Cara-Cara Pencegahan Penyakit TBC

Posted on 08.04 No Comments Label: Info Kesehatan TBC Adalah suatu penyakit menular yang bersifat menahun dan adanya infeksi pada paru yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis dengan gejala sbb: Penurunan Berat badan Penurunan Kekuatan tubuh Demam Berkeringat malam hari Batuk berdahak lebih dari 4 minggu Tips berikut berguna untuk mencegah Penularan penyakit TBC: 1. Menutup mulut pada waktu batuk dan bersin 2. Meludah hendaknya pada tempat tertentu yang sudah diberi desinfektan (air sabun) 3. Imunisasi BCG diberikan pada bayi berumur 3-14 bulan 4. Menghindari udara dingin 5. Mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk secukupnya ke dalam tempat tidur 6. Menjemur kasur, bantal,dan tempat tidur terutama pagi hari 7. Semua barang yang digunakan penderita harus terpisah begitu juga mencucinya dan tidak boleh digunakan oleh orang lain 8. Makanan harus tinggi karbohidrat dan tinggi protein
http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/08/cara-cara-pencegahan-penyakit-tbc.html

Penggunaan Vaksin BCG untuk Pencegahan Tuberculosis
Posted on January 2, 2008 by farmakoterapi-info Penggunaan Vaksin BCG untuk Pencegahan Tuberculosis (Indah Setiarini, S.Farm / 078115054)

Tuberculosis atau lebih sering disebut dengan TBC adalah infeksi kronis bakteri yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar orang yang terinfeksi oleh bakteri tuberculosis menderita TBC tanpa mengalami gejala, hal ini yang disebut dengan latent tuberculosis. Jika daya tahan tubuh mengalami penurunan karena usia, malnutrisi, infeksi seperti HIV, atau karena faktor lain, bakteri akan aktif dan menyebabkan active tuberculosis.

secara alamiah tubuh memiliki mekanisme pertahanan untuk melawan perkembangan bakteri. mengalami penurunan daya tahan tubuh maka latent tuberculosis akan berkembang menjadi active tuberculosis. Demam. 3. 2. Biasanya pada PPD test (tuberculosis skin test reaction) memberikan hasil positif. Batuk berkepanjangan selama 3 minggu atau lebih. sekitar 8 juta orang di seluruh dunia mengalami active tuberculosis dan hampir 2 juta diantaranya meninggal dunia. 4. Tidak dapat menyebarkan bakteri tuberculosis. Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru.Berdasarkan data WHO. Tidak merasa sakit. Penurunan berat badan. TBC menyebar melalui udara dari satu orang ke orang lainnya. Tidak mengalami gejala TBC. spine. menggigil. . bakteri tuberculosis juga dapat menyerang bagian lain tubuh seperti ginjal. sehingga menimbulkan infeksi terutama pada bagian paru-paru. Bakteri tuberculosis terdapat pada udara ketika orang dengan active tuberculosis mengalami batuk atau bersin. Akan tetapi. 6. Inilah yang disebut dengan latent tuberculosis. Batuk berdahak atau berdarah. dan otak. dapat mengalami perkembangan menjadi active tuberculosis jika tidak menerima terapi. setiap tahun. 4. Pasien yang mengalami latent tuberculosis memiliki ciri-ciri: 1. Orang-orang yang ada di sekitarnya mungkin menghirup udara yang mengandung bakteri ini dan selanjutnya menjadi terinfeksi. TBC seperti telah disebutkan sebelumnya disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis. tetapi masih tetap tinggal di dalam tubuh. 5. Pada beberapa kasus. Nyeri pada bagian dada. 3. Gejala untuk active tuberculosis meliputi : 1. Akibatnya bakteri menjadi inaktif. Kelelahan dan kehilangan selera makan. 2. 5. Pada orang yang terinfeksi oleh bakteri tuberculosis. Active tuberculosis adalah kondisi di mana sistem imun tubuh tidak mampu untuk melawan bakteri tuberculosis yang terdapat dalam tubuh. dan berkeringat pada malam hari. Apabila pasien yang tidak menerima pengobatan.

Tujuan terapi untuk TBC adalah sedapat mungkin bersifat preventif atau pencegahan timbulnya infeksi oleh Mycobacterium tuberculosis dan bila telah terjadi infeksi maka menghilangkan gejala TBC. 2. Selain itu. vaksin BCG juga harus diberikan kepada tenaga kesehatan yang bekerja di lingkungan dengan pasien infeksi TBC tinggi. Walaupun telah digunakan sejak lama. Efikasi dari vaksin tergantung pada beberapa faktor termasuk diantaranya umur. dan beberapa dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Vaksin BCG merupakan suatu attenuated vaksin1 yang mengandung kultur strain Mycobacterium bovis dan digunakan sebagai agen imunisasi aktif terhadap TBC dan telah digunakan sejak tahun 1921. jalur vaksinasi.Diagnosis untuk TBC dapat dilakukan dengan Tuberculin test dan Uji mikrobiologi. atau riketsia) yang diberikan untuk mencegah. Selanjutnya yang akan dibahas lebih lanjut adalah tentang penggunaan vaksin BCG untuk pencegahan TBC. rifampin. Pemberian vaksin BCG biasanya dilakukan secara injeksi intradermal/intrakutan (tidak secara subkutan) pada lengan bagian atas atau injeksi perkutan sebagai alternatif bagi bayi usia muda yang mungkin sulit menerima injeksi intradermal. dan sembuh. karena pemberian vaksin BCG tidak memiliki efek untuk pasien yang telah terinfeksi TBC. meringankan. atau mengobati penyakit yang menular. Pengobatan pada pasien latent tuberculosis. Vaksin BCG tidak diindikasikan untuk pasien yang hasil uji tuberculinnya posistif atau telah menderita active tuberculosis. Vaksin BCG merupakan serbuk yang dikering-bekukan untuk injeksi berupa suspensi. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk terapi TBC adalah : 1. Sasaran untuk terapi TBC adalah pada bakteri Mycobaterium tuberculosis dan pada sistem imun tubuh. Vaksin merupakan suspensi mikroorganisme yang dilemahkan atau dimatikan (bakteri. dan anak-anak yang hasil uji tuberculinnya negatif dan yang berada dalam lingkungan orang dewasa dengan kondisi terinfeksi TBC dan tidak menerima terapi atau menerima terapi tetapi resisten terhadap isoniazid atau rifampin. Sebelum dilakukan pemberian vaksin BCG (selain bayi sampai dengan usia 3 bulan) setiap pasien harus terlebih dahulu menjalani skin test. Sebelum digunakan serbuk vaksin BCG harus dilarutkan dalam pelarut khusus yang telah disediakan secara terpisah. Vaksin BCG sebaiknya digunakan pada infants. Vaksin BCG secara signifikan mengurangi resiko terjadinya active tuberculosis dan kematian. akan tetapi efikasinya menunjukkan hasil yang bervariasi yaitu antara 0 – 80% di seluruh dunia. Penggunaan vaksin BCG (bacille Calmette -Guerin). mencegah keparahan. Pengobatan pada pasien active tuberculosis dengan menggunakan antibiotik (isoniazid. Penyimpanan sediaan vaksin BCG diletakkan pada ruang atau tempat bersuhu 2 – 8oC serta terlindung dari cahaya. Dosis yang digunakan adalah sebagai berikut: . dsb) selama kurang lebih 6 bulan. cara/teknik vaksinasi. virus. 3.

432. WebMD Profesional Publishing http://0-www. pasien yang mengkonsumsi obat-obat kortikosteroid (immunosuppressan). Simon. Untuk anak-anak di atas 12 bulan dan dewasa diberikan 1 dosis vaksin BCG sebanyak 0. terjadi ulcer atau keloid karena kesalahan pada saat injeksi.05ml (0. Kamus Saku Kedokteran Dorland. atau baru saja menerima transplantasi organ. 2002. Kelebihan dosis dan pemberian vaksin pada pasien dengan tuberculin positif.pugwash. Sakit kepala.cdc. 1 Attenuated vaksin : vaksin yang disiapkan dari mikroorganisme atau virus hidup yang dibiakkan di bawah kondisi yang tidak sesuai agar kehilangan virulensinya tetapi tetap mempunyai kemampuan untuk menginduksi kekebalan. in Infectious Disease: The Clinician’s Guide to Diagnosis.1. Sehingga revaksinasi pada anak-anak umumnya dilakukan pada usia 12 -15 tahun. walaupun belum ada data yang menunjukkan efek bahaya dari pemberian vaksin BCG terhadap wanita hamil dan menyusui. Vaksin BCG juga tidak diberikan untuk : 1. Informatorium Obat Nasional Indonesia. 1998.1 ml (0. dan timbul reaksi alergi Beberapa contoh vaksin BCG yang tersedia di Indonesia adalah : Vaksin BCG kering (Bio Farma) dan BCG Vaccine SSI (Statent Serum Institut – Denmark). Perlindungan yang diberikan oleh vaksin BCG dapat bertahan untuk 10 – 15 tahun. Untuk infants atau anak-anak kurang dari 12 bulan diberikan 1 dosis vaksin BCG sebanyak 0. Jakarta. and Prevention. 2. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Harvey E.ac. 431.lib. 2000. Edisi 25. Vaksin BCG dikontra-indikasikan untuk pasien yang mengalami gangguan pada kulit seperti atopic dermatitis. Wanita hamil dan menyusui.1mg).warwick. 2. demam. Treatment. Jakarta Anonim.gov. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.05mg). ECG. Infections due to Mycobacteria. Pasien dengan gangguan imunitas (immunosuppressed) seperti pasien HIV.uk/mmwr/PDF/rr/rr4504. Daftar Pustaka Anonim..PDF diakses tanggal 20 Desember 2007 . Beberapa adverse reaction yang mungkin terjadi setelah pemberian vaksin BCG antara lain:    Nyeri pada tempat injeksi. serta baru saja menerima vaksinasi lain (perlu ada interval waktu setidaknya 3 minggu).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful