BUDAYA MUSIK DAN TARI MELAYU SUMATERA UTARA

Muhammad Takari Heristina Dewi

2008

i

usu. 24 cm Bibliografi ISBN: 979-458-375-8 1. Publishing & Printing Gedung F Jl. 9. Heristina II. ISBN: 979 458 375 8 Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Takari. 224 p. Universitas No. Indonesia Telp.id Terbitan Pertama 2008 © USU Press 2008 Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dewi.USU Press Art Design. 2008. . xii. Indonesia ii . 061-8213737. – Medan: USU Press. . merekam sebagian atau seluruh bagian buku ini dalam bahasa atau bentuk apapun tanpa izin tertulis dari penerbit. menyalin. dilarang memperbanyak. Kampus USU Medan. Judul Dicetak di Medan. ilus.ac.47598122 ddc22 I. Fax 061-8213737 Kunjungi kami di: http://usupress. Muhammad Budaya musik dan tari melayu Sumatera Utara / Muhammad Takari [dan] Heristina Dewi. Kebudayaan – Melayu 306.

iii .

iv .

strukturalisme. mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah Yang Maha Kuasa. Namun karena sulitnya mengumpulkan materi-materi yang akan dijangkau. Adapun materi dalam buku ini memuat tentang keberadaan seni pertunjukan (musik dan tari) dalam kebudayaan Melayu Sumatera Utara. menjadi negara-negara bangsa. dan seterusnya. Kemudian pengaruh Hindu-Budha sejak abad pertama sampai ketiga belas. Buku ini juga disertai dengan pendekatan-pendekatan ilmiah dalam mengkaji seni pertunjukan Melayu Sumatera Utara. baik yang datang dari dalam berupa inovasi dan yang datang v . karena atas berkah dan karunia-Nya. Disusul Islam yang menjadi asas terdalam pada kebudayaan Melayu Sumatera Utara. adalah terkonsentrasi di bidang etnomusikologi. weighted scale. Semua unsur ini. juga materi yang dikaji di bidang kesenian Melayu meliputi seni-seni: musik dan tari baik yang tradisional maupun kontemporer dan populer. sekitar tahun 2000 yang lalu. kami dapat menyelesaikan penulisan buku ini pada tahun 2008. difusi. Oleh karenanya latar belakang keilmuan ini. Sementara pengaruh Eropa dimulai sejak awal abad keenam belas sampai akhirnya orang Melayu merdeka di paruh kedua abad kedua puluh. hidup dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. sangat mewarnai apa yang kami tulis dalam buku ini. pengkajian seni. fungsionalisme. yakni begitu ekstensif dan luasnya bahan yang mesti dicapai. Adapun inti utama buku ini adalah mendeskripsikan keberadaan seni musik dan tari Melayu Sumatera Utara. baik di strata satu dan dua. Selain itu kajian ini menggunakan pendekatan berbagai disiplin ilmu (terutama etnomusikologi dan antropologi). Adapun cita-cita menulis buku ini. Teori-teori tersebut lazim digunakan dalam mengkaji seni pertunjukan. telah lama kami canangkan. dengan berbagai teori seperti: semiotika. Sementara latar belakang keilmuan kami pun. dan antropologi. buku ini juga akan mengkaitkannya dalam konteks Dunia Melayu Dunia Islam. Dalam realitasnya. Kemudian juga dibahas bagaimana kedudukan budaya dan kesenian dalam konsep peradaban Islam. Walaupun mengkhususkan perhatian pada kebudayaan Melayu Sumatera Utara. Masa animisme dan dinamisme dilalui dari awal adanya orang Melayu sampai datangnya Hindu-Budha di abad pertama Masehi. historis. seni pertunjukan Melayu Sumatera Utara.KATA PENGANTAR T erlebih dahulu kami sebagai penulis buku Budaya Musik dan Tari Melayu Sumatera Utara.

berupa akulturasi. gubang. dimensi waktu terdiri dari rentak: senandung. lagu dua. menyatu dalam kebudayaan masyarakat Melayu. zapin. lagu dua. Yang menonjol adalah Tari Serampang Dua Belas dan genre ronggeng. Medan. mak inang. dan seterusnya. Untuk itu kami mohon kritik dan saran untuk menyempurnakan buku ini di masamasa yang akan datang. seperti sistem anhemitonik pentatonik. Secara umum. Tentu saja buku ini bagaikan tak ada gading yang tak retak. Tim Penulis Muhammad Takari Heristina Dewi vi . zapin. patam-patam. Dua jenis tarian ini begitu menonjol di Sumatera Utara. Dimensi ruangnya merupakan adunan dari berbagai unsur dalam dan luar.dari luar. Musik Melayu Sumatera Utara didukung oleh penggunaan alat-alat musik yang memiliki fungsi estetika tersendiri disertai dengan klasifikasinya. dan sejenisnya. mak inang. Tari Melayu Sumatera Utara. sama seperti musiknya. Juni 2008 Wassalam. karena fungsinya sebagai integrasi sosial masyarakat rumpun Melayu yang heterogen. patam-patam (silat). terdiri dari ragam tari: senandung. dan sejenisnya. ekuadistan tujuh nada. interval mikrotonal. gubang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful