MODEL KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

SMP/MTs

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NASIONAL PUSAT KURIKULUM

KATA PENGANTAR

Pemberlakuan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menuntut pelaksanaan otonomi daerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang semula bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik. Desentralisasi pengelolaan pendidikan dengan diberikannya wewenang kepada satuan pendidikan untuk menyusun kurikulumnya mengacu pada Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pasal 3 tentang fungsi dan tujuan pendidikan nasional dan pasal 35, mengenai standar nasional pendidikan. Desentralisasi pengelolaan pendidikan yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dan kondisi daerah perlu segera dilaksanakan. Bentuk nyata dari desentralisasi pengelolaan pendidikan ini adalah diberikannya kewenangan kepada satuan pendidikan untuk mengambil keputusan berkenaan dengan pengelolaan pendidikan, seperti dalam pengelolaan kurikulum, baik dalam penyusunannya maupun pelaksanaannya di satuan pendidikan. Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mengacu pada standar nasional pendidikan: standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Salah satu tugas Pusat Kurikulum adalah mengembangkan model-model kurikulum berdiversifikasi sebagai bahan pertimbangan bagi BSNP untuk dapat menetapkan model-model kurikulum. Model-model tersebut adalah sebagai berikut ini. 1. Model Pengembangan Silabus Mata Pelajaran. 2. Model Pembelajaran Tematik Kelas Awal Sekolah Dasar. 3. Model Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal. 4. Model Pengembangan Diri. 5. Model Pembelajaran Terpadu IPA SMP. 6. Model Pembelajaran Terpadu IPS SMP. 7. Model Integrasi Pendidikan Kecakapan Hidup SMP dan SMA. 8. Model Penilaian Kelas. 9. Model KTSP SD 10. Model KTSP SMP 11. Model KTSP SMA 12. Model KTSP SMK 13. Model KTSP Pendidikan Khusus Model-model ini bersama sumber-sumber lain dimaksudkan sebagai pedoman sekolah/madrasah dalam mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2

(KTSP) jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga pengembangan kurikulum pada satuan pendidikan dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satu model diatas adalah Model KTSP untuk SMP. Model ini memberi contoh bagi sekolah bagaimana menyusun KTSP SMP. Pusat Kurikulum menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada banyak pakar yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi, Direktorat di lingkungan Depdiknas, kepala sekolah, pengawas, guru, dan praktisi pendidikan, serta Depag. Berkat bantuan dan kerja sama yang baik dari mereka, contohcontoh KTSP dan model-model ini dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat.

Kepala Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas,

Diah Harianti

3

TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN

MODEL KURIKULUM

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

JAKARTA, 2006

4

Silabus dan RPP Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi 12. Pengertian 2 2 2 5 II. Agama Islam 2. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Seni Budaya 10. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Matematika 7. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 8. Agama Kristen 3. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. Muatan Lokal 3. Rasional B. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 5. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Mulok Tata Boga 14 14 20 22 29 33 39 43 46 49 53 56 61 5 . Jasmani (Penjas) 11. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. KALENDER PENDIDIKAN 12 LAMPIRAN 1. Pengaturan Beban Belajar 5. Muatan Kurikulum 1. Kegiatan Pengembangan Diri 4. dan Tujuan Sekolah C. Kenaikan Kelas dan Penjurusan 6 6 6 6 8 9 10 10 11 III. Struktur Kurikulum B. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Bahasa Inggris 6. Visi.DAFTAR ISI I. Kewarganegaraan (PKn) 4. Misi. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Pend. PENDAHULUAN A. Silabus dan RPP Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 9. Mata Pelajaran 2. Ketuntasan Belajar 6.

dan Tujuan Sekolah Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di sekolah/madrasah. Perkembangan dan tantangan itu misalnya menyangkut: (1) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. tenaga kependidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. (4) pengaruh globalisasi terhadap perubahan perilaku dan 6 . Misi. (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. pembiayaan dan penilaian pendidikan. (b) belajar untuk memahami dan menghayati. (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. kondisi dan potensi daerah. efektif dan menyenangkan.Bab I Pendahuluan A. kreatif. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. kompetensi lulusan. Rasional Kurikulum dikembangkan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. satuan pendidikan dan peserta didik. (2) globalisasi yang memungkinkan sangat cepatnya arus perubahan dan mobilitas antar dan lintas sektor serta tempat. Sekolah/madrasah sebagai unit penyelenggara pendidikan juga harus memperhatikan perkembangan dan tantangan masa depan. Komponen KTSP terdiri dari: (a) Tujuan Pendidikan Sekolah (b) Struktur dan Muatan Kurikulum (c) Kalender Pendidikan (d) Silabus (e) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) B. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. (3) era informasi. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. sarana dan prasarana. Visi. pengelolaan. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. proses. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

pihak-pihak yang terkait (stakeholders) bermusyawarah. sehingga visi sekolah mewakili aspirasi berbagai kelompok yang terkait. ingin mencapai keunggulan d. pemerintah) bersama-sama berperan aktif untuk mewujudkannya. saling menghormati dan saling 7 . (5) berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan. mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah/madrasah e. Berikut ini merupakan visi yang dirumuskan oleh sekolah kami. Visi ini menjiwai warga sekolah kami untuk selalu mewujudkannya setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah. orang tua. karyawan. kami selalu menumbuhkan disiplin sesuai aturan bidang kerja masing-masing. (2) khas. sehingga visi sekolah diharapkan sesuai dengan arah perkembangan tersebut. mendorong adanya perubahan yang lebih baik f. masyarakat. jangka menengah dan jangka pendek. Dalam merumuskan visi. perlu dilakukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. BERPIJAK PADA IMAN DAN TAKWA” Kami memilih visi ini untuk tujuan jangka panjang. Visi SMPN 238 Jakarta “UNGGUL DALAM MUTU. (2) harapan masyarakat yang dilayani sekolah/madrasah. sesuai dengan norma dan harapan masyarakat c. Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita sekolah yang: a. (3) mudah diingat. SMP Negeri 238 Jakarta. Visi pada umumnya dirumuskan dengan kalimat: (1) filosofis. (6) dan era perdagangan bebas. PRIMA MENINGKATKAN SILATURAHMI” Di setiap kerja komunitas pendidikan. mengarahkan langkah-langkah strategis (misi) sekolah/madrasah Untuk mencapai visi tersebut. Misi SMPN 238 Jakarta ”DISIPLIN DALAM KERJA. visi sekolah harus tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional.moral manusia. berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian b. Visi juga harus memperhatikan dan mempertimbangkan (1) potensi yang dimiliki sekolah/madrasah. MEWUJUDKAN PELAYANAN MANAJEMEN DENGAN KEKELUARGAAN. sehingga seluruh kelompok yang terkait (guru. siswa. Namun demikian. KERJASAMA. Tantangan sekaligus peluang itu harus direspon oleh sekolah kami. Visi tidak lain merupakan citra moral yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa datang. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi di atas.

inovatif dalam memecahkan masalah. sebagai berikut: 1. Unggul dalam kebersihan dan penghijauan sekolah. 3. 3. 5. Misi merupakan kegiatan jangka panjang yang masih perlu diuraikan menjadi beberapa kegiatan yang memiliki tujuan lebih detil dan lebih jelas. PMR. 2. Unggul dalam perolehan nilai UAN. dan Pramuka. dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu. teknologi dan seni. 3. 2. Memahami dan menjalankan hak dan kewajiban untuk berkarya dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab. memahami. Meyakini. dan sehat. Tujuan SMPN 238 Jakarta Tujuan sekolah kami merupakan jabaran dari visi dan misi sekolah agar komunikatif dan bisa diukur sebagai berikut: 1. Menyenangi dan menghargai seni. terutama bidang sains dan matematika. Unggul dalam persaingan masuk ke jenjang SMA negeri. kreatif. Paskibra. sehingga dapat berkembang secara optimal. kesenian. bugar. dan silaturahmi. Unggul dalam kegiatan keagamaan dan kepedulian sekolah. Berikut ini jabaran tujuan yang diuraikan dari visi dan misi di atas. 8 . Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal. Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa sehingga terbangun siswa yang kompeten dan berakhlak mulia. 4. 2. 4. Penjabaran misi di atas meliputi: 1. Menumbuhkan dan mendorong keunggulan dalam penerapan ilmu pengetahuan. 5. 6. kritis. Tujuan sekolah kami tersebut secara bertahap akan dimonitoring. dan menjalankan ajaran agama yang diyakini dalam kehidupan. 5. serta berkomunikasi melalui berbagai media. berakhlak tinggi. Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya.percaya dan tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan berdasarkan pelayanan prima. sesuai dengan potensi yang dimiliki. kerjasama. Mendorong lulusan yang berkualitas. Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah. untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah yang dibakukan secara nasional. Unggul dalam lomba olah raga. dievaluasi. Menjalankan pola hidup bersih. berprestasi. dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. 6. Berpikir secara logis. Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. 4.

Mampu menampilkan kebiasaan sopan santun dan berbudi pekerti sebagai cerminan akhlak mulia dan iman taqwa. Mampu mendalami cabang pengetahuan yang dipilih. kompetensi dasar. sosial. dan silabus. 2. 9 . C. 8. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi . Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Mampu mengoperasikan komputer aktif untuk program microsoft word. kodya. 7. sesuai pilihannya. 3. materi ajar. SKL tersebut lebih kami rinci sebagai profil siswa SMP Negeri 238 sebagai berikut: 1. materi pokok/pembelajaran. environmental dan pra-vocasional. isi. 6. exsel. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. alokasi waktu. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. metode pengajaran. kegiatan pembelajaran. propinsi. Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. dan desain grafis. kalender pendidikan. dan penilaian hasil belajar. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.6. 4. Mampu melanjutkan ke SMA/SMK terbaik sesuai pilihannya melalui pencapaian target pilihan yang ditentukan sendiri. 5. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air. Mampu bersaing dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik dan non akademik di tingkat kecamatan. sumber belajar. Mampu memiliki kecakapan hidup personal. kegiatan pembelajaran. indikator. Mampu mengaktualisasikan diri dalam berbagai seni dan olah raga. Mampu berbahasa Inggris secara aktif. penilaian. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. atas keputusan bersama guru dan siswa. dan sumber/bahan/alat belajar. Selanjutnya. dan nasional.

Jenis program pendidikan di SMP dan yang setara. dan sekolah menengah atas (SMA). Mata Pelajaran Mata pelajaran merupakan materi bahan ajar berdasarkan landasan keilmuan yang akan dibelajarkan kepada peserta didik sebagai beban belajar melalui metode dan pendekatan tertentu. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Pendidikan Kejuruan terdapat pada sekolah menengah kejuruan (SMK). sekolah menengah pertama (SMP). Misalnya mengadakan program remediasi bagi peserta didik yang belum mencapai standar ketuntasan belajar minimal. Pendidikan khusus meliputi sekolah dasar luar biasa(SDLB).Bab II Struktur dan Muatan Kurikulum A. sekolah menengah pertama luar biasa(SMPLB). B. Materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan kurikulum. Dengan adanya tambahan waktu. Pendidikan Umum meliputi tingkat satuan pendidikan sekolah dasar (SD). dan Pendidikan Khusus. Pengaturan beban belajar menyesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam struktur kurikulum. Pendidikan Kejuruan. Struktur Kurikulum Pada struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah berisi sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik. Mata pelajaran yang wajib diikuti pada program umum berjumlah 10. 1. dan program pilihan meliputi mata pelajaran yang menjadi ciri khas keunggulan daerah berupa mata pelajaran muatan lokal. terdiri dari program umum meliputi sejumlah mata pelajaran yang wajib diikuti seluruh peserta didik. jumlah jam mata pelajaran sekurang-kurangnya 32 jam pelajaran setiap minggu. Mengingat perbedaan individu sudah barang tentu keluasan dan kedalamannya akan berpengaruh terhadap peserta didik pada setiap satuan pendidikan. Pada program pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) dan yang setara. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum SMP/MTs meliputi sejumlah mata pelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII sampai dengan Kelas IX. satuan pendidikan diperkenankan mengadakan penyesuaian-penyesuaian. 10 . Setiap jam pelajaran lamanya 40 menit. Program pendidikan terdiri dari Pendidikan Umum. Setiap satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. di samping memanfaatkan mata pelajaran lain yang dianggap penting namun tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. dan sekolah menengah atas luar biasa(SMALB) dan terdiri atas delapan jenis kelainan berdasarkan ketunaan. sementara keberadaan mata pelajaran Muatan Lokal ditentukan oleh kebijakan Dinas setempat dan kebutuhan sekolah.

muatan lokal. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta (PLKJ) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) **) Pendidikan Keterampilan Jasa dan Perniagaan (PKJP) **) Bahasa Inggris Jumlah *) **) tambahan alokasi jam pelajaran merupakan mata pelajaran pilihan VII 2 2 4 + 1 *) 4 4 + 1 *) 4 4 2 2 2 1 2 1 VIII 2 2 4 + 1 *) 4 4 + 1 *) 4 4 2 2 2 1 2 1 IX 2 2 4 + 1 *) 4 4 + 1 *) 4 4 2 2 2 1 2 1 Praktikum 2***) 32 + 4 *) 2***) 32 + 4 *) 2***) 32 + 4 *) C. Olahraga dan Kesehatan 10. Bahasa Inggris 5.Pada bagian ini sekolah/madrasah mencantumkan mata pelajaran. Seni Budaya 9. Berikut disajikan Struktur Kurikulum SMP Negeri 238 Jakarta Kelas dan Alokasi Waktu Komponen A. Matematika 6. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. terdiri dari 10 mata pelajaran. Ilmu Pengetahuan Alam 7. dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik. Pendidikan Jasmani. Pendidikan Agama 2. Pengembangan Diri (Bimbingan Karir) 2***) ekuivalen 2 jam pembelajaran 11 . Mata Pelajaran 1. Untuk kurikulum SMP dan Madrasah Tsanawiyah. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. dan pengembangan diri beserta alokasi waktunya yang akan diberikan kepada peserta didik. Bahasa Indonesia 4. muatan lokal.

Namun saat ini hanya program Tata Boga yang masih berlangsung. yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Sekolah dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Waktu belajar di sekolah kami dimulai dari pukul 7. dan /atau dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dengan mengungkapkan beberapa alasannya. SMP Negeri 238. Program ini terdiri dari Tata Boga dan Tata Busana. atau dua mata pelajaran muatan lokal dalam satu tahun. tetapi juga mata pelajaran lainnya. bahwa: o Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit o Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 3438 minggu. Khusus hari Senin. termasuk keunggulan daerah. 2.45 dilanjutkan sholat Jum’at berjama’ah. ada tambahan kegiatan upacara hingga jam pulang sekolah adalah pukul 14. Alokasi waktu 2 jam pelajaran.40 selama 5 hari dari hari Senin hingga Jumat.00 pagi hingga pukul 13. perlu juga ditegaskan. Misalnya Komputer sebagai bagian dari Muatan Lokal pada struktur di atas. Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tidak wajib bagi seluruh siswa dan hanya diajarkan di kelas VII dan VIII. Pada hari Sabtu. Muatan Lokal Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah.Sekolah/madrasah dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Substansi muatan lokal ditentukan oleh sekolah. bubar kelas pukul 11. digunakan untuk program ekstra kurikuler. Pendidikan Keterampilan Jasa dan Perniagaan (PKJP) Tidak wajib bagi seluruh siswa dan hanya diajarkan di kelas IX. Alokasi waktu 2 jam pelajaran. Alokasi waktu 1 jam pelajaran. merupakan penambahan dari mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). terdapat program intra kurikuler seperti tabel di atas dan juga ekstra kurikuler yang dikembangkan dalam program Pengembangan Diri. Muatan lokal yang menjadi ciri khas daerah (Provinsi DKI Jaya) dan diterapkan di sekolah kami adalah: Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta (PLKJ) Wajib bagi semua siswa kelas VII hingga kelas IX. Muatan lokal merupakan mata pelajaran. Selain itu. tidak terbatas pada mata pelajaran seni-budaya dan keterampilan. 12 . seperti Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP. sehingga sekolah harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan.25. Di sekolah kami. Khusus hari Jum’at.

3. minat. Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. dan kelompok ilmiah remaja. Kegiatan pengembangan diri di bawah bimbingan konselor. seperti kepramukaan. kelompok tim olahraga. belajar. Pengembangan Diri di sekolah meliputi program berikut Bimbingan Karir (BK) Dilaksanakan sebagai bagian dari program pembelajaran dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Rohani Islam dan Kristen Pramuka Paskibra 13 . Mata Pelajaran Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta (PLKJ) Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) (spesialisasi Tata Boga) Pendidikan Keterampilan Perniagaan (PKJP) Praktikum Bahasa Inggris Jumlah Jasa dan Alokasi Waktu (JP) VII 1 2 1 4 VIII 1 2 1 4 IX 1 2 1 4 Di kelas VII dan VIII. Hanya sekitar 10% siswa yang akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. no . dan pengembangan karier peserta didik serta kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini sesuai dengan minat sebagian besar siswa (antara 80 – 90%) yang berkeinginan melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). kepemimpinan.- Praktikum Bahasa Inggris selama 2 jam pelajaran (setara 1 jam pelajaran tatap muka) Wajib bagi semua siswa kelas VII hingga kelas IX. guru. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini tabel alokasi waktu untuk mata pelajaran Muatan Lokal yang diselenggarakan di SMP Negeri 238 Jakarta. setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. 1 2 3 4. sementara di kelas IX seluruh siswa mengikuti PKJP. seluruh siswa mengikuti PKK dengan spesialisasi Tata Boga. bakat. kelompok seni-budaya. Kedua mata pelajaran Muatan Lokal tersebut bertujuan menyiapkan siswa ke sekolah kejuruan pada jenjang selanjutnya.

Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Program Pembiasaan dilakukan melalui kegiatan Tadarussan. dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka. Futsal. Sekolah harus menentukan kriteria ketuntasan minimal sebagai target pencapaian kompetensi (TPK) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan rata-rata peserta didik serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. Sekolah secara 14 . Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SMP/MTs/SMPLB adalah antara 0% . 5. Voli) Palang Merah Remaja (PMR) Taekwondo Pada umumnya. yaitu menggunakan sistem Paket. sesuai yang tertulis pada Struktur Kurikulum SMP Negeri 238. a.- Kesenian (Paduan Suara) Olah raga (Basket. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Khusus untuk Rohani Islam dilaksanakan tiap hari pada pagi hari dalam bentuk Tadarussan. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka. di samping dimanfaatkan untuk mata pelajaran lain yang dianggap penting dan tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar Isi. sementara Rohani Kristen dilaksanakan pada hari Jum’at dalam bentuk Kebaktian. program tersebut dilaksanakan 1 x dalam seminggu pada hari sabtu. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar ditentukan berdasarkan penggunaan sistem pengelolaan program pendidikan yang berlaku di sekolah pada umumnya saat ini. Alokasi waktu untuk praktik. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran pada sistem paket dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. c. Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar setiap indikator yang dikembangkan sebagai suatu pencapaian hasil belajar dari suatu kompetensi dasar berkisar antara 0100%. misalnya pada kegiatan praktikum Bahasa Inggris yang berlangsung selama 2 jam pelajaran setara dengan 1 jam pelajaran tatap muka. 4. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dalam satu tahun ajaran dapat dilakukan secara fleksibel dengan jumlah beban belajar yang tetap. sholat berjamaah. Adapun pengaturan beban belajar pada sistem tersebut sebagai berikut. dan Upacara. Untuk kegiatan praktik di sekolah kami. b.

kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. Berikut ini tabel nilai ketuntasan belajar minimal yang menjadi target pencapaian kompetensi (TPK) di SMP 238 yang berlaku saat ini. No. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika IPA IPS Seni Budaya Pendididkan Jasmani Teknologi Informatika Komunikasi Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Pendidikan Keterampilan Jasa dan Perniagaan Mata Pelajaran Nilai TPK (%) 65 65 65 55 50 50 58 70 60 60 65 70 65 6. 15 . memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. yaitu: a. yaitu: a. Dengan mengacu kepada ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). kelompok mata pelajaran estetika.bertahap dan berkelanjutan selalu mengusahakan peningkatan kriteria ketuntasan belajar untuk mencapai kriteria ketuntasan ideal. olahraga. Di sekolah kami. olahraga. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. b. dan kelompok mata pelajaran jasmani. b. dan kesehatan. kelompok mata pelajaran estetika. dan kesehatan. c. peserta didik dinyatakan lulus dari SMP Negeri 238 Jakarta setelah memenuhi persyaratan berikut. kenaikan kelas juga mempertimbangkan kehadiran di kelas mencapai minimal 90%. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. Kriteria kenaikan kelas di SMP negeri 238 berlaku setelah siswa memenuhi persyaratan berikut. dan kelompok mata pelajaran jasmani. menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

kelulusan juga mempertimbangkan kehadiran di kelas mencapai minimal 90%. waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Sekolah/madrasah dapat mengalokasikan lamanya minggu efektif belajar sesuai dengan keadaan dan kebutuhannya. Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan sebagai berikut: permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. d. dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun. libur akhir tahun pelajaran. karakteristik sekolah/madrasah. kelompok mata pelajaran ilmu e. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. jeda antar semester. waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. Di sekolah kami. dan hari libur khusus. - - - - - - 16 . ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Setiap permulaan tahun pelajaran. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. lulus Ujian Nasional. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Pengaturan waktu belajar di sekolah/madrasah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. jeda antarsemester. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. minggu efektif belajar. bagi sekolah/madrasah yang memerlukan kegiatan khusus dapat mengalokasikan waktu secara khusus tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. sekolah/madrasah-sekolah pada daerah tertentu yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengatur hari libur keagamaan sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal. minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Hari libur sekolah/madrasah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. tim penyusun program di sekolah menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. hari libur keagamaan.c. minggu efektif belajar. libur jeda tengah semester. Kepala Daerah tingkat Kabupaten/Kota. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. Bab III Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. lulus ujian sekolah untuk pengetahuan dan teknologi.

- Hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota. 17 .

LS = 5 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 PEB 200 7 M S S R K J S 1 2 3 HBE = 24 LU = 0 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 MAR 200 7 M S S R K J S 1 2 3 HBE = 25 LU = 2 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 APR 200 7 M S S R K J S HBE = 24 LU = 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 MEI 200 7 M S S R K J S 1 2 3 4 5 HBE = 14 LU = 1. LS = 5 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 JAN 200 7 M S S R K J S 1 2 3 4 5 6 HBE = 18 LU = 4.KALENDER PENDIDIKAN SMP Negeri 238 Jakarta JULI 200 6 M S S R K J S 1 HBE = 10 HP = 3 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 AGT 200 6 M S S R K J S 1 2 3 4 5 HBE = 25 LU = 2 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 SEP 200 6 M S S R K J S 1 2 HBE = 23 LU = 0 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 OKT 200 6 M S S R K J S HBE = 15 LU = 2. US = 6 6 1 2 2 3 0 7 7 1 2 2 4 1 8 8 1 2 2 5 2 9 9 1 2 3 6 3 0 1 1 2 3 0 7 4 1 1 1 2 1 8 5 1 1 2 2 9 6 1 sd 5 JUN 200 7 M S S R K J S 1 2 HBE = 26 LU = 0 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 JULI 2007 HBE = 11 HP = 3 Juli 2006 3 sd 15  Libur akhir tahun ajaran 2005/2006 17 sd 19  Masa orientasi siswa ( MOS) kelas VII Agustus 2006 November 2006 Desember 2006 11 sd 16  Ulangan akhir semester 20  Tahun Baru Hijrah  Nyepi  Imlek Februari 2007 M S 1 2 8 9 1 5 1 6 2 2 2 3 2 9 3 0  Ujian praktik (lanjutan) 2  Hari Pendidikan Nasional 7 sd 9  Ujian Sekolah 21 sd 23 Nasional  Ujian . LR = 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 3 1 NOP 200 6 M S S R K J S 1 2 3 4 HBE = 26 LU = 0 5 6 7 8 9 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 5 1 6 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 2 2 3 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 2 9 3 0 DES 200 6 M S S R K J S 1 2 HBE = 20 LU = 1. UN = 6.

S R K J S 3 4 5 6 7 1 0 1 1 1 2 1 3 1 4 1 7 1 8 1 9 2 0 2 1 2 4 2 5 2 6 2 7 2 8 3 1 17  Upacara HUT Proklamasi RI 21  Isra Mi’raj Nabi Muhammad September 2006 28 sd 30  Libur awal Ramadhan 1427 H Oktober 2006 17 sd 23  Libur menjelang Idul Fitri 24 sd 25  Hari Raya Idul Fitri 26 sd 28 Idul Fitri  Libur sesudah 23  Pembagian rapor 25  Hari Raya Natal 26 sd 30  Libur akhir semester 31  Hari Raya Idul Adha Maret 2007 31  Maulid Nabi Muhammad saw  Waisak April 2007 24  Kenaikan Isa Almasih Juni 2007 18 sd 23  Ulangan umum 25  Pengumuman kelulusan 30  Pembagian rapor Juli 2007 2 sd 14 tahun ajaran Januari 2007 1  Tahun Baru Masehi 2 sd 6  Libur akhir semester 13  Wafatnya Isa Almasih 23 sd 30  Ujian praktik Mei 2007  Libur akhir = = = = Hari pertama (HP) sekolah dan awal semester Libur Umum (LU) Tahun 2006/2007 Pembagian Rapor Perkiraan Libur Ramadhan (LR) dan Idul Fitri = = = = Libur Perkiraan hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha Kegiatan Tengah Semester Perkiraan Ujian nasional Hari Belajar Efektif Semester I = 119 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 19 minggu belajar efektif) Hari Belajar Efektif Semester II = 131 hari hari belajar efektif (HBE) (setara 21 minggu belajar efektif) 19 .

dan teliti . ulet. dan dan teliti teliti - Mencari dallil naqli dan aqli tentang fungsi beriman kepada malaikat (kecakapan hidup: kesadaran akan potensi dan eksistensi diri. tekun. dan teliti Mencontoh kan perilaku kerja keras. pengertian tekun kerja keras. keraja keras. ulet. modeling. tekun. ulet. - Pengama tan perilaku Buku Paket. Bahan. Alquran dan hadits - 14 . . ketelitia n Alokas i Waktu (menit ) 2x45 Sumber. tekun. ulet. buku bacaaan lain yang relevan. serta kecakapan menggali informasi) Mendiskus ikan tugas dan peran malaikat bagi kehidupan Menjelaska n kerja keras. atau alat SILABUS Kompetensi Dasar Akhlak 11. Membiasa -kan berperilak u terpuji 11.Lampiran Lampiran 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompeten si : : Pendidikan Agama Islam : VII (Tujuh)/2 (Dua) Mater i Pokok Pengalaman Belajar Indikator Jenis Tagihan Penilaian Bentuk Instrume n Lembar observasi Contoh Instrum en Aspekaspek yang diamati berkaiat an dengan ketekun an.1 kerja Menjelaskan keras.

dan bekerjasama) 15 .manusia (Kecakapan hidup: kesadaran akan potensi dan eksistensi diri. kecakapan komunikasi lisan. tulisan.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : : : : : : Pendidikan Agama Islam VI1 / I 1 (Satu) dan 2 (Dua) 2 x 45 menit Menerapkan hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah .Ceramah dan tanya jawab .Menerapkan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah dalam bacaan surat-surat Al-Qur'an dengan benar Menjelaskan pengertian "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah Memperaktekkan bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah Hukum Bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah .Peraktek Mampu menerapkan hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "A'" Qamariyah dengan benar Indikator : Materi Ajar : (Materi Pokok) Metode : Pembelajaran Tujuan Pembelajaran : 15 .Membedakan hukum "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah .Menjelaskan hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah .

Selanjutnya siswa membaca ayat-ayat Al Qur'an yang mengandung hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah. b. kemudian diikuti oleh teman-temannya di bawah bimbingan guru. Setelah para siswa selesai membaca secara klasikal. guru melakukan tanya jawab tentang hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah. Konsolidasi Pembelajaran Guru menunjuk seorang siswa yang sudah fasih membaca surat-surat tertentu untuk menunjukkan bacaan "Al" Qamariyah dan "Al" Syamsiyah dengan benar. guru dan para siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut: (i) Eksplorasi . Kegiatan Inti Dalam kegiatan inti. guru menunjuk siswa untuk membaca potongan-potongan dari surat Al Qur'an serta menunjukkan hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah. guru mengajukan 16 (ii) . Siswa menyiapkan kitab suci Al Qurán Secara bersama membaca Al Qurán selama 5 – 10 menit Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan diajarkan dengan kompetensi dasar yang akan dicapai.Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang materi pembelajaran "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamaryah.Langkahlangkah a. Selanjutnya. - Kegiatan Awal Guru-Siswa memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah dan kemudian berdoá bersama sebelum memulai pelajaran. Guru meminta siswa untuk membuka Al Qur’an.

Membaca ayat-ayat Al Qur'an yang mengandung hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah terjemahannya SMP kelas VII Buku pelajaran PAI Al Qur’an dan Bahan/Sumber Belajar : LEMBAR PENILAIAN I....... Tes Tertulis No.Penilaian : Tes Tertulis .... Tulislah contoh kata-kata dari ayat Al Qur'an yang mengandung bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah? Contoh bacaan "Al" Syamsiyah: Contoh bacaan "Al" Qamariyah: 17 . Butir – butir Soal Apa yang dimaksud dengan Nilai = .. Kunci Jawaban "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah? "Al" Syamsiyah adalah "Al" yang terdapat dalam kata dari ayat-ayat Al Qur'an yang tidak dibaca..Pemahaman hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah Tes Perbuatan . "Al" Qamariyah adalah "Al" yang terdapat dalam kata dari ayat-ayat Al Qur'an yang dibaca dengan jelas..

18 .

= Membaca lancar dan baik = Membaca lancar kurang baik = Membaca Terbata-bata = Tidak dapat membaca Skor Tes Perbuatan : = 80 – 90 = A = 70 – 79 = B = 60 – 69 = C = 50 – 59 = D = kurang dari 50 = E Nama Siswa Kemampuan Membaca 1 2 3 4 5 = Membaca Terbata-bata dengan bantuan guru III. Tes Perbuatan: Melafalkan bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qamariyah No. 2. 3. 5. 4. 19 . 4. laporan rekan guru dan pegawai lainnya. dan laporan dari orangtua murid atau siswa LEMBAR TUGAS Susunlah beberapa ayat Al Qur'an yang mengandung hukum bacaan "Al" Syamsiyah dan "Al" Qomariyah dengan benar di atas kertas yang telah disediakan. 1 . Kemudian kumpulkan untuk dinilai kebenaranya.II. 3. dst Keterangan : 1. Portofolio Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio dimana guru mencatat pengalaman agama berdasarkan antara lain: apa yang dilihat. 2. 5.

OHT. sekolah dan masyarakat Artikel dan gambar/foto dari media cetak dan elektronik tentang perilaku siswa yang baik di sekolah Lingkungan sekolah. Mendiskusikan contoh perilaku yang mencerminkan gambar dan rupa Allah 2. memelihara dan menyelamatkan manusia serta seluruh ciptaan PENGALAMAN BELAJAR INDIKATOR PENILAIAN ALOKASI WAKTU 8 2/3 JP MATERI POKOK SUMBER/BAHAN/ALAT 2 1. VCD. Menghargai dirinya sebagai gambar dan rupa Allah melalui perilaku di sekolah 1. Arti gambar dan Rupa Allah 2. misal : Gambar perilaku yang sesuai dan yang tidak sesuai dengan gambar dan rupa Allah Alat : OHP. Melakukan penelaahan Alkitab (Kejadian 1 : 26 -31) 3. lingkungan. Membuat kliping contoh perilaku manusia sebagai gambar dan rupa Allah 2. keluarga. Menjelaskan makna manusia sebagai mahkota ciptaan Allah SILABUS : : : : SMP Pendidikan Agama Kristen VII / 1 Menjelaskan karya Allah dalam menciptakan. Mandat untuk berkarya 3 1. Mengungkapkan contoh tindakan yang mencerminkan gambar dan rupa Allah • • • • • • Produk Tugas Mandiri Tugas Kelompok Pengamata n perilaku Observasi Unjuk Kerja 2/3 JP 19 . Spidol Jawab n Tindakan yang mencerminkan gambar dan rupa Allah 1. gambar perilaku manusia dan lingkungannya. Mendeskripsikan hakekat manusia sebagai gambar dan rupa Allah 2. Kertas Karton.Lampiran 2 NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS/SEMESTER STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1 1. 4 Menjelaskan makna manusia sebagai gambar dan rupa Allah • • • • 5 Tes Lisan Tanya Tes Tertulis Pengamata 9 Alkitab Komunitas remaja. Menuliskan hasil pengamatannya tentang perilaku siswa dalam lingkungan sekolah 3.

3 Mendata beberapa perilaku manusia dalam memelihara ciptaan Allah secara bertanggung jawab bahwa manusia adalah sebagai gambar dan rupa Allah Membuat laporan kegiatan keagamaan sebagai wujud ibadah selama satu minggu dalam membersihkan dan memelihara lingkungan sekolah Menuliskan Doa syafaat sebagai wujud bahwa manusia adalah gambar dan rupa Allah Mempresentasikan laporan kegiatan keagamaan Membacakan Janji atau slogan Mendiskusikan perilaku manusia memelihara ciptaan Allah yang sesuai dan tidak sesuai dengan hakekat manusia sebagai gambar dan rupa Allah Membiasakan diri memelihara ciptaan Allah. 20 . 3. 6.1 2 Pemeliharaan ciptaan Allah 1. Menjunjung tinggi perilaku manusia yang sesuai dengan kehendak Allah. 8. 4. 5. 7. Spidol 2. Gambar tentang perilaku manusia yang memelihara ciptaan Tuhan. Mewujudkan tindakan sebagai manusia yang segambar dan serupa dengan Allah • • • 5 Unjuk Kerja Produk Tugas Mandiri • Tes Tertulis • Pengamata n Perilaku 6 4/6 JP 7 Lingkungan sosial. Buku Teks Alat : Kertas. 4 3.

Melaksanakan mandat untuk berkarya sebagai ciptaan yang segambar dan serupa dengan Allah I.Pemeliharaan ciptaan Allah III. ketepatan waktu) Unsur penilaian dalam produk : Kerapian. pengalaman siswa. kaset lagu rohani.Sumber : Alkitab (Kejadian 2). alat musik daerah.Mandat Untuk Berkarya . memelihara.Doa bersama lalu menyanyikan lagu. tape.Siswa melakukan kegiatan nyata/konkrit yang mencerminkan tindakan sebagai ciptaan yang mulia . Diskusi / Presentasi Kelompok. Materi Ajar (Materi Pokok) : .Mewujudkan tindakan sebagai manusia yang "segambar dan serupa dengan Allah dalam melaksanakan mandat untuk berkarya : . contoh tema : Kasih .Menjelaskan makna sebagai Gambar dan rupa Allah . Ceramah.Doa bersama lalu menyanyikan lagu. Buku nyanyian anak. Metode Pembelajaran : Role Play. dll. dan menyelamatkan manusia serta seluruh ciptaan : Menjelaskan makna manusia sebagai mahkota ciptaan Allah : . Alat dan Sumber Belajar : . urutan dan bahan penyajian 21 . Penilaian : Unjuk Kerja dan Produk Unsur penilaian Unjuk Kerja : Penampilan (Sikap / minat. . pemilihan / kesesuaian bahan dengan tema.Siswa mempresentasikan contoh tindakan manusia sebagai gambar dan rupa Allah dalam bentuk Role Play secara berkelompok .Siswa membuat kliping dengan tema : Manusia segambar dan serupa dengan Allah . dll VI.Siswa mendiskusikan hasil kliping tentang contoh tindakan manusia yang mencerminkan gambar dan rupa Allah . Pengamatan IV. Langkah-langkah Pembelajaran : Kegiatan Awal .Guru dan siswa membuat kesimpulan tentang tindakan yang tepat sebagai gambar dan rupa Allah Kegiatan Penutup .Mengungkapkan contoh tindakan yang mencerminkan gambar dan rupa Allah . Radio.Arti gambar dan rupa Allah .Memahami makna manusia sebagai gambar dan rupa Allah . contoh tema : Kasih V.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Pendidikan Agama Kristen : VII / 1 :4 : 2 x 40' : Menjelaskan karya Allah dalam menciptakan. gambar. VCD. Tujuan Pembelajaran II. Tanya Jawab.Tanya jawab tentang konsep manusia sebagai gambar dan rupa Allah Kegiatan Inti .Tindakan yang mencerminkan gambar dan rupa Allah .Alat : TV.

3 Standar Kompeten si Menampilk an perilaku kemerdeka an mengemuk akan pendapat Kompeten si Dasar Indikator Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Aloka Sumber/ Jenis Bentuk si alat belajar tagihan instrum Wakt en u 2 x 40’  Buku  Tertulis  Pilihan paket PKn  Perilak ganda kelas VII u siswa  Uraian  UUD 1945 dalam  Lapora pasal 28 diskusi n dan pasal kelomp diskusi 28E ayat 3 ok kelom  UU no. bertanggun yang bebas dan  Mencari g jawab bertanggung informasi jawab mengenai cara mengemukakan Memberi contoh pendapat yang peristiwa bebas dan demonstrasi yang bertanggung terjadi di jawab.Lampiran 3 Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN : Sekolah Menengah Pertama MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan KELAS/SEMESTER : VII/2 TAHUN PELAJARAN : 2006/2007 N o.9 pok tahun  Lemba 1998 r tentang penga kemerdek matan aan diskusi menyamp kelom aikan pok pendapat di muka umum  Media cetak Menguraika Menjelaskan Menampilk  Mencari n an perilaku makna informasi pentingnya kemerdeka kemerdekaan mengenai kemerdekaa mengemukakan an makna n pendapat yang mengemuk kemerdekaan mengemuka bebas dan akan mengemukakan kan pendapat bertanggung pendapat yang pendapat jawab bebas dan secara bertanggung Menjelaskan cara bebas dan mengemukakan jawab. yang dilaksanakan  Mencari secara bebas dan informasi 22 . Indonesia.

Menunjukkan perilaku kemerdekaan mengemukaan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran mengenai contoh peristiwa yang terjadi di Indonesia.N o. yang dilaksanakan secara bebas dan bertanggung jawab.  Mencari informasi mengenai perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat yang bebas dan bertanggung jawab Aloka si Wakt u Sumber/ alat belajar Penilaian Jenis Bentuk tagihan instrum en 23 . Standar Kompeten si Kompeten si Dasar Indikator bertanggung jawab  Menguraikan pentingnya kemerdekaan mengemukakan secara bebas dan bertanggung jawab.  Mencari informasi mengenai pentingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab.

Standar Kompeten si Kompeten si Dasar Indikator Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran  Mendiskusikan peristiwa demonstrasi yang terjadi baru-baru ini. Aloka si Wakt u Sumber/ alat belajar Penilaian Jenis Bentuk tagihan instrum en 24 .N o.

C.    24 .  Menunjukkan perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab.  Memberi contoh peristiwa demonstrasi yang terjadi di Indonesia.Penerbit Epsilon Grup  UUD 1945 amandemen ke-4 pasal 28 dan pasal 28E ayat 3  UU no. Standar Kompetensi Menampilkan perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat. F. yang dilaksanakan secara bebas dan bertanggung jawab. D. 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum  Media cetak  koran Metode Pembelajaran Informasi dari Guru Informasi dari media cetak Diskusi kelompok H. G. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menampilkan perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MATA PELAJARAN : Pendidikan Kewarganegaraan KELAS/ SEMESTER : VII/2 ALOKASI WAKTU : 2 X 40’ B. E.  Menguraikan pentingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Indikator  Menjelaskan makna kemerdekaan mengemukakakn pendapat yang bebes dan bertanggung jawab. Sumber/ Alat Belajar  Buku paket PKn kelas VII dari . Materi Ajar Menampilkan perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat.Penerbit Tim Grasindo . Kompetensi Dasar Menguraikan perntingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab.  Menjelaskan cara mengemukakan pendapat yang bebas dan bertanggung jawab.

Siswa menggali informasi dari buku paket. Guru menyampaikan kompetensi dasar yang hendak dicapai yaitu menguraikan pentingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. Secara perwakilan. Guru menyampaikan metode pembelajaran yang hendak dilaksanakan. Guru memberi penguatan-penguatan berdasarkan hasil diskusi kelompok. J. Bersama Guru. UU no. Guru membuka pelajaran dengan salam. Guru membagi siswa dalam 10 kelompok yang terdiri dari 4 siswa. 3. Menutup pelajaran dengan salam.pengamatan dalam diskusi kelompok 2. UUD 1945. 2.laporan diskusi  Perilaku siswa . Guru Pengajar PKn 25 . Kegiatan Akhir 1.9 tahun 1998 dan media cetak. 4. 3. kemudian mengambil kesimpulan. Penilaian 1. 2. yaitu diskusi kelompok setelah sebelumnya siswa menggali informasi dari berbagai sumber pembelajaran.ulangan harian . 4. siswa menyampaikan hasil diskusi kelompok. Siswa merangkum materi. siswa membuat kesimpulan dari diskusi kelompok. Guru memotivasi siswa agar giat belajar. Siswa mengumpulkan hasil diskusi kelompok dalam bentuk laporan tertulis. Bentuk Instrumen  Pilihan ganda  Uraian  Lembar pengamatan Mengetahui. Kegiatan Inti 1. 2. Jenis tagihan  Tes tertulis .I. Siswa melaksanakan diskusi kelompok yaitu membahas peristiwa demonstrasi kelompok FPI yang menentang penerbitan majalah Playboy. Strategi Pembelajaran Kegiatan Awal 1. Kepala SMP negeri 238 Jakarta. 3. 5. 4.

. a. 131 259 253 Ria P. b. Kebebasan yang bertanggung jawab mengandung makna. MM NIP. rapat umum c.. e.Drs. Kebebasan sesuai peraturan perundangan. Bebas berbuat tapi bertanggung jawab 26 . Pilihan Ganda 1.. Ali Nurdin. Nurmiati Lembar Pengamatan Diskusi Kelompok No. Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih untuk mengeluarkan pikiran secara demonstratif di muka umum. pawai b. disebut kegiatan... Kebebasan tanpa ada batas. d. a... Nama Siswa Kelompok Keseriusan Kerjasama Nilai Hasil Diskusi Nilai Rentangan Nilai Keseriusan dan Kerjasama A = Amat Baik B = Baik C = Cukup D = Kurang E = Kurang Sekali Nilai Hasil Diskusi antara 50 – 100 Ulangan Harian Mata Pelajaran: PKn Kelas/ Semester : VII/ 2 Materi Pokok : Menampilkan perilaku I. Negara membatasi kebebasan warganya. Unjuk rasa/ demonstrasi d. mimbar bebas 2. c. Bebas membatasi kebebasan warganya.

a. Komnas HAM c. Esai 1... a. MK 5.. Kebebasan mengemukakan pendapat dalam negara Indonesia bersifat.. demonstrasi 4. 4. bertanggung jawab II. rapat umum c. yaitu. Para anggita FPI menentang penerbitan majalah Playboy Indonesia dengan cara. Penyampaian pendapat dapat dilakukan melalui lembaga negara sebagai penyalur aspirasi rakyat.... Seberapa pentingkah menyampaikan pendapat itu dilaksanakan secara bebas dan bertanggung jawab? Mengapa? 5. Sebutkan UU yang mengatur tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat baik secara lisan dan tulisan dijamin dalam UUD 1945 pasal . 2. pawai b.. terikat d. Tulislah dengan benar bunyi pasal 28E ayat 3! 3.. MA d. seluas-luasnya b. a. semu c. diskusid.3. DPR b. Sebutkan perilaku-perilaku para demonstran yang dilakukan pada pelaksanaan demonstrasi yang tidak bertanggung jawab! 27 .

28

Lampiran 4
SATUAN PENDIDIKAN : Sekolah Menengah Pertama MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia KELAS/ SEMESTER : VIII/ 1 TAHUN PELAJARAN : 2006/2007 JENIS TEKS/ MATERI: Tuntutan Moral N o. 1 Kompete nsi Dasar Membaca dan mendiskus ikan cerpen Tujuan Pembelaja ran 1. mampu menentuk an alur cerpen yang dibaca 2. mampu mendeskr ipsikan nilai-nilai kehidupa n yang ada dalam cerpen 3. mampu merefleks ikan dan mengaitk an nilainilai yang Materi Pokok Memba ca wacana tema Tuntuta n Moral Kegiatan Pembelaja ran Lisan A. Awal 1. Menguca pkan salam Aloka si wakt u 4x 40’ Sumber belajar Jenis tagiha n Teknik Bentuk instrum en Unjuk kerja Pilihan Gand a Contoh Instrumen

-

Buku tes teks Depd iknas 2004 non Buku tes Baha sa dan Sastr a Indon esia untuk SMP

tes haria n tugas

Rubrik

Rubrik Penilaian Aspek Deskrip tor Ketepata 1.Apaka n dan h hasil kelengka bacaan pan isi siswa berisi alur cerpen yang

y a

tid ak

28

N o.

Kompete nsi Dasar

Tujuan Pembelaja ran terdapat dalam cerpen dengan kehidupa n yang nyata.

Materi Pokok

Kegiatan Pembelaja ran

Aloka si wakt u

Sumber belajar

Jenis tagiha n

Teknik

Bentuk instrum en

Contoh Instrumen

Aspek

Deskrip tor tepat? 2.Apaka h jawaban siswa berisi deskrips i nilainilai kehidup an yang sesuai dengan isi cerpen? 3.Apaka h jawaban siswa berisi refleksi dan mengait kan nilainilai yang

y a

tid ak

29

N o.

Kompete nsi Dasar

Tujuan Pembelaja ran

Materi Pokok

Kegiatan Pembelaja ran

Aloka si wakt u

Sumber belajar

Jenis tagiha n

Teknik

Bentuk instrum en

Contoh Instrumen

Aspek

Deskrip tor terdapat dalam cerpen dengan kehidup an?

y a

tid ak

30

2. 3. merefleksi dan mengaitkan nilai-nilai yang yang terdapat dalam cerpen dengan kehidupan nyata B. LKS 2. Kegiatan Inti 1. Siswa menyimpulkan nilai-nilai yang dapat diambil dari cerpen dan cara menemukan nilai-nilai dalam cerpen. Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan manfaat membaca cerpen dalam kehidupan siswa. disertai dengan kejadian-kejadian yang merupakan bukti setiap tahap alur. siswa menemukan isi cerpen dengan kehidupan sehari-hari.Departemen Pendidikan Nasional 2004 . 4. Media dan Sumber Pembelajaran 1. Media Pembelajaran: a.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MATA PELAJARAN : Bahasa Indonesia KELAS/ SEMESTER : VIII/1 ALOKASI WAKTU : 4 X 40’ A. Siswa. mendeskripsikan nilai-nilai kehidupan yang ada dalam cerpen. Penutup 1. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu 1. Melalui diskusi. Pembelajaran dirangsang dengan pertanyaan bagaimana menemukan nilai dalam membaca cerpen. Materi Pokok Membaca wacana dengan tema:”Tuntutan Moral” C. menyimpulkan nilai-nilai dalam cerpen dengan bukti pendukungnya. 3. Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses dan hasil belajar. Sumber Pembelajaran: . 2. Guru mengaitkan materi pembelajaran dengan manfaat membaca cerpen dalam kehidupan siswa.Buku Bahasa dan Sastra untuk SMP D. Guru memberikan tugas pengayaan untuk membaca cerpen lain dan menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. 5. Skenario Pembelajaran Kegiatan Awal 1. 30 . dengan dibantu guru. menentukan alur cerpen yang dibaca. Cerpen remaja awal b. Siswa diajak mengenali ciri-ciri alur dan menemukan alur cerpen dengan bukti pendukungnya. 2. 2.

E. Apakah jawaban siswa berisi deskripsi nilai-nilai kehidupan yang sesuai dengan isi cerpen? 4. 2. partisipasi dalam diskusi dan ketekunan dalam menyelesaikan tugas. b. Kesesuaian tahapan alur dengan bukti dalam cerpen. Penilaian hasil/ proses diarahkan pada ketetapan dalam melakukan proses membaca. Apakah jawaban siswa berisi refleksi dengan mengaitkan nilainilai yang terdapat dalam cerpen dengan kehidupan? Kriteria Penilaian 5 teramati 4 teramati 3 teramati Di bawah 3 Ya Tidak = = = = 10 9 8 (batas lulus) belum lulus 31 . Rubrik Penilaian Aspek Ketepatan dan kelengkapan isi Deskriptor 1. Penilaian hasil mengukur keterampilan siswa dalam menemukan alur dan buktinya serta nilai dan alasannya. Apakah semua tahapan alur disertai dengan kejadian-kejadian yang merupakan bukti yang tepat? 3. Apakah hasil bacaan siswa berisi urutan alur cerpen yang tepat? 2. Hasil temuan dinilai dari segi: a. Kesesuaian nilai-nilai dengan bukti dalam cerpen dan alasannya. Penilaian 1. kemampuan bekerja sama.

32 .

dengan guru dan teman. Alokas i waktu 10 jam pelajar an (belum termas uk untuk terstruk tur dan mandiri ) Sumber/Bah an/Alat Contoh-contoh teks yang sesuai (lisan dan tulis). Penilaian Penilaian otentik dengan unjuk kerja (performanc e) 32 . Tema My Family Sub-Tema Family life Indikator Siswa terbiasa menyapa orang lain dengan ungkapan yang benar dalam bahasa Inggris sesuai dengan waktu dan orang yang diajak bicara. sapaan.Lampiran 5 Silabus Nama Sekolah : SMP Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas/Semester : I/1 Tujuan: Siswa dapat berkomunikasi secara lisan dan tulis dalam bahasa Inggris dalam wacana transaksional dan interpersonal dalam konteks kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan lingkungan terdekat siswa.sapaan . terutama dalam .Perkenalan diri/orang lain . terutama di lingkungan sekolah.ucapan terima kasih Pengalaman Belajar Siswa membiasakan diri untuk berinteraksi dalam hal perkenalan. ucapan terima kasih dan permintaan maaf dalam konteks kehidupan nyata. termasuk yang diucapkan oleh guru secara rutin atau yang diambil dari buku teks atau seumbersumber lain. Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar ListeningSpeaking Siswa dapat berinteraksi secara interpersonal sangat sederhana dengan lingkungan terdekat.

Siswa dapat meminta dan memberi informasi tentang nama bendabenda di Home environmen t Siswa dapat menyebutkan nama bendabenda yang ada di rumahnya.permintaan maaf Sub-Tema Indikator Pengalaman Belajar Penilaian Alokas i waktu Sumber/Bah an/Alat Identity Siswa dapat menyebutkan anggota keluarga inti dan terdekat. dan alat bantu belajar yang sesuai yang terdapat di lingkungan hidup siswa (termasuk di rumahnya). Jika ada. audio/visual. dsb. tayangan atau rekaman elektronik di TV. 33 . Orang.Tema Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar . kaset.

Siswa dapat membaca nyaring teks-teks bacaan pendek dengan ucapan.Things in my kitchen … Reading Identity . intonasi. Indikator Pengalaman Belajar Penilaian Alokas i waktu Sumber/Bah an/Alat . seperti: .Siswa dapat memahami hubungan anggota keluarga inti dan terdekat yang disebutkan dalam teks fungsional pendek.Tema Standar Kompetensi/ Sub-Tema Kompetensi Dasar lingkungan sekitar. dan tata bahasa yang benar. .Siswa dapat menyebutk an hubungan - - 34 .Things in my bedroom .

intonasi. Pengalaman Belajar Penilaian Alokas i waktu Sumber/Bah an/Alat .’ . . ‘I like my uncle.Tema Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar Sub-Tema Indikator keluarga orangorang yang disebutkan dalam teks pendek.’.Hom e environ ment - - 35 . dengan bantuan family tree.Siswa dapat membaca nyaring teks-teks bacaan pendek dengan ucapan.Siswa dapat memahami benda-benda di lingkungan sekitar yang disebutkan dalam teks fungsional pendek. His name is …. seperti: ‘Rini is my …. She’s beautiful.

Menulisk an anggota keluarga inti dan terdekatny a. dan tanda baca yang benar.Siswa dapat menghasilkan teks fungsional pendek untuk memperkenalk an anggota keluarga inti terdekatnya. .Tema Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar Sub-Tema Indikator dan tata bahasa yang benar. Pengalaman Belajar Penilaian Alokas i waktu Sumber/Bah an/Alat Writing . … 3 My … - My 36 .Siswa dapat menyebutk an bendabenda yang disebutkan dalam teks fungsional pendek. ejaan. dengan tata bahasa.Identi ty . .

Tema School Standar Kompetensi/ Kompetensi Dasar Sub-Tema Classroo m .My teachers .The Canteen .Brea k time Indikator Pengalaman Belajar Penilaian Alokas i waktu Sumber/Bah an/Alat 37 .

.Siswa dapat menyebutkan nama benda-benda yang ada di rumahnya dengan ungkapan seperti: ‘I have a big bed.permintaan maaf Indikator . sapaan. my living room is small but nice. berterimakasih kepada guru dan teman dalam 36 .’. dengan ungkapan seperti ‘This is my father.Siswa dapat menyebutkan anggota keluarga inti dan terdekat. terutama dalam .sapaan . dengan ucapan dan tata bahasa yang benar. Materi Ajar Tema: My Family Sub-Tema: Family Life Identity Home Environment Metode Pembelajaran Family Life: Tatap Muka Mengamati model interaksi interpersonal yang diperagakan oleh guru atau teman Terstruktur PR: menghafal secara lisan model percakapan pendek tertulis yang diberikan guru Mandiri Siswa membiasakan diri untuk menyapa. .Perkenalan diri/orang lain .Model Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Nama Sekolah : SMP Mata Pelajaran : Bahasa Inggris Kelas/Semester : I/1 Alokasi waktu : 10 jam Tujuan : Siswa dapat berinteraksi secara lisan dalam bahasa Inggris terutama dalam hal perkenalan diri dan orang lain. meminta maaf. ucapan terima kasih dan permintaan maaf SK dan KD Listening-Speaking Siswa dapat berinteraksi secara interpersonal sangat sederhana dengan lingkungan terdekat.ucapan terima kasih . This one is my mother.Siswa terbiasa menyapa orang lain dengan ungkapan yang benar dalam bahasa Inggris sesuai dengan waktu dan orang yang diajak bicara.

Alat dan Sumber Belajar Family Life .Contoh-contoh teks fungsional pendek tertulis dari buku teks atau sumber-sumber lain Identity .Ucapan-ucapan guru ketika mengajar dengan bahasa Inggris . orang tua atau orang lain di sekitarnya (jika ada).Tatap Muka Terstruktur Mandiri bahasa Inggris setiap kali ada kesempatan yang tepat. Mandiri Berlatih secara terus menerus menyebutkan hubungan keluarga antar orang-orang yang ada di sekitarnya atau siapa saja yang diketahui. terutama dalam mata pelajaran Bahasa Inggris Identity Tatap Muka Mengamati model cara menyebutkan hubungan keluarga dalam keluarga inti dan keluarga terdekat Terstruktur PR: menyebutkan orang-orang dan hubungan keluarga dalam keluarga inti dan keluarga terdekat: diri sendiri.Orang-orang dalam keluarga inti dan keluarga dekat siswa 37 . saudara. dsb.Gambar . teman. Home Environment Tatap Muka Mengamati model cara mengucapkan nama-nama benda Terstruktur PR: menghafal nama benda-benda yang sudah dipelajari sebelumnya dengan ucapan yang benar Mandiri Dengan bekerja sama dengan temantemannya dan bantuan guru. berusaha mendapatkan namanama dalam bahasa Inggris berbagai benda lain yang terdapat di rumahnya dan lingkungan sekitarnya.

kosa kata Sikap Menulis: Ketepatan penggunaan sebutan untuk hubungan keluarga sesuai dengan bagan silsilah yang diberikan. Pronunciation and intonation b. Nama Siswa: ________ Aspek Yang Dinilai Kelas: _____ Nilai 1 Content Fluency Language a. facial expression. intonasi.Ucapan-ucapan guru ketika mengajar dengan bahasa Inggris . intonasi.Home Environment . 2. gesture) 2 3 4 4. 38 . 3. kosa kata sikap Membaca Pemahaman: Mengidentifikasi hubungan keluarga orang-orang yang ada dalam teks Membaca nyaring: Pengucapan. tulisan tangan Cara penilaian: Tes lisan/tertulis Observasi kelas Penilaian guru Penilaian teman Penilaian diri Portofolio.Contoh-contoh teks fungsional pendek tertulis dari buku teks atau sumber-sumber lain Penilaian Aspek yang dinilai Mendengarkan/Berbicara: Tercapai tujuan (terhibur atau mendapatkan nilai moral yang disampaikan) Penggunaan ungkapan Pengucapan. 1. Grammar c. tata bahasa. tata bahasa. tanda baca. Vocabulary Performance ( eye contact. Ejaan. Contoh Rubrik Penilaian Format Penilaian ‘Retelling Story’ (Menggunakan Skala Penilaian) No.

Jumlah Skor Maksimum Keterangan penilaian: 1 = tidak kompeten 2 = cukup kompeten 3 = kompeten 4 = sangat kompeten 20 Jika seorang siswa memperoleh skor 20 dapat ditetapkan ”sangat kompeten”. 39 . Dan seterusnya sesuai dengan jumlah skor perolehan.

. • Menentukan sifat-sifat perkalian dan pembagian bilangan bulat Tertulis Tertulis Uraian Uraian 2 x 40’ Tertulis Uraian 1. x . -5 – (-6) = 5.Lampiran 6 SILABUS Nama Sekolah : SMP Negeri 238 Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ semester : VII/ganjil Standar kompetensi : Bilangan: Memahami dan dapat melakukan operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah Kompetensi Dasar Materi Pokok • Kegiatan Pembelajaran Indikator Alokasi Waktu 2 x 40’ Sumber/ alat . .2. : dan pangkat bilangan.a. 23 x (-13) = b.Besaran yang operasi menggunakan bilangan bilangan bulat bulat dan pecahan 1.1. 180 : (-6) = c. 7 – 4 = c. Mengguna kan sifatsifat bilangan . 2.-10 4. Apakah arti -25° . -4 + 2 = b.Letak bilangan bulat bulat pada garis dalam bilangan pemecahan . -4 …. -8 …. < a.termo meter Teknik Tertulis Tertulis Penilaian Bentuk instrumen Uraian Uraian Contoh instrumen Bilangan Bulat 1.Penghitungan masalah bilangan bulat dalam suatu operasi campuran Menyebut kan beberapa bilangan bulat • Mengident ifikasi besaran sehari-hari yang menggunakan bilangan bulat • Membuat garis bilangan dan menentukan letak bilangan pada garis bilangan • Memberikan contoh bilangan bulat • Menyatakan sebuah besaran sehari-hari yang menggunakan bilangan bulat negatif • Menentukan letak bilangan bulat • Menyelesaikan + .-2 b. 80 x (24 – 9) 38 . Sebutkan/ tulis anggota bilangan bulat. Tentukan dengan garis bilangan a. Melakukan .Buku teks siswa .. 30°? 3. Isikan lambang > .

7² b.Penggunaan bilangan bulat untuk menyelesaikan masalah • Kegiatan Pembelajaran Menentuka n kuadrat dan pangkat tiga serta akar kuadrat dan akar pangkat tiga • Membuat taksiran hasil perkalian dan pembagian • Mengklasi fikasikan sifat perkalian. Guru Mata Pelajaran Sachrom NIP. 11² c. 19 x 27 b.Bilangan kuadrat .³√ 125 .Buku teks siswa Teknik Tertulis Penilaian Bentuk Contoh instrumen instrumen Uraian Hitunglah a.Taksiran hasil perkalian dan pembagian .Bilangan pangkat tiga . 131 259 253 Jakarta.3 Menyelesaikan operasi bilangan bulat dan mengenal sifat operasi bilangan bulat Materi Pokok . MM NIP. √ 121 d. dan perpangkatan bilangan bulat berpangkat untuk menyelesaikan masalah Alokasi Waktu 2 x 40’ Sumber/ alat . pembagian.Kompetensi Dasar 1.√ 36 . serta akar kuadrat dan akar pangkat 3 • Menaksir hasil perkalian dan pembagian • Menemukan dan menggunakan sifat perkalian. ³√ 1000 Uraian Taksirlah hasil a. 62 : 18 Hitunglah 3 x (-2)³ . pembagian dan perpangkatan bilangan bulat berpangkat untuk menyelesaikan masalah Indikator • Menghitung kuadrat dan pangkat.2³ : 4 Tertulis 2 x 40’ Tertulis Uraian Mengetahui Kepala SMP Negeri 238 Jakarta Drs Ali Nurdin. 131 278 094 39 .

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran c. Mengubah suatu bentuk pecahan ke bentuk pecahan lainnya 3. Siswa mengerjakan latihan. MATERI AJAR Bilangan pecahan .RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata pelajaran Kelas/ Semester Alokasi waktu : Matematika : VII/1 : 2 x 40’ : Standar kompetensi Memahami dan dapat melalkukan operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah Kompetensi dasar : Mengenal bilangan pecahan dan melakukan operasi bilangan pecahan Indikator: 1. B. Guru menjelaskan cara mengubah pecahan biasa ke bentuk 41 . 2. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. e. biasa.Mengurutkan pecahan C. Dengan metode tanya jawab. campuran.Mengubah bentuk pecahan . 3. guru menjelaskan pengertian pecahan dan bentuk sederhana dari suatu pecahan serta memberikan contoh. Membuat model dari suatu pecahan 2. Beberapa siswa mempresentasikan hasil pekerjaannya. Memberikan contoh berbagai bentuk dan jenis bilangan pecahan. Kegiatan inti a. Guru menjelaskan cara mengubah pecahan campuran ke pecahan biasa. METODE PEMBELAJARAN 1. Mengubah bentuk pecahan biasa ke pecahan campuran dan sebaliknya. c. Model pembelajaran : pembelajaran langsung 2. Mendiskusikan soal PR terpilih b. guru membimbing siswa yang kesulitan. LANGKAH PEMBELAJARAN 1. b. Pendahuluan a. Metode : Kombinasi metode tanya jawab dan diskusi D. Mengurutkan pecahan A. d. Guru menyampaikan manfaat mempelajari pecahan.Bentuk pecahan . 2. Membandingkan dua pecahan dengan memperhatikan modelnya.

Siswa mengerjakan latihan. Guru membimbing siswa untuk merangkum pelajaran b. B. PENILAIAN Jenis tagihan Bentuk tagihan : tes formatif : jawaban lisan. Alat: F.campuran. 3. dan guru membimbing siswa yang mengalami kesulitan. ALAT DAN SUMBER BELAJAR A. Ali Nurdin. i. guru membimbing kelompok yang mengalami kesulitan. Guru Mata Pelajaran Drs. Beberapa siswa menuliskan jawabannya di papan tulis. 131 278 094 42 . h. Kegiatan penutup a. f. Guru mengingatkan siswa untuk membaca materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya E. Siswa mengerjakan latihan. tertulis Mengetahui Kepala SMP Negeri 238 Jakarta Jakarta. 131 259 253 Sachrom NIP. Guru memberikan soal PR c. Guru menjelaskan cara membandingkan dua pecahan dengan memberikan contoh. MM NIP. yang lain menanggapi atas jawaban itu. g. Sumber : Buku Teks Matematika kelas VII semester 1.

Praktik .  Mengukur lamanya waktu berlari sejauh 20 m.  Mengukur massa buku dengan menggunakan neraca.  Mengukur diameter lubang pipa dengan menggunakan Alokasi Waktu 3 x 40’ Jenis tagih an  Buku paket .Lampiran 7 Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN : Sekolah Menengah Pertama MATA PELAJARAN : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) KELAS : VII TAHUN PELAJARAN : 2006/2007 Standar Kompetensi N o. dalam Memperhatik kehidupan an sehari-hari keselamatan kerja dalam pengukuran 42 .tes VII  Laboratoriu m  Pesona fisika Sumber/ alat belajar Penilaian Teknik Bentuk Soal instrume n .non tes fisika kelas . teliti dengan panjang. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan Indikator Materi Pokok Pengukura n Kegiatan Pembelajaran  Mengukur panjang meja dengan menggunakan mistar.Laporan (terlam um hasil pir) . n alat ukur dengan yang sesuai menggunaka dan sering n alat ukur digunakan yang sesuai.Kuis praktik . 3 Kompetensi Dasar : 1. 1. menggunaka waktu.Soal kuis Melakukan Melakukan pengukuran pengukuran dasar secara massa.

jangka sorong 43 .

D. Waktu 25 menit Penutup Kegiatan Guru menyimpulkan cara-cara menggunakan Waktu 5 menit 44 . seperti neraca.  Memperhatikan keselamatan kerja dalam pengukuran. Materi Ajar  Besaran Pokok  Satuan  Pengukuran E. jangka sorong. dan stopwatch. Waktu 10 menit Kegiatan Inti Kegiatan Guru menjelaskan cara-cara menggunakan alat-alat ukur dengan menggunakan media pesona fisika. waktu. Indikator  Melakukan pengukuran massa. C. Strategi Pembelajaran (Cara Mengajarkan) Pertemuan 1 ( 1 jam pelajaran )      Pendahuluan Kegiatan Guru membuka pelajaran dengan menceritakan bahwa seluruh benda-benda di dunia dapat diukur atau ada ukurannya. Sumber dan Media Pembelajaran Buku paket kelas VII Silabus LKS Laboratorium Pesona fisika F. Kompetensi Dasar Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. dengan menggunakan alat ukur yang sesuai. panjang. B. mistar. Standar Kompetensi Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan. Siswa mencoba menggunakan alat-alat ukur yang ada.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MATA PELAJARAN : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) KELAS/ SEMESTER : VII/1 ALOKASI WAKTU : 3 X 40’ A.

Pertemuan 2 ( 2 jam pelajaran) Kegiatan Praktik di laboratorium 45 .alat secara benar dan teknik keselamatan kerja di laboratorium.

: Aspek Penilaian Cara Ketelitia Format Penggun n Laporan aan Alat (0 – 30) (0 – 40) (0 – 30) Nama Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 46 .Format Penilaian Kinerja di Laboratorium Hari/ tanggal Kelas : No.

dan makhluk ekonomi. • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. . individu.Lampiran 8 SATUAN PENDIDIKAN MATA PELAJARAN : SEKOLAH MENENGAH PERTAMA : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas VII.Produk/ hasil . . makhluk . . 47 .1 Mendeskrip sikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan Indikator Kegiatan Pembelajaran Penilaian .Tes tertulis .Tanya-jawab mengenai . individu. Penerbit: Piranti Darma Kalikatama.Menjelaskan faktor-faktor yang mendorong manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi.Mendiskusikan mengenai manusia sebagai makhluk individu. .Buku paket Pengetahuan Sosial Ekonomi SMP kelas 1.Tes lisan . dan makhluk ekonomi.Tes sebagai makhuk sosial tertulis dan makhluk ekonomi. makjhluk sosial.Tes lisan faktor-faktor yang mendorong manusia .Menginformasikan • Mengidentifikasi berbagai kegiatan definisi manusia manusia dalam usahanya sebagai makhluk memenuhi kebutuhan. dan makhluk ekonomi. Semester 1 Standar Kompetensi: Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan Materi Pokok: Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral Alokasi Waktu: 2 x 40’ Kompeten si Dasar 1. dan manusia sebagai makhluk makhluk ekonomi.Tes tertulis . Sumber/ alat belajar: . makhluk sosial. makhluk sosial. Suyanto.Menunjukkan gambar • Mengamati yang berhubungan contoh-contoh dengan manusia sebagai perilaku manusia makhluk sosial dan sebagai makhluk makhluk ekonomi individu.Menjelaskan tentang sosial.

Lingkungan sekitar 48 . Media Massa dan Elektronika. Penerbit: PT. Tim Ekonomi SMP.- Buku paket Ekonomi untuk SMP kelas VII. Galaxy Puspa Mega.

Galaxy Puspa Mega. Penerbit: PT. tes non tes tertulis produk/ hasil - 49 .Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SATUAN PENDIDIKAN MATA PELAJARAN : SEKOLAH MENENGAH PERTAMA : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas VII. dan makhluk ekonomi.tes Penilaian Teknik lisan tertulis pilihan ganda essay essay kliping Bentuk instrumen . dan makhluk ekonomi.Tanya• Mengamati jawab contoh-contoh perilaku manusia .Lingkungan sekitar Indikator Metode Jenis tagihan . . Materi Ajar: Manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral Sumber/ alat belajar . membedakan perilaku manusia sebagai makhluk individu.Buku paket Ekonomi untuk SMP kelas VII. . dan makhluk ekonomi.Media Massa dan Elektronika. Semester 1 Standar Kompetensi: Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan Kompetensi Dasar: Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan Tujuan Pembelajaran: Siswa diharapkan mampu mengidentifikasi manusia sebagai makhluk individu.Diskusi . .pertanyaan lisan . dan ekonomi.Observasi sebagai makhluk individu. Tim Ekonomi SMP. Penerbit: Piranti Darma Kalikatama.Tanyasebagai makhluk jawab individu. sosial.Diskusi sosial.Ceramah • Mengidentifikasi definisi manusia . . serta menjelaskan faktor-faktor yang mendorong manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. makhluk . makhluk sosial. Suyanto.Buku paket Pengetahuan Sosial Ekonomi SMP kelas 1. makhluk sosial.

Hasil diskusi: a.. Kerapihan b.. Sikap c.. Nama Siswa : No. Metode .... Pelaksanaan diskusi: a.... Kelengkapan kliping b. Kesesuaian c. Kemampuan menjawab 3.... Kelengkapan bertanya dan Angka Kelas: Nilai (A – D) Kriteria Penilaian A B = Baik sekali (80 – 100) = Baik (70 – 79) 50 .Indikator • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi.pertanyaan lisan pilihan ganda essay - Format Penilaian Kinerja Lembar Penilaian Kinerja Hari/tanggal:.Diskusi Jenis tagihan .tes - Penilaian Teknik lisan tertulis Bentuk instrumen .. Komponen Penilaian Huruf Hasil Pengamatan: a.. 1.. Kesungguhan b.Tanya jawab ... Kresesuain isi dengan materi 2...

C D = Cukup (60 – 69) = Kurang ( < 60 ) 51 .

Buku seni rupa yang terkait .Menebalkan memperjelas sketsa .Radio tape dan kaset 49 .Menyiapkan alat dan bahan berkarya seni rupa 3 dimensi .Membuat sketsa gambar bentuk 3 dimensi yang dipilih .1 Menggambar bentuk dengan objek karya seni rupa terapan tiga dimensi dari daerah setempat Materi Pokok Hasil gambar bentuk 3 dimensi Pengalaman Belajar .Membuat bayangan gambar bentuk Indikator Membuat daftar kebutuhan alat dan bahan Membuat sketsa Penilaian Tes penugasan Alokasi Waktu 2 x 45 Sumber/Bahan/ Alat .Contohcontoh gambar bentuk .Alat bahan Menggambar bentuk sesuai dengan objek yang dipilih .Lampiran 9 SILABUS Nama Sekolah : SMPN Mata Pelajaran : Seni dan Budaya Kelas/Semester : VII/I Standar Kompetensi : Mengekspresikan diri Melalui Karya Seni Rupa Kompetensi Dasar 2.

Motivasi : Guru mengajak siswa untuk melihat contoh gambar atau mengamati bentuk visual karya 3 dimensi yang ada di sekitar kelas atauyang di bawa oleh beberapa siswa 2. Metode Pembelajaran: Pengamatan-pengamatan.Apa seni rupa 3 dimensi itu? . Kegiatan Kegiatan Awal : Pendahuluan Apersepsi : Guru bertanya kepada siswa melihat atau mengamati bentuk-bentuk seni rupa tiga dimensi. 1. demontrasi Langkah-langkah Pembelajaran No.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran: Kelas/Semester Pertemuan ke Alokasi Waktu: Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : : : Seni Budaya VII/I 2 2 x 45 menit Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Menggambar bentuk dengan objek karya seni rupa terapan 3 dimensi dari daerah setempat Membuat sketsa bentuk 3 dimensi sesuai dengan objek yang dipilih ( menggabar tipis Menggambar bentuk (mempertegas garis) 3 dimensi sesuai dengan objek yang dipilih Membuat bayangan gambar sesuai dengan arah (posisi) gambar yang dibuat Agar siswa memeiliki kemampuan menampilkan kreatifitas dan pengalaman esterik dalam bentuk kegiatan berkreasi melalui karya seni rupa. Kegiatan Inti : Guru mengintruksikan supaya siswa menyiapkan alat dan bahan untuk menggambar bentuk 3 dimensi Siswa melaksanakan instruksi guru Alokasi Waktu 5 menit 5 menit 5 menit 50 . Tujuan Pembelajaran : II. Hasil gambar bentuk 3 dimensi dengan objek daerah setempat pilihan siswa I. Materi Ajar : III. .

Guru mengamati kegiatan siswa sambil menilai sikap siswa terhadap kegiatan tersebut .Siswa melanjutkan pekerjaannya membuat gambar 3 dimensi sesuai dengan objek yang dipilih dengan garis nyata Guru memberikan bimbingan pada siswa yang menemukan kesulitan.Untuk lebih membuat suasana nyaman dan menyenangkan guru menyiapkan ilustrasi dengan sajian musik ringan .Siswa meneliti dan merapihkan kembali pekerjaannya Penutup : Guru bersama-sama dengan siswa mengadakan refleksi terhadap proses dan hasil belajar : Menanyakan senang atau tidak dengan kegiatan tersebut Apa yang dirasakan atau ditemukan pada waktu membuat gambar bentuk Anak menanggapi hasil karyanya sendiri Alokasi Waktu 15 menit 15 menit 15 menit 10 menit 5 menit 5 menit 5 menit V. Penilaian Proses No. Nama Siswa Kepedulian terhadap kegiatan Ketertiban Pengerjaan Karya Kriteria 51 .Siswa secara perorangan mulai dengan mencoba membuat sketsa dengan objek yang di pilih serta ditempatkan pada posisi yang diinginkan oleh masingmasing . Kegiatan .No. Alat dan Sumber Belajar : Buku-buku seni rupa terkait Contoh : gambar 3 dimensi Alat dan bahan Radio tape dan kaset Penilaian : Penilaian proses Penilaian hasil VI.Siswa melanjutkan pekerjaan membuat bayangan dan objek yang di gambar .

80 Ketepatan membuat bayang gambar 70 .70 52 .80 Keterampilan 60 .70 Ketepatan waktu pengumpulan tugas 60 . Nama Siswa Kemiripan Objek yang Digambar 70 .Penilaian Hasil No.

luar dan punggung kaki. menghargai lawan. secara berpasangan berkelompok dengan jarak +6-7m • Melakukan koordinasi gerakan dengan teman satu tim • Bermain sepakbola menggunakan 34 gawang kecil pada ukuran lapangan basket/voli dengan jumlah pemain 6 8 regu perkelompok • Indikator Menendang dan menghentikan bola dengan kontrol yang baik • Mengkoordinasi kan gerakan dengan teman satu tim • Bermain sepakbola dengan peraturan yang dimodifikasi • Penilaian Tes (Praktek) • Non Tes (pengamatan) Alokasi Waktu 12 x 40 menit • • • • • • Sumber/ Bahan/ Alat Media cetak Media elektroni k Lingkun gan Bola kaki Tiang pancang 53 .1 Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama. dan Kesehatan KelasSemester : VII/1 Standar Kompetensi : Mempraktekkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga. toleransi. Olahraga. percaya diri. serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1. bersedia berbagi tempat dan peralatan **) Materi Pokok Permainan Sepakbola • Pengalaman Belajar Menendang bola dengan kaki bagian dalam. keberanian.Lampiran 10 SILABUS Nama Sekolah : SMP/MTs Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani.

Bagian-bagian keseluruhan (Part-part whole) 3. evaluasi proses pembelajaran dan pemberian tugas 54 . siswa dapat bermain sepakbola menggunakan peraturan yang dimodifikasi dengan benar II.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Pendidikan. Demonstrasi 2. berbaris. berdoa. dan Kesehatan Kelas/Semester : VII/1 Pertemuan ke : I dan II Alokasi Waktu : 4 X 40 menit Standar Kompetensi : 1 Mempraktekkan berbagai teknik dasar permainan dan olahraga. Mengkoordinasikan gerakan dengan teman satu tim. Siswa dapat melakukan koordinasi gerakan menendang dengan benar 3. Bermain sepakbola dengan peraturan yang dimodifikasi I. menghargai lawan. Cakupan (Sistim mistar miring) IV. toleransi. bersedia berbagi tempat dan peralatan **) Indikator : Menendang dan menghentikan bola dengan kontrol yang baik. Siswa dapat menendan dan menahan bola menggunakan kaki bagian dalam. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan I a. keberanian. presensi. Materi AjarMateri Pokok: Permainan Sepakbola III. Tujuan Pembelajaran : 1. Saling menilai sesama teman (Resifrocal) 4. luar dan punggung kaki dengan benar 2. Jasmani. serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar : 1. Inti (45 menit) • Melakukan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar • Melakukan teknik menahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar • Bermain dengan peraturan yang dimodifikasi c. Penutup (20 menit) • Pendinginan. Metode Pembelajaran 1. motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran • Pemanasan b. percaya diri. apersepsi. Olahraga. Pendahuluan (15 menit) • Berbaris.1 Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar lanjutan dengan koordinasi yang baik serta nilai kerjasama.

menahan. Bahan dan Sumber Belajar a. Bahan: • Kain untuk membuat bola atau bahan yang lainnya yang tidak membahayakan c. Inti (45 menit) • Penguatan teknik menendang dan menahan bola menggunakan kaki bagian dalam dan luar • Melakukan teknik menendang bola dengan punggung kaki • Koordinasi teknik dasar menendang dan menahan bola • Bermain bola dengan peraturan yang dimodifikasi c. apersepsi. motivasi dan penjelasan tujuan pembelajaran • Pemanasan c. Alat. dan bermain sepakbola b. Non tes • Tugas Pengamatan ………………………………… Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran …………………………. Alat: • Bola kaki/sejenisnya • Tiang pancang b. presensi. berdoa. …………………………………. berbaris.Pertemuan II a. Penutup (20 menit) • Pendinginan. Sumber Belajar: • Media cetak • Media elektronik • Media lingkungan VI. evaluasi proses pembelajaran dan pemberian tugas V. Pendahuluan (15 menit) • Berbaris. 55 . Penilaian a. Tes • Kuis tentang konsep sepakbola • Praktek teknik menendang.

56 .

Membedakan ciriciri media .Mendemonstrasikan cara kerja perangkat .Membandingkan diagram komputer dengan perangkat keras komputer .Mempraktekan secara individual cara kerja perangkat keras komputer . seperti keyboard. CPU.Tes tertulis/unjuk kerja mengenai perbedaan media penyimpan data 56 .Media Penyimpan data Mendiskusikan berbagai media penyimpan data Mendiskusikan cara merawat media Indikator Menggambar diagram komputer Penilaian . Proses. Output . monitor.Mendiskusikan fungsi dasar perangkat keras komputer .Tes tertulis tentang diagram komputer Tes tertulis/lisan tentang fungsi dasar perangkat keras komputer Alokasi Waktu 6 jam pelajaran Sumber/Bahan/ Alat Komp uter Buku/ modul Medi a penyimpan data . printer Pengalaman Belajar .Diagram komputer yang mencakup Input.Membedakan komponen dan fungsi perangkat keras komputer .Mengidentifikasi jenis media penyimpan data .Tes unjuk kerja keras cara kerja perangkat keras . Mempraktikkan keterampilan dasar komputer Materi Pokok .1 Mengidentifikasi berbagai komponen perangkat keras komputer : SMP………… : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) : VII / 2 : 3.Mendeskripsikan fungsi dasar perangkat keras komputer .Lampiran 11 SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 3. mouse.Perangkat keras komputer.

Tes unjuk kerja media penyimpan data 57 . USB.Menggunakan media penyimpan data . disket.Kompetensi Dasar Materi Pokok - Pengalaman Belajar penyimpan data Membandingkan kemampuan media dalam menyimpan data Menyimpan data pada berbagai media (hard disc. dll) Indikator penyimpan data Penilaian Alokasi Waktu Sumber/Bahan/ Alat - .

Output .Diskusi . A. Mempraktikkan keterampilan dasar komputer : 3.Tanya Jawab .Unjuk kerja siswa menggunakan perangkat keras komputer III. media.1 Mengidentifikasi berbagai komponen perangkat keras : . printer . Tujuan Pembelajaran : . mouse.Siswa mampu menterjemahkan gambar komputer .Mendemonstrasikan cara kerja perangkat keras : Teknologi Informasi dan Komunikasi : VII / 2 :I : 2 x 40 menit : 3.Perangkat keras komputer.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAAN Mata pelajaran Kelas/Semester Pertemuan Ke Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar komputer Indikator komputer .Siswa mampu mempraktikan cara kerja perangkat keras komputer II. Kegiatan Awal Guru memberi motivasi kepada siswa dengan berbagai jenis kegiatan.Mendeskripsikan fungsi dasar perangkat keras I. Proses. Materi Ajar (Materi Pokok) : . seperti keyboard. seperti mengemukakan kejadian terkini yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi (dengan harapan siswa menanggapinya) 58 .Siswa mampu menggambar diagram komputer .Kerja kelompok .Diagram komputer yang mencakup Input.Siswa mampu mendeskripsikan fungsi dasar perangkat keras komputer . CPU.Menggambar diagram komputer .Siswa mampu menunjukkan perangkat keras komputer . Metode Pembelajaran : . monitor.Demonstrasi Langkah-langkah Pembelajaran : IV.

.... Kegiatan Penutup .Secara berkelompok.. .Siswa menyimak berbagai pertanyaan yang diajukan oleh guru .....B. . CD ROM .Masing-masing mempraktikkan cara kerja perangkat keras komputer. Monitor .Guru mengemukakan berbagai informasi dan pertanyaan yang berhubungan dengan pembelajaran hari ini .... Alat dan Sumber Belajar : ... siswa menyelesaikan berbagai permasalahan mengenai perangkat keras komputer yang diberikan oleh guru C.. . dapat membantu temannya.Siswa diberi waktu untuk menanggapi baik secara lisan maupun tulisan . 59 .Guru memberikan pertanyaan mengenai keadaan secara keseluruhan (materi ajar. . Kegiatan Inti ... ..Secara berkelompok.Siswa mengajukan berbagai pertanyaan kepada guru .Buku panduan ..Guru berkeliling mengamati cara kerja siswa.Masing-masing siswa menggambar diagram komputer dan mendiskusikannya .Komputer .Guru memberikan masalah pada tiap kelompok untuk ddidiskusikan dan dicari solusinya. Penilaian 1) : Penilaian Tes Tertulis/Lisan Kebenaran Konsep 50% Kelengkapan Kerapihan Diagram 40% 10% Total 100% Diagram komputer Kriteria Bobot Fungsi Perangkat Keras Komputer Kriteria CPU Keyboard Mouse Bobot ...Secara berkelompok..... dan membantu siswa yang belum lancar..dsb) yang dipelajari hari itu .Siswa diberikan tugas yang berkaitan dengan pembelajaran V.. perasaan dan pendapat siswa secara keseluruhan.. .... Printe r ...Bagi siswa yang sudah mahir. ..Alat tulis VI.. membandingkan antara diagram komputer dengan perangkat keras komputer ... . siswa mendiskusikan fungsi dan cara kerja perangkat keras komputer ..

..... 60 . ...2) Diskusi Kriteria Bobot Penilaian Unjuk Kerja Keberanian berpendapat 40% Kebenaran pernyataan 40% Kesopanan 20% Total 100% Demonstrasi Menggunakan Perangkat Keras Komputer Kriteria Ketelitian Keberanian Ketekunan menggunakan mencoba alat Bobot 40% 30% 30% Penyelesaian Masalah Kriteria Memahami masalah Bobot 25% Total 100% Menganalisis Memberi masalah alternatif 25% 25% menyelesaika n masalah 25% ..

bumbu dan alat yang digunakan untuk membuat hidangan makanan pokok .Nara sumber Teknik .Diskusi . majalah.Obser vasi . Macammacam hidangan makanan pokok 2.Uraian . Mengolah hidangan pokok khas Betawi Kegiatan Pembelajaran .Majalah . Kompetensi Dasar  Mengidentifika si dan membedakan hidangan makanan pokok  Mengidentifika si hidangan makanan pokok khas Betawi Indikator  Mampu mengidentifika si macammacam hidangan pokok  Mampu mendeskripsik an teknik pepengolahan macam-macam hidangan  Mampu mengidentifika si dan mengolah hidangan Materi Pokok 1. tentang hidangan makanan pokok .Tes harian Penilaian Bentuk instrumen . mengidentifikasi dan membedakan hidangan makanan pokok No 1.Membedakan macam-macam hidangan Alokasi Sumber Waktu Belajar 6 x 40’ .Buku yang relevan . Mendeskripsikan.Resume Contoh instrumen 61 .Lampiran 12 Silabus Mata Pelajaran Kelas/ Semester Tahun Pelajaran : Mulok Tata Boga : VIII/ 1 : 2006 – 2007 Standar Kompetensi: 1. Teknik pengolahan untuk macammacam hidangan makanan pokok 3. tabloid dan lain-lain.Simulasi .Pengamatan terhadap bukubuku resep.Menganalisa bahan.Kuis .Tanya jawab .

Membuat kliping macammacam makanan pokok Alokasi Waktu Sumber Belajar Teknik Penilaian Bentuk instrumen Contoh instrumen 62 .No Kompetensi Dasar Indikator makanan khas Betawi Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran makanan pokok .

Standar Kompetensi Mendeskripsikan.Memberikan atau mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk membuka wawasan • Kegiatan Inti .Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas/ Semester Alokasi Waktu : : : : SMP Negeri 238 Jakarta Mulok Tata Boga VIII/ 1 6 x 40’ A. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat mengenal dan mengolah macam-macam hidangan makanan pokok dengan beberapa teknik pengolahan. Indikator • Mampu mengidentifikasi macam-macam hidangan makanan pokok • Mampu mendeskripsikan teknik pengolahan macam-macam hidangan makanan pokok • Mampu mengidentifikasi dan mengolah hidangan makanan pokok khas Betawi D.Mengajak siswa untuk mengenal macam-macam hidangan makanan pokok . 1. Pertemuan 2 63 .Melakukan tanya jawab . Strategi Pembelajaran F. Pertemuan 1 • Pendahuluan Apersepsi: . buku pelajaran Tata Boga dan nara sumber G.Mendiskusikan perbedaan dari macam-macam hidangan makanan pokok • Penutup . mengidentifikasi dan membedakan hidangan makanan pokok B. Kompetensi Dasar • Mengidentifikasi dan membedakan hidangan makanan pokok • Mengidentifikasi hidangan makanan pokok khas Betawi C. tabloid. majalah.Mneyimpulkan kegiatan hasil diskusi 2.Mempersiapkan siswa untuk memulai suatu proses pembelajaran . Sumber dan Media Pelajaran Buku Pengetahuan Bahan Makanan yang relevan. Materi Pokok Macam-macam hidangan makanan pokok Teknik pengolahan untuk macam-macam hidangan makanan pokok Mengolah hidangan makanan pokok khas Betawi E.

• Pendahuluan Apersepsi: . Buatlah kliping aneka hidangan nasi berbumbu! 64 .Mendiskusikan macam-macam teknik pengolahan yang digunakan mengolah hidangan makanan pokok . dan observasi. tes tertulis. Bentuk Instrumen Lisan. Ceritakanlah cara membuat nasi dengan teknik dikukus! 2. dan non tes.Menyimpulkan hasil kegiatan diskusi • Penutup Menugaskan siswa untuk mencari contoh-contoh hidangan makanan pokok khas Betawi untuk minggu depan 3. Teknik Tes harian.Mempersiapkan siswa untuk memulai suatu proses pembelajaran . Pertemuan 3 • Pendahuluan Apersepsi: .Mempersiapkan siswa untuk memulai suatu proses pembelajaran . Sebutkan 5 hasil pengolahan beras dengan cara dibungkus! 3. 2.Mempresentasikan hasil diskusi kelompok . Sebutkan 3 teknik mengolah hidangan makanan pokok dari beras menjadi nasi! 2. Penilaian 1. Soal/ Instrumen • Aspek Pemahaman 1. 3. kuis. Sebutkan 2 macam nasi berbumbu khas Betawi • Aspek Penugasan Proyek 1.Memberikan atau mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk membuka wawasan • Kegiatan Inti Melakukan simulasi salah satu contoh hidangan makanan pokok khas Betawi • Penutup Menugaskan siswa untuk membuat kliping tentang macam-macam hidangan makanan pokok H. Jenis Tagihan Tes lisan. dan panduan observasi 4.Memberikan atau mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk membuka wawasan • Kegiatan Inti .

5. 2. Aspek Pemahaman Konsep Sebutkan 3 teknik mengolah hidangan makanan pokok dari beras menjadi nasi Sebutkan 5 hasil pengolahan beras dengan cara dibungkus Sebutkan 2 macam nasi berbumbu khas Betawi Jumlah Skala Kuantitatif 5 4 3 2 1 v v v Jumlah 3 3 3 9 65 . Instrumen Penilaian No. 1. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful