OLEH : Nama Tingkat : Maulidia : II.

A

Dosen Pembimbing : Ari Yulianto

\

yang mana telah menciptakan kita dan juga yang menciptakan langit dan bumi. yang tidak habis ditulis sekalipun batang pohon di alam ini dijadikan pena dan air laut sebagai tintanya. Pembimbing dan teman-teman yang telah membantu. atas izin Allah SWT. Wassalamu‟alaikum warohmatullahi wabarokatuh Palembang.saya dapat menyusun makalah yang membahas “Tokoh Muhammadiyah ”. Desember 2011 Penyusun .KATA PENGANTAR Assalamu‟alaikum warohmatullahi wabarokatuh Segala puji dan bagi Allah SWT. Alhamdulillah. Saya menyadari bahwa makalah ini tentu masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu dengan hati terbuka saya menerima segala kritik dan saran yang sifatnya membangun demi terciptanya makalah yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi kita semua. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan informasi mengenai muhammadiyah.Dalam penyelesaian makalah ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT.

... 1....................................... KH...... DAFTAR PUSTAKA .......... BAB 1 PENDAHULUAN ..... KH.................................................................................................................................................................................................... DAFTAR ISI ......................................................... 2................................. Ahmad Dahlan ......................................... 1............................................................................................. Ibrahim ................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................................................................2............................................................... Tokoh – tokoh Muhammadiyah .........................................................1....................................... Manfaat ................................................ Latar belakang ........ 3....................................................................... I II 1 1 1 1 2 BAB 2 PEMBAHASAN ............ 1................ BAB 3 PENUTUP ........................................................ Prof Dr H Amien Rais ............................ ................ Tujuan ............... 1............3................................................................ Amal Usaha Muhammdiyah ......

tokoh Muhammadiyah .Profil tokoh muhammadiyah . 1. Yaitu “da”wah islam amar ma‟ruf Nahi munkar” yang ditujukan pada dua bidang : perorangan dan masyarakat.BAB I PENDAHULUAN 1.tokoh. . .3 Manfaat Mahasiawa mampu mengetahui profil tentang bagaimana perjalanan dan perkembangan muhammdiyah. .1 Latar Belakang Muhammadiyah adalah suatu persyarikatan yang merupakan “ Gerakan Islam”.2 Tujuan Untuk lebih mengetahui .Amal usaha muhammadiyah 1.

Dr. M. Dr. Hamka (Ualama Sastrawan .Budayawan Idealis) Kiai Haji Muhammad Yunus Anis (Tokoh Pragmatis Ideologis) Kiai Haji Ahmad Badawi (Tokoh Pragmatis Visioner) Kiai Haji Faqih Usman (Tokoh Pragmatis Moderat) Kiai Haji Abdur Rozak Fachruddin (Mubaligh Visioner Bersahaja) Haji Djarnawi Hadikusumo (Tokoh Visioner-Aksioner) Haji Sudarsono Prodjokusumo (Tokoh Perguruan Muhammadiyah) Haji Mohammad Djinar Tamimy (Tokoh Ideolog Muhammadiyah) Kiai Haji Ahmad Azhar Basyir. A (Tokoh Intelektual Reformis) Prof. Haji Muhammad Amien Rais. M. Dr.M.Tokoh-Tokoh Muhammadiyah Kiai Haji Ahmad Dahlan ( Penggagas Muhammadiyah) Kiai Haji Ibrahim ( Tokoh Pragmatis Progresif) Haji Muhammad Syudja' ( Tokoh PKO dan Organisasi Haji) Hai Fakhruddin (Tokoh Mubaligh dan Penerbitan) Kiai Haji Hisyam (Tokoh Aksioner Edukatif) Kiai Raden Haji Hadjid ( Tokoh Ulama Tarjih dan Pandu Muhammadiyah) Kiai Haji Mas Mansur (Tokoh Revolusioner Progresif) Ki Bagus Hadikusumo (Tokoh Pragmatis Revolusioner) Buya Haji Ahmad Rasyid Sutan Mansur ( Tokoh Pragmatis Ideologis) Prof. A (Tokoh Intelektual Humanis) . Haji Ahmad Syafii Maarif (Tokoh Intelektual Humanis Egaliter) Prof. Dr. A (Tokoh Ulama Intelektual) Prof. Haji Muhammad Sirajuddin Syamsuddin.

maka Dahlan berpikir bahwa setiap orang harus mencari bekal untuk kehidupan akhirat itu dengan memperbanyak ibadah. selalu mendapat nama baru sebagai pengganti nama kecilnya).H. Dengan demikian. yaitu KH. surga. seorang wali besar dan terkemuka diantara Wali Songo. 1968: 6). Muhammad Darwisy dilahirkan dari kedua orang tua yang dikenal sangat alim. Sepulang dari Makkah. Ahmad Dahlan adalah seorang yang sangat hati-hati dalam kehidupan sehari-harinya.1922) Andai saja pada tahun 1868 tidak lahir seorang bayi bernama Muhammad Darwisy (ada literatur yang menulis nama Darwisy saja).H. sungguh di depanmu ada bahaya besar dan peristiwa-peristiwa yang akan mengejutkan engkau. dan tinggalkanlah lainnya (diterjemahkan oleh Djarnawi Hadikusumo) Dari pesan itu tersirat sebuah semangat dan keyakinan yang besar tentang kehidupan akhirat. Demikian matarantai silsilah itu: Muhammad Darwisy adalah putra K. Kampung Kauman di sebelah barat Alun-alun Utara Yogyakarta itu boleh dibilang tak memiliki keistimewaan lain. Ibrahim. hisab. renungkanlah yang terdekat kepadamu. Muhammad Sulaiman bin Kiyai Murtadla bin Kiyai Ilyas bin Demang Djurung Djuru Kapindo bin Demang Djurung Djuru Sapisan bin Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Jatinom) bin Maulana Muhammad Fadlullah (Prapen) bin Maulana „Ainul Yaqin bin Maulana Ishaq bin Maulana Malik Ibrahim (Yunus Salam. Dan untuk mencapai kehidupan akhirat yang baik. iapun diangkat menjadi Khatib Amin di lingkungan Kesultanan Yogyakarta. menyiarkan dan membela agama Allah.KH Ahmad Dahlan (Ketua 1912 . ia kembali ke kampungnya. ia menikah dengan Siti Walidah. amal saleh. coba engkau bayangkan seolah-olah engkau berada seorang diri bersama Allah. Pada usia 20 tahun (1888). Wahai Dahlan. Abu Bakar bin K. Mungkin engkau mampu melewatinya dengan selamat. tetapi mungkin juga engkau akan binasa karenanya. Hoofd Penghulu Yogyakarta). Muhammad Darwisy merupakan anak keempat dari tujuh saudara yang lima diantaranya perempuan. Pada tahun 1902-1904. kecuali adik bungsunya. ia menunaikan ibadah haji untuk kedua kalinya yang dilanjutkan dengan memperdalam ilmu agama kepada beberapa guru di Makkah. dan berganti nama Haji Ahmad Dahlan (suatu kebiasaan dari orang-orang Indonesia yang pulang haji. pengadilan. yang pasti harus engkau lewati. Dan dari sekalian yang engkau hadapi itu. dan neraka. Abu Bakar (Imam Khatib Mesjid Besar Kesultanan Yogyakarta) dan Nyai Abu Bakar (puteri H. selain sebagai sebuah pemukiman di sekitar Masjid Besar Yogyakarta. Tak ada yang menampik silsilah Muhammad Darwisy sebagai keturunan keduabelas dari Maulana Malik Ibrahim. sedangkan engkau menghadapi kematian. serta dikenal pula sebagai pelopor pertama penyebaran dan pengembangan Islam di Tanah Jawa (Kutojo dan Safwan. serta memimpin ummat ke jalan yang benar dan membimbing mereka pada amal dan perjuangan menegakkan kalimah Allah. 1991). Sepulangnya dari Makkah ini. . Ada sebuah nasehat yang ditulisnya dalam bahasa Arab untuk dirinya sendiri: “Wahai Dahlan.

Ahmad Dahlan menganjurkan adanya jama‟ah dan perkumpulan untuk mengadakan pengajian dan menjalankan kepentingan Islam. Dahlan sadar bahwa kewajiban itu tidak mungkin dilaksanakan seorang diri. Ia merasa bertanggung jawab untuk membangunkan. Gagasan pendirian Muhammadiyah oleh Ahmad Dahlan ini juga mendapatkan resistensi. Ia ingin mengajak ummat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan Al-Qur‟an dan Al-Hadis. Ta’ruf bima kanu wal-Fajri. Pada tahun 1912. Syahratul Mubtadi (Kutojo dan Safwan. karena ia sendiri diizinkan oleh pemerintah kolonial untuk mengajarkan agama Islam di kedua sekolah tersebut. Wal-Ashri. tetapi harus dilaksanakan oleh beberapa orang yang diatur secara seksama. karena sudah meniru-niru bangsa Belanda yang Kristen dan macam-macam tuduhan lain. Ada yang menuduhnya kiai palsu. Dalam kongres tersebut. baik dari keluarga maupun dari masyarakat sekitarnya. yang di antaranya ialah Ikhwanul Muslimin. 1991: 33). Kesadaran seperti itulah yang menyebabkan Dahlan sangat merasakan kemunduran ummat Islam di tanah air. Taqwimuddin. Ta’awanu alal birri. Khayatul Qulub. tuduhan dan hasutan datang bertubi-tubi kepadanya. Hambudi-Suci.untuk mencari bekal mencapai kehidupan akhirat yang baik harus mempunyai kesadaran kolektif. Namun rintangan-rintangan tersebut dihadapinya dengan sabar. Strategi yang dipilihnya untuk mempercepat dan memperluas gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah ialah dengan mendidik para calon pamongpraja (calon pejabat) yang belajar di OSVIA Magelang dan para calon guru yang belajar di Kweekschool Jetis Yogyakarta. Kongres ini diselenggarakan oleh Sarikat Islam (SI) guna mencari aksi baru untuk konsolidasi persatuan ummat Islam. Ahmad Dahlan mendirikan organisasi Muhammadiyah untuk melaksanakan cita-cita pembaharuan Islam di bumi Nusantara. Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam. menggerakkan dan memajukan mereka. Bahkan ada pula orang yang hendak membunuhnya. Dewan Islam. Perkumpulan ini berdiri pada tanggal 18 Nopember 1912. Sejak awal Dahlan telah menetapkan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik tetapi bersifat sosial dan bergerak di bidang pendidikan. Berbagai fitnahan. Hal ini merisaukan hatinya. Thaharatul-Aba. Perkumpulanperkumpulan dan Jamaah-jamaah ini mendapat bimbingan dari Muhammadiyah. Jamiyatul Muslimin. Ia dituduh hendak mendirikan agama baru yang menyalahi agama Islam. artinya bahwa upaya-upaya tersebut harus diserukan (dakwah) kepada seluruh ummat manusia melalui upaya-upaya yang sistematis dan kolektif. Dalam bulan Oktober 1922. Muhammadiyah dan Al-Irsyad (perkumpulan golongan Arab yang berhaluan maju di bawah pimpinan Syeikh Ahmad Syurkati) terlibat perdebatan yang tajam dengan kaum Islam ortodoks dari Surabaya dan . Keteguhan hatinya untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan pembaharuan Islam di tanah air bisa mengatasi semua rintangan Di dalam kota Yogyakarta sendiri. Thaharatul Qulub. Kerjasama antara beberapa orang itu tidak mungkin tanpa organisasi. Ahmad Dahlan memimpin delegasi Muhammadiyah dalam kongres Al-Islam di Cirebon. Cahaya Muda. Priya Utama.

Sebagai seorang demokrat dalam melaksanakan aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah. Atas jasa-jasa K. Wahai Dahlan. amal saleh. yang pasti harus engkau lewati. hisab. dengan dasar iman dan Islam. Ajaran yang menuntut kemajuan. serta memimpin ummat ke jalan yang benar dan . Muhammadiyah bagian wanita (Aisyiyah) telah mempelopori kebangkitan wanita Indonesia untuk mengecap pendidikan dan berfungsi sosial. dan beramal bagi masyarakat dan ummat. Mungkin engkau mampu melewatinya dengan selamat. Dan untuk mencapai kehidupan akhirat yang baik. 2. sungguh di depanmu ada bahaya besar dan peristiwa-peristiwa yang akan mengejutkan engkau. Dengan organisasinya. menyiarkan dan membela agama Allah. maka Dahlan berpikir bahwa setiap orang harus mencari bekal untuk kehidupan akhirat itu dengan memperbanyak ibadah. Konsep Pemikirannya Sepulang dari Makkah. 4. Ahmad Dahlan adalah seorang yang sangat hati-hati dalam kehidupan sehari-harinya.H. coba engkau bayangkan seolah-olah engkau berada seorang diri bersama Allah. surga. dengan jiwa ajaran Islam. maka Pemerintah Republik Indonesia menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional dengan surat Keputusan Presiden no. renungkanlah yang terdekat kepadamu. Dan dari sekalian yang engkau hadapi itu. K. dan neraka. tetapi mungkin juga engkau akan binasa karenanya. Ada sebuah nasehat yang ditulisnya dalam bahasa Arab untuk dirinya sendiri: “Wahai Dahlan. 657 tahun 1961. yang saat itu dipakai istilah Algemeene Vergadering (persidangan umum). telah banyak memberikan ajaran Islam yang murni kepada bangsanya.H. Dasar-dasar penetapan itu ialah sebagai berikut : 1. Dahlan memfasilitasi para anggota Muhammadiyah untuk proses evaluasi kerja dan pemilihan pemimpin dalam Muhammadiyah. Dengan organisasinya.Kudus. Ahmad Dahlan dalam mem-bangkitkan kesadaran bangsa ini melalui pembaharuan Islam dan pendidikan. Muhammadiyah telah mempelopori amal usaha sosial dan pendidikan yang amat diperlukan bagi kebangkitan dan kemajuan bangsa. telah diselenggarakan duabelas kali pertemuan anggota (sekali dalam setahun). dan tinggalkanlah lainnya (diterjemahkan oleh Djarnawi Hadikusumo) Dari pesan itu tersirat sebuah semangat dan keyakinan yang besar tentang kehidupan akhirat. kecerdasan. Ahmad Dahlan telah memelopori kebangkitan ummat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat. Muhammadiyah dipersalahkan menyerang aliran yang telah mapan (tradisionaliskonservatif) dan dianggap membangun mazhab baru di luar mazhab empat yang telah ada dan mapan. Selama hidupnya dalam aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah. ia menikah dengan Siti Walidah. setingkat dengan kaum pria. sedangkan engkau menghadapi kematian. pengadilan. 3. Dengan organisasi Muhammadiyah yang didirikannya.

Ia ingin mengajak ummat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan Al-Qur‟an dan Al-Hadis. Ta’awanu alal birri. Thaharatul-Aba. Perkumpulanperkumpulan dan Jamaah-jamaah ini mendapat bimbingan dari Muhammadiyah. Syahratul Mubtadi (Kutojo dan Safwan. Dengan demikian. Namun rintangan-rintangan tersebut dihadapinya dengan sabar. Hambudi-Suci. Khayatul Qulub. Ta’ruf bima kanu wal-Fajri. Priya Utama. Taqwimuddin.membimbing mereka pada amal dan perjuangan menegakkan kalimah Allah. Jamiyatul Muslimin. Sejak awal Dahlan telah menetapkan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik tetapi bersifat sosial dan bergerak di bidang pendidikan. baik dari keluarga maupun dari masyarakat sekitarnya. Dewan Islam. Keteguhan hatinya untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan pembaharuan Islam di tanah air bisa mengatasi semua rintangan Di dalam kota Yogyakarta sendiri. Ahmad Dahlan menganjurkan adanya jama‟ah dan perkumpulan untuk mengadakan pengajian dan menjalankan kepentingan Islam. Thaharatul Qulub. Bahkan ada pula orang yang hendak membunuhnya. 1991: 33). . karena ia sendiri diizinkan oleh pemerintah kolonial untuk mengajarkan agama Islam di kedua sekolah tersebut. Gagasan pendirian Muhammadiyah oleh Ahmad Dahlan ini juga mendapatkan resistensi. yang di antaranya ialah Ikhwanul Muslimin. karena sudah meniru-niru bangsa Belanda yang Kristen dan macam-macam tuduhan lain. artinya bahwa upaya-upaya tersebut harus diserukan (dakwah) kepada seluruh ummat manusia melalui upaya-upaya yang sistematis dan kolektif. Pada tahun 1912. Perkumpulan ini berdiri pada tanggal 18 Nopember 1912. Berbagai fitnahan. Ahmad Dahlan mendirikan organisasi Muhammadiyah untuk melaksanakan cita-cita pembaharuan Islam di bumi Nusantara. Gerakan yang menjadi perubahan Strategi yang dipilihnya untuk mempercepat dan memperluas gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah ialah dengan mendidik para calon pamongpraja (calon pejabat) yang belajar di OSVIA Magelang dan para calon guru yang belajar di Kweekschool Jetis Yogyakarta. Cahaya Muda. Ia dituduh hendak mendirikan agama baru yang menyalahi agama Islam. tuduhan dan hasutan datang bertubi-tubi kepadanya. untuk mencari bekal mencapai kehidupan akhirat yang baik harus mempunyai kesadaran kolektif. Ada yang menuduhnya kiai palsu. Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaharuan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam. Wal-Ashri.

Namun.H. Kongres Muhammadiyah ke-19 di Bukittinggi. Ibrahim itu memakai metode sorogan dan weton. dan Bagian Taman Poestaka. Pengajian yang diasuh K.H. penting dan patut dicatat adalah: tahun 1924. Mulamula K. Ibrahim. Bagian Tabligh. Ibrahim juga memimpin kaum ibu supaya rajin beramal dan beribadah.00 sampai 09. seperti Kongres Muhammadiyah ke-15 di Surabaya. Semenjak kepemimpinan K. Kongres Muhammadiyah ke-16 di Pekalongan. Ibrahim lahir di Kauman Yogyakarta pada tanggal 7 Mei 1874. kemajuan Muhammadiyah begitu pesat. senantiasa mengingat Allah. K. Ibrahim.H. yaitu mengajar mengaji dengan cara Kyai membaca sedang santri-santrinya mendengarkan dengan memegang kitabnya masing-masing. Pada pagi hari mulai pukul 07. ia berpesan kepada para sahabatnya agar tongkat kepemimpinan Muhamadiyah sepeninggalnya diserahkan kepada Kiai Haji Ibrahim. Muhammadiyah berkembang di seluruh Indonesia.H. pada masa kepemimpinan K. Kongres Muhammadiyah ke-21 di Makasar. Fadlil Rachmaningrat. Kongres Muhammadiyah ke-17 di Solo. 1933: 232). Kongres-kongres mulai diselenggarakan di luar kota Yogyakarta. 1933: 136). dan ia merupakan adik kandung Nyai Ahmad Dahlan. K. Kepemimpinannya dalam Muhammadiyah dikukuhkan pada bulan Maret 1923 dalam Rapat Tahunan Anggota Muhammadiyah sebagai Voorzitter Hoofdbestuur Moehammadijah Hindia Timur (Soedja„. Fachruddin (1991).H. kegiatan-kegiatan yang dapat dikatakan menonjol. Ibrahim mendirikan Fonds Dachlan yang bertujuan membiayai sekolah untuk anak-anak .H. PKU. seorang Penghulu Hakim Kesultanan Yogyakarta pada zaman Sultan Hamengkubuwono ke VII OGRE(Soedja„. K. Pengajian dilaksanakan setiap hari.H. Dahlan.1933) Sebelum Kyai Haji Ahmad Dahlan wafat. rajin mengerjakan perintah agama Islam dan diberi nama Adz-Dzakiraat (Soedja„. yaitu mengaji dengan diajar seorang demi seorang/satu persatu. 2. misalnya banyak membantu pencarian dana untuk Kas Muhammadiyah.00 dengan cara weton. adik ipar KHA. yaitu : 1. kecuali hari Jum„at dan Selasa. Ibrahim yang terkenal sebagai ulama besar menyatakan tidak sanggup memikul beban yang demikian berat itu. terutama untuk anak-anak muda yang ada di Kauman pada saat itu. dan Kongres Muhammadiyah ke-22 di Semarang. 1933: 227). Dalam menerapkan dua macam metode tersebut.Kyai Haji Ibrahim (Ketua 1923 . „Aisyiyah. maka Muhammadiyah dapat meluas ke seluruh wilayah Indonesia. Perkumpulan Adz-Dzakiraat ini banyak memberikan jasa kepada Muhammadiyah dan „Aisyiyah. AR. Ia adalah putra K. atas desakan sahabat-sahabatnya agar amanat pendiri Muhammadiyah bisa dipenuhi. Dengan berpindah-pindahnya tempat kongres tersebut. dipakai waktu yang berbeda. Pada waktu sore hari sesudah Ashar sampai kurang lebih pukul 17.00 dengan cara sorogan. dan meresap di seluruh Jawa dan Madura. akhirnya dia bisa menerimanya. Menurut catatan K.H.H.

Di bawah kepemimpinannya. Pada tahun 1925. kemajuan Muhammadiyah begitu pesat. ia juga mengadakan perbaikan badan perkawinan untuk menjodohkan putra-putri keluarga Muhammadiyah. Pada waktu itu pula terjadi penurunan gambar Ahmad Dahlan karena pada saat itu ada gejala mengkultuskan beliau. Bagian Tabligh. ia juga mengadakan perbaikan badan perkawinan untuk menjodohkan putra-putri keluarga Muhammadiyah. yaitu mengajar mengaji dengan cara Kyai membaca sedang santri-santrinya mendengarkan dengan memegang kitabnya masing-masing. Dakwah Muhammadiyah juga secara gencar disebarluaskan ke luar Jawa (AR Fachruddin. Semenjak kepemimpinan K. 1991). Untuk pelaksanaannya diserahkan kepada Pengurus Muhammadiyah Cabang Solo. Ibrahim juga memimpin kaum ibu supaya rajin beramal dan beribadah. Muhammadiyah berkembang di seluruh Indonesia. misalnya banyak membantu pencarian dana untuk Kas Muhammadiyah. Pengajian yang diasuh K. yaitu badan usaha penerbit buku-buku sekolah Muhammadiyah yang bernaung di bawah Majelis Taman Pustaka. dan meresap di seluruh Jawa dan Madura. Muhammadiyah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dalam menerapkan dua macam metode tersebut. Disamping itu. Kongres-kongres mulai diselenggarakan di luar kota Yogyakarta. yaitu : 1. 46 tahun. yaitu mengaji dengan diajar seorang demi seorang/satu persatu. Sementara dalam Kongres Muhammadiyah ke-21 di Makasar tahun 1932 diputuskan supaya Muhammadiyah menerbitkan surat kabar (dagblaad). ia juga mengadakan khitanan massal. Gerakan yang menjadi perubahan K. senantiasa mengingat Allah. terutama untuk anak-anak muda yang ada di Kauman pada saat itu. K.H. 1933: 136). kecuali hari Jum„at dan Selasa.H. Pada waktu sore hari sesudah Ashar sampai kurang lebih pukul 17. 1991). Perkumpulan Adz-Dzakiraat ini banyak memberikan jasa kepada Muhammadiyah dan „Aisyiyah.00 sampai 09. dan Bagian Taman Poestaka. pada awal tahun 1934. Pada pagi hari mulai pukul 07.miskin. „Aisyiyah. Ibrahim mendirikan Fonds Dachlan yang bertujuan membiayai sekolah untuk anak-anak miskin. Dakwah Muhammadiyah juga secara gencar disebarluaskan ke luar Jawa (AR Fachruddin.H. Pengajian dilaksanakan setiap hari. dipakai waktu yang berbeda. seperti Kongres Muhammadiyah ke-15 di Surabaya. ia juga mengadakan khitanan massal.H. setelah menderita sakit agak lama. rajin mengerjakan perintah agama Islam dan diberi nama Adz-Dzakiraat (Soedja„. Muhammadiyah mendirikan Uitgeefster My. PKU. 2. Pada tahun 1925.00 dengan cara sorogan. Ibrahim) Cabang-cabang Muhammadiyah telah berdiri hampir di seluruh tanah air. Ibrahim itu memakai metode sorogan dan weton. Kongres Muhammadiyah ke-16 di Pekalongan. bahkan pada Kongres Muhammadiyah ke-22 di Semarang tahun 1933 (Kongres Muhammadiyah terakhir dalam periode kepemimpinan K. Ibrahim wafat dalam usia yang masih sangat muda. Disamping itu. yang di kemudian hari dinamakan Adil.00 dengan cara weton.H. Kongres . Pokok Pemikirannya K. Ibrahim.H. Pada Kongres Muhammadiyah di Solo tahun 1929.

Kongres Muhammadiyah ke-19 di Bukittinggi. Keruntuhan dan Kebangkitannya kembali). Demise. Saat mengenang Zainal Zakze Award yang di raihnya tahun1967. seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Ketua Dewan Pimpinan Pusat IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (Ketua Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam HMI Yogyakarta). sebuah penghargaan jurnalisme bagi penulis mahasiswa krits. berjudul: The Moslem Brotherhood in Egypt: its Rise. Amien Rais hanya berkomentar pendek ”Sejak itu. Amien Rais. Kongres Muhammadiyah ke-21 di Makasar. Dari lingkungan sekitarnya. Program Post-Doctoral Program di George Washington University pada tahun 1986 dan di UCLA pada tahun 1988 pernah pula diikutinya. dan selesai tahun 1974. sehingga pendidikan yang ditanamkan Syuhud Rais dan Sudalmiyah. Amerika Serikat (1981) dengan mengambil spesialisasi di bidang politik Timur Tengah dan selesai tahun 1984. yang lebih populer dikenal Amien Rais adalah sosok pemimpin terpercaya di republik ini. dan bahkan memahami betul bentuk ruang tidur dan dapurnya yang alakadarnya. maka Muhammadiyah dapat meluas ke seluruh wilayah Indonesia Prof. MA. kampung sederhana. Dari universitas yang sama juga memperoleh Certificate on East-European Studies. Lahir pada 26 April 1944 di Surakarta.Muhammadiyah ke-17 di Solo. Amien Rais menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar Muhammadiyah I Surakarta. Dr. and resurgence (Organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir: Kelahiran. Di masa-masa mahasiswa inilah Amien Rais terlibat aktif dan berperan di berbagai organisasi kemahasiswaan. Indiana. bahkan tahun berikutnya juga menerima gelar Sarjana Muda dari Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.” . Dr. Amien Rais (Ketua 1995 -1998) Prof. Sedangkan gelar Doktoralnya diperoleh dari University of Chicago. Orang tuanya berharap putra kedua dari enam bersaudara ini menjadi kyai dan melanjutkan pendidikan agama ke Mesir. Studinya dilanjutkan pada tingkat Master bidang Ilmu Politik di University of Notre Dame. sejak dini sudah mencerminkan nilai-nilai agama yang sangat menekankan tumbuhnya kepribadian disiplin. Muhammad. saya tidak pernah tidak kritis. taat beribadah. Disertasinya yang cukup terkenal. sampai pendidikan SMP dan SMU juga selesai di sekolah Muhammadiyah. dan Kongres Muhammadiyah ke-22 di Semarang. Amien Rais juga banyak belajar tentang realitas masyarakat dimana dirinya sangat dekat dengan kondisi keluarga miskin. . ayah dan ibunya. Dengan berpindah-pindahnya tempat kongres tersebut. banyak membaca dan berbudi pekerti. H. Pendidikan tingkat sarjana Amien Rais selesaikan di Jurusan Hubungan Internasional fakultas FISIPOL Universitas Gadjah Mada pada tahun 1968.

Proses ragi politik yang terus membusuk dan melemahkan sendi-sendi ekonomi bangsa pada dasawarsa kedua tahun 1990-an. Dapat dikata. Posisi tersebut. Maka bersama berbagai komponen tokoh bangsa lainnya Amien Rais mendirikan Majelis Amanat Rakyat (MARA) untuk mencari solusi terbaik pasca reformasi. situasi politik berlangsung mencekam dan sangat meresahkan. Partai Amanat Nasional yang kemudian dinakhodainya sendiri berhasil cukup gemilang dalam mengikuti pemilu pertamakali tahun 1999. Kiprah Amien Rais selama mamainkan peran awal hingga sekarang di pentas politik nasional cukup fenomenal. Setelah tumbangnya Rezim Orde Baru dengan mundurnya Soeharto dari jabatan presiden selama 32 tahun.” tegasnya tak dapat mengelakkan rasa haru. yakni perlunya suksesi kepresidenan.” gugahnya nan bersahaja. Menurut beliau. bahkan dengan desakan lebih luas: Reformasi Total. Amien Rais harus melepaskan posisi puncak di Muhammadiyah. ”Muhammdiyah adalah rumah abadi saya. Dalam posisi paling atas lembaga tertinggi negara itu. Amien Rais kemudian mendirikan partai politik yang diberi nama Partai Amanat Nasional (PAN). Tapi. Amien Rais sudah menyatakan ”siap” mencalonkan diri sebagai presiden. Maka tahun 1993. Pada Muktamar Muhammadiyah ke-42 (1990) di Yogyakarta. atas desakan dari berbagai komponen bangsa yang menginginkan perubahan paradigma politik Indonesia. Orang yang tidak setuju pun tidak marah. Bahkan dengan kepiawaian dan kecerdasan politiknya. mendorong Amien Rais kembali menggulirkan gagasan tentang suksesi. hal itu kemudian menuai dukungan penuh. Sebuah langkah janggal pada saat itu sebab gurita kepemimpinan Orde Baru masih sangat mencengkeram. Amien Rais menjadi king maker regulasi demokrasi nasional. melaksanakan nahi mungkar banyak resikonya. Amien Rais terpilih sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Berawal dari kasus Freeport dan Busang. Sejak awal bergulirnya reformasi.H. berhasil pula mengantarkan Amien Rais sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI). Amien Rais sengaja meggerbah kelesuan perubahan sosial yang mendasar di negeri ini. diakui suami Kusnariyati Sri Rahayu ini sebagai sikap amal ma’ruf nahi mungkar yang sesungguhnya amanat dan sekaligus ruh gerakan dakwah Muhammadiyah. dihadapan peserta Tanwir Muhammadiyah yang berlangsung di Surabaya Amien Rais kembali menggulirkan issu besar. Tak sedikit yang mengaggap sudah kepalang tanggung jika Amien Rais harus berhenti hanya sampai disitu. Bahkan. Ahmad Azhar Basyir selaku Ketua Umum Muhammadiyah pada tahun 1994 kemudian mendaulat Sang Pemberani ini ke posisi puncak itu. ”Saya dulu dididik ibu untuk amar ma’ruf. melaksanakan amar ma’ruf tidak ada resikonya. Keberaniannya mengambil resiko yang tak jarang bahkan mengancam jiwanya. gagasan dan gerakannya berada di garda paling depan dalam meruntuhkan kebobrokan politik Orde Baru. Amien Rais menggulirkan gagasan Poros . Muktamar Muhammadiyah ke-43 tahun 1995 di Banda Aceh akhirnya secara aklamasi meminta kesediannya melanjutkan tampuk nakhoda Muhammadiyah. Keterlibatan Amien Rais di Pimpinan Pusat Muhammadiyah dimulai sejak Muktamar Muhammadiyah tahun 1985 di Surakarta sebagai Ketua Majelis Tabligh. Sebagai konsekuensi dari langkah politik itu. Ini sebuah pernyataan yang dinilai sangat berani pada saat itu meskipun diakuinya sendiri hanya sebatas political education.kehadirannya di Muhammadiyah dan lompatan-lompatan gagasannya justru dianggap sejalan dengan watak gerakan pembaharuan yang kritis dan korektif. aktivitas bermuhammadiyah Amien Rais tidak pernah terlepas dari pandangan keprihatinannya terhadap kehidupan politik nasional yang menurutnya perlu direformasi untuk menghindari keterpurukan bangsa yang semakin dalam. Meninggalnya K. dimana partai berlambang matahari itu mampu meraup perolehan suara 7% dan menempatkan posisinya di peringkat ke-5 dalam perolehan suara nasional seluruh partai kontestan.

