011. 2006. S. Mikrobiologi Pangan 1. J dan J. 2002. . Hal 127-134.S.

Diklat Pengelolaan Limbah B-3. 2004. 13 – 17 Mei 2002. Saenong. 2004.. Resistance Management-Pesticide Rotation. Inc. Sumatera Utara: Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. Z. Agriculture. K. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Kimia Lingkungan. F. Konsep Ekotoksikologi Limbah B-3 dan Kesehatan. Metoda Pengendalian Hama. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penentuan Tingkat Pencemaran Logam Berat dengan Analisis Rambut. Ontario: Ministry of Olson. Belmont: Wadsworth/Thomson Learning. Saeni. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Poisoning and Drug Overdosis 4th Edition. Pohan. Tesis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keracunan Merkuri pada Penambangan Emas Tanpa Izin di Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. 2009. 2011. Miller.T. F. Serpong. The Internet Journal of Toxicology. Medicines Complite. Vol 2 No 2. Beberapa Senyawa Pestisida Berbahaya. USA: Appleton and Lange. Murphy. Lee T. Sci B..Hidayat. Bandung: Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan. Institut Teknologi Bandung. 1996. USA : Merck & Co. Orginawati. Trilianty.R. Universitas Sumatera Utara: Medan Departemen Fisika FMIPA. 2005. M. K. Lestarisa. G. G. N. 2002. G.A. dan Counsel. Program Pasca Sarjana Universitas Diponogoro Semarang. H. Marcell. Jakarta: Dirjen Dikti. . Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Proyek Pengembangan Sistem dan Standar Pengelolaan SMK Direktorat Pendidikan Mengengah Kejuruan. N. M.H. Akumulasi Logam Berat Tembaga (Cu) dan Timbal (Pb) pada Pohon Avicennia marina di Hutan Mangrove. D. 2005. Melky.Y. The Merck Index. 1997. Food and Rural Affairs. 2010. Living in The Enviroment 12th Edition. Dieldrin. 2001. Kusnoputranto. 2009. Toksikologi Lingkungan. Pestisida dan Pencemarannya. A. The Food From Hell : Food Colouring. Skripsi Analisis Pencemaran Logam Berat pada Air Sumur Bor dengan Metode Spektrofotometri untuk dapat Digunakan sebagai Air Minum di Kecamatan Medan-Belawan.. 2009. Purba. Abidin. IPB Bogor. Panjaitan.. 2002.S. 2007. Sulawesi Selatan: Prosiding Seminar Ilmiah dan Pertemuan Tahunan PEI dan PFI XVIII. S. Fakulatas Pertanian : Universitas Sumatera Utara Medan.

Fish Sampling and Analysis 3rd. Manfaat dan Bahaya Bahan Tambahan Pangan. Miskiyah. Bogor: Himpunan Alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Washington: EPA 823-B-00-007 Widaningrum. N. Yogyakarta : Penerbit Andi. Syah. Analisis Rhodamin B dan Metanil Yellow Dalam Minuman Jajanan Anak SD dengan Kromatografi Lapis Tipis. 2006. Wirasto.Sudarwin. 2000. Guidance For Assesing Chemical Contaminant Data For Use In Fish Advisord Volume I. S. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian. 2008. D. Supriharyono. 2007. Sugiyatmi. Bahaya Kontaminasi Logam Berat dalam Sayuran dan Alternatif Pencegahan Cemarannya. 2008. Tesis Analisis Spesial Pencemaran Logam Berat (Pb dan Cd) pada Sedimen Aliran Sungai dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Jatibarang Semarang. Semarang: Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang. Pelestarian dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Pesisir Tropis. Semarang : Program Pasca Sarjana Universitas Diponogoro. Surakarta: Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Awas Bahaya Dibalik Lezatnya Makanan. Jakarta: Gramedia Pustaka. Analisis Faktor-Faktor Risiko Pencemaran Bahan Toksik Boraks dan Pewarna pada Makanan Jajanan Tradisional yang Dijual di Pasar-Pasar Kota Semarang Tahun 2006. 2005. Yuliarti. . 2000. Suismono. US EPA. 2007.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->