jujur dan bersih. Meskipun keharmonisan hubungan itu tak lama disemai.Tengah untuk membangun jalan baru dari dua titik ekstrim dalam kubu politik yang cenderung berlaku zero some game sebab tersandung kebekuan hubungan politik. Setelah tumbangnya Rezim Orde Baru dengan mundurnya Soeharto dari jabatan presiden selama 32 tahun. diakui suami Kusnariyati Sri Rahayu ini sebagai sikap amal ma’ruf nahi mungkar yang sesungguhnya amanat dan sekaligus ruh gerakan dakwah Muhammadiyah. gagasan Poros Tengah itu mampu memberi pengaruh pula bagi upaya merajut hubungan harmonis Muhammadiyah-NU yang sebelumnya kerap bersebrangan tegang dalam pilihan instrumen dan gerak dakwahnya. sampai kemudian berhasil mencalonkan. Kini. atas desakan dari berbagai komponen bangsa yang menginginkan perubahan paradigma politik Indonesia. Dan ternyata. yakni perlunya suksesi kepresidenan. Tak sedikit yang mengaggap sudah kepalang tanggung jika Amien Rais harus berhenti hanya sampai disitu. Maka bersama berbagai komponen tokoh bangsa lainnya Amien Rais mendirikan Majelis Amanat Rakyat (MARA) untuk mencari solusi terbaik pasca reformasi. menjelang usia lanjut dan tampak mulai memasuki masa sepuh. dimana presiden ke-4 RI yang tak lain tokoh sentral NU itu akhirnya dilengserkan secara konstitusional oleh MPR RI yang kebetulan masih dikomandanu Amien Rais. Amien Rais harus melepaskan posisi puncak di Muhammadiyah. namun prestasi politiknya tak terpungkiri sejarah bangsa Indeonsia sebagai sosok bapak dan sekaligus sokoguru politik bangsa yang mewakili lima nilai istimewa rapor politikus era reformasi: Ikhlas. Gerakan yang menjadi perubahan aktivitas bermuhammadiyah Amien Rais tidak pernah terlepas dari pandangan keprihatinannya terhadap kehidupan politik nasional yang menurutnya perlu direformasi untuk menghindari keterpurukan bangsa yang semakin dalam. situasi politik berlangsung mencekam dan sangat meresahkan. . tegas. sebab proses politik setelahnya berlangsung di luar duga. Sebagai konsekuensi dari langkah politik itu. Meskipun Amin Rais sendiri belum berhasil meraih kursi presiden ke-5 RI dalam kontestasi Pemilu Presiden yang diselenggarakan pertamakali secara langsung (2004). cerdas. mengawal dan sekaligus mengantarkan Abdurrahman Wahid ke tampuk kursi Presiden ke-4 RI. Amien Rais kemudian mendirikan partai politik yang diberi nama Partai Amanat Nasional (PAN). Sebuah langkah janggal pada saat itu sebab gurita kepemimpinan Orde Baru masih sangat mencengkeram. Keberaniannya mengambil resiko yang tak jarang bahkan mengancam jiwanya. Amin Rais masih segar sumringah berkiprah di Muhammadiyah Pokok Pemikirannya Amien Rais kembali menggulirkan issu besar.

623 2.772 1. Rumah Bersalin.080 20. BKIA. BP. dll. dll Panti Asuhan.143 67 172 457 318 54 82 71 6.504 M² .604 1.118 5.Data Amal Usaha Muhammadiyah No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Jenis Amal Usaha TK/TPQ Sekolah Dasar (SD)/MI Sekolah Menengah Pertama (SMP)/MTs Sekolah Menengah Atas (SMA)/SMK/MA Pondok Pesantren Jumlah total Perguruan tinggi Muhammadiyah Rumah Sakit.945. Santunan. Panti jompo * Rehabilitasi Cacat * Sekolah Luar Biasa (SLB) * Masjid * Musholla * Tanah * Jumlah 4. Asuhan Keluarga.

M Yusron. Pedoman Anggota Muhammadiyah. Fahruddin. www. Kader Persyarikatan dalam Pesoalan.Muhammadiyah. Yogyakarta : Suara Muhammadiyah.or. 2002. 1995.id . Percetakan Persatuan Asrofi. Yogyakarta: PT. Dkk.DAFTAR PUSTAKA AR.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful